cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Buana Informatika
ISSN : 20872534     EISSN : 20897642     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 594 Documents
Sistem Cerdas Permainan Papan The Battle Of Honor dengan Decision Making dan Machine Learning Arnan Dwika Diasmara; Aditya Wikan Mahastama; Antonius Rachmat Chrismanto
Jurnal Buana Informatika Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i2.4905

Abstract

Abstract. Intelligent System of the Battle of Honor Board Game with Decision Making and Machine Learning. The Battle of Honor is a board game where 2 players face each other to bring down their opponent's flag. This game requires a third party to act as the referee because the players cannot see each other's pawns during the game. The solution to this is to implement Rule-Based Systems (RBS) on a system developed with Unity to support the referee's role in making decisions based on the rules of the game. Researchers also develop Artificial Intelligence (AI) as opposed to applying Case-Based reasoning (CBR). The application of CBR is supported by the nearest neighbor algorithm to find cases that have a high degree of similarity. In the basic test, the results of the CBR test were obtained with the highest formulated accuracy of the 3 examiners, namely 97.101%. In testing the AI scenario as a referee, it is analyzed through colliding pieces and gives the right decision in determining victoryKeywords: The Battle of Honor, CBR, RBS, unity, AIAbstrak. The Battle of Honor merupakan permainan papan dimana 2 pemain saling berhadapan untuk menjatuhkan bendera lawannya. Permainan ini membutuhkan pihak ketiga yang berperan sebagai wasit karena pemain yang saling berhadapan tidak dapat saling melihat bidak lawannya. Solusi dari hal tersebut yaitu mengimplementasikan Rule-Based Systems (RBS) pada sistem yang dikembangkan dengan Unity untuk mendukung peran wasit dalam memberikan keputusan berdasarkan aturan permainan. Peneliti juga mengembangkan Artificial Intelligence (AI) sebagai lawan dengan menerapkan Case-Based reasoning (CBR). Penerapan CBR didukung dengan algoritma nearest neighbour untuk mencari kasus yang memiliki tingkat kemiripan yang tinggi. Pada pengujian dasar didapatkan hasil uji CBR dengan accuracy yang dirumuskan tertinggi dari 3 penguji yaitu 97,101%. Pada pengujian skenario AI sebagai wasit dianalisis lewat bidak yang bertabrakan dan memberikan keputusan yang tepat dalam menentukan kemenangan.Kata Kunci: The Battle of Honor, CBR, RBS, unity, AI
New Edge Detection Method Using Elisabeth Method: Case Study Javanese Batiks Elisabeth Denis Setiani; Suyoto Suyoto
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.289

Abstract

Abstract. This article will introduce a new edge detection method called Elisabeth method to analyze image. The case study here is Javanese Batik’s motif. Edges are basic low level primitives for image processing. It helps to identify pictures. Methods used are the combination between Sobel and Prewitt. This method is completely new to analyze Javanese Batik’s motif. Every batik motif has unique pattern. The purpose of this research is to improving edge detection method that already known now. The result is a new method in edge detection problems. Batik is one of the Indonesian Heritage that avowed as a Heritage World Cultures. With this research it hoped can help our country to classify and identify Batik’s motif items in Indonesia. Keywords: Prewitt, Sobel, Elisabeth, Javanese Batik, Parang, Kawung Abstrak. Metode Baru Deteksi Tepi Menggunakan Metode Elisabeth: Studi Kasus Batik Jawa. Artikel ini akan memperkenalkan sebuah metode baru deteksi tepi yang disebut dengan metode Elisabeth untuk menganalisis citra. Studi kasus yang digunakan disini adalah motif Batik Jawa. Tepi adalah primitif level dasar untuk pemrosesan citra. Ini membantu mengidentifikasi gambar. Metode yang digunakan adalah kombinasi antara Sobel dan Prewitt. Metode ini benar-benar baru untuk menganalisis motif Batik Jawa. Setiap motif batik memiliki pola yang unik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan metode deteksi tepi yang sudah dikenal sekarang. Hasilnya adalah metode baru dalam masalah deteksi tepi. Batik adalah salah satu Warisan Indonesia yang diakui sebagai Warisan Budaya Dunia. Dengan penelitian ini diharapkan dapat membantu negara kita untuk mengklasifikasikan dan mengidentifikasi motif Batik di Indonesia. Kata Kunci: Prewitt, Sobel, Elisabeth, Batik Jawa, Parang, Kawung
Pengembangan Aplikasi Interactive Tv Pada Platform Set-Top Box Tertanam Berbasis Windows Embedded 7 Ferro Ferizka Aryananda; Widyawan Widyawan; Ridi Ferdiana
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.291

Abstract

Abstract. Interactive TV Application Development on Embedded Set-Top Box Platform Based on Windows Embedded 7. With the novelty of television technology that marked by the boom of DTV,  Internet enabled Set-Top Box,  and DVR,  television users become more aware to interactive and rich experience of multimedia contents viewing on their television that later become the concept of interactive TV.Interactive TV allows viewers to take control of what they want to see something conventional TV can’t afford. In this research, there will be an application developed so that the user could enjoy extended services through their TV set. CETV is a proof of concept of interactive TV concept that enables users to access extended services. CETV is a group of 7 different application module that has their own feature and functionality. CETV delivers extended services and contents that bring interactivity and control to television users. Kata kunci: Embedded Device, . NET Framework,  interactive TV,  Set Top Box.Abstrak. Dengan kebaruan teknologi televisi yang ditandai dengan tren DTV, Internet enabled Set-Top Box, dan DVR, pengguna televisi menjadi lebih sadar akan pengalaman yang interaktif dan kaya pada konten multimedia yang tampil di televisi mereka yang kemudian menjadi konsep TV interaktif. Interaktif TV memungkinkan pemirsa untuk mengambil kendali dari apa yang mereka ingin lihat, sesesuatu yang tidak mampu disediakan oleh TV konvensional. Dalam penelitian ini, akan ada aplikasi yang dikembangkan sehingga pengguna dapat menikmati layanan tambahan melalui TV mereka. CETV adalah bukti dari konsep konsep TV interaktif yang memungkinkan pengguna untuk mengakses layanan tambahan. CETV adalah kelompok 7 modul aplikasi yang berbeda yang memiliki fitur dan fungsi mereka sendiri. CETV memberikan layanan tambahan dan konten yang membawa interaktivitas dan kontrol kepada pengguna televisi.Kata kunci: Perangkat Tertanam, .NET Framework,  TV interaktif,  Set Top Box.
Analisis High Availability Pada Sistem Berbasis Teknologi Oracle Data Guard (Studi Kasus SIA-SAT UKSW) Kristoko Dwi Hartomo; T. Arie Setiawan P; Sandy Pratama
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.292

Abstract

Abstract. High Availability on Oracle Data Guard-based System (Case Study: SIA-SAT UKSW). SIA-SAT is a subject administration system for UKSW collegian. Database SIA-SAT is backuped by autobackup system, and backup file sent directly to backup server at another building. Until these days, database SIA-SAT system still does not have a secondary database (backup) which can replace main database when failure is happening on main database.Oracle Data Guard System is a technology researched by Oracle to increase availability level on Oracle Database server. Every transaction is saved on main server and duplicated for standby database server. The advantages point of technology is standby database which indirectly becomes a backup server, and standby database can be used for replacing main database.The result of this research is the technology of Oracle Data Guard can increase availability level for a system Oracle Database. This condition can happen because standby database always duplicates data and is ready to replace primary database.Keywords: availability, data guard, database distributionAbstrak. SIA-SAT adalah sebuah sistem administrasi mata kuliah untuk mahasiswa. Basis data SIA-SAT dicadangkan oleh sistem cadang otomatis, dan berkas cadangan tersebut dikirimkan secara langsung ke server cadangan yang terletak di gedung lain. Hingga saat ini, sistem basis data SIA-SAT masih belum memiliki basis data sekunder (cadangan) yang dapat menggantikan basis data utama jika kegagalan terjadi pada basis data utama. Oracle Data Guard System adalah sebuah teknologi yang diteliti oleh Oracle untuk meningkatkan tingkat ketersediaan pada Oracle Database server. Setiap transaksi disimpan pada server utama dan diduplikasi untuk standby database server. Manfaat dari teknologi ini adalah standby database secara tidak langsung menjadi server cadangan, dan standby database dapat digunakan untuk menggantikan basis data utama. Hasil dari penelitian ini adalah teknologi Oracle Data Guard dapat meningkatkan tingkat ketersediaan untuk sistem Oracle Database. Kondisi ini dapat tercapai karena standby database selalu menduplikasi data dan siap untuk menggantikan basis data primer.Kata Kunci: ketersediaan, data guard, distribusi basis data
Perancangan Basis Data dan Layanan Akses Berbasis Service Oriented Architecture (SOA) Untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Inna Yoana Sari Tarigan S; Soedjatmiko Soedjatmiko; Rudy Hartanto
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.293

Abstract

Abstract. Database Design and Service Oriented Architecture (SOA)-based Access Service for Health Center Transactional Data on Health Office of Sleman District. Health Office of Sleman District is the regional institution that is responsible for organizing health services in the area of Sleman District. In performing these duties and responsibilities, Health Office of Sleman District requires health data and information that is accurate, precise and quick to assist policy decision making process and the health sector by leveraging communication and information technology. This research aims to design a database and SOA-based access service for transactional data center on Health Office of Sleman District. Expected, the results of this research can help Health Office of Sleman District in monitoring public health and to establish interoperability with systems from agencies or other institution.Keywords: Health Office of Sleman District, database, SOA, web service.Abstrak. Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman adalah lembaga regional yang bertanggung jawab untuk mengatur pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Sleman. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman memerlukan data kesehatan dan informasi yang akurat, tepat dan cepat untuk membantu proses pengambilan keputusan kebijakan dan sektor kesehatan dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah basis data dan layanan akses berbasis SOA untuk pusat data transaksional pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat membantu Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam memantau kesehatan masyarakat dan untuk membangun interoperabilitas dengan sistem dari instansi atau lembaga lain.Kata kunci: Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, basis data, SOA, layanan web.
Perancangan dan Pembuatan Business Logic Layer Pada Situs Social Networking Berbasis Penelitian (KoKKo) Cahya Damarjati; Lukito Edi Nugroho; Sri Suning Kusumawardani
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.294

Abstract

Abstract. Business Logic Layer on Social Networking Sites Design and Development Based on Research. KoKKo, virtual community for science was born based on the belief that “no one knows everything, and everyone knows something” atau “none of us is as smart as all of us”. KoKKo is a web application that use three tier web architecture. The three tier of KoKKo are presentation layer, BLL, and DAL. This final prject will discuss everything about engineering and implementation of BLL in KoKKo Web Application. BLL implement object oriented programming concept. With that concept, BLL consists of methods definition that is packaged in class. BLL methods contain DAL functions to access database. Presentation layer use BLL methods to pick data, add data, change date, or delete data from database.Keyword: Three tier web architecture, BLL, Object Oriented Programming, Class, Methods.Abstrak. KoKKo sebagai komunitas virtual untuk berbagi pengetahuan, lahir dari adanya istilah “no one knows everything, and everyone knows something” atau “none of us is as smart as all of us”. Wujud KoKKo berupa aplikasi web yang menggunakan Arsitektur Web Tiga Tingkat. Tiga Tingkat dari KoKKo adalah tingkat presentasi, BLL, dan DAL. Penelitian ini akan membahas segala hal tentang perancangan dan implementasi BLL pada aplikasi web KoKKo. BLL menerapkan konsep Pemrograman Berorientasi Objek (OOP). Dengan konsep tersebut, BLL tersusun dari definisi Metode-Metode yang dikemas dalam Kelas. Metode BLL berisi fungsi-fungsi DAL untuk mengakses basis data. Tingkat presentasi menggunakan metode BLL untuk mengambil data, menambah data, mengubah data, atau menghapus data dari basis data.Kata kunci: Arsitektur Web Tiga Tingkat, BLL, Pemrograman Beorientasi Objek, Kelas, Metode.
Pembangunan Perangkat Lunak Pembangkit Jadwal Kuliah dan Ujian Dengan Metode Pewarnaan Graf Findra Kartika Sari Dewi
Jurnal Buana Informatika Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i1.295

Abstract

Abstract. Class and Exam Schedules Generator Software Development Using Graph Coloring Method. Preparation of class schedules and exams schedules at the Faculty of Industrial Technology, University of Atma Jaya Yogyakarta are done manually, thus requiring much time and energy, besides the possibility of inaccuracies. This research builds Fine Generator Scheduler (Fingers) that automate the preparation of class schedules and exams schedules with the graph coloring method, in which two vertices are adjacent, were given different color to each other. Vertices represent classes, while the color represents the placement of class session on schedule. In the graph coloring method, the color used in is as little as possible. Fingers helped the Faculty of Industrial Technology University of Atma Jaya Yogyakarta in scheduling classes and exams quickly and accurately. If the schedule is not obtained as desired then manual treatment is required to replace the schedules.Keywords: Graph, Coloring, Schedule, Generate, Distribution.Abstrak. Penyusunan jadwal kuliah dan ujian pada Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu dan tenaga yang banyak, disamping adanya kemungkinan ketidak-akuratan penyusunan. Penelitian ini membangun perangkat lunak Fine Generator of Scheduler (Fingers) yang berfungsi untuk mengotomasi penyusunan jadwal kuliah dan ujian dengan metode pewarnaan graf, dimana dua verteks yang adjacent (diampu dosen yang sama, menempati laboratorium yang sama, mempunyai konsentrasi atau semester yang sama) diberi warna yang berbeda satu sama lain. Verteks merepresentasikan mata kuliah, sedangkan warna merepresentasikan sesi penempatan mata kuliah pada jadwal. Pada metode pewarnaan graf, warna yang digunakan sesedikit mungkin. Fingers membantu Fakultas Teknologi Industri Universitas Atma Jaya Yogyakarta dalam penjadwalan kuliah dan ujian secara cepat dan akurat. Pada Jika jadwal yang didapat tidak seperti yang diinginkan  maka dibutuhkan manual treatment oleh program studi berupa penempatan jadwal pada hari dan/atau sesi lain.Kata Kunci: Graf, Pewarnaan, Penawaran, Distribusi, Jadwal.
Learning from the Case Studies, How Global Software Development Process is executed in an Agile Method Environment Ridi Ferdiana; Lukito Edi Nugroho; Paulus Insap Santoso; Ahmad Ashari
Jurnal Buana Informatika Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.297

Abstract

Abstrak. Belajar dari Studi Kasus, Bagaimana Proses Pengembangan Perangkat Lunak Global Dieksekusi Pada Lingkungan Metode Agile. Tantangan terbesar dalam Software Development Global (GSD) adalah efisiensi waktu untuk mengembangkan. GSD menyediakan panduan untuk menggunakan proses bersama dengan muka seperti proses metode analisis terpadu atau metode air terjun. Meskipun, itu memberikan manfaat melalui dokumentasi yang komprehensif dan kejelasan, ia memberikan menghambat organisasi yang ingin menggunakan GSD tetapi dalam terburu-buru. Metode Agile mengklaim efisien dan pendekatan yang efektif untuk pengembangan perangkat lunak. Makalah ini laporan tentang bagaimana organisasi menggabungkan proses GSD dengan metode tangkas seperti eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (UP Agile), Pengembangan Fitur Driven (FDD), dan Microsoft Solusi Kerangka Agile (MSF Agile). Makalah ini menggunakan studi kasus untuk mendapatkan pengalaman organisasi dan menjelaskan praktek yang berguna untuk organisasi yang ingin menerapkan GSD dengan metode tangkas. Kata Kunci: Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak, Agile, GSD Abstract. The biggest challenge in Global Software Development (GSD) is the efficiency of time to develop. GSD provides a guidance to use the process along with up-front analysis method like unified process or waterfall method. Although, it gives a benefit through comprehensive documentation and its clearness, it gives inhibits the organization which wants use GSD but in a rush. Agile methods claim an efficient and the effective approach to software development. This paper reports on how organizations combine the GSD process with agile methods like eXtreme Programming (XP), Scrum, Agile Unified Process (Agile UP), Feature Driven Development (FDD), and Microsoft Solution Framework Agile (MSF Agile). The paper uses case study to get organization experiences and describe useful practices for the organization that want to implement GSD with an agile method. Keywords: Software Development Lifecycle, Agile, GSD
Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK Studi Kasus: Asmi Santa Maria Yogyakarta Y. Maryono; Suyoto Suyoto; Paulus Mudjihartono
Jurnal Buana Informatika Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.298

Abstract

Abstract. Analysis and Design of Communication and Information Technology Management Information System Case Study: Asmi Santa Maria Yogyakarta. The management of asset in ASMI Santa Maria has been done by MS Excel application. This application has limitations such as lack of detailed records of assets, difficulty doing complex calculations such as valuation of assets, limited access to others in need, and less able to handle the administration of information assets of items that can provide real-time information, accurate, integrated, and user- friendly. This study aims to analyze and design the system needs to manage ICT assets in ASMI Santa Maria Yogjakarta. Through analysis and design of this system the authors intended to provide suggestions for institution to implement the ICT Asset Management Information System (SIMATIK). This information system has been successfully designed and provide ICT asset information management functionality that includes the registration of assets, asset allocation, transfer of assets, calculating depreciation, valuation of assets, maitencance records, removal of assets, asset tracking, and reporting. Designing ICT asset management information system is done with web-based (intranet) and with object-oriented approach (OOA). Keywords: asset management, asset management information system, object oriented apporach. Abstrak. Pengelolaan aset barang di ASMI Santa Maria selama ini dilakukan dengan aplikasi MS Excel dalam format daftar inventaris barang. Aplikasi ini memiliki keterbatasan seperti tiadanya rekod detil aset barang, kesulitan melakukan penghitungan yang komplek seperti penilaian aset, terbatasnya akses pihak lain yang membutuhkan, dan informasi kurang  dapat menangani penatausahaan aset barang yang dapat memberikan informasi real-time, akurat, terintegrasi, dan user-friendly. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang kebutuhan sistem untuk mengelola aset TIK di ASMI Santa Maria Yogyakarta. Melalui analisis dan perancangan sistem ini penulis bermaksud memberikan usulan bagi lembaga untuk mengimplementasikan Sistem Informasi Manajemen Aset TIK (SIMATIK). Sistem informasi ini telah berhasil dirancang dan menyediakan fungsionalitas pengelolaan informasi aset TIK yang meliputi registrasi aset, penempatan aset, pemindahan aset, penghitungan depresiasi, penilaian aset, pencatatan maintenance, penghapusan aset, pelacakan aset, dan pembuatan laporan. Perancangan Sistem informasi manajemen aset TIK ini dilakukan dengan berbasis web (intranet) dan dengan pendekatan berorientasi objek (OOA). Kata Kunci: Manajemen aset, sistem informasi manajemen aset, pendekatan berorientasi objek.
Analisis Lingkungan Internal Dan Eksternal Studi Kasus: PT Intan Pariwara Klaten Nurcahyani Dewi Retnowati
Jurnal Buana Informatika Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v1i2.299

Abstract

Abstract. Analysis of Internal and External Environment, Case Study: PT Intan Pariwara Klaten. The analysis of the Eksternal Environment covered the PEST Analysis (Politics, Ekonomi, Sosial and Technology) that included the condition for the macro Indonesian environment, that is the economy, technology, politics/the law, and sosiokultural. The analysis of the Eksternal Environment that was second was the model of competition pressures that explained about five threats, that is the competition from available competitors, competitors's new threat, the threat or substitution services of products, the strength bargained from customers, and the strength bargained from suppliers. The analysis of the Internal Environment used the Diagram of the Context that depicted relations between the system and the external side that were related to the company's business. Relations could be between the system and the external side that were related to PT Intan Pariwara depicted to the diagram of the context that explained that there is four related external sides, that is the Printing House, Writers and the Buyer that consisted of the Elementary School level student and the Senior High School and the public's community.  Keywords: Analysis of External Environment, Analysis of Internal Environment, Business Context Abstrak. Analisis Lingkungan Eksternal meliputi Analisis PEST  (Politik, Ekonomi, Sosial dan Teknologi) yang mencakup kondisi lingkungan makro Indonesia, yaitu perekonomian, teknologi, politik/hukum, dan sosiokultural. Analisis Lingkungan Eksternal yang kedua adalah model tekanan-tekanan kompetisi yang menjelaskan tentang lima ancaman, yaitu persaingan dari pesaing-pesaing yang sudah ada, ancaman pesaing-pesaing baru, ancaman produk-produk atau jasa-jasa substitusi, kekuatan menawar dari pelanggan-pelanggan, dan kekuatan menawar dari pemasok-pemasok. Analisis Lingkungan Internal menggunakan Diagram Konteks yang menggambarkan hubungan antara sistem dan pihak eksternal yang terkait dengan bisnis perusahaan.          Hubungan antara sistem dan pihak eksternal yang terkait dengan PT Intan Pariwara dapat digambarkan pada diagram konteks yang menjelaskan bahwa ada empat pihak eksternal yang terkait, yaitu Percetakan, Penulis, Perwakilan dan Pembeli yang terdiri dari siswa tingkat TK hingga SMA dan masyarakat umum. Kata Kunci: Analisis Lingkungan Eksternal, Analisis Lingkungan Internal, Konteks Bisnis

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025 Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 02, Oktober 2025 Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 01, April 2024 Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Buana Informatika, Volume 15, Nomor 02, Oktober 2024 Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 2, Oktober 2023 Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Buana Informatika, Volume 14, Nomor 1, April 2023 Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 2, Oktober 2022 Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Buana Informatika, Volume 13, Nomor 1, April 2022 Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021 Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 1 - April 2021 Vol. 11 No. 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 2: Vol 11, No 2 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 2 - Okober 2020 Vol 11, No 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Buana Informatika Volume 11 - Nomor 1 - April 2020 Vol 10, No 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 2 Oktober 2019 Vol 10, No 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Buana Informatika Volume 10 Nomor 1 April 2019 Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol 9, No 2 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 2 Oktober 2018 Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Buana Informatika Volume 9 Nomor 1 April 2018 Vol 8, No 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol. 8 No. 4 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 4 Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 3 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 3 Juli 2017 Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 2 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 2 April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Buana Informatika Volume 8 Nomor 1 Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol. 7 No. 4 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 4 Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 3 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 3 Juli 2016 Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 2 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 2 April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Buana Informatika Volume 7 Nomor 1 Januari 2016 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol. 6 No. 4 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 4 Oktober 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol. 6 No. 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol. 6 No. 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 2 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 2 April 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol 6, No 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 6 No. 1 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 1 Januari 2015 Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 2 Juli 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 5 No. 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol 5, No 1 (2014): Jurnal Buana Informatika Volume 5 Nomor 1 Januari 2014 Vol. 4 No. 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol 4, No 2 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 2 Juli 2013 Vol. 4 No. 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 4, No 1 (2013): Jurnal Buana Informatika Volume 4 Nomor 1 Januari 2013 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol. 3 No. 2 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 2 Juli 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol. 3 No. 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Buana Informatika Volume 3 Nomor 1 Januari 2012 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol. 2 No. 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 2 Juli 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol. 2 No. 1 (2011): Jurnal Buana Informatika Volume 2 Nomor 1 Januari 2011 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol. 1 No. 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 2 Juli 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 Jurnal Buana Informatika Volume 1 Nomor 1 Januari 2010 More Issue