cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 159 Documents
Search results for , issue "2007" : 159 Documents clear
Peningkatan Efektifitas Akses Internet dengan Menggunakan Fasiltas Internet Protocol Virtual Private Network (IP VPN) dan Manajemen Bandwith untuk Akses Internet Bersama pada Sekolah Purwono Hendradi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi saat ini untuk sebagian besar masyarakat Indonesia adalah sesuatu yang masihmahal dan atau belum terjangkau. Namun bila kita mengamati fenomena beberapa produk teknologi, paradigmaini dapat diubah. Untuk bisa menjadikan Teknologi Informasi menjadi seperti fenomena diatas adalah denganmembuat sedemikian sehingga masyarakat merasa memerlukan dan mendapat manfaat banyak dari teknologiini. Internet sebagai salah satu Teknologi Informasi supaya dapat berdayaguna, harus diciptakan suatumekanisme teknis dan nonteknis.Dan agar untuk keperluan tersebut dapat dimulai dari dunia pendidikan, dalamhal ini sekolah, karena untuk sekolah (baik SLTA maupun SLTP) saat ini masih perlu ditingkatkan kesadaranpenggunaan Teknologi Informasinya.Mekanisme teknis yaitu dengan menerapkan sistem langanan internet secara gotong royong denganmenggunakan VPN (Virtual Private Network), dimana minimal 4 (empat) lokasi atau sekolahsecara bersamasamaberlanganan internet dan menggunakan secara intranet. Hal ini akan menekan biaya investasi dan biayarutin.Untuk melakukan ini diperlikan pengaturan IP Address dan juga Manajemen Routing nya.Kata kunci: Virtual Private Network, Intranet, Routing
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Berprestasi Berdasarkan Kinerja (Studi Kasus pada STMIKAmikom Yogyakarta) Armadyah Amborowati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penentuan karyawan berprestasi oleh Departemen Sumber Daya Manusia di STMIK AMIKOMYogyakarta terdapat beberapa faktor yang menjadi penilaian. Penilaian ini berdasarkan penilaian kinerja,yakni pengetahuan tentang pekerjaan, kreativitas, perencanaan, pelaksanaan instruksi, pelaksanaan deskripsitugas, kualitas kerja, kerjasama dan sikap terhadap karyawan lain, inisiatif, kehandalan, kedadiran, sikappekerjaan, keuletan, dan kejujuran. Demi efisiensi dan efektifitas kerja maka pengambilan keputusan yang tepatsangat diperlukan.Makalah ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan yang mempunyaikemampuan analisa pemilihan karyawan berprestasi dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process(AHP), dimana masing-masing kriteria dalam hal ini faktor- faktor penilaian dan alternatif dalam hal ini parakaryawan dibandingkan satu dengan yang lainnya sehingga memberikan output nilai intensitas prioritas yangmenghasilkan suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap setiap karyawan.Sistem pendukung keputusan ini membantu melakukan penilaian setiap karyawan, melakukan perubahankriteria,dan perubahan nilai bobot. Hal ini berguna untuk memudahkan pengambil keputusan yang terkaitdengan masalah pemilihan karyawan berprestasi, sehingga akan di dapatkan karyawan yang paling layak diberireward atau penghargaan.Kata Kunci: Sistem pendukung keputusan, AHP, Penilaian Karyawan
Prediksi Penjualan dengan Neurofuzzy Dewanto R. A.; Aradea Aradea; Devi Febrianty
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem prediksi adalah sebuah perangkat untuk mendukung aktifitas manusia. Setiap tempat dapat dilihatbahwa untuk memutuskan sesuatu manusia memerlukan hasil prediksi. Terdapat beberapa perangkat prediksiyang dikembangkan dan diteliti. Dari waktu kewaktu kerumitan dan kemampuannya semakin meningkat.Prediksi tidak hanya dimiliki oleh ahli matematika yang memiliki kemampuan matematis.Saat ini prediksi digunakan oleh manusia di berbagai latar belakang pengetahuan dan pekerjaan Padaarea ekonomi, terdapat beberapa alat untuk melakukan prediksi sesuatu yang berkaitan dengan parametermaupun variable ekonomi, seperti bursa efek, inflasi, pertumbuhan ekonomi, pertukaran nilai kurs dll.Seringkali prediksi dilakukan untuk mendukung penyusunan Anggaran Belanja NegaraPada level perusahaan, prediksi memegang peran yang penting untuk perencanaan dan evaluasi. Salahsatu prediksi yang penting adalah prediksi penjualan. Dari hasil prediksi ini, perusahaan dapat merencanakanproduksi, strategi pemasaran dan anggaran. Tetapi dengan meningkatnya kompleksitas perusahaan(persaingan, perubahan budaya, perubahan lingkungan dll) akan mempengaruhi hasil prediksi dan dapatmengurangi akurasi dan menambah kesalahan prediksi.Untuk itu, saat ini diperlukan system prediksi yang baru, yang memiliki kemampuan untuk beradaptasiterhadap perubahan. Berbicara tentang adaptasi, terdapat perangkat adaptasi yang sangat menarik yangdikembangkan oleh ahli sistem kendali. Perangkat adaptasi ini adalah Neurofuzzy Time Series Prediction yangdapat digunakan sebagai prediksi penjualan.Kata kunci: Neurofuzzy, Sistem Prediksi
Aplikasi Pengolahan Citra untuk Analisis Strukturmikro Logam Ferro Berdasarkan Pola-Pola Khas Statistiknya Yusuf Dewantoro Herlambang
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Physical characteristics analysis of metal by analyzing metal microstructures were explored to determinethe metal alloys phases in an effort to improve the mechanical characteristics of metal alloys. This researchstudied the techniques for of digital image processing of metal microstructures followed by a classificationscheme phase pattern microstructures. Image pre-processings preceded the rests to reduce normally inherentnoise and to enhance get better the specific features. The extraction of the phase patterns were based on aboundary detecting masks and a technique of threshold segmentation of RGB (red, green, blue), luminans, andhistogram spreads. The final steps of the phase pattern classification resorted to some autocorrelation methodsbased on the eigen values as the distinguishing parameters. The results worked satisfactorily indicate that theoverall scheme. Quantitatively the nodular cast iron had longest randomness pattern with of a ratio of 13,18 andhigh carbon steel had shortest randomness pattern with a ratio of 13,72. The percentages of the image phasespattern widths of metal microstructures could be determined as well.Keywords: Digital image preprocessing, metals microstructures, boundary detect segmentation, histogramsegmentation, autocorrelation.
Monitoring Multisensor Berbasis PC Unan Yusmaniar Oktiawati
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia membutuhkan berbagai informasi. Informasi tersebut dapat berupa sinyal dari multisensor.Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat memenuhi kebutuhan dalam memperoleh informasi darimultisensor dengan cepat dan mudah.Sensor yang diamati terdiri atas sensor kecepatan motor dan sensor suhu. Sensor kecepatan motordirangkai dari LED dan phototransistor sedang untuk sensor suhu menggunakan LM 35. Port parallel pada PCdapat dipergunakan sebagai penghubung antara sensor dan PC dengan MATLAB 6.5 sebagai programantarmuka.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring multisensor berbasis PC dapat mengamati tiapsensor tiap 0,5 detik. Nilai yang terbaca dari multisensor ditampilkan dalam grafik.Kata kunci: sensor, port parallel, MATLAB
Sistem Informasi Industri Kecil Berbasis WAP (Wireless Application Protocol) Kartika Firdausy; Rahmansyah Rahmansyah; Sunardi Sunardi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mempromosikan industri kecil di Yogyakarta. Salah satu alternatifyang dapat digunakan adalah WAP (Wireless Application Protocol) yang merupakan protokol aplikasi yangmemungkinkan Internet dapat diakses melalui ponsel. WAP memberikan cara alternatif dalam mendapatkaninformasi tanpa harus membuka brosur, peta, atau buku. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuahwebsite yang mempunyai fasilitas pencarian informasi industri kecil di Daerah Istimewa Yogyakarta yang dapatdiakses melalui ponsel.Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data serta perancangan sistem yang meliputi perancangandiagram konteks, perancangan tabel, dan perancangan menu. Implementasi program menggunakan bahasapemrograman WML dan PHP, server basis data MySQL, WAP server Appserv, serta WAP browser M3Gate.Pengujian dilakukan dengan cara upload ke server UAD.Kata kunci: Sistem Informasi Industri Kecil, WAP, ponsel.
Pengaruh Faktor Pemicu terhadap Tingkat Partisipasi Diskusi dalam Student Centered E-Learning Environment Harry B. Santoso; Zainal A. Hasibuan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Internet dalam dunia pendidikan memungkinkan proses belajar mengajar dilakukan kapansaja dan dimana saja. Kondisi ini mampu memfasilitasi peningkatan intensitas kegiatan pendidikan. Prosesperkuliahan yang sebelumnya hanya dilakukan di dalam kelas, saat ini mengalami transisi. Prosentaseperkuliahan tatap muka dalam kelas dikombinasikan dengan pembelajaran online. Dalam pembelajaran onlineyang didukung oleh teori constructivist, peserta didik difasilitasi untuk belajar secara kolaboratif, baik denganpangajar maupun sesama peserta didik. Sebagian besar sistem pembelajaran online yang lebih dikenal LearningManagement System (LMS) telah menyediakan fasilitas forum diskusi. Hanya saja, dalam realitasnyakeberadaan fasilitas ini ternyata tidak selamanya cukup mendorong para peserta didik untuk terlibat dalamaktivitas diskusi. Tulisan ini akan membahas peranan diskusi dalam pembentukan knowledge dan bagaimanafaktor pemicu seperti penyediaan bahan ajar berbasis multimedia, pemberian penghargaan (rewards), sertaketerlibatan dosen dalam diskusi dapat memberikan motivasi bagi peserta didik untuk aktif berdiskusi. Ruanglingkup analisis ini dilakukan lingkungan pembelajaran Student Centered E-Learning Environment di FakultasIlmu Komputer Universitas Indonesia.Kata kunci: Faktor pemicu, diskusi, SCELE, multimedia, rewards.
Pengembangan Model Pengukuran Kinerja Pusat Investasi Perusahaan dengan Menggunakan Sistem Agen Cerdas Azhari Azhari; Eko Rahman Wisuda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research presents on development of an intelligent agent system model which is used to measureperformance of company investment center. We apply EVA (Economic Value Added) and ROI (Return OnInvestment) measurement approach to our agent capability system. We named our agents such as Agen_data,Agen_ukur, and Agen_keputusan. Based on some empirical data for examining show that our agents capablecalculating autonomously EVA and ROI values, and preparing initial conclution whether the company is gainingprofit, or suffer a financial loss. These agents can also recognize and inform the return level from investedcapital so the company will know whether this invested capital can produce profit or loss. According thisresearch we conclude the system easy to use, and the responsibility of center managers will be easy to measure,grade, and analysis the goal of achievement from each manager.Keywords: Intelligent agents, company invesment center, invesment performance, EVA, ROI.
Perbandingan Pengklasifikasi Fungsi Jarak dan Jaringan Syaraf Tiruan pada Sistem Pengenalan Wajah Abdul Fadlil
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan wajah merupakan topik penelitian yang masih hangat sampai sekarang ini. Para penelititelah berupaya untuk menemukan teknik yang efektif agar diperoleh hasil pengenalan dengan akurasi yangtinggi. Pada dasarnya ada dua hal penting dalam sistem pengenalan yaitu ekstrasi ciri dan teknik klasifikasi.Pada makalah ini akan dikaji efektifitas dua teknik pengklasifikasi yaitu fungsi jarak dan jaringan syaraf tiruan(JST) yang digunakan sebagai pengklasifikasi pada sistem pengenalan wajah. Pada penelitian ini sistempengenalan wajah dilatih dan diuji menggunakan citra wajah 5 orang dengan bentuk ekspresi wajah yangberbeda-beda. Hasil eksperimen dengan menggunakan teknik pengklasifikasi yang berbeda menunjukkan bahwaakurasi hasil pengenalan wajah berturut-turut 95% dan 100% untuk fungsi jarak Manhattan dan fungsi jarakEuclidean (L2). Sedangkan pengenalan wajah dengan menggunakan teknik pengklasifikasi JST denganmemvariasi jumlah neuron pada lapisan tersembunyidiperoleh akurasi hasil 80%, 90% dan100%.Kata kunci: pengenalan wajah, fungsi jarak, jaringan syaraf tiruan
Val IT: Kerangka Kerja Evaluasi Investasi Teknologi Informasi Wina Witanti; Falahah Falahah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya nilai nominal investasi teknologi informasi (TI) di berbagai organisasi membuat banyak pihakmulai bertanya-tanya, bagaimana cara memperkirakan seberapa besar investasi tersebut memberikan manfaatbagi perusahaan. Fakta menyatakan bahwa manfaat investasi TI dapat berupa yang terhitung (tangible)maupun yang tidak terhitung (intangible). Manfaat ini juga ada yang dapat dirasakan dengan segera dan adajuga yang hanya dapat dirasakan setelah kurun waktu tertentu. Hal ini menyebabkan banyak organisasimengalami kesulitan bagaimana menghitung nilai investasi TI dikaitkan dengan manfaat yang dihasilkan. Untukitu, terdapat beberapa metoda untuk memperkirakan nilai investasi TI.Val IT, adalah salah satu metoda yang dapat digunakan untuk memberikan gambaran yang jelas akanmanfaat investasi TI pada organisasi. Val IT merupakan konsep baru yang diluncurkan oleh InformationTechnology Governance Institute (ITGI) sebagai sebuah kerangka kerja standar untuk melengkapi kerangkakerja tata kelola TI yang sudah lama dirilis dan dipergunakan secara luas yaitu COBIT. Karena Val ITmerupakan pelengkap COBIT, maka dalam beberapa hal, asumsi yang digunakan serta cara pendeskripsiankerangka kerjanya sangat mirip dan sangat erat kaitannya dengan COBIT. Val IT terdiri atas sekumpulanprinsip dasar dan 3 proses utama untuk mengukur nilai TI. Masing-masing proses kemudian dirinci lagimenjadi beberapa item manajemen praktis seperti halnya pada COBIT.Untuk menerapkan kerangka kerja Val IT, organisasi harus membangun sebuah business case yang dapatditerapkan pada proyek investasi TI tertentu. Business case digunakan sebagai alat bantu praktis untukmerencanakan, mengukur, dan memonitor investasi TI dalam sebuah siklus hidup ekonomis yang utuh, dalamartian mulai dari mengusulkan, membeli, memakai hingga menghentikan pemakaian sebuah investasi TI(retirement). Sasaran membangun business case adalah agar dapat memberikan gambaran yang lengkap dantransparan kepada pihak manajemen atas manfaat suatu investasi dan membantu manajemen untuk membuatkeputusan atas investasi tersebut.Melalui penerapan kerangka kerja Val IT, organisasi diharapkan dapat memperkirakan sejauh manamanfaat suatu investasi TI terhadap organisasi, yang disajikan dalam format yang terukur dan mudahdikelola/diperbaharui sepanjang siklus hidup investasi tersebut, sehingga dapat dijadikan kontrol pencapaiannilai yang diharapkan dari sebuah investasi Teknologi Informasi.Kata kunci: Investasi TI, Val IT, Business Case, COBIT, Kerangka Kerja.

Page 4 of 16 | Total Record : 159