cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
ANALYSIS OF CLASSROOM INTERACTION AT VII A1 CLASS OF SMP NEGERI 1 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Komang Suarma; ., Dr.Sudirman, M.L.S; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori interaksi kelas yang terjadi di kelas VII A 1 di SMP Negeri 1 Singaraja berdasarkan Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC), kategori interaksi yang sering digunakan, bahasa yang dominan di gunakan dan alasan menggunakan bahasa tersebut dalam interaksi kelas. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru dan siswa kelas VII A 1 sebanyak 26 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk observasi non-partisipan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) accepts feelings terjadi sebanyak 49 ucapan, praises atau encouragement terjadi sebanyak 67 ucapan, accepts atau uses ideas of students terjadi sebanyak 66 ucapan, asks questions terjadi sebanyak 381 ucapan, lecturing terjadi sebanyak 101 ucapan, giving directions terjadi sebanyak 160 ucapan, criticizing atau justifying authority terjadi sebanyak 17ucapan, students’ talk response terjadi sebanyak 365 ucapan, students’ talk initiation terjadi sebanyak 219 ucapan, silence atau confusion terjadi sebanyak 30 ucapan. (2) Kategori dari interaksi kelas yang paling sering terjadi yaitu asking questions. (3) Bahasa yang dominan di gunakan adalah Bahasa Inggris yang terjadi sebanyak 1176 ucapan sementara Bahasa Indonesia terjadi sebanyak 249 ucapan, selanjutnya alasan menggunakan Bahasa Inggris dalam interaksi kelas yaitu: (a) Bahasa Inggris digunakan untuk memberikan instruksi. (b) Bahasa Inggris digunakan untuk mengklarifikasi kata-kata asing bagi siswa. (c) Bahasa Inggris digunakan untuk memberikan contoh-contoh. (d) Bahasa Inggris digunakan untuk mengkritisi tingkah laku negatif siswa. (e) Bahasa Inggris digunakan untuk memberikan feedback. (f) Bahasa Inggris digunakan untuk bertanya. Kata Kunci : Interaksi Kelas, Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC) This research aimed at analyzing the classroom interaction category occurred at VII. A1 class of SMP Negeri 1 Singaraja based on Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC). The category which mostly used, the dominant language used and the reasons to use it. The subjects of the study were a teacher and 26 students of VII A1 class. This research employed qualitative research. The results of this research showed that: (1) accepting feelings occurred 49 utterances, praising or encouragement occurred 67 utterances, accepting or using ideas of students occurred 66 utterances, asking questions occurred 381 utterances, lecturing occurred 101 utterances, giving directions occurred 160 utterances, criticizing or justifying authority occurred 17 utterances, students’ talk response occurred 365 utterances, students’ talk initiation occurred 219 utterances, silence or confusion occurred 30 utterances. (2) The category that mostly occurred was asking question. (3) The dominant language used was English which occurred 1176 utterances while Bahasa Indonesia occurred 249 utterances, furthermore the reasons of using English during classroom interaction were: (a) because English was used to clarify English instruction. (b) English was used to clarify unfamiliar words. (c) English was used to give examples. (d) English was used to criticize students’ bad behavior. (e) English was used to give feedback. (f) English was used to ask questions.keyword : Classroom Interaction, Flanders Interaction Analysis Categories (FIAC).
THE EFFECT OF COMBINATION OF NUMBERED HEAD TOGETHER AND HERRINGBONE TECHNIQUE ON EIGHTH GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SMP NEGERI 3 GIANYAR IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Putu Rara Utari Dewi; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Dr.Sudirman, M.L.S
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada perbedaan yang signifikan pada pemahaman membaca pada siswa kelas VIII yang diajar menggunakan kombinasi Numbered Head Together dan teknik Herringbone dengan siswa yang diajar menggunakan Numbered Head Together saja. Post-test Only Control Group digunakan sebagai desain penelitian ini. Populasi penelitian ini adalah kelas VIII di SMP Negeri 3 Gianyar. Sampel penelitian ini adalah 64 siswa yang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan teknik sampel random atau acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pemahaman membaca siswa kelas VIII yang diajar menggunakan kombinasi Numbered Head Together dan teknik Herringbone dengan siswa yang diajar menggunakan Numbered Head Together saja, (tobs=4.601, Sig. 0.001) dimana siswa yang diajar dengan menggunakan Numbered Head Together lebih baik pada pemahaman membaca.Kata Kunci : pemahaman membaca, Numbered Head Together, teknik Herringbone This study was aimed to investigate whether there was significance difference on eighth grade students’ reading comprehension that were taught by using combination of Number Head Together and Herringbone technique from those who were taught by using Number Head Together only. Post-test Only Control Group was used as design of this research. The population of this study was the eighth grade students of SMP Negeri 3 Gianyar. The sample of this study was 64 students that were selected as the sample of this study by random sampling. The result of analysis showed that there is significant difference on reading comprehension between students who were taught using combination Numbered Head Together and Herringbone technique and those who were taught using Numbered Head Together only, (tobs=4.601, significance 0.001) in which students who were taught using Numbered Head Together only achieved better in reading comprehension.keyword : reading comprehension, Numbered Head Together, Herringbone technique
AN ANALYSIS OF A TEXTBOOK ENTITLED BAHASA INGGRIS UNTUK SMA/MA/SMK/MAK KELAS X USED IN THE TEACHING ENGLISH AT THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 3 SINGARAJA ., Ida Ayu Putri Brahmantini; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6126

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas buku teks, kesesuaian antara buku teks dengan kurikulum 2013, penampilan secara umum buku teks, dan masalah yang dialami oleh siswa dan guru dari penggunaan buku teks di SMA Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah buku teks berjudul “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X.” Subjek penelitian ini adalah empat puluh lima siswa kelas X dan dua guru bahasa inggris yang mengajar di kelas X SMA Negeri 3 Singaraja tahun ajaran 2014/2015. Subjek ditentukan dengan menggunakan purposive technique. Data mengenai kualitas buku teks, kesesuaian buku teks dengan kurikulum 2013, dan penampilan secara umum buku teks dikumpulkan dengan menggunakan ceklis. Sedangkan, data mengenai masalah yang dialami oleh siswa dan guru dari penggunaan buku teks diperoleh dari kuesioner yang disebarkan kepada siswa dan guru bahasa inggris. Dari hasil analisis data ceklis, skor kualitas buku teks adalah 67.22 berarti cukup, skor kesesuaian buku teks dengan kurikulum 2013 adalah 63.63 berarti cukup, sedangkan skor penampilan secara umum buku teks adalah 60 berarti cukup. Dari hasil analisis data kuesioner, terdapat beberapa masalah yang dialami oleh siswa dan guru, diantaranya keterlambatan pendistribusian buku teks dan ketidakjelasan tahap pendekatan saintifik dalam buku guru. Secara keseluruhan, buku teks berjudul “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X” cukup baik namun masih terdapat masalah dalam penggunaannya. Oleh karena itu, dapat direkomendasikan bahwa penyusun dan pemerintah bersinergi dalam memperbaiki keterlambatan pendistribusian buku teks, melengkapi materi buku teks agar sesuai dengan kurikulum 2013, dan menyesuaikan materi dengan karakter siswa.Kata Kunci : Analisis buku teks, buku teks berjudul “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X”, kurikulum 2013 The research was descriptive qualitative. This study aimed at finding out the general quality of the textbook, the relevancy between the textbook and the curriculum 2013, the physical appearance of the textbook, and problems encountered by the students and teachers of SMA Negeri 3 Singaraja in using the textbook. The object was the textbook entitled “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X.” The subjects of this study were forty-five students of the tenth grade and two English teachers teaching at the tenth grade of SMA Negeri 3 Singaraja and chosen using purposive technique. The data of the general quality of the textbook, the relevancy between the textbook and the curriculum 2013, and the physical appearance of the textbook were gained using checklist. Meanwhile, the data of the problems encountered by the students and teachers were gained using questionnaires. According to the result of checklist data analysis, the general quality of the textbook is sufficient with score 67.22, the relevancy between the textbook and the curriculum 2013 is sufficient with score 63.63, and the physical appearance of the textbook is sufficient with score 60. According to the result of questionnaire data analysis, some problems are encountered, such as the tardiness of the textbook distribution and the vagueness of the steps of scientific approach with the teacher’s manual. Therefore, it is recommended that the author and government should fix the tardiness of the textbook distribution and complete the materials in order to be relevant with the curriculum 2013.keyword : Textbook analysis, a textbook entitled “Bahasa Inggris untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X”, the curriculum 2013.
THE EFFECT OF JAZZ CHANTS ON SPEAKING ABILITY OF SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 6 SINGARAJA IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Luh Suryani; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah ada pengaruh yang signifikan dari Jazz Chants pada kemampuan berbicara siswa kelas tujuh. Posttest-Only Control Group digunakan sebagai desain penelitian. Populasi dari penelitian ini adalah 357 siswa kelas tujuh di SMP Negeri 6 Singaraja pada tahun akademik 2015/2016. Sampel dari penelitian ini adalah 60 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik sampel random atau acak. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari Jazz Chants pada kemampuan berbicara siswa kelas tujuh (tobs= -2.333, sig. 0.023). Siswa yang diajarkan menggunakan Jazz Chants lebih baik dalam kemampuan berbicara.Kata Kunci : Jazz Chants, Kemampuan Berbicara This study aimed at investigating whether there was a significant effect of Jazz Chants on speaking ability of seventh grade students. Post-test Only Control Group was used as the design of the research. The population of this study was 357 of seventh grade students at SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year 2015/2016. The sample of this study was 60 students that were selected by random sampling. The result of analysis showed that there is significant effect of Jazz Chants on speaking ability of seventh grade students (tobs= -2.333, significance 0.023). The students who were taught using Jazz Chants achieved better in speaking ability.keyword : Jazz Chants, Speaking Ability
A Study on The Production of English Fricative Sounds by The Second Grade Students of SMK Negeri 3 Singaraja in Academic Year 2014/2015 ., I Putu Galan Brahmanusi; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi suara frikatif yang salah diucapkan oleh siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja (2) menginvestigasi tipe suara yang digunakan siswa kelas XI SMK Negeri 3 Singaraja untuk mengganti suara frikatif yang salah diucapkan. Dalam penelitian ini, dua puluh tujuh orang siswa dipilih sebagai subjek penelitian. Data diambil dengan cara memberikan lima belas kalimat kepada siswa yang didalamnya terdapat dua puluh lima kata yang masing – masing kata mewakili suara frikatif kemudian siswa diminta untuk mengucapkan kalimat – kalimat tersebut lalu penulis merekam suara para siswa. Data yang diambil dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan tabel. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa dapat mengucapkan suara fricatif [s] dan [h], sedangkan suara yang sering salah diucapkan adalah suara [f], [v], [θ], [ð], [z], [ʃ], dan [ʒ]. Kata Kunci : suara fricatif Inggris This study was aimed at (1) identifying fricative sounds which are mispronounced by the second grade students of SMK Negeri 3 Singaraja (2) investigating the types of sounds used to replace English fricative sounds by the second grade students of SMK Negeri 3 Singaraja In this study there were twenty seven students were chosen as the subjects of study. The data were collected by giving the students fifteen sentences consisting twenty five words which represents English fricative sounds and asked the students to pronounce the sentences then the writer recorded the students’ pronunciation. The obtained data were analyzed descriptively by using tables. The study concluded that the students were able to pronounce fricative sounds [s] and [h] while the other sounds such as [f], [v], [θ], [ð], [z], [ʃ], and [ʒ] sounds are frequently mispronounced. keyword : English fricative sound
An Analysis of Grammatical Errors Committed by the Tenth Grade Students of SMA Negeri 1 Baturiti in Writing Recount Text in Academic Year 2014/2015 ., Luh Ayu Purnayatri; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6133

Abstract

Penelitian ini bertjuan untuk (1) menemukan jenis-jenis kesalahan grammatikal yang dilakukan oleh siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Baturiti dalam menulis teks recountI pada tahun pelajaran 2014/2015; dan (2) menemukan sumber-sumber yang menyebabkan kesalahan grammatikal yang dilakukan oleh siswa kelas sepuluh SMA Negeri 1 Baturiti pada tahun pelajaran 2014/2015. Penelitian ini dirancang dalam bentuk penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah analisa dokumen dan wawancara. Instrument penelitian yang digunakan adalah penugasan dan panduan wawancara. Data dalam penelitian ini dianalisa dengan menggunakan teori analisis data Miles dan Hubarman. Jenis-jenis kesalahan grammatikal yang digunakan dalam penelitian ini adalah berdasarkan surface strategy taxonomy yang dikemukakan oleh Dulay et al sedangkan sumber-sumber kesalahan grammatikal berdasarkan penggabungan antara teori yang diajukan oleh Richards dan Brown. Model analisis kesalahan yang digunakan pada penelitian ini adalah model yang diajukan oleh Gass dan Selinker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek melakukan 167 kesalahan grammatikal pada tulisan mereka, yaitu misformation (29,94%), addition (27,54%), omission (24,55%), dan misordering (17,96%). Sumber dari kesalahan-kesalahan tersebut adalah interlingual transfer (50,30%), intralingual transfer (49,10%), dan context of learning (0,60%).Kata Kunci : kesalahan gramatikal, analisis kesalahan, jenis-jenis kesalahan, sumber kesalahan, teks recount The present study aimed at (1) finding the types of grammatical errors committed by the tenth grade students of SMA Negeri 1 Baturiti in writing recount text in academic year 2014/2015; and (2) finding the sources of the errors committed by the tenth grade students of SMA Negeri 1 Baturiti in writing recount text in academic year 2014/2015. This study was designed as descriptive-qualitative study. The methods used to collectdata were document analysis and interview. The instruments used were project and interview guide. The data in this study were analyzed by using data analysis theory proposed by Miles and Hubarman. The types of grammatical errors used in this study were based on the surface strategy taxonomy proposed by Dulay at al while the sources of the errors were based on the combination of theories proposed by Richards and Brown. Model of error analysis used in this study was the one proposed by Gass and Selinker. The result of the study showed that the subject committed 167 errors in their writing, namely misformation (29.94%), addition (27.54%), omission (24.55%), and misordering (17.96%). The sources of those errors were interlingual transfer (50.30%), intralingual transfer (49.10%), and context of learning (0.60%).keyword : grammatical errors, error analysis, types of errors, sources of errors, recount text
Developing Culture Based English E-media to Support the Implementation of Curriculum 2013 for the Second Semester of Grade VII of Junior High Schools in Buleleng ., Kadek Yuda Widnyana; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6134

Abstract

This design and development research aimed at designing and developing a culture-based English e-media to support the implementation of curriculum 2013 for the second semester of grade VII of junior high schools in Buleleng sub-district. this research focused on developing e-media that is integrated with Balinese culture. The object of this reseacrh was culture-based English e-media that was developed by using Adobe Flash CS6 program. The source of data was taken from the need analysis conducted by Dewi and Batan (2015), related literatures on developing the e-media, and the result of expert judgement. The data were analyzed using qualitative and quantitative method. This research was designed based on the adaptation of Peffers et al.’s model (2007) consisted of six phases namely: (1) identifying the problem, (2) describing the objective, (3) designing and developing the product, (4) testing the product by using expert judgement, (5) evaluating the testing result, and (6) communicating the testing result. The result of experts’ judgement score showed that the total mean score was 3.8 which meaning that e-media had a good quality to be implemented in teaching and learning English for the second semester of grade VII of junior high schools in Buleleng.keyword : E-media, Culture-based, Balinese culture
AN EVALUATION STUDY OF THE IMPLEMENTATION OF SCIENTIFIC APPROACH IN THE ENGLISH INSTRUCTION BASED ON CURRICULUM 2013 IN SMA NEGERI 2 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2014/2015 ., Ni Wayan Cintya Prayogi; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengevaluasi pengimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) dalam pembelajaran bahasa inggris berdasarkan kurrikulum 2013 di SMA Negeri 2 Singaraja, (2) untuk mengetahui masalah yang dihadapi oleh guru selama pengimplementasian pendekatan ilmiah dalam pembelajaran bahasa inggris berdasarkan kurrikulum 2013 di SMA Negeri 2 Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah guru bahasa inggris yang mengajar di kelas X dan XI di SMA N 2 Singaraja. Penelitian ini termasuk penelitian eveluatif dengan menggunakan model diskrepensi (Discrepancy model). Penelitian ini membandingkan antara pengimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) dengan standar kurikulum 2013. Dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dengan menggunakan scoring rubric dan interview. Data berupa skor dari observasi dan dicari persentase dari masing-masing guru dan transkip interview. Hasil analisis menunjukan bahwa pnegimplementasian pendekatan ilmiah (scientific approach) di SMA N 2 Singaraja tidak sesuai dengan standar kurikulum 2013 dan guru-guru mengalami kesulitan pada langkah menanya dan mengkomunikasikan hasil dalam pengimplementasian pendekatan ilmiah.Kata Kunci : Pendekatan Ilmiah, Pembelajaran Bahasa Inggris, deskripensi The study was aimed to (1) evaluate the implementation of scientific approach in the English instruction based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 2 Singaraja, (2) find out the problems encountered during the implementation of scientific approach in the English instruction based on Curriculum 2013 in SMA Negeri 2 Singaraja. The subject of this study was two English teachers of X and XI grade in SMA N 2 Singaraja. This study belongs to evaluative study using discrepancy model. This study compared between the implementation of scientific approach in SMA N 2 Singaraja with the standard based on Curriculum 2013. The techniques for collecting data were observation using scoring rubric and interview. The result of the analysis of scoring rubric was converted into percentage. In conclusion, the result of evaluation of the implementation of scientific approach in teaching English of SMA Negeri 2 Singaraja was not relevant with the standard of Curriculum 2013. There are some missing points in every step when the teachers teach using this approach such as in the questioning and communicating step and the teachers’ problems in implementing scientific approach were in the questioning and communicating step and also the strategy or the technique that was used by the teachers and the limited of media to deliver the material.keyword : Scientific Approach, English instruction, discrepancy
An Analysis of Gesture Used by English teacher in English Teaching and Learning Activity of the Eight Grade Students of SMP N 2 Sawan in Academic year 2015/2016 ., I Kadek Supriawan Adinatha; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6137

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis gerakan dan fungsi gerakan tertentu dalam mengajar dan aktivitas belajar, terutama dalam tiga kegiatan domain, mereka adalah: kegiatan menyapa, kegiatan mengajar dan kegiatan Tanya jawab. Penelitian ini dilakukan di SMPN 2 Sawan. Penelitian ini adalah desain dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dimana data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif. Ada enam instrumen untuk mengumpulkan data, mereka adalah: catatan lapangan, kamera, checklist pengamatan, pedoman wawancara, handphone dan peralatan menulis. Peneliti melakukan penelitian ini sampai studi jenuh atau tidak ada perubahan dari gerakan yang digunakan oleh guru bahasa Inggris. Teori didukung oleh gerakan guru bahasa Inggris yang digunakan di dalam kelas maka peneliti juga ingin mengetahui jenis gerakan dalam tiga kegiatan dan fungsi gesture tertentu dalam tiga kegiatan. Kata Kunci : Kata kunci : gerakan dan aktivitas belajar mengajar Bahasa inggris Abstract This study was aimed at finding out the kinds of gestures and the functions of certain gestures in teaching and learning activity, especially in three domain activities, those were: greeting, delivering and asking & answering activities. This study was conducted at SMPN 2 Sawan. This study was design by using qualitative descriptive approach in which the data collected were analyzed qualitatively. There were six instrument to collect the data, those were: field notes, camera, observation checklist, guidance interview, hand phone and writing equipment. The researcher conducted this study until the study stuck or there was no change of the gesture used by English teacher. The data were transcribed and analyzed to find out the kinds of gestures and the function of certain gestures. Based on the theory from McNeil (2005) there were four types of gesture, and each types had kind gestures. The theory supported by English teacher gestures used in the classroom then the researcher also wanted to find out the kind of gesture in three activities and function of certain gesture in three activities. keyword : Keywords: Gesture, English teaching and learning activities
The Direction of Phonological Change from Pacung Dialect to Les Dialect : Descriptive Study ., I Putu Anjas Widya k; ., Dr. I Gede Budasi,M.Ed,Dip.App.Lin; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan arah perubahan bentuk bunyi dari Pacung dialek ke dialek Les, yang meliputi perubahan asimilasi, perubahan disimilasi, dan perubahan metatesis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Tiga informan masing-masing dialek terpilih sebagai sampel informan dari penelitian ini. Dalam hal ini, satu sampel yang penting ditentukan sebagai informan utama dan dua lainnya ditentukan sebagai informan sekunder. Data yang diperoleh dikumpulkan berdasarkan tiga teknik, yaitu observasi, wordlist, dan panduan wawancara. Berdasarkan metode yang digunakan untuk mengumpulkan data diperoleh 669 kata dan hasil analisis data menunjukkan bahwa ada 62 kata-kata yang dikandung oleh perubahan asimilasi, 27 kata yang terdapat perubahan disimilasi, dan tidak ada kata yang berisi perubahan metatesis. Kata Kunci : fonologi, asimilasi, disimilasi, metatesis This study aimed at describing the direction of phonological change from Pacung dialect to Les dialect, which covered assimilation change, dissimilation change, and metathesis change. This research is a descriptive research. Three speakers of each dialect were selected as informant samples of this study. In this case, one important sample was determined as the main informant and the other two were determined as the secondary informants. The obtained data were collected based on three techniques, namely observation, word list, and interview guide. Based on the method that was used to collect the data 669 words were obtained as data of study. The results of the data analysis show that there are 62 words which contained assimilation change, 27 words contained dissimilation change. There is no word which contained metathesis change. keyword : phonology, assimilation, dissimilation, metathesis