cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminas Competitive Advantage
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 346 Documents
Pendidikan Hostik Berbasis Life Skills : Kunci Sukses Menghadapi Pasar Tunggal ASEAN 2015 Ashari, yahya
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.658 KB)

Abstract

ABSTRAK Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten merupakan salahsatu hal yang harus dipersiapkan untuk merebut peluang era pasar tunggal ASEAN 2015. Perombakan kurikulum perlu dilakukan agar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan sesuai tuntutan pasar. Namun dalam kenyataannya masih terdapat ribuan lulusan yang tidak produktif dan menjadi obyek kemajuan. Makalah ini ditulis dengan tujuan untuk mereaktualisasi konsep pendidikan dengan harapan agar proses belajar mengajar berkualitas, dimana hal merupakan instrumen yang tepat untuk menghasilkan SDM yang handal diberbagai bidang profesi dan keahlian.Salahsatunya penerapan model pendidikan holistik berbasis life skills, yaitu pendidikan yang mengembangkan seluruh potensi peserta didik dan memberikan arah yang futuritik bagi lulusan sehingga mereka akan mempunyai : 1) kompetensi personal dan interpersonal, 2) kompetensi penguasaan iptek,3) kompetensi produktifitasdan,4) kompetensi penyelesaian masalah. Akhirnya, sistem pendidikan berkualitas yang terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat harusdiupayakan sehingga akan melahirkan tenaga-tenaga terampil yang siap merebut peluang pasar dan mampu bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya. Kata kunci : sumber daya manusia, pendidikan holistik, life skills     ABSTRACT The competent human resourceis a thing that have prepared to arrogate a chance ofASEAN Community  2015.Renovation curriculum have done to produce a qualified graduates and marketable.However, practically there are thousands non-productive graduates and become object of advancement of era. The aim of this paper is to reactualization of education concept in order to qualify teaching and learning proccess that it is a exactly instrument to prepare availability the excellent human resource in various professions and skills. One of it is application of holistic education based life skills, that develops the whole student’s potentials and shows futuristic way to the graduates so they will have : 1) personal and interpersonal competence, 2) information and technology mastery competence, 3) productivity competence, 4) problem solving competence. Finally, The qualified education system that it can be reached by all level of societyhave seek so it will product the experts output who are prepared to arrogate a chance and to run against the other ASEAN countries. Keywords : human resource, holisticeducation, life skills
Pendampingan Kemitraan Pengelolaan Limbah Botol Plastik Menjadi Produk Bernilai Ekonomis Pada Masyarakat Desa Girimoyo Karangploso Malang Putra, Yuniarti Hidayah Suyoso; Yuliana, Indah; Rahayu, Yayuk Sri
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (79.237 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian dan pendampingan kemitraan ini bertujuan memberdayakan masyarakat Desa Girimoyo Karangploso Malang dengan mengelola limbah botol plastic menjadi produk bernilai ekonomis dan mengurangi dampak sampah plastic terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah observasi deskriptif, Focus Discussion Group, analisis komponensial terhadap focus dalam bentuk pemetaan, transek, kalender musim, diagram venn, alur sejarah, serta bagan perubahan dan kecenderungan. Hasil nyata dari kegiatan ini adalah terbentuknya kelompok masyarakat yang  benar-benar mau dan mampu mengolah  limbah botol plastik agar bernilai ekonomis yang terdiri dari petugas kebersihan, keluarganya, dan elemen masyarakat lain, mengurangi dampak sampah bagi lingkungan,  paham akan adanya peluang ekonomi di balik sampah, prospek meningkatkan penghasilan keluarga, menjadi produk unggulan recycle bottles dan masyarakat termotivasi menerima masukan dan melakukan perbaikan terus menerus. Kata Kunci: Pendampingan, Masyarakat, Limbah Botol plastic, Recycle  Abstract This research and partnership aims to empower the society of Girimoyo Karangploso Malang through managing plastic bottles waste into economically valuable products and reducing the impact of plastic waste on the environment. The methods used descriptive observation, Focus Group Discussion, focus componential anylisis in the form of mapping, transect, seasonal calendars, Venn diagrams, timeline, and trend and changes. The results show that the activities create the groups of people who really are willing and able to process waste plastic bottles that have economic value that consists of a trash collector, his family, and other elements of society, reducing the impact of waste on the environment, aware of the existence of economic opportunities from trash, the prospect of increasing family income, a superior product from recycle bottles and the society are motivated to receive feedback and do continuous improvement. Keywords: Partnership, Society, Plastic Bottles Waste, Recycle
Integrasi Nilai-nilai Entrepreneurship Dalam Proses Pembelajaran di Kelas Guna Menciptakan Academic Entrepreneur Berkarakter Ulwiyah, Nur
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.39 KB)

Abstract

Abstrak Pada dasarnya dalam entrepreneurship terdiri dari tiga aspek; manusia, tugas, dan organisasi. Ketiga aspek ini bergerak dalam lingkungan yang berubah-ubah yang kemudian dikenal dengan “konsep tiga kaki”. Lingkungan yang dimaksud misalnya lingkungan bisnis, pemerintahan, sosial, pendidikan, dan sebagainya. Dalam entrepreneurship terdapat nilai-nilai seperti mengejar peluang, melakukan pembaharuan, berani mengambil resiko, berani berbeda, menarik perhatian, dan pro pertumbuhan. Nilai-nilai ini penting dimasukkan dalam proses pembelajaran dengan tujuan agar peserta didik menjadi sosok yang logis, kreatif, spontan dan tegas,  perspektif ke depan dan berorientasi hasil. Konsep ini bisa diwujudkan oleh para pendidik  pada saat mendisain dan melaksanakan pembelajaran, misalnya dalam menentukan paradigma pembelajaran, tujuan, metode, media dan alat, serta sumber belajar. Dengan pembelajaran bernilai entrepreneurship, peserta didik akan kaya dengan wawasan dan perspektif dalam memecahkan persoalan. Kesimpulan, nilai-nilai entrepreneurship bisa diintegrasikan sebagai landasan pembelajaran sehingga peserta didik menjadi academic entrepreneur yang berkarakter, yang siap menghadapi tantangan kehidupan dengan tampil sebagai problem solver. Kata kunci: nilai-nilai entrepreneurship, proses pembelajaran, academic entrepreneur.   Abstract Basicly the entrepreneurship consist of three aspect; person, task, and organizational context. Those aspect move in a dynamic environment that well known as “konsep tiga kaki”. That environment is bussiness, government, social, education, etc. In the entrepreneurship there are values like chase an opportunity, inovation, taking risk, brave to be different, attractive, and pro growth. Those values is important to include in the learning process with a purposes to make student become a logic person, creative, spontanous and distinct, future perspective and result-oriented person. Those concept can be done by the teacher when they design and do the learning, for example to design the learning paradigm, purposes, media and equipment, and also the learning source. In the learning that has values of enterpreneurship, student will be rich abound of knowledge and problem solving knowledge. The summary, values of entrepreneurship can be integrated as a fundamental learning that make the student be an academic entrepreneur that has a characteristic, that ready to face the life challenge that appear as a problem solver. Keywords: values of entrepreneurship, learning process, academic entrepreneur.
Strategi Pengembangan Perikanan Tambak Sebagai Sub Sektor Unggulan Di Kabupaten Sidoarjo barokah, umi
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.565 KB)

Abstract

ABSTRAK Kontribusi subsektor perikanan (49,7 %) terhadap PDRB Kabupaten Sidoarjo lebih tinggi dibandingkan subsektor pertanian lainnya.  Kabupaten Sidoarjo identik dengan tambak (15.530 hektar).Komoditi perikanan tambak memiliki nilai produksi dan menyumbang kontribusi terbesar sepanjang 2005-2008. Penelitian ini bertujuan  mengidentifikasi , mengklasifikasi dan merumuskan strategi pengembangan komoditi perikanan tambak di Kabupaten Sidoarjo. Metode dasar adalah deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan data sekunder (BPS, BAPPEDA, dinas terkait) dilengkapi data primer. Metode analisis data adalah analisis Tipologi Klassen untuk mengklasifikasikan komoditas perikanan tambak dan perumusan strategi dengan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan perikanan tambak terdiri dari komoditi  potensial (bandeng, udang windu) dan komoditi terbelakang (tawes, udang campur). Alternatif strategi pengembangan. (1) Aplikasi CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik), (2)Pembenihan bandeng dan udang windu skala rumah tangga, (3) Penanggulangan hama dan penyakit pada budidaya udang, (4) Meningkatkan kualitas air tambak, (5) Peningkatan akses permodalan dan informasi pasar dan (6) Meningkatkan Kualitas SDM.Perikanan Kata kunci: kabupaten sidoarjo, perikanan tambak, tipologi klassen, swot ABSTRACT Contribution of fishery sub-sector (49,7 %) in Sidoarjo regency is higher than the agricultural sub-sectors. Pond fishery commodities has a production value and accounted for the largest contribution during 2005-2008. This study aimed to identify, classify and formulating the development strategy of pond fishery commodities in Sidoarjo regency.The basic method is descriptive analytic.Type of data used secondary data (BPS, BAPPEDA, related offices) and equipped with primary data. Methods of analytic data is the analysis Klassen Typology  for classifying agricultural commodities and  strategy formulation with SWOT. The results of the study  showed that pond fishery consists of a potential commodity (milkfish, windu shrimp) and withdraw commodities (tawes, mixed shrimp). Alternative development strategies. (1) Application CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik), (2) Hatchery milkfish and tiger shrimp on household scale, (3) Control of pests and diseases in shrimp farming, (4) Improve the quality of pond water, (5) Increasing access of capital and market information and (6) Improving the Quality of human resources fisheries. Ke words:  sidoarjo regency, pond fishery, klassen typology, swot
Pengaruh Rendam Air Hangat Pada Kaki Dalam Meningkatan Kuantitas Tidur Lansia ., Khotimah
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.979 KB)

Abstract

Abstrak Lansia mengalami penurunan diberbagai sistem tubuh, diantaranya berdampak pada tidur.  Gangguan tidur dapat mempengaruhi kualitas hidup. Terapi rendam air hangat pada kaki memperbaiki mikrosirkulasi pembuluh darah dan vasodilatasi sehingga meningkatkan kuantitas tidur. Tujuan penelitian menganalisis pengaruh terapi rendam air hangat pada kaki dalam meningkatkan kuantitas tidur pada lansia. Desain penilitian pra-eksperimen dengan pendekatan  One-Group Pra-Test-Post test desain. Populasi 20 lansia insomnia berusia diatas 60 tahun, Sampel 20 responden. Pengambilan sampel menggunakan total sampling, analisis data dengan uji statistik Anova dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil analisis menunjukan kuantitas tidur lansia yang dilakukan rendam air hangat pada kaki mengalami peningkatan, dengan nilai signifikansi α = 0,0001 (α = 0,05) artinya ada pengaruh rendam air hangat pada kaki dalam meningkatkan kuantitas tidur pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendam air hangat pada kaki efektif digunakan untuk meningkatkan kuantitas tidur pada lansia yang mengalami gangguan tidur. Kata kunci : rendam air, kuantitas tidur   Abstract Elderly has decreased in many body systems, including the impact on sleep disorders. Sleep disorders can affect the quality of life. Therapeutic feet soak in warm water in the blood vessels and improve microcirculation vasodilatation thereby increasing the quantity of sleep. Purpose of the study analyzed the effect of therapy on the foot soak in warm water increases the quantity of sleep in the elderly. Pre-experiment research design approach to One-Group Pre-Post-Test design. 20 elderly insomnia populations aged over 60 years, sample 20 respondents. Sampling using total sampling, data analysis with ANOVA statistical test with significance level α = 0.05. The analysis shows the quantity of sleep that older adults performed at the foot soak in warm water to increase, with significant value α = 0.0001 (α = 0.05) means that there are influences soak your feet in warm water increases the quantity of sleep in the elderly. The results showed that the feet soak in warm water effectively used to increase the quantity of sleep in older adults who experience sleep disturbances. Key words: soak water, quantity of sleep.
Etika Bisnis Dalam Prespektif Al-Qur’an: Upaya Membangun Bisnis Yang Islami Untuk Menghadapi Tantangan Bisnis Di Masa Depan Hidayatulloh, Haris
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bisnis merupakan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak heran jika Islam yang bersumber pada al-Qur’an dan Sunnah memberi tuntunan dalam bidang usaha. Bisnis selama ini, dikesankan sebagai usaha mencari keuntungan sebanyak-banyaknya, bahkan harus ditempuh dengan cara kotor dan tidak etis. Etika bisnis  sangat penting untuk dikemukakan dalam era globalilasasi yang seringkali mengabaikan nilai-nilai moral dan etika. Karena itu, Islam menekankan agar aktifitas bisnis manusia dimaksudkan tidak semata-mata sebagai alat pemuas keinginan tetapi lebih pada upaya pencarian kehidupan berkeseimbangan disertai prilaku positif bukan destruktif. Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji etika bisnis dari sudut pandang al-qur’an dalam upaya membangun bisnis yang Islami untuk menghadapi tantangan bisnis di masa depan. Kesimpulannya Bisnis dalam al-Qur’an disebut sebagai aktivitas yang bersifat material  sekaligus immaterial. Suatu  bisnis bernilai, apabila memenuhi kebutuhan material dan spiritual secara seimbang, tidak mengandung kebatilan, kerusakan dan kezaliman. Akan tetapi mengandung nilai kesatuan,keseimbangan, kehendak bebas, pertanggung-jawaban, kebenaran, kebajikan dan kejujuran   Abstract Business is something very important in human life. No wonder Islam is rooted in the Qur'an and Sunnah provide guidance in the field of business. Business over the years, suggested as a business for profit as much as possible, even to go to the dirty and unethical manner. Business ethics is essential to put forward in the era globalilasasi often ignores moral values ​​and ethics. Thus, Islam emphasizes that human business activity is not solely intended as a means of satisfying the desire, but rather on the search for life berkeseimbangan with a positive attitude rather than destructive. This paper aims to examine business ethics from the perspective of the Qur'an in an effort to build an Islamic business to business challenges in the future. Business in the conclusion of the Koran called the activity that is at once immaterial material. A business is worth, if it meets the material and spiritual needs in a balanced, contains no falsehood, destruction and injustice. But it contains the value of unity, balance, free will, accountability, truth, virtue and honesty Keywords: Ehtics, Business,
Kajian Kualitas Fisik. Kimia Dan Sensoris Susu Pasteurisasi Pada Pasteurizer Berbeda. murti, tridjoko w
Prosiding Seminas Vol 1, No 1 (2011): Seminas Competitive Advantage I
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.364 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kimia, fisik dan sensoris susu yang dipasteurisasi menggunakan dua alat yang berbeda selama penyimpanan pada suhu refrigerator. Sampel susu diambil dari sapi yang diperah pada pagi hari kemudian dipasteurisasi menggunakan dua alat yaitu PADIRA pateurizer dan Safgard Home PasteurizerR. Variabel yang diamati meliputi uji alkohol, berat jenis, kadar lemak, keasaman lemak protein terlarut serja uji sensoris meliputi kemanisan, keasaman dan ketengikan. Data berat jenis, kadar lemak, keasaman lemak dan protein terlarut dianalisis dengan split-plot, data uji alkohol kemanisan  dan keasaman dianalisis dengan analisis deskriptif dan data ketengikan  (0,33% dan 0,86%) dianalisis dengan chi square dengan metode Kruskal-wallis . Hasil penelitian menunjukan pasteurisasi pada PADIRA Pasteurizer lebih baik dibandingkan dengan Safgard Home Pasteurized. Kata kunci:susu pasteurisasi, pasteurisasi, kualits fisik, kuaslitas kimia, kuaslitas sensoris lama penyimpanan ABSTRAK The research was conducted to know the chemical, physical and sensorical Quality of the pasteurized milk using two different tools in the refrigerator storage.The milktakenfrom cows which milched in the morningthenpasteurizedusing twotoolsnamelyPADIRApateurizerandSafgardHomePasteurizer. Variablesobservedincludealcoholtest, density test, lipid content, acid degree value of lipid globular protein content, and sensorical test includen sweetned, acidity and rancidity degree. Density test, lipid content,acid degreevalue of lipid, globular protein congtent were analiyzed with split-splot design, but alcoholtest, sweetnedand aciditywere analyzedwithdescriptiveanalysisand rancidity(0.33% and 0.86%) were analyzedwithchi-square with kruskal-Wallis method. The results showed pasteurization on PADIRA Pasteurizerbetter than Safgard Homepasteurized. Keyword: pasteurized milk, pasteurization, phisical quality, chemical quality, sensorical quality
Implementasi Fuzzy Expert System Untuk Diagnosis Penyakit Jantung Nurhayati, Hani; Nugroho, Fressy
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.529 KB)

Abstract

Abstrak Studi kasus penelitian mendesain Fuzzy Expert System untuk diagnose penyakit jantung. Desain system berdasarkan pada studi di RSU Dr Saiful Anwar melalui tanya jawab dari dokter spesialis jantung. Sistem mempunyai 15 variabel input dan 1 variabel output. Variabel input mencakup jenis nyeri dada, tekanan darah, kolesterol (LDL), diabetes, data ECG, detak jantung maksimum, latihan, old peak, thalium scan, jenis kelamin, umur, merokok, dada kiri ditekan terasa sakit, sesak nafas, dan batuk berdahak. Variabel output adalah tingkat resiko penyakit yang diderita oleh pasien. Output memberikan tingkatan mulai dari sehat, sakit stadium 1, sakit stadium 2, sakit stadium 3, dan sakit stadium 4.Sistem analisa menggunakan system pakar fuzzy (fuzzy expert system).Analisa metode menggunakan fuzzy mamdani.Hasil akurasi dari uji system adalah membandingkan ouput system dengan hasil pemeriksaan dokter spesialis sebesar  70%. Sistem menggunakan bahasa Java. Sistem dapat disarankan sebagai  alternativedeteksi dini penyakit jantung. Kata kunci : Penyakit Jantung, Fuzzy expert system, Fuzzy Mamdani.  Abstract The aim of this study is to design a Fuzzy ExpertSystem for heart disease diagnosis. The designed system basedon RSUD Dr Saiful Anwar by asked questions of the expert doctor . The system has 15 input fields and oneoutput field. Input fields are chest pain type, blood pressure,cholesterol, resting blood sugar, maximum heart rate, restingelectrocardiography (ECG), exercise, old peak (ST depressioninduced by exercise relative to rest), thallium scan, sex, age,blown, and cough with pleghem.The output field refers to the presence of heart disease in thepatient. It is integer valued from 0 (no presence) to 4(distinguish presence (values 1, 2, 3, 4)). This system usesMamdani inference method. The results obtained fromdesigned system are compared with cheking of the expert docter and observed results of designed system are correctin 70%. The system designed in Java software. The systemcan be viewed as an alternative for existing methods todistinguish of heart disease presence. Keyword : Heart Disease, Fuzzy expert System, Fuzzy Mamdani.
MODEL PENDEKATAN MODAL SOSIAL KELOMPOK PEMINJAM UNTUK OPTIMALISASI REPAYMENT RATE PADA LEMBAGA KEUANGAN MIKRO-SWADAYA MASYARAKAT (SOCIAL CAPITAL APPROACHING MODEL OF THE LENDING GROUP FOR REPAYMENT RATE OPTIMIZATION ON COMMUNITY’S MICROFINANCE INSTITUTI) VIPHINDRARTIN, SEBASTIANA
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.663 KB)

Abstract

ABSTRAK Kredit macet yang tinggi (non performing loan) dan tingkat pengembalian (repayment rate) dana bergulir yang rendah pada kelompok peminjam di wilayah tapal Kuda Jawa Timur pada program Lembaga Keuangan Mikro Swadaya Masyarakat (LKM-SM) disebabkan pelaksanaan program pinjaman dana bergulir program Lembaga Keuangan Mikro Swadaya Masyarakat masih berdasarkan pada tataran proyek bukan tataran program yang berarti aspek pemberdayaan serta partisipasi masyarakat, yang menjadi prioritas utama tujuan program pinjaman dana bergulir, sering kali terabaikan akibat tuntutan proyek yang harus dipenuhi. Padahal tingkat pengembalian pinjaman kelompok peminjam  dipengaruhi secara langsung oleh institusi-institusi informal, yaitu peraturan adat (norma dan sanksi sosial), kohesi sosial dan penggunaan mekanisme sosial dalam menyeleksi pelamar kredit dan menegakkan pelunasan melalui keterlibatan tokoh masyarakat yang berperan penting dalam menegakkan kemauan nasabah mengembalikan pinjaman. Karena dalam hal pembentukan kelompok peminjam seringkali didasari kesamaan budaya dan latar belakang masing-masing anggota kelompok. Alternatif solusi dari permasalahan di atas adalah dengan menggunakan pendekatan modal sosial. Menganalisis berbagai kegagalan pendekatan dalam memecahkan persoalan pengembalian pinjaman, Modal Sosial dinilai efektif dalam memberikan dorongan keberhasilan bagi berbagai kebijakan, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta. Keyakinan ini didasarkan pada kekuatan yang dimilikinya guna merangsang masyarakat membangun secara swadaya yang hasilnya akan memaksimalkan pencapaian dari setiap kebijakan pembangunan yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang ditunjang dengan data-data kualitatif, model yang dipakai adalah model kausalitas yang menggunakan Model Persamaan Struktural (structural equation modelling-SEM) berbasis component atau variance dengan Partial Least Square (PLS). Sementara, untuk menguatkan analisis penelitian juga dilakukan interpretasi data kualitatif. Dari hasil pembahasan didapatkan bahwa hubungan sosial dalam lingkup kelompok peminjam  dapat mempengaruhi interaksi para anggota dalam kelompok tersebut. Jika dilihat dari kecenderungannya, maka secara umum ketiga basis budaya masyarakat yaitu Mataraman, Arek dan Madura hubungan sosialnya dapat terbangun karena kekerabatan,kesamaan kepercayaan, kesamaan wilayah dan kesamaan aktivitas keseharian. Masyarakat berbasis budaya Mataraman lebih mudah melakukan hubungan sosialnya atas dasar kekerabatan dan kesamaan kepercayaan. Sedangkan masyarakat berbudaya Arek berkecenderungan hubungan sosialnya terbangun karena kesamaan wilayah, kekerabatan dan kesamaan aktivitas keseharian. Sementara itu, masyarakat berbudaya Madura secara prinsip hubungan sosialnya terbangun atas dasar kekerabatan, kesamaan kepercayaan dan aktivitas keseharian. Namun, kecocokan perilaku, pendapat, pandangan dan pendirian juga menjadi dasar yang kuat dalam membangun relasi sosialnya. Hal itu tergambar dari ungkapan budaya oreng dhaddhi taretan, taretan dhaddhi oreng, (orang lain bisa menjadi/dianggap sebagai saudara sendiri, sedangkan saudara sendiri bisa menjadi/dianggap sebagai orang lain). Pertanyaan pentingnya adalah bagaimana relasi sosial yang tercermin dari masing-masing kelompok budaya tersebut menjadi dasar pembentukan KSM , memperkuat interaksi di dalam kelompok serta dapat menstimulus peningkatan repayment rate dan efektivitas program. Disimpulkan bahwa karakteristik budaya dan modal sosial pada masyarakat tertentu berpengaruh positif terhadap perilaku masyarakat penerima manfaat dalam melakukan pengembalian pinjaman dan mencerminkan efektif atau tidaknya sebuah program penanggulangan kemiskinan bagi  masyarakat walaupun tidak secara signifikan. Kata Kunci: Optimalisasi Repayment Rate, LKM-SM, Kelompok Peminjam, Modal Sosial.  ABSTRACT High rate of non-performing loans and low rate of return  revolving fund (repayment rate) in the lending group in the region of East Java’s horse poultice on Community’s Microfinance Institutions program is caused by implementation program of revolving fund loan program by Community’s Micro Finance Institutions are still based on the project level rather than program level that means the aspects of empowerment and community participation, which became the main priority objectives revolving fund loan programs, often overlooked due to the demands of the project that must be met. Though the return on the lending group directly affected by informal institutions, namely customary rules (norms and social sanctions), social cohesion and the use of social mechanisms in selecting applicants and enforce repayment of loans through the involvement of community leaders who was instrumental in establishing the customer wishes to return loan. Because in terms of forming the lending group are often based on cultural similarity and background of each member of the group. Alternative solutions of the above problems is the use of social capital approach. Analyzing various approaching failure in solving the problem of loan repayment, Social Capital is assessed effective in providing the impetus for the success of various policies, whether committed by government or by private parties. This belief is based on its strengths in order to stimulate communities on self-help building which will result of maximizing the achievement of any development policy made by the government. This study uses quantitative methods which are supported by qualitative data, the used model is a causal model using Structural Equation Model (SEM)-based component or variance with Partial Least Square (PLS). Meanwhile, to strengthen the research analysis was also conducted qualitative data interpretation. From the discussion, it can be concluded that by using more specific social capital on the lending group of Arek/coastal and Mataraman culture-based  affect the achievement of repayment rate and program effectiveness (sustainability). In contrast to the group of Madurese culture-based lending group, repayment rates do not affect the performance and program effectiveness (sustainability). The role of government, in the Mataraman and Arek culture based lending group does not affect the achievement of repayment rate, contrary to the Madurese culture based lending group, the role of government proved influential on the outcomes of repayment rate. In all three cultural based lending groups, repayment rates proved influence the achievement of the program effectiveness (sustainability), otherwise the role of government in all three cultural based lending groups, does not affect the program effectiveness (sustainability). Keywords: repayment rate optimization, MFI, the lending group, social capital.
MEWUJUDKAN PERGURUAN TINGGI MENGEMBANGKAN ENTREPRENEURSHIP BERKARAKTER DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN GLOBAL ( REALIZING HIGHER EDUCATION IN DEVELOPING CHARACTER ENTREPRENEURSHIP FOR FACING THE GLOBAL COMPETITION ) Sentoso, Erlan
Prosiding Seminas Vol 1, No 2 (2012): Seminas Competitive Advantage II
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.879 KB)

Abstract

ABSTRAKSI Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan berkarakter merupakan salah satu program Kementerian Pendidikan Nasional yang pada intinya adalah pengembangan metodologi pendidikan yang bertujuan untuk membangun manusia yang berjiwa kreatif, inovatif.. Program ini ditindaklanjuti dengan upaya mengintegrasikan metodologi pembelajaran diperguruan tinggi, pendidikan karakter, pendidikan ekonomi kreatif, dan pendidikan kewirausahaan ke dalam kurikulum. Pembekalan Kewirausahaan diharapkan dapat menjadikan mahasiswa siap bekerja, baik mengisi lowongan pekerjaan yang ada maupun bekerja mandiri dengan membuka peluang usaha baru. Makalah ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana perguruan tinggi bisa menanamkan, menumbuhkembangkan jiwa entrepreneurship pada mahasiswanya maupun alumninya.(2) Bagaimana menumbuhkembakan minat berwirausaha bagi mahasiswa. (3) Strategi perguruan tinggi mewujudkan entrepreneurial kampus yang menjadi pertanyaan bagi kita mengapa sampai saat ini masih sangat terkendala untuk menghasilkan wirausaha-wirausaha yang berpendidikan tinggi yang tidak sebanding dengan jumlah lulusan universitas. Makalah ini tergolong dalam studi kepustakaan dan berdasarkan experientaial (belajar dari pengalaman). Hal ini didasari pemikiran bahwa, manakala teori dibawa/diterapkan ke dalam kenyataan terkadang terjadi kesenjangan. Oleh karena itu diperlukan sebuah pengalaman yang kontekstual. Dengan demikian Penyadaran arti penting wirausaha bisa dilakukan dengan melakukan workshop ,diklat kewirausahaan bagi mahasiswa aktif maupun alumni perguruan tinggi. Mengubah kurikulum pendidikan di Indonesia di sesuaikan dengan paradigma baru dalam menghadapi persaingan global kebutuhan pendidikan sekarang. Entrepreneurship Award. Salah satu pemicu meningkatnya semangat kewirusahaan dari mahasiswa adalah dilaksanakannya secara rutin perlombaan/kejuaraan entrepreneurship. Perlombaan entrepreneurship mahasiswa dengan memberikan award bagi mahasiswa juga dapat menjadi salah satu langkah perguruan tinggi  dalam meningkatkan minat wirausaha mahasiswa. Perlombaan ini dapat berupa bussiness plan atau entrepreneurship expo. Kata Kunci : Entrepreneurship berkarakter, jiwa entrepreneur, paradigma baru, persaingan global, Entrepreneurship Award.  ABSTRACT Character entrepreneurship education in development is one of the education Ministry of National Education program and in essence, is the development of educational methodology that aims to build a spirit of human creativity, innovation. The program is followed up by efforts to integrate high collage learning methodologies, character education, education, creative economy, and entrepreneurship education into the curriculum. Entrepreneurship briefing is expected to make students ready for work, both to fill existing job vacancies and self-employment by opening new business opportunities. This study aims to determine (1) how universities can instill, foster the entrepreneurial spirit in students and alumni. (2) How to sport interest in entrepreneurship for students. (3) strategy to realize entrepreneurial university campus for us to question why it is still very constrained to produce entrepreneurs are highly educated are not proportional to the number of university graduates. This study considered in the literature and research studies on experientaial (learned from experience). This is based on the idea that, when the theory was taken / applied to a gap in reality sometimes. Therefore we need a contextual experience. Thus the significance of entrepreneurial awareness can be done by conducting workshops, entrepreneurial training for current students and alumni college. Changing the curriculum in Indonesia in the match with a new paradigm in the face of global competition present educational needs. Entrepreneurship Award. One trigger for increased entrepreneurship spirit of the students are routinely implemented race / championship entrepreneurship. Race student entrepreneurship by providing awards to students can also be one step in improving the college student interest in entrepreneurship. This race can be a bussiness plan or entrepreneurship expo. Keywords: Entrepreneurship in character, entrepreneurial spirit, a new paradigm, global competition, Entrepreneurship Award.