cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia
ISSN : 19790503     EISSN : 25031244     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/jipk
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN STRATEGI PROBLEM POSING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF PESERTA DIDIK PADA MATERI REAKSI REDOKS Jannah, Roudlotul; Rusmini, Rusmini
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 14, No 2 (2020): July (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative thinking skills are very important in the study of chemistry, especially in the oxidation reduction reaction material. STAD learning model with problem posing strategy. This study aims to train students' creative thinking skills through the application of Student Teams Achievement Divisions (STAD) cooperative learning models with problem posing strategies in the oxidation-reduction reaction material. The Study used one group pretest posttest design in X MIA class MA Kanjeng Sepuh Sidayu Gresik with a total of 51 students conducted during two meetings. The results of the data obtained were analyzed using quantitative analysis and The result of this research are the students' creative thinking skills have increased, this is reinforced by the N-gain score obtained by students. Students' creative thinking skills in the oxidation reduction reaction material increase in each indicator, and student learning outcomes have an average score in class X MIA of 89.41%. Classical completeness learning outcomes of class X MIA students is 90.19%. That is to say that students who followed the learning process have complete learning outcomes .
PENINGKATAN PEMAHAMAN SISWA PADA KONSEP SENYAWA TURUNAN ALKANA MELALUI LEARNING CYCLE 5E BERBANTUAN PETA KONSEP Suhanda, Suhanda; Suryanto, Sugeng
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 14, No 2 (2020): July (2020)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran kimia SMA, materi senyawa turunan alkana merupakan kelanjutan dari materi hidrokarbon dan minyak bumi yang telah dipelajari saat siswa berada di kelas XI. Pengalaman sebagai guru menunjukkan bahwa sebagian besar siswa masih kesulitan dalam memahami konsep senyawa turunan alkana. Penelitian tindakan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa pada konsep senyawa turunan alkana dengan penerapan Learning Cycle (LC) 5E berbantuan peta konsep. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Purworejo pada semester genap tahun pelajaran 2018/2019. Metode yang digunakan berupa penelitian tindakan kelas dengan tiga siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan soal tes pemahaman konsep, wawancara dan angket tanggapan siswa terhadap penerapan LC 5E berbantuan peta konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kinerja tercapai pada siklus ke 3. Pemahaman konsep siswa pada prasiklus sebesar 48%, pada siklus I sebesar 72 % menjadi 84% pada siklus 2, dan mencapai 87% pada siklus 3. Ketuntasan klasikal pada prasiklus sebesar 46%, siklus 1 sebesar 68%, siklus 2 meningkat menjadi 78%, dan pada akhir siklus 3 sudah mencapai 100%. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan LC 5E berbantuan peta konsep memberikan dampak positif bagi peningkatan pemahaman siswa pada konsep senyawa turunan alkana.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Instructional Approach Learning pada Mata Kuliah Kemampuan Dasar Mengajar Kimia Kurniati, Tuti
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i1.29570

Abstract

Teachers must have competency standards in carrying out their duties. The competencies that must be possessed by professional teachers are pedagogic competence, professional competence, personal competence and social competence. In order for students to master the four competence and basic skills of teaching it is necessary to develop modul materials based on instructional approach learning. The purpose of this research is to develop modul materials. Ths research following 3D model of Thiagarajan which consists of the definition stage, the design stage and the development stage.  The result of the research shows are the validity of the material aspect is 97.5% and the media is 87.5% in valid criteria. Practicality based on the value of the student response questionnaire in the individual trial was 95.8% and the small group test wa 89.6% which was considered very practical.
ANALISIS MISKONSEPSI MENGGUNAKAN TES DIAGNOSA THREE-TIER MULTIPLE CHOICE PADA MATERI STOIKIOMETRI Lestari, Etika Ayu; Harjito, Harjito; Susilaningsih, Endang; Wijayati, Nanik
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v15i2.29171

Abstract

This study aims to analyze the profile of students' misconceptions on stoichiometric material and to find out the findings obtained from the misconception analysis. This research method is a mixed method with a sequential explanatory design. Quantitative data collection methods using test and questionnaire methods. Qualitative data method with interview method. The total misconception profile on stoichiometric material was 44.6%. The profile of misconceptions based on the achievement of the highest concept understanding indicator was 65%. The concepts that cause chemical misconceptions of stoichiometric competence in students include the basic laws of chemistry, molar mass, molar volume, number of particles, limiting reagents and empirical formulas. Factors that can cause misconceptions in students found by researchers are situations that are less conducive, lack of student interest in learning chemistry, learning methods that are not correct, lack of courage to ask questions, low student motivation.
The Analysis of Students’ Mental Models Using Macromedia Flash-Based Learning Media on Molecular Shapes Lesson Siregar, Erlina Azmi; Kurniawati, Yenni
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i1.29869

Abstract

The profile of students’ mental model was very needed to know student successes and difficulties in describing macroscopic, submicroscopic, symbolic representation as the characteristics of chemistry. This research aimed at analyzing the profile of students’ mental model of experimental and control groups, and knowing the effect of Macromedia Flash based learning media toward students’ mental model at the tenth grade of MIA.  This research was conducted in the Academic Year of 2019/2020 at State Senior High School 1 Pekanbaru on Molecular Shapes lesson. It was Mixed Method Research integrating qualitative and quantitative researches with explanatory design. There were 20 students as the samples selected by using Simple Random sampling technique.  Instruments used in this research were two-tier diagnostic test and interview to strengthen the data obtained. The results of analyzing the data showed that the profile of students’ mental model of experimental group using Macromedia Flash based learning media overall had 70% intact mental model and 30% alternative mental model, the control group students had 37% intact mental model and 63% alternative mental model.  The research findings also showed that there was an effect of Macromedia Flash based learning media toward students’ mental model.  The result of hypothesis testing that SPSS was used to help showed sig. (2-tailed) 0.000, it meant that Ha was accepted and H0 was rejected.  
DESAIN TES DIAGNOSTIK TWO-TIER UNTUK ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Rosyada, Fattya; Supardi, Kasmadi Imam; Kasmui, Kasmui; Sriwijayanti, Nafiroh
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v15i2.15878

Abstract

 Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (RD) yang bertujuan untuk menghasilkan instrumen tes diagnostik two-tier untuk analisis pemahaman siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan serta menguji kelayakan instrumen ditinjau dari validitas dan reliabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan instrumen tes metode 4D, terdiri atas tahapan define, design, develop, and dissemination. Metode pengambilan data yang dilakukan yaitu metode observasi, tes, wawancara, dan angket. Data yang diperoleh pada penelitian ini adalah hasil validasi ahli, hasil tahap uji coba 1, uji coba 2, implementasi uji skala kecil dan skala besar, serta hasil angket tanggapan siswa. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Instrumen tes diagnostik two-tier yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan reliabel. Hasil validasi ahli mengenai kelayakan instrumen mendapat rerata skor 36,8 dari jumlah skor total 44 dengan kategori sangat layak dan reliabilitas sebesar 0,72. Hasil rekapitulasi analisis profil pemahamanan tiap siswa pada keseluruhan 23 butir soal tes diagnostik two-tier menunjukkan profil pemahaman utuh sebesar 25,15%, profil tidak paham sebesar 40,64%, profil menebak 2,98%, profil kurang paham 25,23% dan profil terjadi miskonsepsi sebesar 5,96%. Berdasarkan hasil penelitian tes diagnostik two-tier yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif untuk analisis pemahaman konsep siswa. 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Larutan Elektrolit Berbasis Model Argument-Driven Inquiry untuk Melatih Keterampilan Argumentasi Ilmiah Siswa SMA Akili, Abd. Wahid Rizaldi; Lukum, Astin; Laliyo, Lukman Abdul Rauf
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i1.28996

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan larutan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry yang valid untuk melatih keterampilan argumentasi ilmiah siswa SMA. Pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan model 4D (Four D), yang meliputi tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop), serta tahap penyebaran (dissemination). Namun dalam pelaksanaannya, penelitian ini terbatas hanya sampai pada tahap develope. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar validasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan hasil penelitian, yaitu perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi buku siswa, RPP, LKPD, video pembelajaran dan instrumen tes keterampilan argumentasi ilmiah  telah memiliki validitas dengan kategori sangat valid; Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran materi larutan elektrolit dan non elektrolit berbasis model pembelajaran Argument-Driven Inquiry telah memenuhi syarat valid dari segi isi dan konstruk.
AKTIVITAS METAKOGNITIF MAHASISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MELALUI GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT PADA MATERI KESETIMBANGAN KIMIA Fuldiaratman, Fuldiaratman; minarni, Minarni; Pamela, ssaura Sherly
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v15i2.28256

Abstract

Pemecahan masalah adalah proses yang digunakan untuk menyelesaikan masalah. Proses pemecahan masalah melibatkan aktivitas metakognitif bagi seseorang yang dapat menggali keterampilan berpikir metakognitif. Keterampilan metakognitif berperan penting dalam memecahkan masalah khususnya dalam mengatur dan mengontrol aktivitas kognitif peserta didik. Strategi metakognitif merujuk pada cara untuk meningkatkan kesadaran mengenai proses berpikir dan pembelajaran yang berlaku. Kesadaran tersebut dapat membantu seseorang untuk mengontrol pikirannya dengan merancang, memantau dan menilai apa yang dipelajari. Pembelajaran pemecahan masalah kimia setiap individu menunjukkan kecenderungan tertentu, pola berpikir khusus, cara menanggapi, dimana faktor-faktor tersebut menentukan gaya belajar dan gaya berpikir seseorang dalam mengingat, berpikir untuk menyelesaikan masalah yang dikenal dengan gaya kognitif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan metakognitif mahasiswa yang memiliki gaya kognitif Field Independent dalam memecahkan masalah kesetimbangan kimia. Subyek penelitian ini yaitu mahasiswa pendidikan kimia semester I Fakultas FKIP Universitas Jambi yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan tes GEFT, tes pemecahan masalah, dan wawancara. Teknik analisis data keterampilan metakognitif dari hasil wawancara menggunakan analisis model Miles dan Huberman. Data yang diperoleh nantinya diuji keansahannya melalui triangulasi. Hasil sementara yang diperoleh menyatakan keterampilan metakognisi mahasiswa Pendidikan Kimia rata-rata berada pada tingkatan strategic use. Tingkatan ini meyatakan mahasiswa memiliki strategi dalam pemecahan masalah, namun masih ragu dalam memperbaiki apabila terjadi kekeliruan dalam pemecahan masalahnya. Mahasiswa juga melihat kembali hasil pekerjaan, keterampilan monitoring pekerjaan terlihat baik. Perbedaan aktivitas metakognitif dengna gaya kognitif yang sama ini terjadi karena kebiasaan belajar nya. Semakin baik kebiasaan belajarnya maka semakin baik pula kemapuan pemecahan masalah dan aktivitas metakognitifnya.
Pengembangan Modul Bermuatan Multirepresentasi pada Materi Hidrokarbon untuk SMA/MA Fahmi, Titah Nor; Fikroh, Retno Aliyatul
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 16, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v16i1.30116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul kimia bermuatan multirepresentasi pada materi hidrokarbon untuk SMA/MA. Jenis penelitian yakni penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model 4D (four -D model) yang diadaptasi dari Thiagarajan. Tahapan model 4D meliputi tahap define (Pendefinisian), tahap design (perancangan), tahap develop (pengembangan), dan tahap disseminate (penyebaran). Akan tetapi penelitian ini hanya dibatasi pada tahap develop (pengembangan). Kelayakan modul dapat ditinjau dari kriteria pada beberapa aspek yakni aspek kelayakan isi/materi, aspek kelayakan penyajian, aspek bahasa, aspek kegrafikaan, dan aspek multirepresentasi yang sesuai dengan komponen modul multirepresentasi, penilaian para ahli, dan respon siswa. Peninjauan produk dilakukan oleh dosen pembimbing, tiga peer reviewer, satu ahli materi, satu ahli media, lima guru kimia SMA/MA, dan sepuluh siswa. Pengambilan data menggunakan lembar angket validasi dan penilaian yang disusun menggunakan skala Likert serta lembar respon siswa yang disusun menggunakan skala Guttman. Hasil validasi dalam penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran kimia pada materi hidrokarbon bermuatan multirepresentasi untuk siswa SMA/MA layak digunakan sebagai sumber belajar. Hal ini dapat dilihat dari persentase hasil validasi dari ahli materi, ahli media, guru kimia SMA/MA, dan repon siswa untuk seluruh aspeknya yakni 73,2%, 91,7%, 91%, dan 91% dengan kualitas modul yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat baik.
KETERAMPILAN METAKOGNITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI PESERTA DIDIK EKSTROVERT Fuldiaratman, Fuldiaratman; minarni, Minarni; Pamela, Issaura Sherly
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 15, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jipk.v15i2.30744

Abstract

Metakognitif merupakan keyakinan diri peserta didik terhadap kemampuan dan pengaturan diri yang mereka miliki.Keterampilan ini juga berpengaruh terhadap keterampilan pemecahan masalah.Peserta didik yang memiliki metakognitif yang baik, juga memiliki keterampilan pemecahan masalah yang baik pula.Materi stoikiometri merupakan materi kimia yang menuntut peserta didik menggunakan keterampilan pemecahan masalahnya.Peserta didik dengan tipe ekstrovert cenderung lebih mudah dalam melakukan pemecahan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanketerampilan metakognitif peserta didikekstrovertdalam pemecahan masalah stoikiometri.Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif.Data dalam penelitian adalah deskripsi tentang keterampilan metakognitif peserta didik ekstrovertdalam pemecahan masalah stoikiometri.Subjek penelitian adalah 2 orang peserta didik kelas X SMA Negeri 5 Kota Jambi.Teknik penggumpulan data yaitu tes dan wawancara yang mendalam.Penelitian menunjukkan hasil tes peserta didik berbeda.Peserta didik ekstrovertt, tidak sama keterampilan metakognitifnya. Peserta didik terampil dalam pemecahan masalah, mampu memahami masalah, memiliki strategi yang baik, dan mampu memeriksa pekerjaannya.Hal ini dibuktikan dengan wawancara, mereka menyatakan mengetahui kemampuan yang dimiliki dan melihat kembali hasil pekerjaan mereka.

Filter by Year

2008 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 18, No 1 (2024): January 2024 Vol 17, No 2 (2023): July 2023 Vol 17, No 1 (2023): January 2023 Vol 16, No 2 (2022): July 2022 Vol 16, No 1 (2022): January 2022 Vol 15, No 2 (2021): July 2021 Vol 15, No 1 (2021): January 2021 Vol 14, No 2 (2020): July (2020) Vol 14, No 1 (2020): January (2020) Vol 13, No 2 (2019): July (2019) Vol 13, No 1 (2019): January (2019) Vol 12, No 2 (2018): July 2018 Vol 12, No 1 (2018): January 2018 Vol 11, No 2 (2017): July 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 11, No 1 (2017): January 2017 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 2 (2016): July 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 10, No 1 (2016): January 2016 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 2 (2015): July 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 9, No 1 (2015): January 2015 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 2 (2014): July 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 8, No 1 (2014): January 2014 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 2 (2013): July 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 7, No 1 (2013): January 2013 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 2 (2012): July 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 6, No 1 (2012): January 2012 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 5, No 2 (2011): July 2011 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 4, No 1 (2010): January 2010 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 2 (2009): July 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 3, No 1 (2009): January 2009 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 2 (2008): July 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 Vol 2, No 1 (2008): January 2008 More Issue