cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
THE STUDY OF LESSON PLANS AND LEARNING ACTIVITIES ON CURRICULUM 2013 BY SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Kadek Angga Andriani; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8757

Abstract

Studi deskriptif ini bertujuan untuk : (1) menganalisis kualitas RPP kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru kelas 7 di SMP N 2 Singraja, (2) menginvetigasi penerapan RPP kurikulum 2013, (3) menginvestigasi permasahalan yang dialami oleh guru dalam menerapkan RPP kurikulum 2013. Subyek penelitian ini adalah dua guru Bahasa Inggris di SMP N 2 Singaraja. Pengumpulan data menggunakan APKCG (penilaian pembelajaran) dan dianalisis menggunakan deskriptif statistic. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Kualitas RPP kurikulum 2013 yang dibuat oleh guru dikategorikan baik (dengan rerata nilai 84). (2) Implementasi RPP dalam kegiatan pembelajaran dikategorikan baik (dengan rerata skor 78). (3) Guru mengalami kesulitan dalam : (a) merancang penilaian, (b) menyusun materi, (c) mengajak siswa melakukan aktifitas menanya dan mengkomunikasikan, (d) menyiapakan media yang cocok. Dapat disimpulkan bahwa implementasi RPP kurikulum 2013 sudah berhasil. Namun, ada yang perlu ditingkatkan dalam beberapa aspek.Kata Kunci : Implementasi kurikulum 2013, Rencana Pleaksanaan Pembelajaran This descriptive study aims at (1) analyzing the quality of lesson plans on curriculum 2013 made by seventh grade English teachers at SMP N 2 Singaraja, (2) observing the implementation of the lesson plans on curriculum 2013, (3) investigating the problems encountered by teachers in implementing lesson plans on curriculum 2013. The subject of this study was two English Teachers of SMP N 2 Singaraja. The data were collected by using APKCG (assessment for teaching) and analyzed by using descriptive statistics. The result of the research shows that: (1) the quality of the lesson plans on curriculum 2013 made by English teachers is good (with the average score of 84). (2)The implementation of lesson plans in learning activities by English teachers is categorized as good (with the average score of 78). (3) Teachers faced difficulty in: (a) designing assessment, (b) organizing material (c) inviting students to do questioning and communicating stage, and (d) preparing appropriate media. It is concluded that the implementation of lesson plans on curriculum 2013 by seventh Grade English Teachers at SMP N 2 Singaraja has been successful. Despite of that, some aspect in implementing lesson plans need to be improved.keyword : Implementation of Curriculum 2013, Lesson plan
AN ANALYSIS OF LEARNING MATERIALS IN LEARNING ENGLISH AT THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA IN TERMS OF SPEECH ACT TYPE, SUB TYPE AND SPEECH STANDARD BASED ON CURRICULUM 2013 ., Ni Putu Artila Dewi; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8775

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Pertama, perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam buku siswa dan rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Kedua, pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran guru. Bahan pembelajaran dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Subjek penelitian terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran guru, buku siswa kelas VII dan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam buku siswa dan RPP guru, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan dan menjelaskan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. directif dengan sub jenisnya menanya, meminta, memohon. Semua dari mereka menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku. 2) pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam RPP guru dan implementasinya, yaitu: a. expressif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mendeskripsikan. c. komisif dengan sub jenisnya menawarkan dan d. direktif dengan sub jenisnya menanya, meminta. keseluruhan menggunakan pidatonya bahasa baku dan tidak baku.Kata Kunci : bahan pembelajaran, tindak tutur, tuturan baku dan tidak baku ABSTRACT The research focused on two problems. First, the planning of learning materials based on Curriculum 2013 in the students’ book and teacher’s lesson plan. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Second, the implementation of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the teacher’s lesson plans. The learning materials were analyzed in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Research subjects consisted of teacher’s lesson plans, students’ book and the English teacher. The Data were collected through document study, observation, and interview guide. The data were analyzed qualitatively. The results show the following: 1) the planning of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book and lesson plans, namely: a. expressives with subtypes greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with subtypes stating, describing. c. Commisives with subtype offering. d. directives with subtypes questioning, requesting, ordering. All the learning materials used standard and non standard. 2) implementation learning materials based on Curriculum 2013 : a. expressive with sub type greeting, thanking, apologizing. b. Assertive with sub type stating, describing. c. commisives with sub type offering. dan d. Directives with sub type questioning, requesting. All the learning materials used standard and non standard. keyword : learning material, speech act, speech standard and non standard
AN ANALYSIS OF LEARNING MATERIALS IN LEARNING ENGLISH AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMPN 4 SINGARAJA IN TERMS OF SPEECH ACT TYPE, SUB TYPE AND SPEECH FORMALITY BASED ON CURRICULUM 2013 ., Luh Putu Dewi Lestari; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8776

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada dua masalah. Pertama, perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dalam buku siswa dan rencana pelaksanaan pembelajaran guru dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Kedua, pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam rencana pelaksanaan pembelajaran guru dianalisis dalam hal jenis tindak tutur utama dan spesifik dan sub jenis serta variasi bahasa. Subjek penelitian terdiri dari rencana pelaksanaan pembelajaran guru, buku siswa dan guru bahasa Inggris. Data dikumpulkan melalui studi dokumen, observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: 1) perencanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam buku siswa dan RPP guru, yaitu: a. direktif dengan sub jenisnya bertanya, meminta, memesan, mengundang, melarang. b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, mengeluh dan menjelaskan. c. komisif dengan sub jenisnya menjanjikan, menolak dan menawarkan dan d. ekspresif dengan sub jenisnya menyapa, berterima kasih, meminta maaf, memberi selamat dan memuji. Semua dari mereka menggunakan pidatonya formalitas formal dan informal. 2) pelaksanaan materi pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 seperti yang direncanakan dalam RPP guru, yaitu: a. direktif dengan sub jenisnya bertanya, meminta dan memerintah, b. asertif dengan sub jenisnya menyatakan, c. komisif dengan sub jenisnya menolak dan d. ekspresif dengan sub jenisnya berterima kasih dan memuji. Semua itu menggunakan tuturan resmi dan tidak resmi. Kata Kunci : bahan pembelajaran, tindak tutur, tuturan formal dan informal The research focused on two problems. First, the planning of learning materials based on Curriculum 2013 in the students’ book and teacher’s lesson plan in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Second, the implementation of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the teacher’s lesson plans in terms of the main and specific speech act types and sub types as well as speech variation. Research subjects consisted of teacher’s lesson plans, students’ book and the English teacher. The Data were collected through document study, observation, and interview guide. The data were analyzed qualitatively. The results show the following: 1) the planning of learning materials based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book and lesson plans, namely: a. directive with the sub type questioning, requesting, ordering, inviting, prohibiting. b. assertive with the sub type stating, complaining and describing. c. commisisve with the sub type promising and refusing, and d. expressive with the sub type greeting, thanking, apologizing, congratulating and praising. All of them used speech formality formal and informal.2) the implementation of learning material based on Curriculum 2013 as planned in the students’ book, namely directive with the sub type questioning, requesting and commanding, assertive with the sub type stating, commisisve with the sub type refusing and expressive with the sub type thanking and praising. All of them used speech formality formal and informal. keyword : learning material, speech act, speech formality
THE CORRELATION BETWEEN SELF-REGULATED LEARNING STRATEGIES AND THE 10TH GRADE STUDENT’S ENGLISH ACHIEVEMENT AT SMA NEGERI 2 BANJAR ., Kadek Andi Arta Dinata; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui korelasi antara strategi belajar regulasi diri dan prestasi belajar bahasa Inggris kelas 10 di SMA Negeri 2 Banjar, dan strategi regulasi diri yang paling sering digunakan oleh siswa kelas 10 di SMA Negeri 2 Banjar. Penelitian ini menggunakan desain ex-post facto dengan studi korelasi yang melibatkan 152 siswa sebagai sampel penelitian. Data dalam studi ini didapatkan melalui penyebaran kuisioner dan pengoleksian daftar nilai bahasa Inggris siswa. Hasil penelitian menunjukkan:1) terdapat korelasi yang signifikan antara strategi belajar regulasi diri dengan prestasi belajar bahasa Inggris siswa di SMA Negeri 2 Banjar, dan 2) strategi regulasi diri dalam belajar secara berpasangan merupakan strategi belajar regulari diri yang paling sering digunakan oleh siswa. Kata Kunci : Strategi Belajar Regulasi Diri, Prestasi Belajar Bahasa Inggris This study aimed at finding out the correlation between self-regulated learning strategies and the 10th grade student’s English achievement at SMA Negeri 2 Banjar and the most frequent self-regulated learning strategies used by the 10th grade students at SMA Negeri 2 Banjar. The design of this research was an ex-post facto research using correlational study involving 152 students as the population sample. The data of the study were obtained through questionnaire and record keeping document related with the student’s English achievement. The result of the study shows that: 1) there is a significant correlation between self-regulated learning strategies and 10th grade student’s English achievement at SMA Negeri 2 Banjar, and 2) the most frequent self-regulated learning strategies used by the 10th grade students at SMA Negeri 2 Banjar is peer learning strategies. keyword : Self-regulated Learning Strategies, English Achievement
DESIGNING ENGLISH SONGS AS SUPPLEMENTARY MATERIAL IN TEACHING ENGLISH FOR SEVENTH GRADE STUDENTS IN SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Gede Pradipta Putra; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8787

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menemukan topik yang bisa diajarkan dengan menggunakan lagu sebagai materi tambahan dalam mengajar bahasa Inggris di SMP N 1 Kubutambahan, (2) lagu apa yang akan di desain dan (3) mengetahui kualitas dari lagu bahasa Inggris yang telah dirancang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas tujuh A di SMP N I Kubutambahan. Data penelitian ini diperoleh dengan menggunakan lembar observasi, kuesioner guru dan siswa, ceklis, rubrik penilaian, dan catatan tambahan. Penelitian ini adalah R & D (penelitian dan pengembangan) yang mengikuti beberapa prosedur berdasarkan model Sugiyono yaitu, mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, merancang produk, validasi desain produk, merevisi produk desain, mencoba produk, dan merevisi produk. Dengan demikian, ada produk prototipe dari lagu bahasa Inggris di akhir penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada enam tema yang bisa diajarkan dengan menggunakan lagu yaitu Sapaan, Memperkenalkan diri dan teman-teman, Hari, Pekerjaan, Hewan, dan Keluarga. Lagu yang di desain dalam penelitian ini adalah lagu anak-anak dan terdapat sebuah buku panduan untuk masing-masing tema lagu dan latihan soal sebagai aktivitas tambahan. Untuk kualitas media, ditemukan bahwa semua lagu dikategorikan sebagai media yang sangat baik. Dengan demikian, lagu berbahasa Inggris sangat tepat untuk digunakan dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa kelas tujuh sebagai materi tambahan.Kata Kunci : Lagu, Materi tambahan, Pengajaran bahasa Inggris untuk anak - anak. This research aimed to (1) find the topics that could be developed songs as a supplementary material in teaching English in SMP N 1 Kubutambahan, (2) find what songs that should be designed, and (3) find out the quality of designed English songs. The subject of this research was seven grade students in 7A class in SMP N I Kubutambahan. The data of this research were obtained by using observation sheet, teacher and students’ questionnaires, checklist, rubric, and notes. This research was R&D (research and development) which followed several procedures based on Sugiyono model namely, identifying potency and problem, collecting data, designing product, validating design product, revising design product, trying-out product, and revising product. Thus, there is a prototype product of English songs in the end of this research. The result of this research shows that there were six themes that could be taught by using songs namely greeting, introducing myself and friends, days, occupation, animals, and family. Songs that should be designed was children songs and there was a guidance book for each theme of the songs and exercises as a follow up activity. For the quality of the media, it was found that the songs are categorized as an excellent product. Thus, it is proper to be used in teaching English for seventh grade students as a supplementary material.keyword : Song, Supplementary material, Teaching English for young learners
The Effect of Project-Based Learning on the Eleventh Grade Students' Writing Achievement at SMA Negeri 3 Singaraja in the Academic Year 2016/2017 ., Ni Wayan Widya Agustini; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marha; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki apakah terdapat pengaruh yang signifikan dari project-based learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Singaraja dalam bentuk penelitian eksperimen dengan Post-Test only Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah 329 siswa kelas sebelas yang dibagi menjadi 10 kelas. Dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terdapat dua kelas yang terdiri dari 30 siswa dan 31 siswa yang diputuskan sebagai sampel dari penelitian ini. Kedua sampel tersebut kemudian dipilih secara acak untuk menjadi kelompok eksperimen (memperoleh perlakuan dengan project-based learning) dan kelompok kontrol (memperoleh perlakuan dengan metode konvensional). Data dikumpulkan dengan menggunakan tes kemampuan menulis. Data yang terkumpul kemudian dianalisa secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan t-test dibantu dengan SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dari project-based learning terhadap kemampuan menulis siswa kelas sebelas di SMA Negeri 3 Singaraja dimana siswa yang diajar menggunakan project-based learning menunjukkan kemampuan menulis yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.Kata Kunci : project-based learning, kemampuan menulis This study was aimed at investigating whether there was a significant effect of project-based learning on the eleventh grade students’ writing achievement. This study was conducted in SMA Negeri 3 Singaraja in form of an experimental research with Post-Test only Control Group Design. The population of this study was 329 students of the eleventh grade students who were divided into 10 classes. By using cluster random sampling technique, there were two classes consisting of 30 students and 31 students determined as the samples of the study. The samples then were randomly selected as the experimental group (taught by project-based learning) and as the control group (taught by conventional method). The data were collected by using writing competency test. The obtained data were analyzed descriptively and inferentially by using t-test assisted with SPSS 22.0. The result of the study shows that there is a significant effect of project-based learning on the eleventh grade students’ writing achievement at SMA Negeri 3 Singaraja in which the students taught by project-based learning achieved better writing achievement rather than students taught by using conventional method.keyword : project-based learning, writing achievement
AN ANALYSIS OF LEARNING ACTIVITIES BASED ON CURRICULUM 2013 IN TEACHING ENGLISH IN SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Luh Putu Rany Prihastuti; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan kegiatan-kegiatan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 di buku guru yang berjudul “When English Rings a Bell” dan kegiatan-kegiatan pembelajaran di rencana pelaksananaan pembelajaran dari para guru dan pengimplementasian kegiatan pembelajaran oleh para guru bahasa Inggris dalam pengajaran bahasa Inggris. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui analisa dokumen, wawancara, dan pengamatan. Data dianalisis berdasarkan topik, prosedur-prosedur inti, prosedur-prosedur khusus, dan contoh ekspresi-ekspresi yang digunakan. Subjek penelitian ini adalah para guru bahasa Inggris di kelas tujuh dan objek penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran yang terdapat dalam buku guru, rencana pelaksanaan pembelajaran, dan penerapan kegiatan pembelajaran di kelas. Hasil dari penelitian menunjukkan (1) kedua guru tidak mengikuti buku guru dalam merencanakan kegiatan-kegiatan pembelajaran karena mereka mengakui bahwa kegiatan pembelajaran dalam buku guru tidak dapat memfasilitasi kebutuhan siswa dalam pembelajaran, (2) kegiatan-kegiatan pembelajaran yang direncanakan tidak semua diimplementasikan di dalam kelas, khususnya kegiatan menanya karena alas an waktu dan situasi kelas.Kata Kunci : Kurikulum 2013, kegiatan-kegiatan pembelajaran, pendekatan scientific. The objectives of this study were describing the planning of learning activities based on the Curriculum 2013 in the teacher’s book entitled “When English Rings a Bell” and learning activities in the teachers’ lesson plans and the implementation of learning activities based on the Curriculum 2013 by the English teachers in teaching English. This study was descriptive qualitative. The data were collected through doing document study, interview, and observation. The data were analyzed based on topic, main procedures, specific procedures, and example of the expressions. The subject was the seventh grade English teachers and the objects of this study were learning activities contained in the Teacher’s Book, lesson plans, and its implementation in the classroom. The result of this study shows that (1) both teachers did not follow the teacher’s book in planning the learning activities because they admitted that the learning activities in the teacher’s book could not facilitate the students’ need, (2) the learning activities planned were not fully implemented in the classroom, especially in questioning due to reasons; time and classroom situation.keyword : Curriculum 2013, learning activities, scientific approach.
AN ANALYSIS OF LEARNING ASSESSMENT BASED ON THE CURRICULUM 2013 BY THE SEVENTH GRADE TEACHER IN SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., I Gusti Agung Ayu Agustini; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra,Dip.,App.; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9250

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah(1) unutuk menganalisis perencanaan penilaian pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 yang terdapat dalam buku guru yang berjdul "When English Rings a bell" dan rencana pelaksanaan penilaian yang di rencanakan oleh para guru, dan (2) penerapan kegiatan penilaian berdasarkan Kurikulum 2013 pada guru pada pembelajaran bahasa Inggris. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. data dikumpulkan dari data analisis isi, wawancara, dan hasil pengamatan. data di analisi berdasarkan kompetensi inti, alat penilaian, model penilaian dan tehnik penilaian. Subjek dari penelitian ini adalah para guru dan objeknya dalah buku guru, rencana pelkasanaan pembelajaran, dan penerapan didalam kelas. Hasil dari penelitian ini adalah (1) kedua guru tidak mengikuti buku guru dalam membuat kegiatan penilaian, dan (2) kedua guru di rencanakan pelaksanaan penelitian tidak semua dilaksanakan di dalam kelas.Kata Kunci : Kurikulum 2013, penilaian pemebelajaran, penilaian autentik ABSTRACT The aims of this study were (1) to analyze the planning of learning assessment based on Curriculum 2013 in the teacher’s book entitle “When English Ring a Bell” and the teacher’s lesson plans of seventh grade students and (2) the implementation of the learning assessment based on Curriculum 2013 in the teacher’s lesson plans. The design of this study was qualitative. The data were collected by document study, interview, and observation. The analysis was based on the core competency, instruments, technique of assessment and model of assessment. The subject was an English teachers and the objects of this study were teacher’s book, lesson plans and the implementation in the classroom. The results of this study were (1) both of the teacher’s mostly did not follow the assessment in the teacher’s book in planning learning assessment in the classroom. (2) The learning assessment in the lesson plans were not fully implemented in the classroom especially in the religious and social competencies.keyword : Curriculum 2013, learning assessment, Authentic Assessment
THE JUNIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEACHERS’ PEDAGOGICAL COMPETENCE AT DAWAN DISTRICT, KLUNGKUNG REGENCY ., I Komang Adi Wiguna; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9261

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru - guru bahasa inggris didalam merencanakan, melaksanakan pembelajaran dan mengevaluasi hasil pembelajaran. Subjek dari penelitian ini adalah guru – guru bahasa inggris di SMP N 1 Dawan dan SMP N 3 Dawan. Data dikumpulkan dengan menggunakan lima instrumen, yaitu perekam, rubrik penilaian, penilai, kuesioner,dan pedoman wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan rubrik penilaian diisi oleh penilai. Data disajikan secara deskriptif. Hasil data analisis menunjukan bahwa kompetensi dua guru bahasa inggris didalam merencanakan pembelajaran dikategorikan sangat baik dan tiga guru dikategorikan baik. Dua guru perlu belajar bagaimana cara mendesain penilaian pembelajaran yang dimana dalam teknik, prosedur, instrumen, masih belum jelas. Akan tetapi, di dalam melakasanakan pembelajaran, dua guru dikategorikan sangat baik, satu guru dikategorikan baik dan dua guru dikategorikan sedang. Dua guru masih memiliki masalah, mereka merasa sulit untuk memilih pendekatan/ strategi yang sesuai dan memiliki sedikit pengetahuan tentang pemanfaatan sumber dan media pembelajaran. Mereka perlu melakukan refleksi disetiap akhir pembelajaran untuk mengetahui kesalahan mereka dan mereka akan memperbaiki dipertemuan selanjutnya. Sedangkan, di dalam mengevaluasi hasil pembelajaran, dua guru dikategorikan sangat baik dan tiga guru dikategorikan baik. Kata Kunci : Mengevaluasi hasil pembelajaran, Merencanakan pembelajaran, melakasanakan pembelajaran, Kompetensi pedagogik. This evaluative study aimed to analyze English teachers’ pedagogical competence in terms of planning, implementing the lesson and evaluating the learning outcomes. The subjects of this study were English teachers at SMP N 1 Dawan and SMP N 3 Dawan. The data were collected by using five instruments, namely recorder, evaluation rubric, evaluator, questionnaires and interview guide. The data gathered were analyzed by using evaluation rubric that was filled by the evaluator. The data were presented descriptively. The results of data analysis showed that the competence in planning the lesson, two teachers are categorized as very good, and three teachers are categorized as good. Two teachers need to learn how to design learning evaluation in since the technique, procedure and instrument are not clear. However, in terms of implementing the lesson, two teachers are categorized as very good, one teacher is categorized as good and two other teachers are categorized as average. Two teachers still have problems, they feel difficult to choose appropriate approach /learning strategies and have little knowledge about utilization of resource / instructional media. They need to conduct reflection in every end of the lesson to know their mistakes and they will improve it for next meeting. Meanwhile, in term of evaluating the learning outcomes, two teachers are categorized as very good and three teachers are categorized as good. keyword : Evaluating the learning outcomes, Implementing the lesson, Planning the lesson, Pedagogical Competence.
THE ANALYSIS OF TEACHERS' CODE SWITCHINGS BASED ON THE PERCEPTIONS OF THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 2 SAWAN ., I Gede Juliadnyana; ., Drs. I Wayan Suarnajaya,MA., Ph.D.; ., Dewa Putu Ramendra, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.9262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menidentifikasi tipe dari rubahan bahasa dan untuk menyelidiki persepsi siswa terhadap penggunaan rubahan bahasa oleh guru bahasa Inggris kelas delapan di SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini dirancang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas delapan dan guru bahasa Inggris di kelas delapan. Instrumen yang digunakan dalam peneliian ini meliputi lembar observasi, kuisioner, pedoman wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga tipe rubahan bahasa yang digunakan oleh guru bahasa Inggris. Data menunjukan bahwa 31.7% intra sentential code switching, 54.8% inter sentential code switching, dan 13.4% inter personal code switching. Hasil dari kuisioner menunjukan respon rata – rata siswa adalah 70.74%, itu berarti siswa dikategorikan memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan rubahan bahasa oleh guru bahasa Inggris. Wawancara menunjukan bahwa siswa memiliki persepsi yang positif terhadap penggunaan rubahan bahasa oleh guru bahasa Inggris. Ada dua alasan berkenaan dengan jawaban positive siswa seperti: rubahan bahasa membuat siswa “mengerti” materi pelajaran lebih mudah, dan rubahan bahasa menurunkan “stres” siswa dalam belajar.Kata Kunci : Rubahan Bahasa, Tipe Rubahan Bahasa, Fungsi dari Rubahan Bahasa, Persepsi This research aimed to identify the types of code switching and the students’ perception about code switching used by the English teachers in the eighth grade students of SMP Negeri 2 Sawan. This research was conducted in descriptive qualitative design. The subjects of this research were the eighth grade students and the eighth grade English teachers. The instruments used in this study were observation sheet, questionnaire, and interview guide. The results of this research showed that there were three types of code switching used by the English teachers. The data showed there were (31.7%) of intra sentential code switching, (54.8%) of inter sentential code switching and (13.4%) of inter personal code switching.The results of the questionnaire showed that the average responses of the students were (70.74%), it means that students were categorized to have positive perception about the use of code switching by the English teachers. The interview shows that the students had positive response about the use of code switching by the English teachers. There were two reasons concerning the students’ positive answer, that is, code switchings that make the students understand the material more easily, and code switchings that reduce the students’ stress in learning.keyword : Code switching, type of code switching, function of code switching, perception