cover
Contact Name
-
Contact Email
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kompetensi Teknik
ISSN : 20862253     EISSN : 25979280     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jkomtek
Core Subject : Engineering,
Contains articles of research or ideas of thought (conceptual) in the development of education, teaching and technology in the field of engineering.
Articles 108 Documents
Membangun jejaring kewirausahaan melalui keunggulan usaha konveksi untuk meningkatkan kinerja pemasaran Wahyuningsih, Sri Endah; Murwatiningsih, Murwatiningsih
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v9i1.12186

Abstract

Penelitian ini menguji secara empirik dan menganalisis pengaruh jejaring kewirausahaan keunggulan usaha konveksi terhadap kinerja pemasaran pada usaha mikro kecil dan menengah konveksi di Jawa Tengah. Berdasarkan research gap hasil penelitian mengenai pengaruh jejaring kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran maka memunculkan proposisi: keunggulan usaha adalah kemampuan perusahaan untuk memberikan nilai lebih dari pada pesaingnya berupa pengembangan kualitas produk, produk yang lebih bervariasi, pelayanan yang lebih baik, menciptakan loyalitas pelanggan, dan menentukan harga jual produk yang kompetitif dengan spirit kerjasama yang saling menguntungkan dan memberi kemanfaatan. Keunggulan usaha berpotensi meningkatkan kinerja pemasaran. Dasar teori yang melandasi antara lain teori modal sosial, tri keunggulan kompetitif, dan pendekatan kapabilitas dinamis dan organisasional. Populasi dalam penelitian ini adalah usaha mikro kecil dan menengah bidang konveksi di Jawa Tengah. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 180 responden. Responden adalah pemilik/pengelola usaha konveksi, pengambilan sampel diprioritaskan pada perusahaan yang mempunyai karakteristik masuk di dalam program binaan klaster Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Jawa Tengah. Teknis analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) dengan software AMOS versi 18. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran konveksi melalui keunggulan usaha. Jejaring kewirausahaan berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Hal ini dapat dilihat nilai P value adalah 0,023 dengan kontribusi total pengaruh sebesar 0,542. Saran penelitian ini adalah perlu dibangun dan dikembangkan jejaring kewirausahaan pada usaha mikro kecil dan menengah pada usaha  konveksi maupun bidang fashion.
PENGARUH MEDIA PENDINGIN DAN KECEPATAN SPINDEL TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PROSES CNC TURNING PADA ALUMINIUM DAUR ULANG Irjayanti, Sabbara Luxmana; Rusiyanto, R
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.17829

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media pendingin dan kecepatan spindel terhadap tingkat kekasaran proses proses CNC Turning pada aluminium daur ulang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan tujuan mengetahui sebab akibat berdasarkan perlakuan yang di berikan. Media pendingin yang di gunakan yaitu coolant, oli SAE 40, dan angin. Sedangkan kecepatan spindel yang di gunakan yaitu 800 rpm, 1000 rpm, dan 1200 rpm. Setelah dilakukan pembubutan selanjutnya di uji kekasarannya. Permukaan yang memiliki tingkat kekasaran paling rendah yaitu pada spesimen yang menggunakan media pendingin oli SAE 40 dengan kecepatan spindel 1200 rpm. Analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif. Hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan media pendingin yang tepat dan semakin tinggi kecepatan spindel maka nilai kekasaran permukaan rendah, sedangkan pemilihan media pendingin yang kurang tepat dan semakin rendah kecepatan spindel maka nilai kekasaran permukaan semakin tinggi.Kata kunci: aluminium daur ulang, media pendingin, kecepatan spindel, kekasaran permukaan
PROSES TREATMENT MARINE FUEL OIL (MFO) SEBAGAI BAHAN BAKAR PADA MESIN DIESEL Salsabila, GR Hasna Huwaida
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i1.19749

Abstract

Marine Fuel Oil (MFO) merupakan produk penyulingan minyak bumi, dimana dihasilkan setelah residu dan sebelum aspal. MFO saat ini dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk pemanas boiler (sebagai pengganti residu), bahan bakar mesin diesel pada kapal laut dan pembangkit listrik (pengganti solar / HSD). Pemanfaatan MFO sebagai bahan bakar tidak dapat diaplikasikan secara langsung, akan tetapi harus melalui proses treatment yang bertujuan untuk menurunkan viskositas atau kekentalan dan penyeragaman ukuran partikel bahan bakar.Kata kunci : MFO, bahan bakar, mesin diesel, treatment
Karakteristik edible film pati talas dengan penambahan antimikroba dari minyak atsiri lengkuas Handayani, Rina; Nurzanah, Herawati
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i1.17337

Abstract

Sintesis edible film dari pati telah dipelajari sebagai strategi penyusunan kemasan plastik dan makanan yang bersifat biodegradable. Edible film berbasis pati umumnya memiliki kekurangan sebagai kemasan makanan kurang tahan terhadap bakteri patogen yang dapat merusak makanan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dilakukan pengembangan inovasi untuk menghasilkan edible film yang mampu meningkatkan ketahanan terhadap bakteri perusak makanan. Dalam penelitian ini, dilakukan sintesis edible film berbasis tepung talas dengan penambahan antimikroba berupa minyak atsiri lengkuas. Penambahan minyak atsiri lengkuas dilakukan dengan variasi konsentrasi (0%, 0,25%, 0,5%, 0,75%, 1%, 1,25% dan 1,5% v/v total). Selanjutnya edible film dikarakterisasi pengaruh konsentrasi minyak atsiri lengkuas pada sifat mekanik film, ketebalan, ketahanan dan kelarutan dalam air, serta kemampuan antimikroba dalam menghambat pertumbuhan bakteri E. coli. Edible film dengan penambahan 1,25% minyak atsiri lengkuas sebagai antimikroba menunjukkan karakteristik terbaik yaitu memiliki nilai Tensile Strenght sebesar 1,198 Mpa, % elongasi sebesar 55,13%, elastisitas 0,433 N/mm2, ketebalan 0,3 mm, diameter zona hambat sebesar 1,4 mm. Sedangkan edible film dengan ketahanan dan kelarutan terhadap air yang terbaik ditunjukan oleh film dengan konsentrasi minyak atsiri lengkuas 1,5% yang menghasilkan ketahanan air (88,8%) dan kelarutan dalam air (44,4%).
Pengaruh thermal shock resistance terhadap makro struktur dan ketahanan impact kowi pelebur (crusible) berbahan komposit abu sekam padi/grafit/kaolin Sari, Desi Riana; Rusiyanto, Rusiyanto; Widodo, Rahmat Doni; Pramono, Pramono
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v9i1.12130

Abstract

Indonesia adalah salah satu negara agraris dimana pertanian menjadi salah satu komoditas terbanyak. Hasil pertanian yang mendominasi di antaranya yaitu padi. Salah satu sisa dalam penggilingan padi adalah sekam padi. Secara umum penggunaan sekam di Indonesia masih terbatas yaitu sebagai media tanaman hias, pembakaran bata merah, alas ternak untuk unggas, kuda, sapi, kambing, dan kerbau. Bahkan di kawasan industri pengolahan makanan seperti pabrik makanan sekam padi hanya digunakan sebagai bahan bakar dan abunya dibuang begitu saja. Oleh karena itu, dalam penelitian ini abu sekam padi akan digunakan sebagai bahan pembuatan kowi atau cawan lebur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh thermal shock resistance terhadap hasil makro struktur kowi pelebur (crusible) berbahan komposit abu sekam padi/ grafit/ kaolin dan mengetahui pengaruh thermal shock resistance terhadap ketahanan impact kowi pelebur (crusible) berbahan komposit abu sekam padi/ grafit/ kaolin. Metode penelitian ini menggunakan metode statistika deskriptif. Variasi suhu pada thermal shock resistance memiliki pengaruh yang berbeda terhadap tingkat ketangguhan impact pada spesimen uji impact. Ketangguhan terendah sebesar 0,0086 J/mm2 pada suhu thermal shock resistance  600 0C, dan ketangguhan impact tertinggi sebesar 0,0170 J/mm2 pada spesimen tanpa perlakuan thermal shock resistance. Semakin tinggi suhu thermal shock resistance kowi berbahan komposit abu sekam padi/ grafit/ kaolin, maka hasil struktur makro terlihat butiran warna hitam yang mendominasi, sehingga menyebabkan ketangguhan dan kekerasan pada bahan kowi pelebur semakin rendah, begitu juga sebaliknya.
PENGARUH KUAT ARUS DAN VARIASI KAMPUH TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN UJI KEKERASAN VICKERS BAHAN EMS 45 PADA PENGELASAN Aprilya, Chitra; Rusiyanto, Rusiyanto; Pramono, Pramono
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kuat arus dan variasi kampuh terhadap struktur mikro dan uji kekerasan vickers bahan EMS 45 pada pengelasan SMAW. Kuat arus yang digunakan adalah 120, 130 dan 130 ampere sedangkan variasi kampuh yang digunakan pada penelitian adalah kampuh X, V dan K. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif yang berupa grafik dan tabel dengan tahapan proses penelitian alat dan bahan, pembuatan kampuh X, V dan K, proses pengelasan, pembuatan spesimen uji struktur mikro dan kekerasan vickers, kemudian yang terakhir proses pengujian tingkat kekerasan vickers dan struktur mikro. Dari hasil rata-rata penelitian pada pengujian kuat arus 120, 130 dan 140 ampere dengan menggunakan kampuh X menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 216,72 kg/mm2 , pada kampuh V menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 203,40 kg/mm2 , dan pada kampuh K menghasilkan nilai rata-rata kekerasan vickers 211,75 kg/mm2
PENGARUH KECEPATAN SPINDLE DAN KEDALAMAN PEMAKANAN PROSES CNC FRAIS TERHADAP KEKASARAN DAN KEKERASAN PERMUKAAN REMELTING BLOK SILINDER Mojo, Anjar Priyat; Rusiyanto, R
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i1.19072

Abstract

This study aims to examine the effect of spindle speed and depth of cut on roughness of surface of remelting cylinder block on CNC frais process. To reach  the objective its various spindle speed of 1150 rpm, 1350 rpm, and 1600 rpm, while its various depth of cut of 0,25 mm, 0,5 mm, and 0,75 mm. The roughness of the sample measure using Surface Roughness Tester Surfcorder SE 1700 Flowler. Based on this research, spindle speed and depth of cut affect roughness of surface material. High spindle speeds and low depth of cut produced low roughness of surface material. The result lowest roughness that on spindle speed 1600 rpm and depth of cut 0,25 mm is 2,347 µm. The selection of these parameters is also adjusted to the type of tool and material used. 
Perbedaan kualitas indrawi dan kandungan betakaroten pada inovasi pembuatan carang madu dengan menggunakan campuran santan dengan sari wortel Mufidah, Zahrotul; Wahyuningsih, Wahyuningsih; Agustina, Titin
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v8i2.10131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan campuran santan dan sari wortel dengan teknik pengambilan cairan diblender dan diparut terhadap kualitas carang madu pada indikator tekstur, warna, rasa, dan aroma. selain itu juga untuk mengetahui kandungan betakaroten serta tingkat kesukaan masyarakat. Desain eksperimen yang digunakan dalam penenlitian ini adalah pottest-only control design, dan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling. Data dianalisis dengan analisis varian klasifikasi tunggal untuk mengetahui perbedaan campuran santan dan sari wortel dengan teknik pengambilan cairan dibender dan diparut terhadap kualitas carang madu, kandungan betakaroten dengan uji laboratorium, sedangkan deskriptif presentase untuk mengetahui tingkat kesukaan masyarakat. Hasil analisis campuran santan dan sari wortel dengan teknik pengambilan cairan diblender dan diparut terhadap kualitas carang madu terdapat perbedaan pada indikator tekstur, warna, rasa, dan aroma. hasil analisis kandungan betakaroten yaitu pada teknik pengambilan cairan diblender sebesar 1,292 mg/100gr dan pada teknik pengambilan cairan diparut sebesar 1,557 mg/100gr. Hasil analisis tingkat kesukaan masyarakat menunjukkan campuran santan dan sari wortel dengan teknik pengambilan cairan diblender dan diparut  keduanya termasuk ke dalam kriteria suka.
Variation of roasting temperature in making cookies with barlin banana flour base and skin (Musa Acuminata AA) on dietary fiber content and organoleptic test Minantyo, Hari; Winarno, Prasetyon Sepsi; Warrauw, Wike
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.18031

Abstract

The purpose of this study was to use barlin banana peel waste (Musa acuminata AA) with flour made together as well as the banana fruit. Barlin banana flour with skin is made into a cake. The results of these cookies are tested in the laboratory to determine the content of dietary fiber. This type of research is experimental research. The production starts from fresh barlin banana into berlin banana flour. The process of making cookies using a roasting process at a different temperature of 170oC, 175oC, and 180oC for 10 minutes. Test the nutritional content of barlin banana flour mixed with the skin containing 3.96 dietary fiber. The content of dietary fiber in cakes is made from barlin banana flour mixed with the roasting process, the higher the heating temperature, the less the fiber content of the food reaches 3.89%. In the organoleptic test, cakes tested on 20 respondents resulted in 60% agree, for the texture of crispy cookies in 25% approve and 75% strongly agreed, for the  aroma of fragrant cakes, stating 40% agreed, and 45% strongly agreed, to the taste of cookies that are crisp 40% approved and 50% strongly agreed.
PENGARUH TEMPERATUR SINTERING TERHADAP DENSITAS, POROSITAS, DAN KEKUATAN BENDING LINING REFRACTORY BERBASIS LIMBAH EVAPORATION BOATS Erliyanti, Lucky; Sunyoto, Heri
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i1.20625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats, adapun variasi temperatur sintering yang digunakan adalah 8000C, 10000C dan 12000C. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Desain Experimental. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah evaporation boats, semen castable tipe C-16, dan pasir silika dengan masing-masing komposisi 50%, 40%, dan 10%. Data yang sudah didapatkan dan dianalisis dengan cara analisis deskriptif, disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending. Nilai densitas terendah ditunjukkan pada temperature 8000C sebesar 1,72 gram/cm3 dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 3,08 gram/cm3. Nilai porositas terendah ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 42% dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 18%. Kekuatan bending terendah ditunjukkan pada temperatur 8000C sebesar 7,32 MPa dan tertinggi ditunjukkan pada temperatur 12000C sebesar 32,91 MPa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh variasi temperatur sintering terhadap densitas, porositas, dan kekuatan Bending lining refractory berbasis limbah evaporation boats.

Page 2 of 11 | Total Record : 108