cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 2355620X     DOI : 10.12928
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 237 Documents
Fungsi Representasi dalam Mengakses Penguasaan Konsep Fisika Mahasiswa Murtono Murtono; Agus Setiawan; Dadi Rusdiana
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.08 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v1i2.1990

Abstract

Fisika merupakan ilmu fenomena alam yang disajikan dalam bentuk gambaar, persamaan matematis, mempunyai hubungan antar variabel fisis. Untuk mengakses perlu karakteristik yang sesuai dengan ilmu fisika tersebut. Salah satu cara mengakses yang sesuai adalah dengan bentuk representasi. Repersentasi mempunyai fungsi sebagai pelengkap, membatasi interpretasi, dan membangun pemahaman. Telah dilakukan pengukuran terhadap penguasaan konsep mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika dengan soal multi representasi. Hasil menunjukkan bahwa jawaban yang benar bervariasi sesuai dengan konsep yang diukur dan mode representasi yang digunakan. Multirepresentasi dapat menjadi pelengkap representasi yang lain, membatasi interpretasi representasi yang lain, dan membangun pemahaman mahasiswa dalam menyelesaian permasalahan fisika, sesuai dengan fungsi representasi.
Penggunaan Alat Peraga Sederhana SISI MISTIS dalam Pembelajaran Listrik Statis Jaka Afriana
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.054 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v2i2.3247

Abstract

Listrik statis merupakan konsep IPA yang bersifat abstrak, khususnya perpindahan elektron yang menyebabkan suatu benda bermuatan. Elektron tidak bisa dilihat, hanya bisa dimodelkan. Alat peraga sederhana (APS) Simulasi Muatan Listrik Statis (SISI MISTIS) diharapkan dapat mengkonkritkan elektron yang berpindah sehingga membuat benda bermuatan setelah digosok/geser. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman peserta didik tentang konsep listrik statis melalui pembelajaran menggunakan APS SISI MISTIS, mengetahui keefektifan APS SISI MISTIS dalam pembelajaran, dan mendeskripsikan respon peserta didik terhadap pembelajaran listrik statis menggunakan APS SISI MISTIS. Hasil yang dicapai dalam pembelajaran yaitu : (1) Uji statistik McNemar dan dilanjutkan tes Binomial diperoleh rata-rata keseluruhan 3,89 (perubahan signifikan); (2) keefektifan APS SISI MISTIS dalam pembelajaran bagi peserta didik tergolong sedang dengan rata-rata harga efek size sebesar 0,53; (3) respon positif peserta didik terhadap pembelajaran listrik statis menggunakan APS SISI MISTIS diperolehan skor rata-rata 86,02 % dari kriteria yang diharapkan. 
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan Kegiatan Laboratorium untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas XI SMAN I Srandakan Pokok Bahasan Fluida Statis Depi Darmayanti
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.698 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4544

Abstract

Inovasi pembelajaran fisika dengan kegiatan laboratorium di sekolah masih belum dilakukan. Kegiatan pembelajaran siswa cenderung pasif dan siswa kesulitan dalam memahami konsep fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep siswa menggunakan strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kegiatan laboratorium serta mengetahui keunggulan dan kelemahan pembelajaran dengan kegiatan laboratorium inkuiri terbimbing. Kelas pertama sebagai kelas eksperimen dan kelas kedua sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen untuk soal pretest adalah 58,33 dan posttest 75,56. Besar peningkatan nilai rata-rata siswa yaitu 17,23%. Besar pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing dalam penelitian ini dihitung dengan Uji ANOVA dengan hasil yaitu 0,001. Sehingga dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran inkuiri terbimbing dengan kegiatan laboratorium memiliki pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa. Keunggulan dari strategi ini dihitung berdasarkan hasil respon siswa, dengan nilai ratarata siswa yang menjawab setuju terhadap strategi pembelajaran tersebut yaitu 78,98% dan yang menjawab tidak setuju yaitu 21,02%. School innovation in physics laboratory activity is not much. The student is actually passive and hard to learn the concept. In order to know the increase of understanding level of students, then in this research guided inquiry learning strategy is applied. There are two different classes, which is experiment class and control class. An average value of pre test 58,33 and post test 75,56 belong to the experiment class. So there is 17,23 % of raise value. Based on the ANOVA test, the correlation result is 0,001. We can conclude that there is a correlation between guided inquiry strategy with laboratory activity and the level of understands of students. The advantage of this strategy is obtained from the student’s respond, 78,98% students said agree with this strategy and 21,02% in opposite. Kata kunci: Inkuiri Terbimbing, Uji ANOVA, Fluida Statis
Rancang Bangun Prototype Media Pembelajaran Fisika Berbasis Micro Controller NodeMCU Fayakun Muchlis; Moh. Toifur
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.353 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6464

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan prototype media pembelajaran fisika berbasis micro controller NodeMCU. Prototype media pembelajaran fisika tentang Hukum II Newton telah dikembangkan dengan mengkombinasikan sensor IR obstacle, NodeMCU, dan sketch program Arduino IDE sebagai counter waktu dan papan track, kubus berlubang, katrol, benang, dan kepingan logam sebagai perangkat pendukung. Hasil eksperimen telah memperlihatkan nilai percepatan benda pada bidang licin lebih besar daripada bidang kasar. Hasil analisis grafik hubungan percepatan vs resultan gaya eksternal menunjukkkan berbanding lurus dan grafik hubungan percepatan vs massa benda menunjukkan berbanding terbalik. Dengan demikian dapat disimpulkan media pembelajaran fisika berbasis NodeMCU mampu memvisualisasikan, menjelaskan dan membuktikan Hukum II Newton. This research is aimed to develop a prototype of physics instructional media based on micro controller. Physics learning media about Newton's second law prototype has been developed by combining IR sensor obstacle, NodeMCU, and sketch program the Arduino IDE as counter time, and tracking, block, pulley, rope and metal strip as support device. The experimental results show that the value of acceleration of the object on a slippery plane is larger than the rough plane. The results of the analysis of the acceleration and the resultant graph shows that the external force is directly proportional and a graph showing the acceleration vs the object's mass is inversely proportional. Thus we can conclude that Physics learning media based on NodeMCU is valid in explaining and proving Newton's II.
Analisis Prestasi Belajar Fisika Berpendekatan SETS di Tinjau dari Motivasi Berprestasi Ahmad Khoiri; Udmatun Nasihah; Muhammad Syahrul Kahar
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.251 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i2.8166

Abstract

Tujuan penelitian ini: (1) Mengetahui pengaruh pendekatan SETS dan konvensional terhadap prestasi belajar, (2) Perbedaan pengaruh motivasi berprestasi tinggi dan motivasi berprestasi rendah terhadap prestasi belajar, (3) Interaksi antara pendekatan SETS dan konvensional terhadap prestasi belajar. Desain penelitian adalah factorial, Sampel diambil secara Proporsional stratified random sampling di SMPN 4 Sapuran. Adapun hasil Penelitian berdasarkan teknik uji hipotesis 1 (FA = 6.196>Ftab = 3,970 pada taraf signifikasi 5%) artinya, ada perbedaan pengaruh antara siswa yang diberi pembelajaran dengan pendekatan SETS dan pembelajaran konvensional. Hipotesis 2, dari perhitungan didapatkan hasil bahwa (FB 11,221>Ftab = 3,970 pada taraf signifikasi 5%), maka HoB ditolak, ada pengaruh penggunaan pendekatan SETS dan pembelajaran konvensional terhadap prestasi belajar. Hipotesis 3 didapatkan FAB = 0, 071< Ftab= 3,970, maka Ho diterima, sehingga tidak ada interaksi antara pendekatan pembelajaran dan motivasi berprestasi siswa terhadap prestasi belajar siswa. Hal ini berarti penggunaan SETS dapat meningkatkan pola pikir anak menjadi lebih berkembang dan pembelajaran lebih menyenangkan.The objectives of this research are: (1) To know the effect of SETS and conventional approach to learning achievement, (2) the difference of high achievement motivation and low achievement motivation toward learning achievement, (3) the interaction between SETS and conventional approach to learning achievement. The research design is factorial, Sample was taken proportional stratified random sampling in SMPN 4 Sapuran. The results of the study based on hypothesis 1 test technique (FA = 6.196> Ftab = 3.970 at 5% significance level) means that there is a difference of influence between students who are given learning with SETS approach and conventional learning. Hypothesis 2, from the calculation of the results, obtained that (FB 11,221> Ftab = 3.970 at 5% significance level), then HoB rejected, there is the influence of SETS approach and conventional learning to learning achievement. Hypothesis 3 obtained FAB = 0, 071 <Ftab = 3.970, then Ho accepted, so there is no interaction between learning approach and student achievement motivation on student achievement. This means the use of SETS can improve the mindset of children to be more developed and learning more fun.
Metode sinkronisasi : medan gravitasi, medan listrik dan medan magnet dalam proses pembelajaran fisika SMA M. Yasin Kholifudin
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.304 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v5i2.10878

Abstract

Dalam proses pembelajaran fisika tidak lepas dari fenomena alam dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan menghubungkan antar konsep dan daya ingat pesera didik dalam mempelajari konsep; medan gravitasi, medan listrik dan medan magnet rendah sehingga dalam menyelesaikan probelamatika fisika mengalami kendala dan berimbas pada hasil belajar fisika rendah. Untuk dapat mengatasi hal tersebut penulis memberikan solusi dalam pembelajaran yaitu menerapkan konsep berpikir metode sinkronisasi dalam pembelajaran dengan 3 tahapan berpikir; 1) analisis konsep, 2). menghubungkan antara konsep dasar secara komprehensip, dan 3) aplikatif, pada materi medan gravitasi, medan listrik dan medan magnet.  Dengan konsep berpikir metode sinkronisasi dalam pembelajaran ketiga konsep tersebut peserta didik merasakan situasi belajar yang menyenangkan, mudah mengingat kembali, dan mampu menemukan hubungan berbagai hal dalam menyelesaikan problematika ketiga konsep dengan katagori soal HOTS. The Physics learning materials stated in syllabus are closely related with natural phenomena in everyday life. Those are interconnected one another. The students' ability to connect among the materials consept; gravitational field, electric field and magnetic field is inevitably needed for their better understanding of the materials. In fact, this is lour, and this results in their low achievement. To cope with this problem the writer sets forth the so called synchronization method, a way of thingking consisting three stages i.e; analysing the concept of the materials, connecting wholly among the materials, and applying both in the learning processes. The students' applying the syncronization method during learning processes they are eased at understanding the learning materials and easily recall the materials and funally they learn physic with fun. Besides they are able to solve physics problem in HOTS level. Kata kunci: sinkronisasi, medan gravitasi, medan listrik, medan magnet
Mapping of profile students’ metacognitive awareness in Yogyakarta, Indonesia Moh Irma Sukarelawan; Sriyanto Sriyanto
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.805 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v6i2.14556

Abstract

This study aims to map the metacognitive awareness profile of students. Respondents involved were 198 students (24% male and 76% female) who were spread in Grade X and XI Science. Respondents were selected using convenience sampling techniques at SMAN 2 Bantul in 2018/2019 Academic Year. Students' metacognitive awareness data were collected using the Jr. MAI developed by Kim et al. Students' metacognitive awareness data were analyzed descriptively and quantitatively. Results showed that female were more dominant having metacognitive awareness than male students. Overall, students already have good metacognitive awareness in knowledge and regulation aspects. Students' metacognitive knowledge were dominant distributed in Good (class X) and Very Good (class XI) category. While the Students' metacognitive regulations were dominant distributed in the Good category (class X and XI). The results of this study are expected to be used as a teacher's reference in designing effective teaching strategies to improve student academic achievement.Keywords: metacognitive awareness, metacognitive mapping, metacognitive profile, metacognitive students
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kit IPA (Fisika) Berorientasi Aktivitas pada Pokok Bahasan Cahaya di SMP Dian Pramana Putra; Dewi Purwati; Nasharuddin Nasharuddin
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.708 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v1i2.1995

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis KIT IPA (Fisika) Berorientasi Aktivitas. Subjek uji coba adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Barombong Kabupaten Gowa berjumlah 32 orang. Prosedur pengembangannya menggunakan model Kemp terdiri dari 9 tahap yaitu menentukan sumber belajar, identifikasi masalah dan tujuan pembelajaran, analisis karakter peserta didik, identifikasi materi pelajaran, menentapkan tujuan pembelajaran khusus, membuat sistematika isi pelajaran, merancang strategi pembelajaran, metode-metode pembelajan, dan mengembangkan instrumen evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perangkat pembelajaran yang dibuat terdiri dari (RPP), (LKPD), Buku Ajar, Lembar observasi pengamatan keterlaksanaan kegiatan pembelajaran, serta lembar angket respon peserta didik. Bedasarkan penilaian para ahli/pakar, perangkat yang dibuat berada dalam kategori valid, serta adanya respon positif peserta didik yang diperoleh dengan menggunakan angket respon peserta didik terhadap penbelajaran dan perangkat yang digunakan memenuhi kriteria kepraktisan. Perangkat pembelajaran ini memenuhi kriteria efektif karena dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas peserta didik Aktivitas peserta didik dalam pembelajaran berada pada kategori sangat baik, yang menunjukkan perangkat pembelajaran yang digunakan mampu mengaktifkan peserta didik.
Pengaruh Gerhana Matahari Terhadap Nilai Percepatan Gravitasi Bumi: Sarana Pembelajaran untuk Mendekatkan Fisika pada Kehidupan Sehari-hari Toni Kus Indratno
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.388 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v3i1.4539

Abstract

Gerhana matahari merupakan fenomena alam yang jarang terjadi. Peristiwa ini akan terjadi berulang setiap 350 tahun sekali pada tempat yang sama. Gejala ini terjadi saat matahari, bulan, dan bumi terletak pada satu garis lurus, sehingga cahaya matahari terhalang oleh bulan. Pada tanggal 9 Maret 2016 yang lampau, Indonesia merupakan negara satu-satunya yang dilewati oleh jalur Gerhana Matahari Total (GMT). Telah dilakukan pengukuran percepatan gravitasi bumi saat terjadi gerhana. Eksperimen ini dilakukan untuk melakukan verivikasi terhadap teori, bahwa percepatan gravitasi bumi akan berkurang nilainya saat terjadi gerhana. Eksperimen ini dilakukan dengan metode Microcomputer Based Laboratory (MBL). Dari data yang diperoleh, didapati bahwa terjadi penurunan percepatan gravitasi saat terjadi gerhana. Sebelum gerhana percepatan gravitasi sebesar 9,78 m/s2 . Saat kontak pertama matahari dan bulan percepatan gravitasi sebesar 9,45 m/s2 , saat puncak gerhana 8,87 m/s2 , dan saat kontak terakhir 9,60 m/s2 . Penurunan terbesar saat puncak gerhana yang mencapai 9,45 %. Solar eclipse is one of the rare phenomenon. It occurs each 350 years in the same place. When the sun, the moon, and the earth in an inclined position then the eclipse occurs. In March 9th, 2016, Indonesia is the country which passed by the solar eclipse. Earth gravity measurement have been carried out during solar eclipse. This experiment conducted to verify the theory of gravity during an eclipse, that the gravity will decrease. The Microcomputer Based Laboratory (MBL) methode is used in this experiment. Based on the collected data, the gravity decrease during the eclipse. Before the eclipse, gravity measured as 9,78 m/s2 . At the first contact of moon and the sun the measured gravity is 9,45 m/s2 , meanwhile at the maximum partial eclipse the gravity measured as 8,87 m/s2 and the last contact is 9,60 m/s2 . The lowest measured gravity is 8,87 m/s2 which occurs at the maximum partial solar eclipse. Kata kunci: gerhana matahari, percepatan gravitasi, microcumputer based laboratory
Cover JRKPF Vol. 4 No. 1 JRKPF UAD
Jurnal Riset dan Kajian Pendidikan Fisika Vol 4, No 1 (2017): April 20170
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3440.794 KB) | DOI: 10.12928/jrkpf.v4i1.6416

Abstract


Filter by Year

2014 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 2 (2021): Oktober 2021 Vol 8, No 1 (2021): April 2021 Vol 7, No 2 (2020): October 2020 Vol 7, No 1 (2020): April 2020 Vol 6, No 2 (2019): Oktober 2019 Vol 6, No 1 (2019): April 2019 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 1 (2018): April 20180 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 2 (2018): Oktober 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 5, No 1 (2018): April 2018 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 1 (2017): April 20170 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 2 (2017): Oktober 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 4, No 1 (2017): April 2017 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 20160 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 2 (2016): Vol 3: Oktober 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 3, No 1 (2016): Vol 3: April 2016 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 20150 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 2 (2015): Vol 2: Oktober 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 2, No 1 (2015): Vol 2: April 2015 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 20140 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1: Oktober 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014): Vol I: April 2014 Vol 1, No 1 (2014) More Issue