cover
Contact Name
Livana PH
Contact Email
jurkep.jiwa@gmail.com
Phone
+6289667888978
Journal Mail Official
jurkep.jiwa@gmail.com
Editorial Address
Faculty of Nursing and Health Sciences | University of Muhammadiyah Semarang Jl. Kedungmundu Raya No. 18 Semarang Gedung NRC University of Muhammadiyah Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia
ISSN : 23382090     EISSN : 26558106     DOI : 10.26714/jkj
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan Jiwa publishes articles in the scope of mental nursing broadly but is limited, especially in the field of mental nursing in healthy groups, risks, and disorders. Articles must be the result of research, case studies, results of literature studies, scientific concepts, knowledge and technology that are innovative and renewed within the scope of mental nursing science both on a national and international scale.
Articles 819 Documents
Pengaruh Psikodrama terhadap Peningkatan Perilaku Kepatuhan Protocol Kesehatan Covid-19 Pasien Schizophrenia Muhammad Rosyidul Ibad; Muhammad Ari Arfianto
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.103-110

Abstract

Pasien schizophrenia yang memiliki insight yang buruk, kemampuan kognitif yang lemah, dan perilaku maladapative harus mendapatkan treatment untuk tetap patuh terhadap protocol kesehatan agar tidak tertular Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan latihan psikodrama 4 sesi terhadap perilaku patuh protocol kesehatan covid-19 pada pasien schizophrenia di Panti Rehabilitasi Psikiatrik. Metode dalam penelitian ini menggunakan design Quasi Eksperimen, pretest-postest control group design, prosedur pengumpalan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner Adherence to COVID-19 Prevention, analisa data menggunakan uji Wilxocon dan Mann-Whiteney dengan jumlah sampel sebesar 41 kelompok perlakuan dan 41 kelompok kontrol, peneliti juga menggunakan kriteria inklusi yaitu pasien tidak dalam fase krisis, arus pikir koheren, serta kooperatif. Hasil penelitian dengan Uji Mann-Whiteney menunjukkan bahwa terdapat  perbedaan antara kelompok yang mendapat perlakuan psikodrama 4 sesi dengan kelompok kontrol yaitu dengan hasil nilai p-value 0.00 (<0.05), Sedangkan dengan uji Wilcoxon menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan terapi psikodrama terhadap kepatuhan protocol kesehatan covid-19 pasien schizophrenia dengan nilai p-value 0.00 (<0.05). Terapi psikodrama yang telah dilakukan memiliki kelebihan yaitu partisipan dapat melakukan penyesuaian apabila tidak sesuai dengan naskah drama.
Fungsi Kognitif dan Aktivitas Fisik pada Lansia Petani Fatkhul Amri Al Mubarroq; Kukuh Pambuka Putra; Rosiana Eva Rayanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.17-22

Abstract

Fungsi kognitif pada lansia mengalami penurunan akibat proses penuaan. Sel otak seiring bertambahnya usia mengalami penurunan untuk mengingat informasi baru. Menurunnya fungsi kognitif berujung pada masalah kesehatan demensia. aktivitas fisik mampu menstimulasi fungsi kognitif, semakin tinggi aktivitas fisik, maka semakin meningkat fungsi kognitif. Aktifitas fisik yang umum dilakukan lansia di Desa Pakis, Kecamatan Beringin, Kabupaten Semarang adalah bertani. Bertani termasuk jenis aktivitas fisik sedang. Mengkaji fungsi kognitif pada petani Desa Pakis Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang. Tujuan penelelitian ini mengkaji hubungan aktivitas fisik dan fungsi kognitif lansia yang aktif bertani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Kriteria inklusi ialah lansia berusia 60-70 tahun, bertani, dan warga Desa Pakis.Pengambilan data menggunakan kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk aktifitas fisik dan Mini Mental State Examination (MMSE). Data diolah dan dianalisis menggunakan uji korelasi bivariat. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik terhadap fungsi kognitif lansia dengan nilai Pearson Correlation = 0,662**. Bertani dapat menjadi aktivitas fisik bagi lansia untuk mengurangi resiko penurunan fungsi kognitif.
Faktor-Faktor yang Berkonstribusi terhadap Stigma Dimasa Pandemi Covid-19 Naedi Naedi; Novy Helena Chatarina Daulima; Giur Hargiana
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.893-900

Abstract

Pandemi Covid-19 yang melanda berbagai negara di dunia termasuk Indonesia merupakan masalah kesehatan global. Situasi pandemi yang masih berlangsung dan belum dapat diprediksi secara pasti kapan akan berakhir banyak menimbulkan berbagai dampak dalam kehidupan sosial masyarakat.  Salah satu dampak yang masih sering dirasakan adalah stigma pada orang-orang yang terkonfirmasi Covid-19. Penulis melakukan kajian literatur dengan pendekatan sederhana terhadap 11 artikel tentang stigma pada penderita Covid-19 dalam periode 2019-2021. Kata kunci yang digunakan dalam penelusuran artikel yaitu “stigma in Covid-19”, “causes of stigma”, “stigma factor in Covid-19”. dengan kriteria inklusi artikel tentang faktor penyebab terjadinya stigma pada penderita Covid-19. Adapun tujuan dari penulisan ini untuk mendapatkan gambaran tentang faktor yang dapat menyebabkan terjadinya stigma terhadap orang yang terkonfirmasi Covid-19. Hasil yang didapatkan adalah tingkat pengetahuan dapat mempengaruhi persepsi, dan penyebaran informasi yang tidak kredibel memicu munculnya stigmatisasi. Tindakan pencegahan stigma terhadap orang yang terkonfirmasi Covid-19 dapat dilakukan melalui pemberian edukasi berupa penyampaian informasi secara benar dan tidak menyebarkan berita bohong atau hoax, serta pemberian dukungan penguatan mental yang dapat dilakukan oleh sesama anggota keluarga.  
Description of Self-Stigma Among Children in Conflict with the Law Nur Oktavia Hidayati; Evita Peron; Desy Indra Yani
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.145-152

Abstract

The community's stigma of perpetrators of crime, leading prisoners to have a self-sigma that is believed to be his identity, including children in conflict with the law at Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Self-stigma makes a person feel worthless, dangerous, and having difficulty reintegrating into society. The purpose of this study was to find a description of self-stigma of children in conflict with the law in LPKA. This type of research was quantitative descriptive, with a population of 113 children in conflict with the lawren, using consecutive sampling techniques to 88 people. The instrument used was Self-Stigma of Individuals with Criminal Records (SSICR), with validity values between 0.320-0.914 and realibility values for perceived stigma 0.86, stereotype agreement 0.71, and internalized stigma 0.85. Data was analyzed by univariat analysis. The result showed that median value of internalized stigma which was the last process of self-stigma was lower than the two previous domains, so the level of self-stigma of children in conflict with the law at LPKA was said to be low. Based on the results, self-stigma of children in conflict with the law at LPKA were low, it needs attention from the LPKA to improve education development, so that children in conflict with the law form a self-stigma, that they have good intelligence.
Perubahan Psikologis dan Stigma yang Dialami Penyintas Covid 19 Asti, Arnika Dwi; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Mastuti, Siti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.817-826

Abstract

Pada tanggal  12 Maret 2020 WHO menyatakan status COVID-19 sebagai pandemi global. Indonesia menetapkan COVID-19 sebagai bencana nasional pada14 Maret 2020. Angka kejadian COVID -19 di Kabupaten Kebumen per tanggal 31 Oktober 2020 jumlah pasien terkonfirmasi 1.342  orang, terkonfirmasi dirujuk 3 orang, isolasi 162 orang, terkonfirmasi meninggal 40 orang dan pasien sembuh 1.062 orang. Karakteristik virus COVID – 19 yang sangat mudah menular menyebabkan masyarakat ketakutan, memandang negatif dan menghindari interaksi dengan pasien. Hal ini menyebabkan pasien mengalami perubahan psikologis dan merasa mengalami stigma. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perubahan psikologis dan stigma yang dialami klien penyintas COVID 19. Ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif fenomenologi. Partisipan penelitian ini diambil dengan cara snow ball sampling hingga ditemui saturasi data. Data diambil pertama kali pada klien penyintas COVID -19 yang pernah di rawat di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Sebanyak 10 orang klien diambil dalam penelitian ini.  Analisa data dilakukan dengan menggunakan pendekatan terstruktur dari Stevick-Collaizi dan Keen. Terdapat 3 tema utama yang ditemukan dari penelitian yaitu : (1) Perubahan yang dialami yang terdiri dari 2 sub tema : perubahan kondisi fisik dan perubahan kondisi psikologis ( gangguan psikologis, proses adaptasi yang dialami dan stigma yang diterima), (2) Kondisi selama sakit dan perawatan yang terdiri dari 3 sub tema : tidakan awal diagnosa, aktivitas selama sakit dan makna sakit, dan (3) Support sistem yang diterima yang terdiri dari 2 sub tema : dari keluarga dan teman, dari masyarakat dan desa. Terdapat perubahan psikologis yang signifikan, proses adaptasi yang dilalui dan sebagian mengalami stigma.  Pemberi layanan kesehatan harus mampu mengkaji kondisi psikologis dan proses adaptasi yang dialami oleh individu sehingga proses asuhan keperawatan dapat berlangsung secara holistik mencakup aspek bio psiko sosial spiritual. 
Analisis Penerapan Perilaku Penjabaran Kode Etik Keperawatan pada Perawat di Rumah Sakit Pendidikan Makassar Risnawati, Risnawati; Amir, Haeril
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.57-68

Abstract

Keperawatan sebagai tenaga kesehatan profesional senantiasa kode etik dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien. Selama pandemi COVID-19, perawat menghadapi situasi yang rumit dan tidak pernah mereka temui sebelumnya sehingga kemungkinan mengalami berbagai masalah/tekanan dan timbul masalah-masalah etik dari efek tersebut, serta perlunya dilakukan pengukuran pada perilaku yang diharapkan dari perawat sebagai penjabaran kode etik keperawatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan perilaku penjabaran kode etik keperawatan pada perawat di rumah sakit pendidikan Makassar. Metode yang digunakan adalah penelitian longitudinal dengan menggunakan metode studi panel. Penelitian dilakukan pada salah satu rumah sakit pendidikan di Makassar, yaitu Rumah Sakit Universitas Hasanuddin pada tahun 2021 pada semester 1 dan semester 2 dengan menggunakan teknik total sampling dalam pengambilan sampel, data dianalisis dengan SPSS  versi 23. Hasil penelitian yang dilakukan dengan sampel sebanyak 183 perawat, didapatkan bahwa perilaku perawat di salah satu rumah sakit pendidikan kota Makassar terhadap ranah pasien, praktik, & teman sejawat termasuk dalam kategori prima pada penjabaran kode etik keperawatan. Sedangkan perilaku perawat terhadap ranah masyarakat dan profesi, termasuk dalam kategori baik pada penjabaran kode etik keperawatan.
Uji Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Covid-19–Impact on Quality of Life (COV19-QOL) terhadap Pasien Penyakit Kronis Firdiawan, Arie; Nurleni, Novi; Aprista, Armelia Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.939-946

Abstract

Penyakit kronis menjadi salah satu penyebab kematian dan dapat menurunkan kualitas hidup pasien karena terbatasnya aktivitas. Kualitas hidup berhubungan terhadap biaya pengobatan. Kuesioner Covid-19 impact on quality of life (COV19-QOL) digunakan untuk mengukur kualitas hidup pasien penyakit kronis sebagai parameter dalam penilaian hasil dalam studi farmakoekonomi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji validitas dan reliabilitas kuesioner COV19-QOL dengan maksud agar kuesioner tersebut dapat di aplikasikan pada pasien penyakit kronis di masa pandemic di Indonesia. Penelitian ini telah dilakukan dengan menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional sebanyak 30 sampel pasien penyakit kronis yaitu hipertensi dan diabetes mellitus yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian dilakukan di beberapa puskesmas di kota Palembang dengan menggunakan kuesioner COV19-QOL dan data rekam medic pasien. Hasil uji validitas dan reliabilitas dilakukan terhadap 30 responden, di dapat kuisioner valid pada 6 item pertanyaan dengan nilai r hitung >0,361 sedangkan hasil uji reliabilitas didapatkan nilai cronbach alpha 0,77 sehingga dapat disimpulkan bahwa kuisioner Cov19-QoL valid dan reliable untuk digunakan mengukur kualitas hidup pasien hipertensi dan diabetes mellitus. 
Kecanduan Internet pada Anak Sekolah Selama Pandemi Covid-19 Putri, Triyana Harlia; Priyono, Djoko
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.745-752

Abstract

Pandemi telah berlangsung hampir dua tahun, pembatasan aktivitas meningkatkan penggunaan internet di kalangan anak sekolah. Penggunaan internet yang berlebihan sering dikaitkan dengan kondisi kesehatan negatif, termasuk tekanan fisik dan emosional (misalnya, kecemasan, depresi), dan risiko menjadi kecanduan. Tujuan penelitian ini untuk ganbaran kecanduan internet pada anak sekolah menangah pertama selama pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 344 anak sekolah di Kota Pontianak dengan teknik snowball. Penelitian ini menggunakan Chen Internet Addiction Scale (CIAS) dalam versi Bahasa Indonesia. Hasil didapatkan mayoritas anak menengah pertama 269 (78,2%) mengalami kecanduan atas penggunaan internet dimana laki-laki yang mengalami kecanduan sebanyak 155 (57,6%), beragama islam sebanyak 252 (77,5%), dengan jenjang kelas terbanyak pada kelas 3/IX sebanyak 103 (77,4%), untuk durasi penggunaan terbanyak selama 3-8 jam/hari 189 (74,1%) dan mayoritas anak menegah pertama dengan aktivitas penggunaan internet untuk sosial media, hiburan, pendidikan dan game online (78,2%). Analisa data univariat berbentuk distribusi frekuensi untuk karakteristik anak sekolah dan kecanduan internet. Penggunaan internet telah berkembang selama pandemi COVID-19, termasuk frekuensi dan durasi pada anak menengah pertama yang menyebabkan kecanduan.
Penggunaan Tele-Health Psikoedukasi pada Pasien Skizofrenia Apriyanti, Yanti
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 4 (2021): November 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.4.2021.861-868

Abstract

Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi informasi pada tatanan pelayanan kesehatan dan perawatan menuntut pelayanan keperawatan lebih professional dan inovatif dalam melakukan perawatan kepada pasien. Tele-Health Psikoedukasi adalah bentuk pemanfaatan teknologi informasi yang dikembangkan oleh perawat dalam melakukan Tindakan pemberian informasi dan edukasi pada pasien skizofrenia. Penelitian ini menggunakan literarature review yang berfokus pada Tele-Health Psikoedukasi. Literatur review ini terdiri dari sepuluh jurnal internasional melalui Online database (ScienceDirect, Clinical Key, Elsevier dari tahun 2015-2020). Mengetahui pemanfaatan penggunaan Tele-Health Psikoedukasi pada perawatan pasien dengan skizoprenia. Penggunaan Tele-health Psikoedukasi menunjukkan adanya efektifitas pemberian edukasi untuk pasien beserta keluarga dalam merawat berbagai gejala skizoprenia seperti, kecemasan, depresi. Tele-Health Psikoedukasi menjadikan proses pendampingan perawatan tidak terbatas oleh ruang dan waktu dan  Tele-Health Psikoedukasi menjadi salah satu alternatif perawatan skizoprenia yang efektif.
Penggunaan Aplikasi M-Health dalam Perubahan Gaya Hidup Pasien Gagal Jantung di Masyarakat Kaharuddin, Riski Muhammad Akbar; Permatasari, Henny; Fitriyani, Poppy
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.1.2022.111-120

Abstract

Gagal jantung merupakan penyakit penyebab kematian terpenting di dunia, maka aplikasi mHealth adalah perangkat ponsel cerdas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk penyakit gagal jantung. Tujuan untuk menganalisis penggunaan aplikasi mHealth dalam perubahan gaya hidup pasien gagal jantung di masyarakat. Menggunakan telaah jurnal/literature review dari online database : Proquest, ScienceDirect, Wiley Online Library, Scopus, dan IEEE Xplore dengan menggunakan kata kunci aplikasi mhealth, gaya hidup, dan gagal jantung, adapun artikel yang digunakan dari tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 sehingga didapatkan 22 artikel yang sesuai. Berdasarkan topik yang ingin dibahas maka digunakan 14 artikel untuk ditinjau lebih lanjut, artikel tersebut dianalisis dengan cara di review satu-persatu menggunakan table yang terstruktur. Dari hasil pencarian online yang didapatkan dan telah dianalisis, maka aplikasi mHealth menciptakan peluang untuk meningkatkan perawatan gagal jantung, sehingga pasien maupun petugas kesehatan dapat menerima dan memberi pelayanan kesehatan yang efektif dan mendorong kepatuhan pengobatan dan pemantauan gejala pasien gagal jantung. Aplikasi mHealth terbukti meningkatkan hasil dan memberikan manfaat bagi dunia kesehatan dalam penanganan penyakit gagal jantung.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2025): Agustus 2025 Vol 13, No 1 (2025): Februari 2025 Vol 12, No 4 (2024): November 2024 Vol 12, No 3 (2024): Agustus 2024 Vol 12, No 2 (2024): Mei 2024 Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024 Vol 11, No 4 (2023): November 2023 Vol 11, No 3 (2023): Agustus 2023 Vol 11, No 2 (2023): Mei 2023 Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023 Vol 10, No 4 (2022): November 2022 Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022 Vol 10, No 2 (2022): Mei 2022 Vol 10, No 1 (2022): Februari 2022 Vol 9, No 4 (2021): November 2021 Vol 9, No 3 (2021): Agustus 2021 Vol 9, No 2 (2021): Mei 2021 Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021 Vol 8, No 4 (2020): November 2020 Vol 8, No 3 (2020): Agustus 2020 Vol 8, No 2 (2020): Mei 2020 Vol 8, No 1 (2020): Februari 2020 Vol 7, No 3 (2019): November 2019 Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 7, No 1 (2019): Mei 2019 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 2 (2018): November 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 6, No 1 (2018): Mei 2018 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 2 (2017): November 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 2 (2016): November 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 2 (2015): November 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 2 (2014): November 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014 Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 2 (2013): November 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 1 (2013): Mei 2013 Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Keperawatan Jiwa More Issue