cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Pengembangan Ekonomi Lokal Batik Tegalan: Pendekatan Swot Analisis Dan General Electrics suliyanto, suliyanto
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.456 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi bagi pengembangan potensi ekonomi lokal khususnya Batik Tegalan.  Data dikumpul dan dengan menggunakan metode wawancara dan kuesioner.  Alat analisis yang digunakan adalah analisis kualitatif, SWOT dan analisis General Electrics (GE). Berdasarkan analisis SWOT dapat diidentifikasi beberapa kekuatan dan kelemahan, peluang dan ancaman Batik Tegalan, sedangkan berdasarkan analisis General Electrics (GE) diperoleh informasi bahwa posisi strategis Industri Batik Tegalan adalah memiliki daya tarik menengah dan kekuatan persaingan rata-rata, sehingga strategi pengembangan yang cocok bagi industri batik tegalan adalah melakukan identifikasi segmen pertumbuhan, melakukan spesialisasi dan melakukan investasi secara selektif. Kata kunci: batik tegalan, analisis swot, analisis general electrics (ge) ABSTRACT This study aimed to formulate strategies to develop economy potency of Kota Tegal specialy Batik Tegalan. The data was collected using the interview method and quesioners. The analysis tools are qualitative analysis, SWOT and General Electrics (GE) analysis.Based on the SWOT analysis can be identified some strengths, weaknesses, opportunities and threats Batik Tegalan, while based on the analysis of General Electrics (GE) obtained information that the strategic position Batik Tegalan Industry is having a mid-appeal and strength of competition is relatively low, so that a suitable development strategy for Batik Tegalan industry is to identify growth segments, specialize and invest selectively. Keywords: batik tegalan,  swot analysis, general electrics (ge) analysis
Organisasi Pembelajar (Learning Organization)Dalam Pencapaian Diri Perawat RSI Jakarta Cempaka Putih Prasetyo, Joko
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.022 KB)

Abstract

Abstrak Organisasi pembelajar adalah sekelompok orang secara terus menerus memperluas kemampuannya untuk menciptakan hasil yang benar-benar mereka harapkan, dimana gambaran berpikir baru dan luas dipupuk, aspirasi kolektif disepakati secara bebas, dan  terus-menerus belajar bersama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara organisasi pembelajar dengan pencapaian diri perawat  RSI Jakarta Cempaka Putih. Desain penelitian analitik observasional melalui pendekatan crossectional.Pengambilan sampel menggunakan sistematik random sampling dengan jumah 228 orang. Pengambilan data menggunakan  instrumen kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan perawat yang mempersepsikan organisasi pembelajar baik 56,6%, dan yang mempunyai pencapaian diri yang baik 62,7%. Selanjutnya dilakukan analisis data bivariat dan multivariat. Disimpulkan ada hubungan antara organisasi pembelajar dengan pencapaian diri perawat. organisasi pembelajar yang paling berhubungan adalah pemberdayaan manusia, dinamika pembelajaran dan manajemen pengetahuan. Disarankan untuk meningkatkan pemberdayaan dengan membentuk kelompok belajar, mengatur dinamika pembelajaran melalui pelatihan dan peran serta perawat  guna pencapaian diri yang baik.   Kata Kunci ; Organisasi pembelajar, pencapaian diri, perawat  Abstract Learning organization is a group of people who expands their capability perpetually to create their desired outcome. The learning is able to construct their new thinking model, establish an accord of collective aspiration unreservedly, and build a learning process group repeatedly.  The aim of this study was to analysize the relationship between learning organization and self improvement of  nurses in RSI Jakarta Cempaka Putih . The design was aobsevasional analitic with crossectional approach. Using Sampling  wassystematicrandom samplingwith anumber of228 people. Retrievalof datausing aquestionnaireinstrument. The instruments ware learning organization and self improvement questionare. The finding indicated that 56,6% of the nurses perception of learning organization were good, and 62,7% of their improvement were excellence. It was concluded that there was a significance correlation between learning organization and self improvement. The learning organization perception of them had strong relationship with learning dynamic, empowering human resources, managing knowledge. According to the workforce powerful, the manager is supposed to set up a group of learning, organize learning dynamic through training and increase  nurses role in order to gets their self achievement. Keyword: Learning organization, perception, self improvement,  nurses
Enhancing Local Government’s International Competitive Advantage Through Entrepreneurial Government and Paradiplomacy Activities Effendi, Tonny Dian
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.485 KB)

Abstract

Abstrak Otonomi daerah membawa peluang bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi daerah ke ranah internasional melalui aktivitas paradiplomasi. Paradiplomasi adalah aktivitas diplomasi yang dilakukan oleh aktor selain pemerintah (pusat) termasuk pemerintah daerah. Namun permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan dalam menggunakan potensi daerah menjadi daya saing internasional. Maka diperlukan sebuah konsep yang di sebut dengan entrepreneur government yang mencoba mengubah paradigma dari monilistic bureucratic government menjadi entrepreneurial competitive government yang mengharuskan pemerintah daerah mengubah dirinya menjadi pemerintah daerah yang berorientasi kepada pelanggan (customer-driven government) dan bertanggungjawab (accountable government) kepada seluruh stakeholder-nya secara berimbang. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasilnya adalah dengan entrepreneur government maka akan terjadi sinergi segitiga antara pemerintah daerah, masyarakat dan perguruan tinggi dimana pemda akan mampu memetakan, mengelola dan mengembangkan potensi daerahnya yang berdaya saing dalam prinsip kewirausahaan yang bertanggungjawab. Kata Kunci : pemerintah daerah, paradiplomasi, entrepreneur, globalisasi   Abstract Local Autonomy have been brought opportunity for local government to enhance local potential for international level by paradiplomacy. Paradiplomacy is a diplomacy activity done by non (central) government including local government. But, the most problems are lack of knowledge and capability for using local potential as international competitive. It is need a concept call entrepreneur government which tried to change paradigm of monolistic-bureucratic government to be intrepreneurial competitive government which ask local government to change it self to be customer-driven government and accountable government for its stakeholders. This research is a qualitative research by literature study. The result is that entrepreneur government will create a synergy between local government, society and higher education, where local government can do mapping, managing and enhance its competitive local potential in a balanced entrepreneurship principles. Keywords : local government, paradiplomacy, entrepreneur, globalization
Peran Pemerintah Dalam Pengelolaan Zakat Menghadapi Pasar Tunggal Asean 2015 huda, mahmud
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.556 KB)

Abstract

ABSTRAK Dalam pasar tunggal ASEAN 2015 berlaku hukum kesamaan harga, dimana barang/jasa akan mengalir dari suatu pasar yang harganya rendah menuju pasar yang harganya tinggi. Jika sistem ekonomi bebas ini berlangsung terus, salah satu dampaknya adalah macetnya proses distribusi yang bisa berdampak pada banyak hal termasuk aspek sosial dan politik. Ada satu hal yang berkaitan dengan zakat yang tidak pernah kita sadari yaitu potensinya yang luar biasa besar. Oleh karena itu, potensi ini bisa membuat program-program sosial ekonomi dalam rangka membantu masyarakat Indonesia dengan meningkatkan peran pemerintah sebagai pemegang kebijakan.Mengelola zakat menurut perspektif normatif Islam tercermin dalam dua peran utama, yaitu sebagai pengelola tunggal zakat dan sebagai pemberi sanksi terhadap yang menolak membayar zakat. Dengan menerapkan sistem ekonomi berbasis zakat maka mampu mendorong proses transformasi ekonomi ini sekaligus mempercepat proses distribusi pendapatan dan kesejahteraan sosial dalam masyarakat. Kata kunci : peran, zakat, pemerintah, sosial ekonomi, pendapatan     ABSTRACT   In 2015 the ASEAN community prevailing price of common law, where the goods/ services will flow fromalow-priced market sto high-priced markets. If the free economic system this goes on, one consequence i sa break down of the distribution process which could have an impacton many things including the social and political aspects. There is one thing relating to th echarity that we never realize its potential is enormous. Therefore, this potential could create social and economic programs in order to help the people of Indonesia to increase the role of government as the policyholder. Managing Zakat according to Islamic normative perspective is reflected in two main roles, namely as a charity single manager and as a give rof sanctions against that refused to pay zakat. By applying the economic system based on zakat then able to encourage this economic transformation process as well asaccelerate the process of income distribution and social welfare in society. Keywords: role,zakat, government, social economy, revenue
Analisa Kualitas Citra Digital Hasil Akuisisi Jarak Jauh Crysdian, Cahyo
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.076 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini dimotivasi oleh banyaknya fenomena alam yang tidak mungkin diamati dari jarak dekat seperti terjadinya bencana alam maupun berbagai kehidupan flora dan fauna. Sementara itu perkembangan penelitian dalam bidang pengamatan visual jarak jauh hingga saat ini menegaskan bahwa obyek yang berada pada jarak jauh memiliki kualitas presentasi yang rendah. Oleh karena itu perlu dilakukan identifikasi karakteristik terhadap citra digital hasil akusisi dari jarak jauh, yaitu dengan melakukan perbandingan presentasi histogram serta presentasi dalam domain frekuensi dengan citra digital yang diakuisisi dari jarak dekat. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa citra digital yang diakuisisi dari jarak jauh memiliki sebaran nilai pixel yang lebih sempit serta memiliki susunan frekuensi tinggi yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan citra digital yang diakuisisi dari jarak dekat, sehingga hasil yang didapatkan dari akuisisi jarak jauh memiliki presentasi yang lebih buram serta mengandung detil obyek yang lebih sedikit.   Kata kunci: Kualitas Citra Digital, Akuisisi Jarak Jauh, Domain Frekuensi Abstract The research is motivated by a number of natural phenomenons which allow monitoring only from a distance such as the occurrence of many natural disasters as well as the life of flora and fauna in the nature. Meanwhile the progress of the research on remote monitoring has proved the the quality of remote object presentation is low. Therefore it is necessary to identify the characteristic of a digital image obtained from remote monitoring i.e. it is accomplished using histogram and frequency comparison against the image obtained from a closed distance acquisition. The research shows that the image obtained from remote monitoring hold a shorter distribution of pixel value compared to the image obtained from a closed distance. And comparison in the frequency domain shows that the image obtained from remote monitoring presents fewer high frequencies, thus its presentation in the space domain looks dull. Kata kunci: Digital Image Quality, Remote Acquisition, Frequency Domain
ANALISIS KETERGANTUNGAN FISKAL PEMERINTAH DAERAH DI PROVINSI SULAWESI SELATAN PADA ERA OTONOMI DAERAH Fattah, Sanusi; ., Irman
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.323 KB)

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine the level of fiscal dependence of the South Sulawesi Provincial Government by measure the performance / financial capacity of local governments using the degree of Fiscal Decentralization readiness and local governments in financial management,  if fully funded by local government revenue and the local revenue sharing funds. Data in the form of research reports Local Government Finance Statistics and the population of South Sulawesi province in 2001-2008. While the analysis method used was descriptive statistics. The results showed that the performance / financial capability of South Sulawesi Provincial Government is still low when measured by the degree of Fiscal Decentralization Indicator, as well as readiness of local government in the face of regional autonomy, especially in finance, as measured by how far the ability of affairs when the financing is fully funded by local government revenue and revenue sharing funds is still low. This illustrates the level of Government Fiscal dependence in this area is still high. Keywords: Autonomy, performance / capability of Finance, Regional Readiness, Fiscal dependency.
PENERAPAN SOFTSKILL SISWA-SISWI EEC (EFFECTIVE ENGLISH COURSE) JOMBANG SEBAGAI SALAH SATU WUJUD ENTREPENEURSHIP BERKARAKTER Suciati, Endang; Qani’ah, Binti
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.125 KB)

Abstract

ABSTRAK Effective English Course (EEC) adalah salah satu lembaga kursus bahasa Inggris terkemuka atau Leading English Course di Jombang yang dalam pelaksanaan pembelajaran bahasanya menekankan banyak unsur karakter terhadap peserta didiknya. Misalnya dalam berkomunikasi baik di dalam maupun di luar kelas siswa tidak diperkenankan menggunakan kata-kata yang tidak sopan ke setiap orang di lingkungan tempat kursus tersebut. Dengan kata lain lembaga ini telah menerapkan unsur softskill selain hardskill yang berupa kemampuan di bidang bahasa sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis softskill yang diterapkan serta dalam kegiatan apa saja softskill tersebut dibutuhkan. Metode yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif. Data diperoleh dengan survei melalui wawancara dan observasi di dalam maupun di luar kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEC benar-benar menerapkan unsur disiplin, tanggung jawab, kesopanan, kejujuran dan kepercayaan diri pada siswa didiknya. Semua unsur tersebut bermuara pada aturan syari’at Islam. Selain itu EEC sangat menjunjung tinggi toleransi sehingga siswa EEC yang non Islampun    tetap bisa menikmati pendidikan di sana. Kata kunci: softskill, entrepreneurship, lembaga kursus, penerapan  ABSTRACT Effective English Course (EEC) is one of the Leading English Courses in Jombang that emphasizes the implementation of many elements of characters in its language learning to their students. For example, in communicating both inside and outside the classroom, the students are not allowed to use impolite words to everyone in the course area. In other words, this institution has implemented both the elements soft skill than hardskill in its language learning. This study aims at determining the types of soft skills and its aplication in any activities that need this elements. The method used is qualitative descriptive. The data are collected by survey through interview and observation inside and outside the classroom. The result of the study showed that  EEC has been implementing the elements of discipline, responsibility, politeness, honesty and confidence in the students' activity. All those elements lead to the rules of Islamic law. Besides, it concerns to tolerance so that non-Islamic students can be able to study English there. Key words: soft skill, entrepreneurship, course institution,  application
Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Prioritas Produk Unggulan Daerah Menggunakan Metode Weighted Product (WP) alfita, riza
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.165 KB)

Abstract

  ABSTRAK   Persaingan produk unggulan daerah semakin ketat seiring dengan terus meningkatnya laju pertumbuhan industri. Persaingan ini mengakibatkan setiap industri harus lebih jeli dalam merumuskan strategi kebijakan. Pengambilan keputusan untuk menentukan prioritas produk unggulan daerah yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan diperlukan suatu keputusan yang akurat dan efektif agar tidak salah memilih dan meminimalisir kerugian baik dari segi biaya maupun waktu. Metode Weighted Product merupakan bagian dari konsep Multi-Attibut Decision Making (MADM) dimana diperlukan normalisasi pada perhitungannya. Dengan menggunakan metode Weighted Product, diharapkan dapat dikembangkan  software  sistem pendukung keputusan yang dapat digunakan oleh suatu instansi, karena instansi cukup memilih beberapa barang yang akan menjadi alternatif pemilihan dan memberikan nilai bobot pada perbandingan alternatif dan kriterianya, adapun kriteria tersebut adalah omset, tenaga kerja, target pasar, teknologi, spesifikasi, asal bahan baku, jumlah bahan baku. Kata Kunci :sistem pengambil keputusan, weighted product, produk unggulan daerah ABSTRACT   The competition in regions priority world is closely in line with continual increase of industry growth rapid. This affected formulation of policy strategy in the industry must be decided by accurately. The effective and accurate decision-making to determine the production of priority craft products which are suitable with the requirement and capability were needed by the region to avoid false choice and minimize the loss both of cost and time. Weighted Product Method is part of Multi-Attribute Decision Making concept which is required the normalization in its calculation. The decision support software system which was used by the craft agency was expected able to be developed by using the Weighted Product Method. There are precisely several items that would be chosen as the alternative choice and given its value on alternative comparison and criteria such as the number of its turnover, employee, target market,  technology, specification, origin of raw materials, amount of raw materials. Keywords: decision-making system, weighted product, region priority world
Hubungan Antara Dukungan Pemilihan Program Study dengan Indeks Prestasi di Akademi Kebidanan Wulandari, Dewi Triloka; Aisyah, Siti
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.784 KB)

Abstract

Abstrak Nilai Indek Presatasi (IP) dari total jumlah 70 mahasiswi (Kelas IA: 37 Mahasiswi, dan Kelas IB: 34 Mahasiswi ) IP ≥ 3,00 adalah 18 Mahasiswi (25,35 %), IP ≥ 2,75 adalah 21 Mahasiswi (29,57 %), dan IP ≥ 2,00 adalah 32 Mahasiswi (45,07 %). Desain penelitian adalah  Analitik Korelasional, pendekatan Cross sectional, dilaksanakan bulan Juni sampai Agustus. Populasinya 70 responden, cara pengambilan sampelnya adalah total sampling menggunakan data primer melalui Interview. Sampel 70 responden, dianalisis dengan uji Korelasi Kendal Tau menggunakan program komputer. Hasil penelitian yaitu (dukungan rendah, IPK cukup yaitu 15 mahasiswi (93,75 %), dukungan sedang, IPK memuaskan yaitu 15 mahasiswi (46,87 %), dan dukungan tinggi, IPK sangat memuaskan yaitu 16 orang (72,72 %)). setelah di analisa dengan uji Korelasi Kendal Tau di peroleh ρ value 0,000;α 0.05, artinya ada hubungan antara dukungan pemilihan program study dengan indeks prestasi. Saran adalah meningkatkan mutu pendidikan dan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan agar lebih baik. Kata Kunci : Dukungan Pemilihan Program Study, Indeks Prestasi  Abstract This is indicated by the index Presatasi (IP) of the total number of 70 students (Class IA: 37 Student, and Class IB: 34 Student) IP ≥ 3.00 were 18 student (25.35%), IP ≥ 2.75 is 21 student (29.57%), and IP ≥ 2.00 is 32 student (45.07%). Design used in this study were of Analytical Correlational Cross-sectional approach, which was held from June to August. A population size of 7o respondent How to capture the sample is the total sampling by using primary data through interviews. A sample size of 70 respondents were then analyzed with the Kendal Tau Correlation test using a computer program. The results obtained of significant by the data (the support of parents is quite low with a GPA of 15 students (93.75%), parental support is satisfactory with a GPA of 15 students (46.87%), and the support of parents with a high GPA is very satisfactory at 16 people (72.72%)). And after the analysis with Kendal Tau Correlation test was obtained ρ value 0.000; α 0.05, meaning there is a relationship between electoral support for the program study with performance index. Suggestion put forward is preferably further improve the quality of education and further research needs to be done for the better. Keywords: Electoral Support Program Study, Achievement Index
Konstruksi Fiqh Jinayah tentang Tindak Pidana Bisnis Makmun, Muhammad
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.135 KB)

Abstract

Abstrak Tulisan ini mengkonstruksi fiqh jinayah (hukum pidana Islam) bidang tindak pidana bisnis. Tindak pidana bisnis yang dimaksud di sini adalah kejahatan jabatan dan kejahatan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Tindak pidana kejahatan jabatan terdiri dari beberapa tindak pidana seperti suap-menyuap, mark-up anggaran dan korupsi. Kejahatan HAKI meliputi pemalsuan merek dan pembajakan karya/hak cipta. Suap menyuap dalam Islam adalah perbuatan yang diharamkan berdasarkan hadis, bahwa Rasulullah melaknat orang yang menyuap dan yang disuap serta surat al-Baqarah 188 dan an-Nisa’ : 29. Mark-up anggaran hukumnya haram karena mengandung unsur penipuan dan kebohongan. Korupsi adalah perbuatan yang diharamkan karena korupsi mengandung dua unsur, yaitu penyalahgunaan jabatan/khianat terhadap jabatan dan suap menyuap. Kejahatan HAKI dalam Islam memang tidak ada nash eksplisit yang menjelaskannya, namun dasar yang dipakai untuk melarang tindak pidana tersebut adalah memakai kaidah maslahah mursalah (kemaslahatan umum), yaitu segala sesuatu yang sesuai tujuan syariat Islam, dan mendatangkan kebaikan dan menghilangkan kerusakan, hukumnya harus dijalankan dan ditegakkan. Adapun sanksi hukum atas tindak pidana kejahatan jabatan dan kejahatan HAKI perspektif Islam adalah sanksi ta’zir dimana berat ringannya hukuman ditentukan berdasarkan kadar besar kecilnya resiko yang ditimbulkan. Keyword : hak kekayaan intelektual, kejahatan jabatan, ta’zir, korupsi, suap menyuap   Abstrak This paper constructs jinayah fiqh (Islamic criminal law) in the field of business crime. Criminal acts of the business in question here is malfeasance and crimes of Intellectual Property Rights (IPR). Criminal offense consisting of several positions such as criminal bribery, mark-up the budget and corruption. IPR crimes including counterfeiting and brand piracy works/copyright. Bribery in Islam is an act that is forbidden by hadith, the Messenger of Allah cursed the people who bribe and are bribed, and the letter al-Baqarah: 188 and An-Nisa’: 29. Mark-up the budget haram, because it contains elements of fraud and deceit. Corruption is an act which is forbidden because it contains two elements of corruption, the abuse of office/treasonable to the office and bribery. IPR crime in Islam there is no explicit texts to explain, but the basis used to prohibit the criminal act is wearing maslahah mursalah rule (public good), that is all that the purpose of Islamic law, and the good and eliminate the damage, the law must be executed and enforced. The legal sanctions for criminal malfeasance and criminal IPR sanctions ta’zir Islamic perspective is where the severity of the penalty determined by the size of the levels of risk posed. Keywords: intellectual property rights, malfeasance, ta’zir, corruption, bribery