cover
Contact Name
Andi Buanasari
Contact Email
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Phone
+6282197078983
Journal Mail Official
prodi.keperawatan@unsrat.ac.id
Editorial Address
JL. Kampus Unsrat Bahu, Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28082672     DOI : https://doi.org/10.35790/jkp.v8i2
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan (Jkp) Universitas Sam Ratulangi adalah jurnal yang didirikan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Jurnal ini pertama kali diterbitkan pada tahun 2012 yang berfokus pada publikasi ilmu dan praktik keperawatan. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Februari - Agustus. Jurnal Keperawatan mencakup semua bidang Keperawatan meliputi Penelitian Dasar Keperawatan, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis, Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Kesehatan Jiwa, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Anak, Keperawatan Gerontologi, Keperawatan Komunitas, Keperawatan Keluarga, Pendidikan Keperawatan, Pengobatan Komplementer dan alternatif dalam keperawatan. Jurnal ini menerima Artikel Penelitian Original, Literature Review, dan Case Study, yang menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, atau mix method.
Articles 724 Documents
STATUS PARITAS DENGAN TEKNIK MENYUSUI PADA IBU POST PARTUM Pasiak, Sri Meyke; Pinontoan, Odi; Rompas, Sefty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.24473

Abstract

Abstract:Breastfeeding is the ideal way for mom to express affection on her daughter and thebest way for mom to paint food full of nutrients, but the reality is still a lot of mothers whocannot breastfeed by breastfeeding Technique. Methods this study used a cross-sectionalresearch design cros with entire population mother post!, in Clinics And health centers inManado Tuminting Wori Minut, using primary data interviews and observations as well assecondary data obtained from the clinic. Samplingis done in a non probability sampling withpruposive samplingtechniques. The number of samples as many as 47 respondents. The datapresented in the form of a Frequency Table, the analysis of the data used is the analysis ofunivariate and bivariat analysis method using chi-square. Research results based on thecharacteristics of the mother post!, respondents have age 19-25 years, educated in highschool, and worked as the IRT Primipara and Multipara parity with, the majority ofrespondents who do good on nursing Techniques parity multipara (59.6%), sedangankanrespondents who do less good feeding Techniques on primipara parity. Test results of chisquare.Get results in a value of p = 0.01 smaller than α = 0.05. In conclusion, the results ofthis study showed no connection between status which meant parity with the technique ofbreastfeeding on maternal post.Keywords:Status Of Parity, Breastfeeding TechniquesAbstrak: Menyusui merupakan cara yang ideal bagi ibu untuk mengekspresikan kasih sayangpada anaknya dan cara terbaik bagi ibu untuk memberikan makanan yang penuh gizi, namunkenyataan masih banyak ibu yang tidak dapat menyusui dengan teknik menyusui yang benar.Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian cros sectional dengan populasi seluruhibu post partum di Puskesmas Tuminting Manado Dan Puskesmas Wori Minut, denganmenggunakan data primer wawancara dan observasi serta data sekunder yang didapat daripihak Puskesmas. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling denganteknik pruposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 47 responden. Data disajikan dalambentuk Frequency Table, Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariatdengan menggunakan metode analisis chi-square. Hasil penelitian berdasarkan karakteristikibu post partum, responden memilki usia 19-25 tahun, Berpendidikan SMA, dan bekerjasebagai IRT dengan paritas Multipara dan Primipara, mayoritas responden yang melakukanTeknik menyusui yang baik pada paritas multipara (59,6%), sedangkan responden yangmelakukan teknik menyusui yang kurang baik pada paritas primipara. Dari hasil ujichisquaredidapatkanhasil nilai p = 0,01 lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan, hasil penelitianini menunjukan ada hubungan yang bermakna antara status paritas dengan teknik menyusuipada ibu post partum.Kata Kunci:Status Paritas, Teknik Menyusui
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA DI DESA TARAITAK SATU KECAMATAN LANGOWAN UTARA WILAYAH KERJA PUSKESMAS WALANTAKAN Worang, Rianty; Sarimin, Sisfiani; Ismanto, Amatus Yudi
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5223

Abstract

Abstract: Introduction Immunization is the effort made to provide immunity to the baby or child so as to avoid the disease. In an effort toreduce morbidity and mortality, efforts need to bedone is to analyze the factors associated with maternal behavior in basic immunization include knowledge, education, and maternal attitudes. The purpose ofthis study was to determine the factors associated with maternal behavior in the basic immunizationin infants in the Village District Langowan Taraitak One North Puskesmas Walantakan. The sample in this study amounted to 33 respondents were obtained using probability sampling techniques. The study design used was a cross sectional and the data collected from respondents using aquestionnaire. The results showed no relationship between knowledge, education, attitude andbehavior of the mother in the basic immunization. Suggestions for toddler's mother, which further increase the positive behaviors in delivering immunization in infants according to agein order to avoid dangerous diseases. Keywords : Knowledge, Education, Attitude, Behavior, Immunization References : 16 books (2002-2014), 8 Journal. Abstrak: Pendahuluan Imunisasi merupakan upaya yang dilakukan dengan sengaja memberikan kekebalan pada bayi atau anak sehingga dapat terhindar dan penyakit. Dalam upaya menurunkan angka kesakitan dan angka kematian, usaha yang perlu dilaksanakan adalah dengan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar diantaranya adalah pengetahuan, pendidikan, dan sikap ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada balita di Desa Taraitak Satu Kecamatan Langowan Utara Wilayah Kerja Puskesmas Walantakan. Sampel pada penelitian ini berjumlah 33 responden yang didapat menggunakan teknik non probability sampling. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional dan data dikumpulkan dari responden menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan, pendidikan dan sikap dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi dasar. Saran bagi ibu balita, yaitu lebih meningkatkan perilaku positif dalam memberikan imunisasi pada balita sesuai usianya agar terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Kata kunci : Pengetahuan, Pendidikan, Sikap, Perilaku, Imunisasi Daftar Pustaka : 16 buku (2002 - 2014), 6 Jurnal.
HUBUNGAN INTERAKSI SOSIAL DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA DI BPLU SENJA CERAH PROVINSI SULAWESI UTARA Samper, Trisnawati P.; Pinontoan, Odi R; Katuuk, Mario
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14695

Abstract

Abstract: Globally, the population of the elderly continue to rise. The increase of the number of elderly people is accompanied with a rise in health problems that are associated with the elderly. The degenerative process on the elderly causes the degeneration of the physical, psychological, and social conditions. One of the impacts of social change that is experienced by the elderly is the self-withdrawal of the elderly from their living environment. The purpose of the research is to analyze the association between social interaction and the quality of life of the elderly at BPLU Senja Cerah in North Sulawesi Province. The method of research is analytical descriptive with a cross-sectional design. The sample-taking technique in the research is purposive sampling with 32 samples. The collecting of data is done using a questionnaire. The processing of data uses the software computer with chi-square with the level of confidence interval of 95% (α=0,05). The results of the research shows the number of respondents with a good level of social interaction is 21 respondents, with 4 (12,5%) respondents having a sufficient quality of life, and 16 (50,0%) respondents with a high quality of life, while there are 12 respondents with a sufficient level of social interaction, where 9 (28,1%) respondents show a sufficient quality of life and 3 (9,4%) of respondents with a high quality of life and there is a p value of 0,004 < 0,05. This conclusion shows that there is a relationship between social interaction and the quality of life in the elderly. Keywords : Social Interaction, Quality of Life, Elderly Abstrak: Secara global populasi lansia terus mengalami peningkatan. Meningkatnya jumlah lansia tersebut diiringi dengan permasalahan kesehatan yang dihadapi. Proses degeneratif pada lansia menyebabkan terjadinya penurunan kondisi fisik, psikologis dan sosial. Salah satu dampak dari perubahan sosial yang sering dialami lansia adalah penarikan diri lansia disekitar lingkungan lansia tinggal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan interaksi sosial dan kualitas hidup lansia di BPLU Senja Cerah Provinsi Sulawesi Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Teknik pengambilan sampel pada penelitian yaitu purposive sampling dengan jumlah 32 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan program software komputer dengan uji Chi-square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan jumlah responden dengan interaksi sosial baik terdapat 21 responden dimana 4 (12,5%) responden kualitas hidup cukup, 16 (50,0%) responden kualitas hidup tinggi sedangkan responden dengan interaksi sosial cukup sebanyak 12 responden dimana 9 (28,1%) responden kualitas hidup cukup dan 3 (9,4%) responden kualitas hidup tinggi dan didapat nilai p value 0,004 < 0,05. Kesimpulan ini menunjukkan ada hubungan interaksi sosial dengan kualitas hidup lansia. Kata Kunci : Interaksi Sosial, Kualitas Hidup, Lansia
PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG PENANGANAN TERSEDAK TERHADAP PENGETAHUAN IBU MENYUSUI Pandegirot, Juliana Sisca; Posangi, Jimmy; Masi, Gresty N.M.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.27473

Abstract

Abstract : Choking is a blockage of the airway due to foreign objects in total or in part,causing the victim to have difficulty breathing and lack of oxygen, it can even cause deathimmediately. In Indonesia, according to data obtained from RSUD Dr.Harjono Ponorogo,Semarang, in 2009 there were 157 cases of chocking. Research Objectives: The purpose ofthis study was to determine the effect of health education on choking handling onbreastfeeding mothers in Puskesmas Ranotana Weru. Research Methods: The researchmethod is Pre-Experiment with one group pre-test post-test research design. A sample of 16breastfeeding mothers. Research Results: using the Wilcoxon statistical test, obtained p-value= 0,000 (<0.05). Conclusion: There have impact of health education on the choking treatmentof the knowledge of breastfeeding mother in Puskesmas Ranotana Weru.Keywords : Health Counseling, handling choking on knowledgeAbstrak : Tersedak adalah tersumbatnya saluran napas akibat benda asing secara total atausebagian, sehingga menyebabkan korban sulit bernapas dan kekurangan oksigen, bahkandapat segera menimbulkan kematian. Di indonesia menurut data yang diperoleh dari RSUD drHarjono Ponorogo Kota Semarang tahun 2009 ditemukan kasus tersedak sebanyak 157.Tujuan Penelitian : Tujuan dalam Penelitian ini adalah untuk Mengetahui PengaruhPenyuluhan Kesehatan Tentang Penanganan Tersedak Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusuidi Puskesmas Ranotana Weru. Metode Penelitian : Metode dalam Penelitian adalah Preexperimendengan rancangan penelitian one group pre test post tes. Sampel sebanyak 16 ibuibumenyusui. Hasil Penelitian : menggunakan uji statistik Wilcoxon, didapatkan nilai pvalue= 0,000 (<0,05). Kesimpulan: Ada pengaruh penyuluhan kesehatan tentangpenanganan tersedak terhadap pengetahuan ibu menyusui di puskesmas ranotana weru.Kata Kunci : Penyuluhan Kesehatahan, penanganan tersedak
HUBUNGAN PENGETAHUAN MENARCHE DENGAN KESIAPAN REMAJA PUTRI MENGHADAPI MENARCHE DI SMP NEGERI 3 TIDORE KEPULAUAN Yusuf, Yanti; Kundre, Rina; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5272

Abstract

Abstract : Menarche (first menstruation) is the first menstruation occurred in the uterine wall and is known as menstrual blood, first menstrual sign of biological preparedness, and marks of fertility cycle has started. Preparedness menarche shows that someone is ready to reach physical maturity is one of the coming of menarche, it is marked by a deep understanding of knowledge about the process of menstruation, so ready to accept and experience menarche as a normal process. Unknowing children about menstruation can lead children difficult to accept menarche. The purpose of this research was to know the relationship knowledge menarche with young women facing menarche readiness. This research uses the descriptive analytical method using cross sectional study (Cross Sectional Study). Sampling technique is the total sampling with a sample size of 35 people. The data analysis is done with using the chi-square test (X2), at the 95% significance level (α ≤ 0.05) showed the value of p=0.017, this value is smaller than α = 0.05. The results of the this research is there is a Relations Of Knowledgement Menarche In Woman Preparation To Face Menarche In SMP Negeri 3 Tidore Islands. Keywords : Knowledge, Preparedness for Menarche. Abstrak : Menarche (Haid pertama) merupakan haid yang pertama kali terjadi pada dinding rahim dan yang dikenal dengan istilah darah haid, haid pertama tanda kesiapan biologis, dan tanda siklus masa subur telah mulai. Kesiapan menghadapi menarche adalah keadaan yang menujukkan bahwa seseorang siap untuk mencapai salah satu kematangan fisik yaitu datangnya menarche, hal ini ditandai dengan adanya pemahaman pengetahuan yang mendalam tentang proses menstruasi sehingga siap menerima dan mengalami menarche sebagai proses yang normal. Ketidaktahuan anak tentang menstruasi dapat mengakibatkan anak sulit untuk menerima menarche. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan menarche kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study (study potong lintang). Teknik sampling yaitu total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 orang. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square (X2), pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05) menunjukkan nilai p=0,017, nilai ini lebih kecil dari α=0,05. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan dengan kesiapan remaja putri menghadapi menarche di SMP Negeri 3 Tidore Kepulauan. Kata kunci: Pengetahuan, Kesiapan Mengahadapi Menarche
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN PENYAKIT KATARAK DI POLI MATA RSUP Prof. Dr. R.D KANDOU MANADO Mo’otapu, Astria; Rompas, Sefty; Bawotong, Jeavery
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9599

Abstract

Abstract : Cataracts are the main cause of reduced vision in the world estimated number of peoplewith cataract blindness in the world today by 17 million people and will increase to 40 million by2020. The prevalence of cataracts in Indonesian amounted to 4.99%. Based on the data in 2008, therewere 5658 cases of cataract consisting of 3775 cases of outpatient and inpatient cases in 1883 EyeHospital "Dr. YAP "Yogyakarta. The occurrence of cataracts caused by several factors. Mostcataracts, called senile, is due to degenerative changes associated with age. Exposure to the sun forlife and play a role in the emergence of senile cataract. The purpose to analyze factors associatedwith the incidence of cataracts in patients who seek treatment at Poly Eyes RSUP.Prof. R.D KandouManado. The design was observational analytic design "case control". The population is sufferingfrom cataract patients who visit thePoly eyes RSUP.Prof.Dr.R.D Kandou Manado during the study.The research sample of 80 respondents. The results of statistical test Chi Square test at 95%significance level p value (á 0.05), indicating that there is no relationship between the sexes withcataracts with p value = 0,003, age with cataracts with p value = 0.033, and habits smoked withcataracts with p value = 0.010. The conclusion of this study there is a relationship between gender,age and smoking habits with cataracts. Suggestions results of this study would be able to provideadditional information and knowledge for researchers further about the factors associated with theincidence of cataracts in the eyes Poli RSUP.Prof.Dr.R.DKandou Manado.Keywords: Gender, age, smoking habits, Cataract.Abstrak: Katarak yang merupakan penyebab utama berkurangnya penglihatan di dunia diperkirakanjumlah penderita kebutaan katarak di dunia saat ini sebesar 17 juta orang dan akan meningkat menjadi40 juta pada tahun 2020. prevalensi katarak di Indonesia sebesar 4,99%. Berdasarkan data pada tahun2008, terdapat 5658 kasus katarak yang terdiri dari 3775 kasus rawat jalan dan 1883 kasus rawat inapdi RS Mata ”Dr. YAP” Yogyakarta. Terjadinya katarak dikarenakan oleh beberapa faktor. Sebagianbesar katarak, yang disebut senilis, terjadi akibat perubahan-perubahan degeneratif yang berhubungandengan pertambahan usia. Pajanan terhadap sinar matahari selama hidup dan berperan dalammunculnya katarak senilis.Tujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengankejadian penyakit katarak pada pasien yang berobat di Poli Mata RSUP Prof.Dr. R.D KandouManado.Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan “case control”.Populasi adalah pasien yang menderita katarak yang berkunjung di Poli Mata RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou Manado selama penelitian berlangsung.Sampel penelitian 80 responden.Hasil Penelitian ujistatistik menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (á 0,05),menunjukkan bahwaada ada hubungan antara jenis kelamin dengan katarak dengan nilai p value = 0,003, usia dengankatarak dengan nilai p value = 0,033 , dan kebiasaan merokok dengan katarak dengan nilai p value =0,010.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara jenis kelamin,usia dan kebiasaanmerokok dengan katarak.Saran Hasil dari penelitian ini kiranya dapat memberikan informasi dantambahan ilmu pengetahuan bagi peneliti-peneliti selanjutnya tentang faktor-faktor yang berhubungandengan kejadian penyakit katarak di Poli Mata RSUP.Prof.Dr.R.D.Kandou Manado.Kata Kunci: Jenis Kelamin, Usia, Kebiasaan Merokok,Katarak
HUBUNGAN IKLIM ORGANISASI DAN MASA KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM GMIM BETHESDA TOMOHON Pandean, Putri Novia; Ralph Kairupan, Ralph Kairupan; Rompas, Sefti
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19492

Abstract

Abstract: Fatigue is one of the factors that can reduce the working capacity and the resistanceof the body of workers. Organizational climate is the internal environment or psychologicalorganization. Organizational climate will influence the practices and policies of humanresources are accepted by its members. Through the initial survey, there are 33 nurses with anumber of male 4 people and female 29 people. The purpose of the Study: the Purpose of thisstudy to determine correlation of organizational climate and the work with job burnout ofnurses in general Hospital GMIM Bethesda Tomohon. Research method: the method in thisresearch is using the correlation test Pearson a sample of 33 nurses. The results of theResearch: correlation of organizational climate with job burnout p value 0,921, r 0,018.Correlation of the work with work fatigue p value 0,162, r 0,249. Conclusion: there is nocorrelatetion of organizational climate with job burnout and not significant. There is nocorrelation the work with job burnout in Public Hospital GMIM Bethesda Tomohon.Keywords: organizational climate, work period, work fatigueAbstrak: Kelelahan adalah salah satu faktor yang dapat mengurangi kapasitas kerja danketahanan tubuh pekerja. Iklim organisasi adalah lingkungan internal atau psikologisorganisasi. Iklim organisasi akan mempengaruhi praktik dan kebijakan sumber daya manusiayang diterima oleh anggotanya. Melalui survey awal terdapat 33 perawat dengan jumlah lakilaki4 orang dan perempuan 29 orang. Tujuan Penelitian: Tujuan dalam penelitian ini untukmengetahui hubungan iklim organisasi dan masa kerja dengan kelelahan kerja perawat diRumah Sakit umum GMIM Bethesda Tomohon. Metode Penelitian: metode dalam penelitianini adalah dengan menggunakan uji korelasi Pearson sampel sebanyak 33 perawat. HasilPenelitian: hubungan iklim organisasi dengan kelelahan kerja p value 0,921, r 0,018.Hubungan masa kerja dengan kelelahan kerja p value 0,162, r 0,249. Kesimpulan: tidak adahubungan iklim organisasi dengan kelelahan kerja dan tidak signifikan. Tidak ada hubunganmasa kerja dengan kelelahan kerja di Rumah Sakit Umum GMIM Bethesda Tomohon.Kata Kunci: Iklim organisasi, masa kerja, kelelahan kerja
HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR DIKOTA MANADO Parengkuan, Rendy R.; Mayulu, Nelly; Ponidjan, Tati
JURNAL KEPERAWATAN Vol 1, No 1 (1): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v1i1.2227

Abstract

Abstract: Obesity is an increase in body fat due more less. Obesitas positive energy balance, as a result of an imbalance between energy intake with energy output, resulting in excess energy is stored as fat tissue This study aimed to analyze the relationship of family income to the incidence of obesity in primary school children in Manado city with analytical survey method using a control sample of 136 Case design using chi-square test (x2), at the 95% significance level (α 0.05). Results showed that there is a relationship between family income to the incidence of obesity in elementary school children in the city of Manado. Conclusion results showed that most of the students in the case group (obesity) is the category of high-income families. Similarly, students in the control group (not obese) are mostly located in the category of low income families. Families with children who have high incomes have 3 times the risk of being obese.Suggestions provide information about obesity and obesity further planning on Scaling back monitoring the nutritional status of children especially elementary school students to monitor the growth and development of nutritional status. Keywords: family income, obesity Abstrak: Obesitas adalah peningkatan lemak tubuh yang berlebihan.Obesitas disebabkan adanya keseimbangan energi positif, sebagai akibat ketidak seimbangan antara asupan energi dengan keluaran energi, sehingga terjadi kelebihan energi yang disimpan dalam bentuk jaringan lemak Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pendapatan keluarga dengan kejadian obesitas pada  anak SD di kota Manado dengan metode penelitian survei analitik dengan menggunakan  rancangan Case control sampel 136 menggunakan uji chi-square (x2), pada tingkat kemaknaan 95%   (α 0,05).Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pendapatan keluarga dengan kejadian obesitas pada anak SD di kota Manado kesimpulan Proporsi keluarga berpendapatan  tinggi  yang memiliki anak obesitas sebesar 55,9 % dan pada kelompok tidak obesitas 25%.Keluarga dengan pendapatan tinggi merupakan faktor resiko terjadinya obesitas pada anak SD di Kota Manado( OR=3,8).) saran memberikan informasi tentang obesitas dan perencanaan lebih lanjut mengenai obesitas Menggiatkan kembali monitoring status gizi anak sekolah terutama siswa SD untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan status gizinya Kata kunci: pendapatan keluarga, obesitas
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPERCAYAAN KELUARGA PASIEN DI INTENSIVE CARE UNIT (ICU) RSU GMIM KALOORAN AMURANG Tumbuan, Fega Cristera; Mulyadi, Ns; Kallo, Vandri
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14888

Abstract

Abstract : Intensive Care Unit (ICU) is hospital ward with staff and specialited equipment inlended to anage patients with trauma or life threatening complications at any time due to failure or dysfunction of the organ or systemthat is still a possibility curable back through intensive care unit and treatment. The purpose of this study aimed to the relationship between therapeutic communication nurse with a confidence level of the patients’s family in the Intensive Care Unit at GMIM Kalooran Amurang hospital. The design uses the approach of cross sectional. Sampling techniques using a purposive sampling, with the sample in this research is a 44 person test result statistics Chi-Square test with a confidence level of 95% (α = 0.05) and the obtained p value (α = 0.05 < 0037). These results indicate there are Therapeutic Communication relationship relationships the nurse with the patient's family trust level in the Intensive Care Unit (ICU) RSU GMIM Amurang Kalooran. Keyword : Therapeutic Communication, Level of confidence. Abstrak : Intensive Care Unit (ICU) adalah ruang rawat rumah sakit dengan staf dan perlengkapan khusus ditujukan untuk mengelola pasien dengan penyakit, trauma atau komplikasi yang mengancam jiwanya sewaktu-waktu karena kegagalan atau disfungsi satu organ atau sistem masih ada kemungkinan dapat disembuhkan kembali melalui perawatan dan pengobatan intensif. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepercayaan keluarga pasien di Intensive Care Unit (ICU) RSU GMIM Kalooran Amurang. Desain Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan Sampel menggunakan purposive sampling, dengan Sampel dalam penelitian ini adalah 44 orang Hasil uji statistik Chi-Square test dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value (0.037 < α = 0.05). Hasil ini menunjukkan terdapat hubungan Hubungan Komunikasi Terapeutik Perawat dengan Tingkat Kepercayaan Keluarga Pasien di Intensive Care Unit ( ICU ) RSU GMIM Kalooran Amurang. Kata Kunci : Komunikasi Terapeutik, Tingkat Kepercayaan.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI PSIK FK UNSRAT MANADO Felicia, Felicia; Hutagaol, Esther; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6694

Abstract

Abstract: Adolescence is a time of transition from childhood to adulthood is marked a change in the physical, psychological and psychosocial. In girls, puberty is marked by the onset of menstruation (menarche). In adolescent girls needed a good nutritional status in helping the growth of adolescents including menstrual cycle regularity. Young women who have less or more nutritional intake can cause reproductive dysfunction and impact on menstrual disorders. The aim of research to determine the relationship of nutritional status with menstrual cycle in young women at PSIK FK UNSRAT Manado. Design research is an analytic survey with cross sectional, population that all young women who met the inclusion criteria. This research sample 67 respondents obtained by using purposive sampling technique. The instrument using questionnaire menstrual cycle and observation sheet measurement results of weight and height were performed. The results of the statistical test using Chi Square test at 95% significance level (α ≤ 0.05), then the p value = 0.000. This means that the value of p <α (0.05). Thus that there is a significant relationship between nutritional status and the menstrual cycle in young girls at PSIK FK UNSRAT Manado. Advice for young women to better maintain nutritional status and maintain their reproductive health so that they become a regular menstrual cycle. Keywords: Nutritional status, menstrual cycles, young women. Abstrak: Masa remaja merupakan masa transisi atau peralihan dari masa anak-anak menuju dewasa yang ditandai adanya perubahan fisik, psikis dan psikososial. Pada remaja putri, pubertas ditandai dengan permulaan menstruasi (menarche). Pada remaja putri dibutuhkan status gizi yang baik dalam membantu pertumbuhan remaja termasuk keteraturan siklus menstruasi. Remaja putri yang mengalami asupan gizi kurang atau lebih dapat menyebabkan gangguan fungsi reproduksi dan berdampak pada gangguan menstruasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri di PSIK FK UNSRAT Manado. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi yaitu semua remaja putri yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel penelitian ini 67 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner siklus menstruasi dan lembar obeservasi hasil pengukuran berat badan dan tinggi badan yang dilakukan. Hasil uji statistik menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05), maka didapatkan nilai p = 0,000. Ini berarti bahwa nilai p < α (0,05). Dengan demikian bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan siklus menstruasi pada remaja putri di PSIK FK UNSRAT Manado. Saran untuk remaja putri agar lebih menjaga status gizi dan memelihara kesehatan reproduksi mereka agar siklus menstruasi mereka menjadi teratur. Kata kunci: Status Gizi, Siklus Menstruasi, Remaja Putri.