cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PELANGI PENDIDIKAN
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 91 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA YANG DIAJAR DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN METAKOGNITIF Fauzi, Kms. Muhammad Amin
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2015): JURNAL PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis (KKM). Keberhasilan dalam suatu pembelajaran tidak terlepas pada model pembelajarannya. Pembelajaran  dengan pendekatan metakognitif memfasilitasi dan membekali siswa untuk membangun pengetahuannya secara aktif. Memandang matematika secara keseluruhan sangat penting dalam belajar dan berpikir tentang koneksi diantara topik-topik dalam matematika. Hasil analisis jawaban siswa terhadap tes yang diberikan pada topik persamaan garis lurus diperoleh siswa mengalami peningkatan pada setiap aspek (membuat sketsa grafik, menentukan gradien, menetukan persamaan  garis lurus, dan membuat model matematika dan menyelesaikannya) . Siswa yang mendapat pembelajaran PPMG memperoleh peningkatan KKM yang lebih besar untuk semua aspek dari pada pembelajaran PPMK dan pembelajaran PB. Khusus aspek menentukan persamaan garis lurus siswa masih terkendala yang ditunjukkan dari hasil peningkatannya terkecil untuk pembelajan PPMG dan PPMK. Di pembelajaran PB peningkatan terkecil terdapat pada aspek membuat model matematika dan menyelesaikannya yaitu 0,255 tetapi tidak terlalu berbeda secara signifikan dengan peningkatan pada aspek menentukan persamaan garis lurus. Secara umum siswa masih kesulitan menentukan persamaan garis lurus khususnya apabila diketahui grafik persamaan garis lurusnya.   Kata Kunci: koneksi matematis, pendekatan pembelajaran dan metakognitif.
ANALISIS PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN Wijaya, Kinanti
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 1 (2015): JURNAL PELANGI PENDIDIKAN
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Pengembangan kewirausahaan  perguruan tinggi berbasis  kreativitas  dan  inovasi  dapat  memberikan  bekal  bagi  civitas akademika dalam  pengelolaan  pendidikan,  dalam  mempersiapkan standar nasional pendidikan tinggi. Salah satu alternatif model pembelajaran pendidikan kewirausahaan pada perguruan tinggi  dilakukan  dengan  mengembangkan Rumah Entrepreneur dan Koperasi. Peran rumah entrepreneur dan koperasi dimaksudkan  untuk  memberikan  media pembelajaran  bagi  mahasiswa  dalam  hal: (1) Menumbuhkan sikap  dan  perilaku  wirausaha (2) Memberikan  pengalaman  langsung  berinteraksi  dengan konsumen (3) Melakukan  survei  pasar  untuk  menentukan  jenis  produk  yang  dibutuhkan  konsumen,  dan lainnya. Dengan  melihat  profil jiwa  dan  perilaku wirausaha pada  lulusan  mahasiswa dapat  memberikan  gambaran  bagaimana  calon-calon kewirausahaan  akan  tumbuh  di Indonesia.  Berdasarkan hal tersebut, maka ada dua hal yang perlu dilakukan, yaitu: 1) Agar  proses  pembelajaran  di  institusi/lembaga  pendidikan  mampu  melahirkan  lulusan  yang memiliki  perilaku  wirausaha,  maka  perlu  dikembangkan  model  pembelajaran  yang  dapat menumbuhkan  sikap  dan  perilaku  wirausaha,  diantaranya  melalui  peningkatan  peran  mahasiswa dalam  mengembangkan  usaha dari rumah entrepreneur dan  koperasi, 2)  Upaya peningkatan  kualitas  hasil  pembelajaran  melalui  kegiatan pusat bisnis.   Kata kunci: Entrepreneurhip, Model pembelajaran, Koperasi, Rumah enterpreuner
PENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI MEDIA GAMBAR SISWA SDN 193 KOTANOPAN KABUPATEN MANDAILING NATAL Masniari, Lely
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan keterampilan menulis puisi dan aktivitas siswa melalui penggunaan media gambar bagi siswa V SD Negeri No. 193 Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal. Subjek penelitian adalah siswa Kelas V SD Negeri No. 193 dengan jumlah siswa 22 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir siklus I diperoleh rata-rata nilai kelas sebesar 66,7 dengan prosentase ketuntasan sebesar 63,6%. Hasil rata-rata aktivitas belajar melalui pembelajaran mengunakan media gambar tergolong cukup aktif 54,5%. Pada akhir siklus II  diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 80,0 dengan dengan prosentase ketuntasan sebesar 100%. Hasil rata-rata aktivitas belajar tergolong kategori sangat aktif dengan prosentase 86%. Jadi dengan pembelajaran menggunakan media gambar pada siswa SDN No 193 Kotanopan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar keterampilan menulis puisi. Untuk itu diharapkan para guru menggunakan berbagai media yang tepat dalam pembelajaran dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.             Kata Kunci : Media Gambar, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar, Menulis Puisi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY TRAINING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS Derlina, Anggi Marwina Nasution, Motlan,
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inquiry Training akan lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, pengaruh  variasi kemampuan berpikir kritis terhadap keterampilan proses sains siswa, interaksi model pembelajarn inquiry training dan kemampuan berpikir kritis terhadap keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 percut Sei Tuan dengan menggunakan metode penelitian kuasi eksperimen dengan menggunakan uji ANAVA, sampel penelitian ini dilakukan dengan cluster random sampling sebanyak dua kelas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen keterampilan untuk keterampilan proses sains sebanyak 10 soal dan  tes esai untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa sebanyak 4 soal yang divalidkan. Dari penelitian yang dilakukan didapatlah hasil penelitian yaitu keterampilan proses sains siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Inquiry Training lebih baik dibandingkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional, variasi kemampuan berpikir kritis siswa berpengaruh dengan keterampilan proses sains, kemudian ada interaksi antara model pembelajaran Inquiry Training dan model pembelajaran langsung dengan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap keterampilan proses sains siswa Kata Kunci: Model Inquiry Training, Keterampilan Proses Sains, Berpikir Kritis
MENGUKUR KINERJA PEMBELAJARAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) BERDASARKAN INDEKS PRODUKTIVITAS PARTIAL Supriadi, Oding
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tulisan ini bertujuan untuk mendapatkan data tentang koefisien produktivitas parsial dan rating sekolah menengah kejuruan (SMK). Melalui tulisan ini diperoleh menggambarkan ide yang menekankan pada analisa eksisting data dengan menunjukkan skor ujian akhir nasional. Kualitas lulusan dan hasil UAN dari SMK  merupakan salah satu dari indikator kinerja pembelajaran. Tulisan ini diarahkan untuk mengukur koefisien indeks produktivitas parsial (IPP) dari SMK. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman mutu suatu lembaga pendidikan (SMK) tidak hanya didasarkan dari UAN keluaran, namun ada faktor lain seperti kinerja pembelajaran. Tingkat produktivitas atau kinerja pembelajaran SMK tergolong baik, namun menerima masukan dengan tingkat kemampuan rata-rata tinggi. Hasil analisis disimpulkan bahwa berdasarkan IPP, disarankan SMK terus meningkatkan kinerja instruksional. Sehingga sebesar apapun indeks kemampuan siswa dapat dikembangkan secara optimal. Katakunci: produktivitas pendidikan, mutu pembelajaran, peringkat SMK.
PENGARUH KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU Supriadi, Oding
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kemampuan berkomunikasi dan kualitas kepemimpinan kepala sekolah terhadap kepuasan kerja guru. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru-guru SMA Negeri di Kabupaten Lebak. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik multistage stratified random sampling dengan jumlah 40 responden. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (analisis korelasi sederhana dan korelasi ganda dan dilengkapi dengan analisis regresi sederhana dan regresi ganda), setelah memenuhi persyaratan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berkomunikasi dan kualitas kepemimpinan kepala sekolah dengan kepuasan kerja guru yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi Ry.12 = 0,77 dengan signifikansi koefisien regresi dan korelasinya sebesar Fhitung = 27,75 > Ftabel = 3,26, sehingga dicapai persamaan garis regresi linier sederhana Ŷ = 13,90 + 0,30 X1 + 0,47 X2. Kata Kunci: komunikasi, kepemimpinan , kepuasan kerja
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR KONSTRUKSI BANGUNAN SISWA SMK NEGERI 2 MEDAN Lisa Gusmira, Zulkifli Matondang
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar konstruksi bangunan dengan menerapkan model pembelajaran quantum teaching. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari dua kali pertemuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Data penelitian diambil dari lembar observasi dan tes hasil belajar yang sebelumnya telah di uji instrumen. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 2 Medan dengan jumlah sampel 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa pada siklus I yang mencapai kriteria aktif ialah sebanyak 9 siswa dan pada siklus II ialah sebanyak 26 siswa dengan nilai rata-rata akhir yaitu 80,33. Hasil belajar pada siklus I, persentase kelulusan yaitu 66.67% dengan nilai  rata‑rata 73,97 dan pada siklus II persentase kelulusan yaitu 86,67% dengan nilai  rata‑rata 81,75. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan dua siklus, model pembelajaran quantum teaching telah meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa SMK Negeri 2 Medan. Kata Kunci: Model Pembelajaran,  QuantumTeaching, Aktivitas Siswa dan Hasil Belajar
PENGARUH PENERAPAN MULTIMEDIA CAMTASIA STUDIO DAN MEDIA POWER POINT TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI STRUKTUR ATOM Mahmud, Husuwatul Masyithah, Zainuddin Muchtar,
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This research aims to know the effect of application Camtasia studio multimedia and power-point media toward activities and student learning outcomes in the atomic structure topic. The population in this research were all of tenth grade students of SMA Swasta Ar - Rahman Medan as much as 2 classes of 60 people, divided into two classes of samples with total sampling. The research data were collected from the sample is in the form of student learning activity data derived from observation and questionnaire, and student learning outcomes obtained from tests of learning outcomes in the form of multiple choice of 20 questions with a reliability of 0.832 (very high). Tests have been conducted in the form requirements of normality and homogeneity test, the result that normal and homogeneous data. The hypothesis was tested with General Linear Model (GLM) at a significance level of 0.05 using SPSS 21 for windows. Based on data analysis and hypothesis testing are carried out found that: (1) There is a significant difference from the application of Camtasia studio multimedia and power-point toward the learning outcomes of students in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0.026 and tcount (2,291) ; (2) There are differences in students learning activities of the application Camtasia studio multimedia and power-point media in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0,000 and mean of experiment-1 (77,69) > mean of experiment-2 (74,35); (3) There was a significant interaction between the media applied learning with students learning activities in influencing student learning outcomes in the atomic structure topic, which is shown by sig. (P) 0,000. Keywords:      Camtasia Studio Multimedia, Power Point Media, Student Activities, Learning Outcomes, Atomic Structure
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MELALUI METODE DISKUSI SISWA KELAS IV SDN 226 TOLANG KABUPATEN MADINA Yusuf, Mhd
PELANGI PENDIDIKAN Vol 23, No 1 (2016): Juni 2016
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar PPKn. Materi yang disampaikan yaitu mengenal lembaga dalam susunan pemerintahan desa. Penelitian dilakukan pada kelas IV SD Negeri 226 Tolang Kabupaten Mandailing Natal. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV dengan jumlah siswa 26 orang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan pendekatan metode diskusi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah tes untuk mengukur hasil belajar, dan lembar observasi untuk motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang dilakukan dengan deskriptif dan prosentase. Hasil penelitian menunjukkan bahawa pada siklus I diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa 65,4% dan skor nilai ketuntasan kelas 62,5% dengan nilai terendah 50 dan nilai terbaik 80. Pada siklus II diperoleh presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 100% dan skor nilai ketuntasan kelas 88,0% dengan nilai terendah 70 dan nilai terbaik 90. Dengan pembelajaran menerapkan metode diskusi terjadi peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus I sebesar 62,2%, sedangakan pada siklus II sebesar 75,8%. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran diskusi dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PPKn siswa kelas IV SDN 226 Tolang. Dengan demikian metode diskusi dapat digunakan pada mata pelajaran lainnya sesuai dengan materi yang cocok. Kata Kunci : Metode Diskusi, PKn, Motivasi Siswa, Hasil Belajar
PENGEMBANGAN MODEL KEPEMIMPINAN RANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA SEKOLAH Paningkat Siburian, Roynisfan Darwin
PELANGI PENDIDIKAN Vol 22, No 2 (2015): desember 2015
Publisher : PELANGI PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk model kepemimpinan transformasional kepala sekolah yang dapat meningkatkan kinerja sekolah. Penelitian dilakukan pada 3 SMA dan SMK di Aceh Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan, yaitu menghasilkan model yang divalidasi secara internal. Untuk mendapatkan model, digunakan 3 tahapan yaitu:  studi pendahuluan, pengembangan model, dan validasi model. Sumber data penelitian dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data diperoleh menggunakan 3 teknik pengumpulan: observasi, wawancara dan analisis dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan kualitatif  yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dinamakan model kepemimpinan transformasional kepala sekolah. Model ini merupakan hasil pengembangan dari model (Bass dan Avolio 1994). Model divalidasi melalui FGD yang dilakukan 2 kali, yaitu FGD dengan kepala sekolah sebagai paraktisi dan FGD bersama Guru Besar dan Doktor sebagai pakar. Model memuat 4 dimensi kepemimpinan transformasional, yaitu pengaruh ideal, motivasi yang menginspirasi, rangsangan intelektual dan perhatian secara individual. Model hasil pengembangan  dibuat dalam satu rangkaian sistem yang didalamnya terdiri: input, proses, output, outcome, dan impact.

Page 4 of 10 | Total Record : 91