cover
Contact Name
Dadang Mulyana
Contact Email
dadang@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalptkft@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08547468     EISSN : 24077453     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan diterbitkan oleh Fakultas Teknin Universitas Negeri Medan yang merupakan media informasi dan wadah bagi civitas akademik dalam menginformasikan berbagai karya ilmiah hasil penelitian, ide/konseptual dan kebijakan pendidikan kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan menerima tulisan original belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lain. Artikel yang akan diterbitkan akan dievaluasi oleh tim redaksi dan mitra bestari. Tim redaksi berhak melakukan perubahan pada tulisan namun tidak mengubah makna tulisan. Artikel yang disampaikan wajib mengikuti gaya selingkung yang ditetapkan. Pendidikan dan Teknologi Kejuruan terbit secara berkala 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
KARAKTERISTIK PENGARUH BIODIESEL DARI LIMBAH SAWIT CAIR TERHADAP UNJUK KERJA MESIN DIESEL EMPAT LANGKAH Ariani, Farida; Ginting, Elisabeth; Sitorus, Tulus Burhanuddin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Perkembangan dunia industri yang semakin pesat dan kelangkaan akan bahan bakar fosil mendorong dilakukannya penelitian untuk mengembangkan sumber bahan bakar alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar solar. Pada penelitian ini digunakan bahan bakar alternatif biodiesel POME yang diperoleh dari pengolahan limbah asam lemak sawit melalui proses esterifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan campuran solar-biodiesel POME terhadap parameter performansi mesin genset diesel.Variasi bahan bakar yang digunakan solar, B5, B10, B15 dan B20.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor paling tinggi terdapat pada bahan bakar solar sebesar 43294 kJ/kg. Dan nilai kalor paling rendah terdapat pada bahan bakar B20 yaitu 34708 kJ/kg.Dari hasil pengujian di laboratorium diperoleh bahwa daya maksimum terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar pada putaran mesin 1200 rpm sebesar 445,03 watt. Sedangkan daya minimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm sebesar 121,84 watt. Untuk nilai konsumsi bahan bakar spesifik minimum diperoleh sebesar 359 gr/kWh pada pemakaian bahan bakar premium pada putaran mesin 1200 rpm dan konsumsi bahan bakar maksimum diperoleh saat mesin menggunakan bahan bakar B20 sebesar 930,84 pada putaran mesin 700 rpm. Besarnya efisiensi termal maksimum sebesar 24% dengan menggunakan solar untuk putaran mesin 1200 rpm dan nilai efisiensi termal minimum sebesar 11,55% dengan menggunakan bahan bakar B20 pada putaran mesin 700 rpm.Kondisi tingkat kekabutan atau opasitas emisi gas buang paling tinggi terjadi saat mesin menggunakan bahan bakar solar dan minimum saat mesin menggunakan bahan bakar B20.Kata kunci :biodiesel limbah sawit, performansi mesin
PERBEDAAN PENGARUH PENERAPAN STRATEGI KONTRAK KOMPETENSI DAN KEMAMPUAN KONSEP DASAR LISRIK TERHADAP KOMPETENSI MAHASISWA PADA MATA KULIAH PENGANTAR ELEKTRO TEKNIK Baharuddin, Mr
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan kompetensi mahasiswa dalam Pengantar Elektro Teknik antara kelompok yang diberi pembelajaran dalam bentuk kontrak kompetensi dengan kelompok yang diberi pembelajaran ekspositori, (2) perbedaan kompetensi mahasiswa dalam perkuliahan Pengantar Elektro Teknik antara kelompok yang memiliki kemampuan konsepdasar listrik tinggi dengan kelompok yang memiliki kemampuan konsep dasar listrik rendah, dan (3) adanya interakasi antara kemampuan konsep dasar listrik dengan strategi pembelajaran dalam mempengaruhi kompetensi mahasiswa pada Pengantar Elektro Teknik.Penelitian ini di lakukan di Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, FT Unimed. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan factorial 2x2. Jumlah sampel penelitian sebayak 52 orang yang tersebar dua kelas perlakuan. Perlakuan yang diberikan adalah pembelajaran dalam bentuk kontrak kompetensi di suatau kelas, dan pembelajaran ekspositori pada kelas yang lainnya. Data diperoleh dengan melakukan uji kompetensi terhadap mahasiswa setelah perlakuan pembelajaran diberikan. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis varian dua jalur.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Strategi pembelajaran dalam bentuk kontrak kompetensi memberikan kompetensi mahasiswa yang lebih baik bila dibandingkan dengan strategi pembelajaran ekspositori pada perkuliahan Pengantar Elektro Teknik, hal ini terlihat dari nilai kompetensi rata-rata yang diperoleh siswa pada kelompok yang diajar dengan pembelajaran dalam bentuk kontrak kompetensi mencapai 77,90, sedangkan kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran ekspositori hanya mencapai 69,60. (2) Kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan konsep dasar listrik tinggi memperoleh nilai kompetensi yan lebih baik bila dibandingkan dengan kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan konsep dasar listrik rendah hal ini terlihat dari nilai kompetensi rata-rata yang diperoleh mahasiswa pada kelompok yang memiliki kemampuan konsep dasar listrik tinggi memcapai 76,5, sedangkan kelompok mahasiswa yang memiliki kemampuan konsep dasar listrik rendah hanya mencapai 70,9. (3) Terjadi interaksi antara strategi pembelajaran dengan kemampuan konsep dasar listrik dalam mempengaruhi kompetensi mahasiswa pada perkuliahan Pengantar Elektro Teknik dimana Fh=24,47 dengan probabilitas 0,000, berarti Ho gagal diterima.Kata Kunci: Strategi, Kompetensi, Dasar kelistrikan
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA PADA MATA PELAJARAN INSTALASI PENERANGAN LISTRIK Iswara, Taruna; Rosnelli, Mrs
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 2 (2015): November 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya hasil belajar siswa kelas XI TITL SMK Yayasan Pendidikan Teknologi (YPT) Pangkalan Berandan pada mata pelajaran instalasi penerangan listrik. Siswa sulit memahami materi pelajaran disebabkan pendidik kurang memanfaatkan media yang dapat menimbulkan daya imajinasi terhadap materi yang dipelajari. Oleh sebab itu penelitian ini berupaya untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia pembelajaran yang dapat menampilkan animasi dan dapat memberikan umpan balik kepada siswa. Kata Kunci : Pengembangan, multimedia pembelajaran, Research and Development (R&D)
Pengaruh Pembelajaran Kontekstual dan Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Mekanika Teknik Siswa Kelas X Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan - SMK Negeri 1 Lubuk Pakam Syafii, Muhammad; Matondang, Zulkifli
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 2 (2017)
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kontekstual dan Gaya belajar terhadap hasil belajar Mekanika Teknik. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen semu. Pengambilan sampel penelitian secara acak, kelas Teknik Gambar Bangunan-A sebagai kelompok Eksperimen Kontekstual berjumlah 35 orang dan kelas Teknik Gambar Bangunan-B sebagai kelompok Eksperimen Konvensional berjumlah  35 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah : 1) Model Pembelajaran (Kontekstual) ; 2) Gaya Belajar; 3) Interaksi antara Model Pembelajaran dengan Gaya Belajar. Sedangkan variabel terikat adalah hasil belajar Mekanika Teknik. Data diambil melalui instrumen test berupa pilihan berganda berjumlah 23 soal, essai berjumlah 5 soal, dan instrumen nontest berupa angket motivasi belajar berjumlah 36 item. Berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh :  (1) Model Pembelajaran Kontekstual memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar Mekanika Teknik dibandingkan Model Pembelajaran Konvensional dengan nilai uji hipotesis kompetensi sikap diperoleh thitung = 5,203 > ttabel 5% = 3,982, kompetensi pengetahuan diperoleh thitung = 7,818 > ttabel 5% = 3,982, dan kompetensi keterampilan diperoleh thitung = 4,218 > ttabel 5% = 3,982. (2) Gaya belajar siswa yang memiliki gaya belajar kinestetik memberikan pengaruh lebih tinggi terhadap hasil belajar Mekanika Teknik kompetensi pengetahuan dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar visual dengan nilai uji hipotesis motivasi belajar diperoleh thitung = 12,368 > ttabel 5% = 3,982. (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar terhadap hasil belajar Mekanika Teknik kompetensi sikap diperoleh thitung = 4,602 > ttabel 5% = 3,982
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN MENGGAMBAR TEKNIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA SISWA KELAS X PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MESIN PRODUKSI SMK NEGERI 2 TANJUNGBALAI T.A 2016/2017 Situmorang, Mariaman; ., Lisyanto
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Menggambar Teknik mata pelajaran Menggambar Teknik siswa kelas X Teknik Mesin Produksi di SMK Negeri 2 Tanjungbalai tahun ajaran 2016/2017. Menggambar Teknik merupakan salah satu program mata diklat pada pendidikan kejuruan program studi keahlian Teknik Mesin Produksi. Melalui tindakan berupa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Quiz, diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar Menggambar Teknik pada siswa kelas X Teknik Mesin Produksi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas model Arikunto yang dilaksanakan dalam 2 siklus, dimana dalam setiap 1 siklus dilaksanakan dalam 1 pertemuan dan pada setiap siklus diselesaikan melalui tahap perencanan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan, dan tahap refleksi. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X TP SMK Negeri 2 Tanjungbalai terdiri dari 30 orang. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pilihan berganda dan Esay. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Quiz dapat meningkatkan hasil belajar Menggambar teknik mata pelajaran Menggambar Teknik pada siswa kelas X Teknik Mesin Produksi di SMK Negeri 2 Tanjungbalai. Hal tersebut dapat dilihat dari pencapaian persentase ketuntasan belajar secara klasikal yakni 40% pada siklus I dan 86,67% pada siklus II, serta pencapaian nilai rata-rata kelas sebesar 61,17 pada siklus I dan 82 pada siklus II.Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Quiz, Hasil Belajar Siswa, Menggambar Teknik.
PERBANDINGAN PASSIVE LC FILTER DAN PASSIVE SINGLE TUNED FILTER UNTUK MEREDUKSI HARMONISA VARIABLE SPEED DRIVE DENGAN BEBAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA Mustamam, Mr; Baafai, Usman; Ramli, Marwan
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Sebagian besar alat yang digunakan sebagai pengatur kecepatan putaran motor induksi tiga fasa adalah Variable Speed Drive (VSD) 1 fasa, di mana VSD merupakan pembangkit harmonisa. Oleh sebab itu harmonisa yang timbul pada VSD dapat direduksi dengan menggunakan filter fasif yaitu  passive LC filter dan passive single tuned filter sehingga memenuhi standar IEC61000-3-2 kelas A. Hasil yang diperoleh dengan passive LC filter dapat mengurangi total distorsi harmonisa arus  (THDi) dari 102,9% menjadi 23,78%  sedangkan passive single tuned filter mengurangi total distorsi harmonisa arus  (THDi) dari 102,9% menjadi 8,79%. Pada harmonisa ke 5 passive LC filter dapat mengurangi harmonisa dari 1,26 Amper menjadi 0,16 Amper , sedang passive single tuned filter dari 1,26 Amper menjadi 0,111 Amper. Impedansi yang dihasilkan passive single tuned filter lebih kecil yaitu 0,436 Ω sedang  passive LC filter 8,34 Ω. Dengan demikian  passive single tuned filter lebih baik untuk mereduksi harmonisa dibandingkan dengan passive LC filter.Kata Kunci : Variable speed drive 1 fasa, motor induksi 3 fasa, harmonisa, passive LC filter, passive single tuned filter.
KONTRIBUSI PENGGUNAAN PERALATAN UKUR TANAH TERHADAP HASIL BELAJAR SURVEY DAN PEMETAAN SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KONSTRUKSI BATU DAN BETON SMK NEGERI 2 BINJAI Harahap, Lia Hardina; Kristian, Mr
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Penggunan Peralatan Ukur Tanah terhadap Hasil Belajar Survey dan Pemetaan pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Teknik Konstruksi Batu dan Beton Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah sampel 26 orang.Data penelitian variabel Penggunaan Peralatan Ukur Tanah (X) dijaring dengan angket, dan Hasil Belajar Survey dan Pemetaan (Y) dijaring dengan tesBerdasarkan uji coba instrumen didapat hasil : (1) variabel Penggunaan Peralatan Ukur Tanah (X) 28 soal valid, reliabilitas sangat tinggi sebesar 0,869 pada taraf signifikansi 5%. (2) Hasil Belajar Survey dan Pemetaan (Y) 25 soal yang valid, reliabilitas yang sangat tinggi sebesar 0,875 pada taraf signifikansi5%.Uji normalitas dengan Kolmogorov-Smirnov masing-masing variabel penelitian didapat hasil sebagai berikut : (1) variabel Penggunaan Peralatan Ukur Tanah (X) signifikan 0,195 berdistribusi normal pada taraf signifikan 5%. (2) Hasil Belajar Survey dan Pemetaan (Y) signifikan sebesar 0,200 berdistribusi normal pada taraf signifikan 5%.Hasil uji masing-masing variabel penelitian didapat hasil : (1) persamaan regresi sederhana Y atas X1 yaitu Ŷ = 13,666+3,17X, uji kelinieran persamaan regresi sederhana Y atas X1 yaitu Fhit = 16,002 > Ftab = 4,26 mempunyai hubungan yang linier dan berarti pada taraf signifikansi 5%.Hasil analisis korelasi antar variabel didapat hasil : (1) Penggunaan Peralatan Ukur Tanah (X) terhadap hasil belajar Survey dan Pemetaan (Y) yaitu rhit = 0,633 > rtab = 0,388 menunjukkan korelasi yang berarti pada taraf signifikasi5%.Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh terdapat korelasi yang berarti antara Penggunaan Peralatan Ukur Tanah (X) terhadap hasil belajar Survey dan Pemetaan (Y).Kata Kunci : Penggunaan Peraltan Ukur Tanah, Hasil Belajar Pengukuran Survey dan Pemetaan
HUBUNGAN MINAT BELAJAR DAN PENGETAHUAN MENGGAMBAR TEKNIK DENGAN HASIL BELAJAR MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK GAMBAR BANGUNAN SMK NEGERI 1 LUBUK PAKAM Situmorang, Robianto; Sinuraya, Edim
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Adanya hubungan yang positif dan berarti antara Minat Belajar terhadap hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak, 2) Adanya hubungan yang positif dan berarti antara Pengetahuan Menggambar Teknik terhadap hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak, 3) Adanya hubungan yang positif dan berarti antara Minat Belajar dan Pengetahuan Menggambar Teknik terhadap hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak pada siswa kelas XI Program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Lubuk Pakam Tahun Ajaran 2014/2015.Sebelum penelitian ini dilakukan instrumen penelitian terlebih dahulu diujicobakan, dilanjutkan dengan uji validitas, reliabelitas, indeks kesukaran, dan daya pembeda soal. 1) Hasil uji coba angket Minat Belajar diperoleh 24 butir dari 30 butir yang diujicobakan dengan koefisien reliabelitas = 0,861dan termasuk kategori sangat tinggi. 2) Hasil uji coba soal tes Pengetahuan Menggambar Teknik diperoleh 20 butir soal dari 30 butir yang diujicobakan, koefisien reliabelitas = 0,9 dan termasuk kategori sangat tinggi, indeks kesukaran terdapat 6 butir kategori soal mudah, 11 butir soal sedang dan 3 soal kategori sukar, dan daya beda soal terdapat 12 butir soal dalam kategori baik, 8 butir soal dalam kategori cukup. 3) Hasil uji coba soal tes Menggambar Dengan Perangkat Lunak diperoleh 26 butir soal dari 32 butir yang diujicobakan, koefisien reliabelitas = 0,762 dan termasuk kategori tinggi, indeks kesukaran terdapat 10 butir kategori soal mudah, 14 butir soal sedang dan 2 soal kategori sukar, dan daya beda soal terdapat 10 butir soal dalam kategori baik, 9 butir soal dalam kategori cukup dan 7 butir soal dalam kategori jelek.Berdasarkan pengujian hipotesis dapat disimpulkan: 1) Terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Minat Belajar dengan hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak dengan besar korelasi rX1Y = 0,441 > rtabel = 0,349 dan thitung = 3,000 > ttabel = 1,696 dan dari korelasi parsial diperoleh rY(1,2) = 0,523 > rtabel = 0,349 dan thitung = 3,305 > ttabel = 1,696. 2) Terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Pengetahuan Menggambar Teknik dengan hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak dengan besar korelasi rX2Y = 0,450 > rtabel = 0,349 dan thitung = 3,093 > ttabel = 1,696 dan dari korelasi parsial diperoleh rY(1,2) = 0,546 > rtabel = 0,349 dan thitung = 3,505 > ttabel = 1,696. 3) Terdapat hubungan yang positif dan berarti antara Minat Belajar dan Pengetahuan Menggambar Teknik dengan hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak dengan besar diperoleh RY(1,2) = 0,502 > rtabel = 0,349 dan uji keberartian korelasi dengan menggunakan Uji-F diperoleh Fhitung = 4,846 > Ftabel = 3,333. Dengan demikian Minat Belajar dan Pengetahuan Menggambar Teknik mempunyai hubungan yang positif dan berarti dengan hasil belajar Menggambar Dengan Perangkat Lunak.Kata Kunci : Minat Belajar, Pengetahuan Menggambar Teknik, Hasil Belajar
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TERAPI PENDERITA DIABETES MELITUS TYPE 2 DENGAN METODE FUZZYTSUKAMOTO Damanik, Burhanuddin
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 2 (2015): November 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Diabetes melitus  adalah penyakit gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin yang bersifat kronis dengan ciri khas hiperglikemia/peningkatan kadar glukosa darah di atas nilai normal. Salah satu cara untuk menjaga stabilitas Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Melitus dengan terapi gizi medis.  Dalam menentukan terapi gizi medis dibutuhkan suatu metode. Salah satu metode yang memiliki aplikasi di bidang control adalah Fuzzy Logic. Fuzzy Tsukamoto merupakan salah satu metode yang fleksibel dan memiliki toleransi pada data yang ada. Tujuan penelitian ini menggunakan metode fuzzy tsukamoto dalam sistem pengambilan keputusan dalam menyusun terapi penderita Diabetes Melitus  type 2 untuk menjaga stabilitas kadar gula darah dengan terapi gizi medis menurut umur, indeks masa tubuh, aktivitas sehari-hari dan jenis kelamin.  Pengujian perangkat lunak dengan metode fuzzytsukamoto terhadap 10 orang pasien penderita diabetes mellitus untuk menentukan kebutuhan kalori dalam pengambilan keputusan terapi penderita diabetes mellitus memiliki persentase kebenaran  100 %  dengan metode manual.  Hal ini menunjukkan bahwa metode fuzzy tsukamoto dapat dijadikan salah satu  pilihan untuk menentukan  kebutuhan kalori penderita diabetes mellitus. Kata kunci : fuzzy tsukamoto, diabetes mellitus
MANAJEMEN PEMBELAJARAN FISIKA TEKNIK DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Rosnelli, .
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKManajemen pembelajaran Fisika Teknik merupakan penelitian pengembangan untuk mengembangkan desain model pembelajaran yang tepat untuk pembelajaran Fisika Teknik di program studi Pendidikan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan. Metode penelitian yang digunakan “Research and Development (R & D Cycle), pada smester genab 2016/2017. Sampel penelitian adalah mahasiswa yang aktif melaksanakan pembelajaran Fisika Teknik. Teknik observasi, dan studi dokumentasi digunakan untuk analisis kebutuhan pembelajaran dan merancang model pembelajaran. Wawancara, angket dan lembar observasi kelas digunnakan untuk melihat keberhasilan proses pembelajaran. Tes hasil belajar mahasiswa digunakan untuk melihat efektifitas prototipe model pembelajaran yang dikembangkan. Hasil implemenasi model pembelajaran menunjukkan bahwa hasil belajar mahasiswa cenderung tinggi. Rata-rata nilai hasil belajar mahasiswa 85,83. 94 % mahasiswa dapat melampaui batas lulus untuk matakuliah Fisika Teknik yaitu nilai ≥70. Terdapat 25 % mahasiswa dikatagorikan cukup kompenten, 34 % mahasiswa dikatagorikan kompenten dan terdapat 38% mahasiswa dikatagorikan sangat kompenten. Namun demikian masih terdapat 3% mahasiswa yang dikatagorikan tidak kompenten.Kata Kunci: Pengembangan Model Pembelajaran, Kompetensi Fisika Teknik dan Hasil belajar mahasiswa

Page 6 of 11 | Total Record : 102