cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI STUDI KASUS SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI DAN SEKRETARI TARAKANITA Yoseph Hendrik Maturbongs; Riri Satria
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SekolahTinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita merupakan salah satu lembaga pendidikan yangsudah berdiri sejak tahun 1968. Selama 41 tahun berdiri lembaga ini telah menghasilkan sekretaris yangprofesional dibidangnya. Belakangan ini mulai dirasakan adanya beberapa masalah seperti misalnyaperumusan strategi bisnis yang kurang didukung oleh analisis data yang handal, pelayanan terhadappelanggan, kurang optimalnya penggunaan sumber daya, serta jumlah lulusan yang juga semakin menurun.Dengan dibukanya Program Studi Komunikasi Bisnis pada tahun 2008 yang secara otomatis akanmengakibatkan aktivitas lembaga semakin bertambah, maka permasalahan itu perlu dibenahi secepatnya agarsasaran bisnis tetap dapat tercapai.Perencanaan strategis SI/TI merupakan aktivitas yang sangat penting bagi sebuah organisasi untuk mencapaisasaran bisnisnya(Ziyad, 2007) (Titthasiri, 2000). Penelitian ini mencoba untuk menelusuri masalah yangdihadapi oleh STIKS Tarakanita dan memberikan alternatif pemecahannya. Metodologi yang digunakanmerupakan modifikasi dari metodologi Price Waterhouse dengan masukan dari beberapa metodologi yang lainseperti Ward & Peppard, Tozer, James Martin, serta Titthasiri. Untuk mempertajam hasil analisis digunakantools, seperti: PEST, Matriks Pangsa Pasar, Five forces, Activity Chain, serta Critical Success Factor (CFS’S).Hasil perencanaan strategis ini dalam bentuk identifikasi kebutuhan SI/TI yang tergambarkan dalam portfolioaplikasi mendatang. Perencanaan strategis ini diharapkan dapat menjadi jawaban terbaik atas permasalahanyang dihadapi saat ini.
Penerapan Text Mining dalam Klasifikasi Judul Skripsi Ahmad Fathan Hidayatullah; Muhammad Rifqi Ma'arif
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah yang berkaitan dengan text classification yang ditemukan di perguruan tinggi yaitu proses pengelompokkan judul skripsi secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk membuat model data judul skripsi di bidang informatika menggunakan Support Vector Machine (SVM) dan Naïve Bayes. Berdasarkan hasil eksperimen, model SVM memiliki akurasi yang lebih rendah dengan perbedaan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan model yang dihasilkan dari algoritma Naive Bayes.Pada perhitungan precision, recall, dan f-score diketahui bahwa hasil perhitungan ketiganya memiliki pola yang sama dengan perhitungan akurasi. Secara keseluruhan, hasil perolehan f-score dengan algoritma Naive Bayesmemberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma SVM.
Evaluasi Kesesuaian Model Keperilakuan dalam Penggunaan Teknologi Sistem Informasi di Indonesia Ardi Hamzah
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The change of behavior in an organization becaused organization structure, new information systemtechnology usage and environment outside organization. The usage of new information system technology orreplacement usage of new information system technology will also change individual behavior in organization.The change of individual behavior on information system techhnology related with individual performancebecaused some factors, i.e. individual attitude, subyektif norms, intention, behavior control, acceptance toinformation system technology, technology – performance chain, trust to technology, psikological attachmentand qualitatif characteristic of information system technology. The existence some factors appear some modelsof behavior in usage of information system technology. This matter, neccessary evaluation on some models ofbehavior which appropriate with intention individual and need organization until the impact at satisfaction andimprovment performance of individual and organization.Keywords: Behavior, Information System Technology, Models of Behavior
MANAJEMEN RESIKO TEKNOLOGI INFORMASI I UNTUK KEBERLANGSUNGAN LAYANAN PUBLIK MENGGUNAKAN FRAMEWORK INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE LIBRARY (ITIL VERSI 3) Irfan Maliki
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta meluasnya perkembangan infrastruktur informasiglobal telah mengubah pola dan cara beraktivitas pada organisasi, institusi, industri, maupun pemerintahan.Fakta semakin meningkatnya ketergantungan organisasi kepada TI untuk mencapai tujuan strategi dankebutuhan organisasi menjadi pendorong utama pentingnya TIK. Begitupula pemanfaatan TIK di pemerintahan,sebagai upaya mengefisiensikan dan mengefektifkan penggunaan TI agar dapat memberikan pelayanan kepadapublik dengan baik. Keberlangsungan layanan pada pelayanan publik merupakan salah satu hal yang perluditata kelola agar penyelenggaran pelayanan dapat terselenggara dengan baik sehingga masyarakat danpengguna dapat terlayani sesuai dengan kebutuhannya. Manajemen resiko TI perlu dilakukan untukmengurangi dan menanggulangi resiko-resiko yang mungkin terjadi. Manajemen resiko TI dan merencanakanstrategi-strategi dalam keberlangsungan layanan TI harus dilakukan secara sistematis dan latihan yang terusmenerus untuk meningkatkan dan memperbaiki proses layanan TI. Kerangka kerja ITIL versi 3 digunakansebagai panduan dalam rangka menyusun langkah-langkah operasional agar keberlangsungan layanan TIdapat berfungsi dengan baik.Kata Kunci: Manajemen resiko TI, ITIL, Tata kelola, Keberlangsungan, Layanan TI
Analisis Sistem Cerdas Pengambilan Keputusan untuk Perawatan Mesin dengan Penggabungan Metode Algoritma Genetika dan Decision Making Grid Andani Ahmad; Nur Indha Mulyasari; Zulkifli Tahir; Anugrahyani -
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen pemeliharaan merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang keberhasilan sebuah industri. Agar sebuah industri memiliki tingkat keuntungan yang besar maka diperlukan sebuah sistem pemeliharaan yang tepat untuk meminimalisir biaya yang dikeluarkan. Pada saat ini telah banyak fungsi-fungsi pemeliharaan dengan bermacam-macam model optimasi telah di usulkan dalam manajemen pemeliharaan. Tetapi, hanya sedikit model yang sesuai dan telah di implementasikan ke Industri Kecil dan Menengah (IKM). Permasalahan data dan kerancuan antara teori manajemen pemeliharaan dan prakteknya sering menjadi alasan utama. Di dalam penelitian ini, model optimasi yang baru diusulkan untuk menjalankan proses komputasi dengan menjadikan frekuensi kerusakan dan rentang waktu kerusakan sebagai variabel penentu sebuah pemeliharaan. Penelitian ini menggabungkan metode “Decision Making Grid” (DMG) dan Algoritma Genetika (GA). Metode DMG membutuhkan data history kerusakan mesin sehingga tidak dapat diterapkan pada industri baru maupun industri lama yang tidak memiliki data history. Untuk menangani permasalahan tersebut dibutuhkan sebuah sistem yang dapat digunakan tanpa adanya data history dan Algoritma Genetika digunakan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Dengan adanya penelitian ini diharapkan setiap IKM dapat memanfaatkan sistem yang dihasilkan untuk membantu memberikan pilihan manajemen pemeliharaan yang tepat untuk setiap mesin di dalam industrinya.
Jaris : Protokol Qos Perpustakaan Digital Berbasis Peer-To Peer Heri Kurniawan; Zainal A. Hasibuan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian dokumen pada jaringan Perpustakaan Digital (PD) berbasis peer-to-peer dengan arsitekturterdistribusi sangat mengandalkan koneksi antar peer. Salah satu teknik pencarian yang umum digunakanadalah melalui pengiriman kueri secara broadcast kepada peer tetangga. Sayangnya cara ini kurang efisienkarena berpotensi meningkatkan kepadatan lalulintas jaringan. Selain permasalahan efisiensi, permasalahanlain yang dihadapi aplikasi PD adalah rendahnya kredibilitas PD dalam pertukaran data. Hal ini dapat dilihatdari rendahnya kualitas servis yang diberikan oleh sebuah PD. Pada penelitian ini penulis mengusulkan sebuahmetode yang bernama jaris. Jaris melakukan pencarian berdasarkan kemiripan antar PD pada cache clusterdan kemiripan kueri pada cache kueri.Cara ini dilakukan untuk meningkatkan relevansi hasil pencariandokumen dan menurunkan jumlah pesan yang dikirim. Jaris menggunakan mekanisme polling yangmenggabungkan nilai QoS lokal dan global untuk meningkatkan kualitas transaksi. Pada uji coba penelitian,metode jaris dibandingkan dengan metode random voting. Hasil percobaan menunjukkan kinerja jaris lebih baikbila dibandingkan dengan random voting.Kata Kunci: P2P, Perpustakaan Digital.
Teknologi Informasi dalam Membentuk Atribut Brand Equity Suatu Produk Kristiana Asih Damayanti
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Product is known from its merk and Customer will choice and buy product which havegood and famous merk. For it, Company have to built good merk which can describe fromBrand Equity. Brand Equity has five atributes: Brand Assosiation, Brand Awareness,Perceived Quality, Brand Loyalty, and other atributes.This paper has a goal to make a model how Information Technology in built everyatributes of Brand Equity.Keyword: information technology, brand equity
POTENTIAL BENEFITS, CHALLENGES, AND BUSINESS MODEL OF CLOUD LEARNING: A CASE STUDY OF INDONESIA Baginda Anggun Nan Cenka; Harry B. Santoso; Nungki Selviandro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

During the last years, the most of educational institution have applying e-learning, however it is becoming not in line for social changes and educational progress. Hence, redesign the educational system is strong required. At the same time, Cloud computing is growing rapidly and created a global phenomenon on Information and Communication Technology (ICT) which playing cross over in any area, including education and often called Cloud Learning. In this paper we elaborate why cloud learning is widely accepted today, what considerable risk when adopting this practices, and what about the business model on Cloud Learning.
Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan RBF pada Sistem Kontrol Valve untuk Pengendalian Tinggi Muka Air Wahyudi Wahyudi; Hariyanto Hariyanto; Iwan Setiawan
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan syarat tiruan dapat digunakan untuk mengendalikan plant yang parameter-perameternya tidakdiketahui. Setiap jaringan syaraf tiruan memiliki kecepatan untuk beradaptasi yang berbeda-beda tergantungpada struktur jaringan dan algoritma yang digunakan. RBF (Radial Basis Function) merupakan salah satu jenisjaringan syaraf tiruan yang dapat digunakan sebagai pengendali plant secara on-line. Pengendalian ketinggiandilakukan dengan mengatur pembukaan valve pengisian pada bak penampung. Pengujian dilakukan padapengaruh nilai gain proporsional, laju konvergensi, jumlah fungsi basis, pengujian referensi naik, referensiturun dan pemberian gangguan. Hasil pengujian jaringan syaraf RBF menunjukkan semakin besar lajukonvergensi dan gain proporsional yang diberikan, semakin cepat waktu naik dan waktu penetapannya. RBFmemiliki respon yang cukup baik pada pengujian perubahan referensi dan pemberian gangguan.Kata kunci: Jaringan Syaraf Tiruan RBF, Ketinggian Air.
Pemilihan Model Arsitektur Backpropogation terbaik pada Prediksi Ekspor Industri Non Migas Iin Parlina; Anjar Wanto; Agus Perdana Windarto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan membuat model prediksi arsitektur terbaik dengan artificial neural metwork pada industri pengolahan non migas dengan menggunakan metode backpropogation. Data diperoleh dari Badan Pusat Statistik yang bekerjasama dengan Kementrian Perindustrian Republik Indonesia untuk nilai ekspor industri non migas dalam 7 tahun terakhir (2011-2017). Proses dilakukan dengan membagi data menjadi 2 bagian (pelatihan dan pengujian) untuk memperoleh model arsitektur terbaik. Proses pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan software Matlab 6.0. Dari 7 model arsitektur (15-2-1; 15-5-1; 15-10-1; 15-15-1; 15-2-5-1; 15-5-10-1 dan 15-10-5-1) yang dilatih dan diuji, diperoleh model arsitektur terbaik 15-2-1 dengan tingakat akurasi 93%, epoch training = 189.881, MSE testing = 0.001167108 dan MSE training = 0,000999622

Page 67 of 142 | Total Record : 1420