cover
Contact Name
-
Contact Email
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jkomtek@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung Dekanat, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kompetensi Teknik
ISSN : 20862253     EISSN : 25979280     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jkomtek
Core Subject : Engineering,
Contains articles of research or ideas of thought (conceptual) in the development of education, teaching and technology in the field of engineering.
Articles 108 Documents
Efektifitas circuit breaker pada alat peraga kelistrikan otomotif Sukoco, Imam; K.M.G., R. Ambar; Budiman, Febrian Arif
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i1.17369

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada alat peraga diantaranya hubung singkat, kabel dan sekering terbakar, adanya pencemaran dari limbah kabel. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas penggunaan circuit breaker pada alat peraga kelistrikan otomotif yang berfungsi mencegah kerusakan rangkaian ketika terjadi hubung singkat. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen yang diperoleh dari hasil uji coba rangkaian cirkuit breaker, sehingga mendapat informasi dari uji circuit breaker pada alat peraga kelistrikan otomotif. Pemasangan rangkaian circuit breaker pada alat peraga kelistrikan otomotif diharapkan mampu mengurangi resiko dari hubung singkat diantaranya terbakarnya rangkaian kelistrikan, jumlah penggantian kabel baru menjadi turun, limbah kabel menurun. Uji coba awal yang telah dilaksanakan mendapat hasil bahwa rangkaian circuit breaker dapat mencegah hubung singkat pada alat peraga kelistrikan otomotif, pada tahap uji coba berikutnya mendapat hasil lebih banyak yaitu mencegah terjadinya hubung  singkat pada alat-alat peraga sistem penerangan, sistem pengisian.
Sweet potato cream soup sebagai alternatif bisnis makanan sehat Setiawati, Tati; Sudewi, Sudewi; Mahmudatussa’adah, Ai
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v9i1.12184

Abstract

Cream soup banyak disukai dan merupakan salah satu makanan sehat. Cream soup biasa dibuat dari kaldu yang dikentalkan dengan pati atau tepung. Soup yang dikentalkan dengan pure, disebut pure sup. Pure yang sering dipakai sebagai penyusun dan sekaligus pengental soup adalah kentang, wortel atau labu yang memiliki harga relatif mahal dibandingkan ubi jalar. Ubi jalar (Ipomoea batatas L) mengandung karbohidrat, vitamin, mineral, serat, oligosakarida, dan fitokimia lainnya yang baik untuk kesehatan. Produksi ubi jalar sangat melimpah, namun pemanfaatannya belum maksimal. Ubi jalar daging ungu memiliki kandungan antosianin, berfungsi sebagai antioksidan, anti inflamasi, menurunkan gula darah dan mencegah kanker usus. Ubi jalar kuning mengandung karoten lebih tinggi dibandingkan dengan ubi jalar yang berwarna krem yang berfungsi sebagai pro-vitamin A. Harga ubi jalar Rp. 8000/ Kg, sedangkan kentang mempunyai harga Rp 18.000/Kg. Untuk bisnis makanan sehat faktor yang harus dipertimbangkan adalah kandungan gizi bahan, ketersediaan, dan harga. Tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah mengembangkan produk makanan sehat berupa sweet potato cream soup. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan uji organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan sweet potato cream soup diterima baik dan disukai panelis. Harga pokok pembuatan sweet potato cream soup jauh lebih murah dibandingkan potato cream soup. Gizi sweet potato cream soup relatif lebih tinggi dibandingkan potato cream soup. Ketersediaan bahan pokok ubi jalar sangat melimpah. Jadi Sweet potato cream soup sangat prospektif dijadikan sebagai bisnis makanan sehat.
PENGARUH SENGKANG TERHADAP KUAT TEKAN BETON YANG SUDAH RUSAK DAN DI COR KEMBALI PURNOMO, MEGO
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.22311

Abstract

Beton yang ditekan dengan gaya (P) maka akan memampat/memendek sehingga luas penampang menjadi membesar. Dengan adanya pembesaran dan mencapai regangan (ε) > 0.03 maka beton akan mengalami total strength loss. Sebenarnya sengkang selain berfungsi sebagai penahan gaya geser juga dapat menahan gaya horizontal, makin pendek jarak antar sengkang maka akan makin tinggi penahanan gaya horizontal dari sengkang. Perihal struktur tersebut dalam peraturan Standart Nasional Indonesia (SNI) belum dibahas. Beton yang terkurung (confined concrete) mempunyai kuat tekan (fc) dan regangan (ε) yang lebih baik dibandingan beton yang tidak terkurung (unconfined concrete). Kuat tekan pada beton yang berada di dalam sengkang spiral lebih besar dibandingkan dengan kuat tekan beton berada di luar sengkang spiral sehingga sengkang mempunyai pengaruh terhadap kuat tekan beton.Benda uji yang berupa silinder beton diameter 15 cm tinggi 30 cm dengan jumlah total 25 buah. Terdiri dari 5 buah dengan sengkang diameter 4,25 mm berjarak 2 cm, 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 4 cm, 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 6 cm, serta 5 buah dengan sengkang spiral diameter 4,25 mm berjarak 8 cm, 5 buah tanpa sengkang. Beton yang digunakan diameter kerikil max. 1 cm.Dari hasil penelitian perbaikan total strenght loss pada kolom dengan pengekangan metode sengkang dapat memberikan hasil kuat tekan yang semakin besar bila jarak Sengkang semakin rapat. Persamaan kuat tekannya dapat ditulisakan sebagai berikut:Y = 143,87e-0,052x dengan y= Kuat  tekan beton retrofit, dan x= Jarak antar sengkang (Cm)
PENGARUH VARIASI TEMPERATUR DAN WAKTU TAHAN AGE HARDENING TERHADAP KEKERASAN DAN POROSITAS PADA HASIL PENGECORAN ALUMINIUM Islam, Akhmad Nasrul; Al-janan, Dony Hidayat
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i1.17219

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kekerasan yang dihasilkan dari pengecoran yang diberi pelakuan variasi temperature dan waktu tahan age hardening serta mengetahui ada tidaknya cacat porositas yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan yaitu dengan metode eksperimental dengan memberikan perlakuan yang berbeda pada proses pengecoran dengan variasi temperatur 1250 C, 1750 C, 2250 C dan waktu tahan 3 jam, 5 jam, 7 jam dari age hardening. Pada uji kekerasan didapatkan nilai kekerasan tertinggi pada temperatur 2250 C sebesar 115,01 VHN, sedangkan terendah pada temperatur 1250 C sebesar 109,01 VHN. Sedangkan dari uji porositas, nilai porositas terendah pada temperatur 2250 C sebesar 11,02%, sedangkan nilai porositas tertinggi pada temperatur 1250 C sebesar 13,04%. Dilihat dari waktu tahannya nilai kekerasan tertinggi pada waktu 7 jam sebesar 125,07 VHN, sedangkan terendah terdapat pada waktu tahan 3 jam sebesar 97,9 VHN.
Kekuatan tarik komposit lamina berbasis anyaman serat karung plastik bekas (woven bag) Yudiono, Heri; Rusiyanto, Rusiyanto; Kiswadi, Kiswadi
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v8i2.11685

Abstract

Material logam pada berbagai komponen produk otomotif semakin berkurang, ini karena komponen yang terbuat dari material logam lebih berat dibanding dengan material yang lainnya, proses pembentukannya yang relatif sulit, serta dapat mengalami korosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh orientasi anyaman serat karung plastik bekas terhadap kekuatan tarik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen. Pengujian tarik spesimen berdasarkan standar ASTM D 638. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental design dengan tipe static-group comparations, terdapat dua kelompok pada penelitian yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pengujian tarik menunjukkan terjadi peningkatan kekuatan komposit dengan penambahan serat karung plastik bekas sebagai penguat. Berdasarkan pengujian tarik diperoleh nilai tegangan tarik tertinggi terdapat pada spesimen dengan orientasi serat 0°/0°/0°/0° sebesar 30 N/mm², nilai tegangan luluh tertinggi terdapat pada spesimen dengan orientasi serat 0°/0°/0°/0° sebesar 20 N/mm², nilai regangan terbaik terdapat pada spesimen dengan orientasi serat 0°/+30°/0°/+30° sebesar 36,61%, serta nilai modulus elastisitas paling baik terdapat pada orientasi serat 0°/0°/0°/0° sebesar 1,317 N/mm². Hasil tersebut menunjukkan orientasi serat sangat berpengaruh terhadap kekuatan mekanik komposit. Orientasi serat 0°/0°/0°/0° terdapat banyak serat yang searah dengan sumbu tarik sehingga beban yang diberikan saat pengujian tarik mampu ditahan oleh serat yang searah.
ANALISIS KEKUATAN IMPAK PADA KOMPOSIT SERAT DAUN NANAS UNTUK BAHAN DASAR PEMBUATAN HELM SNI Mulyo, Bagus Tri; Yudiono, Heri
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v10i2.16917

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman pemanfaatan teknologi dengan penggunaan bahan komposit serat alam telah banyak dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan impak pada komposit serat daun nanas sebelum diaplikasikan untuk bahan dasar pembuat helm SNI. Desain penelitian ini menggunakan true eksperimental design dengan tipe posttest-only control design, terdapat dua kelompok pada penelitian yaitu kelompok eksperimen (komposit serat) dan kelompok kontrol (helm SNI). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kekuatan komposit dengan penambahan volume serat. Nilai energi serap dan kekuatan impak tertinggi terdapat pada volume serat 10% sebesar 0,5375 Joule dan 0,01657 Joule/mm2, jauh diatas helm SNI yang hanya sebesar 0,3125 Joule dan 0,00972 J/mm2. Untuk nilai densitas tertinggi pada fraksi volume 13% sebesar 1,4525 gram/cm3. Dapat disimpulkan bahwa komposit serat daun nanas dapat digunakan sebagai bahan alternatif dalam pembuatan helm SNI.
Inovasi pembuatan roti tawar dengan penambahan rumput laut (eucheuma sp) untuk meningkatkan kandungan serat Nawika, Nuke; Astuti, Pudji; Santosa, Hanna Lestari
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v9i1.8395

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan roti tawar rumput laut terhadap kualitas roti tawar dilihat dari aspek inderawi, mengetahui tingkat kesukaan, kandungan serat kasar. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah proses pengolahan rumput laut dengan teknik perebusan dan perendaman. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kualitas roti tawar yang terdiri dari aspek tekstur, pori-pori, volume, aroma, rasa, warna bagian luar, warna bagian dalam, uji kesukaan serta kandungan gizi yang meliputi serat kasar. Hasil penelitian ini adalah ada perbedaan yang signifikan pada sampel A (Tanpa penambahan rumput laut), sampel B (Penambahan rumput laut dengan teknik perebusan 50g) dan sampel C (Penambahan rumput laut dengan teknik perendaman 50g). Hasil uji kesukaan roti tawar sampel A (Tanpa penambahan rumput laut) ) dengan rerata 87,45% memiliki kriteria sangat disukai, sampel B (Penambahan rumput laut dengan teknik perebusan 50g) dengan rerata 83,55% memiliki kriteria disukai, sampel  C (Penambahan rumput laut dengan teknik perendaman 50g) dengan rerata 53,4% memiliki kriteria cukup disukai. Hasil kandungan gizi serat kasar roti tawar hasil eksperimen sampel A (Tanpa penambahan rumput laut) yaitu 0,08%, sampel B (Penambahan rumput laut dengan teknik perebusan 50g) yaitu 0,27%, sampel C (Penambahan rumput laut dengan teknik perendaman 50g) 0,37%.
PENGARUH JENIS FILLER TERHADAP NILAI KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO STAINLESS STEEL AISI 304 PADA PROSES PENGERJAAN LAS TIG Fitrianto, Aldona Dwi; Widodo, Rahmat Doni
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v12i2.20760

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekerasan dan struktur mikro hasil lasan sambungan las TIG pada stainless steel AISI 304 dengan penggunaan variasi jenis filler. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental untuk membuktikan adanya perbedaan nilai kekerasan dan struktur mikro, yang dihasilkan dari pengelasan TIG dengan memvariasikan penggunaan jenis filler ER 309 L dan ER 316 L pada penelitian stainless steel AISI 304. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif yang ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian membuktikan ada perbedaan nilai kekerasan dan struktur mikro yang dihasilkan oleh variasi filler. Nilai kekerasan maksimal dihasilkan pada penggunaan filler ER 309 L dengan nilai kekerasan rata-rata 410,32 kgf/mm2. Nilai kekerasan terendah dihasilkan pada penggunaan filler ER 316 L dengan nilai kekerasan rata-rata 397,78 kgf/mm2. Spesimen dengan filler ER 309 L struktur mikro logam lasan memiliki butiran karbida cr yang kecil mengakibatkan nilai kekerasannya meningkat signifikan dari pada spesimen dengan filler ER 316 L.
PENGARUH PENGGUNAAN KAMPAS KOPLING RACING DAYTONA TERHADAP PERFORMA MESIN SEPEDA MOTOR HONDA SUPRA X 125 Sofwan, Ahmad Agus; Wijaya, M. Burhan Rubai
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 11, No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v11i2.20277

Abstract

ABSTRAKKopling merupakan komponen kendaraan bermotor yang berperan penting dalam pemindahan transmisi dan meningkatkan kinerja kendaraan bermotor. Untuk meningkatkan kinerja kopling dapat dilakukan dengan penggunaan kampas kopling berbahan kevlar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan kampas kopling Daytona Racing terhadap Torsi dan Daya mesin sepeda motor Honda Supra X 125. Kevlar adalah sebuah merek dagang untuk serat fiber sintetis aramid. Komposit jenis Kevlar memiliki keuntungan kekuatan tinggi, kekakuan tinggi, dan densitas rendah dibandingkan dengan logam dan mempunyai umur lelah yang panjang, tahan korosi, tahan aus, stabil dalam lingkungan dan bahan insolasi termal dan listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, dimana torsi dan daya diuji menggunakan dinamometer. Data hasil penelitian yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh penggunaan kampas kopling Daytona Racing terhadap Torsi dan Daya mesin sepeda motor Honda Supra X 125. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan kampas kopling Daytona meningkatkan torsi dan daya pada putaran rendah dibandingkan dengan kampas kopling standar dengan rata-rata torsi yang dihasilkan sebesar 10,85 Nm pada 3000 RPM dan rata-rata daya sebesar 4,95 HP pada putaran 3000 RPM. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan kampas kopling Daytona lebih baik pada putaran rendah.Kata Kunci : kampas kopling Daytona, kevlar, torsi, dan dayaABSTRACTClutch is a component of motorized vehicles that plays an important role in transferring transmission and improving the performance of motorized vehicles. To improve clutch performance, it can be done by using a clutch of kevlar material. This study aims to determine the influence of Daytona Racing clutch lining on the torque and engine power of the Honda Supra X 125 motorcycle. Kevlar is a trademark for Aramid synthetic fiber. Kevlar composites have the advantages of high strength, high rigidity, and low density compared to metals and have a long fatigue life, corrosion resistance, wear resistance, stability in the environment and thermal and electrical insulation materials. The research method used is the experimental method, where torque and power are tested using a dynamometer. The data obtained from the research were then analyzed using descriptive analysis methods. The results showed the influence of the use of Daytona Racing clutch lining on the torque and engine power of the Honda Supra X 125 motorbike. The test results showed that the use of Daytona clutch lining increased torque and power at low speed compared to standard coupling with an average torque of 10.85 Nm at 3000 RPM and an average power of 4.95 HP at 3000 RPM rotation. Based on the results of the study it can be concluded that the use of Daytona clutch lining is better at low turns.Keywords : Daytona clutch, kevlar, torque and power
Pengaruh debit gas pelindung dan tegangan listrik terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro sambungan las GMAW pada baja karbon sedang EMS-45 Prasetya, Alfian Wahyu; Rusiyanto, Rusiyanto; Pramono, Pramono
Jurnal Kompetensi Teknik Vol 9, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jkomtek.v8i2.11689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi debit gas pelindung dan tegangan listrik terhadap tingkat kekerasan dan struktur mikro sambungan las GMAW pada baja karbo sedang EMS-45. Penelitian ini berjenis eksperimental menggunakan teknik analisis data deskriptif. Variasi debit gas yang digunakan adalah 12 liter/menit, 15 liter/menit, dan 18 liter/menit, sedangkan tegangan listrik yang digunakan adalah 25 Volt, 28 Volt, dan 31 Volt. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat kekerasan dan struktur mikro mengalami perubahan pada daerah weld metal dan HAZ, semakin banyak kandungan fasa perlit maka tingkat kekerasan akan meningkat. Tingkat kekerasan weld metal dan HAZ meningkat seiring dengan bertambahnya debit gas pelindung pada tingkat voltase yang sama seperti pada spesimen 1,2,3 voltase sebesar 245 kg/mm2, 260 kg/mm2, 277 kg/mm2 (weld metal) dan 270 kg/mm2,273 kg/mm2, 311 kg/mm2 (HAZ). Tingkat kekerasan menurun seiring peningkatan tegangan listrik pada debit gas yang sama seperti pada spesimen 3, 6, 9 sebesar 277 kg/mm2, 266 kg/mm2, 261 kg/mm2 (weld metal) dan 311 kg/mm2, 300 kg/mm2, 296 kg/mm2 (HAZ). Tingkat kekerasan naik seiring dengan kenaikan voltase dan debit gas seperti pada spesimen 1, 5, 9 sebesar 245, 260, 261 (weld metal) dan 270 kg/mm2, 290 kg/mm2, 296 kg/mm2 (HAZ).

Page 3 of 11 | Total Record : 108