cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangka,
Kepulauan bangka belitung
INDONESIA
SIPIL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue " Vol 2, No 2 (2014)" : 6 Documents clear
PENGGUNAAN LIMBAH PELEBURAN TIMAH (TIN SLAG) SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET- WEARING COURSE UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA Firdaus, Ormuz
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Kepulauan  Bangka  Belitung  terkenal  merupakan  penghasil  timah  terbesar  di   Indonesia. Disamping memproduksi Timah, perusahaan yang mengelola pertimahan juga menghasilkan produk sampingan (limbah) berupa terak timah (tin slag)   yang   jumlahnya   bertambah   terus setiap   saat.    Limbah   ini    belum dimanfaatkan seoptimal mungkin. Untuk itu perlu diadakan penelitian tentang pemanfaatan limbah timah (tin slag) sebagai alternatif bahan untuk perkerasan jalan raya. Agregat kasar merupakan sekumpulan butir-butir batu pecah, kerikil, atau mineral lainnya  yang  berupa  hasil  alam.  Hot  Rolled  Sheet-Wearing  Course  (HRS-  WC)  merupakan lapisan  pondasi  atas dengan  menggunakan bahan pengikat aspal. Letaknya berada dibawah lapisan permukaan (wearing course). Kinerja suatu perkerasan dapat ditentukan dari pengujian Marshall   yang   menghasilkan   parameter   stabilitas,   kelelehan,   kerapatan,   rongga   dalam campuran, rongga dalam agregat, dan Marshall Quotient. Setelah melalui proses uji Marshall didapat nilai Kadar Aspal  Optimum untuk agregat biasa sebesar 5,75%, dan untuk tin slag sebesar 4,80%. Dengan menggunakan metode pengujian yang didasarkan pada standar Bina Marga telah memenuhi persyaratan, sehingga tin slag dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar untuk perkerasan jalan raya dan dapat membantu dalam upaya pemeliharaan lingkungan. Kata kunci: Tin slag, Hot Rolled Sheet-Wearing Course, Kadar Aspal Optimum 
ANALISIS ANGKA KEAMANAN DIAFRAGMA WALL MENGGUNAKAN PERMODELAN MOHR COLOUMB DENGAN PARAMETER TOTAL DAN EFEKTIF Fahriani, Ferra
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Pada satu lereng buatan (galian dalam) memerlukan suatu konstruksi penahan tanah yang besaruntuk menahan tekanan lateral yang terjadi agar lereng dalam keadaan stabil. Analisis kestabilansuatu lereng ditunjukkan pada suatu angka keamanan. Ketika dipasang suatu konstruksi penahantanah perlu dianalisis angka keamanan dari penahan tanah tersebut. Pemilihan parameter tanahyang tepat sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil analisis yang tepat. Pada penelitian iniakan dianalisis angka keamanan suatu diafragma wall yang dipasang sebagai penahan pada suatugalian dalam. Dengan menganalisis besarnya bending momen pada diafragma wall yang terjadimenggunakan programPLAXIS selanjutnya dapat ditentukan besarnya angka keamanandiafragma wall. Permodelan tanah menggunakan permodelan Mohr – Coloumb yang di analisisdengan analisis drained dan undrained menggunakan parameter total dan efektif digunakan padapenelitian ini. Hasil analisis didapatkan bahwa semakin dalam galian, faktor keaman galian yangdidapat semakin kecil.Analisis galian dalam menggunakan analisis drained memberikan faktorkeamanan yang kecil dibandingkan undrained. Dari Angka keamanan yang paling kecil didapatdalam desain galian dalam keadaan kritis terjadi pada kondisi drained. Untuk itu disarankanpenggunaan analisis drained pada analisis galian dalam, sebagaimana telah diungkapkan padabeberapa teori tentang pemilihan parameter pada galian dalam.Kata Kunci : Galian Dalam, Faktor Keamanan, Diafragma Wall, Drained, Undrained
ANALISIS DEBIT PUNCAK DAS PADANG GUCI KABUPATEN KAUR PROVINSI BENGKULU Amri, Khairul; Syukron, Ahmad
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

This research aims to determine how much the peak discharge (maximum) discharge that occurredin the catchment area Padang Guci of regency Kaur province Bengkulu. by analyzing the rainfalldata. The method of rainfall analysis with Melchior method is a statistical analysis of thehydrology in a way that aims to predict the peak (maximum) discharge with the specific timereturn. Estimation of the peak (maximum) discharge in this manner using the maximum dailyrainfall data for 20 years to be analyzed in stages starting from the calculations StatisticalParameter, Determination of Distribution Type, Test Match Distribution, Rainfall Design, to obtainthe value of Time of Concentration (Tc). The exact distribution pattern to the rainfall data was LogPerson III. From the research that has been done, for over 2 years old at the time the maximumdischarge in the catchment area Padang Guci at 162,957 m3/second. Keywords: Rainfall, Peak Discharg, catchment area, Melchior method.
PENGARUH POLA AGIHAN HUJAN TERHADAP PROFIL MUKA AIR DI SUNGAI OPAK Purnomo, Sanidhya Nika; Widiyanto, Wahyu
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Debit banjir merupakan dasar bagi perancangan sebuah bangunan air. Pada kondisi tertentu,perlu dilakukan analisis hidrograf satuan sintetik (HSS) menggunakan pola agihan hujan untukmendapatkan debit banjir rancangan. Walaupun demikian belum banyak yang mengkaji pengaruhdebit banjir rancangan sebuah metode HSS menggunakan pola agihan hujan tertentu terhadapprofil muka air pada sebuah sungai. Pada penelitian ini dilakukan analisis debit rancanganmenggunakan metode HSS Nakayasu berdasarkan pola agihan hujan Alternating Block Method(ABM) dan Tadashi Tanimoto. Hasil analisis debit banjir rancangan diverifikasi dengan rekamandata AWLR (Automatic Water Level Recorder) Karang Semut di Sungai Opak, kemudian dilakukananalisis hidraulika menggunakan software HEC-RAS versi 4.1, sehingga didapatkan profil mukaair banjirnya. Hasil analisis hidrologi menunjukkan bahwa besar debit puncak banjir rancanganuntuk kala ulang 25 tahun menggunakan metode HSS Nakayasu dengan pola agihan ABM adalahsebesar 1046 m3/det, sedangkan untuk pola agihan Tadashi Tanimoto adalah sebesar 558,76m3/det. Berdasarkan analisis frekuensi, debit puncak dari rekaman AWLR Karang Semut untukkala ulang 25 tahun adalah sebesar 242,04 m3/det. Hasil analisis hidraulika menunjukkan hasilsimulasi elevasi muka air banjir berdasarkan pola agihan ABM lebih tinggi 2,4 m dibandingkanhasil simulasi elevasi muka air banjir berdasarkan rekaman data AWLR Karang Semut, sedangkanhasil simulasi elevasi muka air banjir berdasarkan pola agihan Tadashi Tanimoto lebih tinggi 1,18m dibandingkan hasil simulasi elevasi muka air banjir berdasarkan rekaman data AWLR KarangSemut.Kata kunci: HSS Nakayasu, ABM, Tadashi Tanimoto, profil muka air.
PEMANFAATAN FLY ASH UNTUK PENINGKATAN NILAI CBR TANAH DASAR Apriyanti, Yayuk; Hambali, Roby
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Tanah dasar merupakan pondasi bagi perkerasan jalan, baik perkerasan yang terdapat padajalurlalulintas maupun bahu jalan.Sebagai pondasiperkerasan, harus mempunyai kekuatan ataudaya dukung terhadap beban kendaraan. Tanah dasar yang mempunyaikekuatanyang rendahakanmengakibatkan perkerasanmudahmengalami deformasidan retak.Berdasarkan klasifikasi tanahdari AASHTO dapat diketahui bahwa salah satu jenis tanah dasar yang dukungnya rendah adalahjenis tanah lempung. Sebagian tanah di daerah Pulau Bangka jenis tanahnya adalah tanahlempung. Salah satu parameter untuk mengetahui tanah dasar tersebut baik atau tidak dapatdilihat dari daya dukung tanah (kekuatan tanah) yaitu dengan pengujian CBR. Tanah dasar yangkurang baik daya dukung tanahnya memiliki nilai CBR yang rendah. Salah satu cara untukmemperbaikinya adalah dengan stabilisasi kimiawi menggunakan bahan fly ash yang didapat darihasil pembakaran batu bara oleh perusahaan smelter yang tersedia cukup banyak di PulauBangka.Untuk memanfaatkan fly ash ini, maka dilakukanlah penelitian mengenai pemanfaatan flyash yang digunakan sebagai bahan stabilisasi tanah, dalam hal ini untuk meningkatkan nilai CBRtanah dasar dengan menggunakan variasi fly ash 10%, 13% dan 16% dan umur pemeraman 1, 7,14 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah lempung jenis A-7-6 mengalami peningkatan nilaiCBR seiring dengan penambahan prosentase fly ashserta lamaya umur pemeraman.. Peningkatannilai CBR maksimum terjadi pada Prosentase fly ash 16% umur 28 hari dengan nilai CBR sebesar15,1%. Prosentase peningkatan nilai CBR sebesar 202 % dari tanah A-7-6 tanpa campuran(tanah asli). Kata kunci : Tanah dasar, tanah lempung, fly ash
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK UNTUK STABILITAS LERENG Hisyam, Endang Setyawati; Manalu, Donny Fransiskus
SIPIL Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5.683 KB)

Abstract

Peranan tanah sangat penting pada suatu pekerjaan konstruksi, baik sebagai bahan konstruksimaupun sebagai pendukung konstruksi. Apabila konstruksi dibangun pada tanah lunak sepertitanah lempung lunak, maka tanah tersebut memberikan permasalahan tersendiri terhadappembangunan konstruksi. Untuk meningkatkan kekuatan tanah tersebut dilakukan usaha stabilisasitanah dengan menambahkan limbah plastik pada tanah tersebut. Dalam penelitian ini ukuran dankadar plastik yang dicampurkan (1 cm x 2 cm), (2 cm x 2 cm) dan (3 cm x 2 cm), dengan kadarplastik0,5 %, 1 %,dan 2% dari berat kering tanah lempung. Untuk mengetahui besarnyakekuatan tanah dilakukan pengujian geser (direct shear test). Pemberaian limbah plastikmemberikan pengaruh terhadap angka keamanan lereng. Darihasil analisis menggunakanprogram PLAXIS, didapat angka keamanan untuk tanah asli sebesar 2,67, sedangkan nilai angkakeamanan paling besar yang didapat dari pencampuran tanah asliditambah dengan plastikberukuran (2x2) cm pada kadar 0,5% yaitu 3,35 sehingga ada kenaikan sebesar 25,47% darinilai angka keamanan tanah asli.Kata Kunci: Tanah lempung,,Plastik, Kekuatan tanah

Page 1 of 1 | Total Record : 6