cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
RANCANG BANGUN MESIN PENGGILAS DENGAN PENGGERAK BERVARIASI DIGUNAKAN PADA KELOMPOK USAHA ECENG GONDOK Suharto Suharto; Daryadi Daryadi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini : (1) mengkaji produktivitas eceng gondok, (2) mengkaji pengurangan kadar air eceng gondok setelah digilas, (3) mengkaji lama waktu atau durasi proses pengeringan eceng gondok. Dengan rancang bangun mesin penggilas eceng gondok ini, sumber penggeraknya bervariasi, yaitu : motor bensin, motor listrik, dan pengayuh pedal. Rancang bangun meliputi langkah-langkah: perancangan, pembuatan, perakitan, dan pengujian kinerja mesin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Hasil penelitian adalah : alat teknologi tepat guna (TTG), “Mesin Penggilas  Eceng Gondok Penggerak Bervariasi : Motor Bensin, Motor Listrik  dan Pengayuh Pedal”. Proses penggilasan tergantung dari bahan baku yang telah diproses terlebih dahulu, yang paling baik menjemur selama 1 hari. Prosentase  kadar air eceng gondok setelah penggilasan yaitu sebesar 75 %. Waktu atau durasi penjemuran setelah penggilasan eceng gondok secara langsung terkena paparan sinar matahari adalah, 4-5 hari. Kata kunci : eceng gondok,  pengeringan, roda penggilas, penggerak bervariasi.
BAHAN ALTERNATIF PEMBUATAN CANTING BATIK CAP (CBC) Suharto Suharto; Suryanto Suryanto; VS Tri Priyo; Sarana Sarana; Iwan Hermawan; Agus Suwondo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan batik cap perlu didorong untuk bersaing dengan batik printing dari luar negeri agar menjamin penghidupan para pengrajin cating batik cap dan pembatik serta pelestarian warisan budaya dan seni batik yang telah diakui dunia. Upaya strategis yang perlu dilakukan adalah inovasi teknik pembuatan canting batik cap dan alternatif  bahan utama pembuatan canting batik cap. Bahan alternatif pembuatan canting batik cap telah dilakukan menunjukkan bahawa bahan acrylic, kayu (jati), dan baja.dapat direkomendasikan sebagai bahan alternatif pembuatan canting batik cap dengan cara pembuatan menggunakan mesin CNC milling. Kata kunci: Batik Cap, Canting Cap batik, Eksperimen, CNC Milling
DAMPAK SERTIFIKASI EKOLABEL TERHADAP SUSTAINABILITAS INDUSTRI FURNITUR Haryo Santoso; Ary Arvianto; Zaenal Fanani
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri furnitur kayu memiliki potensi yang menjanjikan bagi negara-negara berhutan tropis, termasuk Indonesia. Industri ini menyerap banyak tenaga kerja dan mempunyai nilai ‘total linkage’ paling tinggi dibanding industri lainnya. Kerusakan hutan tropis akibat ‘illegal logging’ dan alih fungsi hutan yang tidak terkendali telah memunculkan ekolabeling sebagai salah solusi menuju hutan lestari. Ekolabeling dirasakan industri furnitur sebagai tekanan perdagangan internasional. Negara maju akan menolak produk perkayuan tanpa sertifikat ekolabel. Di Indonesia, ekolabeling CoC termasuk paling lamban dibanding negara produsen pesaing seperti China, Vietnam bahkan Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode survei dibantu perangkat lunak SmartPLS dan indepth-interviews terhadap industri furnitur untuk mengetahui dampak sertifikasi ekolabel terhadap sustainabilitas industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekolabel mempunyai dampak positif signifikan terhadap pelestarian hutan, citra perusahaan, pangsa pasar, profit, dan kesejahteraan karyawan. Direkomendasikan agar ekolabeling dapat didorong untuk meningkatkan daya saing ekspor, pangsa pasar dan menjamin hubungan produsen-konsumen yang sustainabel. Kata kunci : ekolabel, hutan lestari, industri furnitur, sustainabel
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN HIRARC (STUDI KASUS PT. COCA COLA BOTTLING INDONESIA UNIT SEMARANG) Rani Rumita; Susatyo Nugroho W.P.; Sari Veronica Jantitya
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya kesadaran akan keselamatan dan kesehatan pekerja di kalangan pelaku bisnis, mendorong semakin meningkatnya upaya penerapan dan perbaikan program K3 (keselamatan dan kesehatan kerja) di banyak perusahaan. Hal ini mendorong penulis untuk meneliti potensi risiko yang berkaitan dengan permasalahan K3 di lantai produksi PT. Coca Cola Bottling Indonesia unit Semarang, kemudian menganalisanya untuk mendapatkan peringkat risiko tersebut. Dari peringkat risiko tersebut, penulis berharap dapat memberikan rekomendasi pada PT. Coca Cola Bottling Indonesia unit Semarang agar penerapan K3 di perusahaan itu menjadi lebih baik. Upaya penulis ini juga dilatarbelakangi oleh masih cukup tingginya angka kecelakaan kerja dan tingginya potensi kecelakaan dan potensi gangguan kesehatan kerja bagi para pekerja di PT. Coca Cola Bottling Indonesia unit Semarang. Risiko dianalisa dengan menggunakan metode HIRARC  (Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control). Langkah pertama dalam analisa adalah identifikasi semua potensi risiko kecelakaan dan potensi gangguan kesehatan pada lantai produksi PT. Coca Cola Bottling Indonesia unit Semarang.Kemudian untuk masing-masing risiko ditentukan nilai probabilitas terjadinya (likelihood) dan tingkat keparahan jika risiko tersebut menjelma menjadi sebuah kecelakaan/gangguan kesehatan (severity). Kemudian langkah terakhir adalah menentukan score risiko dan peringkat risiko. Risiko yang menduduki peringkat tertinggi akan direkomendasikan untuk mendapatkan prioritas penanganan. Kata Kunci: hazard identification, HIRARC, risiko, K3
PERENCANAAN KEBIJAKAN OVERHAUL DAN ANALISIS PENGADAAN MESIN STANDBY PADA MESIN HOIST CURING UTARA DAN SELATAN PLANT I-8 (STUDI KASUS PT. WIJAYA KARYA BETON BOGOR) Susatyo Nugroho W P; Rani Rumita; Aditya Wiratama Putra
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wika Beton merupakan bagian dari Divisi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang memproduksi tiang beton dan komponen pracetak lain. Salah satu mesin yang mempunyai peran vital dan sering mengalami kerusakan di lapangan adalah hoist curing dengan kapasitas 10 ton. Untuk mengetahui kebijakan overhaul yang diterapkan PT Wijaya Karya Beton  pada hoist maka diperlukan analisis sistem perawatan dengan metode preventive – corrective maintenance. Sedangkan untuk mengetahui kebijakan pengadaan hoist  yang diterapkan PT Wijaya Karya Beton diperlukan analisis sistem perawatan dengan metode standby machine menggunakan distribusi poisson karena data yang diambil berupa data rata – rata kerusakan dengan frekuensi yang jarang terjadi.  Kerusakan yang terjadi pada hoist curing selama periode Januari 2011 -November 2013 sebanyak 289 hoist baik yang mengganggu produksi secara langsung maupun tidak, dengan rata – rata kerusakan hoist perbulan sebanyak 8 hoist. Menggunakan formulasi preventive mainetanance, didapat biaya  kebijakan preventive mainetanance/overhaul mencapai titik optimalnya pada bulan ke 19,  dengan biaya Rp 1.430.585 per bulan atau Rp 27.181.115/overhaul. Sedangkan analisis  menggunakan formulasi standby machine merekomendasikan  PT Wijaya Karya Beton Pabrik Bogor membutuhkan hoist kapasitas 10 ton dalam kondisi standby sebanyak 2 hoist. Kata Kunci: Breakdown, Overhaul, Preventive Maintenance, Standby Machine
PENGGABUNGAN ALGORITMA BACKWARD ELIMINATION DAN K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT JANTUNG Laily Hermawanti; Sucianna Ghadati Rabiha
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

K-Nearest Neighbor merupakan salah satu algoritma yang diusulkan oleh para peneliti data mining di bidang kesehatan misalnya penyakit jantung. Penyakit jantung adalah salah satu penyakit berbahaya dan penyebab kematian di seluruh dunia. Maka dari itu, penyakit jantung perlu didiagnosis. Algoritma yang digunakan dalam penelitian ini adalah penggabungan algoritma Backward Elimination dan K-Nearest Neighbor (KNN) untuk meningkatkan akurasi dalam diagnosis penyakit jantung. Penelitian ini menggunakan dataset jantung yang diperoleh dari UCI Dataset Machine Learning Repository. Hasil penelitian ini, pada dataset jantung, algoritma K-Nearest Neighbor memiliki nilai akurasi sebesar 88.62% +/- 0.09% dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0.958 +/- 0.000 yang termasuk dalam kategori klasifikasi sangat baik (excellent classification). Pada dataset jantung, penggabungan algoritma Backward Elimination dan  dan K-Nearest Neighbor memiliki nilai akurasi sebesar 89.55% +/- 6.01% dan nilai Area Under Curve (AUC) sebesar 0.966 +/- 0.056 yang termasuk dalam kategori klasifikasi sangat baik (excellent classification). Penggabungan algoritma Backward Elimination dan K-Nearest Neighbor (KNN) tingkat akurasinya lebih tinggi dari pada algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam mendiagnosis penyakit jantung. Kata kunci : Backward Elimination, K-Nearest Neighbor, penyakit jantung
APLIKASI PLC SEBAGAI SISTEM KONTROL PADA MESIN PRESS DENGAN SISTEM PNEUMATIK UNTUK PEMBUATAN PAVING BLOK Moh. Dahlan; Budi Gunawan; Sugeng Slamet
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paving blok merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan permukaantanah. Paving blok dikenal juga dengan sebutan bata beton atau cone blok. Dipasaran, paving blok yang ada cepat retak dan patah karena paving blok bersifat getas. Hal ini bisa jadi disebabkan oleh mutu bahan yang kurang memenuhi syarat, komposisi bahan yang tidak memenuhi standart, gerusan air hujan, beban-beban kejut akibat lintasan roda kendaraan, kurangnya penambahan pressing pada saat proses pembuatan paving blok dan lain-lain. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengaplikasikan system otomatisasi berbasis PLC untuk prototype mesin pembuat paving blok sehingga diharapkan akan didapat tekanan yang sama dan konstan pada setiap cetakan. Metode pembuatan mesin ini adalah dengan metode rancang bangun sebuah prototype mesin press paving blok dengan pneumatic sebagai penggeraknya dan PLC sebagai system kontrolnya, setelah mesin jadi diuji coba dengan membuat paving blok dengan beberapa komposisi bahannya dan masing-masing hasilnya akan diuji. Pengujian yang dilakukan meliputi; gaya tekan mesin dan uji tekan pada paving hasil produksi Dari proses pembuatan tersebut dihasilkan mesin paving block dengan sistem penggerak pneumatis dengan gaya tekan maksimum 50000 N untuk ukuran paving 20 cm x 10 cm x 6 cm. Sedangkan besar gaya yang diperlukan sistem pneumatik ini untuk menekan adonan paving sebesar 39283,16 N. Aktuator menggunakan diameter torak 63 mm serta diameter batang torak 36 mm menurut standar BS 5785 : 1980. Kompresor yang digunakan dengan daya 1,24 kW, serta daya motor yang digunakan sebesar 1,30 kW. Kata kunci : mesin, press, paving, block, system, pneumatik.
KARAKTER LOKAL INDONESIA UNTUK PENGEMBANGAN GAME DENGAN ADVENTURE MAKER Melinda Safitri; Ridwan Sanjaya
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Game engine yang dimanfaatkan untuk pengembangan game sekarang ini telah berkembang dengan cepat. Sayangnya sampai saat ini, karakter yang banyak tersedia merupakan persediaan game engine masing-masing dan umumnya menggunakan profil orang-orang Amerika, Eropa dan Jepang. Hal ini merupakan salah satu kekurangan dalam pengembangan game berbasis lokal di Indonesia. Perlu adanya dorongan dalam pengembangan karakter lokal agar dapat membantu dalam pengembangan game di Indonesia. Tulisan ini akan menjelaskan mengenai usaha dalam menganalisa dan menghasilkan template dalam pembuatan karakter lokal yang memudahkan pembuat game tanpa latar belakang teknis komputer. Kata kunci: game engine, game lokal, karakter lokal, template karakter
SIMULASI PENYEBARAN PENYAKIT ISPA (INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT) PADA BALITA DI KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN GAME OF LIFE Sarngadi Palgunadi; Totok Herlambang
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simulasi merupakan salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis penyebaran penyakit yang mungkin terjadi. Salah satu penyakit yang sering mengakibatkan kematian pada balita di dunia adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) Penelitian ini akan memperkenalkan model dan simulasi baru untuk penyakit ISPA dengan menggunakan nilai indeks kesehatan sebagai indikator tingkat kesehatan daerah dan mempertimbangkan arah angin. Indeks kesehatan merupakan gabungan dari faktor sosial ekonomi, lingkungan fisik, penduduk, angka kesakitan ISPA, dan layanan kesehatan. Metode simulasi yang digunakan adalah Game of life karena memiliki karakteristik yang sama dengan kehidupan sosial. Data simulasi didapatkan dari Dinas Kesehatan dan Badan Pusat Statistik Surakarta pada tahun 2012. Simulasi dilakukan dengan data kondisi awal sebesar 5% dari total data di Surakarta. Hasil simulasi selama 20 generasi menunjukkan bahwa penyakit mengalami peningkatan kasus sebesar 14.57%, penderita terinfeksi mengalami peningkatan 28,67%, penderita meninggal mengalami penurunan sebesar 26,09% dan penderita kembali sehat  mengalami  penurunan sebesar 30,77% dari kondisi awal. node negatif (penurunan nilai indeks kesehatan) tertinggi terjadi pada generasi ke-7 dan node positif (peningkatan indeks kesehatan) tertinggi terjadi pada generasi ke-19. Generasi ke-7 merupakan generasi terburuk, dengan 37 penderita meninggal (tertinggi), 132 node negatif (tertinggi), 152 penderita terinfeksi, dan 16 penderita kembali sehat. Kata kunci: Game of life, Indeks Kesehatan, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Simulasi.
SIMULASI KONTROL PID UNTUK MENGATUR PUTARAN MOTOR AC M. Subchan Mauludin; Rony Wijanarko; Nugroho Eko Budiyanto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PID (Proportional Integral Derivative) merupakan kontroler untuk menentukan presisi suatu sistem instrumentasi dengan karakteristik adanya umpan balik pada sistem tersebut. Didalam suatu sistem kontrol mengenal adanya beberapa macam aksi kontrol, diantaranya yaitu aksi kontrol proporsional, aksi kontrol integral dan aksi kontrol derivative . Masing-masing aksi kontrol ini mempunyai keunggulan-keunggulan tertentu, aksi kontrol proporsional mempunyai keunggulan risetime yang cepat, aksi kontrol integral mempunyai keunggulan untuk memperkecil error , dan aksi kontrol derivative mempunyai keunggulan untuk memperkecil derror atau meredam overshot/undershot. Untuk itu agar dapat menghasilkan output dengan risetime yang tinggi dan error yang kecil kita dapat menggabungkan ketiga aksi kontrol ini menjadi aksi kontrol PID. Simulasi kontrol PID untuk mengatur putaran motor AC. Tujuan dari simulasi  ini adalah untuk mendapatkan nilai Kp, Ki, dan Kd yang ideal sehingga di dapat putaran motor AC yang konstant. Kata Kunci: Risetime, error, overshoot, PID, motor AC

Page 40 of 140 | Total Record : 1394