cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
ENGINEERING
ISSN : 20873859     EISSN : 25498614     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Journals that publish scientific articles from various engineering / engineering disciplines namely mechanical engineering, industrial engineering, civil engineering. Articles published in the Engineering Journal include the results of original scientific research (top priority), scientific review articles that are new (not priority), or comments or criticisms of scientific writings published by the Engineering Journal.
Arjuna Subject : -
Articles 386 Documents
Analisis Dampak Lalu Lintas Pembangunan Pasar Seng Bumiayu Muhamad Yusuf
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1908

Abstract

Pembangunan Pasar Seng Bumiayu merupakan salah satu pembangunan di Kabupaten Brebes yang akan menimbulkan dampak lalu lintas bagi kawasan sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui dampak lalu lintas yang ditimbulkan akibat adanya pembangunan pasar dan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat untuk meminimalisir dampak. Pembangunan Pasar Seng Bumiayu berlokasi di Jalan KH. Ahmad Dahlan. Metode yang digunakan untuk menganalis data yang didapat adalah dengan perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) dan untuk perhitungan perencanaan transportasi menggunakan metode 4 (four) step model. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan Pasar Seng Bumiayu di perkirakan menimbulkan bangkitan dan tarikan baru pada masa kontruksi sebesar 15,9 SMP/Hari dan masa operasional untuk tarikan 110,10 SMP/hari dan bangkitan 65,93 SMP/Hari, akibatnya menimbulkan dampak lalu lintas bagi jalan di kawasan sekitarnya sehingga diberi langkah mitigasi untuk meminimalisir dampak lalu lintas pada masa kontruksi berupa pengaturan jam kendaraan material, memasang rambu lalu lintas masa kontruksi, pengangkutan material sesuai dengan prosedur. Dan masa operasional berupa pemasangan rambu lalu lintas masa operasional, penataan sirkulasi kendaraan dan pejalan kaki, penyediaan fasilitas pejalan kaki, menyediakan ruang parkir, keamanan aset dan kondisi darurat.
DAMPAK TRANSISTOR CONTROL IGNITION TERHADAP EMISI GAS BUANG MOBIL SUZUKI KATANA Akhmad Pujiono
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1929

Abstract

Transportasi di kota kota besar merupakan sumber pencemaran udara yang terbesar, dimana 70% pencemaran udara diperkotaan disebabkan oleh aktivitas kendaraan bermotor. Parameter polusi pencemaran udara seperti karbondioksida (CO) dan partikel (SPM10) dapat menimbulkan pemanasan global”.Gas buang berbahaya yang terdapat pada kendaraan bisa terjadi akibat pembakaran dalam mesin yang tidak sempurna. Mesin dengan bahan bakar bensin setiap saat memerlukan percikan api agar bisa terjadi pembakaran di dalam silinder serta harus sesuai dengan aturan urutan pembakaran didalam silinder. Apabila pembakaran yang terjadi di dalam ruang bakar tidak sempurna selain menimbulkan gas buang yang tidak ramah lingkungan yaitu performa mesin tidak optimal. Oleh sebab itu sistem pengapian sangat berperan penting dalam hal ini. Meskipun sudah banyak ditemui sistem pengapian secara elektronik pada mesin saat ini, tetapi masih banyak orang yang memiliki kendaraan klasik dengan mesin yang masih menggunakan sistem pengapian konvensional. Berdasarkan fenomena diatas, maka peneliti tertarik untuk menggunakan pengapian elektronik TCI (Transistor Control Ignition) yang berguna untuk memperkuat pengapian, sehingga pengapian yang dihasilkan menjadi lebih optimal, dampaknya gas buang yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar tersebut menjadi lebih baik dan kandungan unsur – unsur CO dapat dikurangi semaksimal mungkin.
Pemanfaatan Wireless Dalam Perancangan Prototype Siram Bawang Merah Dengan Metode Ergonomic Function Deployment Syafrie Muzaki
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1930

Abstract

Desa Sigentong merupakan salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Budidaya tanaman bawang merah membutuhkan sistem pengairan tambahan yang efisien untuk menjaga pertumbuhan karena tanaman bawang merah memiliki sistem perakaran yang dangkal dan sangat rentan terhadap hilangnya kelembaban. Petani bawang merah Desa Sigentong dalam proses penyiraman bawang merah masih menggunakan alat siram manual sehingga menyebabkan beban kerja yang berat. Penelitian kali ini yaitu melakukan perancangan prototype siram bawang merah dengan jaringan wireless menggunakan metode Ergonomic Function Deployment untuk mengurangi beban kerja petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa kebutuhan secara teknis perancangan alat ini adalah berfungsi dengan baik, tidak mudah lepas, berbahan plastik, tidak menghasilkan panas, aman digunakan dan beroperasi tidak secara manual. Berdasarkan uji beda konsumsi energi menunujukan bahwa prototype siram dengan wireless mengalami penurunan sebesar –64,3% terhadap pesaing 1 dan -40,99% terhadap pesaing 2 dimana rerata konsumsi energi sebesar 0,72 kkal/menit dan termasuk kriteria beban kerja ringan.
KOMPARASI ALGORITMA LOGISTIC REGRESSION DAN NAIVE BAYES UNTUK MENYELEKSI MELAMAR PEKERJAAN PERUSAHAAN BESAR BAGI ALUMNI SMK Ria indah fitria; Nur Tulus Ujianto
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1933

Abstract

Vocational High School is one of the levels of secondary education with specialization preparing graduates to be ready to work. Vocational education has varied meanings but can be seen as a red thread. There are a lot of alumni from Vocational Schools who after they graduate want jobs in large companies so they can get a fairly large salary. Large companies have several criteria in finding employees. Not all large companies can accept alumni fromSMK so easily. Large companies have several requirements in selecting or selecting employees, eg 1) have good grades in subjects, 2) skills in engineering, 3) skills in communication, and 4) in attitude must have good atitude. Therefore the Vocational School students are trained to be ready to work with good skills and good atitude. In this study, the proposed method used is the Naive Bayes Aggression and logistic regression.
Analisis Optimasi Waktu Dan Biaya Dengan Penambahan Jam Kerja (Lembur) Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Isradias Mirajhusnita
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 12 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v12i2.1943

Abstract

Pada perencanaan awal suatu proyek kontruksi, faktor waktu, biaya dan kualitas membentuk hubungan yang saling tergantungan sera berpengaruh sangat kuat. Permasalahan penelitian ini yang didapat dari Time Schedule ada pada minggu ke 3 yang mengalami penurunan pada pekerjaan aspal dengan waktu 6 hari karena menunggu pekerjaan struktur yang memakan waktu lama dikarenakan faktor cuaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu dan biaya optimal penyelesaian proyek setelah dilakukan penambahan jam kerja (lembur) dan perbandingan waktu dan biaya optimum setelah dilakukan penambahan jam kerja (lembur). Penelitian ini dilakukan dengan metode time cost trade off dengan penambahan jam kerja (lembur) pada pekerjaan tenaga kerja. Metode ini dilakukan dengan menambah jam kerja (lembur) selama 1 jam, 2 jam dan 3 jam dengan menggunakan alat program Microsoft Project 2013. Hasil pada program menggunakan Microsoft Project 2013 yaitu lintas kritis dan kenaikan biaya akibat dari penambahan jam kerja (lembur) sedangkan dari metode time cost trade off yaitu percepatan durasi dan kenaikan biaya akibat dari percepatan durasi dalam setiap kegiatan yang dipercepat. Pada proyek Peningkatan Jalan Kalingsa Wetan – Randusanga Wetan Kabupaten Brebes. Dari hasil penelitian waktu normal pada proyek yaitu 45 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.482.125.000 waktu dan biaya optimum akibat penambahan jam kerja lembur 1 jam didapatkan dursi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.210.527.713. untuk penambahan jam kerja lembur 2 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.211.101.803 sedangkan untuk penambahan jam kerja lembur 3 jam didapatkan durasi proyek 38 hari dengan total biaya sebesar Rp. 1.211.577.304. Kesimpulan dari ketiga tersebut alternatif penambahan jam kerja lembur biaya termurah ialah dengan penambahan lembur 1 jam dengan durasi proyek 38 hari dan total biaya proyek Rp. 1.210.527.713.
STUDI PENGARUH PANJANG SERAT BAMBU PADA KEKUATAN IMPAK KOMPOSIT MATRIK POLYESTER Rusnoto Rusnoto
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 9 No 2 (2018): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v9i2.1525

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi panjang serat bambu terhadap sifat mekanik yaitu kekuatan impak pada komposit matrik polyester.Metode yang digunakan adalah eksperimen. Bahan yang digunakan resin polyester, hardener dan serat bambu Untuk variasi panjang serat bambu dengan panjang serat 2, 4 dan 6 cm yang masing - masing variabel dibuat tiga spesimen 3 spesimen. Alat yang digunakan adalah amplas, gergaji potong, cetakan, mesin uji impak. Langkah pembuatannya pertama siapkan cetakan yang dasarnya dari kaca yang dilapisi minyak gemuk kemudian tuang resin polyester yang sudah dicampur hardener, dalam penuangan ini hanya separo dari tinggi cetakan. Setelah itu letakkan serat bambu yang sudah dipotong sesuai variasi panjang serat tadi secara lurus dan teratur (tidak acak). Setelah rata dipermukaan cetakan kemudian tuangkan kembali resin polyester yang sudah dicampur hardener kedalam cetakan sampai penuh. Selanjutnya adalah dipanaskan dalam oven pemanas pada suhu 70 derajat celcius selama 15 menit. Setelah itu keluarkan spesimen dari cetakan dan lanjutkan kembali pemanasan ke dalam oven pemanas pada suhu 90 derajat celcius selama 20 menit agar komposit benar-benar kering. Kemudian dengan alat pemotong bentuklah menjadi spesimen uji impak. Selanjutnya proses pengujian yang dilakukan adalah uji impack.Dari hasil pengujian impak menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada kekuatan impak matrik polyester dengan penguat serat bambu pada variasi panjang serat. Kekuatan impack terendah pada variasi panjang serat 2 cm menghasilkan nilai sebesar 7,065 J/mm2. Kemudian pada variasi panjang serat 4 cm terjadi kenaikan sebesar 13,011 J/mm2. Untuk variasi tertinggi yaitu panjang serat 6 cm sebesar 40,75 J/mm2 .
Rekayasa Rancangan Konstruksi Knalpot Tunggal Sistim Saluran Gas Buang (Exhaust Silencer/Muffler) Pada Motor Pembakaran Dalam Sepeda Motor Bambang Hermani; Muhamad Fajar sidiq
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.1904

Abstract

Knalpot merupakan salah satu bagian terpenting dari sebuah sepeda motor. berfungsi mengontrol seberapa besar suara yang dipancarkan dari mesin melalui ruang resonanator yang ada di dalam knalpot. Memilih knalpot yang tepat akan memberikan kendaraan suatu suara yang fantastis dan meningkatkan kinerja dan penghematan bahan bakar. Knalpot dari sepeda motor secara umum dijumpai dari jenis sepeda motor balap/sport, standar, cruiser, trail, bebek, skuter matik semua dirancang sesuai kebutuhan, dua model silencer knalpot, jenis 1). pipa knalpot lurus. 2). pipa knalpot tekanan balik. Hal yang pertama diterapkan untuk motor balap sejenisnya, karakteristik torsi maksimum di kecepatan tinggi dan daya besar, torsi minimum pada kecepatan rendah dengan kebisingan sangat tinggi, sebaliknya karakter pipa knalpot tekanan balik, kebisingan rendah dan respons yang baik pada kecepatan rendah dan berpengaruh pada output daya rotasi tinggi. Strategi perancangan konstruksi knalpot sepeda motor ditujukan untuk sasaran modifikator, kastem, pemerhati knalpot dalam rekayasa rancang bangun sistim knalpot penyaluran gas buang, metode praktis knalpot, dari koreksi kalkulasi yang tidak sempurna, dimana kinerja knalpot hanya dapat dievaluasi setelah pengukuran eksperimental dilakukan.
Perangkat Pengukuran Eksperimental Suhu Pengeboran Tulang Menggunakan Arduino Uno Ray Mathussa
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.1968

Abstract

Pemasang pen memerlukan proses pengeboran tulang untuk pemasangan logam plat dan baut sebagai proses fiksasi internal dan eksternal. Proses pengeboran tersebut akan menibulkan gaya gesek antara mata pahat dengan permukaan tulang. Proses pergesekan akan menghasilkan panas yang disebabkan oleh kualitas tulang dan parameter-parameter yang terlibat dalam proses operasi. Tulang juga merupakan konduktor panas yang buruk sehingga menimbulkan panas pada permukaan tulang yang terjadi selama proses pengeboran tulang berlangsung. suhu panas yang bisa melewati suhu nekrosis (47oC) selama proses pengeboran tulang. Dalam penelitian ini suhu tulang diukur dengan sistem pengukuran suhu tulang yang mengunakan termokopel dan Arduino uno Atmega 328. Dimana Suhu yang terjadi pengeboran tulang akibat deformasi plastik diukur dengan termokopel temperature antara kedua ujungnya akan timbul electromotive force yangditeruskan ke modul MAX 6675 yang mana peran dari modul MAX 6675 adalah sebagai kompensasi cold junction. Untuk menampilkan nilai dari pengukuran suhu yang diukur secara real time maka digunakan interface PLX-DAQ sebagai perangkat lunak tambahan untuk mengkonversi data yang didapat ke dalaam format excel dan dapat disimpan di Komputer. pada kecepatan 380 pada diameter 3mm, 4mm, dan 6mm tidak menunjukkan kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan pengeboran tulang dengan kecepatan 1600 rpm dan 2800 rpm pada diameter 3mm, 4mm, dan 6mm.
Pengaruh Penambahan Limbah Jenis Ldpe Dan Pet Presentase Limbah 15 % Sebagai Bahan Campuran Beton Paving Block Dengan Metode Eco - Brick Teguh Haris; Muhamad Yusuf; Isradias Mirajhusnita
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.2007

Abstract

Beton sekarang sangat diminati di pembangunan konstruksi Indonesia, dengan perkembangan pesat ini beton sering digunakan dalam pembangunan konstruksi dengan memanfaatkan limbah konstruksi dan rumah tangga, inovasi beton ini maka diharapkan pengurangan limbah dilakukan dengan cara sebaik mungkin dengan metode yang tepat, limbah yang sering di temui di lingkungan sekitar yaitu limbah plastik karena apabila limbah plastik dibiarkan saja akan terjadi penumpukan limbah dan akan merusak ekosistem tanah dari kehidupan manusia. Oleh karena itu, penulis mencoba memanfaatkan limbah plastik yang sering ditemui di lingkungan sekitar seperti limbah Plastik jenis LDPE (Low Density polyethylene) dan PET (Polyethylene Terephthalate) sebagai bahan substitusi pengganti pasir atau agregat halus dalam pembuatan beton paving block. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan metode eco-brick (reduce, reuse, recycle) yaitu memanfaatkan limbah plastik jenis LDPE dan PET diolah sebagai bahan pengganti agregat halus. Tujuannya yaitu untuk mengetahui daya tahan beton paving block terhadap kuat tekan yang dihasilkan dengan variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) dan Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) semen : split 0,5 : pasir, dengan presentase limbah yaitu 15% bahan tambah limbah plastik terhadap jumlah berat pasir pada umur beton 14 hari dan 28 hari. Dari pengujian kuat tekan beton paving block yang dihasilkan kuat tekan rata-rata beton pada umur 14 hari pada sampel benda uji beton paving block dengan variasi limbah plastik LDPE dan PET dari jumlah berat pasir menghasilkan kuat tekan rata – rata beton pada Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 10,95 Mpa atau setara 134,51 Kg/cm²; dengan sifat fisika memasuki kelas mutu D serta penyerapan air 3,14%. Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 7,30 Mpa atau setara 89,67 Kg/cm²; dengan penyerapan air 2,35 %; Sedangkan nilai kuat tekan beton umur 28 hari menghasilkan nilai kuat tekan rata-rata beton pada Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 21,11 Mpa atau setara 259,28 Kg/cm²; dan memasuki sifat fisika kelas mutu A serta penyerapan air 3,49%; Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) = 7,62 Mpa atau setara 93,57 Kg/cm²; dengan penyerapan air 4,87%; menghasilkan nilai kuat tekan tertinggi pada umur 28 hari di variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) PP-15% (LDPE + PET 15%) sebesar 21,11 Mpa atau setara 259,28 Kg/cm² dan memasuki sifat fisika kelas mutu A. Nilai kuat tekan minimum pada variasi Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) PP-15% (LDPE + PET 15%) dengan nilai kuat tekan 7,62 Mpa setara 93,57 Kg/cm² dengan sifat fisika tidak memasuki sifat fisika manapun dan penyerapan air tertinggi pada umur 28 hari di variasi Tipe II (1 Pc : 1,5 Psr : 4 Split) di benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) penyerapan air sebesar 4,87% dan penyerapan air minimum pada variasi Tipe I (1 Pc : 1,5 Psr : 3 Split) di benda uji PP-15% (LDPE + PET 15%) dengan penyerapan air sebesar 3,49%. Dari hasil diatas dapat disimpulkan bahwa semakin besar presentase perbandingan dalam variasi penggunaan material split 0,5 cm yang tinggi sangat mempengaruhi hasil kuat tekan beton pada beton paving block menjadi lebih rendah sehingga semakin menurunkan kuat tekan beton yang dihasilkan, dan material limbah plastik yang terlalu tinggi menjadi beton paving block lebih berat dibanding beton paving block normal.
Penerapan E-Arsip Dengan Metode Rail Document System Pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Fajar Nurwildani; Saufik Luthfianto; Zulfah; Siswiyanti; Mohammad Cipto Sugiono
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 13 No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/eng.v13i1.2009

Abstract

Pembuatan sistem informasi E-Arsip pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini diupayakan untuk kesempurnaan dalam penyelenggaraan kearsipan yang selama ini belum bersifat terpadu, dan seringkali pengelolaan dokumen-dokumen masih dilakukan secara manual, sehingga membuat pekerjaan menjadi tidak efektif dan efisien ketika dihadapkan pada kebutuhan informasi yang cepat. penerapan arsip elektronik melalui Rail Document System di PT Bank Rakyat Indonesia (persero) tbk meliputi penciptaan dan penyimpanan, penggunaan dan distribusi, pemeliharaan, dan penyusutan. Dalam penciptaan dan penyimpanan meliputi 3 aspek yaitu sortir, scanning, dan media penyimpanan elektronik. Dalam penggunaan dan distribusi meliputi sistem keamanan arsip elektronik. Dalam pemeliharaan meliputi software dan hardware dan dalam proses penyusutan yaitu proses pemindahan arsip elektronik.