cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 41 Documents
Search results for , issue "2016" : 41 Documents clear
Aksi Game Arcade Berdasarkan Pikiran Menggunakan Filter Fast Fourier Transform dan Learning Vector Quantization Maulana Yusuf Abdullah; Esmeralda C Djamal; Faiza Renaldi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brain Computer Interface (BCI) adalah teknologi pengendalian suatu perangkat tanpa menggunakan otot, suara dan sebagainya yang melibatkan fungsi motorik. Sistem BCI terdiri dari pengukuran sinyal otak dan salah satu penggunaan BCI adalah menggerakan karakter pada game melalui pikiran. Pengolahan sinyal otak tersebut untuk mendeteksi pola – pola unik yang diterjemahkan menjadi perintah (misalnya pola otak saat rileks, melakukan perhitungan matematis, membayangkan gerakan tangan, dsb). Penelitian tentang BCI yang telah dilakukan sebelumnya yaitu seperti menggerakan kursi roda, kontrol pada game, menggerakan tangan robot dll. Elektroensephalogram (EEG) adalah perangkat yang dapat menangkap aktivitas listrik di otak dan menginformasikan kondisi pikiran seperti emosional, kelelahan, kewaspadaan, kesehatan dan tingkat konsentrasi. Beberapa penelitian terdahulu, mengidentifikasikan variabel kondisi pikiran tersebut di antaranya menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Penelitian ini telah  membuat sistem yang divisualisasikan pada game dengan dua gerakan yaitu ke atas dan ke bawah dengan kontrol karakter berdasarkan pikiran. Hasil pengujian yang didapatkan pada data uji yang belum dilatih sebelumnya dengan persentase 90% untuk kondisi rileks dan 22% untuk kondisi fokus.
Modifikasi Motif Kain Tradisional Menggunakan Cellular Automata Purba Daru Kusuma
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode cellular automata telah diimplementasikan ke dalam berbagai bidang. Salah satunya adalah pembuatan motif atau pola secara komputasi (computer generated pattern). Di sisi lain, metode cellular automata belum banyak dimanfaatkan dalam pengembangan motif kain tradisional. Padahal, pemanfaatan teknik komputasi dapat membuat desain dan pengembangan motif kain tradisional lebih variatif. Dalam penelitian ini, metode cellular automata digunakan untuk memodifikasi motif kain tradisional. Motif tradisional yang digunakan dalam penelitian ini adalah motif Truntum. Hal ini sesuai dengan sifat dasar kisi-kisi pada cellular automata. Modifikasi dilakukan dengan menambahkan unsur ketidakteraturan dalam motif dasar. Konsep agen cerdas juga diimplementasikan sebagai unit-unit yang bergerak secara otonom untuk mengganti pola dasar dengan pola baru sesuai dengan jalur yang dilalui oleh agen tersebut. Proses penggantian pola bersifat iteratif. Pembangkitan pola menggunakan pendekatan stokastik. Melalui penelitian ini, telah dihasilkan motif Truntum yang telah dimodifikasi dan terlihat lebih tidak teratur dan lebih beraneka ragam.
Extending The Effectiveness of Algorithm Visualization with Performance Comparison through Evaluation-integrated Development Felix Christian Jonathan; Oscar Karnalim; Mewati Ayub
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Since several undergraduate CS students cannot understand Algorithm topic clearly due to algorithm complexity and limited class duration, several Algorithm Visualization (AV) for teaching algorithms have been developed. However, since most AV only focus on visualizing algorithm steps without mentioning why that algorithm should be chosen based on given problem, students cannot improve their understanding further than Application level (based on Bloom taxonomy). In this paper, we extend the capabilities of AV by utilizing case-based performance comparison. Case-based performance comparison aim to let students differentiate several algorithm and improve their understanding further.  Additionally, we utilize evaluation-integrated development since the main goal of an AV is not only technical functionality but also its usability. For our implementation, we implement these aspects to algorithm for solving classic problems such as 0/1 knapsack and Minimum Spanning Tree (MST) problem.
Analisis Performansi Teknologi Radio Trunking Digital Studi Kasus PT Pelindo II Tanjung Priok Jakarta Utara Farid Purwanto; Esmeralda C Djamal; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trans Metro Bandung (TMB) merupakan tansportasi umum berbasis bus yang berorientasi pada konsep Bus Rapid Transit (BRT), dengan penempatan halte yang optimal maka akan menghasilkan tatanan transportasi yang baik. Penempatan halte TMB ditentukan berdasarkan panjang lintasan, tata guna lahan dan nilai lahan. Beberapa penelitian terdahulu menggunakan Algoritma Genetika untuk mementukan jarak terpendek, penempatan obyek dan penjadwalan. Penelitian ini membangun sistem yang dapat merekomendasikan penempatan halte TMB pada satu lintasan menggunakan Algoritma Genetika. Penggunaan Algoritma Genetika bermula dari pembangkitan populasi awal, evaluasi nilai kecocokan dari kriteria yang dinyatakan dalam fungsi kecocokan. Kemudian dilakukan persilangan dan mutasi yang terus berulang hingga mendapatkan kombinasi penempatan halte yang optimal dari segi jarak setiap halte dan nilai lahan setiap lokasi. Sistem ini dimplementasikan dalam perangkat lunak untuk dapat dimanfaatkan oleh instansi terkait dalam membantu menentukan optimalisasi penempatan halte TMB.
Klasifikasi Identitas Wajah Untuk Otorisasi Menggunakan Deteksi Tepi dan LVQ Gilang Ramadhan; Esmeralda C. Djamal; Tedjo Darmanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengenalan pola wajah dapat dipandang mengenali emosi, ras, ataupun pemiliknya berdasarkan fitur-fitur yang dimiliki. Beberapa penelitian terdahulu  mengenali emosi berdasarkan segmen dari wajah menggunakan Regions Of Interest (ROI) dan Jaringan Syaraf Tiruan (JST), sedangkan penelitian lain mengenali jender dari pemilik wajah menggunakan Principal Component Analysis (PCA) dan Linear Discriminant Analysis (LDA) sebagai pengenalan biometrik menggunakan JST ataupun Eigen Face. Biometrik dapat dijadikan sebagai identitas yang diperlukan seperti untuk kehadiran, akses suatu sistem, dan pencaharian seseorang. Pengenalan citra wajah, retina, sidik jari dapat menunjukkan identitas dari pemiliknya. Penelitian ini telah membangun sistem pengenalan identitas berdasarkan citra wajah untuk otorisasi akses pintu hunian menggunakan JST. Citra wajah disegmentasi atas mata, dan mulut, sebagai masukan dari JST menggunakan metode Learning Vector Quantization (LVQ) dengan panjang vektor 10.600. 1-2.800 merupakan vektor mata kanan, 2.801-5.600 mata kiri, dan 5.601-10.600 merupakan vector mulut. LVQ mempunyai kesederhanaan dalam generalisasi pelatihan sehingga mempunyai komputasi lebih baik. Akurasi pengenalan ditingkatkan dengan memasukkan segmen-segmen wajah sebagai ciri. Sistem klasifikasi identitas wajah yang dibangun diimplementasi dalam bentuk perangkat lunak. Hasil klasifikasi dari 25 data uji yang tidak dilatih memperoleh akurasi sebesar 88% dengan hasil pengenalan tiga data uji tidak dikenali dan 22 data uji dikenali. Sedangkan hasil klasifikasi dari 25 data uji yang telah dilatih memperoleh akurasi sebesar 92% dengan hasil pengenalan dua data uji tidak dikenali dan 23 data uji dikenali.
Prediksi Potensi Pemasaran Produk Baru dengan Metode Naïve Bayes Classifier dan Regresi Linear Taghsya Izmi Andini; Wina Witanti; Faiza Renaldi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

CV. Lampegan Jaya merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian produk minuman dan makanan. Produk tersebut didistribusikan ke outlet-outlet yang ada di Jawa Barat. Penjualan produk di CV. Lampegan Jaya terkadang mengalami peningkatan dan penurunan penjualan, hal tersebut disebabkan kurangnya daya beli masyarakat terhadap salah satu produk yang ditawarkan, untuk meningkatkan penjualan maka perusahaan melakukan alternatif dengan cara menjual produk baru. Produk baru tersebut memiliki kesamaan spesifikasi dengan produk sebelumnya, salah satu cara untuk mengetahui tingkat kedekatan sepesifikasi antar produk yaitu dengan Metode Naïve Bayes Classifier dan Regresi Linear. Produk yang memiliki tingkat kedekatan terbesar akan dilakukan pengambilan data penjualan produk serta daerah pemasarannya untuk di tampilkan sebagai prediksi bagi produk baru. Beberapa penelitian terdahulu dalam melakukan pencarian nilai kedekatan antar produk dengan melakukan prediksi nilai mahasiswa, prediksi persediaan alat-alat kesehatan, prediksi besarnya penggunaan listrik rumah tangga, dan beberapa penelitian menggunakan Nearest Neighbors, Regresi Linear, Metode Clustering dan Algoritma Apriori yang termasuk kedalam Metode Data Mining. Pada penelitian ini menggunakan Metode Naïve Bayes Classifier dan Regresi Linear yang dapat diterapkan pada kasus dengan class dan data yang banyak, maka diharapkan dapat memudahkan perusahaan dalam mendapatkan informasi mengenai prediksi penjualan produk baru dan derah pemasarannya.
Rancang Aplikasi Pemantau Inkubator Bayi Menggunakan Video Streaming Berbasis Web A. Yuliant; S. Poernomo Sari; N.S. Salahuddin; A. Kowanda
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah penelitian mengungkapkan bayi yang tidur dalam posisi tengkurap lebih sering mengalami sindroma kematian mendadak pada bayi. Hali ini disebabkan karena bayi tidur tengkurap bisa membuat bayi menghirup kembali udara yang telah dihembuskan. Telah di rancang perangkat kamera streaming terdiri atas router TP-LINK dengan perangkat lunak OpenWrt,  dua buah kamera USB Logitech C525 dengan antarmuka kamera USB menggunakan aplikasi MPJG-Streamer. Dari hasil pengujian aplikasi ini dapat menampilkan video pada inkubator bayi secara realtime menggunakan Web Browser. Aplikasi ini siap untuk di implementasikan dalam sistem inkubator bayi jinjing, sehingga dapat mencegah terjadinya sindroma kematian mendadak pada bayi.
Kategorisasi Pengguna Internet di Kalangan Pelajar SD dan SMP Menggunakan Metode Twostep Cluster Emir Mauludi Husni; Agus Fatulloh
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan internet di kalangan anak-anak dan remaja sudah menjadi tren, sehingga jika tidak hati-hati dalam menyikapi dan menggunakannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi mereka. Kurangnya kontrol ketika ber-internet, maraknya kasus bullying, mengakses situs-situs yang tidak sesuai  adalah beberapa contoh negatif yang dapat saja menimpa mereka. Penelitian ini ingin melihat karakteristik pengguna internet serta seberapa besar dampak negatif yang terjadi di kalangan anak-anak dan remaja khususnya para siswa-siswi SD dan SMP di  kota Bandung. Model penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan survei ke beberapa sekolah SD dan SMP yang ada di kota Bandung. Metoda penentuan sampel menggunakan metoda multistage random sampling dan untuk analisis data menggunakan distribusi frekuensi, chi-square, uji-t, dan metoda twostep cluster. Hasil dari penelitian ini terdapat enam kelompok karakteristik pengguna internet sesuai dengan kecenderungan karakteristik dominannya dengan tingkat kepercayaan 95% dan pengembangan lebih lanjutnya dapat menghasilkan sebuah panduan ber-internet aman bagi anak-anak dan remaja.
Perbandingan Algoritma Fuzzy C-Means (FCM) Dan Algoritma Mixture Dalam Penclusteran Data Curah Hujan Kota Bengkulu Herlina Latipa Sari; Dewi Suranti
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendesain Fuzzy Clustering menggunakan algoritma C-Means dan algoritma Mixture dalam penclusteran data curah hujan Kota Bengkulu, membandingkan algoritma C-Means dan Algoritma Mixture dalam emnghasilkan performasi algoritma C-Means dan lagoritma Mixture dalam menghasilkan tingkat keakuratan lokasi perkiraan curah hujan bulanan stasiun Klimatologi Pulau Baii Bengkulu. Data curah hujan Kota Bengkulu dianalisis menggunakan algoritma software matlab. Dari hasil pengujian menggunakan software matlab dibantu menggunakan software SOCR diperoleh hasil pengujian dengan menggunakan  Fuzzy C-Means karena pengelompokkan datanya berdasarkan dengan derajat keanggotaan sehingga pusat cluster yang diahsilkan dalam mencapai fungsi sasaran mencari solusi terbaik untuk cluster-cluster dapat dilakukan lebih cepat ditunjukkan dengan proses pengehentian iterasi. Output dari fuzzy C-means bukan merupakan Fuzzy Inference System, namun merupakan deretan cluster dan beebrapa derajat keanggotaan untuk tiap tiap titik data. Informasi ini dapat digunakan untuk membangun suatu fuzzy inference system.
Assessing Novice Teams in Collaborative Software Engineering Education Danang Wahyu Utomo; Egia Rosi Subhiyakto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novice teams is a group of novice student who had just taken software engineering course. Recent researches indicate that assessment approach can be used to improve knowledge and skill of student. The problem in assessment approach is “is assessment approach fair for level of student”?. In collaborative work, assessment is important to gain communication skill, experience, and most importantly promote responsibility. This study perform assessment approach for novice teams that applied in collaborative tool. The assessment approach consists of four components: attendance, discussion, assignment and contribution. In evaluation phase, the result indicate that the collaborative tool is support collaborative work and assessment approach is fair assessment for novice student. The respondent agree above 50% for each assessment component. Although, collaborative work still have the weakness such as collaborative tool only use one diagram.