cover
Contact Name
-
Contact Email
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
deni.setiawan@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Jl. Bringin Raya No. 15, Karanganyar, Ngaliyan, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
ISSN : 20872666     EISSN : 2580690     DOI : https://doi.org/10.15294/kreatif
Core Subject : Education,
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Pendidikan yang diterbitkan secara berkala 6 bulanan.
Articles 263 Documents
THE EFFECTIVINESS OF JIGSAW MODEL TO THE SOCIAL LEARNING RESULT FOR 4TH GRADE STUDENTS Mujiyono, Jaino, Noviana
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 2 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.78 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v7i2.9374

Abstract

This research aimed to know: 1) the effectiveness of the jigsaw model toward the achievement of KKM social studies; 2) The great effectiveness of the jigsaw model on learning result; 3) The large increase in learning result with jigsaw model. This study uses a quasi-experimental design with shapes nonequivalent control group design. The sampling technique with cluster sampling. Data collected by the method of documentation and testing. Analysis of data using the proportion test, t-test, gain test and N-gain tes. The results showed: 1) results zhitung (1.743)> ztabel (1.64), meaning that the jigsaw models effectively to the achievement of KKM social studies ; 2) results thitung (1.718)> ttable (1.671), meaning the average result of learning jigsaw models larger than the STAD model; 3) the average gain of the experimental class, is 25.357 (medium category) and the average N-gain is 0.515 (medium category), it means a great learning result jigsaw model higher than STAD model. Based on these results, we can conclude that the model jigsaw is significantly more effective social studies.
PENINGKATAN KECERDASAN DAN KREATIVITAS SISWA (Improving Students’ Intelligence and Creativity) PENINGKATAN KECERDASAN DAN KREATIVITAS SISWA (Improving Students’ Intelligence and Creativity) Saparahayuningsih, Sri
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.55 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v1i1.1665

Abstract

Improving students’ intelligence and creativity is very important for our country’s development. It will be formed when educational process gives students opportunity to think convergently and divergently. So far, improving students’ intelligence and creativity has not been done satisfactorily. As a result, students’ intelligence and creativity cannot develop optimally. This writing offers the psycologists to optimize their activities so that students’ intelligence and creativity will be able to develop optimally. Teachers who can optimize students’ intelligence and creativity will be able to deliver students who can stand alone in the future. They will be positive value for their country. Keywords: intelligence, creativity, and education.
MEDIA DIGITAL PADA ANAK USIA DINI Kurniasih, Eem
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 2 (2019): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.606 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i2.25401

Abstract

Perkembangan zaman dan era globalisasi yang ditandai dengan pesatnya produk dan pemanfaatan teknologi informasi, maka konsep penyelenggaraan pembelajaran telah bergeser pada upaya perwujudan pembelajaran yang modern. Pembelajaran modern ini ditandai dengan penyampaian materi menggunakan media digital. Media digital menjadi salah satu komponen pembelajaran yang penting. Proses pendidikan saat ini memanfaatkan teknologi digital yang sudah banyak berkembang di dunia pendidikan, maka teknologi di manfaatkan untuk kepentingan peningkatan layanan dan kualitas pendidikan khususnya bagi anak usia dini. Masa emas usia 0 – 6 tahun (golden age) merupakan masa yang penting untuk menyerap pembelajaran secara maksimal sehingga pengetahuan dan pendidikan yang diterima anak pada masa ini akan sangat berpengaruh terhadap masa depannya. Sebagai pendidik masa emas anak sudah seharusnya dikenalkan dengan memanfaatkan media digital tentu dengan terus kita awasi dengan bijaksana dan terarah.   Penggunaan media digital dapat memberikan variasi dan inovasi pada pembelajaran. Peran guru dan orang tua sangat penting untuk mempersiapkan media dengan maksimal sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar. Media digital dapat memberikan ilmu pengetahuan sebagai penyegaran pada proses pembelajaran dan dapat membuat anak menjadi lebih aktif.,senang tanpa ada unsur paksaan, inlah tujuannya dalam membelajarkan anak usia dini.
PENINGKATAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK MELALUI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII C SEMESTER 2 SMP NEGERI 1 UNGARAN Widiyanti, Kuswahyu
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.502 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16505

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar peserta didik pada materi cahaya dan alat optik melalui pembelajaran inkuiri terbimbing. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII C SMP Negeri 1 Ungaran yang berjumlah 36 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 (tiga) siklus. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Untuk memperoleh data keaktifan menggunakan lembar observasi keaktifan peserta didik, dan data hasil belajar menggunakan tes hasil belajar. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata keaktifan peserta didik 49% pada pra siklus, 51,38% pada siklus I dan 72,05 % pada siklus II.  Nilai rata-rata hasil belajar peserta didik pada pra siklus sebesar 74,17 dengan ketuntasan belajar 56% , pada siklus I sebesar 76,03 dengan ketuntasan belajar 64 %, dan pada siklus II sebesar 84,65 dengan ketuntasan belajar sebesar 78%.  Kesimpulan penelitian ini adalah (1) pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan keaktifan peserta didik; (2) pembelajaran IPA materi cahaya dan alat optik melalui pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPA MELALUI MODEL PBI DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL Claudia, Sri Hartati, Jaino, Dyna Riezky
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 2 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.652 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v8i2.16496

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPA melalui model PBI dengan media audiovisual pada siswa kelas IVC SDN Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik analisis data analisis deskriptif kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan pada keterampilan guru, aktivitas siswa, respons siswa dan hasil belajar. Keterampilan guru siklus I memperoleh skor 18 kategori baik, siklus II sebesar 22 kategori baik, dan siklus III sebesar 27 kategori sangat baik. Skor aktivitas siswa siklus I sebesar 17,2 (cukup), siklus II sebesar 19,2 (baik), dan siklus III sebesar 23,1 (sangat baik). Respons Siswa siklus I sebesar 82,7% (sangat baik), siklus II sebesar 84,1% (sangat baik), dan siklus III sebesar 85,9% (sangat baik). Ketuntasan hasil belajar klasikal siklus I sebesar 70% (tinggi), siklus II sebesar 72,5% (tinggi), dan siklus III sebesar 87,5% (sangat tinggi). Simpulan penelitian ini adalah model PBI dengan media audiovisual dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPA pada siswa kelas IVC SDN Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN KARTU KATA BAGI SISWA SMP NEGERI 1 JUMO TEMANGGUNG Wahyuni, Tri
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 7, No 1 (2016): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.421 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v7i1.9365

Abstract

The objective that is going to be reached through the Classroom-Action Research is to find out how far the word card technique application influences the learning of poetry writing on the students of Secondary School. The research was conducted on the VII F students of SMP Negeri 1 Jumo Kabupaten Temanggung during semester II of 2015/2016 school year. Around 32 students were the subjects of the research conducted by using word cards in the learning of Bahasa Indonesia at the aspect of poetry writing skill. The procedure in the research on the students in the learning process of poetry writing was taken through two cycles, and each one consists of four phases, i.e.: planning, action taking, observation, and reflection. The data collection was made by assessing the students’ works before and after applying word card technique. The methods which were used in the research were discussion and giving poetry writing assignment. The research shows change occurrence of the VII F students’ ability to write poetries. The VII F students before applying the word card technique were less motivated, and even there were only 22 students (67.75%) meeting the Minimum Criteria of Mastery Learning standard. After using the word cards as teaching tools in the learning of poetry writing, the VII F students got more motivated and so active that Minimum Criteria of Mastery Learning standard could reach 29 students or 90.63 %. This shows the improvement occurrence about 21.87 %, in the other words those who reached grade point 75 as Minimum Criteria of Mastery Learning increased up to 7 students.
PENGEMBANGAN MEDIA KARTU KUARTET BERBASIS TAI PADA MUATAN IPS , Sutaryono, Arif Widagdo, Defingatun
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 10, No 2 (2020): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.786 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v10i2.23611

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan menguji keefektifan media kartu kuartet berbasis Team Assisted Individualization (TAI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini Research and Development (RnD). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Wanayasa tahun pelajaran 2018/2019. Pengembangan kartu kuartet berbasis TAI menggunakan tahapan penelitian pengembangan menurut Sugiyono (2015) yang disederhanakan menjadi 8 tahapan. Hasil penelitian menunjukan media kartu kuartet berbasis Team Assisted Individualization (TAI) mendapatkan persentase penilaian kelayakan media dari ahli media sebesar 98,89% dan ahli materi sebesar 88,89% dengan kriteria sangat layak. Pada hasil tanggapan siswa dan guru menunjukan persentase 92,3% dan 94,4% dengan kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil uji keefektifan media, terdapat peningkatan terhadap kemampuan berpikir kreatif yang memperoleh indeks N-Gain sebesar 0,656 dalam kriteria sedang pada kelompok kecil dan memperoleh indeks N-Gain 0,661 dalam kriteria sedang pada kelompok besar. Selain itu, terdapat pula peningkatan terhadap hasil belajar siswa dengan memperoleh indeks N-Gain sebesar 0,535 dalam kriteria sedang pada kelompok kecil dan memperoleh indeks N-Gain sebesar 0,628 dalam kriteria sedang pada kelompok besar. Simpulan penelitian adalah media kartu kuartet berbasis Team Assisted Individualization (TAI) layak digunakan dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran.
KEEFEKTIFAN METODE ETH BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR PKn Febrianti, Susilo Tri Widodo, Intan
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 8, No 1 (2017): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.685 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v8i1.16486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan metode ETH berban-tuan media question card terhadap hasil belajar PKn materi “Keputusan Bersama” siswa kelas V SD, Gugus Kenanga, Kabupaten Pati. Jenis penelitian yang diguna-kan adalah eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD, Gugus Kenanga, Ka-bupaten Pati. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas V SDN Trangkil 03 (ke-las eksperimen) dan siswa kelas V SDN Kajar 01 (kelas kontrol). Teknik pe-ngambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Data hasil be-lajar siswa menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih be-sar dibandingkan kelas kontrol. Mean posttest kelas kontrol sebesar 68 dan mean posttest kelas eksperimen sebesar 78. Hasil uji-t menunjukkan nilai thitung (2,228) > ttabel (1,673) berarti bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan metode ETH lebih besar dibandingkan metode. Nilai Gain kelas kontrol sebesar -0,14692 (rendah) dan kelas eksperimen 0,38576 (sedang). Hasil tersebut memberikan ke-simpulan bahwa metode ETH efektif diterapkan pada pembelajaran PKn materi “Keputusan Bersama” di kelas V SD, Gugus Kenanga, Kabupaten Pati.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN JARING LABA-LABA SISWA KELAS IV SDN NGIJO 01, KECAMATAN GUNUNGPATI, SEMARANG THE IMPROVEMENT QUALITY OF SOCIAL STUDIES BY WEBBED MODEL AT CLASS OF IV NGIJO 01 ELEMENTARY SCHOOL, DISTRICT OF Hermawan, Redi
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 1, No 2 (2011): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.523 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v1i2.1679

Abstract

This Research background is the lower quality of Social Study to comprehend blind map of Central Java Province. It’s caused by predominate teacher in the class; way of teacher submit separated items; lack of managing class; and lack of giving reinforcement to student. The impact which emerge ability of student does not expand, student quickly go against the stomach, and not enthusiastic in learning in Social Studies. This condition is still happened in class of IV Ngijo 01 elementary school, District of Gunungpati, Semarang. Target of this research are (1) To describe the improvement of teacher skill in comprehend blind map of Central Java Province; (2) To describe the improvement of student activities of Grade IV Ngijo 01 elementary school, District of Gunungpati, Semarang, in comprehending blind map of Central Java Province; (3) To improve student result learn of grade IV Ngijo 01 elementary school, District of Gunungpati, Semarang, in comprehending blind map of Central Java Province. The researcher uses a collecting data technique, that is observation, test, documentation, enquette, interview, and field note. The subject of the research are 29 students and teacher of grade IV. From the research which have been done, hence, there is an improvement of teacher skill value, the following: amount of cycle score of I is 20 with value of B, cycle of II is 25 with value of A, and cycle of III is 29 with value A. While, the improvement of student activities, the following: cycle score mean of I is 10,25 with value of C, cycle of II is 14 with value of B, and cycle of III is 16,8 with value of A. Result learn to mount, from cycle of I equal to 41%, cycle of II equal to 86%, and cycle of III equal to 90%. The conclusion of this research are (1) improvement of teacher skill in comprehend blind map of Central Java Province  by webbed model (2) the improvement of student activities of Grade IV Ngijo 01 elementary school, District of Gunungpati, Semarang, in comprehending blind map of Central Java Province by webbed model (3) the improvement of student result learn, in comprehending blind map of Central Java Province by webbed model. Researcher suggest the teacher to change the paradigm that webbed model just for applied in low class, because webbed model also can improve the quality of Social study in high class in comprehending blind map of Central Java Province. Key words: social study, webbed model, integrated learning
PROSES KREATIF KARYA SENI “PACITANIAN” (MODEL PENDIDIKAN SENI BERORIENTASI LINGKUNGAN) Ary, Deasylina Da
Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar Vol 9, No 1 (2018): Jurnal Kreatif : Jurnal Kependidikan Dasar
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.796 KB) | DOI: 10.15294/kreatif.v9i1.16510

Abstract

Kabupaten Pacitan mempunyai potensi alam yang kaya, bukan hanya segi keindahannya saja, akan tetapi juga jejak sejarah evolusi manusia yang terkandung di dalamnya. Potensi ini sangat menginspirasi dan memberikan ide untuk kemudian diwujudkan ke dalam sebuah model pendidikan yang menyadarkan anak-anak tentang hal ini. Pendidikan yang menempatkan fenomena lingkungan alam sebagai orientasi utama. Seni dijadikan sebagai wahana. Materinya adalah latihan ketubuhan di lingkungan alam Pacitan. Model pendidikan seni ini juga dapat dipergelarkan di ruang publik sebagai pertunjukan site specific. Karya seni “Pacitanian” adalah sebuah persilangan antara Seni, Pendidikan, dan Ilmu Pengetahuan (Kehidupan Prasejarah). Sebuah gagasan baru yang mengawinkan antara keindahan seni, proses regenerasi dan transformasi pengetahuan melalui pendidikan, dan ilmu pengetahuan tentang fakta ilmiah kehidupan prasejarah di lingkungan Pacitan yang juga disebut sebagai kerajaan prasejarah.

Page 10 of 27 | Total Record : 263