cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 1,420 Documents
Implementasi Perfect Reconstruction Filter Bank untuk Struktur Multirate dengan Filter Fir Direct Form pada FPGA Ahmad Zaini; Wirawan Wirawan; Totok Mujiono
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perfect reconstruction filter bank (PRFB) adalah bagian dari struktur multirate yang dapat mereduksisinyal aliasing dari filter decimator. PRFB dapat menyajikan hasil rekonstruksi sinyal digital lebih baik yaitumendekati 0%.. Perfect reconstruction filter bank struktur dyadic dua kanal adalah struktur sederhana dariPRFB untuk struktur multirate. Pada penelitian ini fokus penelitian yang dilakukan adalah simulasi PRFBuntuk struktur multirate dengan filter FIR direct form yang diimplementasikan pada FPGA (FieldPragrammable Gate Array). FPGA sebagai perangkat yang memiliki sumberdaya logic gate terprogram,memungkinkan untuk implementasi perancangan PRFB untuk struktur multirate, karena sekarang sumberdayayang disediakan FPGA semakin banyak seiring dengan perkembangam teknologi perancangan IC. Adapun datapengujian yang diujikan adalah data citra 2D grayscale. Hasil yang diperoleh adalah error rekonstruksi nilaipixel citra grayscale 2D yang berkisar antara 0,2% hingga 0,6%.Kata Kunci: Multirate, Perfect Reconstruction, Filter Bank, FIR, FPGA, Direct form
Penentuan Faktor Prioritas Penganggaran Partisipatif IKM Andalan Provinsi Kalimantan Barat dengan Metode AHP Susana Evayanti; Niken Siwi Pamungkas; Nur Aini Masruroh; Anna Maria Sri Asih
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbaikan Algoritma Penggalian Frequent Closed Itemset CHARM Mardiyanto Mardiyanto; Arif Djunaidy
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggalian frequent closed itemset merupakan salah satu bagian penting dari penggalian kaidahassosiasi (Association rule) karena dapat secara unik menentukan himpunan semua frequent itemsets dansupportnya.Berbagai algoritma penggalian frequent closed itemset telah ditemukan, diantaranya adalahalgoritma CHARM dan algoritma DCI_CLOSED. Algoritma CHARM menggunakan format data vertikal diffsetdan metode subsumption check untuk melakukan pemeriksaan duplikasi. Metode ini tidak efisien karenamemerlukan penyimpanan semua frequent closed itemsets sebelumnya. Algoritma DCI_CLOSED menggunakanformat data vertikal bitvectors dan menggunakan metode order preserving untuk melakukan pengecekanduplikasi. Metode ini efisien karena tidak memerlukan penyimpanan frequent closed itemsets sebelumnya.Berdasarkan riset dan teori yang berkaitan dengan penggalian frequent closed itemsets, belum adaalgoritma yang mengintegrasikan penggunaan format data vertikal diffset dan pengecekan duplikasi tanpamelakukan penyimpanan semua frequent closed itemsets sebelumnya. Sehingga ada peluang penelitian untukmerancang perbaikan algoritma CHARM yang lebih efisien penggunaan memorinya. Metodenya adalahmenggabungkan subsumption check pada cabang yang sedang dienumerasi dan metode order preserving,sehingga tabel hash tidak menyimpan semua frequent closed itemsets sebelumnya.Hasil penelitian menunjukkan algoritma perbaikan CHARM lebih efisien penggunaan memorinya biladibandingkan dengan algoritma CHARM untuk nilai minimum support yang semakin kecil.Kata kunci: Penggalian Kaidah Asosiasi,Perbaikan Algoritma CHARM, Frequent Closed Itemset, Diffset
PENERAPAN GAP ANALYSIS PADA PENGEMBANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PT.XYZ) Yoki Muchsam; Falahah Falahah; Galih Irianto Saputro
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan karir karyawan yang jelas dan transparan merupakan salah satu faktor penting yangmeningkatkan keharmonisan suasana kerja dan mempererat tingkat kepercayaan diantara karyawan danmanajemen. Pada prakteknya, pengelolaan karir karyawan sulit dipisahkan dari faktor-faktor subyektif pihakmanajemen yang berwenang dalam pembuatan keputusan. Untuk mendukung transparansi keputusan, biasanyadiperlukan satu sistem yang dapat mengelola berbagai informasi yang terkait dengan prestasi dan kinerjakaryawan dan informasi ini dapat digunakan sebagai bahan masukan yang obyektif bagi penentuanpengembangan karir karyawan tersebut.Kehadiran sistem pendukung keputusan di bidang pengelolaan jenjang karir karyawan dapat mempermudahdan mempercepat proses penilaian terhadap karyawan tersebut dan diharapkan dapat mengurangi subyektivitasdalam pengambilan keputusan yang terkait dengan pengembangan karir karyawan.Salah satu pendekatan dalam mengevaluasi kinerja karyawan yaitu menggunakan gap analysis. Gap analisysatau analis kesenjangan juga merupakan salah satu langkah yang sangat penting dalam tahap perencanaanmaupun tahap evaluasi kerja. Metode ini merupakan salah satu metode yang paling umum digunakan dalampengelolaan manajemen internal suatu lembaga.Secara harfiah "gap" mengidentifikasikan adanya suatu perbedaan (disparity) antara satu hal dengan hallainnya. Gap analisys sering digunakan di bidang manajemen dan menjadi salah satu alat yang digunakanuntuk mengukur kualitas pelayanan (quality of service). Model yang dikembangkan oleh Parasuraman, Zeithalmdan Berry (1995) ini memiliki lima gap (kesenjangan), yaitu : Gap Persepsi Manajemen, Gap SpesifikasiKualitas, Gap Penyampaian Pelayanan, Gap Komunikasi Pemasaran dan Gap dalam Pelayanan yangdirasakan. Gap analisys bermanfaat untuk menilai seberapa besar kesenjangan antara kinerja aktual dengansuatu standar kerja yang diharapkan, mengetahui peningkatan kinera yang diperlukan untuk menutupkesenjangan tersebut, dan menjadi salah satu dasar pengambilan keputusan terkait prioritas dan biaya yangdibutuhkan untuk memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan.Pendekatan Gap analysis kemudian diterapkan untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusansederhana yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja karyawan tahunan, dengan mengambil studi kasus diPT. XYZ. Sistem dibangun berbasis web untuk memudahkan penggunaan dan interaksidengan pengguna dansistem ini menggunakan gap analysis untuk menilai kinerja karyawan. Ujicoba sistem menunjukan bahwa sistemini mampu memberikan bantuan yang berarti bagi pihak manajemen khususnya bagian personalia untukmenilai dan memberikan umpan balik kinerja bagi para karyawannya.
Optimasi Penempatan Multi Facts Devices pada Sistem Kelistrikan Sulawesi Selatan Menggunakan Algoritma Genetika Umar Umar; Adi Soeprijanto; Mauridhi Hery Purnomo
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2008
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan power electronic yang sangat cepat menyebabkan Flexible AC Transmission System(FACTS) devices telah digunakan secara luas dalam sistem tenaga. FACTS devices dapat digunakan untukmengontrol aliran daya. Aliran daya yang optimal dapat dicapai dengan penentuan lokasi FACTS devices yangtepat dan rating yang sesuai. Pada paper ini, breeder algoritma genetika (BGA) digunakan untuk menentukanlokasi optimal FACTS devices dalam sistem ketenagalistrikan Sulawesi Selatan. Optimasi secara simultandilakukan pada dua parameter yaitu lokasi dan rating FACTS devices untuk meningkatkan loadability sistemtenaga. Jenis FACTS devices yang digunakan adalah Thyristor Controlled Series Capasitor (TCSC), dan StaticVar Compensator (SVC). Hasil optimasi dengan menggunakan software MATLAB versi 7.04 menunjukanbahwa penggunaan SVC memiliki performansi yang jauh lebih baik dalam meningkatkan loadability sistemSulawesi Selatan bila dibandingkan dengan menggunakan TCSC.Keywords: Breeder Algoritma Genetik, FACTS devices, loadability, TCSC(Thyristor Controlled SeriesCapasitor), SVC(Static Var Compensator)
Penggabungan Algoritma Chaos dan Rivers Shamir Adleman (RSA) untuk Peningkatan Keamanan Citra Pahrul Irfan; Yudi Prayudi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Keamanan dan kerahasiaan data atau informasipada masa sekarang ini telah menjadi perhatian penting.Penggunaan data citra semakin luas dalam berbagai bidang.Oleh karena itu, pengamanan data citra dari akses yang tidakberhak menjadi hal yang penting. Berbagai macam teknik untukmeningkatkan keamanan data atau informasi telahdikembangkan, salah satunya yaitu dengan teknik Kriptografiatau biasa disebut teknik enkripsi / dekripsi. Kriptografi adalahilmu untuk menjaga keamanan pesan dengan cara mengubahdata atau informasi menjadi suatu bentuk yang berbeda atautidak dapat dikenali.Untuk mengimbangi kecepatan komputasi yang semakinmeningkat, dibutuhkan lebih dari satu algorimta enkripsi untukmeningkatkan keamanan pada citra. Salah satu caranya adalahdengan menggunakan algoritma kriptorafi ganda untukmelakukan enrkripsi dan dekripsi. Algoritma kriptografi yangsering digunakan saat ini dan terbukti kekuatannya terhususpada citra digital adalah Algoritma dengan sistem Chaos. Untukmeningkatkan keamanan pada citra maka digunakan algoritmatambahan yaitu algoritma Rivers Shamir Adleman (RSA) yangdikenal sebagai algorima standart dalam bidang kriptografi.Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan keamanancitra format bitmap dengan cara menggabungkan dua algoritmakriptografi yaitu algoritma Chaos dan algoritma RSA pada satuaplikasi sehingga diharapkan kekuatan dari ciphertext yangdihasilkan sulit untuk dipecahkan.Keywords—chaos, cipher text, citra bitmap, enkripsi citra, RSA.
UPAYA MENINGKATKAN LAYANAN ALUMNI STMIK JAKARTA STI&K DENGAN FASILITAS CAREER CENTER ( e-CAREER ) Maria Sri Wulandari
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2010
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Peran Intenet dalam dunia pendidikan adalah sangatlah penting, karena kehandalan dan kemampuaninternet yang tinggi dalam hal pengiriman data dan meningkatkan arus informasi sehingga semakin banyakorganisasi-organisasi besar maupun kecil menggunakan internet. Untuk itulah Pusat Layanan Karir (CareerCenter) STMIK Jakarta STI&K sebagai salah satu divisi yang bergerak dalam hal informasi lowonganpekerjaan (Job Recruitment) menerapkan teknologi Internet ke dalam lingkungan organisasinya.       Melakukan sebuah studi kasus dengan merancang sebuah situs khususnya Link Pusat Layanan KarirSTMIK Jakarta STI&K untuk membuktikan bahwa Pusat Layanan Karir STMIK Jakarta STI&K memangmampu mengatasi kendala penyebaran arus informasi Tenaga Kerja (lowongan pekerjaan dari perusahaan-perusahaan) dengan membuat halaman link Pusat Layanan Karir yang lebih optimal dalam memberikanlayanan kepada alumni STMIK Jakarta STI&K.       Dengan mengembangkan aplikasi website Pusat Layanan Karir STMIK Jakarta STI&K, dapatmeningkatkan efisiensi, efektifitas dan interaktif dalam hal penyebaran informasi di bagian Pusat LayananKarir antara kampus STMIK Jakarta STI&K dengan lulusan (Alumni) pada khususnya dan perusahaan padaumumnya melalui informasi online pada internet.Kata kunci: Internet, Job Recruitment, Career Center
Pengembangan Aplikasi Pengamanan Dokumen Digital Memanfaatkan Algoritma Advance Encryption Standard, RSA Digital Signature dan Invisible Watermarking Aji Setiyo Sukarno
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2013
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi dokumen sekarang ini merupakan sebuah kebutuhan, hal ini akan mempermudah seseorang untuk mendistribusikan dokumen tersebut melalui berbagai media komunikasi elektronik. Dengan adanya kemudahan tersebut tentunya akan menimbulkan sebuah kerentanan, diantaranya adalah penduplikatan, dan publikasi dokumen digital tanpa izin pemilik dokumen asli hal ini tentunya melanggar HAKI seseorang. Terlebih lagi jika dokumen tersebut berkasifikasi rahasia dan bersifat strategis tentunya akan membawa dampak yang buruk jika terjadi kebocoran atau pengubahan content dari informasi tersebut. Kriptografi merupakan salah satu solusi untuk mengamankan pesan rahasia tetapi kriptografi hanya memberikan keamanan sampai tahap distribusi, maka dibutuhkan sebuah metode tambahan untuk memberikan aspek keamanan pasca distribusi salah satu metodenya adalah dengan memanfaatkan teknik watermarking. Dengan teknik ini akan memberikan proteksi terhadap penggunaan tidak sah dari materi digital, namun untuk menghilangkan kecurigaan dari pihak yang tidak memiliki hak akses terhadap materi digital watermarking yang digunakan adalah invisible watermarking. Pemanfaatan algoritma AES akan melindungi pesan saat proses distribusi, dan algoritma RSA Digital Signature dapat memeberikan jaminan otentikasi pengirim dan penerima dokumen digital yang didistribusikan dan akan memberikan layanan non repudiation.
Zigbee: Komunikasi Wireless Berdaya Rendah P. Tri Riska Ferawati Widiasrini
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2005
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam perkembangan komunikasi tanpa kabel (wireless) ada banyak standard atau platform yangdimanfaatkan. Kita mengenal teknologi Bluetooth, Wimax, dll. Masing-masing menawarkan fitur yang berbedabedadan memiliki kekurangan yang berbeda pula. Bluetooth misalnya menawarkan fitur pemrosesan data yangbesar seperti video streaming dengan kekurangan membutuhkan daya yang besar. Ada satu kebutuhan di levelrendah untuk melakukan suatu kontrol pada suatu jaringan dengan syarat konsumsi daya yang rendah. ZigBeeyang menerapkan standar IEEE 802.15.4 merupakan solusi kedepan untuk itu. Makalah ini memberikangambaran umum tentang teknologi ZigBee yang mulai berkembang saat ini mulai dari standar yang diterapkan,kelebihan serta kekurangannya serta beberapa aplikasinya yang sedang dikembangkan.Kata kunci: Komunikasi Wireless, Standar IEEE, Teknologi Bluetooth dan Teknologi Zigbee.
Klasifikasi Kandungan Nutrisi Bahan Pangan Menggunakan Fuzzy C-Means Sri Kusumadewi
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2007
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Secara umum, bahan pangan digolongkan dalam 4 kelompok besar, yaitu kelompok hijau, kelompokkuning, kelompok jingga dan kelompok merah. Pada setiap golongan masih mencakup cukup banyak bahanpangan dengan kandungan nutrisi yang relatif beragam, sehingga cukup membingungkan apabila seseorangmenginginkan kelompok bahan pangan dengan kandungan nutrien tertentu. Pada penelitian ini, telah dibangunsistem yang mampu mengklasifikasikan bahan pangan berdasarkan kandungan nutriennya denganmenggunakan Fuzzy C-Means (FCM).Proses clustering telah dilakukan dengan parameter, jumlah cluster = 3, pembobot = 2, dan maksimumiterasi = 100. Proses clustering dilakukan terhadap setiap kelompok dengan 73 bahan pangan pada kelompokhijau, 23 bahan pangan pada kelompok kuning, 43 bahan pangan pada kelompok jingga, dan 16 bahan panganpada kelompok merah.Hasil clustering pada kelompok hijau menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengankalori tinggi, vit-A rendah, vit-B1 cukup, vit B2 tinggi, vit B3 tinggi, vit-C sedang, kalsium rendah, zat besisedang, dan serat sedang; cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori sedang, vit-A tinggi, vit-B1 rendah, vit B2 rendah, vit B3 rendah, vit-C rendah, kalsium sedang, zat besi rendah, dan serat rendah; dancluster ke-3: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, vit-A sedang, vit-B1 tinggi, vit B2 tinggi, vitB3 sedang, vit-C tinggi, kalsium tinggi, zat besi tinggi, dan serat tinggi. Hasil clustering pada kelompok kuningmenghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori sedang, hidratarang sedang, danprotein sedang; cluster ke-2: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, hidratarang rendah, danprotein rendah; cluster ke-3: adalah kelompok bahan pangan dengan kalori tinggi, hidratarang tinggi, danprotein tinggi. Hasil clustering pada kelompok jingga menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahanpangan dengan kalori tinggi, hidratarang tinggi, protein tinggi, dan lemak tinggi; cluster ke-2: adalah kelompokbahan pangan dengan kalori sedang, hidratarang sedang, protein sedang, dan lemak sedang; cluster ke-3:adalah kelompok bahan pangan dengan kalori rendah, hidratarang rendah, protein rendah, dan lemak rendah;Hasil clustering pada kelompok merah menghasilkan cluster ke-1: adalah kelompok bahan pangan dengankalori sedang, hidratarang sedang, protein sedang, dan lemak sedang; cluster ke-2: adalah kelompok bahanpangan dengan kalori rendah, hidratarang tinggi, protein tinggi, dan lemak rendah; cluster ke-3: adalahkelompok bahan pangan dengan kalori tinggi, hidratarang rendah, protein rendah, dan lemak tinggi.Kata kunci: fuzzy, nutrisi, cluster.

Page 81 of 142 | Total Record : 1420