cover
Contact Name
Fatwa Tentama
Contact Email
fatwa.tentama@psy.uad.ac.id
Phone
+6281904100008
Journal Mail Official
jptp@psy.uad.ac.id
Editorial Address
Jl. Pramuka No.42, Pandeyan, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55161
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27152456     DOI : http://dx.doi.org/10.26555/jptp
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan oleh program Pascasarjana Magister Psikologi Universitas Ahmad Dahlan, memuat artikel hasil penelitian empiris yang terkait dengan bidang ilmu Psikologi, diantaranya bidang Psikologi Klinis, Psikologi Perkembangan, Psikologi Industri dan Organisasi, Psikologi Pendidikan, Psikologi Sosial, Psikometri, Psikologi Eksperimen, Psikologi Terapan, baik penelitian kuantitatif maupun kualitatif.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 7 Documents clear
Motivasi belajar siswa KMS di SMPN A di Kota Yogyakarta Zaldhi Yusuf Akbar; Farhan Zakariyya
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (149.582 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15134

Abstract

SMP N A Yogyakarta menerima siswa-siswa kurang mampu atau siswa KMS berjumlah 60 orang setiap tahunnya. Terdapat permasalahan pada siswa-siswa KMS, salah satunya siswa KMS memiliki motivasi yang kurang, prestasi akademik yang rendah, dan beberapa siswa KMS memiliki sikap yang kurang baik di dalam kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi belajar dari siswa KMS di SMP N A di Kota Yogyakarta. Penelitian yang dilakukan akan mengungkap motivasi belajar siswa KMS pada taraf rendah, sedang atau tinggi. Penelitian ini menggunakan kuantitatif survey menggunakan alat ukur skala motivasi belajar dan ditambahkan data wawancara dan observasi terkait motivasi belajar siswa KMS di sekolah. Subjek penelitian adalah siswa kelas 7 yang berjumlah 57 siswa SMPN A di Yogyakarta. Penelitian berdasarkan skala motivasi belajar di dapatkan bahwa siswa KMS memiliki motivasi belajar kategori rendah sejumlah 15 siswa, kategori sedang 39 siswa dan kategori tinggi 3 siswa.
Aktivitas religius untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa yang sedang skripsi Zahro Varisna Rohmadani; Ratna Yunita Setiyani
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.109 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15135

Abstract

Mahasiswa yang berkuliah dihadapkan pada berbagai persoalan baik akademik maupun non-akademik. Jika seorang mahasiswa kurang dapat menyeimbangkan peran tersebut ataupun kurang dapat menghadapi stresor yang ada di hadapannya, maka mahasiswa tersebut akan mudah mengalami stres. Hal ini terutama dialami oleh mahasiswa yang sedang menghadapi skripsi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas religius apa yang dilakukan mahasiswa yang sedang skripsi untuk menurunkan tingkat stresnya dan untuk mengetahui dinamika yang terjadi sehingga aktivitas religius dapat menurunkan tingkat stres mereka. Informan pada penelitian ini adalah mahasiswa yang sedang berkuliah di program studi Psikologi sebuah perguruan tinggi agama di Yogyakarta yang sedang skripsi sebanyak 4 orang mahasiswa. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan indepth interview dan observasi. Indepth interview atau wawancara mendalam untuk menggali data mengenai religiusitas/keberagamaan dari informan. Observasi digunakan untuk melakukan pengamatan terhadap kondisi informan, bagaimana aktivitas religius informan (misalnya shalat, puasa, membantu orang lain, pengajian dan hal lain yang bersifat ritualistik). Hasil penelitian menunjukkan semua informan berada pada kondisi stres sedang dan semua informan melakukan aktivitas religius. Aktivitas religius yang dilakukan oleh semua informan, adalah sholat lima waktu dengan tepat, melakukan puasa sunnah, mendirikan sholat sunah berupa Dhuha dan Tahajjud, mengikuti pengajian, dan berdoa dengan khusyu. Semua aktivitas tersebut membantu menurunkan stres, membuat para informan merasa lebih bahagia dan termotivasi untuk bangkit dan mengerjakan skripsi yang sempat tertunda.
Pengujian validitas dan reliabilitas konstruk hope Husnawati Husnawati; Fatwa Tentama; Nina Zulida Situmorang
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.995 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15136

Abstract

Hope adalah energi yang memotivasi seseorang dalam melakukan pekerjaannya. Hope sebagai energi yang difokuskan pada tujuan seseorang dan merupakan jalan yang menuntun seseorang pada tujuannya. Hope sangat penting dimiliki dan dikembangkan dalam diri manusia, salah satunya untuk meningkatkan kepuasan hidup seseorang. Hope berperan penting atau mendukung dalam membantu individu untuk mencapai tujuan positif dan membangkitkan perasaan baik atau motivasi untuk membuat mimpi menjadi kenyataan dalam kehidupan manusia. Hope sangat dibutuhkan oleh individu, karena dengan adanya hope maka akan memberikan dampak positif dalam kehidupannya. Menurut Snyder terdapat tiga komponen yang merefleksikan konstruk hope antara lain goal, pathway thinking, dan agency thinking. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas konstruk skala hope, serta mengetahui kontribusi komponen-komponen dan aitem-aitem (indikator) hope dalam merefleksikan/mengukur konstruk hope baik yang paling dominan ataupun sebaliknya. Subjek dalam penelitian ini adalah guru sekolah negeri di Yogyakarta yang berjumlah 66 orang. Pengumpulan data menggunakan skala psikologis, yaitu skala hope. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program Structure Equation Modeling (SEM) dengan metode analisis data Partial Least Squares (PLS), dengan menggunakan softwere Smart PLS 3.0. Validitas dan reliabilitas alat ukur pada konstruk hope dalam Partial Least Squares (PLS) diukur menggunakan outer model. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga komponen mampu merefleksikan konstruk hope secara positif, valid, dan reliabel yang didukung dengan indikator-indikator perilaku masing-masing komponen, sehingga skala hope ini dapat dimanfaatkan sebagai alat ukur dalam penelitian. Kontribusi komponen yang paling dominan dalam merefleksikan konstruk hope adalah komponen agency thinking (TA), sedangkan kontribusi komponen yang paling kecil adalah komponen goal (GA).
Konstruksi alat ukur karakter nasionalisme Nofrans Eka Saputra; Yun Nina Ekawati; Rahmadhani Islamiah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1021.501 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15131

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah melakukan validitas konstruk dengan menggunakan analisis faktor pada alat ukur karakter, khususnya karakter nasionalisme. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 337 responden, dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling di setiap wilayah yaitu pada SMA 1 Kabupaten Kerinci, SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, SMA Negeri 5 Kota Kabupaten Tebo dan SMA Negeri 12 Kabupaten Merangin, dan SMA Negeri 1 Kota Jambi dengan rentang usia 15 hingga 18 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa validitas konstruk yang menggunakan analisis Principal Component Analysis dengan rotasi orthogonal dan ekstraksi varimaks menghasilkan lima faktor yang berhasil diekstraksi yang berupa komponen cinta tanah air, menghargai keragaman budaya, apresiasi budaya bangsa, taat hukum, serta unggul dan berprestasi. Hasil uji reliabilitas konsistensi internal dengan Metode Guttman=0.862. Norma alat ukur menggunakan standar deviasi hipotetik baik untuk setiap komponen maupun alat ukur keseluruhan. Alat ukur ini didukung oleh validitas konstruk yang baik serta reliabilitas yang memuaskan.
Konstruksi alat ukur karakter mandiri Yun Nina Ekawati; Nofrans Eka Saputra; Rahmadhani Islamiah
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15137

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat kontruksi skala karakter kemandirian pada siswa SMA sebagai instrumen pengukuran karakter kemandirian dengan melakukan validitas konstruk menggunakan principal component analysis (PCA). Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 337 responden, dengan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling di setiap wilayah yaitu pada SMA 1 Kabupaten Kerinci, SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, SMA Negeri 5 Kota Kabupaten Tebo dan SMA Negeri 12 Kabupaten Merangin, dan SMA Negeri 1 Kota Jambi dengan rentang usia 15 hingga 18 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa validitas konstruk yang menggunakan analisis Principal Component Analysis  dengan rotasi orthogonal dan ekstraksi varimaks menghasilkan lima faktor yang berhasil diekstraksi yang berupa komponen ketekunan, kegigihan, dan gemar belajar. Hasil uji reliabilitas konsistensi internal dengan Metode Guttman λ=0.820. Norma alat ukur menggunakan standar deviasi hipotetik baik untuk setiap komponen maupun alat ukur keseluruhan. Alat ukur ini didukung oleh validitas konstruk yang baik serta reliabilitas yang memuaskan.
Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying Pipih Muhopilah; Fatwa Tentama
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.639 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15132

Abstract

Bullying merupakan perilaku agresif disengaja dengan tujuan untuk memberikan gangguan fisik maupun psikologis pada orang lain. Fenomena bullying yang terjadi di berbagai belahan dunia dapat menimbulkan berbagai efek negatif, baik bagi korban maupun bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian literatur mengenai fakor-faktor yang mempengaruhi perilaku bullying. Penelusuran dilakukan di database elektronik seperti Proquest, Science Direct, Scopus dan Google Schoolar dengan menggunakan kata kunci bullying dengan tahun terbit artikel antara tahun 2014 sampai 2019. Hasil review literatur menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi perilkau bullying yaitu kepribadian, keluarga, adverse children experience dan lingkungan sekolah. Penelitian mengenai bullying mayoritas di lakukan pada remaja dengan ruang lingkup penelitian di sekolah. Skala penelitian yang digunakan di dasarkan pada bentuk-bentuk penelitian yang disusun oleh Olweous. 
Pendidikan kecakapan hidup dalam mewujudkan kemandirian warga binaan eks psikotik Indah Maghfiroh; Zainal Arifin
Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.319 KB) | DOI: 10.26555/jptp.v1i2.15133

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem dan hasil pengelolaan proses pendidikan kecakapan hidup yang dilakukan pengelola pendidikan dalam mewujudkan kemandirian warga binaan eks psikotik yang dilaksanakan di Lembaga Sosial Hafara Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi nonpartisipatif (nonparticipant observation), wawancara mendalam (in depth interview) dan dokumentasi. Teknik penentuan validitas dan keabsahan data dengan cara triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Temuan penelitian ini meliputi; pertama, sistem pelaksanaan pendidikan ditempuh melalui empat tahapan: a. Perencanaan (planing) dengan menetapkan tujuan, menentukan pendamping, pengelompokan warga binaan, perumusan strategi, menentukan jenis keterampilan, dan menentukan metode. b. Pengorganisasian (organizing) meliputi: membentuk struktur organisasi atau kepengurusan, merumuskan serta menetapkan pembagian tugas dan wewenang pada tiap kesatuan atau unit. c. Penggerakkan (actuacting) dilakukan dengan cara memberikan motivasi, dan menjalin hubungan komunikasi. d. Pengawasan (controlling) ditempuh melalui; penetapan standar, evaluasi, mengadakan tidakan-tindakan perbaikan. Kedua, hasil pengelolaan pendidikan kecakapan hidup dalam mewujudkan kemandirian bagi warga binaan meliputi: a. kemandirian mengurus diri sendiri. b. kemandirian dalam bersosialisasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 7