cover
Contact Name
Fitri Indra Indikawati
Contact Email
fitri.indikawati@tif.uad.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsarjana@tif.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Selatan, Kragilan, Tamanan, Kec. Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55191
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Sarjana Teknik Informatika
ISSN : 23385197     EISSN : 28093399     DOI : -
Core Subject : Science,
JSTIE (Jurnal Sarjana Teknik Informatika) (E-Journal) adalah jurnal online ditujukan sebagai sarana publikasi dari makalah yang disarikan dari hasil penelitian mahasiswa Teknik Informatika. Focus and Scope: Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering) Pengetahuan dan Data Mining (Data Mining) Teknologi Multimedia (Multimedia Technologies) Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligents) Grafika Komputer (Computer Graphics) Sistem Informasi (Information Systems)
Articles 547 Documents
MEDIA PEMBELAJARAN KECERDASAN BUATAN POKOK BAHASAN METODE PELACAKAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA PADA E-LEARNING Septiani Rahayu; Wahyu Pujiyono
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i1.10824

Abstract

Pembelajaran Kecerdasan Buatan pada materi Metode Pelacakan bagi sebagian mahasiswa sulit untuk dimengerti. Proses kegiatan di kelas masih bersifat manual tanpa adanya alat bantu untuk menjelaskan metode pelacakan. Mahasiswa bosan dengan cara belajar yang bersifat ceramah sehingga motivasi mahasiswa dalam mengikuti pembelajaran berkurang. Permasalahan yang terdapat di kelas kecerdasan buatan adalah mahasiswa kesulitan membedakan metode setiap pelacakan, karena terdapat pelacakan penyelesaiannya hampir sama. Mahasiswa kurang minat untuk menguasai materi, serta mahasiswa kurang mengerjakan soal-soal latihan. Hasil nilai UTS Kecerdasan Buatan dari 34 mahasiswa terdapat 29 mahasiswa yang mendapat nilai dibawah 70. Tingkat pemahaman mahasiswa lebih rendah dari kompetensi, dan motivasi mahasiswa dalam mengikuti pelajaran perlu mendapat perhatian. Hal ini terlihat dari keinginan mahasiswa untuk bertanya, mengungkapkan pemahaman mereka mengenai materi yang disampaikan dosen. Untuk itu diperlukan media interaktif berupa media pembelajaran kecerdasan buatan pada elearning yang dilengkapi dengan simulasi-simulasi pada setiap pelacakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah aplikasi elarning pembelajaran pada materi metode pelacakan untuk membantu dosen dalam penyampaian materi dan mahasiswa dalam proses belajar.Metode pengumpulan data dengan metode interview, study literature, dan metode observasi. Metode observasi dilakukan dengan mengadakan pengamatan secara langsung kepada obyek penelitian yaitu cara belajar mahasiswa, cara dosen mengajar di kelas, proses belajar, dan nilai uts mahasiswa. Pengembangan aplikasi multimedia meliputi mengidentifikasi masalah, analisis kebutuhan sistem, merancang konsep (skenario pembelajaran, skenario evaluasi), merancang storyboard, merancang antarmuka, memproduksi sistem, dan pengujian sistem. Pengujian sistem menggunakan dua tahapan pengujian yaitu Blackbox test dan Alpha test. Pengujian blackbox test yang diuji coba oleh dosen bertujuan untuk mengetahui kebenaran materi pelajaran dan kelayakan aplikasi multimedia.Pengujian sistem menggunakan black box test dan alpha test. Pengujian black box test dilakukan oleh Andri Pranolo selaku dosen pengampu bertujuan mengetahui kelayakan aplikasi multimedia dan kebenaran materi mengenai metode pelacakan, simulasi pelacakan, latihan soal, dan evaluasi. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa kelayakan sistem sesuai dengan kebutuhan user dan dapat digunakan oleh dosen dalam memberi materi metode pelacakan dengan persentase sebesar 100%. Pengujian alpha test yang diuji coba oleh 20 mahasiswa yaitu aplikasi layak digunakan sebagai alat bantu agar pembelajaran lebih efektif dan menarik sehingga dapat memotivasi dalam pembelajaran mandiri. Selain itu pengujian menunjukkan mahasiswa bisa belajar dengan dengan cepat. Rata-rata mahasiswa belajar di kelas 100 menit. Dengan adanya aplikasi mahasiswa rata-rata belajar dalam kurun waktu 70 menit. Aplikasi ini juga membantu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa, yang dibuktikan dengan hasil evaluasi mahasiswa dengan nilai rata-rata mahasiswa adalah 80.         Kata Kunci : Media pembelajaran, Multimedia, Elearning, Kecerdasan Buatan, Metode Pelacakan
AUDIT SISTEM INFORMASI PADA DIGILIB UNIVERSITAS XYZ MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 4.0 Juliandarini Juliandarini; Sri Handayaningsih
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 1 (2013): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i1.2543

Abstract

Audit sistem informasi Digilib XYZ dilakukan karena : belum tercapainya tujuan pengadaan sistem, kurangnya fasilitas seperti  download  bahan pustaka, dan Digilib XYZ yang belum memenuhi kriteria dari definisi DIGILIB itu sendiri. Audit sistem informasi dilakukan dengan harapan dapat memberikan pandangan kepada pimpinan perpustakaan tentang kekurangan yang ada pada Digilib XYZ. Audit dilakukan menggunakan kerangka kerja COBIT 4.0 dengan domain DS  (Delivery and Support) melibatkan proses DS3 (pengelolaan kinerja dan kapasitas) dan DS11 (pengelolaan data).Proses pra-audit adalah membuat dan menyebarkan kuesioner yang terdiri dari : kuesioner I kondisi  existing  untuk  merepresentasikan kondisi Digilib XYZ, kuesioner II management awareness  untuk  merepresentasikan kepedulian manajemen perpustakaan terhadap Digilib XYZ, dan kuesioner III maturity level  untuk merepresentasikan tingkat kematangan Digilib XYZ saat ini dan harapan di masa yang akan datang. Tahapan yang digunakan dalam proses audit  yakni tahap analisa kondisi  existing,  tahap penentuan tingkat resiko, tahap penentuan tingkat kematangan, penyusunan rekomendasi, pengujian rekomendasi, dan pembuatan model tata kelola.Hasil audit menunjukkan bahwa masih banyak kekurangan yang ditemukan pada Digilib XYZ. Kekurangan tersebut kemudian dijadikan acuan membuat rekomendasi yang berisi laporan hasil audit, usulan perbaikan  berdasarkan tingkat kematangan dan model tata kelola  baru. Hasil rekomendasi dinyatakan sudah sesuai dengan harapan pengelola Digilib XYZ.Kata Kunci: Audit Sistem Infomasi, COBIT, Delivery and Support, DIGILIB Audit Sistem Infomasi, COBIT, Delivery and Support, DIGILIB
APLIKASI TES KEPRIBADIAN SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEREKRUTAN KARYAWAN DENGAN METODE MBTI (MYRES-BRIGGS TYPE INDICATOR) Renaldo Irawadi; Taufiq Ismail
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 3 (2017): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i3.12377

Abstract

Rekrutmen karyawan merupakan salah satu fungsi terpenting dalam Manajemen Sumber Daya Manusia. Perekrutan karyawan yang tepat sesuai dengan harapan dan kepribadian karyawan, akan mampu meningkatkan produktifitas dan kepuasan kerja. Salah satu tes yang menunjang dalam perekrutan karyawan adalah tes kepribadian. Tes Kepribadian yang dilakukan menggunakan metode Myres-Briggs Type Indicator (MBTI).  Pelaksanaan tes yang dilakukan manual membuat SDM UAD memerlukan waktu yang lama untuk melihat keseluruhan hasil tes dan mempersulit pencarian data yang berwujud hardcopy. Tujuan penelitian ini adalah membuat aplikasi tes kepriadian yang terkomputerisasi dan dapat diakses melalui internet sehingga psikolog dapat dengan cepat melihat hasil tes dan langsung memberikan rekomendasinya, juga SDM UAD dapat langsung melihat hasil tes dan rekomendasi dari psikolog.Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai metode antara lain studi kepustakaan, observasi dan interview. Pada tahap pengembangan Sistem Pendukung Keputusan dimulai dari data management, model management, knowledge management, dialog management. Model proses yang digunakan terdiri dari perencanaan, penelitian, analisis kebutuhan sistem dan pengguna, perancangan, implementasi, dan pengujian. Pada perancangan sistem dimulai dari perancangan proses, perancangan tabel,  dan perancangan interface.Hasil penelitian ini berupa aplikasi tes kepribadian menggunakan metode Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) berbasis web yang mana hasil pengujian didapatkan 100% kesinambungan sistem berjalan dengan baik dan penilaian objektif dari user didapat 36% sangat setuju, 61% setuju, 3% tidak setuju
SISTEM INFORMASI RUTE TERPENDEK TOUR TRAVELLING DAERAH ISTIMEWA YOGYKARTA DENGAN ALGORITMA GENETIKA Roy Widiono; Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2888

Abstract

Rute terpendek merupakan hal yang sangat penting bagi setiap wisatawan yang datang ke suatu kota untuk mengunjungi objek wisatanya. Secara tidak langsung mereka mengunjungi objek wisata belum mengetahui rute dan alamat objek. Masih banyak wisatawan atau pengunjung yang  belum merancang  perjalanan menuju objek tersebut. Selain itu pennyeleksian rute yang masih manual membuat  rute yang dihasilkan kurang maksimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian untuk membangun suatu aplikasi yang mampu untuk mencari rute terpendek.Dalam penelitian ini yang menjadi subyek adalah aplikasi sistem informasi rute terpendek daerah istimewa yogyakarta. Metode pengumpilan data dengan metode wawancara, studi pustaka dan observasi. Tahap pembuatan aplikasi meliputi analisis data dan deskripsi kebutuhan sistem,  pembuatan Diagram Konteks, Diagram Alir Data, Entity Relationship Diagram, membuat struktur tabel, perancangan mapping table,dan perancangan menu antarmuka., metode yang digunakan yaitu dengan dengan Algoritma Genetika. Aplikasi ini menggunakan PHP Codeigniter sebagai bahasa pemrograman.Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan perangkat lunak Sistem Informasi Rute Terpendek. Sistem ini mampu mencari rute terpendek antar objek wisata di Yogyakarta. Hasil pengujian yang dilakukan langsung pada agen travelling dan para wisatawan, menunjukan bahwa aplikasi layak dan dapat digunakan.Kata Kunci : Rute Terpendek, Algoritma Genetika, Tour Travelling Yogyakarta
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SERVICE UNTUK SISTEM INFORMASI PENANGANAN BENCANA BANJIR DI DAERAH BANTARAN KALI CODE KOTA YOGYAKARTA Wawan Tri Widianto; Tedy Setiadi
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 2 (2015): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i2.3069

Abstract

Letusan dahsyat Gunung Merapi tahun 2010 menyisakan material erupsi yang berpotensi menyebabkan banjir lahar dingin di bantaran Kali Code pada waktu musim penghujan. Pada akhir November 2010, banjir lahar dingin menerjang beberapa permukiman yang berada di bantaran Kali Code Kota Yogyakarta. Berdasarkan pengalaman tersebut dan juga aktivitas erupsi Gunung Merapi yang merupakan gunung berapi paling aktif di dunia, banjir lahar dingin menjadi sebuah konsekuensi yang harus diwaspadai oleh penduduk di bantaran Kali Code. Mitigasi bencana banjir Kali Code telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta seperti peninggian talud dan pembuatan bronjong di Kali Code. BPBD Kota Yogyakarta sebagai institusi yang menangani bencana di Kota Yogyakarta masih belum maksimal dalam menyampaikan informasi tentang kewaspadaan bencana banjir dan informasi tentang penanganan bencana banjir Kali Code kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan google maps service yaitu pemanfaatan fasilitas peta dari google untuk sistem informasi penanganan bencana banjir Kali Code Kota Yogyakarta.Pengembangan aplikasi menggunakan metode modified waterfall. Dimulai dengan pengumpulan data untuk spesifikasi kebutuhan sistem, perancangan Data Flow Diagram (DFD), perancangan Entity Relationship Diagram (ERD), perancangan basis data, perancangan user interface, pengkodean menggunakan framework CodeIgniter dengan memanfaatkan google maps service dan diuji menggunakan dua metode yaitu Black Box Test dan Alpha Test. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem informasi penanganan bencana banjir Kali Code dengan memanfaatkan google maps service. Fitur aplikasi sesuai dengan spesifikasi sistem dan sistem mampu melakukan fungsi-fungsi sesuai dengan spesifikasi sistem. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem informasi ini layak dan dapat dipergunakan.Kata kunci: Banjir Kali Code, Google Maps Service, Penanganan Bencana
Implementasi Media Pembelajaran Transformasi Wavelet Pada Matakuliah Pengolahan Citra Berbasis Multimedia Caswito Caswito; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i2.2590

Abstract

Pembelajaran pengolahan citra tentang transformasi wavelet bagi sebagian mahasiswa sangatlah susah dipahami apalagi pada kegiatan belajar mengajarkarena konsep pada transformasi wavelet yang bersifat abstrak dan matematis, dan penyampean meteri selama ini belum menggunakan alat bantu media pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran berbasis multimedia ini diharapkan mahasiswa dapat lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar khususnya mengenai materi transformasi wavelet.Subjek penelitian adalah sebuah aplikasi paket belajar transformasi wavelet pada mata kuliah pengolahan citra yang interaktif dengan menggunakan Macromedia Flash 8 yang dapat digunakan sebagai alat bantu dosen dalam melakukan proses pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode  Study literature, pengumpulan data dari internet/browsing, wawancara dan observasi. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah, studi kelayakan, analisis kebutuhan sistem, merancang konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafik, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test, dan tahap akhir adalah penggunaan sistem.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran pengolahan citra khususnya pada materi transformasi wavelet bagi mahasiswa jurusan teknuk informatika di Universitas Ahmad Dahlan yang telah diuji coba menggunakan black box test dan alpha test. Bedasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat membantu proses pembelajaran pada mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu dosen untuk menunjang pembelajaran pengolahan citra di kelas.Kata Kunci : pengolahan citra, transformasi wavelet, pembelajaran, multimedia
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Bahasa Inggris Tentang Vocabulary Untuk Sekolah Dasar Kelas I Berbasis Multimedia di Sd Muhammadiyah Kleco Kotagede Yogyakarta Rafika Soraya Luftiyani; Wahyu Pujiyono
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 6, No 3 (2018): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v6i3.15258

Abstract

Berdasarkan observasi dari 4 kelas, dengan standar KKM 70, diperoleh 29,6% dari 108 siswa mendapatkan nilai di bawah standar. Kendala yang dialami siswa tidak terbiasa menggunakan bahasa Inggris, kesulitan dalam pengucapan. Guru masih mengajar dengan cara klasikal. Keterbatasan waktu hanya 35 menit dalam 1 kali pertemuan. Orangtua mengalami kesulitan dalam mendampingi belajar di rumah. Media pembelajaran bahasa Inggris tentang vocabulary berbasis multimedia ini dengan materi, latihan dan evaluasi dikembangkan untuk mengatasi masalah yang ada, memudahkan siswa untuk mempelajari kembali, belajar mandiri, orangtua dapat mendampingi saat di rumah dan meningkatkan motivasi belajar dengan target yang diinginkan. Metode yang digunakan dalam pembuatan media pembelajar berbasis multimedia ini adalah metode pustaka, observasi, wawancara, analisis kebutuhan (pengguna dan sistem), perancangan konsep (skenario berbasis ICT, skenario evaluasi), storyboard, implementasi, pengujian sistem. Pengujian sistem blackbox test oleh guru untuk mengetahui kebenaran materi dan kelayakan media pembelajaran sebagai media bantu menyampaikan materi. Hasil pengujian dapat membantu dalam penyampaian materi dengan presentase sangat setuju 5,3% dan setuju 94,7% layak sesuai kebutuhan user. Alpha test diuji dengan 30 siswa untuk menguji kelayakan media pembelajaran yang efektif dan menarik dengan presentase sangat setuju 58%, setuju 41%, kurang setuju 1%,tidak setuju 0%. Hasil nilai evalusi telah mengalami kenaikan dan sudah memenuhi KKM. Kesimpulan bahwa aplikasi media pembelajaran interaktif bahasa inggris tentang vocabulary berbasis multimedia ini layak digunakan dalam proses pembelajaran
ANALISIS KINERJA JARINGAN WIRELESS LAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE QUALITY OF SERVICE (QOS) M. Nasrullah; Imam Riadi
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i1.2943

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini sudah demikian maju, terutama dalam bidang telekomunikasi. Teknologi wireless LAN merupakan salah satu terobosan terbaru yang memberikan kemudahan dalam pertukaran data antara pengguna dalam satu jaringan yang memungkinkan pengguna dapat saling berkomunikasi. Pentingnya standar kualitas pelayanan kinerja jaringan utuk memberikan yang layanan yang baik sesuai dengan standar parameter Quality of Service (QoS). Standar pelayanan kualitas kinerja jaringan wireless yang memuaskan bagi pengguna. Dengan menerapkannya standar Quality of Service (QoS), maka dapat diketahui kualitas hasil dari kinerja jaringan wireless LAN.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data melalui metode study literature, internet, wawancara dan data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis kualitas kinerja jaringan. Subyek dari penelitian ini mengkhususkan bagaimana kinerja dari jaringan ini dapat berjalan dengan baik dan telah sesuai dengan standar layanan komunikasi Quality of Service (QoS). Analisis  disusun dengan prosedur yang mencakup analisis kebutuhan, perencanaan analisa kinerja, merancang alat ukur, menganalisis jaringan dengan menggunakan software pendukung yaitu Axence NetTools, Networx Speed Meter, PingTest.net, dan SpeedTest.net, untuk memaksimalkan pengukuran terhadap jaringannya, perlu dilakukan suatu perubahan terhadap rancangan topologi jaringan Laboratorium jaringan, kemudian dilakukan uji sistem dengan menggunakan metode uji kelayakan.Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil uji kelayakan terhadap kualitas kinerja jaringan, maka dapat diperoleh data bahwa nilai dari standar parameter Quality of Service (QoS), sebelum menerapkan QoS dengan hasil 18 % sangat setuju, 66 % setuju, 14 % kurang setuju dan 2 % tidak setuju dengan kualitas kinerja jaringan. Adapun hasil kualitas dari kinerja jaringan sesudah menerapkan QoS yaitu dengan hasil 40 % sangat setuju dan 60 % setuju dengan kualitas kinerja jaringan. Hasil pengukuran tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja jaringan wireless LAN yang ada di Kampus III UAD sudah bagus untuk digunakan.Kata Kunci : Quality of service, wireless, throughput, delay, jitter dan packet loss
PENGEMBANGAN APPLICATION PROGRAMMING INTERFACE (API) SERVICE MANAJEMEN OPERASIONAL PADA SISTEM E-MASJID Mohammad Azis Kurniawan; Fiftin Noviyanto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 4, No 2 (2016): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v4i2.10746

Abstract

E-Masjid adalah sebuah aplikasi berbasis web yang memberikan kemudahan bagi pengurus masjid untuk memonitoring kegiatan masjid dan memberikan kemudahan bagi takmir masjid dalam mengelola kegiatan. Keberadaan teknologi web service saat ini bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai media atau sistem untuk menghubungkan website dengan mobile application sebagai integrasi antar aplikasi dengan platform yang berbeda, namun pada sistem e-masjid belum disediakannya perangkat untuk sinkronisasi pengambilan dan pengiriman data dari platform yang berbeda yang mengakibatkan pengembang aplikasi kesulitan untuk melakukan pengembangan aplikasi e-masjid tersebut.Metode pengumpulan data yaitu dengan metode wawancara, observasi dan studi pustaka. Tahap pengembangan meliputi analisis kebutuhan user, analisis kebutuhan sistem, pembuatan diagram alir data, implementasi dan pengujian.Hasil penelitian ini adalah application programming interface service yang memberikan kemudahan bagi developer untuk mengembangkan sistem aplikasi dengan platform yang berbeda agar bisa diakses dari berbagai perangkat. Hasil pengujian sistem dengan metode Black Box didapatkan persentase 100% yang menyatakan bahwa API service sudah berjalan sesuai dengan kebutuhan sistem.KataKunci: API Service System E-Masjid, Management Operasional
MEDIA PEMBELAJARAN GOAL PROGRAMMING BERBASIS MULTIMEDIA Sany Yuliani; Ardi Pujiyanta
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i1.2627

Abstract

Goal Programming merupakan modifikasi atau variasi khusus dari linier programming yang memiliki banyak tujuan. Dari hasil koesioner yang disebarkan terdapat 65% dari 30 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Riset Operasi khususnya materi Goal Programming tidak paham materi perkuliahan, terutama dalam menyelesaikan persamaan-persamaan studi kasus goal programming. Dari hasil nilai tugas terdapat 55% dari 80 mahasiswa mendapatkan nilai kurang baik yaitu di bawah 60 pada materi goal programming. Goal programming dapat diselesaikan dengan metode grafik dan metode simpleks. Metode simpleks pada goal programming sedikit berbeda dengan metode simpleks pada linier programming. yaitu terdapat perhitungan fungsi tujuan untuk setiap prioritas. Sehingga materi goal programming perlu dipelajari dan dibuat semenarik mungkin sehingga merangsang mahasiswa untuk melakukan penjelajahan informasi sesuai kemampuannya dan melakukan proses belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa memahami materi goal programming dan penyelesaian studi kasus pada model goal programming.Metode penelitian ini dilaksanakan dengan mengidentifikasi permasalahan, pengumpulan data melalui metode literature, interview dan kuesioner. Metode literatur  dilakukan dengan studi pustaka yaitu membaca dan membandingkan buku dan artikel yang terkait. Wawancara dilakukan kepada dosen pengampu mata kuliah Riset Operasi. Penyebaran kuesioner terkait tentang materi Goal Programming. Data yang terkumpul digunakan untuk menganalisis user, kebutuhan user, dan kebutuhan sistem. Hasil analisis digunakan untuk perancangan konsep, perancangan user interface, perancangan proses, dan perancangan isi dalam membuat aplikasi pembelajaran Goal Programming berbasis multimedia dengan menggunakan software adobe flash CS3. Pengujian sistem dilakukan dengan dua metode yaitu black bock test dan alfha test.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai Media Pembelajaran Goal Programming. Aplikasi telah diuji coba  menggunakan black box test dan alpha test. Berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat  membantu kesulitan mahasiswa dalam penyelesaian goal programming dan dapat digunakan sebagai alat bantu pembelajaran Riset Operasi untuk materi Goal Programming.Kata Kunci : Goal Programming, Media Pembelajaran, Riset Operasi

Page 11 of 55 | Total Record : 547


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): Februari Vol. 13 No. 3 (2025): Oktober Vol. 13 No. 2``` (2025): Juni Vol. 13 No. 1 (2025): Februari Vol. 12 No. 3 (2024): Oktober Vol. 12 No. 2 (2024): Juni Vol 12, No 2 (2024): Juni Vol. 12 No. 1 (2024): Februari Vol 12, No 1 (2024): Februari Vol 11, No 3 (2023): Oktober Vol. 11 No. 3 (2023): Oktober Vol 11, No 2 (2023): Juni Vol. 11 No. 2 (2023): Juni Vol. 11 No. 1 (2023): Februari Vol 11, No 1 (2023): Februari Vol. 10 No. 3 (2022): Oktober Vol 10, No 3 (2022): Oktober Vol 10, No 2 (2022): Juni Vol. 10 No. 2 (2022): Juni Vol 10, No 1 (2022): Februari Vol. 10 No. 1 (2022): Februari Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 2 (2021): Juni Vol 9, No 2 (2021): Juni Vol. 9 No. 1 (2021): Februari Vol 9, No 1 (2021): Februari Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juni Vol. 8 No. 2 (2020): Juni Vol 8, No 1 (2020): Februari Vol. 8 No. 1 (2020): Februari Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juni Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juni Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juni Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juni Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): Oktober Vol 3, No 2 (2015): Juni Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): Oktober Vol 2, No 2 (2014): Juni Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol 1, No 2 (2013): Oktober Vol 1, No 1 (2013): Juni More Issue