cover
Contact Name
-
Contact Email
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
sainteknol_lp2m@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Research and Community Service Institute, Universitas Negeri Semarang, Sekaran, Gunungpati, Semarang, Central Java, Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 02164566     EISSN : 25273604     DOI : http://dx.doi.org/10.15294/sainteknol
Core Subject : Science,
Sainteknol published a scientific paper on the results of research and studies in the field of science and technology. Published biannually in June and December contained the writings lifted from the results of research and critical-analysis study in science and technology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 560 Documents
ANALISA PERFORMA HEAT RECOVERY STEAM GENERATOR SEBELUM DAN SESUDAH CLEANING DI PT INDONESIA POWER TAMBAK LOROK SEMARANG MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB R.12 Yusron, Ahmad; Saputro, Danang Dwi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v16i1.14044

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) atau pembangkit jenis combine cycle adalah gabungan antara Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), dimana di dalam PLTGU memanfaatkan gas buang dari PLTG digunakan untuk menghasilkan uap yang digunakan sebagai fluida kerja di PLTU. Dalam instalasi PLTGU terdapat peralatan yang dinamakan Heat Recovery Steam Generator (HRSG). Peralatan utama dari pembangkit listrik tenaga uap yang berfungsi untuk memanfaatkan gas buang. Penggunaan HRSG dapat meningkatkan efisiensi dari pembangkit listrik tenaga uap karena HRSG hanya memanfaatkan gas buang dari turbin gas, gas buang yang terkandung didalam exhaust turbine gas yang temperaturnya masih mencapai 560o C masih bisa dimanfaatkan untuk memproduksi uap air bertekanan. Pada penelitian ini variabel bebas yang digunakan adalah variasi beban yang diberikan pada saat pagi, siang dan malam hari sedangkan Variabel terikat pada penelitian ini adalah temperature, tekanan, entalpi dan massa aliran. Pada bulan Agustus efisiensi HRSG sebesar 78,9% turun sebesar 4,05% untuk bulan September. Sedangkan penurunan bulan Oktober dan November masing-masing sebesar 9,64% dan 33,63%. Nilai penurunan efisiensi semakin besar mendekati masa cleaning. Hal ini karena semakin mendekati masa cleaning, kondisi HRSG semakin buruk yang berpengaruh terhadap kinerja HRSG yang semakin buruk pula. Pada bulan Desember setelah dilaksanakan cleaning, nilai rata-rata efisiensi HRSG kembali meningkat sebesar 89.3%.
Sifat Mekanis dan Kegunaan Komposit dari Produk Olefin Polipropilena yang Berpenguat Serat Utomo, Luthfi Wahyu
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 1 (2021): June 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i1.28181

Abstract

Material komposit adalah sistem material yang terdiri dari dua atau lebih material (dicampur dan diikat) pada skala makroskopis. Material komposit umumnya terdiri dari bahan penguat (serat, partikel, dll.) yang tertanam dalam suatu matriks (polimer, logam, keramik, dll). Para peneliti lebih memilih matriks polimer termoplastik daripada termoset karena siklus produksi yang rendah dan biaya pemrosesan yang lebih rendah. Komposit matriks termoplastik yang diperkuat dengan serat telah memperoleh kesuksesan komersial dalam aplikasi semistruktural dan struktural. Berbagai serat telah banyak digunakan secara luas sebagai penguat dalam matriks termoplastik polipropilena (PP) untuk membuat komposit. Sifat mekanis komposit PP yang diperkuat serat (FRPC) dipelajari oleh banyak peneliti dan beberapa di antaranya dibahas dalam artikel review ini.
PENGARUH DEBIT AIR PENDINGIN DAN POSISI KONDENSOR TERHADAP HASIL KONDENSASI PIROLISIS GETAH PINUS Syah, Fahma Ilmian
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 2 (2020): December 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v18i2.15120

Abstract

The experiment aim to know the effect of cooling water flow rate and condenser position to the pyrolysis product and the heat transfer rate occurring on the condenser. Flow rate of water as condenser coolantabout 2 L / min, 3 L / min 4 L / min, and 5 L / min. Position of condenser used is horizontal, vertical and slopeabout 45 degree. These variables are used to evaluate the performance of the condenser through the acquisitionof condensed oil and heat transfer rate. The result of the research shows that flow rate of condenser coolantgreatly influences the amount of pine sap oil produced. Increase of condenser coolant water flow the volumeof pine sap oil produced is increasing. The condenser position also affects the amount of volume of pine sapoil produced. The larger the angle of the condenser slope the volume of pine sap oil produced decreases. Thehighest amount of oil is produced at flow rate 5 L / min at a horizontal condenser position with an oil amountof 71 ml, and the least amount of oil produced at a flow rate 2 L / min in a vertical position with an oil amountof 54 ml. The Result show that number of heat transfer increase along with increasing flow rate of condensercoolant. Its due baecause cooling water flow rate more absorp of heat. The greater the angle of the slope at thecondenser the heat transfer rate is greater. Increasing angle of slope causes the fluid flow rate to be slower dueto head loss.
INOVASI PEMURNIAN GARAM (NATRIUM KLORIDA) MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM SEBAGAI PENGIKAT IMPURITAS DALAM PROSE KRISTALISASI Jumaeri, Jumaeri; Sulistyaningsih, Triastuti; Sunarto, Wisnu
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i2.12403

Abstract

Garam  merupakan salah satu komuditas strategis yang diprioritaskan untuk  dikembangkan oleh Kementrian Perindustrian.  Kebutuhan garam berkualitas tinggi, utamanya garam industri, masih diimpor dari luar negeri. Penelitian inovasi proses pemurnian garam menggunakan filter zeolit alam sebagai bahan pengikat impuritas dalam proses kristalisasi telah dilakukan. Penelitian bertujuan untuk  mengetahui efektifitas dan kondisi optimal proses  pemurnian garam (natrium klorida) menggunakan zeolit alam dalam proses kristalisasi dan model proses pembuatan uapan air laut. Penelitian ini dimulai dengan pengambilan sampel garam krosok dan karakterisasinya. Sampel garam krosok selanjutnya dimurnikan dengan menggunakan zeolit alam sebagai pengikat impuritas dalam proses kristalisasi. Efektifitas proses pemurnian ditetukan berdasarkan kualitas garam hasil pemurnian yang diperoleh. Kualitas produk garam hasil pemurnian ditentukan berdasarkan standar kualitas garam baku sesuai SNI Garam 2000, yang meliputi kadar NaCl, air, logam berat, Ca, Mg dan sifat fisik garam (warna, rasa dan bentuk kristal). Kemurnian produk garam juga diuji menggunakan XRD dan hasilnya dibadingkan dengan NaCl standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garam krosok dengan kadar NaCl 82,37% setelah proses pemurnian kadar NaCl meningkat menjadi 92,64, 92,49 dan  91,80% masing-masing untuk kepekatan awal  larutan garam 17, 15 dan 12o Be. Kadar air garam hasil kristalisisasi untuk ketiga larutan garam adalah 1,25, 1,52 dan 1,68%.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa zeolit alam dapat digunakan secara efektif dalam pemurnian garam dapur melalui proses kristalisasi. Aktivasi zeolit dengan larutan HCl 0,1 M dapat meningkatkan kualitas garam hasil rekristalisasi. Garam hasil kristalisasi mempunyai kadar NaCl tertinggi (98,73%) diperoleh dengan menggunakan zeolit lolos ayakan 10/20 mesh yang teraktivasi HCl 0,1 M
PENGARUH TWIST ANGLE TERHADAP KINERJA TURBIN AIR SUMBU VERTIKAL Wicaksana, Amri; Karnowo, Karnowo
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 2 (2018): December 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v16i2.16086

Abstract

Sumber energi di Indonesia masih didominasi oleh energi yang berbasis bahan bakar fosil. Banyak kerugian yang ditimbulkan dari penggunaan bahan bakar fosil ini. Maka dari itu perlu adanya suatu upaya untuk memenuhi kebutuhan energi di Indonesia, salah satunya energi listrik dari turbin air. Salah satu faktor yang mempengaruhi daya yang akan dihasilkan turbin adalah twist angle (Ψ). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggaruh twist angle terhadap kinerja turbin air sumbu vertikal. Penelitian ini mengggunakan variasi twist angle 00 twist angle 450 dan twist angle 900. Aliran air yang digumakan adalah aliran air dari sungai. Kecepatan arus air yang digunakan adalah 0,88 m/s, 0,97 m/s, 1,08 m/s dan 1,19 m/s. Pengukuran daya menggunakan multimeter digital dan untuk pengukuran putaran turbin mengggunakan tachometer digital. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa selain kecepatan air, twist angle juga sangat mempengaruhi kinerja pada turbin air sumbu vertikal. Semakin besar twist angle (sampai dengan 90°) maka putaran dan daya turbin yang dihasilkan semakin rendah di semua variasi kecepatan. Sedangkan untuk koefisien daya (Cp), semakin tingggi kecepatan air maka koefisien daya (Cp) dari semua variasi twist angle semakin rendah. Hal ini disebabkan oleh peningkatan daya input atau daya air tidak sebanding dengan daya output atau daya mekanik yang dihasilkan oleh turbin. Nilai koefisien daya (Cp) tertinggi adalah turbin dengan twist angle 0 pada kecepatan air 0,97 m/s dengan nilai Cp sebesar 0,00397
THE PROCESS OF ENHANCED OIL RECOVERY (EOR)USING ALKALINE SURFACTANT (AS) FLOODING ON SUKOWATI CRUDE OIL: A COMPARISON STUDY OF MIXED SURFACTANT Buanasari, Buanasari; Pramudono, Bambang
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i1.12386

Abstract

We investigated six mixed surfactants for effectiveness in enhanced oil recovery (EOR). The selected surfactant formulation were tested for EOR using coreflood tests beneath sandstones. There are four objectives in this research. The first objective would examine synergism of surfactant mixtures, i.e., MES-SLS; MES- LAS; MES-DEA; MES-Tween 80; MES-BAC; and BAC-Tween 80. The next study examines the optimal ratio of the best surfactant mixture. The next step is to determine the best alkali between NaOH and Na2CO3. The final objective would determine the optimal concentration of alkaline in this formulation. Surfactant formulation would use brine 5000 ppm. This formulation injected with a flow rate of 10 ml/s at temperature of 70oC for 3 minutes beneath sandstones. Oil recovery results and the IFT value are observed response in this study. This research has found MES-DEA (½: 1) and alkali sodium carbonate 1% wt/v as the best formulations. This formulation has given 32,88% wt oil recovery and IFT value of 3,29 x 10-1 mN/m.
PENGARUH VARIASI DEBIT UDARA MASUK TERHADAP KAPASITAS AIR YANG DIHASILKAN OLEH ATMOSPHERIC WATER GENERATOR Safi'i, Imam; Aryadi, Widya
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 16, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v16i1.15135

Abstract

The water extracter from the air is still using the principle of external flow so it is considered cooling efficiency is still not good. In this research using internal air flow by using copper pipe with 2 type of design that is design A and B. This process of heat absorption does not occur suddenly, it takes time to arrive at equilibrium point, therefore the air discharge has affect the cooling process. The results showed that the air discharge affect the capacity of condensate water. Design A produces a maximum water capacity of 145 ml in one hour at 25 lpm, while design B generates maximum condensate water of 178 ml in one hour at 15 lpm.
Pengaruh Penambahan Octane Booster dan Minyak Atsiri dalam Biosolar terhadap Performa Mesin Diesel Utomo, Okky Husnan Arya; Anis, Samsudin
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 19, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v19i2.26482

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan octane booster dan minyak atsiri dalam campuran biosolar terhadap performa mesin diesel. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Bahan baku yang digunakan adalah octane booster dan minyak atsiri. Dalam penelitian ini dipaparkan hasil pengujian performa mesin diesel dengan menggunakan dinamometer dengan variasi bahan bakar minyak fraksi diesel dari octane booster dan minyak atsiri dalam campuran biosolar yang meliputi performa mesin diesel berupa torsi dan daya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis unjuk kerja mesin yang paling optimum dalam penggunaan variasi campuran minyak fraksi diesel dengan bisolar. Hasil penelitian menunjukkan campuran minyak biosolar dengan octane booster dan minyak atsiri berpengaruh pada torsi. Rerata torsi yang dihasilkan oleh mesin diessel telah meningkat setelah dilakukan penambahan octane booster dan minyak atsiri. Torsi yang dihasilkan oleh putaran mesin yang menjadi acuan peneliti yaitu 3500 rpm mengalami peningkatan yaitu sebesar 115,60 Nm dibandingkan dengan biosolar murni pada putaran mesin yang sama dengan 112,77 Nm yaitu pada campuran bahan bakar C4 dengan perbandingan 0,8% + 0,1%. Daya berbanding lurus dengan torsi, maka campuran minyak biosolar dengan octane booster dengan minyak atsiri mempengaruhi daya. Rerata daya yang diperoleh dalam mesin diesel meningkat setelah penambahan octane booster dan minyak atsiri. Daya putaran mesin hasil penelitian yang menjadi acuan peneliti yaitu 3500 rpm mengalami peningkatan yaitu sebesar 42,58 kW dibandingkan dengan biosolar murni pada perputaran mesin yang sama yaitu sebesar 41,34 kW yaitu pada campuran bahan bakar C3 dengan perbandingan 0,8% + 0,3%. 
PENGARUH VARIASI GEOMETRI NOZZLE PADA VALVELESS PULSEJET ENGINE TERHADAP GAYA DORONG DAN KEBISINGAN BERBAHAN BAKAR LPG Puryadi, Muhamad Adi
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 18, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v18i1.14032

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi geometri nozzle pada valveless pulsejet engine terhadap gaya dorong dan kebisingan berbahan bakar lpg. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian yang digunakan adalah metode pengujian. Mesin valveless pulsejet yang akan diuji terbuat dari bahan pipa stainless steel, dengan variasi nozzle 15°, 30°, dan 45°  dan variasi laju aliran bahan bakar 1,8 m3/h, 2,1 m3/h, dan 2,4 m3/h. Hasil pengujian dianalilis dengan teknik analisis deskriptif. Besar gaya dorong yang tertinggi dihasilkan dari variasi geometri nozzle 45° dengan variasi laju aliran bahan bakar 2,4 m3/h yaitu sebesar 2,56N dan nilai gaya dorong terkecil dihasilkan dari variasi geometri nozzle 15° dengan variasi laju aliran bahan bakar 1,8 m3/h yaitu sebesar 1,6 N. Sedangkan pada tingkat kebisingan yang dihasilkan dari kinerja valveless pulsejet engine dengan besar kebisingan yang tertinggi dihasilkan dari variasi geometri nozzle 45°dengan variasi laju aliran bahan bakar 2,4 m3/h yaitu sebesar  104,8 dB, dan  kebisingan terndah dihasilkan dari variasi geometri nozzle 15° dengan variasi laju aliran bahan bakar 1,8 m3/h yaitu sebesar 99,9 dB.
PENGARUH EXHAUST GAS RECIRCULATION (EGR) TERHADAP PERFORMA DAN EMISI JELAGA MESIN DIESEL DIRECT INJECTION Septiyanto, Angga; Maulana, Sonika; Nugroho, Agus; Sudiyono, Sudiyono
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 15, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v15i2.11866

Abstract

Kendaraan bermotor sebagai alat transportasi berbahan bakar minyak (bahan bakar fosil) yang menghasilkan emisi gas buang menjadi salah satu faktor terjadinya pencemaran udara yang berdampak negatif terhadap lingkungan. Bertambahnya jumlah kendaraan bermotor akan diikuti juga dengan peningkatan pencemaran udara yang berasal dari emisi gas buang pada kendaraan bermotor Salah satu jenis mesin kendaraan bermotor yang banyak digunakan pada truck, bus dan beberapa mobil penumpang adalah mesin diesel karena efisiensi dan daya tahan yang tinggi. Gas buang yang dihasilkan oleh mesin diesel dapat mengakibatkan permasalahan polusi udara yaitu dalam bentuk emisi jelaga dan NOx. Hal ini mengakibatkan munculnya beberapa penelitian yang bertujuan untuk menurunkan kadar emisi pada mesin diesel salah satunya menggunakan Exhaust Gas Recirculation (EGR). EGR digunakan untuk menurunkan emisi NOx yang dihasillkan dari proses pembakaran, dengan memasukkan kembali sebagian gas buang hasil pembakaran ke dalam intake manifold. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa dan emisi jelaga mesin diesel ketika menggunakan exhaust gas recirculation (EGR) untuk mengurangi emisi NOx pada mesin diesel direct injection. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan dinamometer untuk mengukur performa dengan variasi pembebanan 25%, 50%, 75%, 100%. Nilai yang didapat akan dianalisa dan diolah dalam bentuk grafik dengan menggunakan Software Origin Pro 8. Hasil penelitian menunjukkan performa torsi dan daya mengalami kenaikan dengan penggunaan EGR pada mesin diesel direct injection, dengan peningkatan sebesar nilai torsi dan daya masing-masing sebesar 11,16% dan 11,18% pada laju EGR 15,3% dan variasi pembebanan 50%. Sedangkan emisi jelaga yang diindikasikan dengan smoke opacitymeningkat dengan penggunaan EGR, dengan peningkatan sebesar 24,02% ketika lajur EGR 16,5% dengan pembebanan 25%. 

Filter by Year

2010 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 21, No 2 (2023): December 2023 Vol 21, No 1 (2023): June 2023 Vol 20, No 2 (2022): December 2022 Vol 20, No 1 (2022): June 2022 Vol 19, No 2 (2021): December 2021 Vol 19, No 1 (2021): June 2021 Vol 18, No 2 (2020): December 2020 Vol 18, No 1 (2020): June 2020 Vol 18, No 2 (2020): Desember Vol 18, No 1 (2020): Juni Vol 16, No 1 (2018): Juni No 1, 2018 Vol 16, No 2 (2018): December 2018 Vol 16, No 2 (2018): Desember 2018 Vol 16, No 1 (2018): June 2018 Vol 15, No 2 (2017): Desember 2017 Vol 15, No 2 (2017): December 2017 Vol 15, No 1 (2017): Juni 2017 Vol 15, No 1 (2017): June 2017 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 2 (2016): December 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 14, No 1 (2016): June 2016 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 2 (2015): December 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 13, No 1 (2015): June 2015 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 2 (2014): December 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 12, No 1 (2014): June 2014 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 2 (2013): December 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 11, No 1 (2013): June 2013 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 2 (2012): December 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 10, No 1 (2012): June 2012 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 2 (2011): December 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 9, No 1 (2011): June 2011 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 2 (2010): December 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 Vol 8, No 1 (2010): June 2010 More Issue