cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Published by Universitas Surabaya
ISSN : 23038203     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya merupakan kumpulan artikel yang ditulis oleh mahasiswa Universitas Surabaya. ISSN 2302-8203
Arjuna Subject : -
Articles 3,446 Documents
Pengaruh Disclosure Quality Terhadap Earnings Management pada Sektor Non Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2015 Novita Gunawan; Yie Ke Feliana; Permata Ayu Widyasari
CALYPTRA Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disclosure quality terhadap earnings management. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan diuji dengan model regresi linier. Obyek dari penelitian ini adalah semua perusahaan pada sektor non keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2015. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 793 perusahaan. Variabel dependen yang digunakan adalah earnings management. Sedangkan variabel independen yang digunakan adalah disclosure quality. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh disclosure quality terhadap earnings management. Pengungkapan pada laporan keuangan tidak akan mempengaruhi perilaku manajer dalam melakukan earnings management.Kata Kunci: earnings management, accruals earnings management, disclosure quality, mandatory disclosure Abstract-- This study aims to determine the effect of disclosure quality on earnings management. This study uses a quantitative approach and is tested with a linear regression model. The object of this study is that all companies in the non-financial sector are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2013-2015. The number of samples used in this study were as many as 793 companies. The dependent variable used is earnings management. While the independent variable used is disclosure quality. The results of this study indicate that there is no effect of disclosure quality on earnings management. Disclosures in financial statements will not affect the behavior of managers in conducting earnings management.Keywords: earnings management, accruals earnings management, disclosure quality, mandatory disclosure
Influence of Work Experience, Integrity, Objectivity and Competence Toward Audit Quality at Public Accounting Firm in Surabaya Shiera Sagita; Senny Harindahyani
CALYPTRA Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract--The purpose of this research is to analyze the influence of work experience, integrity, objectivity, and competence toward audit quality at public accounting firm in surabaya. The object of this study is independent auditor that working at public accounting firm in surabaya with the position from junior level to senior level. The primary data that processed is data from questionnaire that has been distributed to 60 auditor as respondent. This study use data from 2017 and the questionnaire is distributed in 2018. The result of this study shows that work experience and integrity has significant influence and positive correlation toward audit quality. On the contrary, objectivity has not significant influence but positive correlation toward audit quality. Then, competence has not significant influence and negative correlation toward audit quality.Keywords: audit quality, work experience, integrity, objectivity, competence
Implikasi Yin-Yang Terhadap Etika Bisnis dalam Perspektif dari Seorang Pemimpin Steven; Sujoko Efferin
CALYPTRA Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-- Nilai etika bisnis menjadi nilai krusial bagi kebutuhan dalam operasi bisnis suatu badan usaha dimasa sekarang. Tidak hanya terbatas untuk mendapatkan kesetiaan dari karyawan tetapi mendapatkan kepercayaan dari pihak eksternal seperti pembeli, pemasok bahkan pemerintah sehingga dapat mempertahankan operasi bisnis. Akan tetapi dalam penentuan nilai etika kerap dari seorang pemimpin menemukan konflik kepentingan antara diri sendiri dengan berbagai macam kepentingan dibadan usaha tersebut. Dengan adanya Yin-Yang sebagai filosofi yang mendasari keputusan dan kebijakan dalam suatu badan usaha diharapkan dapat menjadi bantuan kepada seorang pemimpin untuk dapat mengambil keputusan untuk memenangkan hati setiap pihak. Penelitian ini membahas implikasi filosofi Yin-Yang terhadap Etika Bisnis dari seorang pemimpin. Hasil penelitian ini menemukan bahwa dalam filosofi Yin-Yang dapat membentuk nilai etika yang telah sesuai dengan konsep teoritis, namun pada realitas seringkali sebelum keputusan diambil pemimpin akan mengalami konflik kepentingan dengan dasar kapitalisme yang mengedepankan kemelekatan pada angka profit hingga akhirnya kebijaksanaan dalam menemukan harmoni dalam filosofi Yin-Yang dapat menemukan solusi. Kata kunci: Etika Bisnis, Kepemimpinan, Yin-Yang , Perspektif Bisnis Abstract-- Ethical value become critical value for needs in a business venture.in the present. Not only limited to get loyalty from employees but also from external parties such as buyers, companies and even the government so it could maintain the business cycle. But in the ways of determining ethical value for certain purposes, the owner has experienced a conflict of interest several times. With Yin- Yang provisions as the philosophy that underlies the results and policies in the body of the business entity can be sought to get a decision to win the hearts of each party. This study discusses the implications of the Yin-Yang philosophy of business ethics from a leader. The results of this study found that in Yin-Yang philosophy can form values that are in accordance with theoritical concepts however, in reality before decision was made. The leader will prioritize goals on the basis of capitalism which prioritizes clinging to profit figures until finally finding harmony in the Yin-Yang philosophy which find solutions.. Keywords: Business Ethics, Leadership, Yin-Yang, Business Perspective
Hubungan antara Fungsi Adaptif Mendengarkan Musik dengan Academic Buoyancy pada Mahasiswa Emerging Adulthood Meidy Christianty Soesanto; Andrian Pramadi; Mary Philia Elisabeth
CALYPTRA Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-- Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi adaptif mendengarkan musik dengan academic buoyancy pada mahasiswa emerging adulthood. Sebanyak 257 mahasiswa/i aktif berusia 18-25 tahun dipilih menggunakan probability sampling menjadi partisipan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kuisioner on-line. Alat ukur yang digunakan adalah Adaptive Function of Music Listening scale (AFMLS) dan Academic Buoyancy Scale (ABS). Hasil uji hipotesis non-parametrik menemukan adanya hubungan positif yang signifikan antara fungsi adaptif mendengarkan musik dengan academic buoyancy berdasarkan spearman (p = 0.030; r = 0.135). Pada uji korelasi antar aspek fungsi adaptif mendengarkan musik, terdapat hubungan antara regulasi stres dengan academic buoyancy (p = 0.019; r = 0.129). Aspek pengalaman emosional yang kuat dengan academic buoyancy (p = 0.030; r = 0.117). Tidak terdapat hubungan antara aspek regulasi kognitif dengan academic buoyancy (p = 0.066; r = 0.094). Kesimpulan penelitian ini adalah mendengarkan musik secara adaptif dapat membantu meningkatkan academic buoyancy mahasiswa. Saran penelitian selanjutnya adalah menambahkan pertanyaan mengenai analisis lirik dan mengukur faktor-faktor yang bisa mempengaruhi academic buoyancy. Kata kunci: fungsi adaptif mendengarkan musik, academic buoyancy, mahasiswa aktif, emerging adulthood Abstract-- This study aims to determine the relationship between adaptive function of music listening with academic buoyancy on emerging adulthood college students. 257 active college students aged 18-25 years were selected using probability sampling to be participants in this study. This study uses a quantitative approach and on-line questionnaire. The measuring instruments used are Adaptive Function of Music Listening scale (AFMLS) and Academic Buoyancy Scale (ABS). The results of the non-parametric hypothesis test found that there was a significant positive relationship between adaptive listening music functions and spearman academic buoyancy (p = 0.030; r = 0.135). In the correlation test between the adaptive function aspects of listening to music, there is a relationship between stress regulation and academic buoyancy (p = 0.019; r = 0.129). Strong emotional experience aspects with academic buoyancy (p = 0.030; r = 0.117). There was no relationship between aspects of cognitive regulation with academic buoyancy (p = 0.066; r = 0.094). Conclusion of this study is that listening to music in an adaptive way can help college students improve their academic buoyancy. Suggestion for further research is to add questions about lyric analysis and measure factors that can influence academic buoyancy. Keywords: adaptive function of music listening, academic buoyancy, active college student, emerging adulthood
ARRHYMON: Alat Monitoring Irama Jantung Portabel untuk Penderita Gangguan Aritmia Jantung Denny Arief Kurnia; Henry Hermawan
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Dalam dunia medis, aritmia biasanya dapat didiagnosa dengan menggunakan alat elektrokardiograf (EKG) atau monitor holter. Namun permasalahan yang sering dialami pasien aritmia jika menggunakan alat tersebut ialah kurang cepatnya penanganan medis apabila gejala palpitasi tiba-tiba muncul di saat pasien menjalani aktivitas sehari-hari, sehingga seringkali dokter memerlukan alat yang dapat melihat irama jantung pasiennya pada saat palpitasi tersebut. Maka dari itu, dalam kegiatan ini ingin dirancang alat bernama “ArrhyMon”, yang dapat memantau irama jantung untuk penderita gangguan aritmia, yang lebih murah dan cepat dalam memantau irama jantung. Selain itu, alat ini juga dapat dibawa kemana-mana (Portabel), sehingga meningkatkan kenyamanan pasien untuk membawa dan menggunakannya. ArrhyMon dibuat memanfaatkan modul sensor EKG, mikrokontroller dan bluetooth agar dalam pembuatannya tidak terlalu menggunakan banyak bahan sehingga mampu menekan biaya pembuatannya. Selain itu, ArrhyMon menggunakan aplikasi android untuk menampilkan hasil sinyal jantung yang dikeluarkan. Hasil yang ditampilkan adalah sinyal PQRST jantung yang dapat dibandingkan dengan sinyal EKG secara umum. Kata kunci: ArrhyMon, EKG, portabel, bluetooth, mikrokontroler, aritmia, jantung Abstract – In medical, arrhytmia can be diagnosis using an electrocardiograph (ECG) or monitor holter. The problem that often occurs in patients when using these tools is the medical treatment discrepancy from the facts of sudden palpitations appearing when patients carry out daily activities, allowing doctors to look back at the patient at the time of the palpitations. In addition, other problems can affect patients, even most hospitals only rent the equipment to their patients. Therefore, in this activity want to design a tool called "ArrhyMon", which can help to overcome the disorder, which is better and faster in monitoring the heart rhythm. In addition, this tool can also be carried everywhere (Portable), increasing patient comfort to carry and use. The components of making ArrhyMon is ECG sensor modules, microcontrollers and bluetooth, so that in the making does not use large materials that can make the cost. In addition, ArrhyMon uses the android application to display the ECG signal. The result is a PQRST signal that can be compared with an ECG signal in general. Keywords: ArrhyMon, ECG, portable, bluetooth, microcontroller, arrhythmia, human heart, palpitations
Studi Komparasi dengan dan Tanpa Proses Fuzzification pada Metode Servqual dan Kansei dalam Upaya Peningkatkan Kualitas Layanan Industri Hiburan (Studi Kasus: Jatim Park 3, Batu, Jawa Timur) Nurrahman Setyobudi; Markus Hartono; Yenny Sari
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Kompleksnya kebutuhan era sekarang menjadikan para pelaku industri harus bersaing lebih kompetitif agar dapat sustain dalam persaingan yang ketat. Dengan melakukan identifikasi atribut layanan melalui metode SERVQUAL, maka dapat diketahui apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan perusahaan. Selanjutnya, Kano model memberikan kategori bagi tiap atribut layanan untuk mengetahui dampak dari atribut layanan tersebut. Lebih lanjut, pengintegrasian metode Kansei engineering diterapkan untuk mengetahui atribut layanan yang berpengaruh terhadap kesan emosional pelanggan. Di sisi lain, penilaian menggunakan skala likert membatasi penilaian terhadap atribut layanan karena human thinking selalu akan memberikan penilaian relatif, oleh karena itu penerapan fuzzification pada metode SERVQUAL dan Kansei diharapkan dapat memberikan penilaian yang mendekati dengan human thinking serta memberikan tradeoff lain terhadap penelitian. Setelah seluruh atribut layanan dan Kansei Words diolah, diintegrasikan, serta dianalisis untuk menemukan prioritas perbaikan, maka selanjutnya dianalisis dengan House of Quality untuk menemukan prioritas design requirements terhadap atribut layanan yang perlu diperbaiki. Komparasi pada penelitian ini menemukan bahwa tidak terdapat perbedaan prioritas perbaikan pada metode konvensional dan metode yang melalui proses fuzzification, selain itu komparasi prioritas perbaikan antara penerapan fuzzy dengan large sample size dan small sample size juga tidak terdapat perbedaan, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan fuzzy memberikan tradeoff, yaitu penghematan pengumpulan sample. Kata kunci: theme park, servqual, kano, kansei engineering, fuzzification Abstract - The complexity of the currently needs made industries have to increase competitiveness in order to sustain in the highly competitive era. By identifying the service attributes through the SERVQUAL method, then it could be used for telling what are the advantages and disadvantages of the company. Furthermore, the Kano model provides a category for each service attribute to determine the effect of these service attributes. Also, integrating the Kansei engineering method is applied to determine the service attributes that influence the customer's impression. On the other hand, the using of likert scale is limiting the assessment of the service attributes, that’s because of human thinking will always give a relative assessment, therefore, applying fuzzy into SERVQUAL and Kansei method is expected to provide an assessment that closer to human thinking and gives another tradeoff for the research. After all service attributes and Kansei Words are processed, integrated, and analyzed in order to find prioritised attributes to be improved, then they are analyzed using House of Quality to find prioritised design requirements for the service attributes that need to be improved. Thus, method comparison in this research found that there was no different of the prioritised attributes between the conventional method and the method through the fuzzification process. Nevertheless, the comparison of the prioritised attributes between applied fuzzy with the large sample sizes and small sample sizes was also show the same, it tells an evidence that applying fuzzy could give a tradeoff which cuts sample sizes necessity. Keywords: theme park, servqual, kano, kansei engineering, fuzzification
Pembuatan Aplikasi Sosial Media “Pet Mate” Berbasis Android Derry Alim Fernando; Mohammad Farid Naufal; Felix Handani
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pada zaman modern ini memelihara hewan peliharaan merupakan kegemaran tersendiri bagi setiap orang. Hewan peliharaan merupakan seekor hewan yang dirawat dan diperlakukan secara lebih layak dan istimewa daripada hewan-hewan lainnya. Hewan peliharaan pun terdiri dari beraneka ragam jenis dan ras yang mempunyai ciri khas tersendiri. Hewan peliharaan juga memerlukan kebutuhan biologis yaitu berkembang biak dengan cara kawin dengan lawan jenisnya. Namun, dalam mengawinkan hewan peliharaan terdapat berbagai macam kendala, seperti tidak adanya pasangan bagi hewan tersebut, ketidakcocokan dengan hewan yang akan dikawinkan, dan masih banyak lagi. Sedangkan, pada era modern ini dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi sebagai contohnya adalah sosial media yang berkembang sangat pesat, di mana sekarang sosial media dapat membantu para pemilik hewan peliharaan dalam mempermudah pencarian pasangan bagi hewan peliharaannya sesuai dengan kriteria yang diinginkan dan juga dalam area tertentu pula. Dengan memanfaatkan pemrograman berbasis android, pemilik hewan dapat menggunakan aplikasi dalam mencari pasangan untuk hewan peliharaannya. Selain itu, fitur chatting yang didukung oleh firebase cloud messaging dapat mempermudah komunikasi antar pemilik hewan dalam proses mengawinkan hewan peliharaan. Dengen demikian aplikasi ini dapat memudahkan para pemilik hewan peliharaan untuk mencarikan pasangan bagi hewan peliharaannya melalui fitur-fitur yang tersedia dalam aplikasi. Kata Kunci: sosial media, hewan peliharaan, perkawinan hewan, perkembangbiakan hewan, komunikasi Abstract- In modern times, caring for pets is a hobby for everyone. A pet is an animal that is cared for and treated more properly and specially than other animals. Pets also consist of various types and races that have their own characteristics. Pets also need biological needs, namely breeding by marrying the opposite sex. However, in marrying a pet there are various kinds of obstacles, such as the absence of a partner for the animal, incompatibility with the animal to be mated, and many more. Meanwhile, in this modern era with the presence of information and communication technology as an example is social media that is growing very rapidly, where now social media can help pet owners in facilitating the search for a partner for their pets according to the desired criteria and also in certain areas also. By utilizing Android-based programming, animal owners can use the application in finding partners for their pets. In addition, chat features supported by Firebase cloud messaging can facilitate communication between pet owners in the process of mating pets. Thus this application can make it easier for pet owners to find a partner for their pets through the features available in the application. Keywords: social media, pet, animal marriage, animal breeding, communication
Stabilitas Fisika‐Kimia Serbuk Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Vitamin E dalam Bentuk Sediaan Krim Cynthia Indriani Lian; Nani Parfati
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Tanaman kelor (Moringa oleifera) adalah salah satu tanaman yang memiliki banyak fungsi dan khasiat bagi kehidupan manusia. Salah satu yang paling menonjol dari kandungan tanaman kelor adalah kandungan antioksidan, terutama pada bagian daun. Daun kelor (Moringa oleifera) memiliki kandungan bahan aktif seperti flavonoid, saponin, tanin, dan polifenol. Senyawa tersebut mampu menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini dan kerusakan kulit. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk memformulasikan daun kelor (Moringa oleifera) menjadi sediaan krim antioksidan dengan menggunakan variasi bahan aktif yaitu krim basis (F1), krim serbuk daun kelor (F2), dan krim vitamin E (F3). Evaluasi dilakukan untuk melihat stabilitas fisika dan kimia. Parameter uji stabilitas fisika meliputi uji organoleptis, uji daya sebar, uji tipe emulsi, uji bobot jenis, uji viskositas, uji sifat alir, dan uji distribusi ukuran partikel dan droplet. Parameter uji stabilitas kimia meliputi uji pH dan uji aktivitas antioksidan. Pengamatan pada sediaan krim dilakukan selama 28 hari. Penentuan aktivitas antioksidan dilakukan dengan menggunakan metode DPPH yang kemudian serapannya diukur dengan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna baik pada krim basis, krim serbuk daun kelor, maupun krim vitamin E hal ini ditunjukkan dengan hasil uji statistik ANOVA satu arah yaitu nilai P<0,01. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa krim F2 memilik % peredaman radikal bebas yang lebih tinggi dibandingkan dengan krim F1 dan F3. Kata Kunci: kelor, vitamin e, krim, stabilitas fisika-kimia, aktivitas antioksidan Abstract- Moringa oleifera has many functions and properties for human use. One of the most prominent of the Moringa compounds is the antioxidants from the leaves. Moringa oleifera leaves contain active compounds such as flavonoids, saponins, tannins, and polyphenols. These compounds inhibit free radicals that can cause premature aging and skin damage. The purpose of this study was to formulate Moringa oleifera leaves into an antioxidant cream dosage form using a variety of active ingredients which are cream base (F1), cream of Moringa leaf powder (F2), and cream of vitamin E (F3). The evaluation test was done to determine the physical and chemical stability. The parameters of physical stability test include organoleptic test, dispersion test, emulsion type test, density test, viscosity test, flow properties test, and test of particle size distribution and droplet. Chemical stability test parameters include pH test and antioxidant activity test. The observations of the cream dosage forms were followed for 28 days. The determination of antioxidant activity was conducted using the DPPH method which was then measured by a UV-Vis spectrophotometer. The results showed that there were significant differences in the base cream, Moringa oleifera cream, and vitamin E cream as indicated by the results of the one-way ANOVA statistical test, the P value <0.01. The results of the antioxidant activity test showed that F2 cream had a higher % of free radical reduction compared to F1 and F3 creams. Keywords: moringa, vitamin e, cream, physical-chemical stability, antioxidant activity
Integrasi Servqual, Kano, Kansei Engineering dan QFD untuk Meningkatkan Kualitas Layanan di Restoran Bakmi PGM Surabaya Dicky Kurniawan; Yenny Sari; Rahman Dwi Wahyudi
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Untuk meningkatkan kualitas layanan di Restoran Bakmi PGM pada penelitian ini digunakan beberapa metode integrasi pengukuran kualitas, yaitu metode SERVQUAL, Kano, Kansei Engineering dan QFD. Berdasarkan hasil survei terhadap 100 orang pelanggan Restoran Bakmi PGM, didapatkan nilai mean kepentingan terbesar yaitu karyawan terasa ramah dan sopan didalam memberikan pelayanan. Mean harapan terbesar yaitu kebersihan ruang makan. Mean kenyataan terbesar yaitu kesediaan dan kemauan karyawan dalam menginformasikan menu (yang tersedia maupun tidak tersedia). Untuk skor kepuasan terdapat 12 atribut layanan yang memiliki skor kepuasan positif dan 9 atribut layanan yang memiliki skor kepuasan negatif. Untuk Kano, terdapat 8 atribut layanan yang termasuk kategori attractive, 9 atribut layanan yang termasuk kategori one-dimensional, dan 4 atribut layanan yang termasuk kategori must-be. Sedangkan untuk nilai mean kansei words terbesar yaitu “Lega”. Dari hasil integrasi, terdapat 9 atribut layanan yang memiliki skor kepuasan negatif, memiliki nilai yang signifikan, berkategori attractive, one-dimensional, must-be, serta berkaitan dengan kansei words tertentu yaitu pada Kecepatan dan ketanggapan karyawan dalam melayani pelanggan baru atau yang butuh bantuan, Rasa aman saat makan di Bakmi PGM, Pengucapan selamat datang, terima kasih dan permohonan maaf, Layanan delivery order yang mudah dan cepat, Ketepatan jam buka dan tutup Bakmi PGM. Solusi perbaikan yang dapat disarankan untuk Restoran Bakmi PGM adalah Desain menu makanan diperbarui, Metode training yang baru, Penilaian kinerja karyawan, Re-layout Restoran Bakmi PGM, Menjalin kerjasama dengan penyedia jasa antar makanan online. Solusi tersebut dipilih karena memiliki nilai importance of how diatas rata-rata. Kata Kunci: servqual, kano, kansei engineering, qfd, restoran Abstract - To improve service quality in Bakmi PGM Restaurant, this research used several methods of integration of quality measurement, namely SERVQUAL, Kano, Kansei Engineering and QFD methods. Based on the results of a survey of 100 Bakmi PGM Restaurant customers, it was found that the mean value of the greatest interest was that employees felt friendly and polite in providing services. Meaning the biggest hope is the cleanliness of the dining room. The biggest reality is the willingness and willingness of employees to inform the menu (which is available or not available). For satisfaction scores there are 12 service attributes that have positive satisfaction scores and 9 service attributes that have negative satisfaction scores. For Kano, there are 8 service attributes which include attractive categories, 9 service attributes including one-dimensional categories, and 4 service attributes which are categorized as must-be. As for the mean value of the highest kansei, "Relief". From the results of integration, there are 9 service attributes that have a negative satisfaction score, have significant values, attractive categories, one-dimensional, must-be, and are related to certain words of meaning, namely the speed and responsiveness of employees in serving new customers or those who need help , Feel safe when eating at Bakmi PGM, welcome pronunciation, thank you and apologies, Easy and fast delivery order service, Accuracy of opening and closing hours of Bakmi PGM. The remedial solution that can be suggested for Bakmi PGM Restaurants is updated food menu design, new training methods, employee performance appraisal, re-layout of Bakmi PGM Restaurant, and collaborating with online food delivery providers. The solution was chosen because it has an importance of how value above the average. Keywords: servqual, kano, kansei engineering, qfd, restaurant
Stabilitas Fisika-Kimia Krim Serbuk Daun Kelor (Moringa Oleifera) dan Krim Ekstrak Kental Daun Kelor (Morimha Oleifera) Luviana Rahmawati; Nani Parfati
CALYPTRA Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November)
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk melihat sediaan yang stabil dari krim serbuk daun kelor dan krim ekstrak kental daun kelor serta membandingkan besar kemampuan aktivitas antioksida. Krim diformulasi dengan variasi bentuk bahan aktif yaitu formula 1 (krim basis), formula 2 (krim serbuk daun kelor) dan formula 3 (krim ekstrak kental daun kelor) yang disimpan pada suhu 26°C± 2°C / RH 63% ± 5% selama 28 hari. Pengamatan parameter stabilitas fisika dan kimia dilakukan pada 0, 7, 14, 21 dan 28. Data hasil pengamatan stabilitas fisika meliputi parameter organoleptis, tipe emulsi, bobot jenis, ukuran partikel, ukuran droplet, daya sebar, viskositas dan sifat alir. Pengamatan stabilitas kimia meliputi pH dan data pengamatan kemampuan aktivitas antioksidan. Analisis dilakukan menggunakan one-way ANOVA (α = 0,01). Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya ketidakstabilan pada parameter organoleptis (bau), ukuran droplet, ukuran partikel, viskositas dan pH. Kemampuan aktivitas antioksidan sebesar 45,94% untuk formula 1, 68,05% untuk formula 2 dan 93,19% untuk formula 3. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa krim serbuk daun kelor dan krim ekstrak kental daun kelor tidak stabil secara parameter stabilitas fisika maupun kimia (pH). Kemampuan aktivitas antioksidan krim ekstrak kental daun kelor lebih besar dibandingkan krim serbuk daun kelor. Kata kunci : Stabilitas fisika, stabilitas kimia, krim, Kelor (Morings oleifera) Abstract - The aim of this study was to look at stable formulation of Moringa leaf powder cream and Moringa leaf extract cream and also to analyze the effect of time storage on physical and chemical stability of Moringa leaf powder cream and Moringa leaf extract cream. The cream has benefit as an antioxidant. Cream were formulated with variations the form of active ingredients namely formula 1 (cream base), formula 2 (cream of Moringa leaf powder) and formula 3 (cream of Moringa leaf extract) which is stored at 26 ° C ± 2 ° C / RH 63% ± 5 % for 28 days. Observations of physical and chemical stability parameters were carried out at 0, 7, 14, 21 and Data observed on physical stability included organoleptic parameters (color, smell, texture), emulsion type, density, particle size, droplet size, spreadability, viscosity and flow properties. Observation of chemical stability includes pH and the ability of antioxidant activity. Analysis was carried out using one-way ANOVA (α = 0.01). The results showed instability on organoleptic parameters (smell), density, droplet size, particle size, spreadability, viscosity and pH. The ability of antioxidant activity was 45.94% for formula 1, 68.05% for formula 2 and 93.19% for formula So, it can be concluded that the Moringa leaf powder cream and Moringa leaf extract cream were not stable in physical or chemical parameters stability. The ability antioxidant activity of Moringa leaf extract cream was higher than Moringa leaf powder cream. Keywords : Physical stability, chemical stability, cream, Moringa oleifera

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 13 No. 1 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 12 No. 2 (2024): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 12 No. 1 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 11 No. 2 (2023): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 11 No. 1 (2022): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 9 No. 2 (2021): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 9 No. 1 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (November) Vol. 8 No. 2 (2020): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Mei) Vol. 8 No. 1 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 7 No. 2 (2019): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 7 No. 1 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 6 No. 2 (2018): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol. 6 No. 1 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 5 No. 2 (2017): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 5, No 1 (2016): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 5 No. 1 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 4 No. 2 (2016): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 4, No 2 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 4, No 1 (2015): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 4 No. 1 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 3 No. 2 (2015): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 3, No 2 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 3 No. 1 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol. 2 No. 2 (2014): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 2 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (September) Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol. 1 No. 1 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya (Maret) Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya More Issue