cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
The Effect of Using Kim's Board Game towards the 4th Grade Students' English Learning Achievement of Elementary School in Sangsit, Buleleng Regency in Academic Year 2015/2016 ., Putu Dinda Mirahayu; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8253

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Kim's board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016, di mana terdapat sembilan kelas dari delapan sekolah dasar yang terdiri dari 203 siswa. Penelitian ini menggunakan model post-test only control group design dan menggunakan teknik cluster random sampling untuk menentukan sampel. SDN 8 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok eksperimen dan diajarkan menggunakan Kim’s board game, sedangkan SDN 4 Sangsit, melalui lotre ditetapkan sebagai kelompok kontrol dan diajarkan tanpa menggunakan media Kim’s board game. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa di kelompok eksperimen memperoleh prestasi belajar Bahasa Inggris yang lebih tinggi dibandingkan siswa di kelompok kontrol. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai rata-rata yang diperoleh oleh siswa dari kedua kelompok: kelompok eksperimen yaitu 80, sedangkan kelompok kontrol yaitu 74. Hasil dari uji t juga membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan Kim’s board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa, di mana nilai t yang diperoleh yaitu 3,293, lebih besar dibandingkan nilai t pada tabel yaitu 2,008559 (α = 0,05). Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa belajar Bahasa Inggris menggunakan media Kim’s board game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas 4 SD di Sangsit, Kabupaten Buleleng, tahun ajaran 2015/2016. Kata Kunci : prestasi belajar Bahasa Inggris, Kim’s board game, media pengajaran Abstract This research aimed at finding the effect of using Kim’s board game toward the fourth grade students’ English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. The population of this research was all the fourth grade students in nine classes from eight schools in Sangsit, Buleleng, Bali, consisted of 203 students. The design of this research was post-test only control group design and used cluster random sampling technique to determine the sample. SDN 8 Sangsit was determined by lottery as the experimental group and treated by using Kim’s board game, while SDN 4 Sangsit was determined by lottery as the control group and treated without using Kim’s board game. The result of data analysis showed that the experimental group students achieved a higher English learning achievement than the control group. It was proven by the mean score obtained by both groups: the experimental group was 80 while the control group was 74. The result of t-test also proved that there was a significant effect of using Kim’s board game toward the students’ English learning achievement, in which the tobs was 3.293. It was higher than the tcv at 2.008559 (α = 0.05). Thus, it can be stated that learning English by using Kim’s board game gives a significant effect toward the fourth grade students’ English learning achievement of elementary school in Sangsit, Buleleng Regency in academic year 2015/2016. keyword : English learning achievement, Kim’s board game, teaching media
A Survey on the Tenth Grade EFL Students' Learning Style and Reason of Selection at SMA Negeri 2 Semarapura in Academic Year 2015/2016 ., Gusti Bagus Semara Putra; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gaya belajar pada siswa kelas 10 yang belajar berbahasa inggris sebagai bahasa asing dan alasan pemilihan gaya belajar tersebut di SMA Negeri 2 Semarapura. Metode yang telaah digunakan untuk memperoleh data adalah keusioner yang bernama Perceptual Learning Style Preference Questionnaire (PLSPQ) dan wawancara. Data – data tersebut dianalisa dengan mengunakan metode campuran. Hasil dari penelitian ini menempilkan bahwa sebagian besar siswa lebih menyukai gaya belajar berkelompok diikuti dengan kinesthetik, pendengaran, taktikal, melihat, dan gaya belajar individu. Itu juga didukung dengan hasil wawancara dimana siswa lebih banyak menyukai gaya belajar kelompok karena mereka dapat membagi materi pembelajaran atau ilu pengetahuan untuk mempersiapkan ujian. It dapat disimpulkan bahwa persentase siswa di sma Negeri 2 Semarapura terbesar lebih menyukai gaya belajar kelompok dengan persentase 79.5%.Kata Kunci : Siswa belajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing, Gaya belajar, Alasan pemilihan, Perceptual learning style preference questionnaire (PLSPQ) This research aimed at analyzing learning style and reason of selection of the tenth grade EFL students at SMA Negeri 2 Semarapura. The method used to obtain the data were questionnaire named Perceptual Learning Style Preference Questionnaire (PLSPQ) and interview. The data were analyzed by using mixed method approach. The result of the study showed that most of the students preferred group learning style followed by kinesthetic, auditory, tactile, visual, and individual learning style. It also was supported by the result of interview in which most students preferred group learning style by their responses on interview. The students preferred group learning style because they are able to share learning material or knowledge to prepare examination. It could be concluded that the most percentage of students at SMA Negeri 2 Semarapura preferred group learning style with the percentage 79.5%. keyword : EFL students, Learning style, Reason of selection, Perceptual learning style preference questionnaire (PLSPQ)
The Effect Of Using Jigsaw Puzzle Board Game Upon Student’s English Learning Achievement For The Sixth Grade Students Of Elementary School In Kampung Baru, Buleleng Regency In Academic Year 2015/2016. ., Ni Wayan Putri Anggitawati; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8265

Abstract

Penelitian eksperimental ini difokuskan pada penyelidikani efek dari penggunaan papan permainan jigsaw puzzle pada prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru, Kabupaten Buleleng pada tahun akademik 2015/2016. Desain penelitian ini adalah post-test only control group yang menggunakan teknik random sampling dalam penentuan sampel. Kelompok eksperimen dari penelitian ini diberi perlakuan dengan menggunakan papan permainan jigsaw puzzle. Sementara kelompok kontrol yang hanya diberi perlakuan dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dari kelompok eksperimen mencapai skor yang lebih tinggi daripada siswa dari kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata mereka di mana siswa kelompok eksperimen mendapat 82.46 dan kelompok kontrol mendapat 72,63. Selain itu, hasil t-test yang berjumlah 6,309 juga membuktikan bahwa papan permaianan jigsaw puzzle memberi pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru.Kata Kunci : permaianan papan, prestasi belajar bahasa Inggris, jigsaw puzzle This experimental research focused on investigating the effect of using jigsaw puzzle board game upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru, Buleleng regency in academic year 2015/2016. The design of this research was post-test only control group design which used a random sampling technique in determining the sample. The experimental group of this research was treated by jigsaw puzzle board game. Meanwhile the control group which only treated by using conventional teaching technique. The result of data analysis on this research showed that the students of experimental group achieved a higher score than the students of control group. It was shown by their mean score in which the experimental group students got 82.46 and the control group got 72.63. Moreover, the result of the t-test which was 6.309 also proved that jigsaw puzzle board game gave significant effect upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru.keyword : board game, English achievement, jigsaw puzzle
A Descriptive Study of Language Use in Teaching English as a Foreign Language Conducted By Female and Male English Teachers of SMK PGRI 1 Singaraja ., Luh Ririn Sukma Dewi; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8444

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa oleh guru perempuan dan guru laki-laki dalam pengajaran bahasa Inggris sebagai bahasa asing di SMK PGRI 1 Singaraja. Masalah yang di angkat dalam penelitian ini adalah: 1) karakteristik dari penggunaan bahasa oleh guru perempuan dan guru laki-laki, 2) dampak dari penggunaan dari karakteristik bahasa yang dimiliki oleh guru perempuan dan guru laki-laki. Penelitian ini menggunakan 1 guru bahasa inggris perempuan dan 1 guru bahasa inggris laki-laki sebagai subyeknya. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan instrumen manusia, rekaman dari hasil kegiatan belajar mengajar dan wawancara sebagain instrumennya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa karakteristik dari penggunaan bahasa yang dimiliki oleh guru bahasa inggris perempuan, yakni guru bahasa Inggris perempuan menggunakan bahasa yang kooperatif, tidak singkat, dan cenderung menggunakan bahasa Indonesia informal dalam proses belajar mengajar. Sedangkan karakteristik dari penggunaan bahasa yang dimiliki oleh guru laki-laki yakni, tidak kooperatif, singkat, dan cenderung menggunakan bahasa Indonesia formal dalam proses belajar mengajar. Dampak dari penggunaan karakteristik bahasa yang dimiliki oleh guru bahasa inggris perempuan adalah siswa lebih aktif dalam kegiatan pembelajaran, tetapi kecenderungan mereka untuk menghormati guru cenderung kurang. Di sisi lain, dampak dari penggunaan karakteristik bahasa yang dimiliki oleh guru laki-laki adalah, siswa cenderung tidak terlalu akif dalam proses pembelajaran, namun rasa hormat yang mereka miliki kepada guru laki-laki cenderung lebih tinggi. Kata Kunci : gender, bahasa, pengajaran bahasa inggris sebagai bahasa asing This research aimed at describing the characteristic of language use conducted by female and male English teacher at SMK PGRI 1 Singaraja. The problems raised in this research were, 1) the characteristic of language use of female and male English teacher, 2) the impacts of the use of the language use characteristic of female and male English teacher. This research used one female English teacher and one male English teacher as its subjects. This research is categorized as a qualitative research, which used human instrument, recording of teaching and learning process, observation sheet and interview guide as its instruments. The result of this research revealed that there were some characteristics of language use possessed by the female English teacher, which were more cooperative, less brief and tended using informal Indonesian in the teaching and learning process. Meanwhile, the characteristics of language use possessed by the male English teacher was less cooperative, brief, and tended using formal Indonesian in the teaching and learning process. The impact of the use of the language use characteristics of the female English teacher was students was more active in learning process, yet their tendency to respect their teacher was less. The impact of the use of the language use characteristics of the male English teacher was students were not active in the learning process, yet their tendency to respect their teacher was high. keyword : gender, language, teaching English as a foreign language
AN ANALYSIS OF TYPES AND STRUCTURES OF COMPOUND WORDS IN PEGAYAMAN DIALECT OF BALINESE A DESCRIPTIVE STUDY ., Nurlita Habibah; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8445

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan menginvestigasi tipe-tipe dan struktur-struktur kata majemuk pada bahasa bali dialek Pegayaman. Terdapat tiga informan yang dipilih dalam penelitian ini. Subjek penelitian ini ialah 50 orang penutur asli bahasa bali dialek pegayaman , dan objek penelitian ini ialah tipe dan struktur kata majemuk dalam bahasa bali dialek pegayaman. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga teknik, yaitu teknik observasi, teknik mendengarkan dan mencatat, serta teknik elisitasi, yang selanjutnya dianalisis secara descriptif. Hasil yang diperolah dari penelitian ini ialah, terdapat dua tipe utama kata majemuk bahasa bali dialek pegayaman yaitu kata majemuk endosentrik yang terdiri atas kata majemuk nomina, kata majemuk adjektiva, kata majemuk verba, dan kata majemuk adverbial, lalu terdapat pula kata majemuk eksosentrik yang terdiri atas kata majemuk adjectiva, kata majemuk verba, kata majemuk nomina, dan kata majemuk adverbial. Terdapat setidaknya enam belas struktur pembentuk kata majemuk endosentrik dan eksosentrik tersebut. Kata Kunci : Dialek, kata majemuk, tipe kata majemuk, struktur kata majemuk This research was a descriptive study which aimed at investigating the types and structures of compound words in Pegayaman Dialect of Balinese. There were three native speakers of Pegayaman Dialect of Balinese chosen as the informants of the study. The subjects of this study were 50 native speakers of Pegayaman Dialect of Balinese, and the objects of the study were the types and structures of compound words in Pegayaman Dialect of Balinese. The data obtained from observing, listening and noting, and eliciting techniques were then analyzed descriptively. As the result, there are two main types of compound words in Pegayaman Dialect of Balinese, namely endocentric compound words which consist of compoun noun, compound adjective, compound verb, and compound adverb, also exocentric compound words which consist of compound adjectives, compound verb, compound noun, and compound adverb. There are at least 16 structures which form both endocentric compound words and exocentric compound words.keyword : Compound Words, Dialect, Types of Compound Words, Structure of Compound Words
An Analysis of Grammatical Errors Committed by the Tenth Grade Students of SMK Negeri 2 Singaraja in Writing Recount Text in the Academic Year of 2015/2016 ., Ni Kadek Dwi Sanjiwani; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Made Hery Santosa, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 1 (2016): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengidentifikasi jenis-jenis kesalahan pada grammar siswa kelas X di SMK Negeri 2 Singaraja dalam menulis teks recount, dan (2) menjelaskan penyebab dari kesalahan pada grammar dalam menulis teks recount oleh siswa kelas X di SMK Negeri 2 Singaraja. Subjek penilitian ini adalah para siswa kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan 1 di SMK Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan tugas menulis dan wawancara sebagai instrument terpenting dalam mengumpulkan data. Teori dari Azar mengenai klasifikasi error digunakan untuk meneliti jenis kesalahan pada grammar yang dilakukan oleh subjek penelitian. Ada 14 jenis kesalahan pada grammar yang diklasifikasikan oleh Azar (1989) dan seluruh jenis tersebut teridentifikasi pada tulisan teks recount siswa. Kesalahan tersebut yaitu, verb tense (27.76%), add a word (16.18%), capitalization (11.49%), omit a word (10.66%), word choice (8.09%), spelling (8.00%), meaning not clear (6.43%), word form (4.04%), word order (3.49%), singular/plural (1.75%), incomplete sentence (0.83%), article (0.74%), run-on-sentence (0.37%), dan punctuation (0.18%). Penyebab kesalahan pada grammar tersebut diklasifikasikan menurut teori Richard (1979) mengenai klasifikasi sumber eror, yaitu: interference, intralingual, dan developmental. Sumber kesalahan menurut Brown yang juga digunakan dalam penelitian ini adalah communication strategy. Hasil penelitian menunjukan bahwa interference merupakan penyebab kesalahan grammar tertinggi pada subjek, ini disebabkan oleh pengaruh bahasa ibu yang begitu kental sehingga ketika menulis kalimat berbahasa Inggris, para subjek tetap terpaku pada struktur bahasa ibu mereka. Kata Kunci : kesalahan grammar, sekolah kejuruan, analisis eror, pembelajaran bahasa Inggris. This research aims at : (1) identifying the types of grammatical errors committed by the tenth grade students of SMK Negeri 2 Singaraja in writing recount texts, and (2) describing the sources of grammatical errors in writing recount texts made by the tenth grade students of SMK Negeri 2 Singaraja. The subjects of this study were the tenth grade students of class Tourism Accommodation 1 in SMK Negeri 2 Singaraja. This research was designed as descriptive qualitative research. This study used writing task and interview guide as the main instruments to collect the data. Azar’s theory of classification of errors was used to know the types of grammatical errors committed by the subjects. There are 14 types of grammatical errors classified by Azar (1989) and all of them were found in the subjects’ writing of recount text. These errors were verb tense errors (27.76%), add a word error (16.18%), capitalization error (11.49%), omit a word error (10.66%), word choice error (8.09%), spelling error (8.00%), meaning not clear error (6.43%), word form error (4.04%), word order error (3.49%), singular/plural error (1.75%), incomplete sentence error (0.83%), article error (0.74%), run-on-sentence error (0.37%), and punctuation error (0.18%). The sources of errors were classified based on Richard’s (1974) classification of sources of errors, namely: interference errors, intralingual errors, and developmental errors. The source of error according to Brown, which is taken into account in this study is communication strategy. The result shows that interference was the highest source of errors committed by the subject, it is mainly because the subject were interfered by their native language structure when producing English sentence.keyword : Grammatical Errors, Vocational School, Error Analysis, English Learning
REPRESENTATION OF A STRONG WOMAN IN THE LYRIC OF ROLLING IN THE DEEP BY ADELE ., Putu Yasamahadewi; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8547

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk menemukan representasi dari sosok seorang wanita tangguh yang dideskripsikan di dalam syair lagu yang berjudul Rolling in the Deep oleh Adele. Penelitian ini dirancang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga representasi dari sesosok wanita tangguh yang digambarkan di dalam syair lagu Rolling in the Deep by Adele, yaitu, keberanian, kekayaan, dan harga diri. Keberanian dari sosok wanita tangguh di dalam syair tersebut digambarkan sebagai seseorang yang memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya. Representasi wanita tangguh selanjutnya digambarkan dalam sesosok wanita tangguh yang memiliki kekayaan. Dalam hal ini sosok wanita yang berada didalam lirik tersebut digambarkan memiliki kekayaan lebih banyak dibandingkan mantan kekasihnya. Sementara representasi yang terakhir, yaitu seorang wanita tangguh yang memiliki harga diri. Wanita ini digambarkan sebagai seseorang yang mencintai dirinya lebih dari siapapun yang membuat dia berjuang untuk membela dirinya sendiri agar tidak dimanfaatkan oleh orang lain.Kata Kunci : representasi wanita tangguh, feminisme, syair lagu This research aimed to find the representation of a strong woman in the lyric of Rolling in the Deep by Adele. This study was a qualitative study in which the data was described descriptively. The results of this study showed that there were three representations of strong woman in the lyric of Rolling in the Deep by Adele, namely, courage, wealth, and self-worth. The courage representation of a strong woman in the lyric was represented as someone who had the courage to express her feelings. The next representation was represented as someone who had wealth. In this case, the speaker of the poem was represented as someone who had better financial income than her ex lover. Meanwhile, the last representation of a strong woman was the one who had self-worth. The speaker of the poem was described as someone who loved herself more than anyone that made her stood up for herself to prevent the other people to harm her.keyword : representation woman, feminism, lyric
DEVELOPING FLASHCARDS AND THE MANUAL BOOK FOR TEACHING ENGLISH VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS IN SINGARAJA ., Gusti Ayu Putu Taharyanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8555

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah studi tentang penelitian dan pengembangan, dimana bertujuan untuk mengembangkan flashcards dan buku manual sebagai media pengajaran kosakata Bahasa Inggirs untuk anak usia dini di Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah 5 guru Bahasa Inggris, terutamanya dari Sekolah Dasar Negeri. Sekolah - sekolah itu ialah SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. Penelitian ini menggunakan desain model yang diajukan oleh Hannafin dan Peck. Instrument yang digunakan ialah panduan interview, kuesioner untuk guru dan siswa, dan lembar penilaian. Data dalam studi ini dianalisis secara qualitatif dan quantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ternyata guru tidak memiliki flashcards yang mempuni. Flashcards yang dikembangkan memiliki 11 kategori dari kata benda dan dilengkapi deng buku manual. kualitas flashcards dan buku manual mendapatkan skor hampir 5 (skor tertinggi) dari ahli, dimana hal itu berarti sangat baik. Berdasarkan apa yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya guru disekolah tidak memiliki flashcards yang mempuni, sehingga flashcards yang mengandung 11 kategori kosakata benda ini dikembangka, dimana flashcards ini dilengkapi dengan buku manual dengan penilaian keduanya yang sangat baik.Kata Kunci : Pengembangan flashcards, flashcards untuk anak usia dini The present study was a Research and Development study which intended to develop flashcards and the manual book as teaching media for teaching English vocabulary for young learner in Singaraja. The subject of this study was five English teachers in Singaraja, especially the state Elementary school. They were SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. This study used design model proposed by Hannafin and Peck. The instruments used in this study were interview guide, questionnaires for teachers and students, and the evaluation sheet. The data was analyzed qualitatively and quantitatively. The result shows that teachers actually did not have any representative flashcards. The flashcards developed in this study covered 11 categories of noun and they were provided by manual book to support the implementation of the develop flashcards. The quality of the flashcards and the manual book got score almost 5 (highest score) from experts, which belonged to the excellent category. From the aforementioned result, it can be concluded that the teachers did not have any representative flashcards, therefore the development of flashcards which contained 11 categories of noun was conducted, and was supported by manual book in which their qualities were excellent. keyword : The development of flashcards, flashcards for young learner
AN ANALYSIS OF THE PRONUNCIATION ERRORS BY THE 11th GRADE STUDENTS OF SMKN 1 SUKASADA IN ENGLISH TEACHING AND LEARNING ACTIVITIES IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Siti Juliani Putri Sulandari; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8594

Abstract

Tujuan penilitian ini adalah untuk menganalisis kesalahan-kesalahan pengucapan pada kata-kata bahasa Inggris dan penyebab-penyebab terjadinya kesalahan yang dilakukan oleh oleh siswa kelas sebelas SMK Negeri 1 Sukasada. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas sebelas Akomodasi Perhotelan SMK Negeri 1 Sukasada tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 30 orang siswa. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan perekam suara dalam membaca nyaring dan wawancara. Kemudian, data dianalisis melalui prosedur analisis kesalahan yang terdiri dari mentranskrip seluruh data yang direkam, menganalisis kesalahan siswa, mengklasifikasikan kesalahan, menghitung kesalahan, menjelaskan kesalahan berdasarkan sumber. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kesalahan yang dilakukan oleh siswa telah diklasifikasikan ke dalam konsonan, vokal, dan vokal rangkap. Peneliti menemukan 564 total kesalahan, yang terdiri dari 167 atau 29.60% kesalahan pada konsonan, 262 atau 46.50% kesalahan pada vokal, dan 135 atau 23.90% kesalahan pada vokal rangkap. Kesalahan pada vokal adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh siswa. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan intralingual dimana kesalahan disebabkan oleh telusuran didalam target bahasa (inggris), interlingual dimana kesalahan disebabkan oleh efek dari bahasa ibu dan kesalahan latihan dimana kesalahan adalah hasil dari kesalahan mengajar. Kata Kunci : kesalahan pengucapan, analisis kesalahan, sumber kesalahan. The aim of this research is to analyze the pronunciation errors in English words and the sources of errors made by the students at the eleventh grade of SMK Negeri 1 Sukasada. The research design used in this study was descriptive qualitative research. The subjects of this research were the students at eleventh grade Akomodasi Perhotelan of SMK Negeri 1 Sukasada in academic year 2015/2016 that consisted of 30 students. In collecting the data, the researcher used recorder in reading aloud and interview. Then, the data were analyzed through error analysis procedure which consists of transcribing all data recorded, analyzing students’ errors, classifying the errors, evaluating the errors, explaining the errors based on the sources. The result of the data analysis shows that the errors made by the students were classified into consonant, vowel, and diphthongs. The researcher found 564 total errors, consisting of 167 or 29.60% errors in consonant, 262 or 46.50% errors in vowel, and 135 or 23.90% errors in diphthongs. Error in vowel is the most frequent errors made by the students. The sources of the errors made by the students are intralingual errors which were caused by the traced back to the target language (English), interlingual errors which were caused by the effect of the first language, and training errors which were the error that the result of wrong teaching techniques. keyword : error pronunciation, error analysis, source of error.
ANALYSIS OF STUDENTS PERCEPTION TOWARDS THE INSERTION OF CHARACTER EDUCATION IN EFL TEXT BOOK FOR SMP NEGERI STUDENTS IN KECAMATAN BULELENG IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Pande Made Hari Sugiharta; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi siswa terhadap penyisipan pendidikan karakter pada buku EFL untuk siswa SMP Negeri se-Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2016. Subyek dari penelitian ini adalah 210 siswa SMP se-Kecamatan Buleleng. Obyek penelitian ini adalah persepsi siswa. Data penelitian ini diperoleh menggunakan angket penelitian dan lembar pertanyaan wawancara tertulis tak terstuktur. Penelitian ini adalah penelitian survei dengan cara menyebarkan angket ke siswa. Data yang telah didapatkan, dianalisis dengan metode deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan, nilai rata-rata dari semua siswa adalah 128.3 dan nilai standar deviasi dari semua siswa adalah 10.58.Hasil persentase dari perhitungan nilai rata-rata siswa adalah 86%. Oleh karena itu, dari data analisis, dapat disimpulkan bahwa siswa mempunyai persepsi positif dengan kecendrungan yang tinggi terhadap penyisipan pendidikan karakter pada buku EFL.Kata Kunci : buku EFL, pendidikan karakter, persepsi siswa This research aimed to describe the students’ perception towards the insertion of character education in EFL Text book for SMP Negeri Students in Kecamatan Buleleng academic year 2016/2017. The subject of this research was 210 SMP students in Kecamatan Buleleng. The object of this research was students’ perception. The data of this research were obtained by using questionnaire and non-organized written interview question sheet. This research was survey research by distributing the questionnaire to the students. The collected data were analyzed by using descriptive statistic method. The research result shows that the average score of the students is 128.3 and the standard deviation score from the students is 10.58. The result of the calculation of the average score is 86%.Therefore, from the data analysis, it can be concluded that the students have high tendency on their positive perception toward the insertion of character education in their EFL text book.keyword : Character education, EFL text book, students’ perception