cover
Contact Name
Hangga Hardhika
Contact Email
hanggadhika@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
hanggadhika@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lintas Ruang: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior
ISSN : 19780702     EISSN : 25806521     DOI : -
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka di bidang desain interior. Terbit dua kali setahun, yaitu setiap bulan Maret dan September.
Arjuna Subject : -
Articles 109 Documents
Kajian Wayfinding dan Orientasi Ruang Ditinjau dari Aspek Desain Interior Pada Perpustakaan Umum di KotaYogyakarta Danang Febriyantoko
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v7i2.4896

Abstract

Perpustakan sebagai jantung pendidikan merupakan fasilitas publik yang utama bagi kota Yogyakarta dalam upaya menghasilkan generasi dan sumber daya manusia yang gemar membaca pustaka serta meningkatkan budaya literasi di lingkungan masyarakat. Keberadaan perpustakaan umum di kota Yogyakarta yang setrategis sebagai pusat studi membutuhkan perhatian khusus diberbagai aspek, salah satunya aspek pelayanan pengetahuan yang mendukung seperti aspek desain interior. Aktifitas literasi dalam mencari sumber pustaka memerlukan desain wayfinding yang efektif dan efisien. Orientasi arah serta pola sirkulasi pengunjung terkait zonasi serta sistem penanda ruang merupakan salah satu parameter yang digunakan dalam mengkaji wayfinding desain interior perpustakaan.
Akses dan Kontrol Perempuan terhadap Interior Rumah Tinggal, Studi Kasus : Kawasan Hunian Karangwaru Riverside Dhaniswara, Galuh Marta; Aji, Artbanu Wishnu; Febriyantoko, Danang
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i1.5810

Abstract

Perkembangan jaman telah membawa pergeseran peran perempuan di berbagai bidang sebagai bagian dari upaya memperoleh akses dan kontrol terhadap sumber daya, ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dalam upayanya, untuk mengatur serta meningkatkan rasa percaya diri dalam memecahkan permasalahan serta kebutuhan dalam berbagai bidang telah membawa merubah paradigma perempuan untuk turut berperan aktif didalam maupun diluar rumah tinggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengaruh keaktifan perempuan dalam lingkungan terhadap rumah tinggal serta interpretasinya terhadap bentuk akses, kontrol, maupun pola teritori keruangan dalam rumah tinggal. Kawasan Karangwaru Riverside sebagai kawasan hunian berkembang dengan pengaruh kuat kegiatan masyarakat yang mampu membentuk kawasannya secara mandiri memiliki keragaman jenis keaktifan dalam masyarakat, utamanya pada kaum perempuan dipilih sebagai kawasan studi kasus. Pengumpulan data penelitian dilakukan berdasarkan observasi layout serta hasil wawancara dari 10 purposive sample yang mewakili 2 jenis keaktifan perempuan terhadap lingkungannya dan dianalisis berdasarkan metode analisis Harvard. Hasil penelitian, memperlihatkan bahwa berdasarkan sifat dan jenis keaktifan perempuan terhadap lingkungan sekitar ruang- hidupnya telah membentuk perbedaan terhadap besaran profil kegiatan akses ruang dan jangkauan kontrol harian perempuan terhadap masing-masing ruang dalam rumah tinggal. Melalui perbedaan akan skala penggunaan dan kegiatan kontrol perempuan dalam hunian, membentuk pengaruh terhadap pola konstruksi teritori keruangan dan ruang prioritas perempuan dalam rumah tinggal.
Penyesuaian Setting Ruang Untuk Bekerja Dari Rumah pada Masa Pandemi Covid-19 Ivada Ariyani
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 8, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v8i1.4905

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan penyesuaian yang dilakukan terhadap setting ruang di dalam rumah untuk mengakomodasi kebutuhan Bekerja Dari Rumah (BDR), serta untuk mengetahui setting ruang seperti apa yang mampu mengakomodir kegiatan BDR dengan optimal di situasi darurat. Penelitian kualitatif ini dilakukan terhadap para pekerja white collar yang sebelumnya bekerja secara normal di kantor konvensional yang karena kebijakan BDR harus bekerja dari rumah. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode photovoice, yaitu sebuah pendekatan yang melibatkan fotografi dan kegiatan partisipatori. Penelitian kualitatif ini telah mampu menjawab pertanyaan penelitian tentang bagaimana penyesuaian yang dilakukan para pekerja terhadap setting ruang di dalam rumah untuk mengakomodasi kebutuhan work from home. Dalam situasi pandemi di awal penerapan WFH, para pekerja cenderung menciptakan ruang– ruang majemuk dengan mengintegrasikan beragam fungsi dalam satu ruang. Ditemukan juga fakta bahwa terjadi perubahan setting ruang dalam berbagai tingkatan, yang secara umum dilakukan pada perubahan fitur semi tetap. Perubahan setting maupun dinamika pergerakan penghuni di dalam rumah tinggal juga dipengaruhi oleh kebutuhan citra ruang dalam menjalin relasi sosial melalui daring di saat pandemi. Secara umum, hal paling dibutuhkan dalam bekerja dari rumah di situasi krisis ini adalah ketiadaan beragam gangguan / distraksi. Namun seiring waktu, hal yang ditengarai penting bagi kelangsungan bekerja dari rumah adalah atmosfer rumah tinggal yang mendukung. Sirkulasi udara alami, akses terhadap view di luar serta atmosfer yang membebaskan dari rasa bosan dan perasaan terkungkung adalah faktor–faktor yang sangat penting dalam menyediakan ruang kerja di rumah di saat pandemi.
Estetika Inklusif pada Rumah TInggal Penyandang Tuna Netra Mahdi Nurcahyo
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 8, No 2 (2020): September 2020
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v8i2.5199

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian untuk menelisik bagaimana sensitivitas indrawi tunanetra dalam menciptakan dan memaknai estetika inklusif pada rumah tinggalnya. Ketidakmampuan indra penglihatan mereka bukan menjadi penghalang melainkan menjadi potensi yang membuka peluang bagi mereka dalam memudahkan aktivitas keseharian di dalam rumah. Sensitivitas indra dan memori yang kuat pada diri tunanetra menyingkap narasi tentang “rumah yang ramah”. Melalui sense of experience, tunanetra memiliki kemampuan subtil dalam membaca bentuk, jenis material, dan skala ruang. Pengalaman indrawi tunanetra tersebut berkelindan dengan proses adaptasi sehingga membutuhkan tahapan khusus untuk menyusun konfigurasi ruang yang ramah untuk mereka huni.
Penerapan Konsep Natural Melalui Maksimalisasi Pencahayaan Alami Pada Ruang Interior Studi Kasus: Kantor Marketing Gallery The Kalindra Dyah Ayu Sekarningrum; Muhammad Gustafian Daffa; Try Okta Iga Rojavi
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 7, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v7i2.4897

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengaplikasian konsep natural melalui maksimaliasi aspek pencahayaan alami pada Kantor Marketing Gallery The Kalindra. Pada dasarnya cahaya alami merupakan salah satu kebutuhan utama tubuh manusia. Jika manusia tidak mendapatkan paparan cahaya alami yang cukup hal tersebut akan berdampak buruk bagi tubuh, sebaliknya jika tubuh mendapatkan paparan cahaya alami yang cukup pada waktu yang tepat, banyak dampak positif yang akan didapatkan dari aspek fisik maupun psikis. Manusia sendiri setiap harinya melakukan kegiatan seperti bekerja demi bertahan dan menunjang hidup. Dengan sistem bekerja konvensional, manusia dituntut untuk berada di dalam suatu ruang kerja dengan periode waktu tertentu, hal tersebut mengakibatkan kurangnya paparan cahaya alami langsung untuk tubuh. Dengan menggunakan metode Design Thinking, penelitian ini memiliki tujuan akhir untuk menciptakan interior kantor yang dapat memenuhi kebutuhan penggunanya melalui akses langsung dari cahaya alami. Penilitian ini juga akan dikembangkan lebih lanjut untuk menjadi media tolak ukur efektivitas cahaya alami pada pengaruh yang didapatkan pengguna didalam kantor baik secara fisik maupun psikis.
Analisa Konsep Desain Interior Y.B. Mangunwijaya pada Wisma Kuwera Zubaid Hasan Rahmadi; Nurhayatu Nufut Alimin
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i2.6724

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini, yaitu (1) Bagaimana desain interior pada Wisma Kuwera? (2) Bagaimana konsep yang digunakan oleh Y.B. Mangunwijaya dalam mendesain Wisma Kuwera? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Populasi dari penelitian mencakup semua ruang yang ada dalam Wisma Kuwera. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakan observasi, wawancara dan literature. Teknis analisis yang digunakan adalah analisa dengan teori, teori yang digunakan adalah teori analisa desain interior dari John. F. Pile dan “Pendekatan Konseptual dalam Proses Perancangan Interior” yang ditulis oleh Adi Santoso. Dari analisis ini dapat disimpulkan beberapa hal: (1) Bentuk, Furniture, sirkulasi, pencahayaan dan sistem akustik didasarkan pada aspek fungsional baik sebagai ruang sosial, rumah maupun kantor. Material didominasi oleh material lokal dengan ketahanan, struktur, pertimbangan kaselamtan yang baik, ditambah dengan biaya yang terjangkau. Ekspresi Visual yang terbentuk menggambarkan suasana dan karatek tropis, lokal dengan sentuhan modern. (2) Konsep yang digunakan Y.B. Mangunwijaya pada desain interior Wisma Kuwera adalah rumah tropis, yang mengadopsi rumah panggung dan unsur kelokan, konsep rumah tumbuh, dan konsep fungsional, ekspresif dan Ekperimental.
Akses dan Kontrol Perempuan Terhadap Interior RumahTinggal Studi Kasus : Kawasan Hunian Karangwaru Riverside Galuh Marta Dhaniswara; Artbanu Wishnu Aji; Danang Febriyantoko
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i1.6529

Abstract

Perkembangan jaman telah membawa pergeseran peran perempuan di berbagai bidang sebagai bagian dari upaya memperoleh akses dan kontrol terhadap sumber daya, ekonomi, politik, sosial dan budaya. Dalam upayanya, untuk mengatur serta meningkatkan rasa percaya diri dalam memecahkan permasalahan serta kebutuhan dalam berbagai bidang telah membawa merubah paradigma perempuan untuk turut berperan aktif didalam maupun diluar rumah tinggalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pengaruh keaktifan perempuan dalam lingkungan terhadap rumah tinggal serta interpretasinya terhadap bentuk akses, kontrol, maupun pola teritori keruangan dalam rumah tinggal. Kawasan Karangwaru Riverside sebagai kawasan hunian berkembang dengan pengaruh kuat kegiatan masyarakat yang mampu membentuk kawasannya secara mandiri memiliki keragaman jenis keaktifan dalam masyarakat, utamanya pada kaum perempuan dipilih sebagai kawasan studi kasus. Pengumpulan data penelitian dilakukan berdasarkan observasi layout serta hasil wawancara dari 10 purposive sample yang mewakili 2 jenis keaktifan perempuan terhadap lingkungannya dan dianalisis berdasarkan metode analisis Harvard. Hasil penelitian, memperlihatkan bahwa berdasarkan sifat dan jenis keaktifan perempuan terhadap lingkungan sekitar ruang- hidupnya telah membentuk perbedaan terhadap besaran profil kegiatan akses ruang dan jangkauan kontrol harian perempuan terhadap masing-masing ruang dalam rumah tinggal. Melalui perbedaan akan skala penggunaan dan kegiatan kontrol perempuan dalam hunian, membentuk pengaruh terhadap pola konstruksi teritori keruangan dan ruang prioritas perempuan dalam rumah tinggal.
Analisa Pengaruh Bentuk Konstruksi dan Struktur Arsitektur Terhadap Interior Rumah Jengki Gregorius Pamungkas; Octavianus Cahyono Priyanto; Danang Febriyantoko
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i2.6720

Abstract

Arsitektur Jengki merupakan sebuah langgam arsitektur di Indonesia yang populer pada 1950 hingga 1970 yang muncul dikarenakan pemberontakan ideologis arsitek pada era tersebut yang “bosan” dengan langgam modern geometris dan kurang nya dasar/semangat ideologis yang kuat. Banyak studi mengenai arsitektur jengki berfokus pada arsitektur, morfologi, sosio-ekonomi dan politik terhadap langgam ini, namun sering mengabaikan interior jengki. Penelitian ini akan membahas karakteristik yang dimiliki langgam arsitektur jengki berupa bentuk konstruksi dan struktur yang secara tidak langsung mempengaruhi pembentukan interior khususnya pada elemen pembentuk ruang rumah jengki
KAJIAN WELL-DESIGNED SPACE PADA STUDIO HYBRID LEARNING Anastasia Michella; Sherly de Yong; Hendy Mulyono
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i2.6721

Abstract

Fasilitas belajar merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan proses pembelajaran. Salah satu fasilitas yang disediakan oleh Program Studi Desain Interior Universitas Kristen Petra adalah ruang studio. Adanya pandemi COVID-19 sangat berdampak pada beberapa sektor, seperti pendidikan. Beberapa universitas sedang mempersiapkan pembelajaran hybrid learning untuk memaksimalkan pembelajaran saat pandemi. Hal ini mempengaruhi desain ruang studio yang harus menyesuaikan dengan kondisi tersebut, sehingga diperlukan desain ruang yang baik agar proses pembelajaran dalam studio dapat berjalan dengan lancar. Permasalahan yang diambil adalah penerapan well-designed space seperti apa yang terdapat pada studio desain interior Universitas Kristen Petra sebelum pandemi dan aspek well-designed spce apa yang tepat untuk studio desain interior pada pembelajaran hybrid learning. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif denga pendekatan evidence-based design. Data diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Dari penelitian dapat diketahui aspek well-designed space yang telah diterapkan dalam studio desain interior Universitas Kristen Petra sebelum pandemi. Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi aplikasi well-designed space untuk studio desain interior dalam pembelajaran hybrid learning pada masa pandemi dalam batasan communicating, complying, dan comforting.
Assessment Ergonomi Desain Furniture Sektor Publik Pada Masa Pandemi Covid 19 Bambang Pramono
LINTAS RUANG: Jurnal Pengetahuan dan Perancangan Desain Interior Vol 9, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/lintas.v9i2.6722

Abstract

Fenomena desain interior dan elemen pengisi ruang pelayanan publik merupakan hal yang menarik untuk dikaji lebih jauh, sektor pelayanan publik bertujuan mensejahterakan kehidupan masyarakat dalam pemenuhan kepentingan sehari-hari. Aspek ergonomi serta antropometri menjadi hal penting dalam mengkaji penerapan desain furniture pelayanan publik di masa pandemi Covid-19 agar aktifitas pelayanan publik tersebut dapat tetap beroperasi dengan efektif, nyaman, aman dan efisien selama masa pandemi ini. Data serta kajian mengenai dimensi, ukuran dan bahan furniture yang dipakai pada fasilitas publik merupakan muara dalam membedah kasus desain interior pelayanan publik di Yogyakarta. Untuk memberi ulasan mengenai antropometri terutama dalam memperoleh data mengenai posture kerja baik bagi pemberi jasa maupun penerima jasa publik. Pelayanan publik di kota Yogyakarta sebagai salah satu tempat yang memfasilitasi pelayanan publik beraktifitas bagi masyarakat, perlu mendapatkan perhatian yang lebih serius mengingat kondisi pandemic yang sampai saat ini masih berlangsung namun proses pemenuhan kebutuhan publik harus tetap berjalan. Fasilitas publik yang merupakan elemen interior berupa tempat duduk, meja layanan dan lainnya memiliki peranan penting dalam kegiatan pelayanan publik, penelitian ini akan menginvestigasi furniture pelayanan publik yang hasilnya akan dijadikan pedoman untuk memeberikan usulan desain furniture pelayanan publik di masa pandemic

Page 6 of 11 | Total Record : 109