cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
UJI KRITERIA INSTRUMEN PENILAIAN HASIL BELAJAR KIMIA Yustika, Ana; Susatyo, Eko Budi; Nuswowati, Murbangun
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted with descriptive method to determine the results of assessment criteria for learning outcomes instrument in chemistry subject of class XI. The test include the analysis of the validity, difficulty index, level of matter, distractor effectiveness and reliability of the odd semester final examination in the academic year 2013/2014 chemistry subjects at a Public Senior High School of Ambarawa and a Public Islamic Senior High School of Suruh. Form of matter that is analyzed is multiple choice, with total 40 items. Based on the test results in Public Senior High School of Ambarawa, it is known that 27 items valid, by about C1/know up to C3/apply level. There are 3 tems was difficult, 12 items medium, and 25 items easy. Of the total 160 existing distractor items, 89 items classified distractor effective. Instruments classified as reliable because it has a reliability coefficient of 0.70. While the test results in Public Islamic Senior High School of Suruh, 28 items were classified as valid items by about C1/know up to C4/analyze level. There are 10 items was medium and 30 items easy. Effective distractor was 91 items. Instruments classified as reliable because it has a reliability coefficient of 0.81.Keywords: Assessment, Criteria, Instrument
PENGARUH PENDEKATAN AESOP’S BERBANTUAN GUIDANCE WORKSHEET TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Pahlevi, Mirza; -, Sudarmin; Prasetya, Agung Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 7, No 1 (2013): January 2013
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning activity will be fun and optimal when applied using an appropriate learning media. One approach that can be used by teachers in teaching is the Aesop's approach with media assisted of Guidance Worksheet. This study aimed to determine whether the use of the Aesop's approach with media assisted of Guidance Worksheet have significant effect on student learning outcomes in subject of hydrocarbons and wether it have  effectiveness after it applied on an high school student in Semarang. This study uses a real experiment design. The sampling technique used is cluster random sampling, one class was as an experimental class using the Aesop's approach with media assisted of Guidance Worksheet while one class was as a control class using conventional methods. The intake of data research were obtained through the method of documentation, testing, observation and questionnaires. The average grade of post test in experimental class is 86.80 while in control class is 80.64. Hypothesis testing obtained t count (4,858) > t table (1,99), which means that an average grade of cognitive learning outcomes in experiment class was better than the control class. It can be concluded that the Aesop's approach with media assisted of Guidance Worksheet had an effect on chemistry learning outcomes of hydrocarbon subject and it increase the effectiveness of student learning.
PENGGUNAAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LIFE SKILL SISWA SMA Kusuma, Ersanghono; -, Sukirno; Kurniati, Ika
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan life skill siswa dengan hasilbelajar termasuk di dalamnya, dengan menerapkan pendekatan chemo-entrepreneurship(CEP) berorientasi green chemistry. Fokus yang diteliti adalah untuk meningkatkankemampuan life skill dan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan CEPberorientasi green chemistry. Berdasarkan analisis data hasil penelitian pada siklus Idiperoleh rata-rata nilai dan ketuntasan life skill siswa masing-masing adalah 53,55 dan65% dengan kriteria sedang, pada siklus II meningkat dibandingkan siklus I dengan kriteriabaik, serta rata-rata nilai dan ketuntasan life skill siswa menjadi 60,025 dan 92,5%. Padasiklus III meningkat dibandingkan siklus II, yaitu kemampuan life skill siswa tergolong baikyaitu diperoleh nilai rata-rata dan ketuntasan life skill masing-masing sebesar 63,64 dan100%. Rata-rata nilai kognitif siswa pada siklus I adalah 65,49 dengan ketuntasan 70%, padasiklus II ketuntasan klasikal hasil belajar kognitif meningkat sebesar 12,5% yaitu dari 70%menjadi 82,5% sedangkan nilai rata-rata kelas menjadi 70,99. Pada siklus III ketuntasanklasikal hasil belajar kognitif meningkat 17,5% dari siklus II yaitu dari 82,5% menjadi100% serta nilai rata-rata kelas menjadi 75. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwadengan menggunakan pendekatan CEP berorientasi green chemistry dapat meningkatkankemampuan life skill siswa dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : chemo-entrepreneurship, life skill, green chemistry
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI ANDROID Alfiantara, Anggih; Kusumo, Ersanghono; Susilaningsih, Endang
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pembelajaran dapat dilakukan dari berbagai variabel pembelajaran, salah satunya berupa modulsebagai variabel bahan ajar. Pengembangan modul berbantuan android application mobile berorientasi Problem Based Learning diharapkan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar.Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengetahui validitas modul berorientasi Problem Based Learning dan untuk mendapatkan respon dari pengguna. Desain penelitian yang digunakan yaitu four-D Models yang dimodifikasi. Pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan metode angket.Kelayakan awal bahan ajar ditentukan oleh ahli materi dan ahli media menggunakan teknik deskriptif persentase. Kelayakan akhir bahan ajar ditentukan berdasarkan hasil pengujian. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Secara kuantitatif, data hasil penelitian dianalisis dengan cara menghitung rerata skor dan menentukan kriteria pada interval kelas tertentu. Uji validitas modul memperoleh nilai rata-rata sebesar 3,196, dengan persentase skor rata-rata 79,905%. Data skor perolehan angket tanggapan siswa sebesar 3,21, dan angket tanggapan guru sebesar 3,40, sehingga modul ini terbukti memenuhi kriteria layak yang didukung dengan respon baik dari pengguna.Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa modul ini dinyatakan valid dan mendapat respon baik dari pengguna sehinggadapat digunakan sebagai sumber belajar.
PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR Wulandari, Rizki; Widodo, Antonius Tri
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 2 (2012): July 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya hasil be/ajar dan keaktifan siswa kelas XI suatu SMA di Kabupaten Kudus pada materi pokok Kelarutan dan hasil Kali Kelarutan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran think pair share berbasis creative problem solving. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil be/ajar siswa. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental, dengan populasi seluruh siswa kelas XI. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling, sehingga diperoleh kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol. Data peningkatan hasil be/ajar kognitif siswa diperoleh dari tes soal pilihan ganda, sedangkan data hasil be/ajar psikomotorik dan afektif siswa dari lembar observasi. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan hasil be/ajar dan keaktifan siswa. Selain itu, juga terjadi peningkatan ketuntasan klasikal hasil be/ajar kognitif yakni sebesar 95,24%, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 80,00%. Besarnya pengaruh pembelajaran TPS berbasis Creative Problem Solving sebesar 35,35 %.Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran think pair share berbasis creative problem solving dapat meningkatkan hasil be/ajar siswa.
UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA FISIKA 5 DENGAN PENDEKATAN CHEMO-ENTREPRENEURSHIP MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY Kadarwati, Sri; Saputro, Subiyanto Hadi; Priatmoko, Sigit
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 4, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical Chemistry 5 is a main and diffi cult course for students because of itsrelation to microsspic properties and abstract with the result that the visualization isnecessity. Therefore, the appealing learning that can manure the students’ creativenessand innovation and motivate students to be entrepreneurs is necessity. Such learning is alearning using chemo-entrepreneurship (CEP) approach. Lesson study activity is potentialin learning community and collaboration development effectively. Therefore, the learning ofPhysical Chemistry 5 using CEP approach through lesson study activity is necessity. Thisresearch was aimed to improve the students’ achievement on Physical Chemistry 5 lectureusing CEP approach through lesson study activity. This research was conducted by quasiexperiment method involving students on seventh semester of Chemistry Programme assubject. Lesson study activity was conducted by three stages i.e. planning, doing, andrefl ecting. The instrument of research included the achievement test, observation sheets,and questionnaire sheets. The results showed that the achievement of experimental groupwas higher than of controlled group. The learning completeness of experimental group washigher than of controlled group. It was shown that this learning can improve students’ life skill. Key words: achievement, chemo-entrepreneurship, lesson study
PENINGKATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA CALON GURU KIMIA DENGAN PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KIMIA DASAR BERORIENTASI CHEMOE-NTREPRENEURSHIP Sumarti, Sri Susilogati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk meningkatkan jiwa kewirausahaanmahasiswa calon guru kimia dengan pembelajaran praktikum kimia dasar berorientasichemo-entrepreneurship (CEP). Ada 6 aspek yang diduga dapat mendukung peningkatanjiwa kewirausahaan mahasiswa yaitu kemampuan dalam berpikir/bertindak kreatif, kritis,kerjasama, kegigihan , kemandirian dan inisiatif. Alat evaluasi dalam penelitian inimeliputi kemampuan jiwa kewirausahaan calon guru kimia yang telah dikuasai denganmengacu indikator kemampuan kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, kreativitas daninovasi dalam kegiatan praktikum. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap kemampuan jiwakewirausahaan, maka dapat dikatakan bahwa semua kelompok mahasiswa telah mempunyaijiwa kewirausahaan dengan kriteria sangat baik (SB) dalam berpikir/bertindak kreatif, kritis,kerjasama, kegigihan dan inisiatif. Sedangkan untuk kemandirian mempunyai tingkatpencapaian baik (B). Keberhasilan juga ditunjukkan oleh respon mahasiswa yang cenderungpositif. Untuk lebih mengoptimalkan upaya tersebut disarankan agar aspek-aspek yangdikembangkan juga harus didukung dengan sumber belajar yang memadai. Kata Kunci: chemo-entrepreneurship, jiwa kewirausahaan
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORA Y BERORIENTASI PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN "MENCARI HARTA KARLIN" TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA Nurhayati, S.; Subroto, T.; Sari, D.S.
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berorientasi Problem-based Learning (PBL) berbantuan media permainan "Mencari Harta Karun" terhadap hasil belajar kimia. Penelitian ini mengacu pada true experimental design. Berdasarkan hasil analisis diperoleh rb 0,616 dengan besarnya kontribusi 37,99%. Simpulan pada penelitian ini penggunaan model pembelajaran CRH berorientasi PBL berbantuan media permainan "Mencari Harta Karun" berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa kelas XI SMA 2 Kudus pada materi pokok larutan penyangga dan hidrolisis dengan kontribusi 37,99%.This study was aimed to determine the effect of learning models Course Review Horay (CRH) oriented Problem­ based Learning (PBL) media-assisted game "Finding Treasure" on chemistry learning outcomes. This study refers to the true experimental design. Based on the analysis, the value of rb was 0.616 with the contribution of 37.99%. it can be concluded that the use of CRH-oriented learning model-assisted PBL media game "Finding Treasure" affected on chemistry learning outcomes of class XI SMA 2 Kudus on the topic of buffer solution and hydrolysis with contribution of 37.99%.
KONTRIBUSI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA Rohayati, Rohayati; Sumarni, Woro; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pembelajaran berbasis proyek terhadap jiwa kewirausahaan siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik cluster random sampling dan terambil 2 kelas dari 5 kelas. Kelas eksperimen I menggunakan pembelajaran berbasis proyek, sedangkan kelas eksperimen II menggunakan pembelajaran ceramah. Desain penelitian ini adalah pretest posttest control group design. Data diperoleh dengan metode observasi dan angket. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji t dan skala likert. Hasil analisis secara kuantitatif kelas eksperimen dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,40; aspek disiplin sebesar 3,47; aspek tanggungjawab sebesar 3,39; aspek komunikatif sebesar 3,07; aspek percaya diri sebesar 3,15; aspek ulet sebesar 3,14; aspek kreatif sebesar 2,84; dan aspek inovatif sebesar 2,95. Sedangkan kelas eksperimen II dengan nilai aspek kerjasama sebesar 3,14; aspek disiplin sebesar 3,49; aspek tanggungjawab sebesar 3,23; aspek komunikatif sebesar 3,14; aspek percaya diri sebesar 3,02; aspek ulet sebesar 2,98; aspek kreatif sebesar 2,78; dan aspek inovatif sebesar 2,59. Hasil analisis secara kualitatif data angket jiwa kewirausahaan pada kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik, sedangkan pada kelas eksperimen II berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek berkontribusi terhadap jiwa kewirausahaan siswa. This research aimed to determine the effect of project based learning for students entrepreneurship. Samples were taken with a cluster random sampling technique and drawn two of fifth group. Experimental-I group using project based learning, while experimental-II group using conventional based learning. Design used is pretest posttest control group design. Data collected by observation and questionnaires. Data analyzed using t-test and likert scale. The analysis result of the experimental-I group with score aspects of cooperation 3,40; aspects of discipline 3,47; aspects of responsible 3,39; aspects of communicative 3,07; aspects of selfconfident 3,15; aspects of ductile 3,14; aspects of creative 2,84 and aspects of innovative 2,95; while experimental-II group with score aspects of cooperation 3,14; aspects of discipline 3,49; aspects of responsible 3,23; aspects of communicative 3,14; aspects of self-confident 3,02; aspects of ductile 2,98, aspects of creative 2,78 and aspects of innovative 2,59. The analysis result of questionnaries entrepeneurships, experimental-I group with high category, while experimental-II group with medium category. The result of research can concluded that project based learning have effect to students entrepreneurship.
HASIL BELAJAR KIMIA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN METODE THINK-PAIR-SHARE DAN METODE EKSPOSITORI Sunarto, Wisnu; Sumarni, Woro; Suci, Eli
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2008): January 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian dalam rangka mengkomparasikan hasil belajar kimia bagisiswa yang mendapat pembelajaran melalui metode Think-Pair-Share dengan siswa yangmendapatkan pembelajaran melalui metode ekspositori pada pokok bahasan kelarutan danhasil kali kelarutan di kelas XI SMA Negeri 2 Brebes. Sampel dalam penelitian ini diambilmelalui teknik random cluster. Kelas eksperimen 1 mendapatkan pembelajaran denganmetode Think-Pair-Share sedangkan kelas eksperimen 2 mendapatkan pembelajarandengan metode ekspositori. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik tes (untuk aspekkognitif), observasi (untuk aspek psikomotorik) dan angket (untuk aspek affektif). Hasilanalisis data menunjukkan: untuk aspek kognitif rerata hasil belajar kelompok eksperimen1 = 75,4 dan s = 8,4, dan rerata hasil belajar kelompok eksperimen 2 = 70,8 dan s = 6,7,melalui uji t satu pihak rerata hasil belajar kelompok 1 lebih baik dibandingkan reratahasil belajar kelompok 2 (α = 5%). Hasil belajar aspek afektif ( x1 = 82,80 dan 2 = 77,57),sedangkan hasil belajar aspek psikomotorik (1 =78,32 dan 2 = 75,59) Simpulan penelitianini adalah hasil belajar kimia metode Think-Pair-Share lebih baik daripada pembelajaranmetode ekspositori.Kata Kunci: think-pair-share, ekspositori

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue