cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
9 BINTANG ROBOT PEMADAM API Moch Subchan Mauludin; Muhammad Arifudin; Aan Faisal Alfalah; Fajar Dwi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.737 KB)

Abstract

9 Bintang lolos dan masuk dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) yang diselenggarakan setahun sekali. KRI tahun 2017 diselenggarakan di UGM Jogjakarta. 9 Bintang merupakan robot berkaki dari pengembangan robot beroda yang sudah tidak dilombakan lagi dalam KRI tahun 2017. 9 Bintang menggunakan Arduino sebgai mikrokontrolernya, dan bahasa C sebagai bahasa pemrogrammannya. Dari segi fisik 9 Bintang dibentuk dengan menggunakan acrylic sebgai chasis. Agar bisa berjalan 9 Bintang menggunakan motor servo yang digerakan oleh arus DC dari batrai, 9 Bintang dilengkapi semprotan air sebagai pemadam api, sensor panas sebagai pendeteksi api, dan sensor jarak sebagai navigasi. Pada dasaranya robot bisa bekerja sesuai dengan yang diharapkan yaitu bisa bergerak mencari sumber api yang diletakan di arena.Kata kunci:  KRCI, Arduino, Bahasa C, 9 Bintang
ENTERPRISE ARCITECTUR PLANNING UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA STMIK MUHAMMADIYAH PAGUYANGAN Azhar Basir; Abdul Fadlil; Imam Riadi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.647 KB)

Abstract

Sistem informasi saat ini menjadi hal yang sangat penting dalam pengembangan di STMIK Muhammadiyah Paguyangan agar memperoleh keunggulan strategi didunia pendidikan yang semakin ketat saat ini, Untuk menghindari terjadinya kegagalan dalam penerapan teknologi dan sistem informasi diperlukan perencangan strategis dibidang teknologi dan sistem informasi, blueprint dapat digunakan untuk mewujudkan perancanaan teknologi dan sistem informasi di STMIK Muhammadiyah Paguyangan. Enterprase architecture planning (EAP) merupakan metode yang di gunakan untuk mendefinisian arsitektur untuk penggunaanssistem informasi dan teknologi yang dapat digunakan untuk membuat blueprint. Hasil penelitian yang dibahas pada jurnal ini adalah blueprint yang bisa digunakan sebagai landasan dalam pembangunan sistem informasi dan teknologi yang bisa membantu manajemen dalam pencapaian misi jangka pendek dan misi jangka panjang dari sisi sistem informasi dan teknologi di STMIK Muhammadiyah Paguyangan.  Kata kunci : Blueprint, Enterprise, Architecture, Planning, Sistem.
PEMBUATAN GLUKOSA DARI KARDUS BEKAS DENGAN PROSES HIDROLISIS ENZIMATIS DENGAN PENAMBAHAN PRETREATMENT H2O2 Aninditya Putri Ayuningtyas
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.214 KB)

Abstract

Bahan Bakar Minyak(BBM) merupakan salah satu bentuk energi yang setiap harinya dipergunakan oleh manusia. Laju konsumsi BBM sebagai produk hasil olahan terus mengalami peningkatan. Sedangkan perkembangan produksi minyak bumi selama 10 tahun terakhir menunjukkan kecenderungan menurun. Oleh karena itu sumber energi alternatif sangat diperlukan,salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan adalah bioetanol dengan melakukan proses hidrolisis dan fermentasi bahan yang mengandung glukosa. Kardus merupakan salah satu bahan yang memiliki potensi untuk dapat menghasilkan glukosa. Untuk mendapatkan glukosa pada kardus bekas dapat dilakukan dengan proses hidrolisis secara enzimatis menggunakan enzim selulase. Kelebihan penggunaan hidrolisis enzimatis adalah sifatnya yang ramah lingkungan. Namun perlakuan ini juga memiliki kekurangan yaitu waktu yang dibutuhkan cukup lama sehingga diperlukan penelitian dengan beberapa perlakuan yaitu dengan menambahkan pretreatment H2O2 dengan variasi konsentrasi 0%, 1%, 2%, 3%, 4%; variasi waktu hidrolisis 18, 24, 48, 55, dan 66 jam, dan variasi lama pemanasan45,60, 105 menit. Dimana dari penelitian yang dilakukan dihasilkan kadar glukosa tertinggi didapatkan pada waktu hidrolisis 48 jam, konsentrasi H2O2 4% dengan variasi pemanasan 105 menit.Kata kunci: Bioetanol, Kardus, Enzim Selulase, H2O2 ,Glukosa
ANALISIS SENTIMEN JASA EKSPEDISI BARANG MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES Raflialdy Raksanagara; Yulison Herry Chrisnanto; Asep Id Hadiana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.38 KB)

Abstract

Analisis sentimen pada twitter dalam jasa ekspedisi barang merupakan proses mengekstraksi pendapat, sentimen, evaluasi, dan emosi orang tentang pelayanan pengiriman barang yang tertulis. Permasalahan yang terjadi dalam penelitian ini terdapat kesulitan untuk menentukan opini yang bersifat positif, negatif ataupun netral, serta hasil analisis sentimen disalurkan ke setiap pelayanan yang tersedia. Terdapat penelitian terdahulu mengenai analisis sentimen pada facebook dan twitter menggunakan metode naïve bayes yang menggunakan data sebanyak 6000 data yang terdiri dari 2000 kalimat netral, 2000 kalimat positif dan 2000 kalimat negatif dengan menghasilkan akurasi hingga 85,44%. Sedangkan penelitian yang akan dilakukan yaitu membuat sistem yang mampu mengklasifikasikan sentimen pada twitter kedalam sentimen positif, netral atau negatif serta menyalurkan opini tersebut ke setiap bagian pelayanan yang bersangkutan dengan opini yang muncul. Hasil yang didapatkan dari akurasi naïve bayes pada data uji negative memperoleh ketepatan 76% sedangkan untuk data uji positif memperoleh 83%. Kata kunci: Analisis Sentimen, Twitter, Opini, Naïve Bayes
PENURUNAN KADAR Cr DALAM LIMBAH PENYAMAKAN KULIT SECARA ADSORPSI MENGGUNAKAN ABU LAYANG Giyatmi Giyatmi; Fazliyana Fazliyana
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.112 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kemampuan abu layang dalam mengadsorpsi logam berat Cr pada limbah cair industri penyamakan kulit. Tujuan penelitian ini  untuk menurunkan kandungan logam Cr dalam limbah penyamakan kulit menggunakan abu layang  dengan variasi kecepatan pengadukan, jumlah abu layang, lama pengadukan dan kadar limbah cair dana menentukan kinetika adsorpsi  serta model kesetimbangan isoterm.  Penelitian dilakukan dengan mengkontakkan abu layang dengan limbah cair yang mengandung Cr secara batch dengan variasi  lama pengadukan, konsentrasi, jumlah abu layang, dan kecepatan pengadukan serta metode analisisnya menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa makin lama waktu pengadukan, maka makin banyak logam yang teradsorpsi, sehingga effisiensi makin tinggi. Pengadukan yang baik adalah 15-20 menit. Makin kecil konsentrasi limbah, maka effisiensi penyerapan logam  semakin baik, konsentrasi yang baik adalah 2-4 kali pengenceran. Makin banyak jumlah abu layang yang digunakan maka makin banyak logam yang teradsorpsi, dan effisiensi makin tinggi. Penyerapan paling baik saat menggunakan kecepatan pengadukan yang kecil, yakni kecepatan skala 1. Pada kinetika adsorpsi didapatkan proses adsorpsi mengikuti persamaan orde dua dengan  persamaan kecepatan reaksi  serta model kesetimbangan Langmuir dengan persamaan dan konstanta empiris qe =   Kata kunci : abu layang, adsorpsi, logam Cr
DETEKSI KOMENTAR NEGATIF DI INSTAGRAM MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES CLASSIFIER Maria Bellaniar Ismiati
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.838 KB)

Abstract

Komentar yang diberikan oleh pengguna (dalam dunia maya disebut netizen) dapat mengandung makna positif atau negatif. Akan tetapi sering sekali netizen tidak menyadari apakah komentar yang diberikan negatif atau positif dikarenakan belum banyak sistem untuk mendeteksi isi komentar tersebut masuk di kategori positif atau negatif. Selain itu, dari sisi netizen, tidak ada yang salah saat ingin berkomentar atau mencurahkan isi hati. Penelitian ini dibuat untuk membantu para pengguna saat ingin berkomentar agar tidak selalu terjerumus ke kategori komentar negatif. Di Indonesia, apabila diketahui komentar netizen tersebut mengarah ke negatif, seringkali harus berurusan dengan hukum dan kepolisian. Metode yang digunakan dalam mendukung penelitian ini adalah Naive Bayes Classifier untuk menentukan apakah komentar yang dimasukkan termasuk kategori positif atau negatif. Hasil akurasi yang didapatkan adalah sebanyak 76,7% dimana ada 23 pengguna dari 30 yang hasil kategori komentarnya sesuai dengan harapan. Kata kunci : komentar, positif, negatif, naive bayes classifier, akurasi
PERBANDINGAN FAKTOR CORRECTNESS, EFISIENSI DAN PORTABILITY PADA OPEN SOURCE LEARNING MANAGEMENT SYSTEM Rini Anggrainingsih; Dessy Wahyuningsih; Ersi Indah Asmari; Achmad Khusyaini; Triana Rejekiningsih
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.653 KB)

Abstract

Faktor kualitas perangkat lunak diantaranya adalah correctnes, efisiensi, dan portability. Pada makalah ini dilakukan perbandingan kualitas perangkat lunak dengan berfokus pada ketiga faktor tersebut. Perbandingan faktor correctness dilakukan untuk mengetahui software  manakah yang memiliki kualitas lebih baik. Efisiensi digunakan untuk mengetahui performa Learning Management System (LMS) supaya user bisa menyesuaikan infrastruktur yang dimiliki dengan kebutuhan LMS sehingga efisiensi dapat ditingkatkan. Sedangkan portability digunakan untuk mengetahui seberapa kemampuan adaptasi pada LMS  terhadap  platform  sistem operasi yang berbeda. Perbandingan tiga faktor kualitas ini dilakukan pada software Learning Management System (LMS) yang berbasis open source, karena software open source mudah untuk diakses dan bersifat gratis. Tiga jenis LMS yang dibandingkan faktor correctness, efisiensi dan portabilitynya yaitu Moodle 3.1+, ATutor 2.2.1, dan ILIAS 5.1.6. Pengukuran faktor correctness pada LMS dilakukan dengan menggunakan software LoadComplete dengan merekam semua  fungsi kegiatan LMS tersebut. Pengukuran  efisiensi  dan portability melalui pengumpulan data dilakukan dengan metode Study Literature dan Technical Report setiap LMS. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa LMS ATutor memiliki faktor correctness yang lebih baik, sehingga ATutor memiliki fungsionalitas lebih baik apabila digunakan sebagai media pembelajaran online. Sedangkan pada efisiensi dan portability, LMS Moodle memperoleh hasil yang lebih baik. Kata kunci: Correctness, Efisiensi, Perbandingan Open Source LMS, Portability
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PRODUKSI DI PT. SANWA PARTS INDONESIA Sigit Pratama; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Fajri Rakhmat Umbara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.186 KB)

Abstract

PT Sanwa Parts Indonesia merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang komponen - komponen elektronik. Dalam mengatasi permintaan - permintaan dari konsumen, dilakukanlah beberapa pengembangan pelayanan yang memberikan dorongan yang sangat berarti bagi perusahaan. Dalam proses produksi komponen elektronik terdapat  beberapa  proses yang harus dilakukan  untuk menghasilkan produk  yang sesuai dengan pesanan konsumen. Namun dalam proses produksi masih terdapat masalah dalam melakukan monitoring proses produksi, yaitu tidak tersusunnya pencatatan data produksi membuat pengelolaan aliran informasi seperti pembuatan laporan menjadi sulit. Selain itu untuk sulitnya mendapatkan informasi perkembangan proses produksi menyebabkan sulitnya dalam memonitor perkembangan proses produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengintegrasikan dataproses produksi serta menampilkan akses informasi mengenai perkembangan proses produksi seperti informasi perkembangan produksi, sejauh mana produksi dilakukan serta jumlah produk yang gagal dari tiap proses produksi. Berdasarkan masalah pada tempat penelitian penelitian ini menerapkan metode pengelolaan produksi dan hasil dari penelitian ini adalah sistem yang dapat mengelola informasi perkembangan proses produksi sehingga membantu mengontrol jumlah produk yang sedang diproduksi, sudah di produksi dan produk yang tidak lolos uji sehingga pembuatan laporan-laporan produksi akan lebih efektif yang membuat proses produksi dalam perusahaan menjadi lebih terkontrol.Kata kunci : Pengeloaan Produksi, Sistem Informasi. 
PENGUKURAN WAKTU STASIUN KERJA PERAKITAN PRODUK METER AIR DENGAN METODE JAM HENTI PADA PT. MULTI INSTRUMENTASI Cut Firda Lutfia; Syarif Hidayat
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.35 KB)

Abstract

Dalam suatu pekerjaan yang dilakukan pekerja, banyak faktor yang dapat menghambat aktivitas pekerja tersebut. Kinerja pekerja harus diperhatikan karena performansi seorang pekerja sangat penting untuk kemajuan perusahaan. Lingkungan kerja merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan untuk meminimalisasi terhambatnya suatu pekerjaan. Danang Sunyoto (2012) mengemukakan lingkungan kerja adalah segala sesuatu yang ada di sekitar para pekerja dan yang dapat memengaruhi dirinya dalam menjalankan tugas yang dibebankan, misalnya kebersihan, musik, penerangan dan lainnya. Oleh karena itu, pada penelitian ini peneliti melakukan pengamatan pada waktu kerja perakitan pada stasiun kerja perakitan di PT. Multi Instrumentasi, dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu baku elemen kerja yang dibutuhkan oleh operator dan menganalisa faktor terbesar yang dapat menghambat operator dalam melakukan perakitan produk. Hasil perhitungan waktu baku didapatkan dengan memperhatikan pula faktor lainnya yaitu Westinghouse dan Allowance. Total untuk keseluruhan perakitan meter air sebesar 53,81 detik dan faktor terbesar yang menghambat seorang operator dalam melakukan perakitan meter air adalah kelelahan mata, karena operator melakukannya secara terus menerus dengan ketelitian yang berbeda – beda, sehingga dapat menurunkan produktivitas operator tersebut. Kata kunci : allowance, faktor penghambat kerja, lingkungan kerja, waktu baku, westinghouse
MONITORING SUARA JANTUNG PHONOCARDIOGRAPH BERBASIS ANDROID Muhamad Munirul Huda; Miftakhunnurudin Miftakhunnurudin; Rizki Agung Wicaksono; Hanum Arrosida; Sulfan Bagus Setyawan
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.2 KB)

Abstract

Kelainan jantung adalah salah satu penyakit tidak menular paling tinggi di Dunia dan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Biaya pengobatan yang mahal menjadi masalah yang serius bagi masyarakat. Banyak metode monitoring suara jantung yang berkaitan dengan ketidaknormalan katup jantung, salah satunya adalah teknik auskultasi dengan stetoskop. tetapi Teknik ini bersifat subyektif, informasi yang diperoleh dapat menghasilkan kesimpulan yang berbeda oleh dokter lainnya. Oleh karena itu, “Monitoring suara jantung Phonocardiograph berbasis Android” diharapkan mampu menanggulangi permasalahan tersebut. PCG yang dibuat pada penelitian ini memperoleh hasil bahwa Pre-Amp Mic yang terpasang pada stetoskop berfungsi dengan baik. Untuk LPF Orde 4 dengan frekuensi cut-off 500Hz terjadi selisih Vout secara teori dan terukur yaitu rata error sebesar 0,37V. Untuk HPF Orde 4 dengan frekuensi cut-off 20Hz terjadi selisih Vout secara teori dan yang terukur dengan rata Error sebesar 0,28V. Sedangkan koneksi instrumentasi PCG dengan Android via Bluethooth hanya mampu terkoneksi maksimal 5 meter.Kata kunci : Android, Suara Jantung, Phonocardiograph. 

Page 91 of 140 | Total Record : 1394