cover
Contact Name
Yustina Tritularsih
Contact Email
yustina_tritularsih@atmi.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jrsi@unpar.ac.id
Editorial Address
Jalan Ciumbuleuit No. 94, Bandung-Jawa Barat, Indonesia 40141
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Core Subject : Engineering,
Data and Analytics Decision Analysis E-Business and E-Commerce Engineering Economy and Cost Analysis Human Factors Information Systems Intelligent Systems Manufacturing Systems Operations Research Production Planning and Control Project Management Quality Control and Management Reliability and Maintenance Engineering Safety and Risk Management Service Innovation and Management Supply Chain Management Systems Modeling and Simulation Technology and Knowledge Management
Articles 360 Documents
Pengendalian Persediaan Produk Obat Herbal pada Permintaan Probabilistik Menggunakan Joint Economic Lot Size Rainisa Maini Heryanto; Yosi Thedi Setiawan; Vivi Arisandhy
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.213 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i1.3252.39-46

Abstract

Integration in supply chain is an important factor to consider. Good integration between entity in supply chain can give some advantages from minimize cost to competitiveness between supply chain.  Company X is manufacturer of herbs medicine which has single distributor to sell the product. Currently, manufacturer and distributor have their inventory control policies and there is no coordination among echelon. It causes the difference number of production lot from manufacturer and the number of order from distributor, consequently total inventory cost become expensive.This research will propose Joint Economic Lot Size (JELS) method that can integrate these two echelons and will give the minimum total inventory cost. The proposed JELS method is integration between Cardenas-Barron model about EPQ backorder and Ben-Daya and Hariga model about integration model between single supplier and single consumer. Calculation process begin with forecasting demand, calculation of actual inventory control at echelon manufacturer and distributor, and calculation of proposed method. The result of calculation process show that total actual inventory cost is 5.500.371,476 IDR/month and the proposed method give 4.604.766,665 IDR/month. The proposed method can give saving about 895.604,811 IDR/month or 16,28%.                      Key words: cost, integration, JELS, inventory
Optimizing Inventory for Chicken Egg Livestock Industry Cherish Rikardo; Alfian Tan; Paulina Kus Ariningsih
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.09 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i1.3089.1-8

Abstract

This study is to give an alternative of an optimum inventory model for chicken egg livestock industry. The characteristic of the egg livestock industry is very unique; since the chicken breeding performance varies. In a particular span of time, the industry might have ameliorating and deteriorating characteristics. Some farmers nourish several generations at the same time. This study generates a mathematical model to optimize the length time between purchases of a chicken generation to get optimum cost by considering demand seasonality. This study is also generating the algorithm to find the optimum solution in a simple way. Future potential researches are also stated.Keywords: Optimization, inventory, egg, chicken, ameliorating
Cluster Industri Kecil Menengah Berdasarkan Kinerja Supply Chain Rahmat Hidayat; Sabarudin Akhmad
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.493 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i2.1295.36-45

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme cluster Industri Kecil Menengah (IKM). Unsur-unsur Cluster didasarkan pada aktivitas sehari-hari yaitu memproduksi produk yang diinginkan oleh pasar. Hasil pengclusteran dan melakukan analisis diskriminan pada faktorpenentu keberhasilan, didapatkan tiga cluster supply chain dan 2 indikator penentu keberhasilan cluster, yaitu harga bahan baku dan kualitas bahan baku. Dua indikator inilah yang akan diusulkan sebagai strategi pengembangan cluster. Pada cluster usaha sedang, IKM lebih mementingkan kualitas bahan baku walaupun harga bahan baku juga sama penting. Namun kepercayaan konsumen terhadap kualitas pada batik yang dihasilkan IKM di cluster usaha sedang menghasilkan nilai penjualan dan laba yang didapat juga besar.
Model Integrasi Metode Zone of Tolerance, Kano, dan Lean Six Sigma untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Online Shop Livia Devina; Y.M. Kinley Aritonang
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (803.214 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v2i1.332.12-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan membangun model terintegrasi untuk meningkatkan kualitas layananpada bisnis online shop. Tingginya pertumbuhan jumlah pengguna internet serta pesatnyaperkembangan teknologi menyebabkan munculnya alternatif bisnis perdagangan melalui mediainternet (online), yang biasa dikenal dengan istilah online shopping. Transaksi perdagangansecara online dinilai lebih efisien dan praktis namun di sisi lain dapat memperketat persaingandagang antar perusahaan, khususnya persaingan dari sisi kualitas layanan yang diberikan. Hal inimenuntut setiap online shop untuk senantiasa menjaga serta meningkatkan kualitas layanan. Suatumetode terintegrasi peningkatan kualitas layanan akan dikembangkan dalam rangka mengatasiketerbatasan masing-masing metode jika digunakan secara terpisah. Studi literatur dan wawancaraterstruktur dengan melibatkan teknik critical incidents dilakukan pada konsumen online shop untukmengidentifikasi dimensi serta atribut yang menjadi indikator penilaian kualitas layanan onlineshop secara global. Atribut-atribut tersebut kemudian dijadikan sebagai input pengukuran kualitaslayanan dengan metode Zone of Tolerance. Metode Kano turut dilibatkan dalam pengukurankualitas layanan untuk membantu mengklasifikasikan atribut-atribut layanan sebagai acuanpenentuan prioritas tindakan perbaikan yang akan dilakukan. Perbaikan kualitas layanan dapatdilakukan dengan menggunakan tahapan metode Six Sigma DMAIC, yaitu Define, Measure, Analyze,Improve, Control. Selain itu, dilakukan pula penggabungan konsep Lean dengan Six Sigmauntuk membantu mengeliminasi pemborosan (waste) pada proses sehingga dapat mempercepatproses pelayanan yang diberikan. Hasil penelitian adalah sebuah model terintegrasi peningkatankualitas layanan online shop yang menggunakan metode Zone of Tolerance, Kano, dan Lean SixSigma dengan 67 atribut pengukuran kualitas layanan.Kata Kunci: Kano, Kualitas Layanan, Lean Six Sigma, Online Shop, Zone of Tolerance
Analisis Pengukuran Produktivitas Menggunakan Metode Marvin E. Mundel Suparno Suparno; Nur Hamidah
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.367 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3345.121-131

Abstract

Competition in many companies can be measured by the level of productivity of the company. CV. Gavra Perkasa Gresik is a manufacturing company engaged in the wood processing industry, among the products produced is turning. So far, the company has never made productivity measurements so that, if output is low, the company thinks it is not good without analyzing the causes specifically and not paying attention to the efficiency of the use of resources (inputs) that are owned. Productivity measurement to find out how the condition of the company's productivity, whether experiencing an increase or decrease, is necessary to measure productivity using the model Marvin E. Mundel. This measurement is carried out on labor input, material, energy, capital and total input. The data needed for productivity analysis is taken from 2016 as the base period and 2017 as the measurement period. The results of calculation of productivity using the mundel model not all inputs have decreased, causing the company's total productivity to be 98.18% which has a good impact on the company.                Keywords: Productivity, CV. Gavra Perkasa, Turning, Marvin E. Mundel
Perancangan Perbaikan Pelayanan Bongkar Muat Dermaga X Dengan Menggunakan Extend Simulasi Misra Hartati; Ahmad Kurniawan; Melfa Yola; Merry Siska
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1560.745 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i1.3217.19-26

Abstract

Large-scale logistics companies deliver products using sea transportation effectively. Company X as one of the pioneer port containers service still has limitations both from minimal stacking capacity and limited equipment, 1 HMC unit and 1 unit reach adapter. The number of containers increases from 2014-2017, but the availability of tools and facilities that needed continue to cause overcapacity problem. This paper aims to determine the yard occupancy ratio (YOR), berth occupancy ratio (BOR) and utility equipment that are in accordance with the standards to prevent overcapacity at port X until 2020. This study uses extend simulation method to make improvements and analysis of conditions that running, the results of the study are recommendations for the addition of 2 units of transport and the addition of reach units of 2 units. For the YOR value, additional capacity from 2,046 TEUs was made to 3,800 TEUs so that the initial maximum YOR was 139.8% to 75.3%, while BOR still in maximum BOR capacity which is 24.0%.Keywords: Container, Discrete Event Simulation, ExtendSim, Port
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja dan Turn Over Intention Karyawan Usaha Kecil Menengah Ronald Sukwandi; Milkha Meliana
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.259 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i1.337.1-9

Abstract

Usaha kecil menengah (UKM) memiliki peran penting bagi perekonomian di Indonesia karenadapat menggerakkan ekonomi yang berbasis kerakyatan. Agar dapat bertahan dalam persainganglobal saat ini, setiap UKM diharapkan dapat selalu meningkatkan kinerja karyawannya. Usahaini dapat dilakukan melalui adanya pelatihan, peningkatan komitmen karyawan, serta pemenuhankepuasan kerja karyawan. Selain kinerja karyawan, hal penting lainnya adalah tingkat turn overintention karyawan, di mana hal ini dapat merugikan UKM bila tingkat turn over intention tersebuttinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yangberpengaruh terhadap kinerja dan turn over intention karyawan UKM serta memberikan usulanperbaikannya. Sehingga UKM dapat meningkatkan kinerja karyawan dan menurunkan tingkatturn over intention karyawannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Partial LeastSquare (PLS). Penelitian ini dilakukan pada UKM Sungkai Indah Jakarta Timur.Kata Kunci: Kinerja Karyawan, Turn Over Intention, UKM, PLS
Analisis Kelayakan Pengembangan Produk Alat Permainan Edukatif dengan Pengenalan Bahasa Arab bagi Anak Usia Dini H. Ekie Gilang Permata; Anisa Laila
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.671 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v8i2.3118.63-74

Abstract

The Educational Game Tool is a game tool that intentionally designed specifically for educational purposes. In the industrial world, doing business in the world of toys is a very prospect and opportunity. Feasibility studies need to be carried out to avoid risk of loss, facilitate planning, facilitate the implementation of work, facilitate supervision and facilitate control. Consideration is carried out on the technical, financial and market aspects and marketing aspects to see whether these children's toys are feasible or not to be produced and marketed. The purpose of the study was to determine the level of feasibility of developing educational game products by introducing Arabic to early childhood in terms of technical, financial, market and marketing aspects. From the results of the study obtained the level of agreement on the market and marketing aspects of the 15 statements given were above 90.29% which means the statements given by each respondent, the respondents agreed. In technical aspect, it is known that balsa wood has a lead time of one week, so the company must do planning and scheduling orders to do safety stock. In the financial aspects, the initial investment needs of Rp. 166,536,000.00, the NPV has a positive value of Rp. 824,715,456.00 with an interest rate of 8%, the IRR is 67% greater than MAAR 8% and PP is obtained for 1 year 7 months 6 days.
Kajian Kecelakaan Kapal di Pelabuhan Banten Menggunakan Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) Lovely Lady; Putri Marliana; Ani Umyati
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.909 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v3i2.1296.46-52

Abstract

Kecelakaan kapal yang tercatat dalam Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas 1 Banten periode Desember 2012 hingga Januari 2014 menyatakan bahwa jenis kecelakaan yang terjadi di Pelabuhan Banten berupa tubrukan atau benturan, kebakaran, kandas dan tenggelam. Kecelakaan kapal jenis tubrukan merupakan kecelakaan yang sering terjadi di Pelabuhan Banten dengan presentase sebesar 63,64% sebanyak 7 kejadian. Penelitan ini memfokuskan terhadap jenis kecelakaan tubrukan kapal. Tujuan penelitian ini adalah mengklasifikasikan penyebab tubrukan kapal kedalam HFACS dan menentukan rating penyebab tubrukan kapal berdasarkan AHP. Hasilidentifikasi dan klasifikasi penyebab tubrukan kapal berdasarkan faktor HFACS yaitu, unsafe acts (tindakan tidak aman) sebanyak 6 penyebab atau 40% dengan rating AHP sbesar 12.24%, preconditions for unsafe acts (kondisi tertentu penyebab tindakan tidak aman) sebanyak 4 penyebabatau 27% dengan rating AHP sebesar 8.51%, unsafe supervision (kesalahan pada pengawasan) sebanyak 2 penyebab atau 13% dengan rating AHP sebesar 8.24% dan organizational influences (pengaruh organisasi) sebanyak 3 penyebab atau 20% dengan rating AHP sebesar 10.84%.
Model Penjadwalan Matakuliah Secara Otomatis Berbasis Algoritma Particle Swarm Optimization (PSO) Dwi Ana Ratna Wati; Yuli Agusti Rochman
Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.94 KB) | DOI: 10.26593/jrsi.v2i1.333.22-31

Abstract

Penjadwalan mata kuliah merupakan pekerjaan rutin yang selalu dilakukan setiap institusipendidikan pada awal semester. Penjadwalan tersebut menjadi sebuah pekerjaan yang rumitdikarenakan persoalan penjadwalan merupakan masalah kombinatorial yang memiliki batasanbatasanyang harus dipenuhi. Batasan tersebut terbagi ke dalam batasan mutlak yang harusdipenuhi seperti ketersediaan ruang kelas dan kapasistasnya, ketersediaan dosen, serta mahasiswadan batasan lunak seperti preferensi dosen dalam memilih waktu mengajar. Solusi terbaik daripersoalan penjadwalan tersebut adalah sebuah jadwal yang mampu mengoptimalkan penggunaanberbagai sumber daya pembelajaran seperti ruang kelas, pengajar/dosen, mahasiswa danmemenuhi peraturan yang berlaku pada sebuah kurikulum. Pada penelitian ini dirancang sebuahmodel penjadwalan mata kuliah secara otomatis berbasis algoritma Particle Swarm Optimization(PSO). Model penjadwalan otomatis ini bertujuan menghasilkan jadwal yang memenuhi semuabatasan mutlak dan meminimalkan total aktivasi batasan lunak berupa preferensi dosen. Kandidatsolusi berupa partikel pada algoritma PSO, merepresentasikan posisi sebuah mata kuliah padasuatu tabel jadwal. Setiap kondidat solusi memiliki nilai biaya yang merupakan jumlah dariaktivasi batasan mutlak dan batasan lunak. Populasi partikel dibangkitkan di awal iterasi danpada setiap iterasi, partikel-partikel tersebut memperbaiki posisinya menuju posisi terbaik, yaituposisi optimum sebuah mata kuliah pada tabel jadwal. Proses ini dilakukan untuk setiap matakuliah yang akan dijadwalkan, sehingga diperoleh sebuah jadwal yang utuh. Berdasarkan hasilpercobaan, model penjadwalan mata kuliah berbasis algoritma PSO dapat melakukan tugaspenjadwalan secara otomatis dan menghasilkan solusi yang memenuhi semua batasan mutlak danmeminimalkan aktivasi batasan lunak. Dengan menggunakan model penjadwalan berbasis PSO,proses penjadwalan menjadi lebih cepat dibandingkan proses penjadwalan manual.Kata Kunci: Penjadwalan mata kuliah, optimasi, algoritma Particle Swarm Optimization

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 14 No. 1 (2025): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 13 No. 2 (2024): Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 12 No. 2 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 10 No. 2 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 10 No. 1 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 9 No. 3 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 9 No. 3 Vol. 9 No. 2 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri (Edisi Khusus COVID-19) Vol. 9 No. 1 (2020): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 2 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 8 No. 1 (2019): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 7 No. 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 7 No. 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 6 No. 2 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 6 No. 1 (2017): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 5 No. 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 5 No. 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 2 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol 4, No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 4 No. 1 (2015): Jurnal Rekayasa Sistem Industri Vol. 3 No. 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol. 3 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2013)0 Vol. 2 No. 1 (2013)0 Vol 2, No 1 (2013) Vol. 2 No. 1 (2013) More Issue