cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BERORIENTASI CHEMOENTREPRENEURSHIP PADA PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN LIFE SKILL SISWA Nurmasari, Novita; -, Supartono; Sedyawati, Sri Mantini Rahayu
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Preliminary study has performed in a high school in Semarang within grade X of the school year 2012/2013, obtained the classical completeness students on chemistry subject less than 85% and the ability of students' life skill was lower, equal to 61%. This study applied the learning-oriented Chemoentrepreneurship (CEP) in petroleum subject. This study aimed to determine the effectiveness of the learning-oriented CEP in understanding the concepts and life skills of high school students’ grade X. The population in this study were class X students of high school in Semarang. The design used is a posttest only control design. The sample was taken by random cluster sampling technique, the class X-3 as the experimental class and the class X-2 as a control class. The results of completeness study showed that experimental class achieved mastery of classical study at 88.89%, while the control class was only 78.95%. The average of students’ concept understanding in experimental class was better than the control class respectively 80.11 and 74.32. The ability of student life skill increased from 61% to 84. The results showed that the learning-oriented CEP provided significant effectiveness in understanding the concepts and life skills of class X high school students.Keywords: Chemoentrepreneurship, Concept Understands, Life Skill 
PENGARUH PENGGUNAAN ARTIKEL KIMIA DARI INTERNET PADA MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA Supardi, Kasmadi Imam; Putri, Indraspuri Rahning
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) adalah suatu modelpembelajaran yang memusatkan pada pengajaran dan keterampilan pemecahan masalahyang diikuti dengan penguatan keterampilan. Penambahan sumber belajar dengan artikelkimia dari internet dapat menambah kemampuan berpikir kritis dan pengetahuan siswa,sehingga berpengaruh lebih baik terhadap hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalahmengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan artikel kimia dari internet pada modelpembelajaran CPS terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA N I Gombong padamateri kelarutan dan hasil kali kelarutan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelasXI IPA di SMA Negeri 1 Gombong tahun ajaran 2008/2009. Metode penelitian mengambilbentuk eksperimen. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metodedokumentasi, tes, angket, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan statistik parametrik,uji korelasi biserial, dan deskriptif kualitatif. Hasil uji hipotesis ini membuktikan penggunaanartikel kimia dari internet berpengaruh terhadap hasil belajar kimia materi kelarutan danhasil kali kelarutan. Kata kunci: creative problem solving, artikel, internet
KAJIAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMA DENGAN METODE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS MELALUI PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP -, Supartono; Wijayati, Nanik; Sari, Anita Harum
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode pembelajaran yang umum dilakukan oleh guru yaitu ceramah.Penggunaan metode STAD melalui pendekatan CEP, siswa dapat belajar danbekerjasama dalam pembelajaran untuk memecahkan suatu masalah sehingga siswadapat memahami suatu materi secara mendalam serta memupuk daya kreatifi tas dankeaktifan siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah “Apakah dalam metodepembelajaran STAD melalui pendekatan CEP dapat meningkatkan prestasi belajarkimia SMA kelas XI IA SMA Negeri 1 Blora. Teknik yang digunakan untuk mengambilsampel yaitu cluster random sampling. Metode yang digunakan untuk mengambil datayaitu metode observasi, metode angket, metode tes, metode dokumentasi. Data hasiltes kognitif yang diperoleh akan dianalisis melalui 2 tahap yaitu uji tahap awal dan ujitahap akhir. Dari analisis data pada uji tahap awal diperoleh bahwa rata-rata pre testantara kelas eksperimen dan kelas kontrol mempunyai kesamaan rata-rata yang sama.Berdasarkan analisis data pada uji tahap akhir diperoleh bahwa antara kelas eksperimendan kelas kontrol ada perbedaan hasil belajar yang signifi kan. Berdasarkan hasil analisisini dapat disimpulkan bahwa dengan metode STAD melalui pendekatan CEP dapatmeningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan larutan asam basa. Kata Kunci: student teams achievement divisions, chemo-entrepreneurship
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERSTRATEGI REACT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA KELAS XI lsmawati, Riva; Saptorini, Saptorini; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri berstrategi REACT terhadap hasil be/ajar serta menentukan besar kontribusinya pada hasil be/ajar. Manfaat yang diharapkan adalah perbaikan kondisi pembelajaran mata pelajaran kimia kelas XI melalui kegiatan pembelajaran kontruktivisme. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA kelas XI di Semarang. Analisis tahap awal menunjukkan populasi memiliki tingkat homogenitas sama dan berdistribusi normal. Rata-rata hasil be/ajar kelas eksperimen setelah diberi perlakuan lebih baik daripada kelas kontrol, yaitu masing-masing sebesar 75,52 dan 67, 14. Uji perbedaan dua rata-rata hasil be/ajar diperoleh thitung (4,85) > tiabel (1,66), sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil be/ajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Uji korelasi diperoleh koefisien korelasi biserial (rb) sebesar 0,58 dan thitung (5,68) > trabet (1,99), sehingga pengaruh yang ditimbulkan signifikan. Pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri berstrategi REACT ditunjukkan oleh koefisien determinasi sebesar 33,64%. Hasil be/ajar kognitif kelas eksperimen sudah mencapai ketuntasan be/ajar klasikal sedangkan kelas kontrol be/um. Rata-rata nilai afektif dan psikomotorik kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran inkuiri berstrategi REACT berpengaruh positif terhadap hasil be/ajar kimia siswa SMA kelas XI.
PENGEMBANGAN MEDIA FLASH BERBASIS PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Aprillia, Indah Triana; Nuswowati, Murbangun; Susilaningsih, Endang
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D). Tahapan rancangan pengembangan media flash ini menggunakan langkah prosedural oleh Borg and Gall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pada ranah kognitif, afektif dan psikomotorik dalam penggunaan media flash berbasis pembelajaran inkuiri. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Produk pengembangan dinyatakan valid dan layak apabila telah memenuhi kriteria baik atau sangat baik dari validator. Produk pengembangan teruji untuk meningkatkan hasil belajar siswa yaitu diuji berdasarkan penggunaan media flash pada proses pembelajaran. Hasil pengembangan produk media flash berbasis pembelajaran inkuiri dinyatakan valid dengan kategori baik dan layak diterapkan berdasarkan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan skor rata-rata ahli media 73.5 dan ahli materi 37. Media flash dinyatakan efektif karena 36 siswa mencapai nilai KKM pada hasil tes, dengan nilai n-gain 0,71 dan pada aspek afektif dan psikomotorik termasuk dalam kategori baik, serta mendapat respon positif dari penggunanya dilihat dari angket tanggapan siswa, sehingga media flash efektif meningkatkan hasil belajar siswa. The research include in Research and Development (R&D). This step of flash media development uses procedural step by Borg and Gall. The purpose of this research is to know the effectiveness in the cognitive, afective, and psychomotoric domain in using flash media based on inquiry learning. Data accumulation in this research uses observation, test, questionaire and documentation methods. The result data of this research is analyzed by using quantitative descriptive analysis method. Development product is called valid and proper if it has fullfilled good or very good criteria from the validator. The development product proved to improve the learning outcome that is proved base on the using of flash media in learning process. The development result of flash media product based inquiry learning is called valid with good and proper category is implemented base on properness test by media and matery expert with average score of media expert is 73,5 and matery expert is 37. The flash media is called effective because 36 students gain minimum campetence criteria (KKM) score in test result, with n-gain score is 0,71 and afective and psychomotoric aspect include in good category, and also get a positive respond from user that can be seen by the students responds questionare, so flash media is effective to improve the students learning outcome.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Rahayu, Sri; Widodo, Antonius Tri; -, Supartono
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Model pembelajaran advance organizer digunakan untuk memberdayakan seluruhpotensi siswa yang diperlukan untuk mengikuti pelajaran selanjutnya, namun keefektifannyadalam meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar belum pernah diteliti. Tujuan penelitianini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui pengembanganmodel pembelajaran advance organizer. Pengumpulan data dilakukan dengan test tertulis,observasi, angket, dan wawancara. Kesahihan data diuji dengan uji normalitas danhomogenitas sampel, sedangkan uji beda dua rerata menggunakan uji Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pembelajaran yang digunakan dalampenelitian dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihatdari aktivitas belajar kelas eksperimen yang memiliki rerata lebih tinggi dibandingkan aktivitasbelajar kelas kontrol. Selain itu, hasil belajar kelas eksperimen lebih besar dari KKM yaitu79,05 sedangkan hasil belajar kelas kontrol dibawah KKM yaitu 68,52. Hasil data angketyang diperoleh menunjukkan hampir 90% siswa menyukai model pembelajaran advanceorganizer.Kata Kunci:  advance organizer, aktivitas, hasil belajar
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER DENGAN PENDEKATAN CHEMO-EDUTAINMENT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA Prasetya, Agung Tri; Priatmoko, Sigit; -, Miftakhudin
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis komputer dengan pendekatan Chemoedutainment(CET) merupakan salah satu alternatif proses pembelajaran kimia yang variatifdan mampu meningkatkan hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiada tidaknya pengaruh positif penggunaan media pembelajaran berbasis komputer denganpendekatan CET terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA Negeri 16 Semarang.Populasi penelitian terdiri atas 78 siswa yang terbagi ke dalam 2 kelas. Kelas XI–IA 1 sebagaikelompok eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan media berbasis komputerdengan pendekatan CET dan kelas XI-IA 2 sebagai kelompok kontrol yang diberikanpembelajaran secara konvensional. Berdasarkan hasil analisis uji kesamaan dua rata-ratadata hasil pre test, diketahui bahwa kedua kelompok berangkat dari kondisi awal yang sama.Hasil uji t data post test menunjukkan bahwa rata-rata hasil post test kelompok eksperimenlebih baik dibanding kelompok kontrol. Analisis pengaruh penggunaan media pembelajaranberbasis komputer dengan pendekatan CET menghasilkan harga koefi sien korelasi biseri(rb) sebesar 0,676 dengan pengaruh positif terhadap hasil belajar sebesar 45,70%. Kata Kunci: media berbasis komputer, chemo-edutainment
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN KIT BERORIENTASI VISUAL, AUDITORY, KINESTHETICATTACHEDTERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK LARUTAN ASAM BAS Putri, D.P.; Kusuma, E.; Saptorini, Saptorini
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas hasil belajar dan pembelajaran serta peningkatan hasil belajar siswa yang mendapat pembelajaran menggunakan kit berorientasi VAKA pada materi pokok larutan asam basa. Populasi bersifat normal dan homogen sehingga digunakan teknik cluster random sampling untuk memperoleh sampel. Efektivitas pembelajaran kimia menggunakan kit berorientasi VAKA sebesar 87.50% terhadap kognitif siswa. Uji Mann Whitney U Test memberikan hasil Zhitung (-12.37) < -Z1abe1 (-1.966) yang berarti ada perbedaan tingkat kreativitas yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen dengan kreativitas siswa kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan kit berorientasi VAKA efektif terhadap hasil belajar dan kreativitas siswa.The purpose of this study was to determine the effectiveness of teaching and learning outcomes as well as the increase in students' learning outcomes who experienced the kit-oriented Vaka learning acid-base solution topic. Population were normal and homogeneous so that cluster random sampling technique was used to obtain the sample. The effectiveness of learning chemistry using kit-oriented Vaka was 87.50% of the student's cognitive. The results of Mann Whitney U test gave Zeal (-12.37) <-Z1ab1e (-1966) which means there was a significant difference difference of creativity levels between experimental and control class with creativity of experimental class was better than that of the control class. It can be concluded that learning using the kit oriented Vaka was effective towards students' learning outcomes and creativity.
APLIKASI MODEL JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN KIMIA MATERI pH LARUTAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA Istijabatun, Siti
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka meningkatkan keberhasilan siswa untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, perlu dilakukan inovasi dalam pembelajaran. Salah satu inovasi tersebut adalah menggunakan Model Pembelajaran Jigsaw. Pembelajaran dengan model Jigsaw merupakan suatu model pembelajaran yang melibatkan tim ahli, yaitu tim yang bertugas untuk membahas suatu konsep tertentu untuk dijelaskan kepada anggota kelompok semula. Model pembelajaran Jigsaw menuntut siswa untuk kreatif, mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan kelompoknya. Dalam penelitian ini, diamati bagaimana motivasi dan hasil belajar kimia siswa setelah mengalami pembelajaran dengan menggunakan model Jigsaw. Penelitian ini terdiri atas 2 siklus. Pada setiap akhir siklus dilakukan tes untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa. Validasi data dilakukan oleh teman sejawat. Indikator kinerja pada penelitian ini adalah meningkatnya jumlah siswa yang mencapai KKM mata pelajaran kimia sekurang-kurangnya sebesar 72% secara klasikal pada akhir siklus I di kelas XI IPA3 SMA N 1 Pegandon. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang mencapai KKM mengalami peningkatan yakni dari 58,8% sebelum menggunakan model Jigsaw menjadi 61,8% setelah menggunakan model Jigsaw pada siklus I dan 73,5 % pada siklus II. Selain itu juga terdapat peningkatan motivasi siswa dalam belajar kimia yang diukur melalui observasi dan wawancara. In order to increase student success in achieving the expected competencies, need innovations in learning. One of them by using Jigsaw Learning Model. Learning with Jigsaw model is a model of learning which involves a team of experts, the team assigned to discuss a certain concept to be explained to members of the original group. Jigsaw learning model requires students to be creative, have high curiosity as well as having responsibility for himself and his group. In this study, it was observed how the chemistry motivation and learning outcomes of students after studied by using Jigsaw model. This study consisted of two cycles. At the end of every cycle carried out tests to determine the level of student understanding. Validation of data is conducted by peer review. The performance indicators in this study is the increasing number of students who reach minimum critreria achievement (KKM) on chemistry subjects of at least 72% in the classical style at the end of the first cycle in class XI IPA3 SMA N 1 Pegandon. Results showed that students who achieve the KKM has increased from 58.8% before using Jigsaw model became 61.8% after using Jigsaw model in the first cycle and 73.5% in the second cycle. Also there is an increase in students' motivation to learn chemistry as measured through observation and interviews.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KIMIA DENGAN PENDEKATAN PROJECT-BASED LEARNING Kurniadi, Didi; Supardi, Kasmadi Imam; -, Latifah
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The low learning outcome chemistry mainly caused by the learning process did not  provide the opportunity for students to gain learning experience. The purpose of this research was to improve student learning outcomes with Project-Based Learning approach. This study was a class action (Class-Room Action Research). This study was conducted in two cycles, each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. The focus of this research was improving student learning outcomes. The data collection techniques used were technical documentation, observation and tests. Research was successful if at least 23 of the 30 students scored more than 75. The results showed that the application of Project-Based Learning approach can improve learning outcomes. Research data completeness cognitive learning outcomes cycle I was 23 of the 30 students completed, affective domain was 23 of 30 students completed and psychomotor domains was 27 of 30 students completed. Research data completeness cognitive learning outcomes cycle II was 26 of 30 students completed, the affective domain was 24 of the 30 students completed and psychomotor domains was 26 of the 30 students completed. This means that the indicator set had achieved success on the cycle II. From the research, it was concluded that implementing Project-Based Learning approach could improve student learning outcomes of chemistry.Keywords: Learning Outcome, Project-Based Learning, Purifying Of Table Salt 

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue