cover
Contact Name
Wahyu Wiji Astuti
Contact Email
ahyu_wiji@yahoo.com
Phone
+6281375372028
Journal Mail Official
wahyu_wiji@yahoo.com
Editorial Address
Medan tembung
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
BAHAS
ISSN : 24427594     EISSN : 24427594     DOI : https://doi.org/10.24114/bhs.v32i1
Jurnal BAHAS memuat kajian-kajian tentang bahasa, sastra, seni dan budaya. Jurnal ini dikelola oleh Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Medan.
Articles 549 Documents
KREASI KAIN FLANEL PADA T-SHIRT Netty Juliana
BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i2.20193

Abstract

Kegiatan kreatifitas mahasiswa di lingkungan Pendidikan Tata Busana Unimed pada kegiatan IPTEKS pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk mengahasilkan hasil karya produk yang inovatif, kreatif, dan bernilai seni, serta memiliki nilai fungsi pada masyarakat konsumen. Kegiatan kretifitas yang dilakukan berupa mendesain kreasi flanel pada busana T-shirt anak. Kreasi ragam hias flanel diapliksikan diatas permukaan bahan busana T-shirt tampak depan. Prodak yang dihasilkan yakni pertama, menghasilkan prodak busana T-shirt merah dengan ide gagas flaura (stilasi bunga melati), fauna (stilasi kupu-kupu), dan huruf abjad (stilasi huruf abjad). Produk kedua menghasilkan busana T-shirt kuning dengan ide gagas flaura (stilasi rerumputan), fauna (stilasi kodok dan lebah), dan bentuk alam (stilasi awan putih). Keseluruhan ide gagas tersebut diaplikasikan pada kreasi serta kreatifitas mengolah bahan flanel yang dibentuk sesuai konsep desain busana T-shirt anak. Maka ilmu pengetahuan dan keterampilan yang ada dapat menciptakan lapangan kerja baru dibidang home industri busana T-shirt anak. Sehingga prodak baru yang dihasilkan dapat dipasarkan secara lokal, nasional, hingga mancanegara, serta dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Prodak kreasi flanel pada busana T-shirt anak menjadi ide gagas baru pada generasi muda dalam peningkatan serta pengembangan kreatifitas prodak yang inovatif yang memiliki nilai fungsi dan nilai seni. Kata kunci: Kreasi, Flanel, T-shirt, Anak Abstract The creative activities of the students in the area of Unimed Clothing Science at the Community Service of the Science and Technology Service aim to produce works that are innovative, creative and of artistic value and have a functional value in the consumer society. Creative activities in the form of flannel creations in children's t-shirt clothing. Flannel decorative creations are applied to the surface of the t-shirt clothing material and look forward. The first product produced was a red t-shirt fashion product with the idea of Gagas Flaura (stylized jasmine flowers), Fauna (stylized butterfly) and letters of the alphabet (stylized letters of the alphabet). The second product produced a yellow t-shirt fashion with the idea of flaura (stylized grass), fauna (toad and bee style) and natural shapes (white cloud style). The whole idea of the idea is applied to the creation and creativity of the processing of flannel material, which is made according to the concept of a child's t-shirt fashion design. The existing knowledge and skills can create new jobs in the home industry of children's t-shirt fashion. So that the newly manufactured products can be marketed locally, nationally and abroad and the economy of the community can be improved. Flannel creation products in children's T-shirts are a new idea for the young generation to improve and develop innovative Prodak creativity that has functional and artistic value.                                                      Keywords: creation, flannel, t-shirt, kids 
EFEKTIVITAS BAHAN AJAR INTERKULTURELLE KOMMUNIKATION BERBASIS MULTIMEDIA Surya Masniari Hutagalunng
BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v28i2.10277

Abstract

Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan bahan ajar Interkulturelle Kommunikation berbasis multimedia. Salah satu langkah penelitian adalah dengan melaksanakan ujicoba pengguna. Kegiatan ujicoba pengguna dilakukan dengan mengadakan penelitian tindakan kelas pada kelas kecil dan kelas besar. Salah satu tujuan penerapan ini adalah untuk melihat efektivitas bahan  ajar yang dikembangkan. Artikel ini melaporkan hasil ujicoba pada kelas  besar. Kelas besar yang digunakan adalah kelas semester lima Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Medan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus yang terdiri dari  tahapan persiapan – pelaksanaan dan observasi – evaluasi dan refleksi. Pada awal ujicoba dilaksanakan tes awal untuk mengetahui kompetensi komunikasi lintas budaya mahasiswa. Hasil tes awal menunjukkan bahwa kompetensi mahasiswa berada pada nilai rata-rata 65. Sedangkan hasil tes akhir pada siklus pertama menunjukkan  peningkatan kompetensi yakni nilai rata-rata 70. Siklus pertama dilaksanakan sebanyak tujuh kali pertemuan. Sedangkan hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa aktif dan proses pembelajaran berjalan lancar. Aktivitas pembelajaran 90% terlaksana. Akhir siklus kedua, setelah tujuh kali pertemuan, nilai rata-rata yang diperoleh mahasiswa adalah 85. Hasil pengamatan menunjukkan siswa aktif, proses pembelajaran lancar terlaksana 100%. Respon mahasiswa sangat baik, dengan pernyataan pada angket, bahwa materi yang terdapat dalam buku masih tergolong baru dan menarik. Bahasa mudah dimengerti dan sangat komunikatif. Video yang disajikan juga sangat menarik dan sangat membantu dalam pemahaman materi. Tugas-tugas yang terdapat dalam buku juga dapat dipahami. Hasil nilai mahasiswa dan pengamatan yang dilakukan selama proses pembelajaran menyimpulkan bahwa bahan ajar interkulturelle Kommunikation sudah efektif dan praktis. Kata Kunci: Efektivitas Bahan Ajar, Interkulturelle Kommunikation, Multimedia
SEMANTIK LEKSIKAL, SEMANTIK KALIMAT, MAKNA DAN KONTEKS BAHASA ACEH BESAR Isda Pramuniati
BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i69TH XXXV.2427

Abstract

Hubungan Semantik dengan kehidupan manusia sangat dekat karena bahasa yang digunakan manusia sebagai alat komunikasi harus memperhatikan ketepatan makna sehingga petutur atau lawan bicara kita dapat memahami penyampaian pesan komunikasi dengan baik. semantik merupakan istilah teknis yang penggunaannya mengacu pada ilmu yang mempelajari tentang makna yang notabene merupakan bagian salah satu bagian linguistik. Selanjutnya dia menambahkan bahwa relasi semantik leksikal atau hubungan makna kata  penting dipelajari pada semantik. Semantik muncul pada jajaran yang mempunyai makna, yakni pada kata dan kalimat. Maka mengacu pada tataran yang menjadi ruang lingkupnya,  semantik terbagi atas semantik kata (semantik leksikal) dan semantik kalimat (semantik komposisional).
MODEL-MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF Rosmaini Rosmaini
BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i76 TH 37.2596

Abstract

  Seorang guru yang profesional harus memiliki minimal empat kompetensi, yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional. Salah satu kompetensi yang  harus dikuasai guru adalah pedagogik. Dalam kompetensi ini guru harus mengetahui  berbagai teori tentang belajar dan pembelajaran, sebab teori inilah yang sering memberikan landasan bagi pendekatan dan metodologi mengajar. Dengan kata lain, pendidik adalah agen pembelajaran (learning agent) yang berperan sebagai fasilitator, motivator, pemacu, dan perekayasa pembelajaran. Untuk itu pendidik harus mampu mengaplikasikan berbagai pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran yang inovatif untuk menunjang tercapainya tujuan pembelajaran yang maksimal.   Kata kunci: Pembelajaran Inovatif
ANALISIS WACANA TULIS CERITA PENDEK “DI DUSUN LEMBAH KRAKATAU” KARYA ST. FATIMAH Trisnawati Hutagalung
BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i1.5540

Abstract

Tujuan penelitian  untuk mendeskripsikan makna  dari segi bahasa, unsur intrinsik dan situasi sosial budaya cerpen di dusun Lembah Krakatau karya St. Fatimah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah cerpen. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan pendekatan mikrostruktural, makrostruktural dan praktik wacana. Teknik pengumpulan data melalui tiga tahap yaitu penyediaan data, tahap klasifikasi data, dan tahap analisis data. Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan: Dari kajian gramatikal ini  menunjukkan bahwa cerpen ini banyak menggunakan persona tunggal dan persona ketiga serta  elipsis. Analisis leksikal juga dapat dilihat adanya refetisi dan konjungsi. Sedangkan melalui pendekatan praktik wacana terdapat tema, penokohan, alur, latar, sudut pandang dan gaya bahsa pengarang. Analisis konteks situasi tergambar kehidupan tokoh utama memiliki  kepercayaan yang kuat tergambar melalui analisis sosial budaya.   Kata Kunci: wacana tulis, cerita pendek
GENRE ET NOMBRE DE LA SYNTAXE FRANÇAISE Pengadilen Sembiring
BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i1.11559

Abstract

La connaissance sur la syntaxe française tient un rôle très primordial dans l’acquisition ou la maîtrise de langue.  Cette connaissance apporte une certaine difficulté chez les apprenants. Pourtant il est exigent qu’ils puissent s’adapter mieux à cette langue. Cette difficulté se comporte du changement de l’article, de l’accord de l’adjectif et de la conjugaison verbale.A partir de cette situation, l’auteur traitera du genre et du nombre de la syntaxe française (les articles, les noms et les adjectifs).
MENINGKATKAN KOMPETENSI BERBICARA MAHASISWA DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN TERINTEGRASI Isli Iriani Indiah Pane
BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i72TH XXXVI.2469

Abstract

The objective of this research is aimed to find out how the process of integrated learning approach can improve students’ speaking competences, especially  in descriptive genre. The action research was undertaken at 2008 class A, English Education department students. There were 29 students of 2008 class A, English Education department students involved in the research. The data were taken  by applying integrated learning approach in teaching Speaking I course and taking filed notes, conversation record, test, and students’ worksheet. The findings indicate that (1) integrated learning approach can improve the students’ speaking competences  significantly when it is given simultanously by grammatical aspects. (2) by giving the well designed worksheet can lead the students to achieve the speaking competences needed easily (3) the mastery of vocabulary competences is one of the main requirements in writing descriptive paragraph. (4) in writing descriptive paragraph, the students should arrange the information given from the general to the specific ones. Keywords: Integrated learning approach, speaking competences, descriptive genre
ANALISIS KARYA LUKIS SENIMAN WANITA SUMATERA UTARA DITINJAU DARI SUDUT IDE (KONSEP) DAN GAYA (CORAK) PENAMPILAN KARYA Daulat Saragi
BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i4.5619

Abstract

Penelitian ini merupakan suatu kajian atau analisis ide dan gaya seniman wanita, dikaji apakah ide dan gaya lukisannya memiliki relevansi dengan sifat dan kepribadian wanita umumnya. Tujuan utama yang akan dicapai bagaimana sebenarnya wanita mengekspresikan emosinya lewat media lukisan. Data yang diperoleh dari data studi pustaka, dokumentasi, wawancara dan observasi selanjutnya dianalisis dengan dengan menggunakan metode Hermeneutik atau Interpretasi, Induksi-Deduksi dan Deskripsi. Hasil yang ditemukan adalah bahwa wanita dalam meluapkan emosinya cenderung dengan simbol-simbol atau mengungkapkan secara langsung dengan perantaraan makna-makna yang sungkan untuk diungkapkan yakni dalam bentuk warna dan gambar. Terbukti bahwa wanita pun memiliki konsep dan gaya yang sama dengan lukisan-lukisan pria baik dalam warna maupun objek lukisan. Kelembutan, keramahtamahan, lemah gemulai dan  sifat wanita yang terlanjur disebutkan sebagai sifatnya, ternyata dalam ide dan konsep karya malah sebaliknya. Kekerasan, pemberontakan dan ledakan-ledakan ternyata menjadi sifat wanita ketika berhadapan dengan kanvas.   Kata Kunci :  Seniman Wanita, Ide, Gaya
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN EKSPOSISI OLEH MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA STAMBUK 2011 TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 MURSINI DAN MASTA MARSELINA
BAHAS No 84 TH 38 (2012): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i84 TH 38.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh model pembelajaran berbasis portofolio terhadap kemampuan menulis karangan eksposisi mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2011/2012. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis portofolio terhadap kemampuan menulis karangan eksposisi oleh mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Tahun Pembelajaran 2011/2012. Populasi penelitian ini adalah seluruh seluruh mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia stambuk 2011 sebanyak 178 orang. Sampel diambil secara random kelas sebanyak 40 orang, 20 orang untuk kelas eksperimen dan 20 orang untuk kelas kontrol. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Instrumen yang digunakan adalah tes menulis karangan ekposisi dalam bentuk penugasan. Nilai rata-rata kelas eksperimen  adalah 72,25, sedangkan untuk kelas kontrol adalah 64,25. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa nilai rata-rata kemampuan menulis karangan ekposisi kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol.Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji “t”. Dari perhitungan uji hipotesis diperoleh thitung = 3,65, selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel pada taraf signifikan 5% dan taraf signifikansi 1% atau dengan df = (N1 + N2) - 2 = 38. Pada tabel t dengan df = 38 diperoleh ttabel pada taraf signifikan 5% = 2,72 dan taraf signifikansi 1% = 2,03. Kriteria pengujian adalah H0 ditolak jika t0 < tt. Dari hasil pengujian menjelaskan bahwa t0 (3,65) < tt (1,70) pada α = 0,05 dan t0 (3,6) > tt (2,46) pada α  = 0,01 yang berarti bahwa baik pada α = 0,05 maupun pada α = 0,01 H0 ditolak. Ini berarti Ha diterima jika ttabel< thitung> ttabel (2,03<3,65>2,72) maka hipotesis alternatif diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis portofolio  lebih berpengaruh positif daripada model pengajaran langsung terhadap kemampuan menulis karangan eksposisi oleh Mahasiswa jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia stambuk 2011.
Tradisi Bermantra Pengobatan Masyarakat Melayu Langkat (Kajian Metafora) Muhammad Natsir
BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v29i4.13339

Abstract

Abstrak Penelitian ini  akan membahas dan menganalisis tradisi lisan masyarakat Melayu Langkat khususnya mantra pengobatan dengan menitikberatkan kajiannya ke dua hal penting. Yang pertama kajiannya berfokus pada tradisi lisan masyarakat Melayu Langkat khususnya mantra pengobatan itu sendiri yang akan dianalisis dengan menggunakan pendekatan kajian tradisi lisan (KTL). Yang kedua tradisi lisan khususnya mantra pengobatan itu dianalisis dengan menggunakan pendekatan linguistik khususnya Semiotik Pragmatik dengan penekanan pada implikatur metafora. Pembahasan mendalam Kajian tradisi lisan di samping menitikberatkan pada struktur tradisi lisan itu sendiri, juga mengenai kearifan lokal yang dapat digali sebagai sumber inspirasi kehidupan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat yang bermartabat. Tradisi lisan kaya akan keragaman unsur bahasa, khususnya makna bahasa dan tanda-tanda serta simbol yang digunakan dalam mengkomunikasikan isi kandungan tradisi lisan tersebut. Ada lima  hal penting yang dapat diuraikan dalam disertasi ini nantinya, yaitu (1) struktur tradisi lisan masyarakat Melayu Langkat khususnya mantra pengobatan, (2) kearifan lokal (3),  metafora (4), fungsi metafora,  dan (5)  lambang dan simbol yang akan dikaji secara semiotik.  Kata Kunci : tradisi lisan, mantra.

Filter by Year

2007 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 34, No 1 (2023): BAHAS Vol 33, No 4 (2022): BAHAS Vol 33, No 3 (2022): BAHAS Vol 33, No 2 (2022): BAHAS Vol 33, No 1 (2022): BAHAS Vol 32, No 4 (2021): BAHAS Vol 32, No 3 (2021): BAHAS Vol 32, No 2 (2021): BAHAS Vol 32, No 1 (2021): BAHAS Vol 31, No 4 (2020): BAHAS Vol 31, No 3 (2020): BAHAS Vol 31, No 2 (2020): BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS Vol 30, No 4 (2019): BAHAS Vol 30, No 3 (2019): BAHAS Vol 30, No 2 (2019): BAHAS Vol 30, No 1 (2019): BAHAS Vol 29, No 4 (2018): BAHAS Vol 29, No 3 (2018): BAHAS Vol 29, No 2 (2018): BAHAS Vol 29, No 1 (2018): BAHAS Vol 28, No 4 (2017): BAHAS Vol 28, No 3 (2017): BAHAS Vol 28, No 2 (2017): BAHAS Vol 28, No 1 (2017): BAHAS Vol 27, No 4 (2016): BAHAS Vol 27, No 3 (2016): BAHAS Vol 27, No 2 (2016): BAHAS Vol 27, No 1 (2016): BAHAS Vol 26, No 4 (2015): BAHAS Vol 26, No 3 (2015): BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS Vol 26, No 1 (2015): BAHAS Vol 25, No 4 (2014): BAHAS Vol 25, No 3 (2014): BAHAS No 89 TH XL (2014): BAHAS No 86 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 39 (2013): BAHAS No 85 TH 37 (2012): bahas No 84 TH 38 (2012): BAHAS No 83 TH 38 (2011): BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS No 81 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS No 80 TH 37 (2011): BAHAS No 79 TH 37 (2010): BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS No 77 TH 37 (2010): BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS No 75TH XXXVI (2009): BAHAS No 74TH XXXVI (2009): BAHAS No 73TH XXXVI (2009): BAHAS No 72TH XXXVI (2009): BAHAS No 69TH XXXV (2008): BAHAS No 65TH XXXIV (2007): JURNAL BAHAS More Issue