cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
ANALISIS PENINGKATAN FUNGSI BANGUNAN UMUM MELALUI UPAYA DESAIN ACCESSIBILITY Deni Sukamto; Hetyorini Hetyorini
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah dan pertumbuhan penduduk lanjut usia dan penyandang cacat dari tahun ke tahun terus meningkat dikota Semarang Jumlah dan pertumbuhan ini tidak terlepas dari adanya usia harapan hidup yang terusmeningkat. Usia harapan hidup meningkat terjadi karena keberhasilan pembangunan yaitu kemajuan pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, pengetahuan, dan tingkat pendapatan yang semakin meningkat. Pada fasilitas umum kota semarang para kaum difabel tidak bisa menggunakan fasilitas bangunan umum pada Masjid Baiturrahman dikarenakan tidak adanya perencanaan khusus tentang kabutahan sirkulasi gerak, sarana, pra saranafasilitas terhadap kaum difabel.Oleh karena itu agar dapat memenuhi kebutuhan para kaum difabel perlu dipenuhinya perencanaan standar kebutuhan sarana, pra sarana fasilitas pada bangunan umumsupaya dapat meningkatkan kebutuhan aksesibilitas, fasilitas layanan bagi kaum difabel sebagaimana mestinya.Untuk itu perlu dilakukan penelitiandengan adanya survey, questioner,foto lokasi kualitas sarana yang ada pada fasilitas publik, dengan menggunakan alat penelitian Seperti alat ukur, kamera, peta lokasi dan perencanaan yang dilaksanakan pada fasilitas umum kota semarang sehingga dapat mengakses kemudahan dalam penggunaan sarana dan prasarana fasilitas kebutuhan yang diperuntukan bagi kaum difabel.Dari kajian ini bahwa terdapat sarana aksesibilitas pada bangunan Masjid Baiturrahman belum aksesibel untuk diakses oleh kaum difabelyang dikarenakan sarana aksesibilitas pada bangunan Masjid Baiturrahman belum memenuhi prinsip universal design tentang kemudahan, kegunaan, kenyamanan dan kemandirian.Kata kunci: disain accessibility, universal desain, bangunan umum.
HUBUNGAN PEKERJAAN TEMPAT TINGGAL DENGAN TINGKAT KEMATANGAN KATARAK Didik Wahyudi; Rinayati Rinayati; Ambar Dwi Erawati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kebutaan di Indonesia mencapai 1,4% merupakan angka tertinggi di wilayah regional asia tenggara, penyabab utamanya katarak, salah satu jenis katarak adalah  katarak  senilis  yang  terbagi  dalam  empat  tingkatan  yaitu  insipien,  imatur, matur,  hipermatur.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan pekrjaan,  tempat  tinggal,    konsumsi  zat  gizi  dengan  tingkat  kematangan  katarak  . Jenis  penelitian  ini  adalah  cross  sectional,  populasi  adalah  penderita  katarak  517 diambil  sampel  sebanyak  89  orang  secara  simple  random sampling  yang  sesuai dengan  kriteria  inklusi.  Analisa  data  memakai  uji  Chi  Square(  X2)  dan  dilanjutkan dengan  koefisien  kotingensi  dengan  tingkat  kepercayaan  95%.  Hasil  penelitian menunjukkan  persentase  tertinggi  penderita  katarak  senilis  adalah pekerja  lapangan (65%), bertempat  tinggal  di  dataran  rendah  (61%). Terdapat  hubungan  pekrjaan dengan  tingkat  kematangan  katarak  senilis,    ada  hubungan tempat  tinggal dengan tingkat  kematangan  katarak  senilis.   Disarankan  untuk  penyebar  luasan  informasi kepada  masyarakat  khususnya  lansia  mengenai,  pekrjaan,  tempat  tinggal  yang berhubungan dengan tingkat kematangan katarak senilis Kata kunci  :  Pekerjaan, tempat tinggal, katarak senilis
PENDETEKSIAN FORMALIN PADA BAHAN PANGAN DENGAN SENSOR GAS BERBASIS POLIMER MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN Budi Gunawan; Arief Sudarmadji
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  ini  dimaksudkan  untuk  memperoleh  sistem  pendeteksi  formalin  dalam  bahan pangan  berdasarkan  pengukuran  uap/aroma menggunakan  deret  sensor  berbahan  komposit polimer-karbon. Tujuan penelitian ini diantaranya; (i) memperoleh unit deret sensor berbahan komposit  polimer-karbon  beserta  atributnya  untuk  deteksi  formalin,  (ii)  mendapatkan perlakuan bahan pangan optimum untuk deteksi formalin, (iii) mengembangkan sistem deteksi formalin menggunakan metode jaringan syaraf tiruan, dan (iv) mengetahui performansi sistem deteksi  formalin.  Metode  yang  akan  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah;  (i)  membuat sensor gasdari bahan komposit polimer-karbon.  Sensor yang terbentuk akan dikaji komposisi polimer dan  tegangan eksitasi  terhadap  sensitifitasnya. Selain  itu akan dikaji pula pengaruh pemanasan  pada  bahan  pangan  terhadap  sensitifitas  sensor.  Parameter  pengujian  yang digunakan  adalah  resistansi  dan  tegangan  keluaran  sensor,  (ii) membuat  rangkaian  akuisisi data untuk menguji sensor dalam mendeteksi bahan makanan,  (iii) membuat software deteksi menggunakan  metode  Jaringan  Syaraf  Tiruan  (JST),  sensor-sensor  yang  terpilih  akan digunakan sebagai masukan pada  jaringan  syaraf  tiruan untuk dilakukan pembelajaran pola keluarannya  agar  dapat  dikenali.  Diujikan  beberapa  metode  pembelajaran  agar  diperoleh pendeteksian  yang  optimum.  Parameter  performansi  yang  digunakan  adalah  tingkat keberhasilan dan waktu deteksi (iv) menguji beberapa sampel bahan makanan di laboratorium pangan.     Kata kunci: polimer, sensor, gas, formalin, resistansi 
POTENSI CHITO-OLIGOSACCHARIDE (COS) SEBAGAI PREBIOTIK DAN PENGAWET ALAMI DALAM PEMBUATAN TAHU SINBIOTIK Agnes Sri Harti; Anis Nurhidayati; Desi Handayani
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu  merupakan  salah  satu  produk  olahan  kedelai  yang  mengandung  protein,  lemak, karbohidrat dan  serat; dibuat melalui proses penggumpalan protein sehingga berbentuk  semi padat.  Tahu  dikenal  sebagai  produk  pangan  yang  tidak  awet  dan  proses  pembuatannya umumnya  dilakukan  secara  konvensional  atau  tradisional  dari  segi  peralatan,  metode  dan pemasarannya.  Oleh  karena  itu  berbagai  upaya  dan  inovasi  dilakukan,  diantaranya mengawetkan  tahu  yang  berfungsi  memperpanjang  masa  simpan. Salah  satu  pengawet  alami adalah Chito-OligoSakarida (COS) yang berasal dari limbah perikanan yaitu kulit udang dan kepiting. COS sebagai senyawa turunan kitosan hasil proses deasetilasi kitin, memiliki ikatan 1,4  glukosamin  yang  bersifat    bersifat  antimikrobia  sehingga  mampu  berfungsi  sebagai pengawet. Hasil penelitian menunjukkan potensi Chito-oligosakarida (COS) sebagai prebiotik dan  pengawet  alami  dalam  produksi  tahu  sinbiotik. Pemanfaatan  COS  secara  terpadu  dalam produksi tahu sinbiotik diharapkan dapat multifungsi yaitu sebagai pengawet, prebiotik alami, antioksidan,    anti  hiperkolesterolemia,  antihiperglikemia,  imunostimulan  dan  adsorben sehingga  tahu  sinbiotik  dapat  berfungsi  sebagai  pangan  fungsional  yang  memberikan  nilai tambah  dari  aspek  teknologi,  ekonomi  maupun  sosial untuk  peningkatan  gizi  seseorang yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan. Kata kunci : Chito-OligoSakarida (COS), pengawet, prebiotik, tahu sinbiotik
PENGARUH PENAMBAHAN XHANTAN GUM DALAM APLIKASI TEKNOLOGI EDIBLE COATING ALOE VERA UNTUK MEMPERTAHANKAN MUTU TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) MENGGUNAKAN METODE SPRAY Hidayatul Masruroh; Achmad Farits Fauzi; Dwi Anggryani S; Vita Paramita
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tomat (Solanum Lycopersicum) merupakan salah satu komoditas sayuran yang banyak diusahakan oleh petani di Indonesia. Penanganan pasca panen yang kurang maksimal menyebabkan umur simpan tomat tidak tahan lama. Salah satunya disebabkan oleh mikroorganisme Alternaria tenuis dengan ditandai bintik hitam dan terjadinya difusi gas oksigen (O2) ,karbon dioksida (CO2), serta difusi uap air. Salah satu upaya untuk mengurangi efek kerusakan pada produk hortikultur adalah dengan melakukan coating. Aloe vera dilaporkan memiliki kemampuan anti mikrobia yang cukup baik terhadap beberapa bakteri patogen dan memiliki kemampuan untuk menahan permeasi oksigen dan uap air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi gel Aloe vera sebagai edible coating dan pengaruh peningkatan viskositas larutan menggunakan xhantan gum sehingga pelapisan terhadap bahan yang dicoating lebih optimal. Penggunaan metode spray dimaksudkan agar cairan edible coating yang sudah terbentuk dapat menutup pori-pori epidermis kulit tomat dengan adanya druplet-druplet sehingga akan menghambat secara optimal proses difusi. Pengamatan yang akan dilakukan dalam penelitian yakni untuk mengetahui pengaruh penggunaan xhantan gum terhadap pelapisan tomat dan menguji efektifitas metode spray sebagai alternatif pengawet untuk produk hortikultur bagi petani. Metode yang dilakukan berupa eksperimental laboratorium meliputi : konsentarsi larutan Aloevera (100 gr), range variable konsentrasi Xhantan gum, CMC dan Gliserol (0-0,2 %), Dari data hasil penelitian diperoleh konsentrasi Xhantan gum, CMC dan Gliserol yang optimum untuk pembuatan larutan edible yakni (0,1 %), dengan nilai PH 3,00 ; densitas 23,2 gr/ml.Kata kunci: edible coating, spray, tomat, xhantan gum
TEMPE BEKATUL KITOSAN SEBAGAI BIOSUPLEMEN PREBIOTIK SEHAT ALAMI BAGI IBU HAMIL Aldila Puji Nugroho; Ika Murni W; Eka Reftiana Z; Agnes Sri Harti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan  nutrien  bagi  ibu  hamil  berperan  penting  dalam  proses  pembentukan  janin  selama proses  kehamilannya  sehingga  diperlukan  asupan gizi  yang  cukup,  terutama  protein.  Tempe telah  dikenal  sebagai  pangan  fungsional  dengan  bahan  baku  kedelai  kuning  melalui  proses fermentasi jamur Rhizopus sp. Konsep fortifikasi pangan dipakai untuk karakterisasi makanan peningkatan  kesehatan  sebagai  biosuplemen  pangan  fungsional. Oleh  karena  itu  perlu dilakukan  berbagai  upaya  untuk  substitusi  biji  kedelai  kuning  menggunakan  bahan  baku  lain yang  aman,  bergizi  dan  ekonomis  . Tempe  bekatul  kitosan  sebagai  salah  satu  cara  fortifikasi pangan  fermentasi  tempe  yang  berbasis  protein  nabati  dan  diharapkan  dapat  digunakan sebagai  biosuplemen  prebiotik  sehat  alami  khususnya  bagi  ibu  hamil  yang  membutuhkan nutrisi  cukup  dan  seimbang  selama  kehamilan. Hasil  penelitian  menunjukkan penambahan bekatul  :  kedelai  (2:1)  dan Chito-oligosakarida  2%  b/b memberikan  hasil  organoleptis  yang optimum dalam  fermentasi  tempe. Pemanfaatan bekatul dan  kitosan dalam  fermentasi  tempe  sebagai  biosuplemen  prebiotik  alami  yang  bersifat  multifungsi   sehingga dapat  digunakan sebagai pangan fungsional  khususnya peningkatan gizi bagi ibu hamil. Kata kunci : bekatul, biosuplemen, kitosan, tempe.
HUBUNGAN ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES WIDYA HUSADA SEMARANG TAHUN 2012 Gita Amallia Nur Istiqomah; Rinayati Rinayati; Chusnul Zulaika; Didik Wahyudi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prestasi  belajar  mahasiswa  Prodi  DIII  Kebidanan  STIKES  Widya  Husada  Semarang  tiga tahun  terakhir  mengalami  penurunan,  Anemia  pada  remaja  dapat  berdampak  pada menurunnya  produktivitas  kerja  ataupun  kemampuan  akademis  di  sekolah,  remaja  yang kurang sehat dapat mengalami kesulitan belajar, angka anemia untuk remaja putri sebesar 6,3 juta  jiwa  (57,1%). Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui  hubungan  antara  kadar hemoglobin  dengan  prestasi  belajar  pada  mahasiswa  Prodi  DIII  Kebidanan  STIKES  Widya Husada  Semarang.  Jenis  penelitian  ini  adalah  observasional  dengan  metode  survey  analitik melalui  pendekatan  cross  sectional.  Pengumpulan  data  dilakukan  dengan  pengamatan langsung  berupa  pemeriksaan  kadar  hemoglobin  dan  catatan  anekdot  berisi  indeks  prestasi mahasiswi.  Populasi  adalah  seluruh  mahasiswa    (354)  pengambilan  sampel  dengan  teknik quota  sampling (78),.  Analisis  univariat  menggunakan  distribusi  frekuensi,  Analisis  bivariat menggunakan chi  square.Hasil  penelitian  didapatkan  sebagian  besar  responden  memiliki kadar  hemoglobin  >12  gr%  (59%),  dan  prestasi  belajar  baik  (65,4%)  kurang.  Hasil  analisis bivariat menunjukan tidak ada hubungan antara  kadar hemoglobin (p=1,00) dengan prestasi belajar mahasiswa Prodi DIII Kebidanan STIKES Widya Husada Semarang. Kata kunci: belajar, hemoglobin,kadar,prestasi
EFEK METANOL KADAR RENDAH TERHADAP EFISIENSI TERMAL MESIN DIESEL INJEKSI LANGSUNG DENGAN SISTEM EGR Sugeng Sugeng; Syaiful Syaiful
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah kendaraan yang semakin meningkat menyebabkan kelangkaan BBM dan meningkatkan polusi. Salah  satu  cara  untuk  mengatasi masalah  tersebut  adalah  dengan  penggunaan  bahan  bakar alternative antara  lain  minyak  jarak  dan metanol. Penelitian  ini    mempelajari  pengaruh  campuran metanol kadar rendah terhadap efisiensi termal pada mesin diesel Isuzu 4JB1 yang dilengkapi dengan system EGR (Exhaust  Gas  Recirculation). Metanol  yang  digunakan mempunyai  kadar  air  24,88% berbasis  volume.  Rasio  campuran  solar-minyak  jarak-metanol  yang  digunakan  adalah  100/0/0, 85/20/5, 80/20/10 dan 75/20/15 % pada volume basis. Bukaan katub EGR divariasikan dari 0 hingga 50%.  Pengujian  dilakukan  pada  putaran  stasioner  2000  rpm  dan  diberi  beban  dari    25%  sampai 100%  dengan  interval  pembebanan  25%. Sebuah  dynamometer  merk  dynamite  Land  &  Sea digunakan  untuk  mengukur  daya  mesin  yang  nantinya  akan  digunakan  untuk menghitung  efisiensi termal.  Data  hasil  eksperimen menunjukkan  bahwa  semakin  tinggi  presentasi  metanol  dalam campuran bahan bakar mengakibatkan efisiensi termal cenderung menurun.  Kata kunci: Efisiensi thermal, EGR, metanol.
REKAYASA PROSES PEMBUATAN SERBUK PEWARNA BATIK BIODEGRADABLE BERBAHAN ANTOSIANIN LIMBAH KULIT TERONG BELANDA (Chypomandra betacea) DENGAN KOMBINASI EKSTRAKSI GELOMBANG ULTRASONIK DAN AQUASOLVENT Yoga Asmara; Aji Bayu K; Septian Adi G.P; Fajar Aini; Isti Pudjihastuti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini Batik telah menjadi trend baru dikalangan masyarakat. Meningkatnya trend juga diiringi dengan peningkatan produksi oleh para pengrajin di kalangan masyarakat. Namun akibat perkembangan IPTEK , banyak diantara pengrajin yang lebih memilih menggunakan pewarna sintetik yang jauh lebih berbahaya sehingga dirasa perlu untuk dilakukan diversifikasi ke pewarna alami.Banyak disekitar kita beberapa bahan yang dapat digunakan sebagai pewarna, tetapi memanfaatkan limbah adalah pilihan yang tepat dan salah satunya adalah limbah Kulit Terong Belanda yang mengandung Antosianin (Astawan, 1997). Sayangnya selama ini dibeberapa daerah seperti Wonosobo, Terong Belanda hanya dimanfaatkan buahnya saja. Rekayasa proses ekstraksi dilakukan dengan mengkombinasikan gelombang ultrasonic dan aquadest pada suhu 300 400 500 600 selama 30, 60, 90, 120 menit pada pH = 1 dengan tambahan asam asetat. Ekstraksi ultrasonik dipilih karena akan membuat proses ekstraksi lebih cepat dan bersifat yang tidak merusak. Hasil menunjukkan rendemen Antosianin yang terekstrak paling besar adalah pada perlakuan 500 selama 60 menit dengan hasil 23,78 mg/100 gr. Selanjutnya ekstrak akan dijadikan serbuk secara drying dan kristalisasi dengan penambahan maltodekstrin 10 % v/v untuk kemudian dicobakan terhadap Batik.Kata Kunci : Cyphomandra betacea, Ekstraksi Gelombang Ultrasonik, Pewarna Batik.
DESAIN INOVATIF BAGI RUMAH TINGGAL BERDASARKAN PRINSIP BIOCLIMATIK Mochamad Sartono; Anwar Efendi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2013): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 4 2013
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

pada bangunan yang ada saat ini seringkali tidak memperhatikan iklim setempat manum demikian saat ini trend tersebut banyak diminati, seperti contohnya pada desain rumah minimalis yang harganya cukup terjangkau dan bergaya moderen. Untuk itu maka perlu di kembangkan desain inovatif yang sesuai dengan rumah tinggal berdasarkan prinsip bioclimatik dengan menggunakan ventilasi terbuka yang memperdulikan kondisi ikilm setempat. Penelitian ini berupaya menemukan dan menganalisa kebutuhan ventilasi pada lokasi penelitian serta kesesuaiannya dengan kebutuhan standart pada lokasi penelitian di perumahan di Graha Estetika.Bangunan Rumah tinggal idealnya memiliki ventilasi dan fasilitas-fasilitas terbuka lain yang sesuai dengan iklim tropis di lingkunannya. Metode penelitian dilakukan dengan cara survey di setiap rumah di Graha Estetika dengan metode wawancara kepada pemilik rumah untuk mengetahui kenyamanan rumah yang menggunakan AC dan ventilasi terbuka. Penekanan penelitian juga bertujuan mengetahui dimensi panjang dan lebar ventilasi pada Graha Estetika di Semarang serta mendata beberapa bentuk ventilasi yang sesuai pada iklim tropis , dengan cara menganalisa bahan yang digunakan pada material ventilasi di Graha Estetika Semarang. Selain itu juga dilakukan pemetaan jumlah ventilasi yang tertutup dengan kaca pada berapa rumah tinggal.Hasil penelitian berupaya menunjukkan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemilik bangunan dalam merubah rumah tinggalnya agar menjadi nyaman dengan iklim setempat.Kata kunci : desain inovatif ,prinsip bioclimatik , solar energi

Page 29 of 140 | Total Record : 1394