cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 1,394 Documents
EFEKTIVITAS PROPORSI PELARUT UNTUK EKSTRAKSI DAUN WANGON (Olax psittacorum (Wild.) Vahl.) DALAM MENGHASILKAN FITOKONSTITUEN YANG BERPOTENSI ANTIOKSIDAN Reslely Harjanti; Siti Aisiyah; Vivin Nopiyanti
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.833 KB)

Abstract

Wangon (Olax psittacorum (Wild.) Vahl.) adalah jenis tumbuhan liar yang terdapat di daerah hutan jati dan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai bahan pangan terutama pada musim paceklik. Daun wangon mengandung senyawa polifenol diantaranya flavonoid yang mampu menghambat autooksidasi melalui mekanisme penangkapan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mencari proporsi pelarut etanol yang food grade dan efektif mengekstraksi fitokonstituen antioksidan dalam daun wangon. Penelitian ini menggunakan pelarut etanol dengan konsentrasi 50%, 70% dan 96%. Daun wangon dibuat serbuk kemudian diekstraksi dengan metode soxhletasi hingga diperoleh ekstrak kental yang siap diuji aktivitas antioksidannya. Setelah itu ekstrak diuji aktivitas antioksidannya dan diidentifikasi dan ditetapkan kadar senyawa yang diduga aktif sebagai senyawa antioksidan di antaranya flavonoid dan fenolik total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pelarut yang paling baik untuk mengekstraksi daun wangon supaya mempunyai aktivitas antioksidan terbesar adalah dengan pelarut etanol 96%. Hal ini dibuktikan bahwa ekstrak etanol 96% berpotensi sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 71,27 ppm lebih baik daripada ekstrak etanol 50% dan 70%.  Ekstrak etanol  96% juga mempunyai kandungan flavonoid dan fenolik total terbesar yaitu 99,44±1,27mg QE/g sampel dan 121,66±1,39 mg GAE/g sampel. Kandungan fitokonstituen flavonoid dan fenolik total dalam ekstrak mempunyai korelasi linier dan sangat terkait dengan aktivitas antioksidannya. Kata kunci : antioksidan,  daun wangon, DPPH,  etanol,  proporsi pelarut
PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN METODE INTEGRATED PERFORMANCE MEASUREMENT SYSTEM (IPMS) DAN OBJECTIVE MATRIX (OMAX) (STUDI KASUS : PT. NADIRA PRIMA) Eli Mas’idah; Nuzulia Khoiriyah; Tegus Samudra
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.264 KB)

Abstract

PT Nadira Prima belum pernah melakukan pengukuran kinerja perusahaan secara menyeluruh yang melibatkan Stakeholder : investor, pelanggan, supplier, karyawan dan masyarakat. Penilaian kinerja hanya dengan melihat hasil produksi perusahaan di tiap tahun nya, atau dapat di katakan bahwa penilain kinerja tersebut masih bersifat tradisional dan fokus terhadap laporan keuangan seperti Neraca, Laporan Laba/ Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas, dan Laporan Arus Kas. Perusahaan hanya fokus pada pencapaian keuntungan dalam jangka pendek yang secara tidak langsung mengabaikan kebutuhan dari para stakeholder yaitu investor, pelanggan, supplier, karyawan dan masyarakat yang juga merupakan aset terpenting dalam suatu perusahaan. Penelitian kinerja ini menggunakan metode Integrated performance measurement systems yaitu metode pengukuran kinerja yang bertujuan untuk menggambarkan sistem pengukuran kinerja dalam arti yang tepat dalam bentuk integrasi seefektif dan seefisien mungkin, yang terbagi dalam empat level bisnis : Bisnis, Unit bisnis,  Proses Bisnis, Keempat level bisnis dalam IPMS kemudian diidentifikasi Key Performance Indicators-nya, berdasarkan Stakeholder Requirement, external monitor, dan objective. Metode AHP sangat mendukung pengukuran kinerja terkait dalam hal penilaian kepentingan dari indicator-indikator kinerja. Scoring System diperlukan untuk mengetahui nilai pencapaian terhadap target yang telah ditetapkan untuk setiap indikator kinerja. Salah satu metode scoring system yang banyak digunakan adalah Objective Matrix (OMAX) Kata kunci : Indikator, Kinerja, Pengukuran, Objective Matrix
OPTIMASI PERFORMA SOLLAR CELL MENGGUNAKAN FRESNEL LENS KONSENTRATOR Subandi Subandi
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.571 KB)

Abstract

Masalah energi tetap menjadi topik penelitian yang menarik sepanjang peradaban umat manusia. Terdapat beberapa sumber energi alam yang tersedia sebagai energi alternatif yang bersih, tidak berpolusi, aman dan dengan persediaan yang tidak terbatas diantaranya adalah energi surya. Tingkat efisiensi panel surya saat ini hanya mencapai jangkauan sekitar 5-16% dari total energi cahaya matahari yang dapat dikonversi menjadi energi listrik. Bahkan untuk mendapatkan tingkat efisiensi yang tinggi (sekitar 16%) dibutuhkan panel surya berkualitas tinggi dan biaya investasi yang mahal. Tujuan penelitian ini adalah mengoptimalkan panel surya dengan fresnel lens untuk mendapatkan energi yang lebih maksimal. Fresnel lens dapat menambah dan mengoptimalkan intensitas cahaya matahari yang diserap sel surya sehingga efisiensinya bertambah. Pengujian dan pengambilan data pada penelitian ini meliputi pengujian panel surya menggunakan fresnel lens dan pengujian panel surya tanpa menggunakan fresnel lens. Pengukuran data meliputi tegangan, arus, daya, yang dipengaruhi oleh kecepatan angin, kelembapan udara, temperatur, dan intensitas cahaya. Hasil penelitian dengan menggunakan fresnel lens memp;eroleh signifikasi kuantitatif peningkatan daya sebesar 29.6 watt, dengan  effisiensi pada sollar panel sebesar 119,2%. Perhitungan nilai ralat di dapat hasil ketelitian dan kepercayaan sebesar 54% tanpa menggunakan fresnel lens dan 62% menggunakan fresnel lens,  Kata Kunci : fresnel lens consentrator, optimasi,panel surya  
SISTEM INFORMASI DISTRIBUSI PRODUK HAPPY TIME PADA PT. TORINA MULTI DISTERINDO Riza Dea Saskia; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Puspita Nurul Sabrina
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.194 KB)

Abstract

Distribusi merupakan suatu kegiatan penyaluran hasil produksi berupa barang dan jasa dari produsen ke konsumen. PT. Torina Multi Disterindo adalah perusahaan distributor yang bergerak di bidang penjualan barang berupa makanan dan minuman yang mendistribusikan produk Happy Time. Permasalahan yang terjadi pada PT. Torina Multi Disterindo yaitu pencatatan pesanan dari pelanggan (retail dan agen) masih ditulis dalam surat order kemudian dilaporkan kepada pihak administrasi untuk direkap, sehingga butuh waktu lama untuk membuat laporan rekap order. Kesulitan dalam menjadwalkan proses pengiriman barang kepada cabang dan pelanggan (retail dan agen) yang sering terhambat ketika adanya pesanan barang dan sulit menentukan kapasitas pengiriman barang, sehingga mengakibatkan terjadinya keterlambatan pengiriman barang. Kesulitan memonitoring proses pengiriman barang yang menyebabkan banyak celah untuk menghilangkan barang yang akan dikirim kepada cabang dan pelanggan (retail dan agen) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Informasi mengenai ketersediaan dan penjualan barang yang terdapat pada cabang tidak dapat terpantau serta diketahui secara cepat, sehingga pihak perusahaan kesulitan dalam memantau informasi persediaan dan penjualan barang pada cabang. Pengembangan sistem penelitian ini menggunakan metode waterfall. Penelitian ini menghasilkan sebuah pembangunan sistem informasi distribusi yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada, sehingga pihak perusahaan dapat memaksimalkan proses distribusi dengan baik.Kata kunci : distribusi, jadwal, monitoring
DESAIN PETA INTERAKTIF LOKASI BANGUNAN BERSEJARAH KOTA PALEMBANG Mustika Mustika; Eka Prasetya Adhy Sugara
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.716 KB)

Abstract

Palembang merupakan kota yang memiliki daya tarik wisata budaya cukup tinggi. Salah satu wisata budayanya adalah wisata bangunan bersejarah. seperti; Masjid Agung, Benteng Kuto Besak, Monumen Perjuangan Rakyat, Jembatan Ampera, Masjid Cheng Ho, dan Rumah Limas. Wisatawan selain bisa menikmati keindahan bangunan bersejarah juga memiliki nilai tambah pengetahuan mengenai bangunan sejarah tersebut. Agar minat wisatawan terhadap wisata bangunan bersejarah ini dapat meningkat dibutuhkannya sebuah media promosi yang unik dengan tampilan secara digital. Untuk menjangkau lokasi bangunan bersejarah dibutuhkannya peta sebagai petunjuk letak lokasi bangunan-bangunan bersejarah tersebut. Oleh sebab itu diperlukan sebuah peta lokasi yang mampu memberikan informasi mengenai tempat atau lokasi wisata bangunan bersejarah yang dapat dikunjungi. Selain alamat atau lokasi, informasi yang dibutuhkan adalah deskripsi bangunan bersejarah tersebut. Dengan demikian, pengunjung yang tidak didampingi oleh tour guide akan mendapatkan informasi sejarah bangunan tersebut. Komponen gambar juga menjadi kebutuhan bagi para wisatawan. Kebutuhan informasi tersebut dapat diimplementasikan dalam bentuk peta lokasi wisata berbasis multimedia. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah  melakukan observasi yaitu pengumpulan data dan gambar objek-objek bangunan bersejarah, serta desain peta interaktif. Desain Peta interaktif apabila diimplementasikan  dapat digunakan sebagai media promosi bagi pemerintah Kota Palembang, atau sektor penunjang wisata lain misalnya hotel, penginapan, restoran dan biro perjalanan.Kata Kunci : Peta Interaktif, Pariwisata, Wisata Bangunan Bersejarah 
APLIKASI ANDROID UNTUK MONITORING KUALITAS LAHAN PERTANIAN Anton Yudhana; Sunardi Sunardi; Ahmad Ikrom
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2018): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 9 2018
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.679 KB)

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga berdampak permintaan pangan di Indonesia meningkat. Pertumbuhan penduduk membawa permintaan pangan, khususnya pada permintaan pertanian. Hasil kenaikan tersebut yang paling penting sebagai kebutuhan pokok adalah tanaman padi. Para petani mengembangkan pertanian dalam rangka mecukupi permintaan kebutuhan beras dengan mempercepat masa penanaman dan panen. Kendala saat mempercepat masa penanaman dan panen, para petani belum memperhatikan kualitas lahan, dari segi tanah dan air. Hasil panen yang melimpah dipengaruhi dari kualitas tanah dan air, namun selama ini para petani hanya menggunakan metode perkiraan dan melihat para petani sebelumnya. Metode tersebut ditinjau kurang maksimal, sehingga para petani membutuhkan alat yang dapat mengetahui atau monitoring kandungan tanah dan air. Alat monitoring kandungan air dan tanah dapat membaca kandungan pH, suhu, dan kelembaban pada tanah dan air. Sistem monitoring memiliki dua perangkat hardware dan software. Perangkat hardware meliputi perangkat sensor pH meter, suhu, kelembaban, dan mikrokontroller yang dipasang pada lahan persawahan. Perangkat software meliputi aplikasi android yang terintegrasi pada perangkat hardware dengan sistem penyimpanan server internet. Sistem kerja monitoring yang dilakukan dengan membaca data sensor secara real-time dari persawahan petani dan mengirim data sensor pada server internet. Server internet memiliki fasilitas basis data yang dapat merekam setiap pembacaan sensor. Parameter yang digunakan dalam memperoleh data dengan membandingkan hasil panen sebelum menggunakan alat dan setelah menggunakan alat. Kata kunci : aplikasi android, arduino, basis data, monitoring, real-time
ANALISIS UNJUK KERJA MESIN DIESEL SATU SILINDER MENGGUNAKAN SUPERCARJER BERBAHAN BAKAR PERTADEX DAN CAMPURAN PERTADEX BIODIESEL BIJI BUNGA MATAHARI Tulus B Sitorus; Alberto M Lubis; Riki H Purba
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2016): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 7 2016
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.895 KB)

Abstract

Jenis populasi penduduk di dunia terus meningkat sehingga kebutuhan bahan bakar fosil juga meningkat . Hal inilah yang mengharuskan kita untuk mencari sumber-sumber lain diluar minyak dan gas bumi atau yang dapat dikatakan bahan bakar alternative. Bahan bakar alternative tidak hanya untuk menyelesaikan masalah kelangkaan tersebut akan tetapi juga masalah polusi udara disebabkan bahan bakar fosil. Bahan bakar alternative ini dapat diperoleh dari biji karet, tembakau, biji sawit, biji bunga matahari dan lain-lainnya dimana di peruntukkan untuk mesin diesel. Dalam penelitian kali ini biodiesel yang digunakan dari campuran minyak biji bunga matahari dengan pertadex  yang bertujuan untuk menganalisa performansi mesin diesel TD-115 serta melihat pengaruh dari panambahan supercarjer. Dari hasil pengujian  berdasarkan jumlah bahan biodiesel yang digunakan (Pertadex, Pertadex + 5% Biodiesel, Pertadex + 10% Biodiesel, pertadex + 15 % Biodiesel, pertadex + 20% Biodiesel) diperoleh bahwa Daya menurun sekitar 1-4%, Konsumsi bahan bakar spesifik (Spesific Fuel Consumption) meningkat sekitar 11-58 %, Efisiensi termal aktual brake menurun sekitar 2-6 %, Laju aliran massa bahan bakar menurun sekitar 4-14 %,  Efisiensi volumetris menurun sekitar 15 – 45 %, Heat loss serta prensentase heat loss menurun sekitar 1-5.7 %, Air Fuel Rasio menurun sekitar 18 – 36 %. Pada emisi gas buang, nilai opasity relatif meninggkat sedangkan CO dan HC menurun saat semakin banyak biodiesel yang digunakan.  Dibandingkan dengan npa penggunaan supercarjer, nilai efisiensi termal aktual brake rata-rata meningkat  11-18 % akibat penggunaan supercarjer. Kata kunci: Biodiesel, Minyak, Biji Bunga Matahari, Performansi Mesin Diesel, penelitian
PENGEMBANGAN BISNIS MODEL UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING INDUSTRI BATIK SUMENEP MADURA Narto Narto
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.113 KB)

Abstract

Industri kreatif merupakan salah satu pendukung perekonomian di Indonesia. Industri batik Sumenep Madura memiliki estetika dan budaya yang tinggi. Adanya perkembangan teknologi dan informasi mengharuskan industri untuk melakukan pengembangan bisnis dan strategi baru agar di terima oleh konsumen. Tujuan penelitian ini untuk pengembangan bisnis model serta perumusan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya saing industri batik Sumenep Madura. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan kuesioner. Metode penelitian adalah analisa deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan usaha dengan bisnis model kanvas adalah memperluas segmentasi pasar untuk meningkatkan penjualan dengan channel penjualan melalui sistem online dan peningkatan sistem permodalan. Sedangkan hasil analisis SWOT menunjukan bahwa nilai IFAS 2,17 dan EFAS 1,81 maka industri batik Sumenep berada di kuadran 8 yaitu pertumbuhan dengan Diversifikasi Konglomerat, strategi yang digunakan yaitu 1) memperluas jaringan pemasaran di luar daerah, 2) perbaikan sistem permodalan dengan memanfaatkan bantuan finansial dari pemerintah untuk meningkatkan hasil produksi.Kata Kunci:  Industri kreatif, Batik Sumenep, Bisnis Model, Analisis SWOT.
PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PRODUKSI DI CV. ARIE Nadya Kurnia Utamawati Sumarsono; Tacbir Hendro Pudjiantoro; Irma Santikarama
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2019): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 10 2019
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.204 KB)

Abstract

CV. Arie merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang usaha percetakan yang memproduksi cetak sesuai kebutuhan pemesan seperti kop surat, brosur, stiker dan lain sebagainya. CV. Arie menggunakan konsep made to order dikarenakan perusahaan akan melakukan produksi apabila mendapat order dari pemesan. Pada CV. Arie pengolahan data transaksi terkait data order belum terorganisir sehingga bisa menyebabkan kesalahan pencatatan transaksi. Banyaknya produksi menyebabkan supervisor produksi kesulitan dalam mengontrol proses produksi yang sedang berjalan sehingga informasi yang dibutuhkan antar divisi terkait sering terlambat, sering terjadinya kekurangan atau kelebihan stok bahan baku di gudang sangat mempengaruhi proses produksi, untuk meningkatkan proses produksi maka dibutuhkan sistem informasi yang mampu terintegrasi antar divisi terkait yaitu membangun sistem informasi dengan konsep SCM (Supply Chain Management). Pada penelitian ini konsep SCM diharapkan dapat mengolah data order agar lebih terorganisir, perencanaan dan penjadwalan produksi yang fleksibel, proses produksi lebih terkontrol serta memberikan informasi data stok bahan baku yang akurat. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan pada penelitian ini yaitu waterfall. Hasil keluaran sistem diantaranya yaitu laporan produksi berupa hasil produksi dan hasil penggunaan bahan baku produksi setiap harinya, pemberitahuan bahan baku yang mencapai batas limit, daftar jadwal produksi setiap harinya untuk menunjang perencanaan dan penjadwalan produksi yang optimal.Kata kunci : percetakan, produksi, sistem informasi, supply chain management. 
PENGARUH AMBLESAN TANAH (LAND SUBSIDENCE) TERHADAP PERUBAHAN LUAS GENANGAN AIR PADA DATARAN ALLUVIAL KOTA SEMARANG BAGIAN TIMUR (STUDI KASUS : KECAMATAN GENUK DAN KECAMATAN PEDURUNGAN) Rahmad Fuji; Pratikso Pratikso; Soedarsono Soedarsono
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.465 KB)

Abstract

Amblesan tanah di sebagian Kota Semarang menjadi masalah yang serius. Akibat amblesan tanah, kawasan permukiman menjadi lebih rendah. Maksud dan tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji dan memprediksi besar dan lama amblesan tanah pada dataran aluvial akibat beban dan sifat mekanis tanah serta mengkaji dan memprediksi perubahan luas genangan pada dataran aluvial akibat amblesan tanah. Perhitungan dilakukan dengan dua cara, cara pertama menghitung model fisik dengan pendekatan 1D Terzaghi, sedangkan cara kedua memprediksi amblesan menggunakan program GEO – STUDIO hasilnya berupa prediksi besar dan lama amblesan. Sedangkan untuk menghitung luas genangan menggunakan program GIS (Geographic Information System). Hasil dari penelitian ini yang menggunakan pendekatan 1D Terzaghi, amblesan terkecil 61,2 cm dalam waktu 23,998 tahun, dan amblesan terbesar 87,6 cm dalam waktu 23,645 tahun. Sedangkan melalui program GEOSTUDIO amblesan terkecil, 85,6 cm dalam waktu 23,998 dan amblesan terbesar 102,4 cm dalam waktu 23,645 tahun. Pada tahun 2017 luas genangan mencapai 830,95 Ha sedangkan pada tahun 2040 luas genangan mencapai 1851,58 Ha. Hal ini membuktikan terjadi perubahan luas genangan sebesar 1020,61 Ha. Sampai dengan tahun 2040, dan prediksi perubahan luas genangan tiap tahun sebesar 23,902 Ha. Kata kunci : Aluvial, Amblesan, Genangan, GEO – STUDIO, GIS. 

Page 89 of 140 | Total Record : 1394