cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
AGROTEKBIS
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 23883011     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Arjuna Subject : -
Articles 678 Documents
PENGARUH KOMBINASI DOSIS PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK HIJAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) VARIETAS LEMBAH PALU Supriadi, Dedy
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi dosis pupuk anorganik dan pupuk hijau terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah (Allium cepa L.) varietas Lembah Palu. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan kombinasi dosis pupuk anorganik yang telah di rekomendasikan oleh BPTP Sulteng (2007), yaitu terdiri dari : P0 (Tanpa pupuk), P1 (50kg Urea, 75kg SP-36, 50kg KCl), P2 (100kg Urea, 150kg SP-36,100kg KCl),         P3 (50kg Urea, 75kg SP-36, 50kg KCl + 3,9kg pupuk hijau daun gamal),  P4 (50kg Urea, 75kg   SP-36, 50kg KCl + 7,8kg pupuk hijau daun gamal), P5 (100kg Urea, 150kg SP-36, 100kg KCl       + 3,9kg pupuk hijau daun gamal), dan P6 (100kg Urea,150kg SP-36, 100kg KCl + 7,8kg pupuk hijau daun gamal). Perlakuan tersebut diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 21 petak percobaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi dosis pupuk anorganik setengah rekomendasi di tambah pupuk hijau 10 ton/ha menunjukan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang tertinggi yaitu rata-rata tinggi tanaman 34,94 cm, jumlah daun 31,87 cm2, luas daun 358,26 cm, bobot segar umbi 56,80 g, dan bobot segar tanaman 69,18 g. Pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah yang terbaik terlihat pada pemberian setengah rekomendasi pupuk anorganik dibanding dengan pemberian pupuk anorganik sesuai rekomendasi. Pemberian pupuk hijau daun gamal 10 ton/ha memberikan respon pertumbuhan dan hasil tanaman yang lebih tinggi namun tidak berbeda dengan pemberian pupuk hijau daun gamal 5 ton/ha.
ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI SETENGAH TEKNIS DAN IRIGASI DESA DI DESA PAKULI KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI Hidayat, Farid; Muis, Abdul
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan dari usahatani padi sawah irigasi setengah teknis dan irigasi desa, mengetahui perbedaan yang nyata dari produksi dan pendapatan antara usahatani padi sawah dengan sisitem irigasi setengah teknis dan irigasi desa.Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara Proportional Stratified Random Sampling irigasi setengah teknis sebanyak 17 responden dan irigasi desa sebanyak 13 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani dan analisis komparatif.Hasil penelitian ini adalah rata-rata pendapatan petani yang menggunakan sistem irigasi setengah teknis sebesar Rp 11.663.922,08/Ha,sedangkan untuk petani responden yang menggunakan sistem irigasi desa memperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp 9.803.569,44/Ha.Perbandingan produksi dan pendapatan usahatani yang menggunakan irigasi setengah teknis dengan irigasi desa diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,807> t-tabel.t-tabel pada ? 5%  yaitu 1,701, perbandingan pendapatan petani diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,565>  t-tabel pada ? 5%  yaitu 1,701. Hal ini  berarti H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya bahwa rata-rata produksi dan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi setengah teknis berbeda dengan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi desa.
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA DAN KEPADATAN POPULASI IMAGO PENGGEREK BATANG PADI PUTIH Scirpophaga innotata Wlk. (LEPIDOPTERA : PYRALIDAE) PADA LINGKUNGANPERTANAMAN PADI YANG BERBEDA DIKABUPATEN PARIGI MOUTONG Harman Hr.Komi,Moh Hibban Toana,Mohammad Yunus, Muhammad
AGROTEKBIS Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the diversity of arthropods and population density imago white rice stem borer S. innotata in a different environment paddy crop in the district of Parigi Moutong. This study was conducted in two villages, village Lobu and village Olaya.This research was carried out for 3 months with observation interval one week, months December 2014 to February 2015. This study used a survey method and purposive sampling (selection of sites in a residential environment paddycrop and forest edges are attacked imago white rice stem borer S. innotata), The locations were divided into two rice crops Environment Environmental namely rice crops and the surrounding residential neighborhood on the outskirts of rice planting natural forests. Trapping techniques done in two ways, namely trapping insects in the day 'Pan Trap' (At 07.00 pm to 17.00 pm) and night 'Light Trap "(At 18:00 pm until 5:00 pm) while the population density imago white rice stem borers in two neighborhoods Different calculated based on the results of Arthropods in the can inside the trap. The results showed that the index Arthropod Biodiversity around the settlements amounted to 3,159 while the natural forest outskirt of 3192, this shows that environmental stability in the high category. High category indicates that the steady ecosystem stability and high productivity. Imago population density of white rice stem borer S.innotata around settlement was higher by 332 individuals compared to natural forest outskirt of 178 individuals.
Karakterisasi Sumber Benih Bawang Merah Dari Berbagai Daerah Sentra Produksi Di Lembah Palu Aziz, Handri Annafi; Ete, Andi; H, bahrudin
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditi hortikultura yang memiliki prospek peluang usaha yang sangat baik.Bawang merah banyak dimanfaatkan sebagai penyedap makanan, obat tradisional, dan bahan utama membuat bawang goreng.Tujuan yang diharapkan pada penelitian ini yaitu dapat menemukan wilayah sentra produksi bawang merah di Lembah Palu yang digunakan sebagai sumber benih (bahan tanam) yang mampu mempertahankan produksi yang tinggi dan mutu lebih baik.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan pada penelitian ini terdiri dari satu faktor yaitu daerah sentra produksi bawang merah lembah palu yang terdiri dari: D1 = Bulupountu jaya,D2 = Guntarano, D3 = Kayumalue D4 = Maku, D5 = Oloboju, D6 = Soulove. Hasil penelitian menunjukkan yaitu sumber benih  yang berasal dari Desa Soulove memiliki karakter produksi dan mutu yang tinggi. Hal tersebut ditunjukkan oleh  jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi, diameter umbi, kekerasan umbi, daya berkecambah, kecepatan berkecambah, waktu berkecambah dan indeks vigor hipotetik yang lebih baik.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN INDUSTRI BAWANG GORENG MELISA DI KOTA PALU PROVINSI SULAWESI TENGAH Ridwan, made Antara, Moh.
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa besar pendapatan yang diperoleh dan tingkat kelayakan pada usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini telah dilaksanakan di lokasi industri usaha Bawang Goreng Melisa dari Bulan Oktober sampai September 2014. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Purpossive. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Pendapatan dan Analisis Kelayakan Revenue Cost Ratio. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata - rata yang diperoleh usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah sebesar Rp 5.755.888 per bulan. Dengan menggunakan rumus R/C diperoleh hasil nilai R / C >1 yaitu 1,52 maka dapat disimpulkan bahwa  usaha industri Bawang Goreng Melisa di Kota Palu Sulawesi Tengah secara ekonomis layak diusahakan dan dikembangkan.
INVIGORASI BENIH NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk) SETELAH PERIODE SIMPAN DENGAN PEMBERIAN ZPT Mandasari, Putri; M., Fathurrahman; H., Bahrudin
AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh invigorasi benih nangka dengan pemberian ZPT pada berbagai lama simpan serta konsentrasi ZPT terbaik pada masing-masing lama simpan telah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu dari bulan September sampai Desember 2012. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 Faktor yaitu lama simpan dan pemberian ZPT dengan 3 ulangan.Hasil penelitian menunjukkan pemberian zat pengatur tumbuh  dengan dosis tertentu pada berbagai lama simpan memberikan pengaruh berbeda terhadap invigorasi benih serta pemberian zat pengatur tumbuh 0.05% pada waktu simpan 4 dan 5 minggu menghasilkan invigorasi benih nangka yang terbaik.
PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN POC DARI KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) Muhammad Anshar, Yohanis Tambing, Sukmawati Suparhun
AGROTEKBIS Vol 3, No 5 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The experiment was conducted to determine the composition of bokashi fertilizer and liquid organic fertilizer concentration of goat manure on the growth of mustard. This research has been conducted in the Binangga Village, Marawola Sub. District, Sigi Regency since August to November 2014. The research was arrangedbase on Randomized Block Design (RBD) consisting of three levels: control, bokashi 30 tons / ha, liquid organic fertilizer 5 cc / liter, bokashi 15 tons / ha + POC 5 cc / liter, bokashi 30 tons / ha + POC 2,5 cc / liter, bokashi 15 tons / ha + POC 2,5 cc / liter, bokashi 30 tons / ha + POC 5 cc / liter. Thus, there are 7 treatments was repeated 3 times. Data were analyzed by analysis of variance followed by Honestly Significant Different (HSD), if there is a treatment effect on the growth of mustard. The results showed that giving of bokashi organic fertilizer goat manure waste and waste liquid organic fertilizer manure goat very significant effect on the parameters of plant height, number of leaf, leaf area, fresh weight of crown and root, crown dry weight and root crops and fresh weight the total cropand dry weight the total crop. Bokashi organic fertilizer treatment and the best liquid organic fertilizer on growth is at a dose of 15-30 tonnes / ha + POC 2,5-5cc / liter.
Pengukuran Kinerja Sumberdaya Manusia: Suatu Pendekatan Balanced Scorecard Santoso, Joko; Yantu, M.R.; H., Sulaeman
AGROTEKBIS Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumberdaya manusia (SDM) merupakan hal yang sangat berperan penting dalam usaha bisnis, baik produksi maupun pemasaran. Tujuan yang ingin dicapaidalam penelitian ini ialah merancang sistim pengukuran kinerja (SDM) berorientasikan pada industri tahu mitra cemangi. Industri Tahu Mitra Cemangi merupakan salah satu industri yang mengolah hasil pertanian kedelai menjadi produk tahu yang beroperasi di Kelurahan Boyaoge Kecamatan Palu Barat Kota Palu. Fluktuasi yang dialami dalam proses produksi dan pemasaran Industri Tahu Mitra Cemangi akhir-akhir ini sangatlah merugikan industri tersebut, oleh karnanya industri perlu menerapkan penilaian kinerja dan strategi yang efisien. Analisis yang digunakan adalah Balanced Scorecard (BSC). Responden dalam penelitian ini adalah pihak manajemen dan karyawan, Adapun karyawan yang relatif homogen yaitu merupakan Karyawan Harian Tetap (KHT). Hasil pengukuran kinerja dengan menggunakan BSC pada Industri Tahu Mitra Cemangi selain perspektif proses bisnis internal masih banyak indikator yang digunakan belum memenihi standart penilaian diantaranya pada prespektif finansial dan prespektif pertumbuhan dan pembelajara. Oleh sebab itu Industri Tahu Mitra Cemangi perlu menerapkan Balanced Scorecard sebagai panduan penilaian kinerja.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT PADA LAHAN GAMBUT DI DESA BULU MARIO KECAMATAN SARUDU KABUPATEN MAMUJU UTARA , M. R. Yantu, Hadayani, Faizahturrohmi
AGROTEKBIS Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha tani kelapa sawit pada lahan gambut di Desa Bulu Mario Kecamatan Sarudu. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Bulu Mario pada Bulan  Juli-September 2014 dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) jumlah sampel sebanyak 30 petani lahan gambut,  12% dari 250 populasi . Analisis yang digunakan pada penelitian ini ialah Analisis Pendapatan.Hasil analisis menunjukkan jumlah produksi dalam 1 bulan 2.142 kg/ha dengan harga Rp. 1500/kg sehingga total biaya Rp. 1.313.562,52 dan rata-rata penerimaan petani kelapa sawit pada lahan gambut               Rp. 3.213.200,00/ha sehingga diperoleh pendapatan usahatani kelapa sawit pada lahan gambut      Rp. 1.889.637,49/ha/bulan.
PENGARUH BOKASHI GAMAL DAN KACANG TANAH TERHADAP SERAPAN NITROGEN TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccarata) PADA ENTISOL SIDERA Damayanti, Hasrifinah; Pata'dungan, Yosep S.; B., Isrun
AGROTEKBIS Vol 2, No 3 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bokashi gamal dan kacang tanah terhadap serapan nitrogen tanaman jagung manis pada Entisol Sidera.  Penelitian ini menggunakan  rancangan acak kelompok dengan 5 taraf perlakuan yaitu K0= Kontrol , K15= 15 t ha-1 bokashi kacang tanah, K30= 30 t ha-1 bokashi kacang tanah, G15= 15 t ha-1 bokashi gamal, G30= 30 t ha-1 bokashi gamal.  Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan.  penelitian ini menggunakan tanaman jagung manis sebagai tanaman indikator, variable amatan antara lain : pH, bobot kering tanaman, C-organik tanah, kandungan N-total,konsentrasi N jaringan dan serapan nitrogen.  Analisis data menggunakan uji ANOVA jika terdapat pengaruh maka dilakukan uji lanjut dengan dengan menggunakan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh bokashi gamal dan kacang tanah terhadap serapan nitrogen tanaman jagung manis.