cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Generating Skin Distribution Map of Face Images Setiawan Hadi; Adang Suwandi A.; Iping Supriana S.; Farid Wazdi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skin pixel visualization in a digital image has been considered as an important clue that can be used in many advanced computer vision applications. This paper describes the steps to present skin distribution by mapping pixel intensities of face-contain images into a two dimensional representation. The face images are originated from three face database groups, those are FERET database, SI synthesized face generator, and Indonesian face database called DWI. Experiment has been performed to visualize the SDM in three chromatic color spaces.Keywords: SDM, Skin, Face, Image, Skin Distribution Map.
Identifikasi Telapak Tangan Menggunakan 2DPCA plus PCA dan K-Nearest Neighbour Bedy Purnama; Ditari Salsabila E.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biometrik merupakan pengenalan seseorang berdasarkan anatomi ataupun karakteristik tingkah laku. Identifikasi telapak tangan sebagai teknik biometrik memiliki kelebihan yaitu membutuhkan resolusi citra yang kecil, biaya alat yang murah, tidak bersifat intrusif, serta memiliki tingkat akurasi yang tinggi. Paper ini akan membahas identifikasi telapak tangan menggunakan metode 2DPCA plus PCA. Principal Component Analysis (PCA) merupakan teknik ekstraksi fitur yang memiliki kelebihan dari segi kompresi data. Metode 2 Dimensional Principal Component Analysis (2DPCA) memiliki kelebihan dari PCA dari segi akurasi dan kompleksitas waktu, namun memiliki kekurangan yaitu membutuhkan banyak koefisien dalam menyimpan data. Penggabungan kedua metode tersebut menghasilkan metode yaitu 2DPCA plus PCA. Pada percobaan, klasifikasi dilakukan dengan menggunakan K-Nearest Neighbour (KNN). Analisis dilakukan dengan membandingkan performansi metode 2DPCA plus PCA dengan metode lainnya yaitu 2DPCA dan PCA.
Multi-Agent System sebagai Solusi Pembangunan Perangkat Lunak dalam Menjamin Keberlangsungan Hidup Perangkat Lunak Aan Al Bone
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multi-agent system sebagai solusi pembangunan perangkat lunak dalam menjamin keberlangsunganhidup perangkat lunak, menawarkan suatu konsep untuk menghindari berakhirnya kehidupan perangkat lunaklebih cepat. Setiap tugas yang ada, didelegasikan kepada agent, yang secara cerdas mengelola pengetahuannya,dan memberikan kontribusi untuk agent lainnya, maka ketika terjadi perubahan pada lingkungan sekitarnya,hanya agent yang terkaitlah yang ditambah atau diubah pengetahuan dan kerjanya, tanpa harus menggangguagent lainnya. Sehingga keberlangsungan hidup perangkat lunak akan lebih panjang.Kata Kunci: Agent, Multi-Agent System, Intelligent Agent, Expert System
METODE STEREO VISION UNTUK MEMPERKIRAKAN JARAK OBJEK DARI KAMERA Izzati Muhimmah; Novian Mahardika Putra; Meilita .; Deny Rahmalianto; Dhomas Hatta Fudholi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pengenalan objek dan mengetahui berapa jarak objek dari titik pengambilan gambar merupakan fitur yang penting pada robot cerdas. Stereo vision merupakan metode suatu yang menyerupai fungsi mata manusia. Salah satu contoh cara yang dapat langsung diimplementasikan pada teknologi robot adalah dengan menggunakan dua buah citra yang diambil dengan prinsip kerja seperti mata. Sebelum menghitung jarak, segmentasi objek dilakukan dengan menggunakan ciri intensitas. Satu objek hasil segmentasi dikenali dari dua buah citra yang diambil sesuai dengan prinsip stereo vision. Titik tengah dari setiap citra dijadikan referensi dalam perhitungan jarak antara kamera dan objek dengan menggunakan rumus jarak Euclidean. Metode yang diusulkan diuji untuk memperkirakan jarak antara kamera dengan empat objek, yaitu: lilin, bola tenis bola pingpong,, dan gawang. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keakuratan yang baik dalam memperkirakan jarak pada objek lilin, bola tenis, dan bola pingpong. Namun, metode ini masih belum akurat untuk memperkirakan jarak antara kamera dengan gawang.
Survivability Assessment: Modeling A Recovery Process Irving Vitra Paputungan; Azween Abdullah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survivability is the ability of a system to continue operating, in a timely manner, in the presence ofattacks, failures, or accidents. Recovery in survivability is a process of a system to heal or recover from damageas early as possible to fulfill its mission as condition permit. In this paper, we show a preliminary recoverymodel to enhance the system survivability. The model focuses on how we preserve the system and resumes itscritical service under attacks as soon as possible.Keywords: survivability, recovery, critical service
Analisis Performansi Teknologi Radio Trunking Digital Studi Kasus PT Pelindo II Tanjung Priok Jakarta Utara Farid Purwanto; Esmeralda C Djamal; Agus Komarudin
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Trans Metro Bandung (TMB) merupakan tansportasi umum berbasis bus yang berorientasi pada konsep Bus Rapid Transit (BRT), dengan penempatan halte yang optimal maka akan menghasilkan tatanan transportasi yang baik. Penempatan halte TMB ditentukan berdasarkan panjang lintasan, tata guna lahan dan nilai lahan. Beberapa penelitian terdahulu menggunakan Algoritma Genetika untuk mementukan jarak terpendek, penempatan obyek dan penjadwalan. Penelitian ini membangun sistem yang dapat merekomendasikan penempatan halte TMB pada satu lintasan menggunakan Algoritma Genetika. Penggunaan Algoritma Genetika bermula dari pembangkitan populasi awal, evaluasi nilai kecocokan dari kriteria yang dinyatakan dalam fungsi kecocokan. Kemudian dilakukan persilangan dan mutasi yang terus berulang hingga mendapatkan kombinasi penempatan halte yang optimal dari segi jarak setiap halte dan nilai lahan setiap lokasi. Sistem ini dimplementasikan dalam perangkat lunak untuk dapat dimanfaatkan oleh instansi terkait dalam membantu menentukan optimalisasi penempatan halte TMB.
Aplikasi Spam Filter pada Microsoft Outlook dengan Metode Bayesian Rudy Adipranata; Adi Wibowo; Eko Katsura Koessami
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekarang ini salah satu bentuk komunikasi yang cukup murah adalah dengan menggunakan e-mail. Dengan e-mail dapat dilakukan komunikasi pada jarak yang jauh dan biaya murah. Tetapi dengan semakin meningkatnya penggunaan e-mail, terdapat pengirim yang juga memanfaatkan e-mail untuk kepentingan pribadi pengirim dan mengganggu pihak penerima. Masalah penerimaan e-mail yang tidak diminta dan tidak dikehendaki ini dikenal sebagai spam. Dewasa ini spam bertumbuh dalam proporsi yang tidak terkontrol. Spam ini dirasa sangat mengganggu penerima e-mail karena hampir sebagian besar e-mail yang terkategori spam tidak dibutuhkan oleh penerima. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat aplikasi spam filter untuk mencegah spam mail.Metode yang digunakan dalam untuk memilah antara e-mail yang baik dengan spam adalah metode Bayesian. Sedangkan aplikasi ini sendiri dibuat dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0. Aplikasi ini nantinya akan melakukan penyeleksian e-mail pada program Microsoft Outlook. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa dengan metode ini tingkat keberhasilan pendeteksian spam mail dapat mencapai hingga 98.33%.Kata kunci: Bayesian, Spam Filter, Microsoft Outlook
RBF and ARIMA Combined for Time Series Forecasting Dian Tri Wiyanti; Reza Pulungan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang ada dalam dunia nyata seringkali adalah masalah yang kompleks di mana satu metode saja mungkin tidak mampu mengatasi masalah tersebut dengan baik. Dalam penelitian ini, dua buah metode, yaitu ARIMA dan RBF, akan digabungkan. Alasan penggabungan kedua model ini adalah karena adanya asumsi bahwa model tunggal tidak dapat secara total mengidentifikasi semua karakteristik dari time series. Pada penelitian ini dilakukan peramalan terhadap data Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB), data tersebut berada pada rentang tahun 2006 hingga beberapa bulan di tahun 2012, serta memiliki 6 variabel. Hasil peramalan metode ARIMA-RBF dibandingkan dengan metode ARIMA dan metode RBF secara individual. Hasil analisa menunjukkan bahwa dengan metode penggabungan ARIMA dan RBF, model yang diberikan memiliki hasil yang lebih baik dibandingkan dengan model ARIMA saja atau model RBF saja. Hal ini terlihat dalam MAPE, RMSE, dan waktu komputasi dari semua variabel yang ada pada data uji coba tersebut.
Analisis Pengaruh Metode Over Sampling dalam Churn Prediction untuk Perusahaan Telekomunikasi ZK. Abdurahman Baizal; Moch. Arif Bijaksana; Angelina Sagita Sastrawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Churn prediction adalah suatu cara untuk memprediksi pelanggan yang berpotensial untuk churn. Datamining, khususnya klasifikasi tampaknya dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam membuat modelchurn prediction yang akurat. Namun hasil klasifikasi menjadi tidak akurat disebabkan karena data churnbersifat imbalance. Kelas data menjadi tidak stabil karena data akan lebih condong ke bagian data yangmemiliki komposisi data yang lebih besar. Salah satu cara untuk menangani permasalahan ini adalah denganmemodifikasi dataset yang digunakan atau yang lebih dikenal dengan metode oversampling. Analisis yangdilakukan pada penelitian ini adalah mengetahui bagaimana pengaruh metode oversampling yang digunakanterhadap akurasi prediksi data churn dengan melakukan penghitungan akurasi model churn prediction yangdinyatakan dalam bentuk lift curve, top decile dan gini coefficient serta f-measure untuk penghitungan akurasiprediksi data sebagai data yang imbalance. Hasil yang didapat dari penelitian menunjukkan bahwa metodeoversampling yang menghasilkan data synthetic belum sesuai diterapkan pada data churn, karena cenderungmasih menghasilkan nilai top decile yang kecil. Tetapi secara umum metode oversampling ini mampumeningkatkan akurasi untuk memprediksi data minor. Dengan penerapan metode oversampling, data churnyang memiliki tingkat imbalance yang besar dapat diklasifikasi tanpa mengorbankan data minor yang menjadifokus penelitian. Metode oversampling yang digunakan juga memiliki hasil evaluasi yang berbeda terhadapdataset sebagai data churn dan sebagai data imbalance.Kata kunci: churn prediction, imbalance, sampling, akurasi, evaluasi.
Prediksi Penyebab dan Solusi Ketidaknyamanan Kerja dengan Aplikasi Sistem Pakar Chairul Saleh; Ade Trisna P.
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lack of attention to ergonomic factors such as attitude factor, job position, and jobdensity causes incidence uncomfortable job feeling. Hereinafter can cause accident andgenerate disease. Home industry like streets vendor process the product with special skill andcarefulness so that yield accuracy, beauty, good at measure, and according to order ofcustomer. This paper will present expert system application to detect and give solution touncomfortable job causes because of eyes strain, repetition and posture. To recognize patternpart of body along with grade of pain, cause, and solution used by artificial neural networkmethod (Back-Propagation) with trainbpx and Learning Vector Quantization. Result trainingof network obtained that to recognize cause pattern of feel pain, performance efficacytraining of trained network 99%, to recognize solution pattern of repetition cause obtained80%, hereinafter to recognize solution pattern of posture cause obtained 99%. The networkwhich have been trained can be used to predict solution and cause of uncomfortableness atdiffering case with the same variable.Keywords: expert system, neural network, back-propagation, learning vector quantization,ergonomic.