cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL BERKALA ILMIAH EFISIENSI
ISSN : 08536708     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi diterbitkan oleh Jurusan Ilmu Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi Manado, sebagai media informasi, penelitian dan karya ilmiah dalam bidang Ilmu Ekonomi, Ekonomi Perencanaan, Ekonomi Pembangunan, Ekonomi Moneter, Ekonomi Publik, Ekonomi Perusahaan dan Ekonomi Keuangan, yang berasal dari para pengajar, alumni, mahasiswa dan masyarakat umum. Jurnal ini terbit minimal tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan Pebruari, Juni, Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 1,058 Documents
PENGARUH INDUSTRI PENGOLAHAN PERIKANAN TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI KOTA BITUNG Sherina Esterlina Wowiling; Anderson G. Kumenaung; Amran T. Naukoko
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesempatan kerja merupakan suatu keadaan dimana tersedianya lapangan kerja bagi angkatan kerja yang membutuhkan pekerjaan. Angkatan kerja yang besar jika dapat dimanfaatkan dengan baik maka akan mampu mendorong peningkatan kegiatan ekonomi yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Skripsi yang berjudul “Pengaruh Industri Pengolahan Perikanan Terhadap Kesempatan Kerja Di Kota Bitung”, diteliti dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Subsektor Industri Pengolahan Perikanan terhadap kesempatan kerja di Kota Bitung. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan data yang digunakan adalah data time series (runtun waktu) dari tahun 2010 hingga tahun 2019. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Analisis Regresi Sederhana dengan menggunakan program Eviews 8 for windows. Alat analisis ini dipilih karena Analisis Regresi Sederhana merupakan sebuah metode pendekatan untuk pemodelan hubungan antara satu variabel dependen dan satu variabel independen. Hasil penelitian pengaruh variabel industri pengolahan perikanan terhadap kesempatan kerja memiliki korelasi yang positif dan signifikan secara statistika, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa temuan dari penulis sesuai dengan temuan pada penelitian sebelumnya. Kata Kunci : Angkatan Kerja; Subsektor Industri Perikanan;Kesempatan Kerja.
ANALISIS FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYALURAN KREDIT BANK UMUM PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI INDONESIA (Periode 2015.1 – 2020.4) Evita Junita Isabel Kimbal; Robby J. Kumaat; Dennij Mandeij
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor konstruksi merupakan salah satu sektor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di Indonesia dan berperan dalam menggerakkan sektor riil yang secara langsung menyangkut kehidupan orang banyak. Selain itu, sektor konstruksi merupakan sektor yang dinamis dan dapat memberikan multiplier effect yang berguna dalam peningkatan ke-sejahteraan, baik secara langsung melalui penciptaan lapangan pekerjaan maupun tidak langsung melalui kontribusi terhadap PDB nasional (Mallick dan Mahalik 2008). Hasil penelitian Pengujian T-Statistik atau parsial menunjukan bahwa Variabel Suku Bunga Kredit Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi berpengaruh Positif secara parsial dan signifikan, Variabel Produk Domestik Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi berpengaruh Positif secara parsial dan signifikan, Variabel Inflasi Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi Positif tapi tidak Berpengaruh Secara Parsial dan Signifikan. Non Performing Loan Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi Berpengaruh Negativ secara parsial dan signifikan Dalam Pengujian F-Statistik atau Simultan Variabel Suku Bunga Kredit, Produk Domestik Bruto, Inflasi, dan Non Performing Loan Berpengaruh Positif dan Signifikan Terhadap Penyaluran Kredit Konstruksi. Kata Kunci : Suku Bunga Kredit, Produk Domestik Bruto, Inflasi, Non Performing Loan, Kredit Konstruksi
PENGARUH BELANJA MODAL, PENDIDIKAN DAN PENGANGGURAN TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KOTA MANADO Claudia Cintana Gracia Tumbuan; Ita Pingkan F. Rorong; Steeva Y. L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk menilai keberhasilan dan ketidakberhasilan maupun perkembangan pembangunan manusia, memerlukan sebuah indeks, indeks pembangunan manusia (IPM). Untuk itu luaran IPM menjadi sangat penting dalam program pembangunan manusia yang berkesinambungan. Salah satu peran penting dari IPM yakni dalam mengukur keberhasilan berbagai program dalam upaya membangun kualitas hidup sumber daya manusia dalam suatu negara. Penelitian ini dilakukan di Kota Manado, Ibukota Provinsi Sulawesi Utara, untuk menganalisis pengaruh Belanja Modal, Pendidikan dan penggangguran terhadap Indeks Pembangunan Manusia, baik secara simultan maupun parsial. Data yang digunakan dalam analisis penelitian meliputi data Belanja Modal, Pendidikan (khususnya data angka partisipasi sekolah), dan data penggangguran Kota Manado dari Tahun 2011 - 2021. Hasil penelitian menunjukan bahwa Belanja Modal, Pendidikan dan Penggangguran secara bersama-sama berpengaruh positif untuk terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Manado. Belanja Modal dan Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Sedangkan variabel Pengangguran secara parsial tidak berpengaruh positif dan tidak signifkan terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kota Manado. Kata Kunci: Belanja Modal; Pendidikan; Pengangguran; Indeks Pembangunan Manusia
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA DANAU POSO DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN POSO Sesilia Angriani Katuwu; Een N. Walewangko; Irawaty Masloman
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa yang di tempuh pemerintah Kabupaten Poso dalam rangka mengembangkan potensi objek wisata agar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jenis data yang digunakana dalam penelitian ini adalah data primer dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner. Data diolah menggunakan metode analisis SWOT dan Regresi Probit Logit dengan bantuan program Microsoft Excel 2010 dan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukan bahwa Strategi Pengembangan objek wisata danau Poso dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Poso berdasarkan hasil analisis SWOT, terletak pada posisi strategi melalui Integrasi Horizontal yang terdapat antara peluang eksternal dan kekuatan internal. Pada model Probit strategi pengembangan pariwisata (X) mempunyai pengaruh sebesar 25,77 % sedangkan sisanya sebesar 74,23 % dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model. Karena nilai prob F-statistic = 0.001379 < 0.05, maka dapat diartikan bahwa variabel strategi pengembangan pariwisata (X) dapat menjelaskan variabel terikat atau PAD (Y).
KAJIAN POTENSI PEREKONOMIAN KABUPATEN TALAUD PERIODE 2017-2021 Prilly Pontororing; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Kepulauan Talaud adalah salah satu daerah otonomi yang berada di provinsi Sulawesi Utara dan dengan berbagai potensi sumberdaya alama yang dimiliki. Oleh karena itu, perlu dilakukan identifkasi terhadap sektor-sektor ekonomi yang ada agar dapat dipakai sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan daerah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis LQ, metode DLQ dan metode Shift Share. Hasil penelitian menggunakan metode analisis menunjukkan bahwa terdapat sepuluh sektor yang memiliki prospek untuk menjadi sektor basis atau tetap mempertahankan posisi sebagai sektor basis. Sepuluh sektor tersebut yaitu, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas, sektor perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan dan Sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (sebagai sektor basis dan prospek kedepannya adalah tetap sebagai sektor basis), sektor konstruksi, sektor penyediaan akomodasi dan akan minum, sektor informasi dan komunikasi, Sektor jasa keuangan dan asuransi, dan Sektor jasa pendidikan (bukan sektor basis, namun prospek ke depannya bisa menjadi sektor basis). Hasil penelitian dengan metode Shift Share menunjukkan bahwa hanya 2 sektor yang memiliki daya saing terhadap sektor yang sama pada perekonomian Sulawesi Utara yaitu Sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi sepeda dan mobil dan sektor jasa keuangan dan asuransi. Kata kunci: Sektor Basis; Potensi; Daya Saing
ANALISIS KEMAMPUAN KEUANGAN DAERAH DALAM PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Bima Christian; Een N. Walewangko; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan otonomi daerah tidak lepas dari kemampuan suatu daerah dalam bidang keuangan. Daerah otonom harus memiliki kewenangan dan kemampuan optimal untuk menggali sumber-sumber keuangan sendiri. Aspek keuangan merupakan salah satu dasar kriteria untuk dapat mengetahui secara nyata kemampuan daerah dalam mengurus rumah tangganya sendiri. Kemampuan daerah yaitu daerah mampu menggali sumber-sumber keuangan sendiri guna membiayai kebutuhan keuangannya tanpa bergantung kepada pemerintah pusat. Objek dalam penelitian ini adalah badan pengelolaan keuangan dan aset daerah kabupaten Minahasa Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kemampuan keuangan daerah dalam pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kauntitatif yang selanjutnya dianalisis menggunakan beberapa rasio yaitu, rasio kemandirian, rasio derajat fiskal, rasio pertumbuhan dan rasio efektivitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemerintah kabupaten Minahasa Selatan tidak mampu mengelolah keuangan daerah yang menyebabkan masih kurangnya tingkat kemandirian pengelolaan keuangan daerah dengan katagori rendah sekali dikarenakan pemerintah kabupaten minahasa selatan masih berharap pada transfer dana perimbangan. Kata Kunci: Pengelolaan Keuangan Daerah; Otonomi Daerah
PERBANDINGAN PERAN KREDIT PERBANKAN DALAM PENGEMBANGAN TEMPAT TUJUAN WISATA DI KOTA TOMOHON (Studi Kasus Melby’s dan Wale ne Reiden) Greina Agnes Riny Mandagi; Tri Oldy Rotinsulu; Steeva Y.L Tumangkeng
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 2 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Tomohon merupakan kota pariwisata di Sulawesi Utara yang dimana potensi alam yang terdapat didalamnya diangkat menjadi sektor unggulan pendapatan daerah yang ramah anak dan ramah keluarga dan tentunya ramah di kantong para penikmat jalan-jalan baik untuk sekedar melepas penat ataupun untuk sekedar hiburan semata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kredit perbankan dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Tomohon. Objek Penelitian dalam penelitian ini adalah nasabah yang mengambil Kartu Kredit pada Tahun 2021 serta Pendapatan pada Usaha yang berkaitan dengan Kepariwisataan di Kota Tomohon. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan peneliti beserta dengan uji statistik Independent Sample T-Test, dapat ditarik kesimpulan bahwa kredit perbankan berperan secara signifikan terhadap sektor pariwisata Kota Tomohon dilihat dari besarnya peningkatan pendapatan rata-rata yang diterima oleh kedua sampel tempat wisata yaitu, Melby’s dan Wale ne Reiden. Dengan adanya peningkatan pendapatan sektor wisata yang menggunakan kredit perbankan, ada pula peningkatan kepercayaan terhadap penggunaan kredit perbankan oleh pelaku-pelaku usaha lain. Diharapkan bagi pihak perbankan, untuk mempertahankan dan meningkatkan proses dan pembiayaan kredit bagi pelaku-pelaku usaha yang ingin mengambil kredit untuk pengembangan usaha mereka dan bagi pelaku-pelaku usaha wisata untuk mengoptimalkan kredit perbankan yang diterima bagi pengembangan tempat wisata sehingga dapat meningkatkan pendapatan yang terima. Kata kunci: Pariwisata, Pendapatan, Kredit
Pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan di Bolaang Mongondow Anjela Nadia Wongkar; Tri Oldy Rotinsulu; Mauna Th. B. Maramis
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan suatu kondisi ketidakmampuan secara ekonomi untuk memenuhi standar hidup rata-rata masyarakat di suatu daerah. Kondisi ketidakmampuan ini ditandai dengan rendahnya kemampuan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan pokok baik berupa pangan, sandang, maupun papan. Kemampuan pendapatan yang rendah ini juga akan berdampak berkurangnya kemampuan untuk memenuhi standar hidup rata-rata seperti standar kesehatan masyarakat dan standar pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah terhadap Kemiskinan secara parsial maupun simultan di Kabupaten Bolaang Mogondow tahun 2015-2021. Penelitian ini menggunakan data Sekunder dengan pendekatan Kuantitatif dengan analisis data Analisis Regresi Linear Berganda dengan sumber data dari Badan Pusat Statistik Bolaang Mongondow, Badan Pusat Statistik Sulawesi Utara dan DJPK Kemenkeu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial IPM memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Belanja Pemerintah memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. IPM, Tingkat Pengangguran Terbuka dan Belanja Pemerintah secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Kemiskinan di Kabupaten Bolaang Mongondow. Kata Kunci : IPM; Tingkat Pengangguran Terbuka; Belanja Pemerintah; Kemiskinan
Analisis Pengaruh Sektor Unggulan Terhadap Perekonomian di Kabupaten Mimika Tahun 2015-2020 Ludia Wallery Wakris; Debby Ch. Rotinsulu; Jacline I. Sumual
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Mimika adalah kabupaten yang terkenal memiliki tambang emas terbesar di dunia milik PT. Freeport Indonesia. Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mimika masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan setiap kota kabupaten yang ada di Papua hal ini dikarenakan adanya perubahan terhadap jumlah produksi barang dan jasa yang mengakibatkan pertumbuhan ekonomi tidak tumbuh dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sektor unggulan dan yang memberikan daya saing terbesar di Kabupaten Mimika. Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) yang bersifat kuantitatif dengan metode analisis Location Quotient (LQ), analisis Dynamic Location Quotient, analisis Shift Share (SS) dan analisis Tipologi Klassen. Analisis Location Quotient (LQ) dan analisis Tipologi Klassen digunakan untuk menentukan sektor unggulan di Kabupaten Mimika, analisis Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk menentukan sektor ekonomi yang menjadi prospektif dan analisis Shift Share digunakan untuk melihat sektor yang memberikan daya saing di Kabupaten Mimika. Hasil analisis Location Quotient (LQ) menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi di Kabupaten Mimika terdapat 1 sektor ekonomi yang menjadi sektor unggulan sedangkan hasil analisis Tipologi Klassen menunjukkan bahwa di Kabupaten Mimika terdapat 10 sektor ekonomi yang menjadi sektor unggulan. Hasil Dynamic Location Quotient menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi terdapat 14 sektor yang menjadi prospektif dan terakhir hasil dari analisis Shift Share (SS) menunjukkan bahwa dari 17 sektor ekonomi di Kabupaten Mimika terdapat 4 sektor ekonomi yang memiliki daya saing terbesar di Kabupaten Mimika. Kata kunci: Kabupaten Mimika; PDRB; Sektor Unggulan; Pertumbuhan Ekonomi.
ANALISIS PENDAPATAAN BECAK MOTOR (BENTOR) DI KOTAMOBAGU Arif Buntuan; Ita Pingkan F. Rorong; Krest D. Tolosang
Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol. 23 No. 3 (2023)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi pada dasarnya adalah kebutuhan sehari-hari masyarakat untuk bepergian. Angkutan kota yang ada di Indonesia saat ini semakin berkembang pesat. Jenis-jenis angkutan kota yang ada saat ini adalah mikrolet, taksi online, ojek sepeda motor, dan bahkan becak motor atau bentor. Bentor adalah singkatan dari becak motor yang merupakan kendaraan beroda tiga yang asal mulanya berasal dari wilayah provinsi Gorontalo. Jenis angkutan ini memiliki ruang muatan seperti becak yang dirakit dengan menambahkan kendaraan bermotor jenis sepeda motor di bagian belakangnya. Sistem perakitan dan kondisi lain jalan kendaraan ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan tidak sesuai peruntukkan sehingga secara legalnya beroperasinya bentor sebagai angkutan umum belum mendapatkan ijin dari instansi terkait, namun demikian jumlah bentor semakin berkembang sampai saat ini terutama di daerah provinsi Gorontalo dan kota Kotamobagu provinsi Sulawesi Utara. Usaha becak motor di kota Kotamobagu pendapatannya dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya adalah tarif, jumlah penumpang, dan jumlah jam kerja. Kata Kunci: Tarif; Jumlah Penumpang; Jumlah Jam Kerja; Pendaptan Sopir Bentor

Page 85 of 106 | Total Record : 1058


Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 26 No. 2 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 26 No. 1 (2026): Jurnal Berkalah Ilmiah Efisiensi Vol. 25 No. 1 (2025) Vol. 24 No. 7 (2024) Vol. 24 No. 6 (2024) Vol. 24 No. 5 (2024) Vol. 24 No. 4 (2024) Vol. 24 No. 3 (2024) Vol. 24 No. 2 (2024) Vol. 24 No. 1 (2024) Vol. 23 No. 10 (2023) Vol. 23 No. 9 (2023) Vol. 23 No. 8 (2023) Vol. 23 No. 7 (2023) Vol. 23 No. 6 (2023) Vol. 23 No. 5 (2023) Vol. 23 No. 4 (2023) Vol. 23 No. 3 (2023) Vol. 23 No. 2 (2023) Vol. 23 No. 1 (2023) Vol. 22 No. 8 (2022) Vol. 22 No. 7 (2022) Vol 22, No 1 (2022) Vol 21, No 7 (2021) Vol 21, No 6 (2021) Vol 21, No 5 (2021) Vol 21, No 4 (2021) Vol 21, No 3 (2021) Vol 21, No 2 (2021) Vol 21, No 1 (2021) Vol 20, No 03 (2020) Vol 20, No 02 (2020) Vol. 20 No. 01 (2020) Vol 19, No 04 (2019) Vol 19, No 03 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 02 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 19, No 01 (2019) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 01 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 6 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 5 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 4 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 3 (2018) Vol 18, No 2 (2018) Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 02 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 01 (2017): Jilid 01 Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 02 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 17, No 3 (2017) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 818 - 933) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 649 - 817) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 493 - 648) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 328- 492) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 159 - 327) Vol 16, No 1 (2016): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 158) Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 11 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 10 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 4 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 9 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 8 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 7 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 3 (2016): Jilid 1 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 2 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 6 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 5 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 4 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 3 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 2 Vol 16, No 1 (2016): Jilid 1 Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 777-952) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 817) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 667 - 776) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 665 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 496 - 634 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 334 - 495) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 221-333 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 109 - 220 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 366 - 516 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi (page 245 - 365 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 5 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah EFISIENSI (page 01 - 108 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 4 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi ( page 01 - 244 ) Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 02 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 01 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 15, No 3 (2015): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14 no. 3 - Oktober 2014 Vol 14, No 01 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 3 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 2 (2014): Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Vol 14, No 2 (2014) More Issue