cover
Contact Name
Efi Nikmatu Sholihah
Contact Email
efinikmatus@gmail.com
Phone
+6285231367689
Journal Mail Official
innofarm.unisri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sumpah Pemuda No. 18 Surakarta
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Innofarm Jurnal Inovasi Pertanian
ISSN : 16930738     EISSN : 27145549     DOI : https://doi.org/10.33061/innofarm.v27i2
The article published in INNOFARM journal is the authors original work with a broad spectrum of topics. INNOFARM journal accepts original research articles, review articles, and short communications covering the following topics Agricultural and Environmental Microbiology Agricultural Socioeconomics Agroclimatology and Agricultural phenology Agronomy Plant Biotechnology Plant Breeding, Genetics, and Genomics Plant Protection Plant Physiology Soil Science and Fertility Seed Science and Technology
Articles 473 Documents
PENGARUH MACAM PUPUK DAN MACAM MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) SECARA HIDROPONIK Muhammad Yunus, Ratna Dewi Nurhayati dan Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Macam Pupuk dan Macam Media Tanam Terhadap Pertumbuahan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Secara Hidroponik” telah dilaksanakan mulai pada tanggal 31 Agustus 2017 sampai 11 Oktober 2017 dikebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta, yang terletak di Desa Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Surakarta dengan ketinggian tempat ±143 meter diatas permukan laut. Penelitian ini bertujuan : (1) untuk mengetahui pengaruh terbaik pemberian macam pupuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau, (2) untuk mengetahui pengaruh terbaik berbagai macam media tanam terhadap pertumbuahan dan hasil tanaman sawi hijau, (3) untuk mengetahui interaksi antara macam pupuk dan macam media tanam. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan yang masing-masing kombinasi diulang 3 kali. Faktor I adalah macam pupuk (P) yang terdiri dari 4 macam : P0: Tanpa pupuk, P1: Pupuk gandasil D dosis 2,0 g/l, P2: Pupuk pelengkap (Plant Catalyst) dosis 1,5 g/l, P3: Pupuk organik cair (Nasa) dosis 3 ml/l. Faktor II adalah macam media (M) yang terdiri dari 3 macam : M1: Media pasir, M2: Media arang sekam, M3: Media air. Kedua faktor perlakuan dikombinasikan sehingga diperoleh menjadi 12 perlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan (1) perlakuan macam pupuk bepengaruh nyata terhadap pertumbuhan hanya pada jumlah daun, dan warna daun, sedangkan pada hasil hanya pada berat segar tanaman, (2) perlakuan macam media berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan hanya pada tinggi tanaman, sedangkan pada hasil hanya pada berat kering akar, dan (3) interaksi antara macam pupuk dan macam media tanam hanya terjadi pada panjang akar tanaman sawi.Kata kunci : macam pupuk, macam media, pertumbuhan, hasil, hidroponik, sawi.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ADOPSI TEKNOLOGI PERBENIHAN PADIBERSERTIFIKAT DI KECAMATANBAMBANGLIPURO KUPATEN BANTUL Budi Setyono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar persentase keputusan petani dalam mengadopsi teknologi produksi benih padi bersertifikat pada kelompok tani Eko Karyodi Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul.Penentuan lokasi dengan metode purposive sampling, menggunakan metode survei melalui wawancara langsung. Analisis yang digunakan adalah analisis diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Sebanyak 57 persen petani sudah menerapkan teknologi perbenihan padi dan 43 persen belum menerapkan teknologi perbenihan padi, (2) Secara serentak pengalaman berusahatani, tingkat pendidikan, luas lahan, pendapatan, komersialisasi hasil produksi, kenaikan harga jual, inovasi teknologi dan akses informasi mempengaruhi adopsi teknologi perbenihan padi, sedangkan secara individu hanya pengalaman berusahatani, komersialisasi hasil produksi dan akses informasi yang mempengaruhi adopsi teknologi perbenihan padi, sedangkan tingkat pendidikan, luas lahan, kenaikan harga jual dan inovasi teknologi tidak berpengaruh secara nyata terhadap adopsi teknologi perbenihan padi.Kata kunci : karakteristik, kelompoktani, adopsi teknologi, benih padi
GROWTH OF TARO PLANTS ( Colocasia esculenta L. shott) DUE TO THE TREATMENT OF COW URINE SAPI DOSES AND PLANTING SPACING Rahmad Hidayat, Sumarmi & Endang Sri Sudalmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pertumbuhan tanaman talas (colocasia esculenta l. Shott) akibat perlakuan dosis urine sapi dan jarak tanam” telah dilaksanakan mulai bulan Oktober 2017 sampai bulan Februari 2018 bertempat di Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengamati pengaruh dosis urine sapi terhadap pertumbuhan tanaman talas, pengaruh jarak tanam terhadap pertumbuhan tanaman talas, serta pengaruh interaksi terhadap pertumbuhan tanaman talas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah :1. Dosis pupuk urine sapi (D) dengan 5 taraf, yaitu : D0 = 0 l/ha, D1 = 4000 l/ha, D2 = 8000 l/ha, D3 = 12000 l/ha, D4 = 16000 l/ha.2. Jarak tanam (J), terdiri dari 3 taraf, yaitu : J1 = 50 x 40 cm, J2 = 50 x 50 cm, J3 = 50 x 60 cmKedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehingga diperoleh 15 kombinasi perlakuan. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) perlakuan dosis pupuk urine sapi berpengaruh terhadap panjang daun, luas daun, berat segar brangkasan, dan berat keringbrangkasan. Pengaruh terbaik diperoleh pada dosis 1600 l/ha karena dapat menghasilkan daun terpanjang yaitu 35,42 cm, daun terluas yaitu 667,82 cm2, berat segar brangkasan terberat yaitu1287,78 g, dan berat kering brangkasan terberat yaitu 59,42 g, (2) perlakuan jarak tanam berpengaruh terhadap panjang daun, luas daun, berat segar brangkasan, dan berat kering brangkasan. Pengaruh terbaik diperoleh pada jarak tanam 50 x 50 cm karena dapat menghasilkan daun terpanjang yaitu 35,09 cm, daun terluas yaitu 638,74 cm2, dan berat segar brangkasan terberat yaitu 1186,00 g, (3) interaksi antara dosis pupuk urine sapi dan jarak tanam berpengaruh terhadap parameter luas daun yang diamati.
PERTUMBUHAN DAN HASIL PENANANAM KEDELAI (Glycine max L. Merrill) VARIETAS GROBOGAN DAN ANJASMORO AKIBAT KEKERINGAN DI SIDOHARJO, KABUPATENWONOGIRI Sumarmi & Kharis Triyono
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penghasil kedelai di Kabupaten Wonogiri adalah Kecamatan Sidoharjo. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisis pertumbuhan dan hasil penanaman kedelai kultivar Grobogan dan Anjasmoro akibat kekeringan di desa Mojoreno, Kecamatan Sidoharjo. Penanaman dilakukan di lahan sawah luas 300 meter persegi, sesudah selesai bertanam padi. Selama kedelai tumbuh, bulan Juni sampai panen September 2018 tidak pernah terjadi hujan dan tidak ada hujan kiriman. Hasil pertumbuhan kedelai berdasarkan tinggi tanaman yang diukur mulai umur 3 minggu sampai 9 minggu menunjukkan rerata 34,83 cm untuk kultivar Grobogan dan 32,48 cm untuk kultivar Anjasmoro. Pada kondisi normal kedelai bisa tumbuh hingga 50-60 cm. Jumlah anak daun kedelai hanya 18 lembar pada kultivar Grobogan dan 17 lembar pada kultivar Anjasmoro. Bunga kedelai tetap terbentuk, meskipun tumbuh dalam kondisi tanah kering dan jumlahnya mencapai 26 pada kultivar Grobogan dan 35 pada kultivar Anjasmoro. Akibat kekeringan menyebabkan banyak bunga gugur dan gagal menjadi buah polong. Penyusutan hasil panen dihitung dari berat awal benih yang ditanam: Grobogan susut hingga 52%, sedangkan Anjasmoro turun hingga 39%. Kedelai kultivar Anjasmoro lebih tahan kekeringan dibandingkan kultivar Grobogan.Kata kunci: kedelai, kekeringan, kultivar Grobogan, Anjasmoro
PENGARUH LIMBAH AMPAS KOPI DAN MACAM MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM DI POLYBAG Sartono Joko Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam teknologi budidaya pertanian terdapat unsur hata yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Salah satu unsur hara yang alami dan mudah mendapatkannya serta banyak tersedia adalah air limbah ampas kopi dan media tanam. Penelitian yang berjudul Pengaruh Limbah Ampas Kopi dan Macam Media terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum di Polybag bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis limbah ampas kopi dan macam media terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum di polybag, dilaksanakan bulan April sampai Agustus 2018, di Green House Fakultas Pertanian UNISRI Mojosongo. Dengan ketinggian tempat 140 mdpl, jenis tanah grumosol. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor perlakuan dan tiga kali ulangan. Peubah yang digunakan yaitu Tinggi tanaman, Jumlah daun, Berat segar brangkasan, Berat kering brangkasan, Jumlah biji per malai, Berat 100 biji dan berat kering biji per malai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian dosis limbah ampas kopi berpengaruh terhadap berat segar brangkasan dan berat kering biji per malai, Pemberian macam media tanam tidak berpengaruh terhadap semua parameter pengamatan serta tidak terdapat interaksi antara pemberian dosis limbsh ampas kopi dan macam media tanam terhadap semua parameter pengamatan tanaman sorgumKata kunci : Limbah ampas kopi, media tanam, sorgum, polybag
KAJIAN FAKTOR – FAKTOR PRODUKSI PADA USAHATANI PADI DAN PILIHAN TANAMAN PADI DI DESA GLONGGONG KECAMATAN GONDANG, KABUPATEN SRAGEN Endang Sri Sudalmi & JM. Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul : Kajian Faktor - Faktor Produksi Pada Usahatani Padi Dan Pilihan Tanaman Padi Di Desa Glonggong, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen yang bertujuan untuk : (1) mengkaji faktor-faktor produksi terhadap hasil produksi padi; (2) untuk mengetahui faktor produksi yang berpengaruh terhadap hasil produksi padi; dan (3) untuk mengetahui alasan petani selalu menanam padi dalam satu tahun.Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif. Pengambilan data dengan wawancara dan pencatatan. Jumlah petani sampel sebanyak 20 petani pemilik penggarap.Hasil penelitian yang diperoleh :1. Faktor-Faktor Produksi Usahatani Padi yaitu luas lahan garapan, pendidikan petani, penggunaan pupuk dan penggunaan obat secara bersama-sama memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap hasil produksi usahatani padi.2. Luas lahan garapan petani berpengaruh sangat nyata terhadap hasil produksi usahatani padi.3. Pendidikan petani, penggunaan pupuk dan penggunaan obat berpengaruh tidak nyata (ns) terhadap hasil produksi usahatani padi.4. Alasan petani dalam 1 tahun selalu menanam tanaman padi :a. Tanahnya subur.b. Pengairannya baik dan lancar.c. Menanam tanaman padi mudah.d. Beras merupakan makanan pokok.e. Menanam tanaman padi merupakan tradisi atau turun temurun.f. Hasil tanaman padi bagus atau menguntungkan.g. Kalau sudah menanam padi tidak usah membeli beras yang merupakan kebutuhan keluarga sehari-hari.Kata Kunci : faktor-faktor produksi dan usahatani padi
PENGARUH MACAM LIMBAH MINUMAN DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SORGUM (Sorghum bicolor L.) Cici Suryaningsih, Y. Sartono Joko Santoso & JM. Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh Macam Limbah Minuman dan Komposisi Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L.)”. Penelitian ini telah dilaksanakan mulai 05 april sampai 10 juli 2017 di kebun percobaan Fakultas Pertanian / Greend house Universitas Slamet Riyadi yang berlokasi di Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari Surakarta.Tujuan penelitian ini yaitu : untuk mengetahui pengaruh macam limbah minuman dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang tersusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan : Faktor pertama adalah macam limbah minuman (L) terdiri dari 3 macam : Faktor kedua adalah komposisi media tanam (M) terdiri dari 3 komposisi.Parameter yang diamatai meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat brangkasan segar, berat brangkasan kering, berat biji per malai, berat 100 biji per malai dan jumlah biji per malai. Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf terendah 5%. Hasil penelitian ini menunjukan : pemberian macam limbah minuman dan komposisi media tanam tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sorgum.Kata kunci : limbah minuman, media tanam, pertumbuhan dan hasil sorgum.
PENGARUH MACAM BAHAN TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK HAYATI TERHADAP HASIL TANAMAN UWI (Dioscorea alata L.) Arba’im, JM. Sri Hardiatmi & Y. Sartono Joko Santosa
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada 1 Juni 2017 sampai 20 Agustus 2017 yang berlokasi di Sekip RT.5, RW.8, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Dengan ketinggian tempat 140 meter diatas permukaan air laut dengan jenis tanah ladu (aluvial). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Macam Bahan Tanam dan Pemberian Pupuk Hayati Biotamax terhadap Hasil Tanaman Uwi (Dioscorea alata L.). Penelitian ini menggunakan perancangan dasar Rancangan Acak Lengkap yang disusun secara faktorial, terdiri dari dua faktor perlakuan yaitu macam bahan tanaman dan pupuk hayati Biotamax dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Adapun faktor-faktor tersebut sebagai berikut: Faktor macam bahan tanam (M) yang terdiri dari 4 macam antara lain: M1= Menggunakan umbi bawah tanah besar (350 gr), M2= Menggunakan umbi bawah tanah kecil (150 gr), M3= Menggunakan umbi layang besar (100 gr), M4= Menggunakan umbi layang kecil (30 gr). dan Faktor pemberian pupuk Biotamax (B), B1= Tanpa pemberian pupuk hayati Biotamax, B2= Dengan pemberian pupuk hayati Biotamax. pengamatan yang dilakukan meliputi, parameter Berat uwi (gram),Jumlah uwi, Volume uwi (ml), Berat umbi layang (gram), Jumlah umbi layang, Volume umbi layang (ml). Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam dilanjutkan dengan uji BNJ pada taraf 5%. Dari hasil analisa dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Perlakuan macam bahan tanam dan pemberian pupuk hayati Biotamax terhadap hasil tanaman uwi tidak berpengaruh terhadap semua parameter yang diamati.Kata kunci: macam bahan tanam, pupuk hayati, hasil uwi
PENERAPAN MACAM DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN GANDUM (Triticum aestivum L.) Prasetyo Bowo; sumarmi sumarmi; Sri Hardiatmi
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian   tentang  “Penerapan   macam  dan   dosis  pupuk   organik   terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Gandum (Triticum aestivum L.)’’ telah dilaksanakan tanggal 08 November 2018 sampai 31 januari 2019 di Green House Fakultas Pertanian Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman gandum. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap  yang terdiri dari 7 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan : 1) MD0 = tanpa pupk (kontrol), 2) MD1= pupuk kandang dosis 200 g/polybag, 3) MD2 = pupuk  kandang  dosis  400  g/polybag  ,  4)  MD3  =  pupuk  guano  dosis  200 g/polybag, 5) MD4    =  pupuk  guano  dosis  400  g/polybag,  6)  MD5  =  pupuk kascing dosis 200 g/polybag, 7) MD6 = pupuk kascing dosis 400 g/polybag. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) penerapan macam dan dosis pupuk organik berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah anakan, 2) penerapan macam dan dosis pupuk organik tidak berpengaruh terhadaap berat segar brangkasan, berat kering brangkasan, jumlah biji, berat biji, dan berat 100 biji, 3) macam dan dosis pupuk terbaik adalah MD2 (pupuk kandang dosis 400 g/polybag) karena dapat meningkatkan jumlah daun dan jumlah anakan.
PENGARUH PEMANGKASAN PUCUK DAN PEMBERIAN DOSIS PUPUK AZOLLA PINNATA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas blackie) adi guntoro; priyono priyono; Saiful Bahri
Innofarm:Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS SLAMET RIYADI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang “Pengaruh pemangkasan pucuk dan pemberian dosis pupuk kompos Azolla pinnata ( Ipomea batatas blackie.)” telah dilaksanakan mulai tanggal 12 Oktober 2018 sampai 18 Januari 2019 Randusari RT 02 RW 01, Slogohimo, Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh dari pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar ungu (Ipomoea batatas blackie.), (2) mengetahui pengaruh dari pemberian dosis pupuk kompos Azolla pinnata terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar (Ipomoea batatas blackie.), (3) mengetahui pengaruh terbaik dari pemangkasan pucuk dan pemberian dosis pupuk kompos Azolla pinnata terhadap pertumbuhan dan hasil ubi jalar ungu (Ipomoea batatas blackie.) Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang disusun secara faktorial. Perlakuan terdiri dari 2 faktor, masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali. Adapun kedua faktor tersebut adalah : (1)pemangkasan pucuk (P) dengan 3 (tiga) taraf yaitu: tanpa pemangkasan (P1), pemangkasan 10 cm (P2), pemangkasan 15 cm (P3), (2). Pemberian dosis pupuk Azolla pinnata (A) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : tanpa pemberian dosis pupuk azolla (A0) pemberian dosis pupuk kompos azolla 5 gram (A1), pemberian dosis pupuk kompos azolla 10 gram ( A2 ), pemberian dosis pupuk kompos azolla 15 gram (A3), Kedua faktor perlakuan tersebut dikombinasikan sehinngga diperoleh 12 kombinasi perlakuan.  Data dianalisis menggunakan Analisis Ragam, yang dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil  pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemangkasan pucuk dan pemberian dosis pupuk kompos Azolla pinnata berpengaruh nyata terhadap komponen pertumbuhan yaitu jumlah daun pada perlakuan (A2P1) dengan rata - rata jumlah daun 414 helai dan berat brangkasan basah (A2P1) dengan berat rata- rata 1915,33 gram, sedangkan pada hasil tanaman ubi jalar ungu berpengaruh nyata pada jumlah umbi yaitu pada perlakuan (A3P1) dengan rata – rata  jumlah umbi 13,67 buah .

Filter by Year

2003 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 27 No 1 (2025): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 2 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 26 No. 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 26 No 1 (2024): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 25 No 2 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 25 No. 1 (2023): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol 24 No 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 2 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 24 No. 1 (2022): JURNAL INNOFARM : Jurnal Inovasi Petanian Vol. 23 No. 2 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanaian Vol. 23 No. 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol 23, No 1 (2021): Innofarm : Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 2 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 22, No 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 22 No. 1 (2020): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 2 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 21, No 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol. 21 No. 1 (2019): Innofarm: Jurnal Inovasi Pertanian Vol 20, No 2 (2018): INNOFARM Vol. 20 No. 2 (2018): INNOFARM Vol. 19 No. 1 (2018): INNOFARM Vol 19, No 1 (2018): INNOFARM Vol. 18 No. 2 (2017): INNOFARM Vol 18, No 2 (2017): INNOFARM Vol. 17 No. 1 (2017): Innofarm Vol 17, No 1 (2017): Innofarm Vol 15, No 2 (2015): innofarm Vol. 15 No. 2 (2015): innofarm Vol. 14 No. 1 (2015): Innofarm Vol 14, No 1 (2015): Innofarm Vol 13, No 2 (2014): Innofarm Vol. 13 No. 2 (2014): Innofarm Vol 12, No 2 (2013): Innofarm Vol. 12 No. 2 (2013): Innofarm Vol. 11 No. 1 (2013): INNOFARM Vol 11, No 1 (2013): INNOFARM Vol. 10 No. 1 (2011): Innofarm Vol 10, No 1 (2011): Innofarm Vol. 9 No. 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 2 (2010): Innofarm Vol 9, No 1 (2010): Innofarm Vol. 9 No. 1 (2010): Innofarm Vol. 8 No. 1 (2009): Innofarm Vol 8, No 1 (2009): Innofarm Vol 7, No 1 (2008): Innofarm Vol. 7 No. 1 (2008): Innofarm Vol. 6 No. 1 (2007): Innofarm Vol 6, No 1 (2007): Innofarm Vol. 3 No. 1 (2004): Innofarm Vol 3, No 1 (2004): Innofarm Vol 2, No 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 2 (2003): Innofarm Vol. 2 No. 1 (2003): Innofarm Vol 2, No 1 (2003): Innofarm More Issue