cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
KARAKTERISTIK JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.666 KB)

Abstract

Abstrak Universitas Trunojoyo Madura (UTM) saat ini sedang menggiatkan pendidikan kewirausahaan untuk menumbuhkan jiwa dan perilaku berwirausaha serta wadah bagi mahasiswa untuk berwirausaha. Selain itu Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional telah meluncurkan Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) untuk dilaksanakan dan dikembangkan oleh perguruan tinggi, termasuk di UTM. PPMW bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan, keterampilan dan jiwa wirausaha (entrepreneurship) berbasis IPTEKS kepada para mahasiswa agar menjadi pengusaha yang tangguh dan sukses menghadapi persaingan global. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik kewirausahaan mahasiswa UTM. Variabel yang diamati terdiri atas ciri-ciri kepribadian wirausaha meliputi dorongan untuk berprestasi, rasa tanggung jawab, sikap terhadap resiko, percaya diri, menggunakan umpan balik, orientasi jangka panjang, kemampuan dan ketrampilan manajerial, dan sikap terhadap uang. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Dari 8 karakteristik jiwa kewirausahaan yang menjadi variabel penelitian hanya karakteristik berorientasi jangka panjang saja yang banyak di miliki oleh oleh responden dalam tahapan tinggi, yaitu 70%. Sedangkan ke 7 karakteristik jiwa kewirausahaan yang lainnya seperti dorongan berprestasi, rasa tanggung jawab, sikap terhadap risiko, rasa percaya diri, menggunakan umpan balik, kemampuan manajerial dan sikap terhadap uang sudah dimiliki oleh para responden meskipun pada tahap sedang. Hasil lain penelitian inin menunjukkan presentase mahasiswa UTM yang memiliki cita-cita untuk usaha mandiri (wirausahawan) hanya sebesar 36,2%. Sisanya sebesar 63,8% memiliki cita-cita sebagai pegawai, baik karyawan swasta mapun PNS. Kata kunci : karakteristik, jiwa kewirausahaan, wirausahawan, entrepreneurship Abstract Enterpreneurship education is becoming one main concern at University of Trunojoyo Madura. Through this education, it is expected to be a basic skill for the students to be an enterpreneur in their life, now and future.This policy is in line with the program launched by the Directorate General of Higher Education, Ministry of Education and Culture in term of Students’ Enterpreneurship Program. This program is conducted in all higher education institutions in Indonesia including University of Trunojoyo Madura. Students’ Enterpreneurship Program aims at providing some basic knowledge and skills of enterpreneurship based on science and technology to the university students in order to become a formidable and successful enterpreneur to face the global competition. There are only few students of University of Trunojoyo Madura utilize themselves to take advantages from the enterpreneurship education provided by the university as a good opportunity to become an enterpreneur. Based on the fact, the study is conducted to identify the characteristics of students’ enterpreneurship at University of Trunojoyo Madura. The variables observed consist of the characteristics of enterpreneurship. They are achievement impulse, sense of responsibility, attitude toward risk, self-confidence, the use of feedback, long-term orientation, managerial skills, and attitude toward money. This study uses descriptive qualitative method. Results of the study show that from the eight characteristics of enterpreneurship available in this study, there is only a long-term orientation owned by the respondents. It shows a high percentage in 70%. Meanwhile, the rest seven characteristics available such as achievement impulse, sense of responsibility, attitude toward risk, self-confidence, the use of feedback, managerial skills, and attitude toward money are also owned by the respondents although still in intermediate scale. Another result shows that there is only 36.2% of the students of University of Trunojoyo want to be an enterpreneur, while the rest, 63.8% of the students are interested in becoming an employee, either in private or government official. Keywords: characteristics, enterpreneurship, enterpreneur
The Influence Of Total Performance Scorecard To Improving Performance Of Public Sector Organization With Organizational Culture, Innovation Of Management, And Internal Control As Moderating Variables (Case Study In The Hospital Type C In Banyumas) nugroho, yanuar
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.032 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan pada kabupaten Banyumas dengan objek rumah sakit swasta dan pemerintah yang bertujuan untuk menganalisis dan membuktikan pengaruh budaya organisasi, inovasi manajemen, dan pengendalian internal terhadap efektivitas implementasi total performance scorecard dalam meningkatkan kinerja rumah sakit, serta menguji implementasikan total performance scorecard untuk mengukur tingkat perbedaan kinerja rumah sakit swasta dan pemerintah. Metode penelitian ini menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan kuesioner. Dalam penelitian ini digunakan dua teknik analisis, yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan metode analisis kuantitatif (analisis utama), dan analisis kualitatif deskriptif (analisis tambahan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Implementasi total performance scorecard berpengaruh terhadap peningkatan kinerja rumah sakit, 2) Budaya organisasi, inovasi manajemen, dan pengendalian internal berpengaruh terhadap efektivitas implementasi total performance scorecard dalam meningkatkan kinerja rumah sakit, 3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara implementasi total performance scorecard dalam mengukur kinerja pada rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta Kata Kunci: total performance scorecard, budaya organisasi, inovasi manajemen, pengendalian internal, dan kinerja rumah sakit ABSTRACT This research was carried out in Banyumas with private and government hospitals as the objects. It aimed to analyze and to demonstrate the influence of organizational culture, innovation of management, and internal control to the effectiveness of the implementation of total performance scorecard in improving hospital performance, and also to examine the implementation of total performance scorecard in measuring the differences performance of private and government hospitals. The method of this research was survey method. Techniques of data collection were depth interviews, observation and questionnaires. In this study, the writer used two techniques of analysis; quantitative analysis by the method of quantitative analysis or statistical test (main analysis), and qualitative descriptive analysis (additional analysis). The results showed that: 1) the implementation of total performance scorecard effects on improving hospital performance, 2) Organizational culture, innovation management, and internal control affect to the effectiveness of the implementation of total performance scorecard in improving hospital performance, 3) There are significant differences between the implementation of total performance scorecard in measuring performance in private and government hospitals. Keywords: total performance scorecard, organizational culture, innovation management, internal control and hospital performance
Rancang Bangun Sistem Informasi Bursa Usaha Santri Dan Alumni Pesantren Berbasis Web (Studi Kasus Di Pesantren Al-Muhibbin Tambakberas Jombang) Muttaqin, Zainal; Agustiawan, Yosi
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (773.396 KB)

Abstract

Abstrak Pesantren adalah salah satu lembaga pendidikan berbasis islam di Indonesia yang berbentuk kompleks. Meskipun terpisah dari kehidupan sekitarnya, pesantren diakui sebagai subkultur dalam masyarakat, sehingga peran nyata pesantren dalam menyelesaikan permasalahan bermasyarakat sangat dibutuhkan, termasuk dalam hal ekonomi dan bisnis. Kekuatan terbesar pesantren dalam menggerakkan roda perekonomian adalah pada kuatnya ikatan santri dan alumni, terbukti dari terbentuknya berbagai organisasi santri dan alumni di berbagai daerah. Organisasi-organisasi ini kemudian dapat dijadikan sebagai jejaring bisnis yang tangguh. Bursa Kerja Santri dan Alumni berbasis web merupakan media komunikasi antara pesantren, santri, dan alumni. Disamping menyediakan data santri dan alumni, muatan terpenting dalam website tersebut adalah informasi tentang usaha yang dimiliki dan/atau pekerjaan yang digeluti. Sehingga dapat menjadi rujukan masing-masing pengguna untuk memulai dan mengembangkan usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Prototyping Method melalui pendekatan Throw-Away, yaitu dengan melakukan analisis kebutuhan pelanggan, memodelkan proses, merancang database, melakukan pengkodean, melaksanakan pengujian dan penerapan. Bursa Kerja Santri dan Alumni secara tidak langsung dapat memberikan pendidikan kewirausahaan kepada santri, memperluas jejaring bisnis antar alumni dan antara santri dengan alumni, sehingga dapat memperkuat perekonomian melalui sektor riil. Kata Kunci : pesantren, santripreneurship, komunikasi bisnis  Abstract Pesantren is one of the Islamic-based educational institutions in Indonesia.  Pesantren is also a unique and complex institution. Although separate from surrounding community pesantren isrecognized as a subculture in society, so that the real role of pesantren in solving social problems is needed, including in economics and business. The most influential effect of pesantren in developing the economy is related to its strong bond between students and alumni, as evidenced by the formation of students and alumni organizations in various regions. The organization has developed as a powerful business network.  To optimize the network, therefore, a web based information system is essential in providing efficient and effective commucation media for students and alumni of the pesantren.  The ntework is also important in expanding the bussiness network for students and alumni as well as to provide entrepreneurial education to students and to strengthen the economy through the real sector. Keyword: pesantren, santripreneurship, business communication
ANALISIS CAPITAL MOBILITY DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF SAVING –INVESTMENT CORRELATION PUZZLE Wilantari, Regina Niken; Purnamasari, Ririn Wulan
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Hubungan tabungan dan investasi domestik dalam perspektif saving-invesment correlation puzzle merupakan indikator penting dalam penggukuran capital mobility. Dengan adanya kebebasan pergerakan kapital akibat keterbukaan perekonomian dalam integrasi ekonomi dan globalisasi ekonomi, mengakibatkan perspektif yang disampaikan oleh Feldstein dan Horioka pada tahun 1980 tersebut, terus menimbulkan perdebatan diantara penelitiTujuan dari penelitian ini adalah untk mengetahui capital mobility di Indonesia dalam perspektif saving-invesment correlation puzzle. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kualitatif berdasarkan analisis Error Correction Model (ECM) untuk melihat fenomena saving-invesment correlation puzzle dalam jangka pendek dan jangka panjang.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Indonesia terjadi fenomena saving-invesment correlation puzzle, baik dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang. Hal tersebut mengindikasikan adanya capital mobility yang rendah di Indonesia. Kata kunci : saving-invesment correlation puzzle, capital mobility, Error Correction Model   ABSTRACT Domestic savings and investment relations in the perpective of saving-investment correlation puzzle is an important indicator in the measurement of capital mobility. With the freedom of capital movements due to openness of the economy in economic integration and globalization of the economy, resulting in the perspective presented by Feldstein and Horioka in 1980 continues to generate debate among researchers.The purpose of this study was to determine the mobility of capital in the perpective of saving-investment correlation puzzle. The method used is descriptive and qualitatif analysis based Error Correction Model (ECM) to see the phenomenon of saving-investment correlation puzzle in the short term and long term.These result indicate that the phenomenon of saving-investment correlation puzzle in the short and long term happen in Indonesia. Thus, it indicates a low capital mobility in Indonesia. Key words : saving-invesment correlation puzzle, capital mobility, Error Correction Model
Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa Hakim, Dhikrul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.809 KB)

Abstract

Abstrak Persaingan global menuntut kesiapan bangsa Indonesia untuk meningkatkan daya saing.Pendidikan kewirausahaan  berdasarkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa merupakan salah satu aspek penting dan strategis untuk meningkatkan daya saing tersebut. Kewirausahan adalah suatu sikap, jiwa dan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru yang sangat bernilai dan berguna bagi dirinya dan orang lain. Kewirausahaan merupakan sikap mental dan jiwa yang selalu aktif atau kreatif berdaya, bercipta, berkarya dan bersahaja dan berusaha dalam rangka meningkatkan pendapatan dalam kegiatan usahanya.Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha.Pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan dan dikembangkan lewat dunia pendidikan, dapat diimplementasikan secara terpadu dengan kegiatan-kegiatan pendidikan di sekolah.Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk mereaktualisasi konsep pendidikan kewirausahaan di sekolah dengan harapan agar pelaksanaan pendidikan kewirausahaan diterapkan ke dalam kurikulum di sekolah yang dapat merealisasikan pendidikan kewirausahaan dan direalisasikan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Pendidikan Kewirausahaan,Nilai Budaya, daya Saing,Karakter bangsa.  Abstract Global competition demands the readiness of Indonesia to improve competitiveness. Entrepreneurship education based on cultural values ​​and national character is one aspect of strategic importance to enhance the competitiveness. Kewirausahan is an attitude, spirit and ability to create something new which is very valuable and useful to himself and others. Entrepreneurship is the mental attitude and spirit that is always active or creative helpless, bercipta, and unpretentious work and effort in order to increase revenue in their business activities. Entrepreneurship education aims to establish a human as a whole (holistic), as a man who has character, understanding and skills as an entrepreneur. Entrepreneurship education needs to be invested and developed through education, can be implemented in an integrated manner with educational activities in schools. The paper was written with the aim to mereaktualisasi concept of entrepreneurship education in schools with the hope that the implementation of applied entrepreneurship education into the curriculum in schools that can be realized and realized entrepreneurship education learners in everyday life. Keywords: Entrepreneurship Education, Culture, Competitiveness power, the nation's character.
Upaya Mewujudkan Desa Mandiri Energi Melalui Pengembangan PLTM Tipe Kincir Air siswoyo, hari
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.564 KB)

Abstract

ABSTRAK   Salah satu kendala pembangunan yang terkait dengan bidang energi adalah masih adanya desa-desa terpencil yang belum atau sulit dijangkau jaringan listrik PLN. Namun demikian apabila pada daerah tersebut terdapat potensi energi baru terbarukan dalam hal ini sumber daya air yang memiliki potensi debit dan tinggi jatuh maka dapat diupayakan untuk dikembangkan suatu Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM). Pengembangan PLTM tipe kincir secara umum bertujuan mendukung program nasional untuk mewujudkan desa mandiri energi dan secara khusus bertujuan menyediakan fasilitas listrik bagi masyarakat daerah setempat. Metodologi dalam pembangunan suatu PLTM secara garis besar meliputi tahapan pelaksanaan studi dan perencanaan, pelaksanaan konstruksi, dan kegiatan operasional dan pemeliharaan. Hasil pembangunan PLTM tipe kincir dapat membangkitkan energi listrik sebesar 3 kVA yang bermanfaat bagai masyarakat desa setempat.   Kata Kunci : energi baru terbarukan, PLTM, tipe kincir.     ABSTRACT One of the obstacles of development associated with energy sector is there still existing many cloistered villages which are not reached out yet or difficult to be reached by PLN electric network. However, when a new renewable energy potential is available, such as water resource that has discharge potential and height of fall,an effort to develop a microhydro power plant (PLTM) can be performed. Generally, the development of PLTM wheel type has purpose to support national program to create villages having self-energy or “desa mandiri energi”, and especially to supply electric facility for society in those areas. In outline, methodologies of building a PLTM include step of study implementation and planing, construction implementation, and operational activity and maintenance. The result of PLTM wheel type can generat 3 kVA electric power for village people. Key Words : new energy can be renewed, PLTM, wheel type.
Pengaruh Stimulasi Permainan Ular Tangga Terhadap Perubahan Sikap Siswa Tentang Demam Berdarah Dengue Yudianto, Andi; Mukarromah, Indah; Yani, Athi’ Linda
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.993 KB)

Abstract

Abstrak Data tentang penderita Demam Berdarah Darah (DBD) di Dinas kesehatan Kabupaten Jombang  terjadi peningkatan jumlah penderita pada tahun 2010. Umur penderita demam berdarah banyak terjadi pada usia anak-anak daripada usia dewasa. Perlu penyuluhan kesehatan yang tepat dan sesuai untuk meningkatkan sikap anak pada DBD. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisa pengaruh stimulasi permainan ular tangga terhadap perubahan sikap anak tentang penyakit demam berdarah dengue. Penelitian ini menggunakan quasy experimental dengan rancangan nonrandomized pretest - postest control group . Subyek penelitian adalah  40 anak kelas 5 – 6 Sekolah Dasar, menggunakan kuesioner dan alat permainan ular tangga yang telah dimodifikasi. Dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon macth paired  dan mann witney u test. Hasil menunjukkan ada pengaruh stimulasi permainan ular tangga terhadap perubahan sikap anak tentang penyakit DBD(p=0.002) Penggunaan media stimulasi pemaianan ular tangga yang telah dimodifikasi dengan penyuluhan penyakit DBD mempangaruhi peningkatan sikap siswa dalam pencegahan. Kata Kunci, Stimulasi permainan ular tangga, sikap dan Demam Berdarah Dengue  Abstract The Influence of Snake and Ladder Game’s Stimulation on Alteration of  Children’s Attitudes about Dengue Haemorrhagic Fever. Data on patients with Dengue Haemorrhagis Fever (DHF) in The District Jombang increase number  in 2010 (DHO jombang, 2011). Age of patients with dengue fever prevalent at the age of children than adults. Health education is appropriate to improve the attitudes of children in DHF. The purpose of this study is analyze the influence of stimulation of snakes and ladders game to change the child's attitude about the disease dengue hemorrhagic fever. This study uses the experimental design quasy nonrandomized pretest - postest control group. Subjects were 40 children grade 5-6 elementary school, using questionnaires and household appliance snake game that has been modified. And analyzed using the Wilcoxon test macth paired and Mann Witney u-test. The results showed no stimulatory effect of snakes and ladders game to change the child's attitude about dengue fever (p = 0.002) The use of media stimulation pemaianan snakes and ladders that have been modified by extension mempangaruhi dengue disease in the prevention of an increase in students' attitudes. Key word : Stimulation of snakes and ladders game, attitude and Dengue Hemorrhagic Fever
Membentuk Pemikiran Lintas Sektoral Santoso, Joko Priyono
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.416 KB)

Abstract

Abstrak Penduduk Indonesia dengan pluralismenya dan ditandai dengan keragaman budaya adalah modal sosial, lingkungan Indonesia yang produktif adalah modal investasi, semangat juang Indonesia adalah mesin produksi, secara komulatif akan menjadi modal karakter dalam membentuk daya saing yang tinggi. Menyadarkan bahwa kesentralan pada satu potensi tidak akan mampu memiliki peluang yang tinggi, kolaborasi menjadi tumpuan penting dalam mencapai tujuan karena melalui kolaborasi akan mampu menutup setiap lini yang rawan sehingga menghasilkan pola pemikiran yang lebih holistik. Peran manajemen  menjadi penting disaat kolaborasi ini dipentaskan. Menstrukturkan kesadaran dan menyadarkan struktur kolaborasi pada masyarakat agar menjadi komunitas-komunitas unggulan menuju masyarakat unggulan. Pada akhirnya keunggulan keunggulan tersebut menjadi varian yang secara kelompok memiliki daya saing apalagi dalam bentuk organisasi masyarakat, akan semakin kokoh dalam bersaing. Menstrukturkan kesadaran dan menyadarkan struktur kolaborasi bisa berada diseluruh sendi kehidupan, mulai dari pendidikan, organisasi baik sosial formal maupun non formal dan lain-lain. Pada akhirnya setiap masyarakat memiliki kemampuan mandiri secara proporsional, bersinergi baik dalam skala lokal, regional dan nasional dan kompetitif secara internasional. Kata kunci: kolaborasi, kompetisi, unggul Abstract Indonesia with a population characterized by pluralism has been signed by cultural diversity is social capital, Indonesia's environment productiveness is an investment of capital, the fighting spirit of Indonesia is a production machine, the cumulative capital will be a character in the form of high competitiveness. Aware that one potential ego centris will not be able to have a high chance, collaboration becomes an important cornerstone in achieving the goal because it is through the collaboration will be able to shut down any line are prone to produce a more holistic pattern of thought. Management role becomes important when collaboration is staged. Structuring awareness and to make aware of structure of collaboration in the community to be superior communities to the society of the seed. In the end it became an advantage edge variant of the group has a competitive edge, especially in the form of community organization, will be increasingly strong in the competition. Structuring awareness and to make aware structure of colaborations can be exist or awaken got through the element (segment) collaboration of life, starting from education, social organization in both formal and non formal and others. In the end, each community has the ability to self-proportionately, together both on a local, regional, and national and internationally competitive.
Pengaruh Pendampingan Suami Terhadap Kecemasan Ibu Pada Proses Persalinan Kala I (Fase Laten-Fase Aktif) mukhoirotin, mukhoirotin
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.483 KB)

Abstract

ABSTRAK Kecemasan yang dialami oleh ibu bersalin semakin lama akan semakin meningkat seiring dengan semakin seringnya kontraksi muncul sehingga keadaan ini akan membuat ibu semakin tidak kooperatif yang berakibat persalinan berlangsung lama dan terjadi fetal distres. Kehadiran suami atau pasangan sangat dianjurkan untuk mendampingi ibu selama persalinan karena pendekatan langsung dapat mendorong komunikasi diantara keduanya sehingga dapat mengatasi semua kekhawatiran. Tujuan dari peneitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh pendampingan suami terhadap kecemasan ibu pada proses persalinan kala I. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra-Experiment dengan pendekatan Pre-Post Test Design yang menggunakan teknik Consecutive Sampling dengan jumlah sampel 10 responden. Pengambilan data diperoleh dengan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pendampingan suami terhadap penurunan tingkat kecemasan dengan nilai ρ = 0,02. Pendampingan suami sangat dibutuhkan ibu pada proses persalinan karena dengan pendampingan suami yang maksimal dapat meurunkan kecemasan.   Kata kunci: tingkat kecemasan ibu, proses persalinan kala i , pendampingan suami. ABSTRACT   The longer anxiety that is prolonged by pregnant mothers will be increased alongside the frequency of contractions that appears in such circumstances and it would make the mother less cooperative resulting in prolonged labor and fetal distress occured. The presence of husbands or lover partners is suggested to accompany his wife during labor process, it is because the direct approach can support a pleasant communication between them so they can overcome all fears that matters. The purpose of this research is to investigate the influence of husband's assistance to maternal anxiety at the first stage of labor process in connecticut .This design of the research used The Pre-Experiment method with approach in Pre-Post Test design that exerted Consecutive Sampling technique with the samples 10 respondents. The data collection was examined through a questionnaire which was then analyzed by using the Wilcoxon Sign Rank Test.The result showed that influence of husband’sasistence to decreased the level of mother’s anxiety with significant value ρ = 0.02. The husband assistance is needed by pregnant mother in the delivery process because the husband is the maximum assistance can reduce anxiety. Keywords :anxiety levels mother, delivery process period ,husband accompaniment.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Proses Persalinan dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan ., Suyati; Azizah, Ninik; Adawiyah, Siti Robiatul
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.933 KB)

Abstract

Abstrak Persalinan merupakan hubungan saling mempengaruhi antara dorongan psikologi dan fisiologis dalam diri wanita dengan pengaruh dorongan pada proses kelahiran bayi. Dari hasil studi pendahuluan 40% ibu hamil merasa cemas dalam menghadapi persalinan. Kecemasan merupakan gangguan psikologis yang dapat mempengaruhi kelancaran proses persalinan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang persalinan dengan tingkat kecemasan menghadapi persalinan. Desain penelitian analitik cross sectional. Populasinya ibu hamil di desa sambirejo Jogoroto dengan besar sampel 48 ibu hamil dengan teknik random sampling. Data yang terkumpul  diuji analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan 60,4% ibu hamil mempunyai tingkat pengetahuan yang baik tentang persalinan dan 60,4% ibu hamil memiliki tingkat kecemasan ringan. Hasil uji statistik menunjukkan signifikansi 0,013 <0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Kata Kunci    : Pengetahuan, Kecemasan, Ibu hamil  Abstract Labor is the interplay between psychological and physiological boost in women with the influence of encouragement on the birth process. From the results of a preliminary study 40% of pregnant women feel anxious in the face of labor. Anxiety is a psychological disorder that can affect the smooth process persalinan. This study to determine the relationship of knowledge about the delivery of pregnant women with high levels of anxiety to face delivery. Analytic cross sectional study design. Population of pregnant women in the village with a large sample Sambirejo Jogoroto 48 pregnant women with a random sampling technique. The collected data were tested using analysis of Rank Spearman correlation test. The results showed 60.4% of pregnant women have a good level of knowledge about labor and 60.4% of pregnant women have a mild level of anxiety. The results of statistical tests showed significance 0.013 <0.05 so that it can be concluded that there is a relationship between the knowledge of pregnant women with high levels of anxiety in the face of labor. Keywords: Knowledge, Anxiety, pregnant women