cover
Contact Name
Akhsanul In'am
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jkpp_pedagogi@umm.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Tlogomas 246 Malang, East Java, Indonesia, Postal Code: 65144 3rd Campus, 4th Building (GKB 4), 3th Floor
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23377623     EISSN : 23377615     DOI : 10.22219
Core Subject : Education,
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, adalah jurnal open access. Diterbitkan oleh Magister Pedagogi yang sebelumnya bernama Magister Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang. Terbit dua kali dalam satu volume, pada bulan April dan Oktober. Berisi tulisan ilmiah hasil penelitian dan ulasan literatur dibidang kebijakan dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : -
Articles 388 Documents
Penggunaan Model Kooperatif Tipe STAD dalam Meningkatkan Hasil Belajar Sejarah di SMA Negeri 3 Tarakan Nurcahyani .
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.944 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2207

Abstract

Penggunaan Model Kooperatif Tipe STAD dalam MeningkatkanHasil Belajar Sejarah di SMA Negeri 3 TarakanNurcahyaniGuru SMA Negeri 3 TarakanEmail: cahyainur43@ymail.comAbstract:This research approach was quantitative and data collection used research instruments, data analysis was statistical with its aim was to test hypothesis and the type of this research was experiment. This research was designed that there were two groups; experimental group was students who obtained treatment with STAD-typed cooperative learning model, while control group was students who acquired conventional learning method. The result showed that 1) students’ activity for history learning process by using the tool STAD-typed cooperative learning was effective; 2) the analysis STAD-typed cooperative learning model towards the improvement of students’ history learning outcomes; 3) the analysis result of students’ result towards STAD-typed cooperative learning was positive. It was proven from more than 93.9% students were happy towards questionnaire aspect and 97% students were interested to join STAD-typed cooperative learning.Keywords: cooperative model, STAD, learning outcomes, historyAbstrak:Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatifdan pengumpulan data menggunakan instrumen, analisis data bersifat statistik dengan tujuan menguji hipotesis dan jenis penelitian ini adalah eksperimen. Penelitian ini didesain adanya dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen adalah kelompok siswa yang mendapat perlakuan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD, sedangkan kelompok kontrol adalah kelompok siswa yang mendapat perlakuan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian adalah: 1) aktivitas siswa selama proses pembelajaran mata pelajaran sejarah dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah efektif; 2) analisis penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap peningkatan hasil belajar siswa mata pelajaran sejarah; 3) hasil analisis respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah positif, hal ini terbukti lebih dari 93,9% siswa senang terhadap aspek angket dan 97% siswa berminat untuk mengikuti pembelajaran kooperatif tipe STAD.Kata kunci: Model kooperatif, STAD, hasil belajar, sejarah
Analisis Kebijakan Pemenuhan Beban Kerja Guru SMA Negeri di Tarakan Sudarsono .
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.761 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2208

Abstract

Analisis Kebijakan Pemenuhan Beban Kerja GuruSMA Negeri di TarakanSudarsonoGuru SMA Negeri 2 TarakanEmail: sdsn_smadatar@yahoo.co.idAbstract:The research approach was descriptive qualitative with content or document analysis. This research objective was to analyze teacher’s working load at Public Senior High School in Tarakan. The result showed that entirely in Tarakan there were still 30.19% teachers who had not fulfilled teaching load minimum 24 hours meetings per week and maximum 24 hours meetings per week. There were over number of teachers for several mathematics and natural science lessons (mathematics, biology), social science (economy, geography), it is general that the lack of teachers for certain lessons occurred, such as culture and arts, handcraft and entrepreneurshipKeywords: working load, teaching load, subjectAbstrak:Pendekatan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif analisis isi atau dokumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis beban kerja guru SMA Negeri di Kota Tarakan. Hasil penelitian secara keseluruhan di Kota Tarakan masih terdapat 30,19 % guru yang belum memenuhi beban mengajar minimal 24 jam tatap muka per minggu dan maksimal 24 jam tatap muka per minggu. Terdapat kekelebihan guru untuk beberapa mata pelajaran MIPA (matematika, biologi), IPS (ekonomi, geografi), Umum dan terjadi kekurangan guru untuk mata pelajaran tertentu seperti seni budaya dan prakarya dan kewirausahaanKata kunci: beban kerja, beban mengajar, mata pelajaran
Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didik Sebelum dan Sesudah Prakerin di SMK Negeri 3 Tarakan Rumia .
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.043 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2209

Abstract

Analisis Tingkat Kedisiplinan Peserta didikSebelum dan Sesudah Prakerindi SMK Negeri 3 TarakanRumiaGuru SMK Negeri 3 TarakanEmail : rumiasmktigatarakan@yahoo.co.idAbstrac:Research was conducted by quantitative-qualitative approach, by taking 60 samples from 150populations of students with simple random sampling technique. Data were collected with documentationand interview method as data strength, then, analyzed through normality test, homogeneity test, anddifferent t test dependent sample t test. The result of analysis by using t-test that there was significantdifference between the level of students’ discipline before and after industrial working practice. The resultshowed that the average of students’ discipline score before working practice was 60.8 and the average ofstudents’ discipline score after working practice was 49.08. Therefore, the decrease of discipline leveloccurred slightly after carrying out working practice, which was 11.1 point. The efforts must beimplemented by school was guidance intensively when students were at industry, MoU with industryparty is not only limited on the implementation of industrial working practice but it includes students’guidanceKeywords: analysis, discipline, industrial working practice, policyAbstrak:Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif kualitatif, dengan mengambil 60 sampeldari 150 populasi peserta didik dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan denganmetode dokumentasi dan wawancara sebagai penguatan data, kemudian dianalisis melalui uji normalitas,homogenitas, dan uji beda t uji t sampel terikat. Hasil analisis pengujian dengan menggunakan uji–tdiketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat kedisiplinan peserta didik sebelum dansesudah praktik kerja industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kedisiplinan pesertadidik sebelum prakerin adalah 60,18 dan rata-rata skor kedisiplinan peserta didik sesudah prakerin adalah49,08. Dengan demikian terjadi penurunan tingkat kedisiplinan sesaat setelah melaksanakan prakerinsebesar 11,1 poin. Upaya yang harus dilakukan oleh pihak sekolah adalah melakukan pembimbingansecara intensif saat peserta didik berada di industri, MoU dengan pihak industri bukan hanya sebataspelaksanaan prakerin tetapi termasuk pembinaan peserta didik.Kata kunci: analisis, disiplin, prakerin, kebijakan.
Penerapan Model Tutor Sebaya pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Reported Speech terhadap Hasil Belajar Peserta didik MAN Kota Probolinggo Niken Sholi Indrianie
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.705 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2210

Abstract

Penerapan Model Tutor Sebaya pada Mata Pelajaran Bahasa InggrisReported Speech terhadap Hasil Belajar Peserta didikMAN Kota ProbolinggoNiken Sholi IndrianieGuru Sekolah Menengah Atas Negeri 1 ProbolinggoEmail:nikensholi@gmail.comAbstract:The objective of study to determine the learning outcomes of students in the subjects ofEnglish Reported Speech using cooperative learning learning model of peer tutors. The experiment wasconducted in Probolinggo City MAN with a quantitative approach. Data in the form of observation ofteacher activity, the activity of the learner and the ability work on the problems. Research Data sourced inclass X students and observers who carry out research at the school. The results showed that the learningcooperative learning model of peer tutors implemented properly in accordance with the planned learningsyntax. Activity learners who act as tutors can perform its function properly. The ability of students astutors in guiding her to understand and solve problems Reported Speech English can succesfully, and atthe completion of step and step working on the evaluation can be succes, and showed considerableincrease learning outcomes.Keywords: cooperative learning, peer tutors, learning outcomesAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada mata pelajaranbahasa Inggris Reported Speech dengan menggunakan pembelajaran cooperative learning model tutorsebaya. Penelitian dilaksanakan di MAN Kota Probolinggo dengan pendekatan kuantitatif. Data berupapengamatan aktivitas guru, aktivitas peserta didik dan kemampuan mengerjakan soal. Data Penelitianbersumber pada peserta didik kelas X dan pengamat yang melaksanakan penelitian di sekolah tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran cooperative learning model tutor sebaya terlaksanadengan baik sesuai dengan sintak pembelajaran yang direncanakan. Aktivitas peserta didik yang berperansebagai tutor dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Kemampuan peserta didik sebagai tutor dalammembimbing temannya untuk memahami dan memecahkan masalah bahasa Inggris Reported Speechdapat berjalan dengan baik, dan pada langkah penyelesaian serta langkah mengerjakan soal evaluasi dapatterlaksana dengan baik serta menunjukkan hasil belajar yang cukup meningkat .Kata kunci: cooperative learning, tutor sebaya, hasil belajar
Pelaksanaan Pengembangan Kurikulum Produktif Pendidikan Vokasional berdasarkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 Andriani, Lusia
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.306 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1740

Abstract

Lusia AndrianiSMK Putra Indonesia Malange-mail: andriani_lusia@yahoo.comAbstract:The approach of this research is descriptive qualitative method. The purpose of this research was to describe the planning, the implementation and the results of productive curriculum development in Vocational School of Putra Indonesia Malang based on Quality Management System ISO 9001:2008. The results of this research are 1) Planning the design, the general development of productive curriculum in accordance with ISO 9001:2008, which is kalusul 7.3. on curriculum development. 2) The implementation of productive curriculum in Vocational School of Putra Indonesia Malang, Generally, has been implemented based on ISO 9001:2008 management by concerning the compatibility between the implementation of learning process and curriculum development design. The realizations of every process are in making curriculum design, the syllabus arrangement, the arrangement of teaching materials, the arrangement of delivery methods, the arrangement of evaluation method. 3) The results of productive curriculum planning and implementation can be verified, the requirements used in accordance with the set design, able to show the profile of the required resources, able to realize the profile of graduates in accordance with curriculum design, and able to fulfill the demand of DU / DI / PT as stakeholders’ wish, implemented in accordance with the school's strategic plan.Keywords: curriculum development of productive, SMM ISO 9001:2008Abstrak:Pendekatan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan dan hasil pengembangan kurikulum produktif di SMK Putra Indonesia Malang berdasarkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Hasil penelitian ini adalah 1) Perencanaan desain, pengembangan kurikulum produktif secara umum sudah sesuai dengan SNI ISO 9001:2008, yaitu kalusul 7.3. tentang pengembangan kurikulum; 2) Pelaksanaan kurikulum produktif di SMK Putra Indonesia Malang, secara umum sudah dilaksanakan berdasarkan managemen ISO 9001:2008 yaitu dengan memperhatikan kesesuaian pelaksanaan proses pembelajaran dengan desain pengembangan kurikulum, keterlaksanaan setiap proses pembuatan desain kurikulum, penyusunan silabus, penyusunan bahan ajar, penyusunan metode penyampaian, penyusunan metode evaluasi; 3) Hasil perencanaan dan pelaksanaan kurikulum produktif dapat dilakukan verifikasi, syarat-syarat yang digunakan sesuai dengan desain yang ditetapkan, mampu menunjukan profil sumber daya yang diperlukan, mampu mewujudkan profil lulusan sesuai dengan desain kurikulum, dan mampu memenuhi permintaan DU/DI/PT sesuai keinginan stakeholder, dilaksanakan sesuai dengan rencana strategis sekolah.Kata kunci: pengembangan kurikulum produktif, SMM ISO 9001:2008
Implementasi Kebijakan Manajemen Berbasis Sekolah Melalui Pendekatan Entrepreneurial Government SD Negeri Di Malang Sumarsono, Puji
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 2 (2013): Juli
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.56 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i2.1560

Abstract

Puji SumarsonoDosen Universitas Muhammadiyah Malang Email: pujisumarsono@umm.ac.idAbstract:School-based management has attracted many scholars to debate over it for several decades. SBM is even indicated to lead the school towards entrepreneurial school which applies pricipal values of business in managing the school. Therefore, this research aims to investigate this issue by using entrepreneurial government approach. The result shows that school that applies SBM also applies entrepreneurial principles in manging the school. In certain extent, this may lead to be effective and better school since it promotes parents to participate in managing school. However, it also presents injustice since the school whose parents are poor tends to produce poor school with low achievement students. While the school whose parents are rich tends to produce rich school with high achievement students.Keywords: entrepreneurial government, school-based managementAbstrak:Manajemen berbasis sekolah (MBS) telah mampu menarik perdebatan banyak sarjana selama beberapa dekade. MBS bahkan disinyalir telah menciptakan sekolah yang menerapkan prinsip-prinsip bisanis dalam mengelola sekolah. Karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mencermati isu ini menggunakan pendekatan entrepreneurial government. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah yang menerapkan MBS juga menerapkan prinsip-prinsip bisnis dalam mengelola sekolah. Dalam kondisi tertentu, pendekatan ini bisa membuat sekolah menjadi efektif dan lebih baik karena mampu mengajak orang tua atau masyarakat untuk berpartisipasi mengelolal sekolah. Namun disisi lain model ini menciptakan ketidakadilan terutama bagi sekolah yang wali muridnya miskin, maka sekolah akan jadi miskin dan kemampuan anak juga rendah, dan begitu sebaiknya bagi sekolah yang wali muridnya kaya, sekolah akan kaya dan kemampuan siswanya akan baik.Kata kunci: entrepreneurial government, manajemen berbasis sekolah
Evaluasi Kebijakan Peraturan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah tentang Kinerja Guru Di SMA Muhammadiyah 1 Gresik Faizah, Any
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.564 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1731

Abstract

Any FaizahGuru Biologi SMA Muhammadiyah 1 Gresik.e-mail: anyfaizah69@yahoo.co.idAbstract:The approach used in this research is a qualitative approach using observation, questionnaires, interviews and documentation as the instruments of data collection. The results of this research showed that the regulation of Muhammadiyah Regional Leadership Council of Primary and Secondary Education about teachers’ performance is proved effective in the implementation at State Senior High School of Muhammadiyah 1 Gresik. The implementation of regulation on teachers’ performance assessment in State Senior High School of Muhammadiyah 1 Gresik addressed with full readiness, and dedicated in accordance with their each field. The effectiveness was shown from the values of performance achieved by teachers of State Senior High School of Muhammadiyah 1 Gresik, which obtain an average "good". This success cannot be separated from the hard work of the Muhammadiyah Regional Leadership Council of Primary and Secondary Education Gresik, and all the teachers and staff, as well as the strength of the rules and policies set by the education providers.Keywords: evaluation of policies, regulations council of basic education, the regional leadership of muhammadiyah.Abstrak:Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, kuesioner, wawancara dan dokumentasi sebagai alat pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peraturan Majelis Dikdasmen Pimpinan daerah Muhammadiyah tentang kinerja guru terbukti efektif dalam pelaksanaannya di SMA Muhammadiyah 1 Gresik. Pelaksanaan peraturan tentang penilaian kinerja guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik disikapi dengan penuh kesiapan, dan penuh dedikasi sesuai dengan bidangnya masing-masing. Efektivitas itu ditunjukkan nilai kinerja yang diraih oleh guru SMA Muhammadiyah 1 Gresik rata-rata “baik”. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Gresik, dan semua guru dan karyawan, serta kekuatan peraturan-peraturan dan kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh penyelenggara pendidikan.Kata kunci: evaluasi kebijakan, peraturan majelis dikdasmen, pimpinan daerah muhammadiyah.
Analisis Mutu Pembelajaran Praktikum Kebidanan Sebagai Upaya Peningkatan Pencapaian Kompetensi Program Studi Diploma III Kebidanan STIKES Maharani Malang Sumiatun, Sumiatun
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.285 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v1i1.1512

Abstract

This research is description of learning practicum instructors, that includes the planning, implementation and evaluation. In this research uses qualitative descriptive qualitative method based on empiric and normative approach. Data collection using interviews, observation and documentation studies. Data analysis using qualitative data analysis according to Miles and Huberman, continued with the SWOT analysis. The results showed that the planning of learning practicum instructors include syllabus, RPP, practicum instructors guide yet all lecturer learning practicum instructors, arranges the implementation of standards for comparison with students not yet appropriate faculty, not done prior to the implementation of learning nor pretest post tests after learning practicum instructors. As for the evaluation study has not yet been implemented optimally, as yet the existence of the document value for student practicum instructors. The quality of learning practicum instructors as seen from existing indicators i.e. reliability, responsiveness, assurance of learning practicum instructors, empathy and appearance have not been optimal.
Analisis Kompetensi Pedagogik dan Pengembangan Pembelajaran Guru SD Negeri 041 Tarakan Sumiarsi, Ninik
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 3, No 1 (2015): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.876 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v3i1.2206

Abstract

Analisis Kompetensi Pedagogik dan Pengembangan PembelajaranGuru SD Negeri 041 TarakanNinik SumiarsiDinas PendidikanTarakanEmail:ninik_s@gmail.comAbstract:This research objective was to know pedagogic competency owned by teachers and also understand learning development at public elementary school 041 Tarakan. This research used qualitative-quantitaive method where the researcher attempted to analyze data through the source of primary data which were structured interview result with teachers at public elementary school 041 tarakan. It was also completed with the secondary data source which was information collected based on respondents’ answer towards questionnaire, including documentation data and observation transcript. The result showed that pedagogic competencies owned by teacher Public Elementary School 041 Tarakan had been in line with the regulation of National Education Minister No. 16 year 2007, but it still needed several improvements and enhancements. Furthermore, learning development in Public Elementary School 041 Tarakan is very necessary to complete every weakness. The form of development strategy which can be carried out was bottom-up developmentKeywords: competency, pedagogic, teacher, development, learningAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi pedagogik yang dimiliki guru serta memahami pengembangan pembelajaran di Sekolah Dasar Negeri 041 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kuantitatif dimana peneliti berupaya mengupas data penelitian melalui sumber data primer berupa hasil wawancara secara terstruktur dengan guru di SDN 041 Tarakan, dilengkapi pula dengan sumber data sekunder berupa informasi yang dikumpulkan berdasarkan jawaban responden terhadap kuisioner, termasuk pula data dokumentasi dan transkrif observasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kompetensi kompetensi pedagogik yang dimiliki Guru SDN 041 Tarakan sudah sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007, namun perlu ada beberapa perbaikan atau peningkatan. Selanjutnya pengembangan pembelajaran di SDN 041 Tarakan sangat diperlukan guna melengkapi segala kekurangan yang ada. Bentuk strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah pengembangan yang bersifat bottom-up.Kata kunci: kompetensi, pedagogik, guru, pengembangan, pembelajaran.
Cover Image Cover Depan Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No.1 2014 Depan, Cover
Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Januari
Publisher : Program Studi Magister Pedagogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.666 KB) | DOI: 10.22219/jkpp.v2i1.1720

Abstract

Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan

Page 10 of 39 | Total Record : 388