cover
Contact Name
Tri Wardhani
Contact Email
twd@widyagama.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agrika@widyagama.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
AGRIKA
Published by Universitas Widyagama
ISSN : 19075871     EISSN : 25416529     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrika mempublikasikan hasil-hasil penelitian dalam bidang ilmu pertanian meliputi penelitian di bidang budidaya pertanian, agrobisnis dan teknologi pengolahan hasil pertanian, juga menginformasikan berbagai paket teknologi, ulasan ilmiah, komunikasi singkat dan informasi pertanian.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
DOSIS HIJAUAN DAN MULSA PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (Abelmoschus esculentus L. Moench.) Palupi Puspitorini
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.497 KB) | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1270

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah 1), menentukan dosis tithonia optimal dan perlakuan mulsa jerami pada tanaman okra, 2) membandingkan pemupukan tithonia organik dan anorganik, 3). untuk menentukan sisa nutrisi dalam tanah setelah panen okra. Percobaan disusun dalam rancangan petak faktorial. Petak utama adalah Mulsa jerami terdiri 2 tingkat (0 dan 5 tonha-1). Anak petak adalah Thitonia terdiri dari 6 tingkat (0, 60, 120, 180, 240 kg Nha-1 dan 120 kgha-1 pupuk anorganik sebagai kontrol. Tanah memiliki C organik 1,47% (rendah), total tanah N 0,2% (sedang), rasio C / N 6,0 (rendah), K2O 48 me100 gr-1 (tinggi) dan P2O5 (olsen) 27,64 mgkg-1 (sedang), kandungan bahan organik 2,53% (sedang). adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering total tanaman, luas daun.Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat interaksi dosis tithonia dan mulsa jerami. Pertumbuhan dan hasil okra dipengaruhi secara signifikan oleh tingkat tithonia. Mulsa jerami sangat penting dibandingkan tanpa perlakuan mulsa. Perlakuan pemupukan meningkatkan 25% dari rata-rata hasil polong segar dibandingkan tanpa pemupukan. Pertumbuhan dan hasil nilai tithonia terbaik adalah 180 kgNha-1. Bobot kering total tanaman 90 - 200% lebih tinggi daripada tanpa pemupukan. Pemupukan anorganik meningkat 36% berat segar polong dari pemupukan organik. Mulsa jerami memiliki efek negatif terhadap okra pada musim hujan, penurunan jumlah polong segar masing-masing 26 - 48%, hasil okra polong segar berkurang 57 - 98%. Kadar polong dan kadar gula total polong tidak dipengaruhi oleh tingkat tithonia dan mulsa jerami.
HUBUNGAN ANTARA MARKETING MIX DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN HIDROPONIK DI KIOS GRANARI FRESH SEMARANG Pandu Asmo Bangun; Bayu Nuswantara
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.73 KB) | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1023

Abstract

ABSTRAKSalah satu perusahaan dalam bidang agribisnis yang memproduksi sayuran hidroponik di Jawa Tengah adalah PT. Hidroponik Agrofarm Bandungan (HAB) yang berlokasi di Bandungan Jl. Mangoenkoesoemo, Ngasem, Bandungan Kabupaten Semarang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara Marketing mix dengan keputusan pembelian sayuran hidroponik di PT. HAB. Penelitian ini dilakukan pada bulan April – Mei 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 konsumen Sayuran Hidroponik PT. HAB. Pengumpulan data diperoleh dengan wawancara, kuesioner, observasi dan studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi rank spearman. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa marketing mix memiliki hubungan yang signifikan terhadap keputusan pembelian sayuran hidroponik ABSTRACT            One of the agribusiness companies that produce hydroponic vegeTabels in Central Java is PT. Hydroponics Agrofarm Bandungan (HAB) located in Bandungan Jl. Mangoenkoesoemo, Ngasem, Bandungan, Semarang Regency. The purpose of this study was to analyze the relationship between marketing mix with the purchase decision of hydroponic vegeTabels at PT. HAB. This research was conducted in April - May 2019. This type of research is quantitative descriptive, sampling techniques using accidental sampling. Respondents in this study were 50 consumers of VegeTabel Hydroponics at PT. HAB. Data collection was obtained by interview, questionnaire, observation and literature study. The data analysis technique used is the Spearman rank correlation. The results of this study stated that the marketing mix has a significant relationship to purchasing decisions for hydroponic vegetables.
KAJIAN PERMASALAHAN, KEBUTUHAN DAN POTENSI PENGEMBANGAN PETERNAKAN PADA KAWASAN AGRO-EKOLOGI TAMBRAUW, PAPUA BARAT Deny Anjelus Iyai; Meky Sagrim
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.009 KB) | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1320

Abstract

ABSTRAKProduksi pertanian yang dihasilkan belum dihasilkan dari produksi potensial. Produksi yang dihasilkan masih produksi minimal yang sebenarnya dapat ditingkatkan secara maksimal. Keterbatasan dijumpai pada aspek hulu dan hilir sistim peternakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan, kebutuhan dan potensi pengembangan peternakan di kabupaten Tambrauw. Penelitian deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi di Distrik Sausapor dilakukan terhadap delapan informan kunci. Pertanyaan difokuskan pada permasalahan, kebutuhan dan potensi sumberdaya alam yang dimiliki oleh peternak. Data dianalisis secara deskriptif naratif dan disajikan dalam bentuk cause-effect diagram, tabulasi dan gambar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat persoalan dasar yaitu rendahnya pelatihan, tidak adanya pos pelayanan pertanian terpadu, sumberdaya manusia pada instansi teknis yang kurang, dan minimnya data potensi sumberdaya alam. Pengembangan masyarakat pelaku usahatani peternakan menjadi sentral isu dalam hal pemberdayaan/pembinaan. Sarana dan prasarana menjadi strategis untuk dikembangkan seperti kantor pos pelayanan pertanian terpadu (P3T). Sumberdaya petugas penyuluh dan tenaga teknis seperti inseminator, dokter hewan dan tenaga paramedis diprogramkan oleh Dinas Peternakan. Pembibitan Hijauan Pakan Ternak perlu dikembangkan bersamaan dengan itu klinik pembibitan ternak menjadi rekomendasi jangka menengah.ABSTRACTAgricultural yields do not produce from farming yields potential yet. It is lower production, which can optimally be increased. Limiting factors are hampering off-farm and on-farm livestock farming systems. The objective of doing this research is to keen on constraints, needs and developing potency in Tambrauw regency. The finding of this research was that the regency has potency in developing livestock farming. This can be done by adapting the development of livestock farming based on the land characteristic. Community development becomes central issues in the case of community empowering. Infrastructures become strategic in further development, such as integrated agricultural service office. The local government shall prepare human resources, such as extension officers, inseminators, veterinarians, and paramedics. The community will recommend forage seeds need to be developed and veterinary clinic in the middle term period.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH TERHADAP PUPUK KALSIUM NITRAT Lina Aisyawati; Fuad Nur Azis
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.989 KB) | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1338

Abstract

ABSTRAKPengelolaan unsur hara Nitrogen (N) melalui pemupukan yang cukup dan berimbang berperan penting untuk meningkatkan produktivitas bawang merah. Penggunaan senyawa nitrat sebagai sumber N dapat menjadi alternatif dalam penambahan unsur N. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil bawang merah pada beberapa taraf dosis pupuk kalsium nitrat. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan Mojosari, Kabupaten Mojokerto mulai Maret-Mei 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok diulang 3 kali  menggunakan 9 perlakuan yaitu kontrol, dosis rekomendasi (200 kg/ha Urea dan 500 kg/ha ZA), dosis kombinasi pemberian Urea, ZA, dan Kalsium Nitrat. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, diameter umbi, bobot rumpun, bobot rumpun kering askip, susut bobot, dan produktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis 150 kg/ha Urea dan 375 kg/ha ZA ditambahkan dengan dosis 5 g/l kalsium nitrat yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah dibandingkan dengan perlakuan lainnya.ABSTRACTNitrogen (N) nutrient management through adequate and balanced fertilization plays an important role in increasing the productivity of shallots. The use of nitrate compounds as a source of N can be an alternative in the addition of the N element. This study was aimed to determine the response of shallot growth and yield  from several levels of calcium nitrate fertilizer. The research was conducted at the Mojosari Experimental Garden, Mojokerto Regency from March to May 2019. The study used a Randomized Block Design with 3 replicates. The study used 9 treatments namely control, recommended dosage (200 kg / ha Urea and 500 kg / ha ZA), the combined dose of Urea, ZA, and calcium nitrate. The parameters observed were plant height, number of tillers, tuber diameter, weight of the clump, dry weight of the askip clump, weight loss, and productivity. The results showed that the treatment with dosage of 150 kg / ha Urea and 375 kg / ha ZA which was added with a dose of 5 g / l calcium nitrate was able to increase the shallot growth and yield plants compared to other treatments.
KERAGAAN USAHATANI TEMBAKAU KASTURI (Studi Kasus Usahatani Tembakau Kasturi di Kabupaten Jember) Verona, Lia; Djajadi, D
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1293

Abstract

ABSTRAKTembakau kasturi merupakan tanaman spesifik lokasi dan cocok dibudidayakan pada musim kemarau di Kabupaten Jember. Pengambilan data usahatani tembakau kasturi di Kecamatan Pakusari, Kecamatan Sumbersari, Kecamatan Wuluhan, dan Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Pelaksanaan kegiatan pada bulan Februari tahun 2013 yang bertujuan untuk menilai prospek usahatani tembakau kasturi melalui tingkat pendapatan usahatani tembakau musim tanam tahun 2012 yang diterima petani. Kegiatan penelitian dilakukan dengan melakukan survei wawancara berdasarkan kuisner pada petani tembakau.  Jumlah petani responden sebanyak 42 orang yang dipilih secara acak di empat sentra produksi tembakau kasturi, yaitu Kecamatan Pakusari, Sumbersari, Wuluhan,  dan Kalisat.  Metode analisis yang digunakan dengan rumus fungsi keuntungan yang kemudian dianalisis deskriptif.  Dari hasil penelitian diperoleh informasi bahwa 40% petani mengalami kerugian akibat tanaman tembakau kasturi yang terserang hama/penyakit dan terkena dampak perubahan iklim. Kondisi tersebut mengakibatkan rata-rata pendapatan yang diterima petani tembakau kasturi di Kabupaten Jember pada tahun 2012 sebesar Rp 6.993.299,-/ha dengan nilai R/C ratio 1,22. Nilai pendapatan ini dipengaruhi oleh jumlah produksi dan mutu tembakau. Hasil perhitungan pendapatan selama lima tahun, nilai R/C rasio rata-rata sebesar 2,50, sehingga disimpulkan bahwa usahatani tembakau kasturi masih menguntungkan untuk tetap dibudidayakan.ABSTRACTKasturi tobacco is commodity specific location and suitable to be cultivated during the dry season is Jember District. Tobacco farming data collection in Pakusari District, Sumbersari District, Wuluhan District, and Kalisat District in Jember Regency. Survey was conducted in February of 2013 aimed to assess the prospects of tobacco farming through the income level of tobacco farming in 2012 planted by farmers. The analytical method used with the profit function formula is then in descriptive analysis. 42 farmers as respondents were randomly selected in the four centers of kasturi tobacco production. The survey obtained information that 40% of farmers suffered loss due to tobacco plants affected by pests/diseases and by climate change. So with the condition, the average income received by kasturi tobacco farmers in Jember Regency in 2012 amounted to Rp 6,993,299,-/ha with R/C ratio 1.22. The value of this income is influenced by the amount of production and quality of tobacco. The calculation of income for five years, the average R/C ratio of 2.50, so it is concluded that tobacco farming is still profitable to remain cultivated.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN TERHADAP BELANJA ONLINE DI PASAR TRADISIONAL KOTA SEMARANG (Studi Kasus Pada Konsumen Situs Tumbasin.id) Mendrofa, Natanael Arya Nanda; Sunaryanto, Lasmono Tri
Agrika Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.704 KB) | DOI: 10.31328/ja.v14i1.1057

Abstract

ABSTRAKSitus Tumbasin.id adalah salah satu situs berbasis online yang bergerak dibidang penjualan kebutuhan pasar yang berada di Kota Semarang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2019 dan merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menganalisis pengaruh harga, promosi, kepercayaan, dan kemudahan penggunaan terhadap minat beli ulang konsumen di situs Tumbasin.id. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling. Sampel yang dikumpulkan sebanyak 60 responden yang pernah berbelanja kebutuhan pasar secara online di situs Tumbasin.id, setidaknya pernah berbelanja minimal satu kali. Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda yang meliputi uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji t, uji F dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa promosi dan kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang konsumen.ABSTRACTTumbasin.id site is one of the sites online based engaged in the sale of market needs in the city of Semarang. This research was conducted in March-April 2019. This type of research is quantitative descriptive. This study analyzes the effect of price, promotion, trust and ease of use on consumer repurchase interests in Tumbasin.id site The sampling method used in this study is non-probability sampling. Samples collected as many as 60 respondents who have shopped online market needs on the Tumbasin.id site have shopped at least once. The analytical method used is multiple regression analysis techniques which include validity, reliability, normality, t-test, F-test and determination test. The results showed that promotion and trust significantly influence consumer repurchase interests.
PERAN TERNAK BABI SEBAGAI BIO-TILLAGE SYSTEMS PADA LAHAN KEBUN DALAM BUDAYA BERTANI MASYARAKAT ARFAK, PAPUA BARAT Hanike Monim; Dwi Nurhayati; Darius Trirbo; Alnita Baaka; Alexander Yaku; Deny Anjelus Iyai; Sartji Taberima; Miksen Sangkek
Agrika Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v14i2.1545

Abstract

ABSTRAKMengetahui seberapa jauh aplikasi penggunaan ternak babi dalam kebun masyarakat Arfak di Pegunungan Arfak penting untuk dipelajari karena Arfak memiliki kondisi agroekologi penting. Masyarakat Arfak memiliki kearifan dalam bertani serta  memiliki hubungan yang dekat dengan ternak babi. Hasil tinjauan di lapang dan referensi menunjukkan bahwa ternak babi relatif masih digunakan pada lahan pertanian atau kebun keluarga masyarakat Arfak sebagai hewan penggembur tanah (soil dozer). Ternak babi, kebun dan masyarakat Arfak saling berinteraksi dengan memberikan peranan kepada masing-masing komponen. Kelebihan ternak babi sebagai penggembur tanah kebun biologis mampu membantu petani orang Arfak. Terdapat 7 keunggulan penggunaan ternak babi dalam kebun. Namun jumlah ternak yang dapat dimasukkan serta sejauhmana kinerja ternak babi dalam setiap luasan lahan secara ekonomis, ekologis dan sosiologis masih harus dikaji secara intensif. ABSTRACTKnowing how far the application of pig farming in Arfak people 's gardens in the Arfak Mountains is important to learn because Arfak has important agro ecological conditions, the Arfak people have wisdom in farming and have a close relationship with pigs. The results of the review in the field and references show that the pigs are relatively still used on agricultural land or Arfak people's family farms as soil dozers. Pigs and gardens and Arfak people interact with each other by providing service to each component. The advantages of pigs as biological gardeners are able to help Arfak farmers. There are 7 benefits of using pigs as bio-tillage inside Arfak household gardens. However, the number of livestock that can be included and the extent to which the performance of pigs in each area of land economically, ecologically and sociologically, must still be studied intensively.  
PEMUPUKAN DOSIS KALIUM TINGGI UNTUK MENINGKATKAN BOBOT PIPILAN KERING JAGUNG DI LAHAN KERING JAWA TIMUR Listy - Anggraeni; Riza Ulil Fitria; Nurul - Istiqomah
Agrika Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v14i2.1487

Abstract

ABSTRAKLahan kering di dataran rendah mempunyai iklim kering, sehingga curah hujan rendah,   ketersediaan air sangat terbatas, evaporasi dan transpirasi tinggi. Akibatnya tingkat kesuburan tanah rendah. Peningkatan hasil pipilan kering jagung tergantung pada masukan pupuk N dan P anorganik yang tinggi, tetapi hal ini tidak efisien dan menyebabkan ketidakseimbangan NPK pada tanah. Pupuk kalium berfungsi meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen pipilan kering pada kondisi stres kelembaban di iklim kering. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan kombinasi pupuk NPK dengan kalium dosis tinggi dan urea yang tepat untuk meningkatkan bobot pipilan kering jagung. Penelitian dilakukan di Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, menggunakan pupuk NPK 15-10-19. Rancangan Acak Kelompok dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan. Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan diameter tongkol, bobot 100 butir dan hasil jagung pipilan kering. Data dianalisis dengan ANOVA (Analisys of Variance) dilanjutkan DMRT pada α=5% dan analisis finansial menggunakan R/C ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk NPK 15-10-19 berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang dan diameter tongkol, bobot 100 butir dan hasil jagung pipilan kering. Perlakuan pupuk 350 kg ha-1 Urea + 250 kg ha-1NPK 15-10-19 memberikan nilai R/C rasio yang lebih tinggi daripada perlakuan lainnya yaitu sebesar 2.14. Pupuk NPK 15-10-19 sebanyak 250 kg ha-1 + Urea 350 kg ha-1 merupakan usahatani yang paling menguntungkan dan mampu meningkatkan hasil jagung pipilan kering hingga 7.3 t ha-1. ABSTRACTDry-lowland has a dry climate, so rainfall is low, water availability is very limited, high evaporation and transpiration. That resulted in low fertility of soil. The increase in yield of dry shelled corn depend on high input of fertilizer N and P inorganic, but this way is not efficient and leads to an imbalance of NPK in soil. Potassium fertilizer  works to increase the growth and yields of dry shelled on the stress conditions of moisture in dry climate. This research conducted to get a combination of NPK fertilizer with high dose of potassium and urea to increase the weight of dry shelled corn. Research conducted in the Village of Pakong sub-District Pakong, Pamekasan, using NPK fertilizer 15-10-19. A Randomized block is designed with 10 treatments and 3 replications. Variables observed were plant height, number of leaves, length and diameter of cob, weight of 100 grains and yield of dry shelled corn. Data was  analyzed with ANOVA (Analysis of Variance) followed by DMRT at α=5%, and financial was analized using R/C ratio. The results showed that NPK fertilizer gave significant effect on plant height, length and diameter of cob, weight of 100 grains and yield of dry shelled corn. Treatment  of 350 kg ha-1 Urea + 250 kg ha-1 NPK 15-10-19 gave higher R/C ratio  than other treatment, which was 2.14. Application of NPK 15-10-19  + 250 kg ha-1 pottasium + 350 kg ha-1 urea  was the most profitable and it increased the yield of shelled corn dried up to 7.3 t ha-1.  
GERAKAN PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN PADI OLEH DINAS PERTANIAN KETAHANAN PANGAN DAN PERIKANAN KABUPATEN KLATEN Darmanto, Ariel Sukma Mahendra; Suprihati, Suprihati
Agrika Vol 15, No 1 (2021)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v15i1.2383

Abstract

ABSTRAKDinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten merupakan kedinasan dengan salah satu tupoksi tugas menyelenggarakan pengendalian hama penyakit pada tanaman pangan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui cara pengendalian hama dan penyakit pada tanaman padi di Kabupaten Klaten. Penelitian dilakukan pada 4 Januari - 4 April 2021 di wilayah Kabupaten Klaten dengan metode praktik, wawancara dan studi pustaka. Hama dan penyakit utama tanaman padi di Kabupaten Klaten ialah: penggerek batang, tikus, wereng batang coklat, blas, dan BLB. Gerakan pengendalian hama dan penyakit tanaman di Kabupaten Klaten mendukung empat konsep utama PHT dipelopori oleh Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman – Pengamat Hama Penyakit (POPT PHP) dengan melakukan Gerakan pengendalian (gerdal) melalui koordinasi bersama Petugas Penyuluh Lapang (PPL) dan kelompok tani setempat. Gerakan pengendalian yang dilakukan dominan menggunakan pestisida kimia dengan berbagai macam bahan aktif tergantung dari hama dan penyakit yang dituju. Selain pestisida kimia juga digunakan agensia hayati seperti Beauveria bassiana untuk menangani hama wereng batang coklat dan penggerek batang dan Tricodherma untuk mengatasi penyakit blas. Selain melakukan gerdal DPKPP juga melaksanakan penyuluhan dan mengadakan program Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) bagi petani serta memberikan bantuan bibit padi guna mendukung konsep PHT budidaya tanaman sehat.  Gerdal yang dilakukan DPKPP Kabupaten Klaten sudah mendukung empat konsep utama Pengendalian Hama Terpadu (PHT) tetapi masih banyak menggunakan pestisida kimia serta minim pemanfaatan musuh alami seperti melakukan penanaman refugia maupun pembuatan rumah burung hantu (RUBUHA). ABSTRACTDepartment of agriculture, food security, and fisheries (DPKPP) Klaten district is an agency to organize controlling of crops pest. The purpose of this research is to determine how to control paddy pest and disease in  klaten regency. This research was conducted in January 4th – March 4th in Klaten Regency using praxis, interview, and literature review method. There are five main pests and diseases in Klaten regency, which are: stem borer, rat, brown plant hopper, blas, and BLB. Pests and plant diseases control in Klaten Regency is carried out by Plant Pest Organism Obervers-Pest Disease Observers (POPT-PHP) by doing movement control through coordination with field extension officer and local group farmers.  Movement control has supported four main concepts of integrated pest management (IPM) but still using a lot of pesticide. The control movement dominantly using chemical pesticides with many variety of active ingredients depend on what pest and disease which became the target. Besides chemical pesticide, biological agents are also used such as Beauveria bassiana to handle brown plant hopper and stem borer, and Tricodherma to handle blas disease. Besides movement control, DPKPP also perform counselling, organizing Integrated Field Pest Control School (SPLHT) program for farmers and provide seeds assistance to support PHT concept which is cultivating healthy plants. Movement control conducted by DPKPP Klaten district has supported four main concepts of PHT but still using many chemical pesticide and lack of utilization of natural enemies like refugia planting and owl house building (RUBUHA)
HUBUNGAN MORFOLOGI VEGETATIF DAN GENERATIF SALAK PONDOH (Salacca zalacca ) DI SENTRA SALAK PONDOH KABUPATEN MALANG Nugroho, Yuni Agung; Ningsih, Elik Murni Ningtias
Agrika Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ja.v14i2.1321

Abstract

ABSTRAKDeskripsi hubungan sifat morfologi organ vegetatif terhadap organ generatif pada salak pondoh dapat digunakan sebagai dasar pemuliaan tanaman salak pondoh.  Tujuan penelitian adalah: mendeskripsikan sifat morfologi dan untuk mengidentifikasi apakah terdapat hubungan sifat morfologi organ vegetatif dengan organ generatif salak pondoh di sentra salak pondoh di Ampelgading Malang. Data hasil survei lapang dianalisa deskriptif untuk mengkomparasikan  sifat morfologi pada varietas salak di sentra salak pondoh di Ampelgading Malang, sedangkan data kuantitatif dianalisa untuk mengetahui hubungan antara karakteristik morfologi vegetatif terhadap generatif, dilakukan dengan analisa   sidik lintas pada structural equation modeling (SEM).  Ada dua varietas yang banyak ditanam  di sentra salak pondoh Ampelgading yaitu: pondoh merah kehitaman dan kuning. Salak pondoh merah kehitaman memiliki karakteristik unggul daripada salak pondoh kuning, yaitu: buah lebih besar, manis dan tidak mudah rontok. Terdapat hubungan nyata antara sifat morfologi organ vegetatif dengan organ generatif (buah) pada salak pondoh di Ampelgading. ABSTRACTThe description of the relationship between the morphological traits of vegetative organs to generative organs in salak pondoh can be used as the basis for breeding pondoh salak plants. The research objectives were: to describe the morphological characteristics and to identify whether there was a relationship between the morphological characteristics of the vegetative organs and the generative organs of salak pondoh at the salak pondoh center in Ampelgading Malang. The field survey data were analyzed descriptively to compare the morphological characteristics of the salak variety in the center of salak pondoh in Ampelgading Malang, while the quantitative data were analyzed to determine the relationship between vegetative and generative morphological characteristics, using cross-fingerprint analysis in structural equation modeling (SEM). There are two varieties that are widely planted in the center of salak pondoh Ampelgading, namely: pondoh red-black and yellow. The red-black salak pondoh has superior characteristics than the yellow salak pondoh, namely: the fruit is bigger, sweet and does not fall off easily. There is a significant relationship between the morphological characteristics of vegetative organs and generative organs (fruit) in salak pondoh in Ampelgading. 

Page 11 of 24 | Total Record : 236