cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
SIFAT FISIK DAN MEKANIK KOMPOSIT SEMEN-CaCl2-AREN DENGAN VARIASI UKURAN SERAT AREN . Mujtahid; Dody Ariawan; Wijang WR
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research is to investigate bending strength values of arenga-cement composite that based on variation of the fibre particle size. The composite consists of randomized arenga fiber as filler/reinforced and portland cement (50% weight ratio)-CaCl2 (10% weight ratio) mixing as matrix. The bending strength was characterized by Universal Testing Machine and the bending specimens based on ASTM D3039. The bending strength has been measured as a function of the fibre particle size variation (20 mesh, 40 mesh, 60 mesh and 80 mesh). The experiment  result indicate that  bending strength increase with the decrease of fibre size. The highest bending strength (122,65 MPa) and density (1,52 gr/mm3) were reached at 80 mesh and the lowest water absorption was reached at 88 Kg/cm2 pressing pressure. Based on Scanning Electron Microscope observation, composite with fibre 80 mesh shows a  good bond between matrik and fibre. Keywords : arenga-cement composite, fibre particle size and bending strength.
PEMODELAN KEAUSAN PADA KONTAK SLIDING ANTARA A RIGID SMOOTH HEMISPHERE AGAINST A ROUGH SURFACE . Qomaruddin
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas kekasaran permukaan memiliki peranan yang sangat penting dalam manufaktur. Hal ini penting untuk mempertahankan kekasaran permukaan yang diinginkan selama proses pemotongan. Sejalan dengan hal tersebut diperlukan model-model yang dapat digunakan untuk memprediksi kekasaran permukaan sesuai dengan parameter teknologi yang digunakan. Pemodelan bentuk kontak yang terjadi pada setengah lingkaran permukaan halus dan kaku terhadap kekasaran permukaan menggunakan metode elemen hingga dengan software Abaqus 6.5.1. Penggunaan pemodelan keausan kontak ini mempunyai manfaat terhadap prediksi luluhnya material yang merupakan awal dari proses keausan yang dapat mendekati kenyataan yang sesungguhnya. Manfaat penelitian secara umum adalah dengan diketahuinya prediksi keausan yang terjadi maka usaha pencegahan keausan dapat lebih efektif. Prediksi luluhnya material yang merupakan awal dari proses keausan akan dapat mendekati kenyataan yang sesungguhnya. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui deformasi yang terjadi pada daerah, yaitu elastis-plastis. Dalam hal ini tekanan kontak maksimum dan jari-jari permukaan kontak yang terjadi adalah antara a rigid smooth  hemisphere against a rough surface. Dari hasil pemodelan kemudian dilakukan perhitungan dengan pendekatan teori keausan milik Archard (1953). Pada analisa pemodelan digunakan dua buah material yang diantaranya: Copper spheres (H) =1.2 GPa, E=120 GPa, v =0.35 dengan Steel E = 200 GPa, Poisson’s ratio υ = 0.32 dan tegangan luluh Sy = 0.9115 GPa. Serta Pembebanan berupa  interference (ω) pada  hemisphere bagian atas dan hemisphere bagian bawah di-fixed. Kata kunci: pemodelan, keausan, kontak, sliding, hemisphere
STUDY OF ROLLING CONTACT OF A CYLINDER ON A ROUGH SURFACE WITH FINITE ELEMENT ANALYSIS Rifky Ismail; M. Tauviqirrahman; . Jamari; D.J. Schipper
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This work presents a simulation of 2D rolling contact on a rough surface using a finite element analysis (FEA). The finite element software, ABAQUS, is used for simulating the rigid cylinder rolls over on a rough surface with different applied loads. The rough surface is considered to be elastic-perfectly plastic aluminum with strain hardening. The pure rolling and frictionless contact is assumed in the cylinder movement on a certain linear distance. The applied load is modeled as three different interferences, which results deformations and stress distributions. The static contact between a rigid indenter on a rough surface is used to validate the result by comparing the present results and the previous research results.  The resulted elastic-plastic deformation and von Mises stress distribution in the simulation is reported. The increase of the applied load results the larger the deformation of the asperity on the rough surface. It also takes effect on the von Mises stress distribution. The plastic deformation area on the top of the rough surface asperity become wider as the load is increase. The deformation and stress distribution in the simulation describes the phenomenon where the engineering surface is deformed due to the rolling contact. Keywords: rolling contact, rigid cylinder, rough surface, finite element
APLIKASI HIGHLY CROSSLINKED UHMWPE PADA PEMODELAN ARTIFICIAL HIP JOINT SYSTEM MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Rochmad Winarso
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa  tegangan yang terjadi pada Artificial Hip Joint System khususnya permukaan acetabular cups perlu terus dikembangkan dengan mengaplikasikan warm-irradiation adiabatic melting (WIAM) material sebagai hip bearing, mengingat WIAM material mempunyai sifat mekanik yang lebih baik dibanding konvensional UHMWPE. Pemodelan acetabular cups juga perlu dikembangkan kearah viscoelastic modeling mengingat UHMWPE merupakan material yang bersifat viscoelastic. Tujuan penelitian ini dikhususkan untuk mengetahui pengaruh penggunaan highly crosslinked UHMWPE yang telah dioptimasi melalui proses WIAM (warm-irradiation adiabatic melting) terhadap hasil distribusi von mises stress yang terjadi pada sistem sambungan tulang buatan jika diberi beban statik selama kurun waktu tertentu. Penelitian ini menggunakan metode elemen hingga dengan software bantu ANSYS. Femoral head dimodelkan sebagai rigid body dan material acetabular cups diasumsikan homogenous, isotropic, linearly elastic dan viscoelastic. Pemodelan dengan metode elemen hingga dengan software ANSYS menggunakan tipe elemen PLANE182 dan jenis kontak TARGE169 dengan CONTA172. Hasil penelitian menunjukkan kedalaman kontak untuk semua material mengalami peningkatan terhadap waktu, hal ini menunjukkan fenomena creep pada material viscoelastic ketika terjadi kontak dengan beban gaya konstan. Aplikasi highly crosslinked UHMWPE material  sebagai hip bearing pada Artificial hip joint system mempunyai karakteristik yang lebih baik bila dibandingkan dengan konvensional UHMWPE. Hal tersebut dapat dilihat dari von mises stress yang terjadi pada tiap lapisan menjadi lebih rendah. Pemberian irradiation dose yang lebih tinggi dari 50 kGy (kilograys) tidak banyak berpengaruh pada penurunan von mises stress yang terjadi. Dari analisa tersebut menunjukkan bahwa material yang paling efektif sebagai bearing pada hip joint system bila dilihat dari besar von mises stress yang terjadi adalah WIAM 50 Kata kunci: Crosslinked UHMWPE,  WIAM, Artificial Hip Joint System, Viscoelastic, Metode Elemen Hingga
PENGARUH MODEL SALURAN TUANG PADA CETAKAN PASIR TERHADAP HASIL COR LOGAM Sugeng Slamet; Taufiq Hidayat
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk cor banyak kita jumpai mulai dari perabotan rumah tangga, komponen otomotif, pompa air dan propeler kapal. Permintaan pasar akan produk logam cor yang prospektif dan luas ini, kurang diimbangi dengan peningkatan kualitas produk. Ironisnya produk logam cor dari pengrajin lokal sering kalah bersaing dengan produk impor baik dari sisi kualitas serta daya saing harga. Rendahnya kualitas produk cor dapat diindentifikasi dari banyaknya rongga-rongga udara/porositas, logam pengotor, serta cacat permukaan pada produk cor. Hal ini dapat disebabkan aliran logam cor mengalami turbulensi aliran cor saat penuangan cairan logam ke dalam cetakan, sehingga banyak udara yang terperangkap dalam cairan logam. Model cawan tuang dan saluran turun yang langsung/conical basin masih banyak digunakan oleh pengrajin cor. Metode penelitian yang dilakukan adalah menerapkan model saluran tuang/riser tipe offset basin dan offset stepped basin yang diharapkan aliran cor akan lebih laminer sehingga cacat produk dapat  diminimalisir. Selanjutnya dilakukan pengujian permukaan logam secara visual maupun mikrostruktur untuk menentukan prosentase porositas benda uji. Hasil penelitian yang menggunakan pemeriksaan mikrografi menunjukkan menggunakan cawan tuang offset basin maupun offset stepped basin dapat menghasilkan coran dengan cacat porositas lebih kecil dibandingkan tanpa menggunakan cawan tuang. Kata kunci: Cor, Cacat Coran, Turbulensi, Laminer, Cawan Tuang
ANALISA PENGARUH KETEBALAN ACETABULAR CUP TERHADAP TEKANAN KONTAK PADA SAMBUNGAN TULANG PINGGUL BUATAN . Sugiyanto; M. Tauviqirrahman; C. Ansori; R. Ismail; . Jamari
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerusakan permanen pada sendi memerlukan tindakan penggantian dengan sendi buatan (artificial hip replacement). Pemilihan sifat material pengganti komponen dan dimensi yang digunakan perlu dilakukan secara cermat untuk mendapatkan kemampuan maskimal sambungan tulang pinggul buatan. Sambungan tulang ini terdiri dari tiga bagian utama, yaitu femoral head, acetabular cup dan cement. Material penyusun yang dipilih berturut-turut adalah Co-Cr, UHMWPE, dan PMMA. Dua material terakhir memiliki sifat viscoelastic. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi ketebalan acetabular cup terhadap parameter kontak seperti tekanan kontak, dan radius kontak. Perangkat lunak berdasarkan metode elemen hingga digunakan untuk memodelkan berbagai lapisan komponen sambungan yang ada. Berdasarkan studi ini diketahui bahwa ketebalan acetabular cup tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap parameter kontak, bahkan pada saat waktu pembebanan ditingkatkan. Oleh karena itu untuk efisiensi, ketebalan dinding acetabular cup sebesar 1.506 mm dapat digunakan. Kata kunci: viscoelastic, acetabular cup, tekanan kontak, radius kontak
KAJIAN SIFAT MEKANIS DAN STRUKTUR MIKRO TROMOL REM UNTUK BUS/TRUK PRODUK UKM (Studi Kasus di PT. SSM) . Sulardjaka; A. Suprihanto; D. Satrijo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu komponen kendaraan yang memiliki pangsa pasar cukup besar adalah tromol rem bus/truk. Tromol rem untuk bus/truk dibuat dengan proses pengecoran. Beberapa UKM telah berhasil memproduksi tromol rem untuk bus/truk, namun kualitas tromol rem produk UKM masih rendah sehingga kalah bersaing dengan produk impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sifat mekanis dan struktur mikro tromol rem untuk bus/truk produk salah satu UKM. Bahan tromol rem berupa besi cor kelabu dan temperatur penuangan dijaga pada suhu 1275oC-1350oC. Pengujian kekerasan dengan menggunakan metode Brinell, uji tarik dilakukan berdasarkan standar ASTM dan uji impak dilakukan dengan metode Charpy. Pengujian struktur mikro dilakukan dengan mikroskop metalurgi dengan menggunakan etsa nital 2,5% perbesaran 100 X. Hasil pengujian mikrografi tromol rem terlihat panjang grafit yang terbentuk berukuran 3-5. Sedangkan untuk fasa yang terbentuk kandungan ferit dan sementit rata-rata dibawah 5%. Pada pengujian kekerasan, nilai kekerasan tertinggi 190 HBN dan terendah 182,8 HBN. Kekuatan tarik tromol rem berkisar antara 156 s/d 235 Mpa, sedangkan kekuatan impak berkisar 2,2 J. Kata kunci: sifat mekanis, struktur mikro, tromol rem.
PENGARUH SURFACE TREATMENT METODA PLASMA NITRIDING TERHADAP KEKERASAN DAN KETAHANAN AUS PAHAT BUBUT BAHAN BAJA KECEPATAN TINGGI . Sunarto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja Kecepatan Tinggi (HSS) banyak digunakan sebagai pahat pada mesin perkakas yang mempunyai sifat keuletan yang baik.  Bahan HSS dapat ditingkatkan kinerjanya dengan cara perlakuan permukaan (surface treatment) menggunakan teknik plasma nitriding. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh nitridasi ion/plasma terhadap perubahan struktur, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus pahat bubut. Penelitian menggunakan bahan baja kecepatan tinggi (HSS) ASSAB 17 dengan variasi tekanan 1,2; 1,4; 1,6; 1,8 dan 2,0 mbar, dengan waktu nitridasi 2; 3; 4; 5 dan 6 jam pada temperatur  5000C.  Proses plasma nitriding dilakukan pada kondisi vakum dengan diisikan gas nitrogen dan diberi beda potensial diantara dua elektrodanya yang mengakibatkan terbentuknya ion nitrogen ke dalam permukaan benda. Uji kekerasan mikro dilakukan pada semua spesimen masing-masing spesimen 5 titik dengan beban terendah 10 gf (gram-force)  waktu identasi 15 detik. Uji struktur mikro dilakukan pada material HSS sebelum dinitridasi dan setelah dinitridasi. Pengujian keausan pahat digunakan untuk membubut material baja karbon rendah dengan variasi parameter kecepatan potong antara 20 m/menit sampai 30 m/menit.  Sedangkan keausan pahat diukur berdasarkan batas keausan tepi sebesar 0,3 mm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan optimal lapisan tipis  plasma/ion nitrogen, dicapai pada tekanan 1,4 mbar, suhu 5000 C selama 5 jam kekerasannya meningkat 477% menjadi 1918 VHN dari kekerasan awal 402 VHN. Pahat HSS yang dilapisi deposisi lapisan tipis plasma/ion nitrogen mampu meningkatkan ketahanan aus sebesar 64%. Kata kunci : Plasma Nitriding, baja kecepatan tinggi, kekerasan, ketahanan aus
KAJI EKSPERIMEN KEKUATAN TARIK PRODUK-PRODUK BERBAHAN PLASTIK DAUR ULANG . Suyadi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2010): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 1 2010
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengindetifikasi kekuatan dan regangan plastik yang dapat didaur ulang seperti PET, HDPE, PP, dan LDPE, maka untuk mencapai tujuan itu perlu melakukan : observasi beberapa produk plastik yang ada di pasaran, mengelompokkan jenis plastik yang dapat didaur ulang agar dapat dicetak kembali, kemudian dirajang masing-masing jenis plastik tersebut menjadi serpihan agar dapat dilebur dan dicetak menjadi sampel uji tarik, dan yang terakhir melakukan pengujian tarik sampel plastik tersebut supaya dapat diketahui besarnya kekuatan dan regangan tariknya. Berdasarkan pengujian tarik sampel plastik non daur ulang (NDU) menghasilkan kekuatan atau tegangan tarik PET=62,48N/mm2, HDPE=21,73 N/mm2, PP=13,89 N/mm2,dan LDPE=10,05 N/mm2 dan regangan tarik NDU PET=19%, HDPE=4,5%, PP=21,75%,,dan LDPE=86%. Untuk pengujian tarik plastik daur ulang (DU) menghasilkan tegangan tarik PET turun 63%, HDPE turun 35%, PP turun12%, LDPE naik 44% terhadap tegangan tarik plastik NDU. Sedang regangan tarik plastik daur ulang (DU) semua mengalami penurunan terhadap NDU masing-masing PET turun 61%, HDPE turun 14%, PP turun24%, dan LDPE turun 66%. Kata kunci : plastik, daur ulang, merajang, mencetak, plastik paduan, dan pengujian tarik
STUDI PERILAKU TEKANAN KONTAK PADA PEMODELAN KEAUSAN RUNNING-IN DAN STEADY STATE DENGAN PENGUJIAN PIN-ON-DISC Imam Syafa’at; . Jamari; Susilo Adi Widyanto; Rifky Ismail
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perancangan rekayasa,  tribologi adalah kajian penting dalam kontribusinya terhadap kehandalan dan efisiensi suatu komponen permesinan, termasuk diantaranya kajian tentang keausan.  Dalam kontak sliding, para peneliti membagi keausan menjadi tiga fase, yaitu: running-in, steady state (fase tunak) dan wear out.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku tekanan kontak (contact pressure) pada fase running-in dan steady state dengan pemodelan numerik menggunakan pin yang diputar pada disc. Pin dari baja  dengan modulus elastisitas 213 GPa yang berujung bentuk setengah bola dengan radius 5 mm diberi beban 15 N. Simulasi finite element analysis (FEA) dengan sofware ANSYS® dilakukan untuk mengetahui tekanan kontak ini. Pembuatan geometri, kondisi batas, sifat-sifat material dan pemberian beban awal digunakan sebagai masukan awal  dalam simulasi FEA. Dari sini perilaku tekanan kontak selama proses sliding akan diteliti. Hasil  pemodelan FEA menunjukkan bahwa perilaku tekanan kontak pada daerah kontak dalam fase running-in mengalami mengalami penurunan sampai tercapai kestabilan dalam fase steady state pada kisaran 63,82 MPa saat jarak sliding 80405 mm. Kestabilan ini tetap terjaga meskipun terjadi peningkatan jarak sliding. Kata kunci: running-in, steady state, tekanan kontak, pin-on-disc, FEA.

Page 25 of 140 | Total Record : 1394