cover
Contact Name
Irwan Effendi
Contact Email
jipas@ejournal.unri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
kurniawanronal09@gmail.com
Editorial Address
Kampus Bina Widya KM. 12,5 Simpang Baru, Tampan, Pekanbaru 28293 Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science)
Published by Universitas Riau
ISSN : 16932862     EISSN : 27763080     DOI : https://doi.org/10.31258/jipas
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) memiliki ruang lingkup seperti bidang biologi, fisika dan kimia perairan, pemanfaatan hasil perairan, teknologi di bidang penggalian dan pemanfaatan potensi sumber daya kelautan, konservasi sumber daya kelautan, perencanaan pengembangan wilayah perairan dan pesisir, serta wilayah sosial-ekonomi dan budaya masyarakat pesisir. Jurnal ini diterbitkan sebagai sarana dan wadah para dosen, ilmuan, peneliti maupun pakar bidang perikanan mempublikasikan hasil-hasil penelitiannya untuk menunjang Tugas dan Program Tri Dharma Perguruan Tinggi secara Umum
Articles 466 Documents
Studi Konstruksi Alat Tangkap Pukat Cincin (Purse Seine) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan Kec. Medan Belawan Kota Medan Sarah Angelina; Akmal Akmal; Fauzan Ramadhan
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 10, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.10.3.p.161-171

Abstract

Pengetahuan tentang alat tangkap, khususnya dari segi desain dan konstruksi sangat penting dalam pengembangan dan usaha perikanan. Alat tangkap pukat cincin adalah alat tangkap aktif karena dalam pengoperasian kapal, metode yang dilakukan yaitu pelingkaran jaring pada gerombolan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konstruksi alat tangkap purse seine dan juga menentukan tipe alat tangkap pukat cincin (purse seine) yang digunakan oleh nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dan observasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan penaksiran pada berat jaring, berat tali dan gaya apung atau tenggelam pelampung, pemberat dan cincin. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa pukat cincin diPPS Belawan termasuk kedalam pukat cincin tipe Jepang, hal ini dapat dilihat dari bentuknya yaitu empat persegi panjang dengan bagian bawah jaring berbentuk busur lingkaran dan bagian pembentuk kantong terletak di bagian tengah jaring. Konstruksi alat tangkap pukat cincin ini memiliki komponen yang sama dengan komponen pukat cincin pada umumnya yaitu jaring yang terdiri dari kantong jaring, badan jaring, dan sayap jaring. Pada tali temali terdiri dari tali ris atas, tali ris bawah, tali kolor, tali pelampung dan tali pemberat. Komponen selanjutnya yaitu terdiri dari pelampung, pemberat dan cincin. 
Perbandingan Hematologi Pangasianodon hypophthalmus yang dipelihara di Keramba Jaring Apung Sungai Siak dan Kolam Terpal dengan Manipulasi Fotoperiode Joyce Simanjuntak; Windarti Windarti; Efawani Efawani
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.61-68

Abstract

Pangasianodon hypophthalmus merupakan ikan nokturnal dan pemelihara ikan dalam manipulasi fotoperiode dapat mempengaruhi fisiologi ikan secara umum, termasuk kondisi hematologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi hematologi ikan yang dipelihara dengan fotoperiode terkontrol dan ikan dari keramba jaring apung di Sungai Siak. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus – Desember 2019. Metode yang digunakan adalah RAK dengan menerapkan manipulasi fotoperiode, dengan 3 perlakuan yaitu 24D (24 jam gelap), 18G6T (18 jam gelap dan 6 jam terang), dan 12G12T (12 jam gelap dan 12 jam terang), 3 ulangan. Ikan dipelihara di kolam terpal (70 x 50 x 60 cm) yang diisi air sebanyak 150 L dan dilengkapi dengan pompa sirkulasi dan aerator, serta padat tebar 30 ekor ikan/wadah (7,5 inci dan sekitar 4 g BB). Ikan diberi pakan pelet ikan komersial sebanyak 3 kali/hari sebanyak 4% dari bobot ikan/hari. Ikan dari keramba jaring di Sungai Siak dipelihara dengan penyinaran alami. Parameter yang diukur adalah jumlah sel eritrosit dan leukosit, kadar hematokrit dan leukosit serta diferensiasi leukosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi darah ikan pada semua perlakuan serta ikan dari Sungai Siak adalah sama. Kondisi darah mereka menunjukkan bahwa mereka sehat. Jumlah eritrosit dan leukosit berkisar antara 1.646.632 - 2.753.333 dan 54,732 - 55,654 sel/mm3. Kadar hematokrit dan leukokrit berturut-turut adalah 23-36,2% dan 1,1-2,3%. Persentase sel leukosit masing-masing adalah 71,33% - 82,33% limfosit, 4,67-18,67% trombosit, 4,67 - 17,33% monosit dan 0 - 1,00% neutrofil. Data yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa manipulasi fotoperiode tidak berpengaruh negatif terhadap kondisi darah Pangasianodon sp. secara umum
Biodiversitas Ikan di Danau Gatal Kabupaten Rokan Hilir Edsa Nur Rizqi; Efawani Efawani; Deni Efizon
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.1-7

Abstract

Danau Gatal merupakan danau alami yang menerima air dari Sungai Rokan saat musim hujan. Danau ini dihuni oleh banyak spesies ikan. Namun, informasi mengenai jenis ikan yang ada di kawasan tersebut masih terbatas. Untuk mengetahui spesies ikan yang ada di Danau Gatal, penelitian dilakukan pada November 2021 s/d Februari 2022. Pengambilan sampel ikan dilakukan seminggu sekali/bulan hingga tidak ditemukan spesies baru. Ikan ditangkap menggunakan alat pemancing, jaring, dan bubu, sampel ikan kemudian diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikan yang tertangkap terdiri dari 3 ordo, 13 famili, 14 marga, dan 15 spesies. Keanekaragaman jenis ikan (H’) di Danau Gatal sebesar 3,47, indeks dominansi (C) sebesar 0,19 dan keseragaman (E) sebesar 0,52. Nilai kualitas air danau adalah sebagai berikut: suhu 28oC-32oC, kecerahan 39-45 cm, kedalaman 109-111 cm, pH 6, oksigen terlarut 3,9-4,3 mg/L, dan CO2 5,89-7,99 mg/L. Berdasarkan nilai indeks keanekaragaman ikan di Danau Gatal tergolong rendah. Beberapa ikan belum pernah ditemukan di danau itu sebelumnya, yaitu sepimping, kipper, selais, dan kapar
Komposisi Hasil Tangkapan Alat Tangkap Rawai pada Waktu Pagi dan Siang Hari di Perairan Desa Bantan Sari Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Heni Andri Anik; Bustari Bustari; Polaris Nasution
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.34-40

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2022 di Desa Bantan Sari Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei yang dilaksanakan selama tujuh hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah perbedaan dan komposisi hasil tangkapan rawai dasar pada waktu pagi dan siang hari di perairan Desa Bantan Sari. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan mengenai komposisi hasil tangkapan alat tangkap rawai pada waktu pagi dan siang hari di perairan Desa Bantan Sari menghasilkan jumlah tangkapan pada waktu pagi hari sebanyak 22.49 kg dengan jumlah 66 ekor sedangkan siang hari sebanyak 15.32 kg dengan jumlah 43 ekor. Hasil tangkapan tertinggi pada waktu pagi adalah ikan duri (Hexanematichthys sagor) dengan jumlah 10.03 kg (28 ekor) dan hasil tangkapn yang paling rendah adalah ikan kakap (Lates calcarifer) 2.86 (6 ekor) dan ikan gelama (Johnius amblycephalus) 2.51 (16 ekor). Untuk hasil tangkapan tertinggi pada waktu siang hari adalah ikan duri (Hexanematichthys sagor) berjumlah 7.26 kg (20 ekor) dan hasil tangkapan terendah adalah ikan hiu (Carcharias Taurus) 1.39 (3 ekor) dan ikan gelama (Johnius amblycephalus) 1.01 (7 ekor).
Kajian Selektivitas Gillnet pada Penangkapan Ikan Biang (Ilisha elongata ) di Desa Alai Kabupaten Kepulauan Meranti Feliz Nafidad Ginting; Arthur Brown; Nofrizal Nofrizal
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.8-14

Abstract

Konsumsi ikan setiap tahun akan meningkat di iringi semakin padatnya jumlah manusia. Kebutuhan akan ikan sangat tinggi karna ikan mengadung banyak protein yang baik untuk tubuh manusia, hal ini menjadi faktor sehingga minat untuk konsumsi ikan sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat selektivitas jaring biang, menganalisis tingkat selektivitas gillnet, serta mengetahui hubungan antara ukuran morfometrik tubuh ikan dengan cara tertangkapnya ikan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari s/d Februari 2021. Metode yang digunakan adalah metode experimental fishing. Adapun hasil yang didapat yaitu gillnet alat tangkap selektif terhadap ikan biang. Pada mesh size 3 inci semakin tinggi ukuran hasil tangkapan (di atas 20 cm) semakin rendah rasio penangkapan sedangkan pada mesh size 4 inci semakin tinggi ukuran hasil tangkapan (di atas  20 cm) semakin tinggi rasio penangkapan. Kategori hubungan terkuat yaitu hubungan body girth dan cara tertangkap gilled, dari hasil regresi fork length dan cara tertangkap, kategori hubungan terkuat yaitu fork length dengan snagged dan pada hubungan antara body girth dan cara tertangkap sangat rendah dan juga hubungan antara fork length dan cara tertangkap sangat rendah dan hampir tidak memiliki hubungan
Analisis Faktor Produksi Hasil Tangkapan Alat Tangkap Mini Purse Seine di PPN Sungailiat Provinsi Bangka Belitung Mhd Zaky Azhari; Jonny Zain; Bustari Bustari
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.41-47

Abstract

Pelabuhan Perikanan Sungailiat merupakan prasarana perikanan tangkap yang mewadahi kegiatan penangkapan ikan baik di bidang penangkapan, pengelolaan, dan pemasaran hasil perikanan di wilayahnya. Salah satu jenis alat tangkap yang beroperasi di Pelabuhan Perikanan Sungailiat adalah mini purse seine dengan satu perahu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor-faktor produksi yang mempengaruhi hasil tangkapan pukat cincin dan bagaimana hubungan antara faktor-faktor produksi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait dengan menggunakan analisis multikolinearitas dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan faktor produksi yang berpengaruh positif terhadap hasil tangkapan adalah daya mesin kapal (X2), jumlah lampu (X3), lebar jaring (X5), jumlah bahan bakar (X6), dan jumlah awak kapal (X7). negatif adalah ukuran kapal (X1), panjang jaring (X4), dan panjang laut (X7) dengan koefisien determinasi 53,8%. Hubungan faktor produksi dengan hasil tangkapan alat tangkap mini purse seine di Pelabuhan Perikanan Sungailiat dapat disajikan dalam model regresi berganda sebagai berikut: Y=-2559.815 – 41.279X1 + 12.410X2 + 89.828X3 – 1.779X4 + 59.601X5 + 2,341 X6 + 123.578 X7 – 330.692X8
Analisis Faktor-Faktor Produksi Alat Tangkap Purse Seine di PPS Kutaraja Provinsi Aceh Hairul Bahri; Jonny Zain; Bustari Bustari
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.15-21

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja merupakan pelabuhan perikanan terbesar dengan tipe A yang terletak di kota Banda Aceh, alat tangkap purse seine umumnya menangkap spesies pelagic schooling, artinya ikan ini harus membentuk gerombolan. Faktor produksi yang dipilih dalam penelitian adalah ukuran kapal, tenaga mesin, panjang jaring, lebar jaring, jumlah awak kapal, jumlah bahan bakar, jumlah lampu dan lama operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hal-hal apa saja yang mempengaruhi produksi hasil tangkapan purse seine dan bagaimana hubungan faktor-faktor produksi tersebut dengan hasil tangkapan purse seine. Manfaatnya adalah memberikan informasi kepada pelabuhan, nelayan, penulis dan pembaca tentang hubungan faktor produksi dengan hasil tangkapan purse seine. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2022 di Pelabuhan Perikanan Samudera Kutaraja Kota Banda Aceh Provinsi Aceh. Metode penelitian ini adalah metode survei dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan, hasilnya akan dianalisis menggunakan uji normalitas, analisis multikolinearitas dan analisis regresi berganda untuk mengetahui apakah masing-masing faktor produksi benar-benar saling mempengaruhi atau tidak saling mempengaruhi. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil tangkapan Purse Seine di PPS Kutaraja Aceh adalah Daya Mesin (X2), Jumlah Lampu (X3), Lebar Jaring (X4), Bahan Bakar (X5) dan Jumlah ABK (X7), nilai koefisien determinasi (R2) memberikan presentasi pengaruh yang kuat terhadap variabel independen yang digunakan dalam model memiliki pengaruh sebesar 62,7% terhadap variabel dependen dan sisanya sebesar 37,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model.
Pengaruh Perbedaan Jenis Mata Pancing Terhadap Hasil Tangkapan Rawai di Perairan Sungai Raya Kecamatan Meral Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau Anuar Hidayat; Arthur Brown; Jonny Zain
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.48-54

Abstract

Rawai merupakan alat tangkap sederhana dengan konstruksi ukuran dan bentuk mata pancing serta berbagai jenis umpan buatan sebagai faktor utama keberhasilan pengoperasian alat tangkap. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil tangkapan dari kedua jenis mata pancing yang digunakan pada alat tangkap rawai serta manfaatnya yaitu memberikan data dan informasi tentang efektivitas penggunaan mata pancing rawai di perairan Sungai Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dalam bentuk eksperimental, untuk mengetahui adanya perbedaan hasil tangkapan alat tangkap rawai pada 2 jenis mata pancing yang berbeda dalam jumlah berat (kg), maka digunakan analisis data dengan uji-t. Hasil Uji-T yang dilakukan terhadap data jumlah hasil tangkapan menurut jumlah individu (ekor) diperoleh Ttab 1,833 sedangkan nilai Thit 0,73, Maka Thit < Ttab, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, berarti tidak terdapat banyak perbedaan hasil tangkapan dengan menggunakan mata pancing Tipe J dan Tipe O’shsugnessy. Uji-T terhadap hasil tangkapan menurut jumlah berat (kg) diperoleh Ttab 1,833 sedangkan nilai T hit 0,11, Maka Thit < Ttab, dapat disimpulkan bahwa H0 diterima dan H1 ditolak, berarti tidak terdapat banyak perbedaan hasil tangkapan dengan menggunakan mata pancing Tipe J dan Tipe O’shsugnessy.
Tingkat Kepuasan Nelayan dengan Jasa Penyediaan Kebutuhan Laut di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai Provinsi Riau Anggi Marsela; Isnaniah Isnaniah; Jonny Zain
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.22-28

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret s/d April 2022. Penelitian dilakukan dengan metode survey yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan alat tangkap ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai Provinsi Riau. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 33 responden. Penentuan nilai tingkat kepuasan ditentukan dengan menggunakan analisis Customer Satisfaction Index (CSI) dan analisis Importance Performance Analysis (IPA). Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai Customer Satisfaction Index (CSI) untuk pabrik es sebesar 71,36% yang berarti puas dan Customer Satisfaction Index (CSI) untuk bahan bakar sebesar 69,79% yang berarti puas. Secara keseluruhan berdasarkan pengolahan data yang dilakukan mengenai tingkat kepuasan nelayan terhadap pelayanan penyediaan kebutuhan ikan di Pelabuhan Perikanan Kota Dumai dapat disimpulkan bahwa nelayan puas terhadap kinerja pelabuhan.
Produktivitas Perikanan Jaring Kurau di Perairan Sungai Raya Kabupaten Meral Karimun Provinsi Kepulauan Riau Edwin Subandi; Alit Hindri Yani; Bustari Bustari
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol 11, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jipas.11.1.p.55-60

Abstract

Produktivitas alat tangkap jaring kurau merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan hasil tangkapan. Banyak nelayan menangkap ikan menggunakan jaring kurau di perairan Sungai Raya. Hasil tangkapan ikan Kurau berdasarkan bobot diperoleh sebagai tangkapan utama sebanyak 79,8% dan sisanya sebagai tangkapan sampingan sebanyak 20,2%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas alat tangkap jaring kurau di perairan Sungai Raya. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan data dan informasi tentang produktivitas penangkapan ikan jaring Kurau di perairan Sungai Raya dalam peningkatan pengelolaan dalam pemanfaatan sumber daya ikan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei, kemudian perhitungan produktivitas alat tangkap jaring kurau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi alat tangkap jaring kurau selama 4 tahun berfluktuasi setiap tahunnya. Dalam 4 tahun terakhir yaitu 2017-2020 menunjukkan produksi hasil tangkapan jaring kurau semakin menurun diduga adanya gejala overfishing, hal ini didukung dengan proses wawancara yang dilakukan dengan nelayan di Desa Sungai Raya hasil tangkapan semakin menurun. atau sulit ditangkap, diperoleh dan semakin kecil ukuran ikan yang tertangkap

Page 9 of 47 | Total Record : 466