cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
KONSEP MULTICRITERIA COLLABORATIVE FILTERING UNTUK PERBAIKAN REKOMENDASI Wiranto *; Edi Winarko
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

    Untuk membantu pencari informasi yang belum memiliki referensi diperlukan alat bantu recommendersystem. Pengembangan recommender system sebagian besar dilakukan dengan menggunakan pendekatanberbasis collaborative filtering. Sistem berbasis collaborative filtering akan bekerja dengan cara mempelajarikebiasaan para pencari informasi dan membangun profil pencari informasi, kemudian memberikanrekomendasi.Pendekatan collaborative filtering klasik diterapkan pada kasus pemilihan item yang hanya memiliki satukriteria. Sementara itu, banyak kasus yang tidak bisa dimodelkan dengan satu kriteria. Oleh karena itu konsepcollaborative filtering perlu dikembangkan untuk pemilihan item yang memiliki banyak kriteria agarrekomendasi yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik dan relevan dengan kebutuhan pengguna.Kata Kunci: recommender system, collaborative filtering, kemiripan, multi kriteria
Klasifikasi Citra Batik Menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan Berdasarkan Gray Level Co- Occurrence Matrices (GLCM) Anita Ahmad Kasim; Agus Harjoko
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2014
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian Batik dapat dilakukan denganberbagai cara, salah satunya dengan cara melestarikanpola-pola batik yang sangat beragam di Indonesia. Batikmerupakan warisan budaya Indonesia yang telah diakuiUNESCO sebagai warisan budaya internasional padatanggal 2 Oktober 2009. Untuk melestarikan batik sebagaisalah satu warisan budaya dunia dapat dilakukan melaluipengenalan pola batik di Indonesia. Salah satupermasalahan dalam bidang pengenalan pola adalahklasifikasi citra ke dalam kelas tertentu. Batik dapatdiklasifikasikan berdasarkan bentuk motifnya yaitu motifgeometri, motif non geometri dan motif khusus. Motif Citrabatik yang sangat beragam menyulitkan dalam pengenalansetiap pola citra batik. Tujuan klasifikasi batik adalahmembagi citra batik ke dalam kelas-kelas motif sesuaidengan pola motifnya sehingga mudah untuk dikenalisesuai dengan cirinya. Dengan menggunakan algoritmabackpropagatian pada jaringan syaraf tiruan diperoleh hasiluntuk kemampuan jaringan syaraf mengklasifikasi citrabatik dalam 2 buah kelas non geometri dan geometri sebesar95.7% pada data latih. Dari 37 (91.9%) ciri citra batik nongeometri terdapat 3 (8.1%) ciri yang tidak dapat diklasifikasikedalam kelasnya. Sedangkan untuk ciri citra geometrisemua ciri citra dapat diklasifikasi dengan benar (100%).Untuk proses pengujian terdapat 2 (18.2%) ciri yang tidakbisa diklasifikasi dan pada proses uji validitas semua ciridapat diklasifikasikan dengan baik.
Model Statistik Fading Karena Hujan di Surabaya Febrin Aulia; Porman Hutajulu; Gamantyo Hendrantoro; Achmad Mauludiyanto
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem komunikasi gelombang milimeter, peristiwa fading (pelemahan) sangat mempengaruhipenyampaian gelombang elektromagnetik karena dapat menyebabkan sinyal yang diterima terganggu. Untukmengurangi pengaruh ini, maka diperlukan perancangan kontrol daya dari stasiun pemancar yang dapatmengikuti variasi fading selama peristiwa hujan untuk mengimbangi redaman hujan. Penelitian ini mencarimodel distribusi fade dynamics dari pengukuran parameter hujan di Surabaya yang terdiri dari fade slope danfade duration. Model ini akan diterapkan untuk mengevaluasi Fade Mitigation Tehniques (FMT) yang sesuaiuntuk iklim di Indonesia, dengan melakukan pengukuran curah hujan di lingkungan kampus ITS. Sedangkandata kecepatan angin diperoleh dari Badan Meteorologi dan Geofisika Juanda Surabaya. Data curah hujan dankecepatan angin tersebut digunakan untuk menghitung besarnya redaman hujan. Dari nilai redaman tersebutmaka dapat dilakukan perhitungan untuk menentukan fade slope pada tiap even hujan dan fade duration denganmenentukan batas thresholdnya yaitu pada 5, 10, 15, 20, 25, dan 30 dB yang berorientasi pada dua arah linkyaitu Barat-Timur dan Utara-Selatan. Selanjutnya dilakukan perhitungan statistik fade slope dan fade durationkondisional sehingga dapat diperoleh model statistik fading di Surabaya. Statistik fading sangat dipengaruhioleh variasi wilayah, tahun, arah angin dan arah link komunikasi serta panjang link komunikasi. Sehinggadalam merancang sistem komunikasi harus memperhatikan hal-hal tersebut. Perancangan kontrol daya harusmemperhitungkan arah dan kecepatan angin. Dalam perancangan kontrol daya jika panjang lintasan yangdiinginkan semakin panjang, maka equalizer juga harus dirancang untuk bisa mengikuti variasi sinyal yangsemakin cepat.Katakunci : Fading, fade slope, fade duration, fade mitigation techniques.
Relevance Feedback pada Temu Kembali Informasi Menggunakan Algoritma Genetika Muhammad Erwin Ashari Hariyono; Rila Mandala
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2004
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper proposes a method to improve the performance of information retrievalsystems by expanding queries using genetic algorithm. The expansion terms are taken usingrelevance feedback from user judgment process in response of document retrieved.Experiment using international standard text collections (CISI, CACM and INSPECcollection) which consist more than one thousand document each collection proved that thismethod could improve the information retrieval. This method has been developed and testedusing Non Interpolated Average Precision (NAP) as an evaluation formula. The results of thetest are discussed, and some directions for further works are pointed out.Keywords: Query expansion, information retrieval, term weighting, genetic algorithm,document retrieval
KALIBRASI PARAMETER KAMERA DENGAN PLATE CALIBRATION PADA 3D LASER SCANNER Fendik Eko P; Eko Mulyanto; I Ketut Edy Purnama; Mauridhi Hery Purnomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kalibrasi kamera merupakan hal yang penting pada 3D laser scanner, untuk menentukan posisi kamera terhadap koordinat dunia didalam frame. Pada penelitian-penelitian sebelumnya banyak yang menggunakan papan siku sebagai cheesboard kalibrasi, ini menimbulkan permasalahan pemantulan sinar laser menjadi tidak merata dikarenakan terdapat kotak hitam dan putih sehingga kotak hitam banyak menyerap sinar laser dibandingkan kotak putih. Pada penelitian ini kami mencoba memperbaikinya dengan merubah letak cheesboard berada dibawah sehingga papan siku dapat maksimal memantulkan sinar laser. Hasil sementara yang didapat adalah kamera dapat terkalibrasi menggunakan plate calibration dengan focal leght fc = [ 689.727533646402090 ; 688.701046438875550 ]; Principal point: cc = [ 351.977481986223210 ; 248.370491399469810 ]; ukuran gambar nx = 640; ny = 480 pada kamera PROLINK PPC2050. Sehingga didapat koordinat 3D dalam frame tersebut dan juga posisi kamera terhadap koordinat frame.
Intelligent Decision Support System dalam Mendeteksi Behaviour Sirkuit Logika Wiwin Suwarningsih
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam tulisan ini akan diuraikan mengenai intelligent decision support system (IDSS) yang akandigunakan sebagai alat bantu dalam mendeteksi finite automata behaviour. Finite automa behaviour yang akanditeliti yaitu sirkuit logika yang merepresentasikan AND-gate (.), OR-gate (+) dan inverter (~). Dan sebagaimasukan sirkuit logika tersebut adalah digit 1 (satu) dan 0 (nol).Langkah awal penelitian ini adalah menganalisa sirkuit logika dengan menggunakan metoda finiteautoma, hasil analisa akan menghasilkan formula untuk sirkuit logika tersebut. Kemudian IDSS akanmendapatkan masukan dari rule atau formula tersebut untuk menghasilkan keluaran berupa alternatif keputusanyang sifatnya intelligent.Hasil akhir dari penelitian ini dapat memberikan gambaran alternative keputusan, untuk sirkuit logikatersebut sehingga dapat digunakan untuk analisa dan bahan perbandingan untuk finite automata tingkah lakulainnya.Kata kunci: Intelligent decision support system, finite state automata behavioral
Maksimalisasi Pengembangan Aplikasi Digital Attendance System Pada Adh Dhuhaa Islamic Boarding School Tangerang Erick Febriyanto; Nanda Dian Prasetyo; Nejwa Ayuni
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2019: Peran Sains Data Dari Perspektif Akademisi dan Praktisi
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan kedisiplinan kerja pada setiap lini suatu organisasi merupakan hal penting, dikarenakan menjadi nilai pendukung dalam mencapai tujuan suatu organisasi. Tingkatpenyikapan dalam hal kedisiplinan kinerja setiap organisasi memiliki karakteristik yang berbeda sesuai dengan kebutuhan yang ada. Salah satu contohnya yaitu menciptakan output dunia pendidikan dengan adanya sumber daya manusia pengajar yang memiliki performance kedisiplinan kinerja, dikarenakan aspek tersebut dapat berpengaruh dalam proses penyampaian materi pembelajaran yang berujung pada terciptanya lulusan yang diharapkan. Melihat dari penyataan tersebut berbanding lurus terhadap hasil analisis penelitian di lingkungan Adh Dhuhaa Islamic Boarding School yaitu kecilnya angka performace tingkat kedisiplinan kinerja dalam segi ketepatan kehadiran kerja, hal ini timbul karena beberapa aspek di antaranya, monitor kehadiran yang kurang baik dan kurang adanya sistem pendukung yang terintergasi dengan top management. oleh sebab itu diperlukannya media monitoring dan control atas performance kedisiplinan kinerja, salah satunya maksimalisasi pengembangan sistem dalam proses absensi kehadiran dengan sebuah sistem Digital Attendance System, sistem ini diharapkan dapat dipergunakan dalam manajemen monitor performance kedisiplinan kinerja di lingkungan Adh Dhuhaa Islamic Boarding School, Metode analisis dalam penelitian ini menggunakanPIECES (Performance, Information, Economy, Control, Efficiency, Service), metode pengembangan sistem monitoring performance menggunakan metode System Development Life Cycle (SDLC), diagram ERD, DFD untuk pemodelan aplikasi, text editor Sublime Text, PHP, CSS dan MYSQL-Server sebagai penyimpanan database sistem.
REVOLUSI INFORMASI: STUDI PENGARUH DIMENSI BUDAYA DAN MODEL EVOLUSI INFORMASI TERHADAP STRATEGI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI Gerald Kevin Suoth
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi dan sosial merupakan dua hal yang sangat berkaitan erat antara satu sama lain pada era revolusi informasi sekarang ini. Selama manusia masih bisa berkreasi maka ilmu pengetahuan dan teknologi akan terus berkembang, mengakibatkan kebijakan internasional juga terus mengalami perubahan, yang kemudian berpengaruh kepada kebiasaan dan perspektif manusia, serta kebijakan dan budaya di dalam organisasi yang ada saat ini, artinya informasi akan terus mengalami revolusi. Fenomena inilah yang sering dipakai para pimpinan organisasi sebagai model untuk menentukan kemampuan mengelola informasi sebagai suatu aset strategis bagi organisasi mereka, yaitu melihat empat dimensi berikut: Proses Pengetahuan, Infrastruktur, Modal Manusia, dan Budaya - disebut dengan Model Evolusi Informasi. Metode penelitian dalam makalah ini adalah studi eksplorasi literatur dan empiris tentang dimensi budaya di beberapa organisasi yang berada di Indonesia, dengan tujuan melihat pengaruhnya terhadap tingkat kemampuan mengelola informasi sebagai suatu aset strategis seperti yang terdapat dalam Model Evolusi Informasi, dan memberikan saran berupa strategipemanfaatan Teknologi Informasi (TI) untuk memaksimalkan aset strategis tersebut.
Pengukuran Tingkat Kematangan Teknologi Informasi Menggunakan Cobit 4.1 Pada Universitas Jenderal Achmad Yani Winalia Winalia; Faiza Renaldi; Asep Id Hadiana
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2017
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi Informasi (TI) telah diterapkan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) untuk mendukung kegiatan utama dan kegiatan pendukung. Salah satu kegiatan utama yang terjadi adalah kegiatan akademik, kegiatan akademik Unjani telah didukung oleh sistem informasi akademik. Penerapan TI tersebut tentu dapat menimbulkan berbagai permasalahan seperti yang terjadi pada Unjani di antaranya adalah hilangnya data akademik yang mengakibatkan terhambatnya penyampaian informasi kepada seluruh pengguna sistem. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan audit sistem informasi menggunakan Cobit 4.1 yang fokus pada domain Acquire and Implement (AI), Deliver and Support (DS), dan Monitor and Evaluate (ME). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan berdasarkan maturity level Cobit, Unjani berada pada level 3 atau defined. Untuk mencapai level 4 atau managed maka Unjani perlu melakukan beberapa perbaikan proses seperti yang telah didefinisikan oleh Cobit.
Optimasi Penjadwalan Penugasan Crane dengan Algoritma Branch and Price Yudhi Purwananto; Chastine Fatichah; Anna Kholilah; Rully Soelaiman
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2006
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan persewaan crane merupakan perusahaan jasa yang berprinsip memenuhi pesanan dari pelanggan. Karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki, maka tidak semua pesanan yang datang dapat diterima. Pesanan dapat diterima apabila sebuah perusahaan sanggup memenuhinya tanpa mengabaikan pesanan-pesanan yang datang terlebih dahulu, karena pesanan yang datang terlebih dahulu seharusnya dilayani terlebih dahulu. Untuk menyelesaikan pesanan-pesanan yang diterimanya, sebuah perusahaan persewaan memiliki seorang planner yang bertugas untuk mendistribusikan semua sumber daya yang ada. Salah satu biaya operasional adalah biaya pengoperasian sumber daya yang dimiliki perusahaan persewaan. Untuk dapat memaksimalkan keuntungan, maka salah satunya adalah dengan meminimalkan biaya operasional yang dikeluarkan.Permasalahan tersebut dapat dirumuskan sebagai permasalahan integer programming yang dapat diselesaikan dengan menggunakan algoritma branch and price. Dua proses yang akan dilakukan yaitu percabangan pada variabel keputusan yang belum integer dan pengecekan adanya reduced cost negatif pada tiap variabel keputusannya. Pengecekan reduced cost ini dilakukan agar tidak melakukan penelusuran pada semua kemungkinan solusi integer, seperti yang dilakukan pada algoritma branch and price. Hasil optimal dicapai pada solusi integer yang semua variabel keputusannya tidak memiliki reduced cost negatif.Uji coba dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan data yang didapatkan dari sebuah perusahaan persewaan crane pada NRL. Dari beberapa hasil uji coba yang dilakukan menunjukkan bahwa aplikasi dapat merumuskan integer programming dan dengan algoritma branch and price permasalahan penjadwalan penugasan crane dapat diselesaikan. Dari hasil uji coba yang dilakukan pada data NRL dibuktikan adanya peningkatan solusi optimal lebih dari 10%.Kata kunci: Graph, Integer Programming, Branch and Price, Column Generation

Page 69 of 142 | Total Record : 1420