cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Lingua Jurnal Bahasa dan Sastra
ISSN : 18299342     EISSN : 25493183     DOI : -
Core Subject : Education,
Lingua, provides a forum for the full range of scholarly study of the language and literature. Embracing the field of language and literature broadly defined, the editors warmly welcome articles and research reports addressing linguistics and literature.
Arjuna Subject : -
Articles 590 Documents
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DALAM WACANA DAKWAH AGAMA ISLAM KAUM WANITA Pristiwati, Rahayu
Lingua Vol 6, No 1 (2010): January 2010
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana dakwah agama Islam kaum wanita sangat dipengaruhi faktor-faktor sosial dan situasional yangmelingkupinya. Walaupun bahasa yang digunakan bahasa Indonesia resmi. Namun demikian, kenyataannyadalam dakwah sering digunakan alih kode dan campur kode. Penelitian perihal keefektifan penggunaan alihkode dan campur kode di dalam wacana dakwah agama Islam belum diteliti. Masalah yang diteliti di dalampenelitian ini adalah apa sajakah fungsi dan keefektifan penggunaan alih kode dan campur kode dalamwacana dakwah agama Islam kaum wanita. Penelitian ini bertujuan menemukan fungsi alih kode dancampur kode dan mengidentifikasi keefektifan penggunaan alih kode dan campur kode di dalam wacanadakwah agama Islam kaum wanita.Data dalam penelitian terdiri atas wacana, penggalan wacana, dan kalimat tuturan dakwah agamaIslam kaum wanita yang diduga mengandung unsur alih kode dan campur kode bersumber wacana dakwahradio RCA Tegal. Korpus data berupa transkripsi delapan wacana dengan topik yang berbeda.Pengumpulan data menggunakan teknik rekam dan teknik catat. Teknik analisis yang digunakan adalahteknik kontekstual dan teknik analisis normatif.Hasil penelitian bersimpulan bawha keefektifan alih kode dapat berwujud (1) meyakinkan, (2)mengakrabkan, (3) mengajak, (4) menyampaikan maksud tertentu, (5) memberikan nasihat, dan (6)mengingatkan. Adapun keefektifan campur kode berwujud (1) menjelaskan, (2) menyampaikan implikatur,(3) menonjolkan keterpelajaran, dan (4) menghormat pendengar. Keefektifan penggunan alih kode dancampur kode dalam wacana dakwah agama Islam kaum wanita ditentukan oleh derajat komunikasi antarapenceramah dengan pendengar.Kata Kunci: fungsi, keefektifan, wacana dakwah
POLA SINONIMI DALAM BAHASA INDONESIA (Kajian Linguistik atas Satuan Lingual yang Maknanya Kurang Lebih Sama) Mardikantoro, Hari Bakti
Lingua Vol 10, No 2 (2014): July 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menentukan pola sinonimi dalam bahasa Indonesia, menentukan wujud sinonimi dalam bahasa Indonesia, dan menerapkan analisis biner dalam satuan lingual yang bersinonim dalam bahasa Indonesia. Pada tahap penyediaan data, peneliti menerapkan metode simak. Teknik dasar yang digunakan adalah teknik sadap, kemudian dilanjutkan dengan teknik rekam dan catat. Metode analisis yang digunakan adalah metode padan. Adapun subjenis metode padan yang dipakai adalah metode padan subjenis referensial. Hasil penelitian ini adalah sinonim dalam bahasa Indonesia mempunyai pola kata = kata, kata = frasa, dan frasa = frasa. Adapun wujud sinonimi dalam bahasa Indonesia berupa sinonim antarkata, sinonim kata dengan frasa, dan sinonim antarfrasa. Setiap kata atau unsur lingual lainnya terdiri atas satu atau beberapa unsur yang bersama-sama membentuk makna kata atau makna unsur lingual tersebut. Dengan demikian, setiap satuan lingual memiliki komponen makna sendiri-sendiri. Perbedaan makna dalam setiap satuan lingual yang bersinonim dapat dilakukan dengan analisis biner. This study aims to determine synonymous pattern and the form of synonymy in Bahasa Indonesia and to apply binary analysis of synonymous linguistic unit in Bahasa Indonesia. The data sources are Bahasa Indonesia’s sentences and discourses which are applied to make written communication. At the stage of providing the data, the researcher applies metode simak (listening method). The basic technique used is teknik sadap (tapping method), then continued by teknik rekam (taped technique) and teknik catat (written technique). Method of analysis used is metode padan  (matched method). Its sub-type of this method used here is referential. The result of this study shows that synonym in Bahasa Indonesia has patterns, such as word = word, word = phrase, and phrase = phrase. The forms of synonymy in Bahasa Indonesia are synonym among words, between word and phrase, and among phrases. Each word or other lingual elements consist of one or some elements that form meaning of the word or lingual elements concurrently. Thus, each lingual unit has its own meaning component. The different meaning of each lingual unit which is synonymous can be done by binary analysis.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DOSEN DENGAN TENAGA ADMINISTRASI: ANCANGAN SOSIOPRAGMATIK BERPERSPEKTIF JENDER Handayani, Conny; Santoso, Wahyudi Joko; Widayanti, Diah Vitri
Lingua Vol 7, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problems studied were how the realization of the election code TTD conducted by lecturers and administrative staff within the Faculty of Languages and Arts, State University of Semarang, both men and women against partners and why he said so? And ii) how the realization of politeness TTD conducted by lecturers and administrative staff in the Faculty of Languages and Arts, State University of Semarang, both men and women against partners and why he said so? Method of providing data used is the method of conversation with the basic technique of tapping techniques, and advanced techniques refer to techniques involved in the form of conversation, namely listening and participating in discussions and technical note. The methods of data analysis are a method of frontier, sub-method socio-pragmatic with descriptive-analytic-interpretive techniques. Method of presentation is informal methods and the implementation of such informal methods it is also the use of informal techniques. The results of this study is firstly, in general, the realization of the use of TTD code, either by the dean / assistant dean (male and female), head of the administrative faculty, head subsections, lecturer (male and female), as well as administration staff (male and female) be a code (language) Indonesia, either formal or not formal, and a small portion of mixed code (Indonesian, French, English, Java, and also a non-standard sentence structure.) Secondly, the TTD is one direction, namely from superiors to subordinates, from the senior to junior, from the old to the young. Thirdly, speaking in terms of politeness, dean / assistant dean of men in the rule tends to use direct speech acts, politeness marked either please or not. This case also occurs in administrative staffs officials. In contrast, assistant dean of women tends to use indirect speech acts. Fourthly, both heads and lecturers subsections women tend to use double TTD expressed directly or indirectly. It thus does not occur in male professors who are more likely had a direct TTD. TTD is a direct manifestation of the violation of the principle of politeness, wisdom sub-maxim, whereas indirect TTD is a manifestation of adherence to the principles of politeness, wisdom sub-maxim. Keywords: directive speech acts, actual use of code, politeness
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN TEKS CERITA PENDEK MENGGUNAKAN METODE IMAJINATIF DAN MEDIA LAGU Andriati, Ida; Sumartini, Sumartini
Lingua Vol 11, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Roudlotus Saidiyyah Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas proses pembelajaran menyusun teks cerita pendek, meningkatkan keterampilan siswa dalam menyusun teks cerita pendek, dan mengubah perilaku yang mencakup sikap religi dan sikap sosial siswa menjadi lebih baik. Penelitian ini dilakukan dengan menqggunakan metode imajinatif dan media lagu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode imajinatif dan media lagu dapat digunakan meningkatkan keterampilan siswa menyusun teks cerita pendek. Keefektifan penggunaan metode dan media ini diketahui dari peningkatan nilai rata-rata yang dicapai siswa dalam menyusun teks cerita pendek. Nilai rata-rata kelas siklus I sebesar 1,86 dengan kategori cukup berpredikat C. Pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,37 atau 34,25% menjadi 3,23 dengan kategori baik berpredikat B+. Peningkatan tersebut juga diikuti perubahan sikap religi dan sikap sosial ke arah yang lebih baik selama proses pembelajaran. Respon siswa terhadap pembelajaran menyusun teks cerita pendek menggunakan metode imajinatif dan media lagu sangat baik. This research belonged to classroom action research which was carried out in SMP Roudlotus Saidiyyah Semareang. This research aimed to recognize the quality of the learning process in arranging short stories text, increase the students behavior in religion and social manners be better. This research was carried out using imaginative method and song media. The result of the study showed that imaginative method and song media could be used to increase the students skill in arranging short stories text. This method and media was effective, seen by the increase of the average scor reached by the students in arranging short stories text. The average score of the students in cycle I was 1,86 and ranked C. There was improvement as big as 1,37 or 34,25% in cycle II and the score became 3,33 ranked B+. The enchancement was also followed by the better change of the students behavior in religion and social manners during the learning process. The respond of the students through the learning was also good. 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CERPEN MAHASISWA JURUSAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA DENGAN MODEL SINEKTIKS YANG DIKEMBANGKAN Setyaningsih, Nas Haryati
Lingua Vol 6, No 2 (2010): July 2010
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis cerita pendek sering dirasakan menjadi satu hal yang berat dan susah, terutama bagi para penulispemula, termasuk mahasiswa peserta kuliah menulis kreatif. Mahasiswa mengalami kesulitan ketika diberi tugasmenulis cerpen. Cerpen-cerpen yang mereka hasilkan sebagian besar berkualitas rendah yang ditandai olehpengekspresian tema ke dalam unsur-unsur cerpen yang tidak padu dan tidak mendalam. Hal itu menunjukkanbahwa mereka tidak memahami dan menguasai tema (hal) yang mereka angkat menjadi cerpen.Permasalahan yang diangkat dalam penelitian adalah apakah perkuliahan dengan model sinektik yangdikembangkan dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis cerpen.Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia S1.Desain penelitian ini dirancang berdasarkan penelitian tindakan kelas melalui dua siklus penelitian. Setiap siklusterdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui tes,observasi, wawancara, dan jurnal. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik yang dikembangkan dapat Pembelajarandengan model sinektik yang dikembangkan ternyata dapat meningkatkan kualitas hasil belajar mahasiswa, yakniketerampilan menulis cerpen yang mencakupi indikator (1) tema, (2) kelengkapan unsur, (3) keterpaduanantarunsur, (4) kemenarikan, dan (5) penggunaan bahasa dalam cerpen. Peningkatan kualitas hasil belajarmahasiswa ini terbukti dari peningkatan rata-rata skor pratindakan sebesar 52,50 berkategori kurang, padasiklus I sebesar 66,25 berkategori cukup, dan pada siklus II 72,50 berkategori cukup. Pembelajaran denganmodel sinektik yang dikembangkan ternyata dapat mengubah perilaku belajar mahasiswa dari negatif menjadipositif.Kata Kunci: keterampilan menulis, cerpen, model sinektik
PENGEMBANGAN BUKU PANDUAN MOTIVATIF YANG BERBANTUAN AUDIO DALAM PEMBELAJARAN MENULIS CERITA PENDEK YANG BERBASIS PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN Sudiyati, Sudiyati; Rustono, Rustono; Supriyanto, Teguh
Lingua Vol 12, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian berfokus pada pengembangan buku panduan motivatif berbantuan audio dalam pembelajaran menulis cerita pendek berbasis pendidikan kewirausahaan. Tujuan penelitianuntuk mendapatkanbuku panduanyang valid kemudian diharapkan memperoleh pembelajaran yang efektif. Penelitian merupakan penelitian R&Dyang dikembangkan Borg dan Gall, Populasi penelitian ini; siswa SMA di kota Semarang kelas XI semester I Tahun Pelajaran 2014/2015. Variabel penelitian meliputi buku panduan motivatif, audio, dan keterampilan menulis cerita pendek. Sedangkan teknik pengumpulan data dengan metode tes, dokumentasi, pengamatan dan angket. Teknik analisis data meliputi analisis angket kebutuhan siswa dan guru, dan analisis data akhir. Angket kebutuhan siswa dan guru menjadi acuan pembuatan buku panduan tersebut sehingga validator memberikan penilaian dengan interval 4,00 sampai dengan 4,50 sehingga buku panduan motivatif dan audio dikatakanvalid. Berdasarkan 30 responden menghasilkan nilai t hitung6,62 dan pada taraf signifikan 5% dan n = 30 diperoleh t tabel = 1,68 yang berarti bahwa t hitung lebih dari t tabel sehingga menunjukkan ha diterima. Buku panduan motivatif berbantuan audio bermuatan kewirausahaan efektif dalam mengembangkan keterampilan menulis cerpen. Proporsi siswa yang mencapai KKM lebih dari 80% sehingga tuntas secara klasikal. Saran pengembangan lebih lanjut buku tersebut untuk mengembangkan kemampuan berbicara siswa.This study focuses on the development of motivational guide-book with audio media for learning how to write short stories based on entrepreneurship education. The aim of the research is to obtain a valid guide-book that can be used for effective learning. The Research is R&D research developed by Borg and Gall. The study population was high-school students in Semarang City grade X Semester 1 Academic year 2014/2015. The research variables include motivational guide-book, audio media, and short-story writing skills. While data collection techniques were the methods of testing, documentation, observation and questionnaire. Data analysis techniques include questionnaire analysis students’ and teacher’s needs, and the final data analysis (test for normality, homogeneity test and t-test). The questionnaire of students’and teachers’needs becomes a reference in making this guide-book and the validators gave scores between 4.00 to 4.50 so the motivational guide-book with audio media is supposed to be valid and the short-story writing skill of the students will be better. As the proportion of students which classically achieved KKM is more than 80%, so the learning is effective. Further research is expected to develop the guide book, not only to improve the skill of writing short stories, but also the skills of speaking
ASPEK BUDAYA PADA MINWA SEBAGAI IDENTITAS SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT JEPANG (Sebuah Kajian Antropologi Sastra) Prasetiani, Dyah
Lingua Vol 10, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek budaya masyarakat Jepang yangtercermin dalam dongeng Jepang (minwa) yang berjudul Tanishi Chooja (TC) melaluipenelitian antropologi sastra. Langkah analisis antropologi sastra ditetapkan sebagaiberikut: (1) Peneliti menentukan terlebih dahulu karya mana yang banyak menampilkanaspek-aspek etnogra!is (2) Meneliti pemikiran, gagasan, falsafah, dan premis-premismasyarakat yang tercermin dalam karya sastra (3) Memperhatikan struktur cerita (4)Menganalisis simbol-simbol ritual serta hal-hal tradisi yang mewarnai masyarakat dalamsastra itu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem mata pencaharian masyarakatJepang kuno adalah bertani, sistem kemasyarakatannya feodal dan mengenal pajakpertanahan. Sistem religinya percaya pada dewa-dewa yang dipercaya menguasai segalayang ada di bumi misalnya dewa air. Wujud kebudayaan sistem religi ini diwujudkan dalambentuk matsuri atau festifal yang diselenggarakan untuk menghormati dan menyembahdewa-dewa. Wujud kebudayaan !isiknya adalah tempat pemujaan dewa-dewa kamidana(altar) dan jinja (kuil). This research aimed to analyze cultural aspect of Japanese society reflected on Japanesetale (minwa) entitled Tanishi Chooja (TC) through literary anthropological research. Stepsof literary anthropological analysis were set as follows: (1) researcher determinedpreviously which literary works had perform ethnographical aspects; (2) researcherinvestigated thought, idea, philosophical value, and society's premises reflected on literaryworks; (3) researcher noticed structure of the story; (4) researcher analyzed ritualsymbols and traditions colouring the society in the literary works. Result of the researchshowed that old Japanese livelihood system was farming, feudal social system, and land taxacknowledgement. Their religious system believed to gods that were believed masteringall aspects on earth, like god of water. Their religious system was manifested in a form ofmatsuri or festivals held for respecting and worshiping gods. Their physical culturemanifestation was places for gods' glorification such as kamidana (altar) and jinja(temple).
PROFIL PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI STANDAR ISI MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMP/MTS DI KOTA SEMARANG Hartono, Bambang
Lingua Vol 5, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

KTSP disusun berdasarkan paradigma baru, yaitu perubahan dari paradigmakeilmuan ke paradigma kompetensi lulusan. Paradigma baru itu harusdiimplementasikan di sekolah agar terjadi peningkatan mutu penddikan,termasuk mutu pembelaaran bahasa Indonesia. Permasalahan yang ingindipecahkan dalam penelitian ini meliputi: (1) bagaimana permasalahan yangdihadapi guru, (2) bagaimana permasalahan yang dihadapi siswa kaitannyadengan kesiapannya untuk mengikuti proses pembelajaran yang berbasispenguasaan kompetensi? (3) bagaimana tanggapan/persepsi dan partisipasiguru lain dan kepala sekolah terhadap guru bahasa tersebut? (4) bagaimanacara analisis dan pemecahan masalah yang ditemukan, dan (5) bagaimanamengembangkan mekanisme kerja sama antarinstansi? Subjek percontohdalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia, siswa, dan kepala SMP/MTsdi Kota Semarang di 10 sekolah. Prosedur pengumpulan data dalam penelitianini dikelompokkan menjadi dua hal, yaitu (1) pengumpulan data untukmenjaring kondisi penguasaan kurikulum/standar isi tenaga kependidikan diSMP/MTs Kota Semarang dalam pengembangan dan pelaksanaan standar isidan (2) penyusunan silabus, pengembangan RPP, dan peningkatan kualitaspembelajaran guru. Analisis data menggunakan metode analisis kontekstualdengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian secara umum standar isibelum sepenuhnya diimplementasikan di sekolah. Hal ini dibuktikan denganrendahnya kemmapuan guru dalam hal (1) pemahaman dan penguasaantentang standar isi, (2) kemampuan menyusun silabus, (3) kemampuanmenyusun rencana pembelajaran, (4) kemampuan melaksanakanpembelajaran berorientasi kompetensi siswa dan pemahaman pembelajaransecara kontekstual dan inovatif, (5) kemampuan memilih dan menyiapkanbahan pembelajaran, dan (6) kemampuan melaksanakan penilaian berbasiskelas dan tindak lanjut dari penilaian tersebut. Rekomendasi dari hasilpenelitian standar isi untuk mata perlajaran Bahasa Indonesia perlu intensitaspelatihan yang terkontrol dan terukur kepada guru dengan pendampinganyang kontinu dan beresinambungan.Kata Kunci: standar isi, sulabus, pembelajaran kontekstual, pembelajaraninovatif, penilaian berbasis kelas
PENALARAN ARGUMEN SISWA DALAM WACANA TULIS ARGUMENTATIF SEBAGAI UPAYA MEMBUDAYAKAN BERPIKIR KRITIS DI SMA Syaifudin, Ahmad; Utami, Santi Pratiwi Tri
Lingua Vol 7, No 1 (2011): January 2011
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola dan teknik penalaran argumen siswa dalam wacana tulisargumentatif sebagai upaya membudayakan berpikir kritis di SMA. Untuk mencapai tujuan tersebut, pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan orientasi teoretis analisis wacana.Data penelitian ini berupa wacana tulis argumentasi siswa. Data ini diperoleh dari tugas siswa menulisargumentasi yang telah diberikan guru, sehingga teknik pengumpulannya menggunakan dokumen tugas siswayang ada di guru masing-masing. Data yang diperoleh dianalisis dengan 3 langkah pokok, yakni reduksi data,penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil analisis data ditemukan bahwa pola penalaran argumen siswadalam wacana tulis argumentatif sebagai upaya membudayakan berpikir kritis di SMA dapat dikelompokkanmenjadi 4 pola, yakni: (1) pola C-G-B, (2) pola C-G-W-B, (3) pola C-G-B-MQ, dan (4) pola C-G-W-B-MQ.Kemudian, teknik penalaran argumen siswa dalam wacana tulis argumentatif sebagai upaya membudayakanberpikir kritis di SMA meliputi: (1) argumen dengan contoh, (2) dengan otoritas, dan (4) argumen dengan sebab.Kata kunci: berpikir kritis, penalaran, wacana tulis argumentatif
PENGARUH TINGKAT KEPERCAYAAN DIRI (SELF CONFIDENCE) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PUISI Yanti, Prima Gusti; Fauzyah, Dian Restu
Lingua Vol 12, No 2 (2016): July 2016
Publisher : Lingua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kepercayaan diri (self confidance) terhadap kemampuan membaca puisi .Penelitian dilaksanakan di SDN Aren Jaya XIII Bekasi Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan pendekatan eksperimen. Dari hasil perhitungan diperoleh koefisien korelasi sebesar 2,466 kemudian dilanjutkan dengan uji t. karena thitung= 2,466 > 1,99 = ttabel, maka hipotesis nol ditolak. Hal ini berarti ada pengaruh tingkat kepercayaan diri (self confidance) terhadap kemampuan membaca puisi siswa.This study aims to determine the effect of the level of confidence (self confidance) the ability to read poetry. Research conducted at SDN Aren Jaya XIII East Bekasi. The method used is to use an experimental approach. From the calculations, the correlation coefficient of 2.466 followed by t-test. for t = 2.466> 1.99 = ttabel, the null hypothesis is rejected. This means that there is the influence of the level of confidence (self confidance) to the poetry reading ability of students.