cover
Contact Name
Dadang Mulyana
Contact Email
dadang@unimed.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalptkft@unimed.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 08547468     EISSN : 24077453     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan diterbitkan oleh Fakultas Teknin Universitas Negeri Medan yang merupakan media informasi dan wadah bagi civitas akademik dalam menginformasikan berbagai karya ilmiah hasil penelitian, ide/konseptual dan kebijakan pendidikan kejuruan. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Kejuruan menerima tulisan original belum pernah dipublikasikan dalam jurnal lain. Artikel yang akan diterbitkan akan dievaluasi oleh tim redaksi dan mitra bestari. Tim redaksi berhak melakukan perubahan pada tulisan namun tidak mengubah makna tulisan. Artikel yang disampaikan wajib mengikuti gaya selingkung yang ditetapkan. Pendidikan dan Teknologi Kejuruan terbit secara berkala 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 102 Documents
Pengembangan Variasi Latihan Kombinasi Passing dan Smash dalam Bola Voli Daulay, Basyaruddin; Daulay, Samri Saldi
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 20, No 1 (2018)
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan variasi latihan kombinasi passing dan smash pada bola voli. Populasi dalam penelitian ini adalah pemain bola voli yang berasal dari tiga Club Bola Voli yang ada di kota Medan, yaitu Club Bola Voli TVRI Sumut, Club Bola Voli Gaperta Medan dan Club Bola Voli Mulia Medan. Variasi yang telah dibuat terlebih dahulu divalidasi 3 orang ahli, 1 orang merupakan pelatih yang berasal dari Club Bola Voli TVRI Sumut, 1 orang merupakan akademisi olahraga yang berasal dari Universitas Negeri Medan yang mempunyai latar belakang pendidikan olahraga, dan 1 orang merupakan ahli Bahasa yang biasa melakukan editing tulisan. Uji kelompok kecil melibatkan 10 orang pemain bola voli dan uji kelompok besar melibatkan 20 orang pemain bola voli. Variasi latihan kombinasi passing dan smash pada bola voli berjumlah 9 variasi. Hasil dari validasi ahli 9 variasi tersebut valid dan dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan passing bola voli dimana persentase validitasnya adalah 72%-88%. Hasil uji kelompok kecil terhadap 20 orang pemain menunjukkan bahwa 9 variasi tersebut sudah memenuhi kriteria layak atau valid. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 98%-100% mereka mengakui bahwa variasi tersebut sudah memenuhi kriteria untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli. Hasil uji kelompok besar terhadap 20 orang pemain bola voli menunjukkan bahwa 9 model tersebut sudah memenuhi kriteria layak digunakan. Persentase validitas dari angket yang telah dibagikan kepada sampel menunjukkan bahwa 100% mereka mengakui bahwa variasi tersebut sudah memenuhi kriteria untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli. Dapat disimpulkan kesembilan variasi tersebut baik untuk meningkatkan kemampuan passing dan smash dalam permainan bola voli dan pada setiap variasi sangat penting untuk dilakukan dalam latihan agar latihan tersebut tidak membosankan
HUBUNGAN ANTARA FASILITAS BENGKEL BANGUNAN DAN MINAT BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR PRAKTEK BATU PADA SISWA KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN KONSTRUKSI BATU DAN BETON SMK NEGERI 2 PEMATANGSIANTAR Nababan, Dimpu; Tambunan, Iskandar
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Fasilitas Bengkel Bangunan dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Praktek Batu Pada Siswa Kelas XI Program Keahlian Konstruksi Batu dan Beton SMK Negeri 2 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2012/2013 dengan jumlah responden 31 orang.Data penelitian variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) dan minat belajar (X2) dijaring dengan angket. Hasil belajar praktek batu (Y) dijaring menggunakan tes. Berdasarkan uji coba instrumen didapat hasil : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) 23 valid, reabilitas sangat tinggi sebesar 0,847 pada taraf signifikansi 5%. (2) variabel minat belajar (X2) 24 valid, reabilitas sangat tinggi sebesar 0,768 pada taraf signifikansi 5%. (3) variabel hasil belajar praktek batu (Y) 26 soal yang valid, reliabilitas sangat tinggi sebesar 0,742 pada taraf signifikansi 5%. Indeks kesukaran tes hasil belajar praktek batu yaitu 20 soal kategori sedang dan 6 soal kategori mudah. Daya pembeda butir soal hasil belajar praktek batu terdapat 5 kategori jelek, 14 soal kategori cukup, dan 7 kategori baik. Uji normalitas dengan chi kuadrat masing-masing variabel penelitian didapat hasil sebagai berikut : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) yaitu hitung = 10,245 < tabel = 11,070, (2) minat belajar (X2) yaitu hitung = 6,825 < tabel = 11,070, (3) variabel hasil belajar praktek batu (Y) yaitu hitung = 8,818 < tabel = 11,070, dengan masing-masing berdistribusi normal pada taraf signfikansi 5%. Hasil uji masing-masing variabel penelitian didapat hasil (1) persamaan regresi sederhana Y atas X1 yaitu Ŷ = 17,448 -  0,025 X1, uji coba kelinieran persamaan regresi Y atas X1 yaitu Fhitung = 4,96 > Ftabel = 4,18 mempunyai konstribusi yang linier dan berarti pada taraf signifikansi 5%. (2) persamaan regresi sederhana Y atas X2 yaitu Ŷ = 20,239 - 0,062X2, uji coba kelinieran persamaan regresi Y atas X2 yaitu Fhitung = 4,346 > Ftabel = 4,18 mempunyai konstribusi yang linier dan berarti pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis korelasi antar variabel didapat hasil : (1) variabel fasilitas bengkel bangunan (X1) dengan hasil belajar praktek batu (Y) yaitu rhitung = 0,467 > rtabel = 0,355 menunjukkan korelasi positif dan berarti pada taraf signifikansi 5%. (2) minat belajar (X2) dengan hasil belajar praktek batu (Y) yaitu rhitung = 0,389 > rtabel = 0,355 menunjukkan korelasi positif dan berarti pada taraf signifikansi 5%. Korelasi ganda antara X1 dan X2 terhadap Y menunjukkan korelasi yang positif dan berarti dengan r = 0,553 dan R2 = 0,306 yang berarti 30,60 % mata pelajaran praktek batu dapat dijelaskan secara bersama-sama oleh fasilitas bengkel bangunan dan minat   belajar dan sisanya dijelaskan oleh variabel lainnya. Kata-kata Kunci: Fasilitas Bengkel Bangunan, Minat Belajar, Hasil Belajar Praktek Batu
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA DIKLAT KELISTRIKAN PADA SISWA KELAS XII SMK MUHAMMADIYAH 9 MEDAN Darmila, Cheppy Permana; Efendi, Hidir
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil pembelajaran mata diklat kelistrikan dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning) terdapat pada siswa kelas XII Teknik Mekanik Otomotif SMK Muhammadiyah 9 Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research).Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XII SMK Muhammadiyah-9 Medan sebanyak 21 orang. Objek penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada materi merangkai lampu kota dan lampu kepala serta merangkai lampu tanda belok dan hazard 2014/2015.Berdasarkan hasil analisis data hasil tes I diperoleh 9 siswa (42,85%) telah mencapai ketuntasan belajar dan 12 siswa (57,14%) lainnya belum tuntas. Nilai rata-rata kelas 68,71. Pada siklus II yang merupakan perbaikan pembelajaran yang telah diberikan pada siklus I, dari hasil tes II diperoleh 19 siswa (90,47%) telah mencapai ketuntasan belajar dan 2 siswa (9,52%) lainnya belum tuntas. Nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 87.71. Jika dibandingkan data dari siklus I dan siklus II maka diperoleh nilai rata-rata pada 9 siswa disiklus I bertambah sebanyak 10 siswa disiklus II menjadi 19 siswa, sedangkan siswa yang tidak tuntas dalam belajar berkurang dari 12 siswa yang tidak tuntas di siklus I menjadi 2 siswa di siklus II.Karena telah memenuhi kriteria ketuntasan belajar siswa dan mengalami peningkatan dari siklus I dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat meningkatkan kemampuan pada materi merangkai lampu kota dan lampu kepala serta merangkai lampu tanda belok dan hazard.Kata kunci : Hasil belajar kelistrikan, model pembelajaran project based learning, penelitian tindakan kelas
SIMULASI KENDALI PUTARAN MOTOR DC BERBASIS LOGIKA FUZZI Manurung, Juaksa
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 2 (2015): November 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian secara simulasi terhadap: Kendali kecepatan motor arus searah penguat medan seri berbasis logika fuzzi adalah sangat handal, yang dapat dibuktikan dengan hasil penelitian ini. Karakteristik motor arus searah yang diteliti adalah karakteristik motor  terbuka yang memperlihatkan adanya waktu tundasebesar 0,1 detik, waktu stabil sekitar 0,6 detik dan amplitudo respon hanya mencapai 0,1. Karakteristik motor tertutup memperlihatkan adanya waktu tunda sebesar 0,1 detik, waktu stabil sekitar 0,6 detik tetapi amplitudo respon tidak mencapai 0,1. Kendali kecepatan  motor berbasis logika fuzzi dengan Fuzzy Assosiatif Memory(FAM )standar menghasilkan karakteristik motor yang terkendali dengan waktu tundahanya 0,04 detik, akan tetapi setelah 2 detik respon belum mencapai 1, namun diduga akan stabil. Kendali kecepatan motor berbasis logika fuzzi dengan FAM termodifikasi menghasilkan karakteristik respon, dengan waktu tundahanya 0,004 detik, amplitudo respon mencapai 1 tanpa overshoot, serta stabil hanya dalam 0,06 detik.Kata kunci : Motor arus searah, FAM, waktu tunda, overshoot, undershoot 
Perbedaan Hasil Belajar Instalasi Penerangan Listrik Menggunakan Strategi Pembelajaran (PBL) dengan Strategi Pembelajaran Ekspositori Siswa Kelas XI TIPTL SML Negeri 1 Percut Sei Tuan Butarbutar, Abdul Hakin; Rasyid, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 2 (2017)
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penenelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar mata pelajaran Instalasi Penerangan Listrik yang menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan strategi pembelajaran Ekspositori Siswa Kelas XI TIPTL SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan Tahun Ajaran 2015/2016. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 2 kelas, yaitu kelas XI TIPTL 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI TIPTL 2 sebagai kelas kontrol, yang masing-masing kelas berjumlah 32 orang siswa. Instrument yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes hasil belajar dalam bentuk pilihan berganda dengan jumlah soal 30 butir. Hasil pengujian pretest sebelum diberi perlakuan yang berbeda, yaitu skor rata-rata di kelas eksperimen  (21,43) dengan standar deviasi 3,5 dan skor rata-rata di kelas kontrol (17,63) dengan standar deviasi 2,8. Pada pengujian data pretest kedua kelas diperoleh bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan homogen yang berarti memiliki kemampuan awal yang sama. Kemudian diberi perlakuan yaitu kelas eksperimen diajarkan dengan strategi pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan kelas kontrol diajar dengan strategi pembelajaran Ekspositori. Setelah pembelajaran selesai diberikan posttest, diperoleh nilai posttest dengan hasil rata-rata kelas eksperimen (82,19) dengan standar deviasi 8,76 dan kelas kontrol (69,38) dengan standar deviasi 12,68
HUBUNGAN PENGETAHUAN DESAIN BUSANA DENGAN HASIL MENGGAMBAR BUSANA KREASI PADA SISWA SMK NEGERI 8 MEDAN Sianturi, Dame Elfrida; Purba, M.Kes, Dra. Rasita
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang positif dan signifikan antara Pengetahuan Desain Busana dengan Hasil Menggambar Busana Kreasi Pada Siswa SMK Negeri 8 Medan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK  Negeri 8 Medan yang berjumlah 131 orang siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling sehingga ditentukan kelas XI² sebagai subjek penelitian yang berjumlah 31 orang siswa. Data penelitian dikumpul dengan menggunakan tes pengetahuan Desain Busana dan lembar pengamatan Hasil Menggambar Busana Kreasi .Berdasarkan data hasil penelitian diperoleh hasil analisis data korelasi Hasil Menggambar Busana Kreasi atas Pengetahuan Desain Busana, ternyata memiliki bentuk hubungan linier, yaitu : yang dibuktikan dengan nilai FHitung 0,98 < FTabel 2,38 sehingga persamaan regresi tersebut adalah linier. Selanjutnya untuk uji keberartian regresi diperoleh FHitung 7,65 > FTabel 4,18 sehingga persamaan regresi Y atas X adalah berarti. Apabila dilanjutkan pada analisis koefisien korelasi antara Y dan X, maka nilai koefisien korelasi sebesar 0,457 dan rTabel untuk jumlah responden sebanyak 31 orang sebesar 0,355 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian diperoleh rhitung 0,457 > rTabel ­­ 0,355 sehingga koefisien korelasi X terhadap Y adalah signifikan. Selanjutnya, hasil analisis keberartian koefisien korelasi antar variabel X dengan Y diperoleh nilai tHitung sebesar 2,77 dan dikonsultasikan dengan nilai tTabel(dk= 29; α = 0,05) sebesar 2,04  sehingga diperoleh t Hitung 2,77 > t Tabel 2,04. Sesuai dengan hal tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat korelasi yang berarti antara variabel X dengan Y. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa terdapat kontribusi fungsional yang signifikan antara Pengetahuan Desain Busana (X) dengan Hasil Menggambar Busana Kreasi (Y). Bentuk kontribusi tersebut berarah positif, berarti bahwa semakin baik Pengetahuan Desain Busana maka Hasil Menggambar Busana Kreasi akan semakin tinggi pula, begitu juga sebaliknya.Kata Kunci:Pengetahuan Desain Busana
EVALUASI PEMBELAJARAN PRAKTEK SENI KRIYA PAYET SARUNG BANTAL KURSI PADA PROGRAM STUDI TATA BUSANA UNIVERSITAS NEGERI MEDAN Juliana, Netty
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 19, No 1 (2017): April 2017
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan menggunakan skala Likert dimodifikasi dengan indikator pengukuran skala efektifitas model yang telah dirancang dan telah diterapkan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana “Evaluasi Pembelajaran Praktek Seni Kriya Payet Sarung Bantal Kursi Pada Program Studi Tata Busana Universitas Negeri Medan”. Analisis data menunjukkan bahwa 1) Konsep Perancangan Seni Kriya Payet sarung bantal kursi Pada Program Studi Tata Busana Unimed dengan persentase 71%. 2) Prinsip-Prinsip Desain Pada Kreasi Motif Khas Sumatera Utara pada pembelajaran praktik seni kriya dengan presentase 71%. 3) Sketsa Gambar Motif masuk kategori sedang dengan presentasi 77 %. 4) Kertas Gambar untuk Master Desain motif Sumatera Utara termasuk kategori sedang dengan presentasi 75%. 5) Pewarnaan Pada Master Desain masuk katergori tinggi dengan presentasi 80%. 6) hasil Gambar Motif Kreasi Sumatera Utara pada Bahan Dasar Kain termasuk kategori sedang dengan presentase 75%. 7) Material Dasar Kain Pada Pembuatan Kriya Tekstil Payet masuk ketegori sangat sedang dengan presentasi 76%. 8) Bahan Payet Pada Pembuatan Kriya Tekstil Sumatera Utara termasuk kategori tinggi dengan presentase 81%. 9) Pengaplikasian Jenis-Jenis Payet Pada Bahan Dasar Kain termasuk kategori sangat tinggi dengan presentase 81%. Dan 10) Hasil Kreatifitas Mahasiswa Pembuatan Prodak kriya payet Sarung Bantal Kursi kategori tinggi dengan presentase 84%. Maka pengembangan pembelajaran praktek seni kriya payet pada lenan rumah tangga khususnya sarung bantal baik untuk mahasiswa guna mempersiapkan keterampilan dan pengetahuan dalam berwirausaha membuka lapangan kerja, seperti home industri.Keywords: Pembelajaran, Praktek, Seni Kriya Payet, Sarung Bantal Kursi
Pengaruh Metode Demonstrasi Dan Metode Ekspositori Terhadap Hasil Belajar Mengoperasikan Sistem Pengendali Elektromagnetik di SMK Di SMK Negeri 1 Lubuk Pakam Butarbutar, Abdul Hakim; Siregar, Annita Seliana
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 20, No 1 (2018)
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar mengoperasikan system pengendali elektromagnetik (MASPEM)  pada siswa yang diajar dengan  Model Pembelajaran demonstrasi dan   siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran ekspositori di smk n 1 lubuk pakam  tahun pengajaran 2014-2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental, yang mana dalam pelaksanaannya sengaja diberikan perlakuan (treatment) kepada kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalaha seluruh siswsa kelas XI program keahlian teknik instalasi tenaga listrik ITITL), berjumlah 2 kelas, kelas eksperimen berjumlah 35 orang dan control berjumlah 33 orang, dan total subjek yang akan diteliti sebanyak 68 siswa. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh perbedaan hasil belajar MASPEM pada kompetensi dasar Memahami prinsip kerja pengoperasian system kendali elektromagnetik. Nilai rata-rata hasil belajar siswa pada Kelas eksperimen 78,857 dan Kelas kontrol sebesar 69.09. Untuk menguji normalitas data digunakan uji liliefors pada taraf signifikasni 95% dan taraf nyata (α) sebesar 0,05. Uji normalitas pada Kelas eksperimen diperoleh Lhitung sebesar 0,045 dan Ltabel sebesar 0,149 karena Lhitung < Ltabel atau 0,045 < 0,149 maka data instrument pada kelas eksperimen  pada kategori normal, dan Uji normalitas pada Kelas kontrol diperoleh Lhitung sebesar 0,011 dan Ltabel sebesar 0,154 maka data instrument pada kelas kontrol pada kategori normal. Uji Homogenitas F sebesar 1,115 dan Ft sebesar 1,837,karena  Fhitung  < Ftabel maka seluruh varian homogen. Dengan pengujian  hipotesis menggunkan uji-t dengan taraf signifikansi 5% menunjukan bahwa terdapat perbandingan hasil pembelajaran pada siswa yang diajar metode demonstrasi dilihat dari thitung  2.051  yang lebih besar dari ttabel  1,671
Penerapan Media Powerpoint Untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Hasil Belajar Pengetahuan Dasar Teknik Bangunan Pada Siswa Kelas X Program Keahlian Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Merdeka Berastagi Tahun Ajaran 2012/2013 Tambunan, Rustam Efendi; Sinuraya, Edim
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 16, No 2 (2014): November 2014
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Penelitian bertujuan ini untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pengetahuan Dasar Teknik Bangunan (PDTB) siswa kelas X di SMK Negeri 1 Merdeka Berastagi dengan menerapkan Media Powerpoint. Subjek penelitian adalah siswa kelas X program Keahlian Teknik Gambar Bangunan SMK Negeri 1 Merdeka T.A 2012/ 2013 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang, metode penelitian ini bersifat deskriptif.Sebelum penelitian dilakukan terlebih dahulu tes belajar PDTB di uji cobakan dilanjutkan uji validitas dan reabilitas. Perhitungan uji validitas butir digunakan rumus Biserial dan uji reabilitas digunakan K-R 20. Butir tes dikatakan valid apabila rhitung > rtabel pada taraf signifikan 5%. Dengan hasil tes digunakan 15 soal dengan nilai r11=0,61 maka reliabilitas soal adalah tinggi untuk siklus I dan 20 soal dengan nilai r11=0,74 maka reliabilitas soal adalah tinggi untuk siklus II. Hasil penelitian siklus I aktivitas belajar siswa belum meningkat, tetapi setelah dilakukan siklus II aktivitas siswa meningkat. Dimana aktivitas siswa pada siklus I dengan kategori Tidak Baik sebanyak 10 siswa, Kurang Baik sebanyak 9 siswa, Cukup Baik sebanyak 8 siswa, Baik sebanyak 3 siswa, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu untuk kategori Tidak Baik , Kurang Baik tidak ada, Cukup Baik dari 9 siswa menjadi 7 siswa, Baik dari 7 siswa menjadi 21 siswa dan Sangat Baik dari nol menjadi 4 siswa.Hasil penelitian PDTB siswa siklus I nilai rata-rata hasil belajar PDTB siswa adalah 62 dengan keterangan siswa tidak kompeten 6 orang, kurang kompeten 11 orang, cukup kompeten 8 orang, kompeten 5 orang, dan yang sangat kompeten tidak ada. Pada siklus II nilai rata-rata hasil belajar PDTB siswa meningkat menjadi 81 dengan keterangan siswa yang sangat kompeten 6 orang, kompeten 17 orang, cukup kompeten 5 orang, sudah tidak ada siswa yang kurang kompeten dan tidak kompeten. Maka peningkatan hasil belajar mencapai 19%.Dari data-data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa meningkat dengan menerapkan media powerpoint.Kata Kunci : Powerpoint, Aktivitas, Hasil Belajar
TINJAUAN KONSTRIBUSI LEMBARAN CARBON FIBER TERHADAP KEKUATAN GESER PADA BALOK LANGSING Barlian, Edo
JURNAL PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN Vol 17, No 1 (2015): April 2015
Publisher : FT Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Dalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, KapasitasAbstrakDalam penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perbandingan geser pada balok bertulang dengan jumlah tulangan geser kecil dari persyaratan minimal dengan balok beton bertulang yang diberi perkuatan lembaran carbon fiber secara analisa. Jumlah tulangan geser minimal dilakukan agar balok lemah terhadap geser. Pemakaian carbon fiber pada suatu konstruksi biasa nya disebabkan oleh terjadi kesalahan perencanaan, adanya kerusakan-kerusakan dari bagian struktur sehingga dikhawatirkan tidak berfungsi sesuai dengan yang diharapkan dan adanya perubahan fungsi pada system struktur dan adanya penambahan beban yang melebihi beban rencana. Analisa perhitungan dilakukan berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan metode ACI 440. Dari hasil perhitungan menunjukkan bahwa lembaran carbon fiber bersama-sama dengan kuat geser nominal sumbangan dari beton dapat memberikan konstribusi geser pada balok beton.Kata Kunci: Geser, Carbon, Balok, Analisis, Kapasitas

Page 7 of 11 | Total Record : 102