cover
Contact Name
Yustina Tritularsih
Contact Email
yustina_tritularsih@atmi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jrsi@unpar.ac.id
Editorial Address
Jalan Ciumbuleuit No. 94, Bandung-Jawa Barat, Indonesia 40141
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Core Subject : Engineering,
Data and Analytics Decision Analysis E-Business and E-Commerce Engineering Economy and Cost Analysis Human Factors Information Systems Intelligent Systems Manufacturing Systems Operations Research Production Planning and Control Project Management Quality Control and Management Reliability and Maintenance Engineering Safety and Risk Management Service Innovation and Management Supply Chain Management Systems Modeling and Simulation Technology and Knowledge Management
Articles 360 Documents
Penerapan Lean Six Sigma dan Activity-Based Costing Pada Perusahaan Garmen PT X Cindy Marika Amalia Wibowo; Kinley Aritonang
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.958 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i1.338.10-19

Abstract

Ketatnya persaingan di dunia industri menuntut perusahaan untuk senantiasa memperbaikikualitas produk yang dihasilkan demi mempertahankan posisi dalam persaingan. PT X merupakansalah satu perusahaan garmen yang menyadari hal tersebut. Walaupun telah memiliki performansiproses yang baik, PT X tetap menginginkan adanya penerapan continuous improvement. Penelitiandilakukan dengan tujuan untuk mengurangi jumlah produk cacat sekaligus mengeliminasi aktivitasyang tidak perlu dengan memperhitungkan biaya. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut,digunakan penggabungan konsep lean dan activity-based costing dalam penerapan metode six sigma.Penerapan konsep lean dalam penelitian berhasil mengurangi waktu produksi per unit sebesar38,62 detik untuk kelompok style BSX, 33,33 detik untuk kelompok style BLX, serta 61,5 detikuntuk kelompok style BSCR. Penerapan metode six sigma berhasil meningkatkan level sigma sebesar0,297s untuk kelompok style BSX, 0,220s untuk kelompok style BLX, serta 0,205s untuk kelompokstyle BSCR. Adanya perbaikan proses menghasilkan penurunan biaya pembuatan produk per unitsebesar Rp. 155,68 untuk kelompok style BSX, Rp. 94,98 untuk kelompok style BLX, serta Rp. 273,64untuk kelompok style BSCR. Total penghematan biaya yang dapat diperoleh apabila menerapkanupaya perbaikan pada periode Januari 2013 Juni 2013 adalah sebesar Rp. 4.877.443,40.Kata Kunci: six sigma, lean, activity-based costing, continuous improvement, garmen
Analisis Evaluasi Usability Website Universitas Negeri di Karawang dengan Model UWIS Muhammad Eldo Abdilah; Aulia Hadining; Dene Herwanto
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (582.617 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3305.89-98

Abstract

Teknologi informasi semakin banyak digunakan oleh perguruan tinggi. Universitas negeri di Karawang memanfaatkanya dalam bentuk website. Website tersebut merupakan website utama dalam sistem informasi universitas yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPT TIK). UPT TIK berencana akan mengembangkan website baru, perlu dilakukan evaluasi terhadap website lama agar user dapat menggunakannya dengan lebih mudah dan memuaskan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memepengaruhi usability website universitas menggunakan metode UWIS (usability assessment and design of web-based information systems) sebagai bahan evaluasi pada website baru yang akan diluncurkan nanti. Perhitungan dilakukan dengan Partial Least Square (PLS) pada software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat dimensi yang berpengaruh terhadap web usability website universitas yang harus diperhatikan oleh pihak terkait, yaitu Consistency (C), Assurance (A), Web Design (WD), dan Satisfaction (SF).
Perancangan Purwarupa Alat Penyiraman Otomatis pada Tanaman Pisang dengan Internet of Things (IoT) Fadjri Ramadhan; Irfan Ardiansah; Roni Kastaman
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.527 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3224.75-80

Abstract

Banana is one of the commodities that have nutritional value and high economic value. In order to produce a nice fruit and a high economic value, these plants must grow well. The Factors that can cause the plant to grow well, one of them is water. Water is used by plants, to grow root, stem, leaves and also maturation the fruit. When the plant doesn’t have water, growth will be stunted even death. In addition to deficiencies, excess water on the plant can also cause spoilage. Therefore, needed a tool which can watering plants, especially banana plant. The tool can be made using Arduino. Arduino is brand platform microcontroller that can control various sensors from soil moisture sensor, humidity sensor even it can apply the concept of the Internet of Things. The purpose of this research is to create a prototype automatic watering tool uses concept of the Internet of Things (IoT) to find out the condition of banana plant in real-time. The results obtained, the automatic watering tool successfully built and functional according the design, starting from the arduino that can control the soil moisture sensor to read current soil moisture, insert the data into the database, and the pump doesn’t on, because the moisture didn’t under 41% or in dry condition during the research. These data also sent to the user with a method of push notification.Keywords: Arduino, Banana, Internet of Things, Pushbullet, Push notification
Implementasi Metode Six Sigma DMAIC untuk Mengurangi Paint Bucket Cacat di PT X Hanky Fransiscus; Cynthia Prithadevi Juwono; Isabelle Sarah Astari
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1386.189 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i2.1297.53-64

Abstract

PT X merupakan perusahaan yang memproduksi paint bucket (ember cat) yang terdiri dari tiga jenis paint bucket, yaitu bucket polos, lid (tutup bucket) dan bucket berlabel. Persentase bucket polos cacat sebesar 1,95%, persentase lid cacat sebesar 0,65% dan persentase bucket berlabel cacat sebesar 6,28%. Peningkatan kualitas paint bucket dilakukan dengan menggunakan metode Six Sigma DMAIC. Pada tahap D (Define) dilakukan pembuatan deskripsi proses produksi, pembuatandiagram SIPOC dan penentuan critical to quality (CTQ). CTQ untuk bucket polos dan lid diperoleh sebanyak dua buah, sedangkan CTQ untuk bucket berlambel sebanyak delapan buah. Pada tahap M (Measure) dilakukan pengukuran performansi sebelum perbaikan berupa rata-rata DPMO.Rata-rata DPMO bucket polos, lid dan bucket berlabel berturut-turut sebesar 7.591,88, 3.420,77 dan 8.109,44. Pada tahap A (Analyze) dilakukan penentuan prioritas perbaikan CTQ dengan membuat diagram Pareto dan mencari penyebab terjadinya cacat pada bucket polos, lid dan bucket berlabel. Berdasarkan diagram Pareto, penelitian fokus memperbaiki 1 jenis cacat pada bucket polos dan lid, yaitu cacat susut dan 5 cacat pada bucket berlabel, yaitu perbedaan tinggi pada pertemuan foil, foil terkelupas, foil hanya menempel sebagian, penempelan tidak menghasilkan pertemuan foil dan bintik putih. Setelah diketahui penyebab terjadinya jenis cacat, dilakukan tahap I (Improve).Tindakan perbaikan yang dilakukan adalah penggunaan infrared thermometer, pembuatan alat bantu, penggunaan microfiber gloves, pembersihan jalur keluar bucket polos, dan lain-lain. Setelahdilakukan perbaikan, dilakukan tahap C (Control). Tindakan perbaikan mengakibatkan terjadinya penurunan nilai rata-rata DPMO pada bucket polos, lid dan bucket berlabel, yaitu berturut-turut sebesar 2.621,54, 1.169, dan 713,69.
Penggunaan Metode Analytic Network Process (ANP) dalam Pemilihan Supplier Bahan Baku Kertas pada PT Mangle Panglipur ~ Alfian; Ignatius A Sandy; Hanif Fathurahman
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.69 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v2i1.334.32-39

Abstract

PT Mangle Panglipur adalah perusahaan yang menerbitkan majalah berbahasa Sunda dimulai21 November 1957. Dalam menerbitkan majalah, dibutuhkan bahan baku yaitu kertas untuk bagiandalam majalah. Dalam memilih supplier yang memasok kertas, perusahaan tersebut menerapkancara yang konvensional. Proses pemilihan supplier yang tidak tepat akan berdampak padapenjualan dari perusahaan karena berhubungan dengan proses produksi dan juga produk yangakan dijual nantinya. Banyak hal yang harus diperhatikan dalam memilih supplier. Dalam prosespengambilan keputusan untuk memilih supplier, harus diperhatikan faktor-faktor (kriteria) yangsatu sama lainnya mungkin saling terkait. Metode Analytic Network Process (ANP) merupakanmetode pengambilan keputusan dengan banyak kriteria yang saling terkait. Permasalahan inidirepresentasikan dalam sebuah sistem dengan ketergantungan (dependence) dan feedback.Keterkaitan yang terdapat pada metode ANP adalah keterkaitan dalam satu set elemen (node comparison)dan keterkaitan terhadap elemen yang berbeda (cluster comparison). Penggunaan metodeANP akan menghasilkan bobot nilai prioritas pada seluruh elemen yang terdapat dalam sistempengambilan keputusan. Dari penelitian yang telah dilakukan di PT. Mangle Panglipur terdapat 4kriteria pertimbangan yang terdiri dari 12 sub-kriteria, dan 3 alternatif pilihan. Berdasarkan darihasil pengolahan data, alternatif supplier CV Karya Jaya terpilih sebagai alternatif supplier terbaikdengan nilai bobot tertinggi sebesar 0,158 kemudian CV Makmur Jaya dengan 0,145 dan CV SinarJaya sebesar 0,134. Maka dari itu, alternatif supplier Karya Jaya merupakan alternatif supplierterbaik bagi pihak perusahaan.Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Pemilihan Supplier Bahan Baku, Banyak Kriteria, KeterkaitanKriteria, ANP (Analytic Network Process).
Perancangan Aplikasi Penunjang Aktivitas Travelling yang Interaktif dan Mobile untuk Paruh baya Menggunakan Teknik Cooperative Prototyping Stefanie Christina; Johanna Renny Octavia Hariandja; Marihot Nainggolan
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.672 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i1.339.27-35

Abstract

Seiring dengan bertambah baiknya perekonomian, teknologi, ilmu pengetahuan terutama ilmukedokteran di Indonesia berdampak terhadap meningkatnya harapan hidup (life expectancy) pendudukIndonesia. Hal ini menyebabkan meningkatnya jumlah paruh baya di Indonesia. Studidan penelitian yang telah dilakukan seringkali tentang performansi golongan lanjut usia (elderly)menggunakan alat-alat elektronik yang berteknologi daripada golongan usia paruh baya (middleagedadults).Secara relatif, paruh baya tidak mendapatkan perhatian yang cukup, padahal golongantersebut masih tergabung pada usia produktif dan seringkali berhadapan dengan teknologi dalamaktivitas sehari-harinya. Travelling merupakan salah satu aktivitas yang digemari sebagian besarparuh baya yang seringkali membutuhkan interaksi dengan teknologi. Penelitian ini bertujuan untukmerancang sebuah aplikasi yang dapat menunjang kelancaran aktivitas travelling bagi paruhbaya.Teknik yang digunakan untuk merancang aplikasi travelling bagi paruh baya adalah cooperativeprototyping dimana partisipan terlibat dalam proses pembuatan prototipe. Penelitian ini melibatkandelapan orang partisipan paruh baya dengan hobi travelling dalam tiap tahap desain dimulai dariidentifikasi kebutuhan, pembuatan daftar kebutuhan, persona, dan skenario, dilanjutkan denganproses desain, pengembangan konsep desain terpilih, pembuatan prototipe, dan evaluasi prototipe.Hasil dari proses desain adalah empat buah konsep desain dari kegiatan design workshopdan diperoleh sebuah konsep terpilih yaitu My Agenda. My Agenda adalah rancangan aplikasitravelling yang menjawab identifikasi kebutuhan paruh baya. Prototipe Trip for Us dibuat setelahkonsep My Agenda dikembangkan lebih jauh. Prototipe yang dibuat adalah low-fidelity prototypeyang selanjutnya diuji coba dalam suatu prototype workshop dan dilakukan perbaikan sehinggadidapatkan prototipe final yang dievaluasi kembali dengan partisipan paruh baya. Hasil evaluasimenunjukkan skor System Usability Scale (SUS) sebesar 70 dengan perbaikan pada fitur Memory.Kata kunci: Travelling, Paruh baya, Cooperative Prototyping
Usulan Perbaikan Proses Pelayanan Loading dan Unloading Kapal di Dermaga Curah Cair PT. X dengan Pendekatan Simulasi Misra Hartati; Irham Hamzah Zah; Fitra Lestari Norhiza; Tengku Nurainun
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1080.878 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3223.113-120

Abstract

Indonesia as one of the biggest archipelagic countries, sees the potential for the need for ports as an inter-island logistics sector. Ports in Indonesia are managed by PT. Indonesian Port, one of the branches of PT. Pelindo is PT. X which has liquid bulk stores specifically for CPO loading and unloading. The problem that occurs is the increase in loading and unloading service time that has exceeded the set resting time, which results in the length of the waiting time for the ship in the pool. So that it will have an impact on the quality of CPO, which causes an increase in the levels of free fatty acids in CPO. Because it is proposed to improve the process of loading and unloading CPO services to minimize queues and reduce ship waiting times. Simulation is completed with ExtandSim software. As for the selected scenario, namely the second alternative scenario showing an increase in service on each pier, the average ship input is 64 ships and the average output is 62 ships, more optimal than conceptual conditions, the proposed calculation of investment costs is the addition of a pipeline of 104,244.00 US $.Keywords:  Extendsim, Port Of Liquid Bulk, CPO, Descrette Event Simulation
Analisis Sektor Basis Perikanan dan Komoditas Unggulan di Kabupaten Karimun Ismu Kusumanto; FNU anwardi; Pitriya Anggeon Sari; Wresni Anggraini; FNU Nofirza
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.242 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3272.81-88

Abstract

Karimun Regency is the one of the regions that is in the development of increasing economic growth and has considerable business opportunities to increase regional economic growth. Karimun regency has natural resources that are still very potential to be developed. Business sector distribution indicators to see the rate of economic growth can be indicated by the number of Gross Regional Domestic Product, indicate that the average growth of the economic sector that provides a largest distrbution from 2010-2017 is the agriculture, forestry and fisheries sector which is equal to 17,05%  and subsector which provides the largest distribution is the fisheries sector in the amount of 71,61%. However, from 2010-2017 the agriculturue, forestry and fisheries sector experienced a slowdown in economic growth of 2,76%. This research aims to analyze the base sector in the fisheries sector using the approach Location Quotient (LQ) method, afterwards the sector which is the potential sector or base is analyzed using the approach Analytical Hierarchy Process (AHP) to determine the leading commodities in the base sector. Results of this research indicate that the sector is the base sector and the main concern of the regional government in increasing regional economic growth in the fisheries sector is the capture fisheries  subsector with the value of LQ > 1, that is 1,32 and the leading commodities in the capture fisheries subsector are cuttlefish with a growth of 0,40 the followed by large pelagic fish 0,30 andthen shrimp commodities of 0,17 and the last is small pelagic fish of 0,12.Keywords : Regional Economic Growth, Fisheries Sector, Location Quotient, Analytical Hierarchy Process
Evaluasi Ergonomi Aktivitas Manual Material Handling pada Bagian Produksi di CV. GMS, Bangkalan Mahrus Khoirul Umami; Andi Dwi Rahman Hadi; Fitri Agustina
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.842 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i2.1298.65-70

Abstract

pada bagian produksi di CV. GMS. Pekerja pada bagian ini mengalami keluhan dan nyeri pada bagian lengan bawah, lengan atas, dan punggung. Pengamatan dilakukan terhadap semua pekerja yang bertugas menangani botol yang sudah terisi yang berjumlah lima orang. Pekerjaan yang diamati adalah memindahkan botol dari ban berjalan ke lantai dan mengirimkannya ke bagian berikutnya. Evaluasi dilakukan terhadap beban kerja dan jadwal kerja-istirahat berdasarkan tinjauan ergonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi yang dikeluarkan oleh kelima pekerja untuk aktivitas yang diamati berada pada kisaran 3,70-4,07 kkal/menit. Dengan demikian, secara fisiologis aktivitas kerja para pekerja dapat diklasifikasikan sebagai kerja sedang. Waktu istirahatyang diberikan secara terjadwal pada jam 12.00-13.00 sudah mencukupi kebutuhan istirahat untuk semua pekerja. Sementara itu, evaluasi dengan Persamaan Pengangkatan NIOSH yang direvisi tahun 1991 menunjukkan Lifting Index (LI) yang lebih besar dari 3. Untuk memecahkan masalah ini, beberapa modifikasi dilakukan pada faktor-faktor pengali dengan metode coba-dan-gagal dalam perhitungan Recommended Weight Limit (RWL), tetapi hasilnya juga tidak memberikan nilai LI di bawah 1. Oleh karena itu rekomendasi yang diberikan adalah menambahkan bangku dan jalur penggelindingan pada akhir ban berjalan. Untuk mengirimkan botol air ke bagian berikutnya, pekerja dapat menggulingkannya ke bangku dan mendorongnya ke jalur yang disediakan.
Perancangan Kursi dan Meja Laptop yang Ergonomis di Universitas Katolik Parahyangan Johanna Renny Octavia Hariandja; Dinda Utami Ishlah
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.331 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v2i1.335.1-11

Abstract

Seiring pesatnya perkembangan teknologi elektronik, jumlah pemakaian laptop di kalanganmahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) semakin meningkat. Laptop dapatmeng-akomodasi kebutuhan mahasiswa akan komputer dengan mobilitas yang tinggi sehinggamereka dapat mengerjakan tugas, laporan atau pekerjaan lainnya di area kampus di sela-selaperkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi serta merancang fasilitas pendukungberupa kursi dan meja untuk menggunakan laptop di UNPAR ditinjau dari aspek ergonomis.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan berpusatkan pada pengguna(user-centered design) yang terwujud melalui langkah-langkah Ergonomic Design Process. Selainergonomis, diharapkan kursi dan meja laptop yang dihasilkan juga memiliki fitur yang sesuaidengan kebutuhan mahasiswa sebagai pengguna laptop. Evaluasi fasilitas yang tersedia saat inidilakukan dengan menggunakan kuesioner Nordic Body Map dan kuesioner mengenai kebutuhan fituryang melibatkan 20 responden mahasiswa. Hasil pengumpulan informasi dari kedua kuesionertersebut menunjukkan bahwa fasilitas saat ini mengakibatkan tingkat cidera otot yang cukup tinggidan belum memenuhi kebutuhan akan fitur yang diinginkan mahasiswa. Selanjutnya dihasilkanbeberapa alternatif konsep kursi dan meja laptop yang kemudian ditentukan konsep terpilihmelalui metode focus group dengan 9 responden mahasiswa. Setelah diperoleh konsep terpilih,rancangan kursi dan meja laptop dilanjutkan dengan membuat prototipe yang memperhatikandata antropometri mahasiswa UNPAR dan daftar fitur yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.Evaluasi terhadap prototipe kursi dan meja laptop yang dihasilkan menunjukkan bahwa rancangankursi dan meja sudah memenuhi 100% dari daftar kebutuhan fitur. Selain itu dari aspek ergonomi,rancangan kursi sudah memenuhi 72% dari daftar kebutuhan ergonomi dan rancangan meja sudahmemenuhi 86.6%.Kata Kunci: ergonomis, kursi, laptop, mahasiswa, meja

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2024): Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 9 No. 3 Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri (Edisi Khusus COVID-19) Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 3, No 2 (2014) Vol. 3 No. 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2013)0 Vol 2, No 1 (2013)0 Vol. 2 No. 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) More Issue