cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,873 Documents
THE EFFECT OF MOVIE CLIPS ON STUDENTS’ DESCRIPTIVE WRITING ACHIEVEMENT OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS AT SMP NEGERI 1 MENGWI IN ACADEMIC YEAR 2017/2018 ., DWI KESUMA SUSILA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.14863

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengivestigasi apakah ada perbedaan atau tidak terhadap prestasi belajar menulis deskriptif teks para siswa di kelas tujuh dengan menggunakan Movie Clips. Desain yang digunakan adalah Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah para siswa kelas tujuh di SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique digunakan untuk mendapatkan sampel. Terdapat dua kelompok sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok eksperimen yang diajarkan menggunakan Movie Clips dan kelompok Kontrol yang tidak diajarkan menggunakan Movie Clips. Data dikumpulkan melalui post-test yang dimana dilaksanakan setelah kedua kelompok mendapatkan perlakuan berbeda sebanyak sembilan pertemuan. Setelah itu, data dianalisis menggunakan descriptive statistical analysis dan inferential analysis. Hasil dari descriptive statistical analysis menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memperoleh hasil yang lebih baik dalam menulis dimana nilai rata-rata kelompok eksperimen adalah 79,26 sedangkan nilai kelompok kontrol adalah 76,02. Selanjutnya, berdasarkan pengujian hypothesis dalam inferential analysis, didapatkan nilai t hitung = 2.032 (tobs) lebih tinggi daripada nilai t tabel dengan nilai t tabel yaitu 1.996 (tcv) dengan standard alpha level (α = .05). Hal tersebut berarti hypothesis awal ditolak demi alternative hypothesis. Oleh karena itu, bisa dipastikan bahwa terdapat perbedaan signifikan terhadapt prestas belajar para siswa di kelas tujuh dalam menulis deskriptif teks berbantuan Movie Clips di SMP Negeri 1 Mengwi di tahun ajaran 2017/2018. Kata Kunci : menulis deskriptif, movie clips, prestasi menulis This study was aimed at investigating whether or not there was a significant effect on the seventh grade students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips. The Post-test Only Control Group Design was used as the research design. The population for this study was seventh grade students in SMP Negeri 1 Mengwi. One intact group cluster random sampling technique was used in selecting the sample for the study. There were two groups of sample for this study, namely experimental group which was taught by using Movie Clips and control group which was not taught by using Movie Clips. The data for this study were gathered through the post-test which conducted after those two groups were given different treatment for nine meetings. After that, the research data were analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis. The result of descriptive statistical analysis showed that the experimental group had better performance in writing where the experimental group’s mean score was 79.26 while the control group’s mean score was 76.02. Furthermore, based on the hypothesis testing in inferential statistical analysis, it was found that the t observed of 2.032 (tobs) was higher than the t critical value of 1.996 (tcv) at standard alpha level (α = .05). It means the null hypothesis was rejected in favor of the alternative hypothesis. Therefore, it could be confirmed that there was a significant effect on students’ descriptive writing achievement by using Movie Clips in seventh grade students at SMP Negeri 1 Mengwi in Academic Year 2017/2018.keyword : descriptive writing, movie clips, writing achievement
A COMPARATIVE STUDY ON THE STUDENTS' READING COMPETENCY ACROSS CLASSES AT SMP N 2 KEDIRI BASED ON THE CURRICULUM 2006 ., I Dewa Ayu Tri Utaminingsih; ., Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, M.Sc.; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi, M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12398

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menguji perbedaan yang signifikan terhadap kompetensi membaca siswa antar kelas di SMP N 2 Kediri pada tahun akademik 2017/2018, dan (2) menyelidiki kelemahan membaca siswa yang bisa dilihat dari indikator membaca berdasarkan kurikulum tahun 2006 pada tahun ajaran 2017 / 2018. Desain dari penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Populasi adalah siswa kelas delapan SMP N 2 Kediri. Cluster Random Sampling digunakan untuk memilih sampel dalam penelitian ini. Empat kelas dipilih sebagai sampel penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa di H Class tampil lebih baik daripada siswa kelas E, F, dan G. Hal itu dibuktikan dengan hasil statistik deskriptif yang menunjukkan skor rata-rata empat kelas antara lain: skor rata-rata kelas E adalah 46,19, nilai rata-rata kelas F adalah 46,33, nilai rata-rata kelas G adalah 52,40 dan skor rata-rata kelas H adalah 53,23. Hasil uji anova menunjukkan nilai fobs (4,076) lebih tinggi dari fcv (2,72). Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kompetensi membaca siswa antar kelas di SMP N 2 Kediri pada tahun ajaran 2017/2018. Selain itu, peneliti menemukan bahwa sebagian besar siswa kelas delapan memiliki kelemahan membaca dalam mengetahui gagasan utama teks tertulis.Kata Kunci : kompetensi membaca, kelemahan membaca The study was aimed at (1) testing the significant differences of the students’ reading competency across classes at SMP N 2 Kediri in the academic year 2017/2018, and (2) investigating the student’s reading deficiency viewed from reading indicators based on curriculum 2006 in the academic year 2017/2018. The research design of this study was descriptive research. The population was the eight grade students of SMP N 2 Kediri. Cluster Random Sampling was used to select the sample of this study. Four classes were selected as the sample of the study. The result of the data analysis showed that the students in H Class performed better than the students in the E, F, and G Class. It was proven by the result of the descriptive statistics which showed the mean score of four classes such as: the mean score E class was 46.19, the mean score of F class was 46.33, the mean score of G class was 52.40 and the mean score of H class was 53.23. The result of Anova test showed the value of the fobs(4.076) was higher than fcv (2.72). It can be concluded that there were any significant differences of the students’ reading competency across classes at SMP N 2 Kediri in the academic year 2017/2018. Additionally, the researcher found that most of the eight grade students had reading deficiency in finding out the main idea of the written text. keyword : reading competency, reading deficiency
The Relationship between Parental Involvement and Students’ English Achievement at 8th grade students in SMP Negeri 1 Singaraja in Academic Year 2017 ., Gede Agus Artasthana; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marhaeni; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi signifikansi hubungan antara keterlibatan orang tua dan prestasi bahasa inggris dari siswa kelas 8 di SMP Negeri 1 Singaraja. Desain penelitian yang di gunakan adalah korelasi sederhana yang melibatkan 58 orang siswa dan orang tua mereka sebagai sample penelitian. Materi untuk kuesioner diadopsi dari jurnal artikel karya Shute et al. (2011) yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai keterlibatan orang tua di rumah, sedangkan data mengenai prestasi bahasa Inggrisnya didapatkan dengan melihat nilai rapor siswa. Investigasi hubungan antara keterlibatan orang tua di rumah dan prestasi bahasa Inggris siswa dilakukan dengan menggunakan korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan diantara keterlibatan orang tua dan prestasi bahasa Inggris siswa, dengan nilai Pearson Correlation = 0.440 > 0.05.Kata Kunci : keterlibatan orang tua, prestasi, prestasi bahasa Inggris The purpose of this study is to investigate the significant relationship between parental involvement and students’ English achievement of 8th grade students in SMP Negeri 1 Singaraja. The design of this study is simple correlation involving 58 students and their parents as the sample. The material of the questionnaire was adopted from Shute et al.(2011) and was used to collect the data of the home – based parental involvement, while the data of the English achievement was collected from school principal. Pearson Product Moment Correlation was used to investigate the correlation between parental involvement and students’ English achievement. The result shows that parental involvement and students’ English achievement have a positive and significant correlation, with the Pearson Correlation value = 0.440 > 0.05. keyword : parental involvement, achievement, English achievement
THE EFFECT OF BIG BOOKS AS TEACHING MEDIA ON THE THIRD GRADE STUDENTS’ READING COMPREHENSION IN EAST BALI ., I Putu Chandra Guna Krisna; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.15050

Abstract

Ini merupakan sebuah penelitian eksperimental yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak perbedaan yang signifikan pada pemahaman membaca siswa kelas 3 SD Baruna Gianyar. Penelitian ini berbentuk Quasi Experimental of Posttest Only Control Group Study. Populasi yang digunakan adalah siswa kelas 3 di SD Baruna Gianyar. Terdapat dua kelas yang dipilih sebagai sampel. IIIA ditetapkan sebagai kelompok eksperimental dan mendapat Big Book sebagai teaching media sedangkan kelas IIIB ditetapkan sebagai kelompok control yang diajar menggunakan media conventional dalam proses belajar mengajar. Data yang diperoleh dianalisis t-test melalui SPSS 16.0. data hasil dari analisis menunjukan bahwa siswa yang diajar menggunakan Big Books sebagai teaching media memperoleh nilai rata-rata yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok control. yang mana kelompok eksperimental memperoleh nilai rata-rata 83.8571 sedangkan kelompok control memperoleh nilai rata-rata 78.8571. Hasil dari t-test juga menunjukkan bahwa nilai dari t-observed (tobs) adalah 2.068 dan nilai dari t-critical value (tcv) adalah 1.7334 . Hal itu menunjukkan bahwa nilai dari tobs lebih tinngi dari nilai tcv. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pemahaman mebaca siswa kelas 3 antara siswa yang diajarkan menggunakan Big Books sebagai media dan siswa yang diajarkan menggunakan media konvensional.Kata Kunci : Big Book, media, pemahaman membaca, pembelajaran anak-anak. This is an experimental study that aims to investigate whether or not there is a significant difference in reading comprehension between students who are taught using Big Books as teaching media and thus who were taught using conventional media in grade 3 SD Baruna Gianyar. This quasi experimental study employed Posttest Only Control Group design. The population was taken from the third graders in Baruna Gianyar Elementary School. Two classes were selected as samples in this study class IIIA was designated as experimental group and got Big Books as teaching media while class IIIB was designated as a control group using conventional media in teaching and learning process. The data obtained were analyzed using t-test via SPSS 16.0. The result of the data analysis showed that the students who were taught using Big Books as teaching media gained better average score in comparison to the control group. The experimental was 83.8571 while the control group obtained the average score of 78.8571. The result of t-test also shows that the value of t-observed (tobs) is 2.068 and the value of t-critical value (tcv) is 1.7334. in other words the value of the tobs is higher than the value of tcv. Therefore, it can be concluded that there is a significant effect of the use of Big Books as teaching media on students’ reading comprehension at third grade of elementary school students in SD Baruna Gianyar.keyword : Big Book, Media, Reading Comprhension, teaching young learner.
DEVELOPING HIDDEN OBJECT MEDIA FOR TEACHING ENGLISH AT THIRD GRADE ELEMENTARY STUDENTS IN SD LAB UNDIKSHA SINGARAJA ., Ida Ayu Putu Putri Gita Sari; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd.,M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan ‘Hidden Object Media’ dalam pembelajaran Bahasa Inggris kelas tiga Sekolah Dasar dan (2) mengetahui kualitas dari penggunaan ‘Hidden Object Media’ untuk pembelajaran Bahasa Inggris kelas tiga di SD Lab Undiksha Singaraja. Subjek dari penelitian ini ialah tiga puluh tujuh siswa kelas III Sekolah Dasar di SD Lab Undiksha Singaraja pada semester genap tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian pengembangan yang berdasarkan pada lima prosedur ADDIE oleh Branch (2010) meliputi Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi dan Evaluasi. Dalam pelaksanaanya, penelitian ini menggunakan beberapa instrumen yaitu panduan wawancara, lembar observasi, kuesioner, rubrik dan catatan. Pada akhir penelitian ini, dihasilkan prototipe produk yaitu Hidden Object Media dalam bentuk handout. Hasil dari penelitian ini ialah empat buah Hidden Object Media yang dikembangkan berdasarkan silabus kompetensi, silabus analisis serta karakteristik dari media dengan topik Animals serta Body Parts. Setiap media yang dikembangkan terdiri dari panduan guru, cerita pendek, Hidden Object Handout, dan daftar kegiatan lanjutan yang dapat diterapkan. Dalam hal kualitas media, berdasarkan hasil dari pengujian ahli serta kuesioner guru, Hidden Object Media termasuk dalam kategori media yang sangat bagus. Maka dari itu, media ini cocok digunakan untuk pengajaran Bahasa Inggris kelas tiga Sekolah Dasar. Kata Kunci : hidden object media, handout, pembelajaran Bahasa Inggris untuk anak - anak This research aimed to (1) develop ‘Hidden Object Media’ in teaching English for third-grade of elementary school and (2) investigate the quality of ‘Hidden Object Media’ for teaching English at third-grade elementary students in SD Lab Undiksha Singaraja. The subject of this research was thirty seven of third grade students in SD Lab Undiksha Singaraja at even semester academic year 2016/2017. This research categorized as ‘Research and Development’ (R & D) in which it was following five procedures of ADDIE based on Branch (2010). The five procedures consist of Analyze, Design, Development, Implementation and Evaluation. In executing the procedures, some instruments were used to conduct this research. There was interview guide, observation sheet, item of questionnaire, rubric, and notes. In the end of this research, there was a prototype product named hidden object media which was in a form of handout. The result of this research is four hidden object media that were developed based on syllabus competences, syllabus analysis as well as characteristics of media developed based on two topics which are animals and body parts. Each media consist of teacher’s guidelines, brief story, hidden object handout, and list of possible post activities. In term of quality, based on the result of expert judgment and teacher’s questionnaire it was found that hidden object media were categorized as excellent media. Thus, this media was proper to use for teaching English for third grade students. keyword : hidden object media, handout, teaching English for young Learners
The Effect Of Using Jigsaw Puzzle Board Game Upon Student’s English Learning Achievement For The Sixth Grade Students Of Elementary School In Kampung Baru, Buleleng Regency In Academic Year 2015/2016. ., Ni Wayan Putri Anggitawati; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8265

Abstract

Penelitian eksperimental ini difokuskan pada penyelidikani efek dari penggunaan papan permainan jigsaw puzzle pada prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru, Kabupaten Buleleng pada tahun akademik 2015/2016. Desain penelitian ini adalah post-test only control group yang menggunakan teknik random sampling dalam penentuan sampel. Kelompok eksperimen dari penelitian ini diberi perlakuan dengan menggunakan papan permainan jigsaw puzzle. Sementara kelompok kontrol yang hanya diberi perlakuan dengan menggunakan teknik mengajar konvensional. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa siswa dari kelompok eksperimen mencapai skor yang lebih tinggi daripada siswa dari kelompok kontrol. Hal ini ditunjukkan oleh skor rata-rata mereka di mana siswa kelompok eksperimen mendapat 82.46 dan kelompok kontrol mendapat 72,63. Selain itu, hasil t-test yang berjumlah 6,309 juga membuktikan bahwa papan permaianan jigsaw puzzle memberi pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar bahasa Inggris untuk siswa kelas enam sekolah dasar di Kampung Baru.Kata Kunci : permaianan papan, prestasi belajar bahasa Inggris, jigsaw puzzle This experimental research focused on investigating the effect of using jigsaw puzzle board game upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru, Buleleng regency in academic year 2015/2016. The design of this research was post-test only control group design which used a random sampling technique in determining the sample. The experimental group of this research was treated by jigsaw puzzle board game. Meanwhile the control group which only treated by using conventional teaching technique. The result of data analysis on this research showed that the students of experimental group achieved a higher score than the students of control group. It was shown by their mean score in which the experimental group students got 82.46 and the control group got 72.63. Moreover, the result of the t-test which was 6.309 also proved that jigsaw puzzle board game gave significant effect upon student’s English learning achievement for the sixth grade students of elementary school in Kampung Baru.keyword : board game, English achievement, jigsaw puzzle
AN ANALYSIS OF QUESTION POSED BY ENGLISH TEACHER DURING TEACHING AND LEARNING PROCESS AT SMP NEGERI 6 SINGARAJA ., PUTU AYU LINDA KRISTIANA DEWI; ., Prof. Dr. Anak Agung Istri Ngr. Marhaeni; ., A.A. Gede Yudha Paramartha, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18794

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bagaimana guru bahasa inggris memberikan pertanyaan kepada siswa, (2) medeskripsikan bagaimana respon siswa terhadap pertanyaan guru. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan subjek penelitian seorang guru bahasa inggris dan siswa kelas tujuh di SMP Negeri 6 Singaraja. Data dari penelitian ini dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, maupun wawancara. Adapun instrument yang digunakan yaitu lembar observasi dan rekaman video, checklist, dan panduan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis secara kuantitaf dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) guru sebagian besar mengajukan pertanyaann convergent (61.07%) yang digunakan untuk mengecek pemahaman siswa. (2) pertanyaan procedural (25.89%) yang digunakan untuk mengevaluasi persiapan siswa dan berhubungan dengan rutinitas kelas, dan pertanyaan divergent (13.04%) yang digunakan untuk memelihara wawasan dengan memaparkan hubungan baru. Kemudian, adapun enam strategi yang digunakan, yaitu no calling out, cold call, repeating, prompting, waiting, and probing. Strategi yang paling banyak digunakan oleh guru adalah no calling out dengan presentase (54.35%). Kemudian, siswa memberikan tiga jenis respon dalam bentuk verbal (81,42%), non-verbal (4,74%), dan no-response (13,84%).Kata Kunci : Pertanyaan guru, Respon siswa This study aimed to (1) describe how the English teacher gives question to the students, (2) describe how the students give response to the teacher’s question. This study was a case study with the subject of an English teacher and seventh grade students at SMP Negeri 6 Singaraja. The data were collected through observation and documentation, as well as interview. The instrument used were observation sheet and video recorder, checklist, and interview guide. The collected data were analyzed quantitatively and qualitatively. The result showed that (1) the teacher mostly posed convergent question (61.07%) which were used to check students’ understanding, (2) procedural question (25.89%) which were used to evaluate student preparation and dealt with classroom routines, and (3) divergent question (13.04% ) which were used to nurture insight by exposing new relationship. Then, six strategies were used, namely no calling out, cold call, repeating, prompting, waiting, and probing. The most used strategy by the teacher was no calling out with percentage (54.35%). Then, the students provided three kinds of response in the form of verbal (81.42%), non-verbal (4.74%), and no-response (13.84%). keyword : Students’ responses, Teacher’s question
An Analysis of Male and Female Teachers’ Verbal Interaction in English Classes of Grade 11 at SMK Negeri 2 Denpasar ., Ni Putu Ekayanthi; ., Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara guru laki-laki dan perempuan di kelas bahasa Inggris dalam menggunakan verbal interaksi kepada siswa khususnya di kelas XI di SMK Negeri 2 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang digunakan yaitu guru bahasa Inggris laki-laki dan perempuan yang terdiri dari 2 guru bahasa Inggris laki-laki dan 2 guru bahasa Inggris perempuan. Penelitian ini menggunakan teori dari Flander yang di kenal dengan FIACS (Flanders Interaction Analysis Category System). Terdapat 10 kategori dari FIACS yaitu (1) Accepting feeling, (2) Praises or encouragement, (3) Accepts or uses ideas of students, (4) Ask questions, (5) Lecturing, (6) Giving direction, (7) Criticizing or justifying authority, (8) Students’ talk response, (9) Students’ talk initiation, (10) Silent or confusion. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan merekam kejadian di dalam kelas, kartu data dan wawancara terhadap guru sebagai data pendukung. Hasil yang didapat pada penelitian ini bahwa kategori tertinggi yang muncul yaitu kategori “students’ talk response” dimana siswa lebih dominan dalam verbal interaksi di dalam kelas pada saat proses belajar dan mengajar. Penelitian ini mengungkapkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara guru laki-laki dan perempuan di SMK Negeri 2 Denpasar.Kata Kunci : Verbal interaksi, proses belajar mengajar, guru laki-laki dan perempuan. This study aims to describe the differences between male and female teachers’ verbal interaction in English classes in grade 11 at SMK Negeri 2 Denpasar. This research was qualitative descriptive, which involves 2 male and 2 female English teachers. This qualitative descriptive research used the theory by Flander which called FIACS (Flanders Interaction Analysis Category System). There were ten categories of this theory, they are (1) Accepting feeling, (2) Praises or encouragement, (3) Accepts or uses ideas of students, (4) Ask questions, (5) Lecturing, (6) Giving direction, (7) Criticizing or justifying authority, (8) Students’ talk response, (9) Students’ talk initiation, (10) Silent or confusion. This study used the method of video recording, observation sheet and interview to support the data. The finding reveals that the category with the highest frequency of occurrences was “students’ talk response” where the students more dominant in verbal interaction in the classroom during teaching and learning process, and there was no significant difference between male and female teachers at SMK Negeri 2 Denpasar.keyword : Verbal interaction, teaching and learning process, male and female teachers.
AN ANALYSIS OF COMMUNICATION STRATEGIES USED BY FREELANCE GUIDES IN UBUD TOURISM OBJECT ., I Kadek Mudita; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., I Putu Indra Kusuma, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) strategi komunikasi yang digunakan oleh guide freelance di obyek-obyek wisata di Ubud, (2) alasan mengapa para guide freelance menggunakan strategi komunikasi saat mereka berkomunikasi dengan tamu. Penelitian ini menggunakan teori dari Dornyei tentang klasifikasi dari strategi komunikasi. Subyek dari penelitian ini adalah tiga orang guide freelance yang telah diseleksi menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada 93 ucapan yang bisa di klasifikasikan kedalam strategi komunikasi. Jenis-jenis strategi komunikasi yang digunakan oleh guide freelance adalah time gaining strategy, literal translation, circumlocution, language switch, appeal for assistance, approximation dan word coinage. Dalam menggunakan strategi komunikasi, para guide menggunakan strategi komunikasi karena kurangnya pemahaman tentang bahasa inggris dan beberapa dari mereka menggunakan strategi komunikasi karena mereka perlu waktu untuk berfikir karena keterbatasan pengetahuan kosakata. Para guide juga menggunakan strategi komunikasi sebagai strategi untuk menjaga komunikasi.Kata Kunci : Strategi komunikasi, freelance guide This present study was aimed to discover (1) the communication strategy used by freelance guides in Ubud’s tourism object, (2) the reason why the freelance guide used communication strategy when communicating with guest. This study used Dornyei classification of communication strategy. The subjects of this study were three freelance guide which selected by using purposive sampling. The result of this study found that there are 93 utterances that can be classified as communication strategy. The type of communication strategy used freelance guide were time gaining strategy, literal translation, circumlocution, language switch, appeal for assistance, approximation, and word coinage. In using the communication strategy, the guide used communication strategy because of the lack of understanding the language that is English, and some of them using communication strategy because of the need to think since the vocabulary are limited. The guide was also used communication strategy as a means to maintain communication.keyword : Communication strategy, freelance guide
The Effect of Audio Visual Media on The Tenth Grade Students' Speaking Ability at SMA N 1 Sawan ., MADE DYAN WIDHIADNYANI KUNDE; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.18784

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari media audio visual pada kemampuan berbicara siswa di SMA N 1 Sawan. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental yang menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 248 siswa dan sampel penelitian ini adalah kelas X IPA 1 dan kelas X IPB 1, di mana 36 siswa kelas X IPA 1 berada dalam kelompok eksperimen dan kelas X IPB 1 yang terdiri dari 36 siswa berada dalam kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes berbicara, rencana pelajaran dan rubrik berbicara untuk menilai siswa berbicara. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan menggunakan program SPSS 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata kelompok eksperimen adalah 78,61 sedangkan skor rata-rata kelompok kontrol adalah 73,88. Ini berarti bahwa skor rata-rata pada kelompok eksperimen lebih tinggi daripada skor rata-rata pada kelompok kontrol. Hasil uji t menunjukkan 0,039 (Sig.2-tailed). Ini menunjukkan ada pengaruh signifikan media audio visual pada kemampuan berbicara siswa di SMA N 1 Sawan. Disarankan bahwa guru bahasa Inggris yang memiliki masalah serupa harus mencoba menggunakan media audio visual untuk mengajar berbicara. Kata Kunci : berbicara, mengajar berbicara, media audio visual ABSTRACT This study aimed to investigate whether there was a significant effect of audio visual media on the students’ speaking ability at SMA N 1 Sawan. The present study was an experimental research that used post-test only control group design. The population of this study were 248 students and the sample of this study was class X IPA 1 and class X IPB 1, where 36 students of class X IPA 1 was in experimental group and class X IPB 1 that consisted of 36 students was in control group. The instruments used for collecting the data were speaking test, lesson plan, teaching scenario for the treatment and speaking rubric for assessing speaking. The data were analyzed descriptively and inferentially by using SPSS 24 program. The result of the study showed that the mean of experimental group was 78.61 while the mean of control group was 73.88. It means that mean score in the experimental group is higher than mean score in control group. The result of t test showed .039 (Sig.2-tailed). This indicated there is a significant effect of audio visual media on the students’ speaking ability at SMA N 1 Sawan. It is suggested that English teachers who have similar problems should try using audio visual media for teaching speaking. keyword : speaking, teaching speaking, audio visual media

Page 78 of 188 | Total Record : 1873