cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Semantik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Analisis Kualitas Jaringan Tembaga Terhadap Penerapan Teknologi Annex M Pada Perangkat MSAN Studi Kasus Di PT.Telkom Purwokerto Solichah Larasati; Wahyu Pamungkas; Eka Wahyudi
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.037 KB)

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi, khususnya jaringan kabel  semakin  lama semakin berkembang pesat. Ini  ditandai dengan berkembangnya  layanan yang ditawarkan  oleh operator yang  meliputi voice,  ADSL, Internet Protokol Television (IPTV), dan  wifi.  Berkembangnya layanan tersebut membawa dampak terhadap kenaikan kebutuhan bandwidth.  PT. Telkomsebagai salah satu operator telekomunikasi di Indonesia  melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan bandwidth yang semakin besar dengan melakukan moderinasi jaringan menggunakan perangkat Multi Service Access Node (MSAN).  Salah satu  jenis teknologi MSAN adalah Annex M.  Annex M adalah ADSL2+ yang mempunyai nilai upstream sampai 3 Mbps dan downstream sampai 24 Mbps.  Teknologi ini membutuhkan kualitas jaringan tembaga yang baik.  Penelitian ini menggunakan metode analisis dengan membandingkan dua variabel sebelum dan sesudah menggunakan Annex M dalam persen rasio. Variabel yang dibandingkan diantaranya adalah SNR, Attenuation dan Attainable Rate.  Berdasarkan perhitungan sampel sebelum dan sesudah menggunakan  Annex M maka didapatkan bahwa parameter Signal to Noise Ratio (SNR) mengalami perbaikan kualitas jaringan upstream sebesar 10,306% dan downstream sebesar 3,048%. Parameter Attenuation sebelum dan sesudah menggunakan Annex M mengalami perbaikan kualitas jaringan upstream sebesar 13,491% dan downstream sebesar 2,797%. Parameter Attainable Rate upstream sebelum dan sesudah menggunakan Annex M mengalami kenaikan sebesar 3,9106% dan Attainable Rate downstream sebelum dan sesudah menggunakan Annex M mengalami pen urunan sebesar 3%
Perilaku Penyelamatan Muka Pada Sosial Media Reny Yuliati
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelamatan muka merupakan hal yang sering terjadi dalam setiap interaksi manusia. Hal ini disebabkan karena muka adalah hal yang penting dan berharga yang dimiliki seseorang. Pada saat ini, masih sangat jarang studi yang  membahas tindakan dan perilaku penyelamatan muka terutama pada interaksi  yang dimediasi oleh sosial media.  Melalui tulisan ini, penulis  ingin membahas mengenai bagaimana tindakan pengancaman muka dan penyelamatan muka di sosial media yang penting dalam konteks kekinian. Hasilnya adalah bahwa meskipun interaksi dimediasi oleh komputer atau internet, kita tetap harus memegang aturan sopan santun dalam sosial media layaknya interaksi secara tatap muka.
Pemanfaatan Televisi Tabung sebagai Sarana Pembelajaran untuk Mengurangi Limbah Elektronik (e-waste) Eka Wahyudi; Arief Hendra Saptadi; Helen Dwi Purnomo
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (814.068 KB)

Abstract

Televisi adalah salah satu alat komunikasi yang tersedia dalam kehidupan masyarakat, dimana didalamnya terdapat banyak hal yang berkaitan dengan komunikasi, informasi dan hiburan yang mencakup seluruh dunia. Teknologi ini sangat cocok diterapkan pada kehidupan sekarang ini yang semuanya sudah serba modern. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin canggih, tak heran lagi apabila salah satu dari sekian banyak teknologi tersebut terutama pada televisi telah mengikuti perkembangan teknologi  yang terletak pada rangkaian televisi yang semakin canggih. Menuntut adanya perkembangan tersebut, haruslah di ikuti pula pada perkembangan perbaikan kerusakan perangkat televisi. Cara konvensional yang menggunakan dugaan dari teknisi dalam perbaikan kerusakan televisi dapat menyebabkan tingkat kerusakan lebih parah. Trainer televisi merupakan sebuah perangkat terdiri dari televisi standar dari pabrik yang telah dimodifikasi pada  penelitian  ini menjadi sebuah perangkat pendeteksi kerusakan rangkaian televis i dengan cara percobaan pemutusan tegangan dan arus televisi menggunakan rangkaian pemutus atau rangkaian tambahan yang diaplikasikan pada rangkaian televisi. Hasil dari percobaan pemutusan rangkaian televisi tersebut dapat diketahui pada gambar yang ditampilkan dan suara yang dikeluarkan televisi, kejadian tersebut merupakan kerusakan yang sering terjadi pada perangkat televisi.
Rancang Bangun Sistem Klasterisasi Kinerja Pimpinan Organisasi Berbasis Metode Fuzzy Database Studi Kasus Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa Tengah Ayu Rizki Yuniarti; Dina Rusdiana; Sri Hardini; Anang Yanuar; Adelia Dini Meinarwati
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.129 KB)

Abstract

Permasalahan yang timbul pada organisasi yaitu seringkali anggota tidak sadar bahwa kondisi organisasinya sedang tidak stabil baik itu permasalahan kinerja maupun pribadi. Dalam hal ini kinerja organisasi menjadi fokus utama karena dengan mengetahui kinerja pimpinan maka evaluasi agar organisasi dapat berjalan lebih baik dapat terlaksana. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui kinerja pimpinan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Pimpinan ini diklasifikasikan menjadi dua buah sub yaitu kepala dinas dan kepala sub bagian tiap bagian yaitu sebanyak 30 kuisioner untuk kinerja kepala  dinas dan 14 kuisioner untuk kinerja kepala sub bagian. Penyebaran kuisioner diambil untuk mendapatkan data yang akan digunakan sebagai parameter dalam pengoperasian Graphic User Interface (GUI). Metode yang digunakan yaitu Fuzzy C-Means dan Fuzzy Database  dengan pegoperasian menggunakan Software Matlab. Dari metode yang ada dapat diketahui pembagian klaster dari kinerja pimpinan. Tingkat akurasi system data parameter sebesar 100%, tingkat akurasi system data pengujian sebesar 100%, waktu proses interface didapatkan sebesar 0,02 detik, error minimal pada system yaitu 1x10-5dan Iterasi maksimal system sebesar 100. Dengan GUI yang ada didapatkan klasifikasi kinerja pimpinan organisasi dengan parameter data awal dari olah data kuisioner sehingga data baru (pengukuran kinerja pimpinan baru) dapat diinput dan didapatkan klasifikasi kinerjanya.
Pengaruh Sistem Presensi dengan Deteksi Sidik Jari dan SMS Gateway Terhadap Tingkat Membolos Siswa Khoirur Rozikin; Kasih Purwantini
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.986 KB)

Abstract

Siswa membolos bisa disebabkan oleh beberapa faktor antara lain karena saat membolos tidak diketahui oleh orang tuanya sehingga siswa merasa tidak ada perasaan takut akan dimarahi oleh orang tua.Sistem presensi dengan deteksi sidik jari dan SMS gateway dibuat untuk membantu orang tua siswa supaya mengetahui jam berapa anaknya masuk sekolah dan jam berapa anaknya pulang sekolah, dengan sistem ini diharapkan bisa mengurangi tingkat membolos siswa dengan adanya perasaan takut pada siswa saat akan membolos karena akan diketahui oleh orang tuanya.Tujuan dari penelitian ini yaitu membuat sistem presensi siswa dengan deteksi sidik jari dan SMS gateway unt uk mengetahui pengaruhnya terhadap tingkat membolos siswa, lokasi penelitian di sekolah menengah pada kota Semarang . Sistem presensi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic, database Microsoft Access, perangkat finger print untuk deteksi sidik jari siswa serta perangkat modem dan komponen MSComm untuk SMS gateway. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yaitu metode untuk membuat produk baru atau menyempurnakan produk yang sudah ada dengan langkah-langkah penelitian  mulai dari pengumpulan data, perencanaan atau rancangan produk, pengembangan produk awal, uji coba awal produk yang telah dibuat, revisi produk yang telah di uji coba dan uji coba produk yang telah direvisi.
Alat Bantu Kerja (JIG) untuk Mengecek Kualitas Speaker Berbasis Mikrokontroler Deni Erlansyah; Widyanto Widyanto
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.109 KB)

Abstract

Speaker merupakan alat ouput suara yang tidak asing lagi bagi kita, hampir semua alat seperti televisi, radio, komputer mempunyai speaker. Tetapi kita sering suara yang dihasil dari alat-alat tersebut kurang baik / jernih itu karena kualitas speaker yang diproduksi oleh pabrik kurang baik atau test yang mereka lakukan secara manual. Dalam produksi speaker yang banyak tentu test secara manual ini sangat menyulitkan  mereka. Otomatisasi telah sedemikian maju pada dunia industri.  Hal ini tidak lepas dari peranan alat control seperti PLC maupun mikrokontroler yang dipakai untuk bidang industri. Semua bidang industri telah memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut untuk me ndukung proses kerja mereka. Pemakaian alat control otomatis akan berimbas kepada produktivitas mereka. Jika sebelumnya proses inspeksi menggunakan sistim manual.  Pada Penelitian akan dirancang sebuah alat dengan menggunakan  teknologi mikrokontroler untuk  prosesmengecekan speaker  yang dapat digunakan baik pada proses  produksi  speaker maupun untuk pemakaian sendiri yang dilengkapi dengan sebuah layar sehingga hasil test dapat terlihat dengan jelas serta mempunyai tingkat keakuratan yang tinggi. Dengan alat ini diharapkan dapat  meningkankan hasil produk per-harinya. Pemakaian alat / teknologi mikrokontroler pada proses produksi sangat meningkatkan effisiensi dan produktivitas dengan sangat signifikan
Perancangan WEB e-Commerce dengan Metode Rapid Application Development (RAD) untuk Produk Unggulan Desa Tenia Wahyuningrum; Dwi Januarita
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.494 KB)

Abstract

Grecol, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, merupakan sebuah desa yang memiliki Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai wadah untuk  menjembatani Pemerintah dan masyarakat. Desa tersebut juga memiliki potensi wilayah yang cukup baik, di bidang pertanian, peternakan dan usaha mikro, kecil dan menengah. Namun demikian, berbagai produk unggulan belum dapat dipasarkan dengan baik.  Masyarakat desa Grecol, melalui Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Pallawa menyatakan keinginannya untuk memperkenalkan dan menjual produk unggulannya kepada masyarakat luas melalui media internet. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah web e-commerce untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan penjualan. Kebutuhan yang mendesak akan pembangunan web e-commerce, menjadi alasan terpilihnya  sebuah metode pengembangan Rapid Application Development, agar keinginan masyarakat dapat segera terpenuhi. Tahapan RAD ya ng telah dilakkukan adalah tahap requirement gathering  yang meliputi kebutuhan lingkungan operasional, kebutuhan fungsional, kebutuhan informasi, dan kebutuhan antarmuka. Tahap desain  yang terdiri dari  perancangan conceptual schema, perancangan database dan perancangan interface.
Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) Untuk Mengidentifikasi Pemanfaatan Internet Usaha Kecil dan Menengah Sumatera Selatan Wiwin Agustian; Rusmin Syafari
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3126.465 KB)

Abstract

ne"> Usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia secara umum telah mampu membuktikan diri menjadi salah satu pilarperekonomian nasional. Beberapa perusahaan penyedia layanan internet kelas dunia bahkan telah berani untuk memberikanjasa mereka membantu UKM Indonesia agar dapat melakukan penetrasi pasar yang lebih besar bagi produk UKM. Googlesebagai salah satu penyedia layanan internet bagi UKM Indonesia, pada tahun 2012 telah meluncurkan program “Bisnis LokalGo On-Line” dengan menyediakan domain dan hosting gratis selama setahun, dan mencapai target hingga 100.000 bisnisIndonesia yang sudah online. Kajian untuk menghasilkan data yang spesifik mengenai pemanfaatan internet oleh pelaku UKMSumatera selatan, dan untuk memperbarui data permasalahan yang dihadapai UKM Sumatera Selatan, serta untuk mengetahuikemampuan UKM Sumatera Selatan dalam mengadopsi teknologi berbasis internet merupakan tujuan yang akan dicapaidalam penelitian ini. Untuk itu, peneliti akan mengadopsi pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) dengan ujistatistik menggunakan teknik Structural Equation Modeling (SEM). Dalam pengumpulan data dilakukan dengan tekniksampling pada tiga lokasi yaitu Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kota Prabumulih dengan sasaran pada UKMyang menghasilkan komoditi unggulan daerah masing-masing. Dengan adanya hasil kajian tersebut, pemerintah SumateraSelatan dan institusi ataupun lembaga yang terkait serta perusahaan besar yang memperdulikan keberadaan UKM Indonesia,akan dapat memetakan strategi yang tepat bagi peningkatan pendapatan UKM khususnya di wilayah Provinsi SumateraSelatan.
Hubungan Keaktifan Lansia dan Kader dengan Status Gizi dalam Kegiatan Posyandu untuk Menunjang Sistem Informasi Pemantauan Kesehatan Sri Hariyati Fitriasih; Sri Siswanti
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3073.456 KB)

Abstract

ne"> Penelitian berjudul “Hubungan keaktifan lansia dan kader dengan status gizi dalam kegiatan posyandu untuk menunjangsistem informasi pemantauan kesehata”, mengambil objek di Posyandu Desa Banaran Kecamatan Grogol KabupatenSukoharjo. Posyandu Desa Banaran berdiri tahun 1990 dengan pelayanan untuk manula dan penyuluhan-penyuluhankesehatan. Pengelolaan kegiatan posyandu belum tertata dengan baik, khususnya dalam memantau status gizi lansia. Metodepenelitian yang digunakan adalah kusioner, wawancara, observasi, studi pustaka dan pengolahan analisis deskriptif. Untukresponden yang dibutuhkan adalah data lansia(75 responden) dan kader posyand( 10 responden). Untuk membantupendataan status gizi dan kesehatan lansia diperlukan rancangan sistem informasi pemantauan kesehatan. Hasil Analisadeskriptif lansia bahwa Aktif mengikuti posyandu berperan dalam peningkatan pengetahuan tentang asupan gizi yaknisebesar 86%. Mengikuti Posyandu bermanfaat bagi lansia sebesar 84%. Dukungan keluarga bagi lansia berperan dalampemberian asupan gizi yakni sebesar 78%. Keadaan ekonomi lansia berperan mempengaruhi asupan gizi yakni sebesar 76%.Kondisi kesehatan lansia berperan dalam mempengaruhi asupan gizi yakni sebesar 74%.Untuk kader peran pemberianinformasi secara kekeluargaan sebesar 90%. Hasil rancangan sistem informasi yaitu laporan lansia, laporan kader, laporankegiatan, laporan status gizi dan laporan pemantauan kesehatan.Kata kunci: keaktifan lansia dan kader, posyandu, sistem informasi
Rancang Bangun Aplikasi Koreksi EyD dalam Tulisan Karya Ilmiah Berbahasa Indonesia Sunda Ariana; Andri Andri; Margareta Andriani
Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk membantu mengidentifikasi sekaligus mengoreksi kesalahan berbahasa padatulisan berbahasa Indonesia. Secara khusus penelitian ini, bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa padapenggunaan ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 46yang meliputi penggunaan huruf, penulisan kata, penggunaan tanda baca, dan penulisan unsur serapan. Penelitian ini sangatpenting mengingat kualitas karya ilmiah juga dipengaruhi oleh kualitas penulisan ragam tulis baku yang harus sesuaidengan kaidah yang telah ditentukan. Suatu karya ilmiah yang baik, selain harus bagus dari sisi konten, tulisan juga harusbagus dari sisi tata tulis. Penelitian ini merancang aplikasi perangkat lunak yang dapat menunjukkan kesalahan berbahasa.Penggunaan aplikasi perangkat lunak kesalahan berbahasa ini dapat juga menjadi media belajar tata tulis pada ragam bakutulis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu pengguna perangkat lunak untuk mengoreksi kesalahan-kesalahanyang sering terjadi pada saat menulis karya ilmiah yang menuntut penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Padaakhirnya, penelitian ini diharapkan dapat berdampak pada perbaikan kualitas karya tulis ilmiah berbahasa Indonesia.Kata Kunci: aplikasi, perangkat lunak, analisis kesalahan, ragam tulis baku