cover
Contact Name
I Wayan Widiana
Contact Email
wayanwidiana85@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Indonesia
ISSN : 2303288X     EISSN : 25417207     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Indonesia [p-ISSN: 2303-288X (print) and e-ISSN: 2541-7207 (online)] is a peer-reviewed journal published by the Research and Community Service Institute of Universitas Pendidikan Ganesha since 2012. JPI is an integrated media for ongoing communication related to significant new research findings related to education, including: the fields of educational research in teaching, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and education development. JPI publishes research articles that are comprehensive in nature by inviting reviews from the leading experts in the fields. The incoming papers will be selected based on high scientific studies, provide important new knowledge, and are very interesting for the community in the field of education. JPI has become a member of CrossRef with DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v9i1 so that all articles published by JPI will have a unique DOI number.
Arjuna Subject : -
Articles 942 Documents
CAMPUR KODE DALAM KOMUNIKASI LISAN PASANGAN PERKAWINAN BEDA BANGSA JEPANG-INDONESIA (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Merlyna Y.P, Putu Dewi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.129 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i1.1415

Abstract

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat dwibahasawan yang mampu berkomunikasi dengan lebih dari satu bahasa. Hubungan sosial di daerah pariwisata mengakibatkan akulturasi budaya dan bahasa yang melahirkan hubungan personal antar individu. Hubungan personal seperti perkawinan beda bahasa antara warga Jepang dan warga Indonesia memunculkan campur kode dalam kegiatan komunikasinya. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis campur kode yang digunakan, jenis campur kode yang paling dominan dipakai, dan alasan terjadinya campur kode dalam berkomunikasi. Metode yang dipakai adalah metode observasi dan wawancara,kemudian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah ada tiga jenis campur kode yang muncul. Jenis campur kode yang paling dominan adalah campur kode keluar. Faktor yang mengakibatkan fenomena campur kode adalag faktor kesantaian, kebiasaan, dan karena kurangnya padanan kata yang dapat digunakan berkomunikasi dengan bahasa yang sama.
PENGEMBANGAN MODEL KONSELING LOGO UNTUK MENCEGAH PEYALAHGUNAAN NARKOBA, PSIKOTROPIKA DAN ZAT ADIKTIF LAINNYA PADA PARA SISWA DI BALI Suranata, Kadek
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (962.516 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i1.1416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model konseling logo untuk mencegah penyalahgunaan narkoba, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) pada para siswa di Provinsi Bali. Secara lebih rinci, untuk: (1) mendeskripsikan kecenderungan penyalahgunaan napza para siswa di Bali, (2) mendeskripsikan persepsi siswa terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan napza yang dilakukan di sekolah, (3) mengetahui validitas teoretik rancangan model konseling logo, (4) mengetahui pengaruh model konseling logo terhadap kecenderungan penyalahgunaan napza siswa. Penelitian pengembangan ini dilakukan melalui tujuh langkah pokok, yaitu: (1) research and information collecting, (2) planning, (3) developing preliminary form of product, (4) preliminary field testing and product revision, (5) main field test and product revision, (6) operational field test and product revision dan (7) dessemination implementation and institutionalization. Populasi penelitian terdiri dari pakar dan praktisi bimbingan konseling di sekolah serta para siswa pada SMP,SMA,SMK di Provinsi Bali. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik multistage random sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sebanyak 64,15%  dari 332 responden memiliki kecenderungan penyalahgunaan napza pada kategori sedang, 25,10% pada kategori tinggi, dan 10,25% pada kategori rendah, (2) sebanyak 81% siswa mempersepsikan telah dilakukan upaya pencegahan penyelahgunaan napza di sekolah dan 61% diantaranya mempersepsikan upaya pencegahan dilakukan oleh konselor sekolah, (3) uji validitas teoretik menunjukkan model konseling logo memiliki indek validitas yang baik (R sebesar 0,90); (4) terdapat perbedaan penurunan signifikan kecenderungan penyalahgunaan napza siswa yang mengikuti konseling logo dengan yang mengikuti konseling secara konvensional (t sebesar -19,654 p<0,05, dan pada amatan lanjut t sebesar  -14,443 p<0,05). Penelitian akan dilanjutkan pada tahap II dengan fokus pada uji coba efektifitas model pada populasi yang lebih luas.
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER TERINTEGRASI PEMBELAJARAN SAINS Sadia, Wayan
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.111 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2165

Abstract

Abstract This research was conducted with the main objective to develop a model of character education integrated with science learning in elementary, junior, and senior high schools. The research was focused on the needs analysis study involving 36 elementary school science teachers, 34 junior high school science teachers and 27 senior high school science teachers to collect information on science learning in relation to character education. Data were collected by questionnaires, observation and interviewing techniques. Data were analyzed by descriptive and qualitative meaning. The results showed that: 1) character education can be developed through selection of science learning model, assessment model, and teaching materials, 2) science learning models that contribute significantly to the development of the character of students are inquiry learning, problem-based learning, cooperative learning , science-technology-society, problem solving, and contextual learning models, 3) science teacher’s responses to the character education are generally very positive and seek to develop good character through a learning process, 4) some (55.3%) science teachers include indicators of character values that to be target of learning in the syllabus and lesson plans, and some (44.7%) do not explicitly specify its, but implicitly implied in the syllabus and lesson plans. Keywords: character education, integrated science learning
MODEL PEMBELAJARAN FISIKA UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS BERPIKIR DAN KARAKTER BANGSA BERBASIS KEARIFAN LOKAL BALI Suastra, Wayan
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.922 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2166

Abstract

Penelitian ini merupakan analisis kebutuhan untuk menghasilkan model pembelajaran fisika yang adaptable dan efektif bagi pengembangan kreativitas berpikir dan karakter bangsa yang berbasis kearifan  lokal Bali. Subjek penelitian ini guru-guru fisika SMA yang telah berpengalaman minimal 10 tahun mengajar fisika di  SMA Negeri dan Swasta di Singaraja Bali yang berjumlah 12 orang.  Alat pengumpul data berupa kuesioner, pedoman observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang dipakai adalah analisis deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut. 1) Terdapat empat aspek berpikir kreatif yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran fisika SMA yaitu berpikir lancar (6 indikator), berpikir luwes (6 indikator), berpikir orisinil (7 indikator), dan berpikir elaboratif (5 indikator). 2) Terdapat 18 karakter bangsa yang berbasis kearifan lokal yang dapat dikembangkan dalam pembelajaran fisika SMA yang meliputi: religius (tri hita karana), berbuat jujur dan berkata benar (satyam), toleransi (tat twam asi), disiplin, tanggung jawab (sesana), kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai (santhi), gemar membaca, refleksi diri (mulat sarira), peduli dan bersahabat, jengah, tidak sombong, suka bekerja keras dan dermawan). 3) Tahapan pembelajaran meliputi: (1) eksplorasi, (2) pemusatan, (3) inkuiri/penyelidikan, (4) elaborasi, dan (5) konfirmasi.
PENELUSURAN MISKONSEPSI DALAM PEMBELAJARAN TATA KALIMAT DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME BERBASIS INKUIRI PADA SISWA KELAS I SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA Putrayasa, Ida Bagus
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.009 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2168

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjawab permasalahan (1) miskonsepsi-miskonsepsi yang terdapat pada siswa tentang objek dan adverbial, (2) efektivitas strategi pengubahan konsepsi, (3) tingkat penguasaan siswa atas konsep-konsep objek dan adverbial, dan (4) komentar siswa tentang pendekatan konstruktivisme berbasis inkuiri dalam mempelajari konsep-konsep objek dan adverbial. Untuk mencapai tujuan tersebut, dirancang penelitian eksperimen dengan melibatkan dua kelas, yang masing-masing kelas dijadikan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada tiap-tiap kelas diambil 22 siswa kelas VII SMP Lab Undiksha secara acak untuk dijadikan sampel. Data yang terkait dengan permasalahan di atas, dikumpulkan dengan tes dan kuesioner. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dan uji t. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan pendekatan konstruktivisme berbasis inkuiri lebih baik daripada model konvensional dalam mempelajari konsep-konsep objek dan adverbial. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan kepada guru agar menerapkan pendekatan tersebut sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia (khususnya dalam kalimat).
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS MAHASISWA DENGAN PENGINTEGRASIAN POWERS DALAM ASESSMEN PORTOFOLIO ELEKTRONIK Eka Sulistia Dewi, Pt
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.639 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2169

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis dengan mengaplikasikan Strategi POWERS berbasis portopolio elektronik. Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi awal yang berupa interview dan pre-test yang menunjukkan bahwa kemampuan mahasiswa semester 2B yang berjumlah 29 orang di tahun ajaran 2011/2012 di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris dalam menulis paragraf tersebut masih kurang. Dari segi proses, pada awalnya mahasiswa sangat tergantung pada kehadiran dosen dikelas, kurang percaya diri bahkan cenderung subjektif. Namun setelah diberikan tindakan, kepercayan diri mahasiswa semakin meningkat (lebih mandiri), mereka cenderung lebih objektif, terbuka, jujur dan mampu bekerja sama serta mengambil resiko dengan baik. Dari segi hasil menulis, hasil belaar mahasiswa pun mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya skor individu dan rata-rata pada pre-test 25,67 (cukup), 32,17 (bagus) pada post-test 1 dan 36,69 (sangat bagus) pada post-test 2. Peningkatan kemampuan mahasiswa juga berpengaruh pada nilai akhir mahasiswa diakhir semester dimana rata-rata nilai akhir mahasiswa adalah B.
PENGEMBANGAN MODEL TUTOR BIMBINGAN KONSELING SEBAYA (PEER COUNSELING) UNTUK MENGATASI MASALAH MAHASISWA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNDIKSHA Suranata, Kadek
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.737 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model tutor bimbingan konseling teman sebaya untuk membantu meminimalisasi masalah yang dialami mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Undiksha Singaraja. Secara lebih rinci tujuan penelitian ini adalah: (1) mengidentifikasi masalah-masalah yang dialami mahasiswa FIP Undiksha, dan (2) mengetahui validasi teoretik rumusan model. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan (research & develovement) yang terdiri dari tujuh langkah pokok yaitu, (1) research and information collecting. (2) pllaning. merumuskan rencana penggunaan hasil penelitian, sasaran atau pengguna hasil penelitian, dan deskripsi komponen-komponen hasil penelitian serta, (3) develop preliminary form of product yaitu  menyusunan draf uji coba hasil penelitian di lapangan  (4) preliminary field testing and product revition yaitu melakukan  evaluasi hasil  penelitian  untuk mengetahui apakah hasil penelitian dapat  dikembangkan atau tidak (5) main field test and product revision yaitu melakukan uji kembali hasil-hasil yang telah dicapai, (6) operational field test and product revision yaitu mengkaji apakah hasil penelitian benar-benar dapat digunakan oleh praktisi pendidikan sebagai pelaksana dan pengembang pendidikan (7) dessemination implementastion and institutionalization, implementasi hasil-hasil penelitian melalui proses desiminasi di lembaga. Populasi penelitian adalah mahasiswa di Fakultas Ilmu Pendidikan Undiksha yang ditentukan dengan teknik proposional cluster random sampling serta pakar bimbingan konseling. Untuk mengidentifikasi masalah- masalah mahasiswa menggunakan instrumen alat ungkap masalah (AUM) jenis PTSDL seri mahasiswa selanjutnya data dianalisis menggunakan program komputer analisis AUM PTSDL versi 2011. Analisis validasi teoretik melibatkan dua orang pakar bimbingan konseling, data validasi dianalisis menggunakan teknik Geregory. Hasil penelitian menunjukkan: (1) masalah yang paling dirasakan mahasiswa FIP Undiksha berdasarkan hasil analisis AUM PTSDL adalah terkait dengan penguasaan keterampilan belajar dengan skor mutu 47,2 atau pada kategori rendah sedangkan rata-rata masalah yang dialami pada aspek keterampilan belajar ini adalah 22,5 atau pada kategori sedang. (2) hasil validasi model menggunakan nilai R sebesar 0,90 yang dapat bermakna bahwa model tutor bimbingan konseling teman sebaya layak dikembangkan lebih lanjut.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERORIENTASI PEMECAHAN MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Suarsana, I M
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.165 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2171

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan e-modul aljabar berorientasi pemecahan masalah, mengetahui kefektifan penggunaan e-modul dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa serta mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan e-modul dalam perkuliahan aljabar. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan rancangan penelitian pengembangan dengan mengadopsi model Plomp yang meliputi beberapa fase seperti: 1) fase investigasi awal; 2) fase design/perancangan; 3) fase realisasi/konstruksi; 4) fase tes, evaluasi dan revisi; dan 5) fase implementasi. Penelitian ini tidak sampai pada tahap implementasi karena waktu yang tidak memungkinkan.  Hasil yang diperoleh melalui penelitian ini adalah sebagai berikut. 1) E-modul yang telah disusun berkualitas baik, namun masih perlu disempurnakan lagi. 2). Penggunaan e-modul dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis mahasiswa. 3) Tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan e-modul dalam perkuliahan adalah sangat positif. Kata Kunci: e-modul, keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah
PENGINTEGRASIAN MEDIA PEMBELAJARAN VIRTUAL BERBASIS GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN DAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 6 SINGARAJA Suweken, Gede
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.16 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2172

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi  dan pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 6 Singaraja yang jumlahnya 31 orang. Adapun tindakan yang diberikan kepada siswa adalah berupa penggunaan media pembelajaran berbasis Geogebra dalam pembelajaran matematika. Tindakan yang diberikan berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa dari 55,6 menjadi 71,2. Tindakan juga berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran yang tercermin dari keaktifan mereka selama pembelajaran berlangsung.
ANALISIS SEMIOTIK TERHADAP VCD PEMBELAJARAN “MENGGAMBAR KREATIF BERSAMA EINSTEIN DAN FABER-CASTELL SERI 1: PETUNJUK MENGGAMBAR KREATIF UNTUK ANAK-ANAK” Herliyani, Elly
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.857 KB) | DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v2i2.2173

Abstract

VCD pembelajaran cara menggambar dan mewarnai menggunakan produk Faber-Castell perlu dikaji dengan ilmu semiotik, karena semiotik dapat membaca tanda apa yang kita lihat dan apa maksud penyampaian pesan. Penelitian menggunakan metode analisis tekstual dengan pendekatan semiotik, untuk membedakan unsur atau elemen tanda pada sebuah objek berdasarkan teori Roland Barthes dan teori Charles Sanders Peirce. Data dikumpulkan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan terdapat ikon, indeks, dan simbol yang merupakan tanda denotasi dari pesan yang disampaikan kepada audience, diteliti berdasarkan tanda verbal, tanda nonverbal dan tanda visual. Tanda konotasi meminjam citra positif Einstein, sehingga adanya mitos Einstein pintar menggambar karena produk Faber-Castell. Kode diperlukan untuk menyampaikan informasi Faber-Castell sebagai produsen peralatan menulis dan menggambar, serta Einstein sebagai artis profesional.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 3 (2025): September Vol 14 No 2 (2025): June Vol 14 No 1 (2025): March Vol 13 No 4 (2024): Desember Vol 13 No 3 (2024): September Vol 13 No 2 (2024): June Vol 13 No 1 (2024): March Vol 12 No 4 (2023): December Vol 12 No 3 (2023): September Vol 12 No 2 (2023): June Vol 12 No 1 (2023): March Vol 11 No 4 (2022): Desember Vol 11 No 3 (2022): September Vol 11 No 2 (2022): June Vol 11, No 1 (2022) Vol 11 No 1 (2022) Vol 10 No 4 (2021) Vol 10, No 4 (2021) Vol 10, No 3 (2021) Vol 10 No 3 (2021) Vol 10 No 2 (2021) Vol 10, No 2 (2021) Vol 10, No 1 (2021) Vol 10 No 1 (2021) Vol 9, No 4 (2020) Vol 9 No 4 (2020) Vol 9 No 3 (2020) Vol 9, No 3 (2020) Vol 9 No 2 (2020) Vol 9, No 2 (2020) Vol 9, No 1 (2020) Vol 9 No 1 (2020) Vol 8 No 2 (2019) Vol 8, No 2 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 8, No 1 (2019) Vol 8 No 1 (2019) Vol 7 No 2 (2018) Vol 7, No 2 (2018) Vol 7 No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 7, No 1 (2018) Vol 6 No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 2 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6, No 1 (2017) Vol 6 No 1 (2017) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5 No 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 5 No 1 (2016) Vol 5, No 1 (2016) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4 No 2 (2015) Vol 4, No 2 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 4 No 1 (2015) Vol 4, No 1 (2015) Vol 3 No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 2 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 3 No 1 (2014) Vol 3, No 1 (2014) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2, No 2 (2013) Vol 2 No 2 (2013) Vol 2 No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 2, No 1 (2013) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1 No 2 (2012) Vol 1, No 2 (2012) Vol 1, No 1 (2012) Vol 1 No 1 (2012) Vol 1, No 1 (2012) More Issue